• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menentukan Metode Perhitungan

Dalam dokumen Tugas Sistem Penyediaan Air Minum (Halaman 43-74)

BAB III 29

3.3 Proyeksi Jumlah Penduduk

3.3.1 Menentukan Metode Perhitungan

Untuk menentukan metode perhitungan yang digunakan di masing-masing desa agar mendapatkan pertumbuhan jumlah penduduk dilakukan dengan perhitungan mundur. Contoh perhitungan hanya dilakukan pada Desa A, selanjutnya perhitungan akan ditabelkan.

Desa 1 (A) Data Penduduk

Wilayah Jumlah Penduduk (jiwa)

2012 2013 2014 2015 2016

Desa 1 (A) 2156 2390 2635 2790 2955

Tabel 3 2 DataStatistik Penduduk Desa A Tahun

Jumlah Penduduk

(Jiwa)

Pertumbuhan Penduduk Jiwa Persen (%)

2012 2156 - -

2013 2390 234 10.85%

2014 2635 245 10.25%

2015 2790 155 5.88%

2016 2955 165 5.91%

Jumlah Rata-rata

799 32,90%

199,8 8,23%

Metode Aritmatik Pn = Po + Ka.(n) Po = Pn - Ka.(n) Ka = 𝑃2−𝑃1

𝑇2−𝑇1

Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

Ka = rata-rata pertumbuhan penduduk per tahun (jiwa)

33 P1 = jumlah penduduk tahun 1

P2 = jmlah penduduk tahun akhir T1 = tahun ke 1 yg diketahui T2 = tahun ke 2 yang diketahiu Diketahui:

Pn = P16 = 2955 jiwa Ka = 2955−2156

2016−2012 = 200 jiwa Maka:

P12 = 2955 - 200(4) = 2156 jiwa P13 = 2955 - 200(3) = 2356 jiwa P14 = 2955 - 200(2) = 2556 jiwa P15 = 2955 - 200(1) = 2755 jiwa P16 = 2955 – 200(0) = 2955 jiwa

Tabel 3 3 Pn Desa A Metode Aritmatik

Tahun (Tn-To) Po Ka Pn

2012 4 2955 200 2156

2013 3 2955 200 2356

2014 2 2955 200 2556

2015 1 2955 200 2755

2016 0 2955 200 2955

Standar Deviasi Aritmatik Tahun Jumlah Penduduk

(Jiwa) (Y)

Tahun Ke (X)

Hasil Perhitungan Aritmatik (Yi)

(Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 2156 1 2156 184,213 184213 0

2013 2390 2 2356 52,647 38103 1,173

2014 2635 3 2556 882 2480 6,320

2015 2790 4 2755 28,917 41943 1,208

2016 2955 5 2955 136,752 136752 0

Jumlah 12926 15 12778 403411 403491 8701

Ymean 2585

Standar Deviasi 284,05

34

Koefisien Korelasi 0,989

Metode Geometrik Pn = Po (1 + r)n Po = Pn / (1 + r)n Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

r = rata-rata presentase pertumbuhan penduduk per tahun (%) Diketahui:

Pn = P16 = 2955 jiwa r = 8,23% = 0,0823 Maka:

P12 = 2955 / (1 + 0,0823)4 = 2154 jiwa P13 = 2955 / (1 + 0,0823)3 = 2331 jiwa P14 = 2955 / (1 + 0,0823)2 = 2523 jiwa P15 = 2955 / (1 + 0,0823)1 = 2730 jiwa P16 = 2955 / (1 + 0,0823)0 = 2955 jiwa

Tabel 3 4 Perhitungan Pn Desa A Metode Geometrik Tahun Jumlah Penduduk

(jiwa) r n

Jumlah Penduduk

2012 2156 8,23% 4 2154

2013 2390 8,23% 3 2331

2014 2635 8,23% 2 2523

2015 2790 8,23% 1 2730

2016 2955 8,23% 0 2955

Jumlah 12693

35 Standar Deviasi Geometrik

Tahun Tahun ke (x)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2156 2154 185,941 184213 4

2013 2 2390 2331 64,536 38103 3,462

2014 3 2635 2523 3,881 2480 12,566

2015 4 2790 2730 21,088 41943 3,550

2016 5 2955 2955 136,752 136752 0

Jumlah 15 12926 12693 412198 403491 19582

Ymean 2585

Standar Deviasi 287,12

Koefisien Korelasi 0,975

Metode Least Square

Tabel 3 5 Perhitungan Pn Desa A Metode Least Square Tahun Jumlah Penduduk

( Jiwa ) ( P )

