3.2 Pengumpulan Data 3.2.1 Data Curah Hujan
Data curah hujan yang dibutuhkan untuk input data dalam penyelesaian masalah ini adalah data curah hujan setengah bulanan. Data curah hujan memerlukan data dari stasiun terkait, pada Bendungan Meninting terdapat 4 stasiun pengukuran yaitu Stasiun Gunung Sari, Stasiun Sesaot, Stasiun Lingkok Lime dan Stasiun Santong. Keempat data stasiun ini didapat dari hasil yang tercatat pada Satuan Pelaksana Kegiatan Penatagunaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Balai Informasi Sumber Daya Air (BISDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Gambar 3.2 Letak Stasiun Pengukuran yang Ditinjau (Sumber : Balai Wilayah Sungai NT1)
3.2.2 Data Debit Aliran Sungai
Dalam kepentingan pengkalibrasian model, data debit aliran sungai
sangat dibutuhkan. Data ini nantinya akan digunakan sebagai pembanding
dengan debit keluaran model. Data ini didapatkan dari data yang dikeluarkan oleh Satuan Pelaksana Kegiatan Penatagunaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Balai Informasi Sumber Daya Air (BISDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Data debit yang digunakan adalah debit setengah bulanan yang tercatat pada Balai Informasi Sumber Daya Air Provinsi Nusa Tenggara Barat.
3.2.3 Data Iklim 1. Data Klimatologi
Data Klimatologi yang dibutuhkan adalah data klimatolgi yang diperoleh dari Stasiun Klimatologi Kediri dan Pos Iklim Kopang. Data ini digunakan untuk menghitung besarnya evapotranspirasi pada stasiun pengukur curah hujan. Faktor-faktor klimatologi yang dibutuhkan seperti kelembaban relatif, suhu, lama penyinaran matahari dan kecepatan angin.
2. Data Evapotranspirasi
Data evapotranspirasi merupakan salah satu data masukan dalam model Mock ini. Hitungan besarnya evapotranspirasi potensial (PET) dilakukan dengan metode Penman-Montheit yang didapat dengan memasukan faktor-faktor klimatologi seperti kelembaban relatif, suhu, lama penyinaran matahari dan kecepatan angin.
3.2.4 Data Luas Irigasi dan Luas DAS
Data luas irigasi dibutuhkan untuk mengetahui luas tiap areal irigasi yang mendapatkan pemasokan air dari Bendungan Meninting. Hal ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan konsumtif tanaman.
Data luas DAS merupakan data yang digunakan sebagai data masukan untuk menguji keberlakuan parameter secara umum pada Sungai Meninting.
Data luas DAS juga digunakan sebagai salah satu data masukan model. Data
luas DAS dan panjang sungai yang digunakan adalah data luas DAS dan
panjang sungai yang diperoleh dari Balai Informasi Sumber Daya Air Provinsi
Nusa Tenggara Barat.
3.2.5 Data Jumlah Penduduk
Bendungan Meninting nantinya akan melayani kebutuhan air minum pada wilayah Kabupaten Lombok Barat Bagian Utara yang meliputi Kecamatan Batu Layard an Kecamatan Gunungsari. Oleh karenanya data jumlah penduduk dari dua kecamatan tersebut harus didapatkan sebagai nilai kebutuhan air baku.
Data jumlah penduduk didapat dari mengakses situs Badan Pusat Statistik Kota Mataram. Data ini dibutuhkan untuk mengetahui jumlah kebutuhan akan akan disuplai Bendungan Meninting.
3.3 Prosedur Pengolahan Data
1. Uji Konsistensi Data Curah Hujan
Pengujian data curah hujan dari tahun 1994 sampai dengan tahun 2019 dengan data yang telah didapatkan dari instansi terkait. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums). Hal ini bertujuan untuk mengetahui kevaliditasan data atau konsisten atau tidak terhadap kondisi di lapangan.
