• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian

Dalam dokumen analisis metode servqual dalam pengukuran (Halaman 30-39)

BAB 1 PENDAHULUAN

H. Hipotesis

I. Metode Penelitian

1. Pendekatan dan Jenis Penelitian

Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian kuantitatif, analisis data merupakan kegiatan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul, data yang di peroleh berbentuk angka. Dalam penelitian deskriptif adalah penelitian yang di lakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik stau variabel atau lebih ( independen ) tanpa memebuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain.18

2. Populasi dan Sampel a. Populasi

Populasi penelitian ini adalah nasabah Bank BRI Syariah Genteng yang melakukan transaksi dalam pembiayaan UMKM KUR Mikro di Bank BRI Syariah KCP Genteng.

b. Sampel

Teknik sampling adalah teknik pengambilan sampel. Penelitian ini menjaring responden dengan menggunakan metode Non Probability Sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk di pilih menjadi anggota sampel. Metode Non Probability Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sampling Jenuh, yang

18Sugiyono,Metode penelitian bisnis,(Bandung : Pusat Bahasa Depdiknas, 2003), 11.

merupakan teknik penentuan sampel apabila semua anggota dalam populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering di lakukan apabila jumlah populasi relatif kecil, kurang dari 30 orang. Istilah lain sample jenuh adalah sensus, di mana semua anggota populasi di jadikan sample untuk di teliti.19

3. Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

a. Data primer, yaitu data yang dikumpulkan untuk penelitian dari tempat aktual terjadinya peristiwa.20 Sumber data primer pada penelitian ini adalah hasil atau pada nasabah mengenai pengaruh kualitas Pelayanan pada nasabah terhadap pelayanan karyawan UMKM KUR MIKRO dengan menggunakan kuesioner. Kuisioner yang akan di gunakan sebagai instrument pengukuran menggunakan skala likert.

b. Sumber data sekunder mengacu pada informasi yang dikumpulkan dari sumber yang telah ada. Peneliti mendapatkan sumber data skunder dari buku-buku, jurnal-jurnal, penelitian terdahulu dan internet.

4. Teknik Pengumpulan Data

Bagian terpenting dalam proses penelitian adalah yang berkenaan dengan data penelitian sebab inti dari sebuah penelitian adalah terkumpulnya data atau informasi, kemudian data itu di olah atau di analisa

19Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D,(Bandung : Alfabeta,2014), 2018.

20Uma Sekaran,Metodologi Penelitian untuk Bisnis edisi I jilid I,(Jakarta : Salemba Empat, 2004), 77.

dan akhirnya hasil analisis tersebut diterjemahkan atau diinterpretasikan sebagai kesimpulan penelitian.

Adapun instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah :

1. Observasi

Di dalam pengertian psikologi, observasi atau yang di sebut juga pengamatan, meliputi kegiatan pemusatan perhatian kepada suatu objek dengan menggunakan seluruh alat indera. Jadi observasi dapat di lakukan melalui penglihatan, pendengaran, pengecap, dan peraba.

Apa yang di katakan ini sebenarnya adalah pengamatan secara langsung.21

Dengan teknik ini, peneliti telah melihat secara langsung kondisi yang sebenarnya di lapangan tentang Adapun data – data yang telah diperoleh melalui metode observasi di kantor Bank BRI Syariah KCP Banyuwangi Genteng adalah terkait dengan letak geografis dan kegiatan oprasional Bank BRI Syariah KCP Banyuwangi Genteng.

2. Kuesioner

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang di lakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk di jawabnya. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila bila peneliti tahu dengan

21 Suharsimi Arikunto, Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik, (Jakarta:PT Rineka Cipta, 2006), 199.

pasti variabel yang akan di ukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden. Teknik pengumpulan ini dilakukan dengan cara membagi kuesioner kepada nasabah Bank BRI Syariah Genteng yang menggunakan produk UMKM KUR Mikro dengan tujuan memperoleh data mengenai objek penelitian.22

3. Dokumentasi

Dokumentasi, berasal dari kata dokumen yang artinya barang – barang tertulis. Di dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda – benda tertulis seperti buku – buku, majalah, dokumen, peraturan – peraturan, notulen rapat, catatan harian dan sebagainya.23

Dalam penelitian ini data – data yang ingin diperoleh dari metode dokumentasi adalah sebagai berikut :

a) Sejarah berdirinya PT Bank BRI Syariah KCP Banyuwangi Genteng

b) Visi dan Misi PT Bank BR Syariah KCP Banyuwangi Genteng c) Produk – Produk PT Bank BRI Syariah KCP Banyuwangi

Genteng

d) Struktur Organisasi PT Bank BRI Syariah KCP Banyuwangi Genteng

e) Data – data lain yang dibutuhkan.

22 Ibid.,142.

23Arikunto, Prosedur Penelitian, 201.

4. Analisis data

Dalam penelitian kuantitatif, analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul, kegiatan dalam analisis data adalah mengelompokkan data berdasarkan variabel dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang di teliti, melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan.

a. Uji Validitas

Validitas merupakan gejala ketepatan antara data yang terjadi pada objek penelitian dengan data yang dapat dilaporkan oleh peneliti. Dengan demikian data yang valid adalah data yang tidak berbeda antar data yang dilaporkan oleh peneliti dengan data yang sesungguhnya terjadi pada objek penelitian.