Tahun Ke

( t ) P.t t2 Jumlah

Penduduk

2012 2156 1 2156 1 1986

2013 2390 2 4780 4 2186

2014 2635 3 7905 9 2385

2015 2790 4 11160 16 2585

2016 2955 5 14775 25 2785

Jumlah 12926 15 40776 55 11927

Rata-rata 2585 3 8,155 11 2,385

36 Didapatkan nilai a dan b yaitu:

a = (∑ 𝑝)(∑ 𝑡

2)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃.𝑡) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

a = 1986

b = 𝑛(∑ 𝑃.𝑡)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

b = 200

Standar Deviasi Least Square

Tahun Tahun ke (X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2156 1986 359,280 184213 28,968

2013 2 2390 2186 159,680 38103 41,779

2014 3 2635 2385 39,920 2480 62,300

2015 4 2790 2585 0 41943 41,943

2016 5 2955 2785 39,920 136752 28,900

Jumlah 15 12926 11927 598801 403491 203891

Ymean 2585

Standar Deviasi 346,06

Koefisien Korelasi 0,703

Data Proyeksi penduduk desa A dapat dilihat pada Tabel ini, didasarkan oleh 3 metode :

Tabel 3 6 Data Desa A Bedasarkan 3 Metode Tahun (X)

Jumlah Penduduk

(Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatika Geometrik Least Square

2012 2156 2156 2154 1986

2013 2390 2356 2331 2186

2014 2635 2556 2523 2385

2015 2790 2755 2730 2585

2016 2955 2955 2955 2785

Jumlah 12926 12778 12693 11927

37 Bedasarkan perhitungan proyeksi penduduk Desa A dengan metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, diperoleh nilai standar deviasi masing-masing metode sebesar 284,05 ; 287,12 ; 346,06. Sedangkan untuk nilai koefisien korelasi (r) masing- masing metode sebesar 0,989 ; 0,975 ; 0.703. Pemilihan metode proyeksi prnduduk yang akan digunakan didasarkan pada nilai standar deviasi terkecil dan nilai koefisien korelasi yang paling mendekati 1. Dalam hal ini metode Aritmatik menghasilkan standar deviasi terkecil dan menghasilkan koefisien korelasi yang paling mendekati 1, sehingga perhitungan proyeksi penduduk desa A menggunakan metode Aritmatik.

Desa 2 (B) Data Penduduk

Wilayah Jumlah Penduduk (jiwa)

2012 2013 2014 2015 2016

Desa 2 (B) 1685 1745 1777 1838 1897

Tabel 3 7 Data Statistik Penduduk Desa B Tahun

Jumlah Penduduk

(Jiwa)

Pertumbuhan Penduduk Jiwa Persen (%)

2012 1685 − −

2013 1745 60 3.56%

2014 1777 32 1,83%

2015 1838 61 3,43%

2016 1897 59 3,21%

Jumlah Rata-rata

212 1,.04%

53,0 3,01%

Metode Aritmatik Pn = Po + Ka.(n) Po = Pn - Ka.(n)

38 Ka = 𝑃2−𝑃1

𝑇2−𝑇1

Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

Ka = rata-rata pertumbuhan penduduk per tahun (jiwa) P1 = jumlah penduduk tahun 1

P2 = jmlah penduduk tahun akhir T1 = tahun ke 1 yg diketahui T2 = tahun ke 2 yang diketahiu Diketahui:

Pn = P16 = 1897 jiwa Ka = 1897−1685

2016−2012 = 53 jiwa Maka:

P12 = 1897 - 53(4) = 1685 jiwa P13 = 1897 - 53(3) = 1745 jiwa P14 = 1897 - 53(2) = 1777 jiwa P15 = 1897 - 53(1) = 1838 jiwa P16 = 1897 – 53(0) = 1897 jiwa

Tabel 3 8 Pn Desa B Metode Aritmatik

Tahun (Tn-To) Po Ka Pn

2012 4 1897 35 1685

2013 3 1897 35 1738

2014 2 1897 35 1791

2015 1 1897 35 1844

2016 0 1897 35 1897

39 Standar Deviasi Aritmatik

Tahun Tahun ke (X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatik (Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1685 1685 10,692 10692 0

2013 2 1745 1738 2,540 1884 49

2014 3 1777 1791 7 130 196

2015 4 1838 1844 3,091 2460 36

2016 5 1897 1897 11,794 11794 0

Jumlah 15 8942 8955 28124 26959 281

Ymean 1788

Standar Deviasi 75,00

Koefisien Korelasi 0,995

Metode Geometrik Pn = Po (1 + r)n Po = Pn / (1 + r)n Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

r = rata-rata presentase pertumbuhan penduduk per tahun (%) Diketahui:

Pn = P16 = 1897 jiwa r = 3,01% = 0,0301 Maka:

P12 = 1897 / (1 + 0,0301)4 = 1685 jiwa P13 = 1897 / (1 + 0,0301)3 = 1736 jiwa P14 = 1897 / (1 + 0,0301)2 = 1788 jiwa P15 = 1897 / (1 + 0,0301)1 = 1842 jiwa P16 = 1897 / (1 + 0,0301)0 = 1897 jiwa