2. Analisis Curah Hujan Rerata Daerah
Terdapat 4 stasiun pengukuran yang ditinjau pada DAS Meninting yaitu Stasiun Gunung Sari, Stasiun Sesaot, Stasiun Lingkok Lime dan Stasiun Santong, akibat dari penyebaran stasiun hujan di daerah yang ditinjau tidak merata, sehingga untuk analisa curah hujan rerata daerah digunakan metode Poligon Thiessen.
3. Analisis Evapotranspirasi
Data-data klimatologi yaitu temperatur, kelembaban relatif,
kecepatan angin dan penyinaran matahari yang diperoleh dari Stasiun
Klimatologi Kediri dan Pos Iklim Kopang dari tahun 1998 sampai dengan
2018 diambil rata-ratanya untuk setiap data klimatologi. Data rata-rata
klimatologi tersebut digunakan untuk analisa evapotranspirasi dengan
menggunakan metode Penman modifikasi FAO.
4. Analisis Data Debit
Analisis data debit dilakukan dengan berdasar pada tiga bentuk yaitu air hujan, air permukaan dan air tanah. Nantinya perhitungan debit andalan akan dilakukan dengan menggunakan model Mock yang akan membutuhkan data curah hujan, data iklim dan kondisi DAS yang bersangkutan.
5. Analisis Kebutuhan Konsumtif Tanaman
Adapun langkah untuk melakukan analisis kebutuhan konsumtif tanaman yaitu :
a. Analisa evaporasi dan analisa evapotranspirasi dengan metode Penman.
b. Menghitung air untuk penyiapan lahan menurut KP.01.
c. Menghitung penggunaan air konsumtif menurut KP.01.
d. Menghitung penggantian genangan air menurut KP.01.
e. Menghitung curah hujan efektif.
f. Menghitung kebutuhan air irigasi didekati dengan menggunakan persamaan empiris :
6. Analisis Kebutuhan Air Baku
Jumlah kebutuhan air baku dihitung untuk mendapatkan nilai kebutuhan air bagi masyarakat. Adapun data-data yang dibutuhkan dalam analisis ini adalah jumlah penduduk pada Kec. Batu Layar dan Kec.
Gunung Sari dan rata-rata laju pertumbuhan.
7. Analisis Keseimbangan Air (Water Balance)
Selanjutnya adalah melakukan perbandingan antara debit yang tersedia dengan debit yang dibutuhkan pada Bendungan Meninting.
Penggunaan syarat akan mengikuti PERMEN PU No.32/PRT/M/2007 juga
menggunakan analisis simulasi operasi waduk.
3.4 Flow Chart Penelitian
Gambar 3.3Flow Chart Penelitian
BAB IV
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
4.1 Analisis Data Curah Hujan 4.1.1 Ketersediaan Data
Data curah hujan yang dikumpulkan dipilih berdasarkan pertimbangan antara lain kedekatan lokasi dan kesamaan karakteristik DAS pada stasiun curah hujan dengan lokasi dan karakteristik DAS pada bendungan serta pertimbangan kelengkapan data dan panjang data yang mencukupi.
Data stasiun yang dipilih untuk analisa inflow pada Bendungan Meninting adalah data hujan Stasiun Gunung Sari dan Sesaot.
Tabel 4.1 Kondisi Data Hujan
Uraian Sta. Gunung Sari Sta. Sesaot
Koordinat 08°32‟25” LS
116°05‟52” BT
08°32‟06” LS 116°14‟12” BT
Elevasi +138.07 dpl +302.36 dpl
Runtun Data 25 tahun
1994 - 2018
25 tahun 1994 - 2018 Hujan Rerata
Tahunan 1,517 mm 2,449 mm
4.1.2 Hujan Kawasan
Hujan kawasan pada DAS Meninting dianalisa dengan menggunakan Metode Poligon Thiesen. Berdasarkan ketersediaan pos Hidrologi, yaitu terdapat dua stasiun hujan, maka dalam menggunakan poligon thiesen, kedua stasiun tersebut dihubungkan dan garis hubung kedua stasiun tersebut dibagi dua sama besar.