Adapun rumusan yang digunakan untuk menguji tingkat validitas instrumen dalam penelitian ini yaitu menggunakan rumus korelasi. Uji validitas dapat di lakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel untuk degree of freedom (df). Dengan ketentuan :

Hasil r hitung > r tabel = Valid Hasil r hitung < r tabel = Tidak Valid

b. Uji Reliabilitas

Uji Reliabilitas menunjukkan akurasi, ketepatan dan konsistensi kuesioner dalam mengukur variabel. Suatu kuesioner di katakan reliabel jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu.24Pengujian ini di lakukan dengan program SPSS.

Alat untuk mengukur reliabilitas adalah Crombach Alpha.

Suatu variabel di katakan reliabel apabila : Hasil Crombach Alpha > 0,60 = Reliabel Hasil Crombach Alpha < 0,60 = Tidak Reliabel c. Uji Asumsi Klasik

Pengujian terhadap asumsi – asumsi regresi linear bertujuan untuk menghindari munculnya bias dalam analisis data serta untuk menghindari kesalahan spesifikasi (misspectification) model regresi yang digunakan.25 Adapun pengujian terhadap asumsi – asumsi regresi linier atau di sebut juga pengujian asumsi klasik adalah sebagai berikut :

1. Uji Normalitas uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah residual data dari model regresi linear memiliki distribusi normal atau tidak. Model regresi yang baik adalah yang residual datanya berdistribusi normal. Jika residual data tidak terdistribusi normal maka kesimpulan statistik menjadi

24 Asnawi, metodologi riset, 170.

25 Ibid., 56-57.

menjadi titik valid atau bias. Salah satu cara untuk mendeteksi apakah residual data berdistribusi normal ataukah tidak yaitu melihat grafik normal probability plot, yaitu apabila pada grafik normal probability plot tampak bahwa titik-titik menyebar berhimpit di sekitar garis diagonal maka hal ini dapat disimpulkan bahwa residual data memiliki distribusi normal, atau data memenuhi asumsi klasik normalitas.26

2. Heterokedastisitas

Heterokedastisitas menguji terjadinya perbedaan variance residual suatu periode pengamatan ke periode pengamatan yang lain. Cara memprediksi ada atau tidaknya heterokedastisitas pada suatu model dapat di lihat pada pola gambar scatterplot, regresi yang tidak terjadi heterokedastisitas jika :

a. Titik – titik data menyebar di atas atau di bawah sekitar angka nol.

b. Titik – titik data tidak mengumpul hanya di atas atau di bawah saja.

c. Penyebaran titik – titik data tidak boleh membentuk pola bergelombang melebar kemudian menyempit dan melebar kembali.

d. Penyebaran titik – titik data tidak berpola.

d. Analisis Regresi Sederhana

Analisis regresi linier sederhana adalah teknik analisis regresi yang menganalisis model secara sederhana dengan hanya menggunakan satu variabel independen dan satu variabel dependen saja. Pada analisis regresi ini, variabel yang ingin diprediksi jumlahnya disebut dengan variabel terikat disimbolkan dengan Y, dan variabel bebas disimbolkan dengan X.

Berdasarkan variabel penelitian yang telah ditentukan, yaitu:

1) Variabel Independen (X) : Kualitas Pelayanan 2) Variabel dependen (Y) : Kepuasan Nasabah

Setelah variabel penelitian ditentukan maka dapat ditentukan persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut:

+ ɛ

Keterangan: Y : variabel dependen (Kepuasan Nasabah) : konstanta

koefisien variabel independen

X : variabel independen (Kualitas pelayanan) Untuk mengetahui serta menentukan pengaruh koefisien variabel bebas terhadap variabel terikat, maka digunakan bantuan SPSS versi 16.

e. Uji Adj R2 (Adjusted R Square)

Bahwa R adalah koefisien determinasi yaitu suatu nilai yang menggambarkan total variasi dari Y (variabel terikat) dari suatu

persamaan regresi. Nilai koefisien determinasi yang besar menunjukkan bahwa regresi tersebut mampu dijelaskan secara garis besar pula.

Koefisien determinasi menunjukkan seberapa besar kemampuan variabel independen dalam menerangkan variasi variabel independen dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai R-Squares o,75, 0,50, 0,25 menunjukkan bahwa model kuat, sedang dan lemah. Setiap tambahan satu variabel independen, maka nilai R S squares dalam mengevaluasi model regresi, dimana nilainya dapat naik atau turun apabila suatu variabel independen ditambahkan ke dalam model.

Apabila nilai Adjusted R Square negatif, maka nilai tersebut dianggap nol.

f. Uji Hipotesis

1. Analisis Uji T (Parsial)

Uji t digunakan untuk menguji apakah parameter (koefisien regresi dan konstanta) mampu menjelaskan perilaku variabel independen dalam mempengaruhi variabel dependen. Untuk mengetahui signifikansi uji t yaitu jika nilai signifikansi yang dihasilkan uji t P< 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel independen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.

g. Penerapan Tingkat Signifikansi

Penetapan hipotesis akan dilakukan dengan menggunakan tingkat signifikansinya sebesar 0,05 ( = 5%) atau tingkat keyakinan sebesar 0,95 karena tingkat signifikansinya itu yang umum di gunakan pada peneliti ilmu-ilmu sosial dan di anggap cukup tepat untuk mewakili hubungan antar variabel yang di teliti.27

Dalam dokumen analisis metode servqual dalam pengukuran (Halaman 30-39)

Dokumen terkait