40 Tabel 3 9 Pehitungsn Pn Desa B Metode Geometrik

Tahun Jumlah Penduduk

(jiwa) r n

Jumlah Penduduk

2014 1685 3,01% 4 1685

2015 1745 3,01% 3 1736

2016 1777 3,01% 2 1788

2017 1838 3,01% 1 1842

2018 1897 3,01% 0 1897

Jumlah 8942 8947

Standar Deviasi Geometrik Tahun Tahun ke

(X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1685 1685 10,723 10692 0

2013 2 1745 1736 2,793 1884 89

2014 3 1777 1788 0 130 116

2015 4 1838 1842 2,828 2460 13

2016 5 1897 1897 11,794 11794 0

Jumlah 15 8942 8947 28139 26959 218

Ymean 1788

Standar Deviasi 75,02

Koefisien Korelasi 0,996

41

Metode Least Square

Tabel 3 10 Perhitungan Pn Desa B Least Square Tahun Jumlah Penduduk

( Jiwa ) ( P )

Tahun Ke

( t ) P.t t2 Jumlah

Penduduk

2012 1685 1 1685 1 1633

2013 1745 2 3490 4 1685

2014 1777 3 5331 9 1737

2015 1838 4 7352 16 1788

2016 1897 5 9485 25 1840

Jumlah 8942 15 27343 55 8684

Rata-rata 1788 3 5,469 11 1,737

Didapatkan nilai a dan b yaitu:

a = (∑ 𝑝)(∑ 𝑡

2)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃.𝑡) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

a = 1633

b = 𝑛(∑ 𝑃.𝑡)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

b = 52

Standar Deviasi Least Square Tahun Jumlah Penduduk

(Jiwa) (Y)

Tahun Ke (X)

Hasil Perhitungan Geometrik(Yi)

(Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1685 1633 24,056 10692 2,673

2013 2 1745 1685 10,692 1884 3,600

2014 3 1777 1737 2,673 130 1,624

2015 4 1838 1788 0 2460 2,460

2016 5 1897 1840 2,673 11794 3,238

Jumlah 15 8942 8684 40093 26959 13595

Ymean 1788

Standar Deviasi 89,55

Koefisien Korelasi 0,704

42 Tabel 3 11 Data Desa B Bedasarkan 3 Metode

Tahun (X)

Jumlah Penduduk

(Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatika Geometrik Least Square

2012 1685 1685 1685 1633

2013 1745 1738 1736 1685

2014 1777 1791 1788 1737

2015 1838 1844 1842 1788

2016 1897 1897 1897 1840

Jumlah 8942 8955 8947 8684

Bedasarkan perhitungan proyeksi penduduk Desa B dengan metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, diperoleh nilai standar deviasi masing-masing metode sebesar 75 ; 75,02 ; 89,55. Sedangkan untuk nilai koefisien korelasi (r) masing-masing metode sebesar 0,995 ; 0,996 ; 0.704. Pemilihan metode proyeksi prnduduk yang akan digunakan didasarkan pada nilai standar deviasi terkecil dan nilai koefisien korelasi yang paling mendekati 1. Dalam hal ini metode Aritmatik menghasilkan standar deviasi terkecil dan menghasilkan koefisien korelasi yang paling mendekati 1, sehingga perhitungan proyeksi penduduk desa A menggunakan metode Aritmatik.

Desa 3 (C) Data Penduduk

Wilayah Jumlah Penduduk (jiwa)

2012 2013 2014 2015 2016

Desa 3 (C) 1840 1850 1875 1937 1990

43 Tabel 3 12 Data Statistik Penduduk Dessa C

Tahun

Jumlah Penduduk

(Jiwa)

Pertumbuhan Penduduk Jiwa Persen (%)

2012 1840 − −

2013 1850 10 0.54%

2014 1875 25 1.35%

2015 1937 62 3.31%

2016 1990 53 2.74%

Jumlah Rata-rata

150 7,94%

37,5 1,98%

Metode Aritmatik Pn = Po + Ka.(n) Po = Pn - Ka.(n) Ka = 𝑃2−𝑃1

𝑇2−𝑇1

Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

Ka = rata-rata pertumbuhan penduduk per tahun (jiwa) P1 = jumlah penduduk tahun 1

P2 = jmlah penduduk tahun akhir T1 = tahun ke 1 yg diketahui T2 = tahun ke 2 yang diketahiu Diketahui:

Pn = P16 = 1990 jiwa Ka = 1990−1840

2016−2012 = 38 jiwa Maka:

P12 = 1990 - 38(4) = 1840 jiwa P13 = 1990 - 38(3) = 1850 jiwa P14 = 1990 - 38(2) = 1875 jiwa P15 = 1990 - 38(1) = 1937 jiwa

44 P16 = 1990 – 38(0) = 1990 jiwa

Tabel 3 13Pn Desa B Metode Aritmatik

Tahun (Tn-To) Po Ka Pn

2012 4 1990 38 1840

2013 3 1990 38 1878

2014 2 1990 38 1925

2015 1 1990 38 1953

2016 0 1990 38 1990

Standar Deviasi Aritmatik Tahun Jumlah Penduduk

(Jiwa) (Y)