Koefisien Thiessen pada lokasi DAS Meninting dapat dilihat pada
Tabel 4.2. Peta DAS untuk lokasi stasiun hujan serta besarnya koefisien
Thiessen disajikan pada Gambar 4.1.
Gambar 4.1 Pembagian Luas StasiunHujan Pada Das Meninting Menggunakan Poligon Thiesen
Tabel 4.2 Luas dan Koefsien Thiesen DAS Meninting No. Nama Stasiun Hujan Luas
(Km²)
Koefisien Thiesen (%)
1. Gunung Sari 19.35 60
2. Sesaot 12.97 40
Jumlah 32.31 100
Luas DAS Meninting dalam laporan „Hidrologi Meninting‟ 2 . dari pihak BWS yang dikerjakan oleh pihak konsultan mendapatkan nilai luas sebesar 32.77 km 2 . Setelah melakukan pembagian luas stasiun hujan dengan menggunakan metode poligon Thiesen didapatkan nilai luas DAS Meninting sebesar 32.31 km 2 .
Lngkah selanjutnya adalah menghitung poligon Thiesen untuk DAS Aiknyet. Luas DAS Aiknyet dibutuhkan untuk proses pengkalibrasian data hujan sehingga dapat menentukan nilai-nilai parameter yang akan digunakan pada perhitungan Mock.
2 PERSERO, Laporan Utama Sertifikasi Desain Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok
Gambar 4.2 Pembagian Luas Stasiun Hujan Pada DAS Aiknyet Menggunakan Poligon Thiesen
Tabel 4.3 Luas dan Koefsien Thiesen DAS Aiknyet No. Nama Stasiun Hujan Luas
(Km²)
Koefisien Thiesen (%)
1. Sesaot 60.07 82.20
2. Lingkok Lime 5.52 7.55
3. Santong 7.495 10.26
Jumlah 73.085 100
4.1.3 Analisa Statistik
Analisa statistik dilakukan untuk memastikan bahwa data hujan tersebut layak digunakan untuk analisa selanjutnya. Long record data sebaiknya lebih dari 20 tahun, dan banyaknya data yang digunakan pada analisa ini adalah 25 tahun. Adapun uji yang dilakukan pada analisa adalah uji konsistensi (consistency test).
Metode yang digunakan adalah metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums). Uji konsistensi menggunakan parameter
dan
. Nilai Q tabel dan R tabel dapat ditemukan pada
Tabel 2.2. Analisa dilakukan dengan menggunakan data setengah bulanan
Stasiun Gunung Sari dan Stasiun Sesaot pada DAS Meninting serta Stasiun
Lingkok Lime dan Stasiun Santong pada DAS Aiknyet.