Tahun Ke (X)

Hasil Perhitungan Aritmatik (Yi)

(Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1840 1840 3,411 3411 0

2013 2 1850 1878 437 2343 756

2014 3 1875 1915 276 548 1,600

` 4 1937 1953 2,927 1490 240

2016 5 1990 1990 8,391 8391 0

Jumlah 15 9492 9575 15440 16181 2597

Ymean 1898

Standar Deviasi 55,57

Koefisien Korelasi 0,916

Metode Geometrik Pn = Po (1 + r)n Po = Pn / (1 + r)n Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

r = rata-rata presentase pertumbuhan penduduk per tahun (%)

45 Diketahui:

Pn = P16 = 1990 jiwa r = 1.98 % = 0,0198 Maka:

P12 = 1990 / (1 + 0,0198)4 = 1840 jiwa P13 = 1990 / (1 + 0,0198)3 = 1876 jiwa P14 = 1990 / (1 + 0,0198)2 = 1913 jiwa P15 = 1990 / (1 + 0,0198)1 = 1951 jiwa P16 = 1990 / (1 + 0,0198)0 = 1990 jiwa

Tabel 3 14 Perhitungn Pn Desa C Metode Geometrik Tahun Jumlah Penduduk

(jiwa) r n

Jumlah Penduduk

2014 1840 1,98% 4 1840

2015 1850 1,98% 3 1876

2016 1875 1,98% 2 1913

2017 1937 1,98% 1 1951

2018 1990 1,98% 0 1990

Jumlah 9492 9570

Standar Deviasi Geometrik Tahun Jumlah Penduduk

(Jiwa) (Y)

Tahun Ke (X)

Hasil Perhitungan Geometrik(Yi)

(Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1840 1840 3,460 3411 0

2013 2 1850 1876 498 2343 680

2014 3 1875 1913 222 548 1,468

2015 4 1937 1951 2,796 1490 204

2016 5 1990 1990 8,391 8391 0

Jumlah 15 9492 9570 15367 16181 2352

Ymean 1898

Standar Deviasi 55,44

Koefisien Korelasi 0,924

46

Metode Least Square

Tabel 3 15 Perhitungan Pn Desa C Metode Least Square Tahun Jumlah Penduduk

( Jiwa ) ( P )

Tahun Ke

( t ) P.t t2 Jumlah

Penduduk

2012 1840 1 1840 1 1782

2013 1850 2 3700 4 1821

2014 1875 3 5625 9 1860

2015 1937 4 7748 16 1898

2016 1990 5 9950 25 1937

Jumlah 9492 15 28863 55 9299

Rata-rata 1898 3 5,773 11 1,860

Didapatkan nilai a dan b yaitu:

a = (∑ 𝑝)(∑ 𝑡

2)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃.𝑡) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

a = 1782

b = 𝑛(∑ 𝑃.𝑡)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

b = 39

Standar Deviasi Least Square Tahun Jumlah Penduduk

(Jiwa) (Y)

Tahun Ke (X)

Hasil Perhitungan Geometrik(Yi)

(Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1840 1782 13,479 3411 3,329

2013 2 1850 1821 5,991 2343 841

2014 3 1875 1860 1,498 548 234

2015 4 1937 1898 0 1490 1,490

2016 5 1990 1937 1,498 8391 2,798

Jumlah 15 9492 9299 22465 16181 8693

Ymean 1898

47

Standar Deviasi 67,03

Koefisien Korelasi 0,680

Tabel 3 16 Data Desa B Bedsarkan 3 Metode Tahun (X)

Jumlah Penduduk

(Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatika Geometrik Least Square

2012 1840 1840 1840 1782

2013 1850 1878 1876 1821

2014 1875 1915 1913 1860

2015 1937 1953 1951 1898

2016 1990 1990 1990 1937

Jumlah 9492 9575 9570 9299

Bedasarkan perhitungan proyeksi penduduk Desa B dengan metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, diperoleh nilai standar deviasi masing-masing metode sebesar 55,57 ; 55,44 ; 67,03. Sedangkan untuk nilai koefisien korelasi (r) masing- masing metode sebesar 0,916 ; 0,924 ; 0.680. Pemilihan metode proyeksi prnduduk yang akan digunakan didasarkan pada nilai standar deviasi terkecil dan nilai koefisien korelasi yang paling mendekati 1. Dalam hal ini metode Geometrik menghasilkan standar deviasi terkecil dan menghasilkan koefisien korelasi yang paling mendekati 1, sehingga perhitungan proyeksi penduduk desa C menggunakan metode Geometrik

Desa 4 (D) Data Penduduk

Wilayah Jumlah Penduduk (jiwa)