Tabel 4.4 Total Curah Hujan Tahunan Gunung Sari, Sesaot, Lingkok Lime dan Santong
No. Tahun
Gunung Sari (Yi) (mm)
Sesaot (Yi) (mm)
Lingkok Lime (Yi) (mm)
Santong (Yi) (mm)
1 1994 1343.60 2498.00 1423.90 1809.00
2 1995 1687.90 2826.70 2362.50 1689.00
3 1996 1965.90 3074.30 2100.30 3696.00
4 1997 1037.20 1286.60 1608.60 1064.00
5 1998 865.00 1710.40 3522.00 1225.00
6 1999 1315.60 2206.80 3377.20 2300.00
7 2000 823.40 2032.50 3138.00 1406.00
8 2001 876.20 1846.30 2143.10 1181.00
9 2002 1655.70 1557.80 973.50 1417.00
10 2003 1827.10 2997.30 2366.80 2067.00
11 2004 1538.90 2597.30 2475.80 1755.00
12 2005 1614.20 2827.30 2973.30 2134.00
13 2006 1691.18 1847.20 2772.90 2455.00
14 2007 1559.52 2079.30 2721.10 2213.00
15 2008 1199.90 2096.10 2725.00 1689.00
16 2009 1218.00 2256.84 2115.20 1365.00
17 2010 1903.60 2095.52 2427.75 1264.00
18 2011 1284.40 2533.93 2049.70 1674.00
19 2012 1623.90 3649.50 2786.00 2734.00
20 2013 2058.30 3177.90 3261.90 3298.00
21 2014 1178.14 2252.40 2437.30 1676.00
22 2015 1236.70 2229.20 2189.20 2299.00
23 2016 2556.50 3806.80 3553.00 3427.00
24 2017 2205.20 3013.50 3152.50 2620.00
25 2018 994.10 2939.30 2500.20 1910.00
Rerata 1490.41 2457.55 2526.27 2014.68
Max 2556.50 3806.80 3553.00 3696.00
Min 823.40 1286.60 973.50 1064.00
Perhitungan RAPS dilakukan dengan menggunakan Pers. 2.4 hingga
Pers. 2.10.Digunakan data tahun 1994 pada Stasiun Gunung Sari sebagai
sampel perhitungan dan dilanjutkan dalam Tabel 4.5, sedangkan hasil
perhitungan pada stasiun lainnya akan ditabelkan pada Tabel 4.6,Tabel 4.7
dan Tabel 4.8.
1. Pengujian RAPS Stasiun Gunung Sari - ∫
-
- √∑
√ -
-
- -
-
-
Berdasarkan Tabel 2.2, dilakukan interpolasi untuk mendapatkan nilai n = 25 dengan menggunakan kepercayaan 99%, sehingga diperoleh:
- (
)
- (
)
Berdasarkan nilai Q/n 0.5 dan R/n 0.5 , selanjutnya adalah mengecek tingkat kepanggahan dengan parameter uji konsistensi, yaitu:
-
= → Data Panggah -
= → Data Panggah Tabel 4.5Pengujian RAPS Stasiun Gunung Sari
No TAHUN Hujan
(Yi) (Yi - Y) Sk* Dy 2 = ((Yi -
Y) 2 ) / n) Sk** |Sk**|
1 1994 1343.60 -146.81 -146.81 862.08 -0.34 0.34 2 1995 1687.90 197.49 50.69 1560.16 0.12 0.12 3 1996 1965.90 475.49 526.18 9043.80 1.21 1.21 4 1997 1037.20 -453.21 72.98 8215.81 0.17 0.17 5 1998 865.00 -625.41 -552.43 15645.29 -1.27 1.27 6 1999 1315.60 -174.81 -727.23 1222.28 -1.68 1.68 7 2000 823.40 -667.01 -1394.24 17795.86 -3.21 3.21 8 2001 876.20 -614.21 -2008.44 15089.94 -4.63 4.63 9 2002 1655.70 165.29 -1843.15 1092.89 -4.25 4.25 10 2003 1827.10 336.69 -1506.46 4534.52 -3.47 3.47 11 2004 1538.90 48.49 -1457.96 94.07 -3.36 3.36 