2012 2013 2014 2015 2016

Desa 4 (D) 2180 2230 2290 2340 2395

48 Tabel 3 17 Data Statistik Penduduk Desa D

Tahun

Jumlah Penduduk

(Jiwa)

Pertumbuhan Penduduk Jiwa Persen (%)

2012 2180 − −

2013 2230 50 2.29%

2014 2290 60 2.69%

2015 2340 50 2.18%

2016 2395 55 2.35%

Jumlah Rata-rata

215 9,52%

53,8 2,38%

Metode Aritmatik Pn = Po + Ka.(n) Po = Pn - Ka.(n) Ka = 𝑃2−𝑃1

𝑇2−𝑇1

Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

Ka = rata-rata pertumbuhan penduduk per tahun (jiwa) P1 = jumlah penduduk tahun 1

P2 = jmlah penduduk tahun akhir T1 = tahun ke 1 yg diketahui T2 = tahun ke 2 yang diketahiu Diketahui:

Pn = P16 = 2395 jiwa Ka = 2395−2180

2016−2012 = 54 jiwa Maka:

P12 = 2395 - 54(4) = 2180 jiwa P13 = 2395 - 54(3) = 2230jiwa

49 P14 = 2395 - 54(2) = 2290 jiwa

P15 = 2395 - 54(1) = 2340 jiwa P16 = 2395 – 54(0) = 2395 jiwa

Tabel 3 18 Pn Desa D Metode Aritmatik

Tahun (Tn-To) Po Ka Pn

2012 4 2395 54 2180

2013 3 2395 54 2234

2014 2 2395 54 2288

2015 1 2395 54 2341

2016 0 2395 54 2395

Standar Deviasi Aritmatik

Tahun Tahun ke (X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatik (Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2180 2180 11,449 11449 0

2013 2 2230 2234 2,836 3249 14

2014 3 2290 2288 0 9 6

2015 4 2340 2341 2,943 2809 2

2016 5 2395 2395 11,664 11664 0

Jumlah 15 11435 11438 28892 29180 22

Ymean 2287

Standar Deviasi 76,02

Koefisien Korelasi 1,000

Metode Geometrik Pn = Po (1 + r)n Po = Pn / (1 + r)n Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa)

50 n = periode waktu proyeksi

r = rata-rata presentase pertumbuhan penduduk per tahun (%) Diketahui:

Pn = P16 = 2395 jiwa r = 2,38% = 0,0238 Maka:

P12 = 2395 / (1 + 0,0238)4 = 2180 jiwa P13 = 2395 / (1 + 0,0238)3 = 2232 jiwa P14 = 2395 / (1 + 0,0238)2 = 2285 jiwa P15 = 2395 / (1 + 0,0238)1 = 2339 jiwa P16 = 2395 / (1 + 0,0238)0 = 2395 jiwa

Tabel 3 19 Perhitungan Pn Desa D Metode Geometrik Tahun Jumlah Penduduk

(jiwa) r n

Jumlah Penduduk

2012 2180 2.38% 4 2180

2013 2230 2.38% 3 2232

2014 2290 2.38% 2 2285

2015 2340 2.38% 1 2339

2016 2395 2.38% 0 2395

Jumlah 11435 11431

Standar Deviasi Geometrik Tahun Tahun ke

(X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2180 2180 11,452 11449 0

2013 2 2230 2232 3,041 3249 3

2014 3 2290 2285 4 9 25

2015 4 2340 2339 2,739 2809 0

2016 5 2395 2395 11,664 11664 0

Jumlah 15 11435 11431 28900 29180 29

51

Ymean 2287

Standar Deviasi 76.03

Koefisien Korelasi 0,999

Metode Least Square

Tabel 3 20 Perhitungan Pn Desa D Metode Least Square Tahun Jumlah Penduduk

( Jiwa ) ( P )

Tahun Ke

( t ) P.t t2 Jumlah

Penduduk

2012 2180 1 2180 1 2125

2013 2230 2 4460 4 2179

2014 2290 3 6870 9 2233

2015 2340 4 9360 16 2287

2016 2395 5 11975 25 2341

Jumlah 11435 15 34845 55 11165

Rata-rata 2287 3 6,969 11 2,233

Didapatkan nilai a dan b yaitu:

a = (∑ 𝑝)(∑ 𝑡

2)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃.𝑡) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

a = 2125

b = 𝑛(∑ 𝑃.𝑡)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

b = 54

Standar Deviasi Least Square

Tahun Tahun ke (X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2180 2125 26,244 11449 3,025

2013 2 2230 2179 11,664 3249 2,601

2014 3 2290 2233 2,916 9 3,249

2015 4 2340 2287 0 2809 2,809

52

2016 5 2395 2341 2,916 11664 2,916

Jumlah 15 11435 11165 43740 29180 14600

Ymean 2287

Standar Deviasi 93,53

Koefisien Korelasi 0,707

Data Proyeksi penduduk desa A dapat dilihat pada Tabel ini, didasarkan oleh 3 metode Tabel 3 21 Data Desa D Bedasarkan 3 Metode

Tahun (X)

Jumlah Penduduk

(Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatika Geometrik Least Square

2012 2180 2180 2180 2125

2013 2230 2234 2232 2179

2014 2290 2288 2285 2233

2015 2340 2341 2339 2287

2016 2395 2395 2395 2341

Jumlah 11435 11438 11431 11165

Bedasarkan perhitungan proyeksi penduduk Desa D dengan metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, diperoleh nilai standar deviasi masing-masing metode sebesar 76,02 ; 76,03 ; 95,53. Sedangkan untuk nilai koefisien korelasi (r) masing- masing metode sebesar 1,000 ; 0,999 ; 0.707. Pemilihan metode proyeksi prnduduk yang akan digunakan didasarkan pada nilai standar deviasi terkecil dan nilai koefisien korelasi yang paling mendekati 1. Dalam hal ini metode Aritmatik menghasilkan standar deviasi terkecil dan menghasilkan koefisien korelasi yang paling mendekati 1, sehingga perhitungan proyeksi penduduk desa D menggunakan metode Aritmatik.

Desa 5 (E) Data Penduduk

Wilayah Jumlah Penduduk (jiwa)

2012 2013 2014 2015 2016

Desa 5 (F) 1770 1810 1970 2135 2296

53 Tabel 3 22 Data Statistik Penduduk Desa E

Tahun

Jumlah Penduduk

(Jiwa)

Pertumbuhan Penduduk Jiwa Persen (%)

2012 1770 − −

2013 1810 40 2.26%

2014 1970 160 8.84%

2015 2135 165 8.38%

2016 2296 161 7.54%

Jumlah Rata-rata

526 27.02%

131.5 6.75%

Metode Aritmatik Pn = Po + Ka.(n) Po = Pn - Ka.(n) Ka = 𝑃2−𝑃1

𝑇2−𝑇1

Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

Ka = rata-rata pertumbuhan penduduk per tahun (jiwa) P1 = jumlah penduduk tahun 1

P2 = jmlah penduduk tahun akhir T1 = tahun ke 1 yg diketahui T2 = tahun ke 2 yang diketahiu Diketahui:

Pn = P16 = 2296 jiwa Ka = 2296−1770

2016−2012 = 132 jiwa Maka:

P12 = 2296 - 132(4) = 1770 jiwa P13 = 2296 – 132(3) = 1902 jiwa P14 = 2296 – 132(2) = 2033 jiwa P15 = 2296 - 132(1) = 2165 jiwa

54 P16 = 2296 – 132(0) = 2296 jiwa

Tabel 3 23 Pn Desa E Metode Aritmatik

Tahun (Tn-To) Po Ka Pn

2012 4 2296 132 1770

2013 3 2296 132 1902

2014 2 2296 132 2033

2015 1 2296 132 2165

2016 0 2296 132 2296

Standar Deviasi Aritmatik

Tahun Tahun ke (X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatik (Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1770 1770 51,166 51166 0

2013 2 1810 1902 8,968 34670 8,372

2014 3 1970 2033 1,354 686 3,969

2015 4 2135 2165 28,325 19265 870

2016 5 2296 2296 89,880 89880 0

Jumlah 15 9981 10165 179694 195669 13212

Ymean 1996

Standar Deviasi 189.58

Koefisien Korelasi 0.966

Metode Geometrik Pn = Po (1 + r)n Po = Pn / (1 + r)n Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

r = rata-rata presentase pertumbuhan penduduk per tahun (%) Diketahui:

55 Pn = P16 = 2296 jiwa

r = 6,75% = 0,0675 Maka:

P12 = 2296 / (1 + 0,0675)4 = 1768 jiwa P13 = 2296 / (1 + 0,0675)3= 1887 jiwa P14 = 2296 / (1 + 0,0675)2 = 2015 jiwa P15 = 2296 / (1 + 0,0675)1 = 2151 jiwa P16 = 2296 / (1 + 0,0675)0 = 2296 jiwa

Tabel 3 24 Perhitungan Pn Desa E Metode Geometrik Tahun Jumlah Penduduk

(jiwa) r n

Jumlah Penduduk

2012 1770 6,75% 4 1768

2013 1810 6,75% 3 1887

2014 1970 6,75% 2 2015

2015 2135 6,75% 1 2151

2016 2296 6,75% 0 2296

Jumlah 9981 10116

Standar Deviasi Geometrik Tahun Tahun ke

(X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1770 1768 52,165 51166 5

2013 2 1810 1887 11,880 34670 5,960

2014 3 1970 2015 341 686 1,995

2015 4 2135 2151 23,882 19265 248

2016 5 2296 2296 89,880 89880 0

Jumlah 15 9981 10116 178148 195669 8208

Ymean 1996

Standar Deviasi 188,76

Koefisien Korelasi 0,979

56

Metode Least Square

Tabel 3 25 Perhitungan Pn Desa E Metode Least Square Tahun Jumlah Penduduk

( Jiwa ) ( P )