12 2005 1614.20 123.79 -1334.17 613.00 -3.07 3.07 13 2006 1691.18 200.77 -1133.39 1612.41 -2.61 2.61 14 2007 1559.52 69.11 -1064.28 191.07 -2.45 2.45 15 2008 1199.90 -290.51 -1354.78 3375.74 -3.12 3.12 16 2009 1218.00 -272.41 -1627.19 2968.19 -3.75 3.75 17 2010 1903.60 413.19 -1214.00 6829.18 -2.80 2.80 18 2011 1284.40 -206.01 -1420.00 1697.53 -3.27 3.27 19 2012 1623.90 133.49 -1286.51 712.83 -2.96 2.96 20 2013 2058.30 567.89 -718.61 12900.16 -1.66 1.66 21 2014 1178.14 -312.27 -1030.88 3900.39 -2.38 2.38 22 2015 1236.70 -253.71 -1284.58 2574.66 -2.96 2.96 23 2016 2556.50 1066.09 -218.49 45462.29 -0.50 0.50 24 2017 2205.20 714.79 496.31 20437.24 1.14 1.14
25 2018 994.10 -496.31 0.00 9852.77 0.00 0.00
37260.14 0.00 -22177.44 188284.18 -51.11 56.39
Rata-rata 1490.41 0.00 -887.10 7531.37 -2.04 2.26
Dy 433.92
SK** max 1.21
SK** min -4.63
n 25
Q hitung 4.63
R hitung 5.84
Q / n 0.5 0.93 < 1.45 KONSISTEN
R / n 0.5 1.17 < 1.65 KONSISTEN
Tabel 4.6Pengujian RAPS Stasiun Sesaot
No TAHUN Hujan
(Yi) (Yi - Y) Sk* Dy 2 = ((Yi -
Y) 2 ) / n) Sk** |Sk**|
1 1994 2498.00 40.45 40.45 65.44 0.07 0.07
2 1995 2826.70 369.15 409.60 5450.82 0.66 0.66 3 1996 3074.30 616.75 1026.35 15215.14 1.66 1.66 4 1997 1286.60 -1170.95 -144.61 54845.11 -0.23 0.23 5 1998 1710.40 -747.15 -891.76 22329.42 -1.44 1.44 6 1999 2206.80 -250.75 -1142.51 2515.05 -1.85 1.85 7 2000 2032.50 -425.05 -1567.56 7226.75 -2.54 2.54 8 2001 1846.30 -611.25 -2178.81 14945.14 -3.53 3.53 9 2002 1557.80 -899.75 -3078.56 32382.12 -4.98 4.98 10 2003 2997.30 539.75 -2538.82 11653.13 -4.11 4.11 11 2004 2597.30 139.75 -2399.07 781.18 -3.88 3.88 12 2005 2827.30 369.75 -2029.32 5468.56 -3.28 3.28 13 2006 1847.20 -610.35 -2639.67 14901.16 -4.27 4.27 14 2007 2079.30 -378.25 -3017.92 5722.97 -4.89 4.89 15 2008 2096.10 -361.45 -3379.37 5225.89 -5.47 5.47 16 2009 2256.84 -200.71 -3580.09 1611.41 -5.80 5.80 17 2010 2095.52 -362.03 -3942.12 5242.68 -6.38 6.38 18 2011 2533.93 76.38 -3865.74 233.35 -6.26 6.26 19 2012 3649.50 1191.95 -2673.79 56829.64 -4.33 4.33 20 2013 3177.90 720.35 -1953.44 20756.07 -3.16 3.16 21 2014 2252.40 -205.15 -2158.59 1683.49 -3.49 3.49 22 2015 2229.20 -228.35 -2386.95 2085.78 -3.86 3.86 23 2016 3806.80 1349.25 -1037.70 72818.85 -1.68 1.68 24 2017 3013.50 555.95 -481.75 12363.14 -0.78 0.78
25 2018 2939.30 481.75 0.00 9283.26 0.00 0.00
Jumlah 61438.79 0.00 -45611.75 381635.56 -73.83 78.61
Rata-rata 2457.55 0.00 -1824.47 15265.42 -2.95 3.14
Dy 617.77
SK** max 1.66
SK** min -6.38
n 25
Q hitung 6.38
R hitung 8.04
Q / n 0.5 1.28 < 1.45 KONSISTEN
R / n 0.5 1.61 < 1.65 KONSISTEN
Tabel 4.7Pengujian RAPS Stasiun Lingkok Lime
No TAHUN Hujan
(Yi) (Yi - Y) Sk* Dy 2 = ((Yi -
Y) 2 ) / n) Sk** |Sk**|
1 1994 1423.90 -1102.37 -1102.37 48608.78 -1.76 1.76 2 1995 2362.50 -163.77 -1266.14 1072.82 -2.02 2.02 3 1996 2100.30 -425.97 -1692.11 7258.02 -2.69 2.69 4 1997 1608.60 -917.67 -2609.78 33684.73 -4.16 4.16 5 1998 3522.00 995.73 -1614.05 39659.13 -2.57 2.57 6 1999 3377.20 850.93 -763.12 28963.27 -1.21 1.21 7 2000 3138.00 611.73 -151.39 14968.54 -0.24 0.24 8 2001 2143.10 -383.17 -534.56 5872.77 -0.85 0.85 9 2002 973.50 -1552.77 -2087.33 96443.79 -3.32 3.32 10 2003 2366.80 -159.47 -2246.80 1017.23 -3.58 3.58 11 2004 2475.80 -50.47 -2297.27 101.89 -3.66 3.66 12 2005 2973.30 447.03 -1850.24 7993.43 -2.95 2.95 13 2006 2772.90 246.63 -1603.61 2433.05 -2.55 2.55 14 2007 2721.10 194.83 -1408.78 1518.35 -2.24 2.24 15 2008 2725.00 198.73 -1210.05 1579.74 -1.93 1.93 16 2009 2115.20 -411.07 -1621.12 6759.14 -2.58 2.58 17 2010 2427.75 -98.52 -1719.64 388.25 -2.74 2.74 18 2011 2049.70 -476.57 -2196.21 9084.76 -3.50 3.50 19 2012 2786.00 259.73 -1936.48 2698.39 -3.08 3.08 20 2013 3261.90 735.63 -1200.85 21646.06 -1.91 1.91 21 2014 2437.30 -88.97 -1289.82 316.63 -2.05 2.05 22 2015 2189.20 -337.07 -1626.89 4544.65 -2.59 2.59 23 2016 3553.00 1026.73 -600.16 42166.98 -0.96 0.96 24 2017 3152.50 626.23 26.07 15686.56 0.04 0.04
25 2018 2500.20 -26.07 0.00 27.19 0.00 0.00
Jumlah 63156.75 0.00 -34602.70 394494.15 -55.09 55.18 Rata-rata 2526.27 0.00 -1384.11 15779.77 -2.20 2.21
Dy 628.09
SK** max 0.04
SK** min -4.16
n 25
Q hitung 4.16
R hitung 4.20
Q / n 0.5 0.83 < 1.45 KONSISTEN
R / n 0.5 0.84 < 1.65 KONSISTEN
Tabel 4.8Pengujian RAPS Stasiun Santong
No TAHUN Hujan
(Yi) (Yi - Y) Sk* Dy 2 = ((Yi -
Y) 2 ) / n) Sk** |Sk**|
1 1994 1809.00 -205.68 -205.68 1692.17 -0.29 0.29 2 1995 1689.00 -325.68 -531.36 4242.70 -0.76 0.76 3 1996 3696.00 1681.32 1149.96 113073.48 1.64 1.64 4 1997 1064.00 -950.68 199.28 36151.70 0.28 0.28 5 1998 1225.00 -789.68 -590.40 24943.78 -0.84 0.84 6 1999 2300.00 285.32 -305.08 3256.30 -0.44 0.44 7 2000 1406.00 -608.68 -913.76 14819.65 -1.30 1.30 8 2001 1181.00 -833.68 -1747.44 27800.89 -2.49 2.49 9 2002 1417.00 -597.68 -2345.12 14288.86 -3.35 3.35 10 2003 2067.00 52.32 -2292.80 109.50 -3.27 3.27 11 2004 1755.00 -259.68 -2552.48 2697.35 -3.64 3.64 12 2005 2134.00 119.32 -2433.16 569.49 -3.47 3.47 13 2006 2455.00 440.32 -1992.84 7755.27 -2.85 2.85 14 2007 2213.00 198.32 -1794.52 1573.23 -2.56 2.56 15 2008 1689.00 -325.68 -2120.20 4242.70 -3.03 3.03 16 2009 1365.00 -649.68 -2769.88 16883.36 -3.95 3.95 17 2010 1264.00 -750.68 -3520.56 22540.82 -5.03 5.03 18 2011 1674.00 -340.68 -3861.24 4642.51 -5.51 5.51 19 2012 2734.00 719.32 -3141.92 20696.85 -4.49 4.49 20 2013 3298.00 1283.32 -1858.60 65876.41 -2.65 2.65 21 2014 1676.00 -338.68 -2197.28 4588.17 -3.14 3.14 22 2015 2299.00 284.32 -1912.96 3233.51 -2.73 2.73 23 2016 3427.00 1412.32 -500.64 79785.91 -0.71 0.71 24 2017 2620.00 605.32 104.68 14656.49 0.15 0.15