Tahun Ke

( t ) P.t t2 Jumlah

Penduduk

2012 1770 1 1770 1 1583

2013 1810 2 3620 4 1721

2014 1970 3 5910 9 1859

2015 2135 4 8540 16 1996

2016 2296 5 11480 25 2134

Jumlah 9981 15 31320 55 9293

Rata-rata 1996 3 6264 11 1859

Didapatkan nilai a dan b yaitu:

a = (∑ 𝑝)(∑ 𝑡

2)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃.𝑡) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

a = 1583

b = 𝑛(∑ 𝑃.𝑡)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

b = 138

Standar Deviasi Least Square Tahun Tahun ke

(X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 1770 1583 170,652 51166 34,932

2013 2 1810 1721 75,845 34670 7,957

2014 3 1970 1859 18,961 686 12,432

2015 4 2135 1996 0 19265 19,265

2016 5 2296 2134 18,961 89880 26,276

Jumlah 15 9981 9293 284419 195669 100862

Ymean 1996

Standar Deviasi 238.50

Koefisien Korelasi

57 Data Proyeksi penduduk desa E dapat dilihat pada Tabel ini, didasarkan oleh 3 metode

Tabel 3 26 Data Desa E Bedasarkan 3 Metode Tahun (X)

Jumlah Penduduk

(Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatika Geometrik Least Square

2012 1770 1770 1768 1583

2013 1810 1902 1887 1721

2014 1970 2033 2015 1859

2015 2135 2165 2151 1996

2016 2296 2296 2296 2134

Jumlah 9981 10165 10116 9293

Bedasarkan perhitungan proyeksi penduduk Desa D dengan metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, diperoleh nilai standar deviasi masing-masing metode sebesar 189,58 ; 188,76 ; 238,50. Sedangkan untuk nilai koefisien korelasi (r) masing- masing metode sebesar 0,966 ; 0,979 ; 0.696. Pemilihan metode proyeksi prnduduk yang akan digunakan didasarkan pada nilai standar deviasi terkecil dan nilai koefisien korelasi yang paling mendekati 1. Dalam hal ini metode Geometrik menghasilkan standar deviasi terkecil dan menghasilkan koefisien korelasi yang paling mendekati 1, sehingga perhitungan proyeksi penduduk desa E menggunakan metode Geometrik.

Desa 6 (F) Data Penduduk

Wilayah Jumlah Penduduk (jiwa)

2012 2013 2014 2015 2016

Desa 6 (F) 2030 2140 2275 2360 2390

Tabel 3 27 Data Statistik Penduduk Desa F Tahun

Jumlah Penduduk

(Jiwa)

Pertumbuhan Penduduk Jiwa Persen (%)

2012 2030 − −

2013 2140 110 5.42%

58

2014 2275 135 6.31%

2015 2360 85 3.74%

2016 2390 30 1.27%

Jumlah Rata-rata

360 16,73%

90,0 4,18%

Metode Aritmatik Pn = Po + Ka.(n) Po = Pn - Ka.(n) Ka = 𝑃2−𝑃1

𝑇2−𝑇1

Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

Ka = rata-rata pertumbuhan penduduk per tahun (jiwa) P1 = jumlah penduduk tahun 1

P2 = jmlah penduduk tahun akhir T1 = tahun ke 1 yg diketahui T2 = tahun ke 2 yang diketahiu Diketahui:

Pn = P16 = 2390 jiwa Ka = 2390−2030

2016−2012 = 90 jiwa Maka:

P12 = 2390 - 90(4) = 2030 jiwa P13 = 2390 – 90(3) = 2120 jiwa P14 = 2390 – 90(2) = 2210 jiwa P15 = 2390 - 90(1) = 2300 jiwa P16 = 2390 – 90(0) = 2390 jiwa

59 Tabel 3 28 Pn Desa F Metode Aritmatik

Tahun (Tn-To) Po Ka Pn

2012 4 2390 90 2030

2013 3 2390 90 2120

2014 2 2390 90 2210

2015 1 2390 90 2300

2016 0 2390 90 2390

Standar Deviasi Aritmatik Tahun Tahun ke

(X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatik (Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2030 2030 43,681 43681 0

2013 2 2140 2120 14,161 9801 400

2014 3 2275 2210 841 1296 4,225

2015 4 2360 2300 3,721 14641 3,600

2016 5 2390 2390 22,801 22801 0

Jumlah 15 11195 11050 85205 92220 8225

Ymean 2239

Standar Deviasi 130.54

Koefisien Korelasi 0,954

Metode Geometrik Pn = Po (1 + r)n Po = Pn / (1 + r)n Dimana:

Pn = jumlah penduduk pada tahun ke-n (jiwa) Po = jumlah penduduk pada tahun awal (jiwa) n = periode waktu proyeksi

r = rata-rata presentase pertumbuhan penduduk per tahun (%) Diketahui:

Pn = P16 = 2390 jiwa

60 r = 4,18% = 0,0418

Maka:

P12 = 2390 / (1 + 0,0418)4 = 2029 jiwa P13 = 2390 / (1 + 0,0418)3= 2113 jiwa P14 = 2390 / (1 + 0,0418)2 = 2202 jiwa P15 = 2390 / (1 + 0,0418)1 = 2294 jiwa P16 = 2390 / (1 + 0,0418)0 = 2390 jiwa

Tabel 3 29 Perhitungan Pn Desa F Metode Geometrik Tahun Jumlah Penduduk

(jiwa) r n

Jumlah Penduduk

2012 2030 4,18% 4 2029

2013 2140 4,18% 3 2113

2014 2275 4,18% 2 2202

2015 2360 4,18% 1 2294

2016 2390 4,18% 0 2390

Jumlah 11195 11028

Standar Deviasi Geometrik Tahun Tahun ke

(X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2030 2029 44,262 43681 2

2013 2 2140 2113 15,754 9801 703

2014 3 2275 2202 1,376 1296 5,343

2015 4 2360 2294 3,028 14641 4,353

2016 5 2390 2390 22,801 22801 0

Jumlah 15 11195 11028 87220 92220 10400

Ymean 2239

Standar Deviasi 132.08

Koefisien Korelasi 0.942

61

Metode Least Square

Tabel 3 30 Perhitungan Pn Desa F Metode Least Square Tahun

Jumlah Penduduk ( Jiwa ) ( P )

Tahun Ke

( t ) P.t t2 Jumlah

Penduduk

2012 2030 1 2030 1 1957

2013 2140 2 4280 4 2051

2014 2275 3 6825 9 2145

2015 2360 4 9440 16 2239

2016 2390 5 11950 25 2333

Jumlah 11195 15 34525 55 10725

Rata-rata 2239 3 6905 11 2145

Didapatkan nilai a dan b yaitu:

a = (∑ 𝑝)(∑ 𝑡

2)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃.𝑡) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

a = 1957

b = 𝑛(∑ 𝑃.𝑡)−(∑ 𝑡)(∑ 𝑃) 𝑛(∑ 𝑡2)−(∑ 𝑡)2

b = 94

Standar Deviasi Least Square Tahun Tahun ke

(X)

Jumlah Penduduk (Jiwa) (Y)

Hasil Perhitungan

Geometrik(Yi) (Yi-Ymean)2 (Y-Ymean)2 (Y-Yi)2

2012 1 2030 1957 79,524 43681 5,329

2013 2 2140 2051 35,344 9801 7,921

62

2014 3 2275 2145 8,836 1296 16,900

2015 4 2360 2239 0 14641 14,641

2016 5 2390 2333 8,836 22801 3,249

Jumlah 15 11195 10725 132540 92220 48040

Ymean 2239

Standar Deviasi 162.81

Koefisien Korelasi 0,692

Data Proyeksi penduduk desa F dapat dilihat pada Tabel ini, didasarkan oleh 3 metode

Tabel 3 31 Data Desa F Bedasarkan 3 Metode Tahun (X)

Jumlah Penduduk

(Y)

Hasil Perhitungan

Aritmatika Geometrik Least Square

2012 2030 2030 2029 1957

2013 2140 2120 2113 2051

2014 2275 2210 2202 2145

2015 2360 2300 2294 2239

2016 2390 2390 2390 2333

Jumlah 11195 11050 11028 10725

Bedasarkan perhitungan proyeksi penduduk Desa F dengan metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, diperoleh nilai standar deviasi masing-masing metode sebesar 130,54 ; 132,08 ; 162,81. Sedangkan untuk nilai koefisien korelasi (r) masing- masing metode sebesar 0,954 ; 0,942 ; 0.692. Pemilihan metode proyeksi prnduduk yang akan digunakan didasarkan pada nilai standar deviasi terkecil dan nilai koefisien korelasi yang paling mendekati 1. Dalam hal ini metode Aritmatika menghasilkan standar deviasi terkecil dan menghasilkan koefisien korelasi yang paling mendekati 1, sehingga perhitungan proyeksi penduduk desa F menggunakan metode Aritmatika.

63 Wilayah

Standar Deviasi Metode

Aritmatik

Metode Geometrik

Metode Least Square

Desa 1 (A) 284,05 187,12 346,06

Desa 2 (B) 75 75,02 89,55

Desa 3 (C) 55,57 55,44 67,03

Desa 4 (D) 76,02 76,03 93.53

Desa 5 (E) 189,58 188,76 238,50

Desa 6 (F) 130,54 132,08 162,81

Jadi, untuk Desa A, B, D, F menggunakan metode aritmatik. Sedangkan, Desa C dan E menggunakan metode geometrik.

Dalam dokumen Tugas Sistem Penyediaan Air Minum (Halaman 43-74)

Dokumen terkait