25 2018 1910.00 -104.68 0.00 438.32 0.00 0.00
Jumlah 50367.00 0.00 -38134.00 490559.42 -54.45 58.60 Rata-rata 2014.68 0.00 -1525.36 19622.38 -2.18 2.34
Dy 700.40
SK** max 1.64
SK** min -5.51
n 25
Q hitung 5.51
R hitung 7.15
Q / n 0.5 1.10 < 1.45 KONSISTEN
R / n 0.5 1.43 < 1.65 KONSISTEN
Didapatkan bahwa hasil analisa statistik dari ke-empat stasiun hujan yang berpengaruh pada DAS Meninting dan DAS Aaiknyet adalah konsisten.
Pada analisa statistik dalam laporan Hidrologi Meninting 3 , didapatkan hasil konsisten pada uji konsistensinya tetapi data yang digunakan menggunakan data rerata dari stasiun yang digunakan.
Sementara pada analisa ini uji statistik untuk mendapatkan nilai konsistensinya dilakukan per data yang tinjau. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai tingkat keakuratan yang lebih baik.
4.2 Analisis Curah Hujan 4.2.1 Hujan Efektif
Perhitungan analisa hujan efektif ini nantinya akan digunakan untuk menghitung kebutuhan air irigasi. Analisa hujan efektif menggunakan data hujan setengah bulanan, adapun data hujan yang digunakan adalah data rata- rata dari dua stasiun yaitu data hujan Gunung Sari dan Sesaot (Lampiran 1&Lampiran 2) . Tabel 4.9a dan Tabel 4.9b adalah data rekapitulasi probabilitas curah hujan setengah bulanan rata-rata berdasarkan Poligon Thiesen.
3 PERSERO, Laporan Utama Sertifikasi Desain Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok
Tabel 4.9a Data Curah Hujan Periode Januari-Juni
Tabel 4.9b Data Curah Hujan Periode Juli-Desember
Data curah hujan setengah bulanan dengan periode 25 tahun diatas kemudian dihitung nilai peluang dengan kemungkinan terpenuhi sebesar 80
%. Nilai probabilitas (p) dihitung menggunakan metode dari Weibull. Berikut cara perhitungan nilai probabilitas untuk P1, untuk nilai probabilitas lainnya
1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2
1 1994 106.25 313.00 220.50 113.90 291.10 136.80 64.15 103.60 13.95 45.10 6.50 38.40 2 1995 200.80 196.50 174.35 56.55 103.40 180.95 180.70 67.55 66.85 80.00 64.60 82.35
3 1996 89.35 141.30 192.90 132.45 130.75 231.70 88.45 69.10 59.65 55.50 58.15 0.70
4 1997 88.45 88.85 95.55 278.45 31.20 16.10 93.65 67.20 55.50 26.25 11.10 6.30
5 1998 44.50 70.35 70.60 36.20 62.40 55.15 80.05 70.80 33.80 38.50 10.00 56.50
6 1999 102.65 175.85 166.00 112.95 76.75 152.55 100.80 73.30 55.30 0.15 2.80 34.20
7 2000 101.30 99.20 55.50 44.45 116.75 153.35 96.70 75.40 15.65 57.30 2.50 31.35
8 2001 237.10 124.85 102.90 20.70 61.55 66.10 115.05 43.90 59.95 80.00 42.75 1.95
9 2002 112.30 140.10 127.05 113.90 157.25 61.70 90.00 45.60 91.75 7.80 0.00 0.00
10 2003 283.15 99.30 149.60 211.00 250.00 174.35 108.70 62.00 88.15 63.90 3.70 108.30
11 2004 45.75 249.85 114.75 115.85 93.00 184.00 76.70 126.75 44.75 94.00 8.65 0.00
12 2005 26.90 65.15 109.00 179.40 116.20 259.50 208.45 23.10 10.00 2.15 0.05 67.45
13 2006 120.00 148.95 91.15 145.80 125.25 184.65 84.75 47.40 65.20 82.95 0.25 67.85
14 2007 47.45 30.00 83.51 143.45 145.05 96.55 156.30 132.55 43.35 107.90 17.60 76.95
15 2008 65.70 81.80 116.20 99.50 82.75 73.95 91.50 106.75 45.30 42.45 17.50 31.70
16 2009 290.70 160.65 173.45 71.15 74.32 97.10 32.55 43.35 48.20 133.05 29.00 0.00
17 2010 136.10 40.60 73.80 40.70 43.70 44.40 21.90 32.25 156.50 65.95 103.25 9.35
18 2011 78.70 97.15 131.70 29.80 87.95 61.90 178.30 74.65 73.50 46.30 1.90 8.20
19 2012 269.95 220.10 206.65 117.15 151.90 202.65 167.95 154.30 99.65 88.75 44.40 12.00 20 2013 230.10 147.60 144.30 129.50 192.20 70.40 89.80 20.45 156.00 139.35 19.55 149.35
21 2014 229.80 186.90 139.75 61.20 23.90 97.80 63.80 132.95 20.90 50.40 0.55 1.75
22 2015 123.70 151.00 137.05 81.45 173.10 93.55 175.10 126.70 130.05 7.80 104.00 0.15 23 2016 174.90 261.40 190.50 108.95 65.70 64.35 245.65 54.90 128.35 105.60 54.95 165.45 24 2017 82.55 184.25 239.90 41.20 125.70 83.45 140.75 153.85 76.80 237.15 157.70 77.95 25 2018 214.00 314.35 146.50 54.40 145.05 48.65 93.30 72.45 68.30 71.45 15.10 115.90 140.09 151.56 138.13 101.60 117.08 115.67 113.80 79.23 68.30 69.19 31.06 45.76 290.70 314.35 239.90 278.45 291.10 259.50 245.65 154.30 156.50 237.15 157.70 165.45
26.90 30.00 55.50 20.70 23.90 16.10 21.90 20.45 10.00 0.15 0.00 0.00
Rerata Max Min
No Tahun Januari Februari Maret April Mei Juni
1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2
1 1994 1.15 1.40 6.00 12.55 3.10 0.00 20.05 11.55 71.80 117.90 190.45 31.60 1920.80
2 1995 23.10 1.05 0.00 12.55 2.95 2.10 41.00 50.20 245.65 121.00 285.15 17.95 2257.30 3 1996 24.15 2.50 41.30 5.00 0.00 21.10 98.85 414.70 226.80 173.05 213.40 49.25 2520.10
4 1997 6.50 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.80 66.80 59.05 72.70 96.45 1161.90
5 1998 21.50 50.50 2.55 6.05 4.65 82.95 156.40 56.45 85.60 17.00 75.75 99.45 1287.70 6 1999 65.10 0.00 15.00 7.50 25.80 41.30 97.90 67.60 84.45 106.50 122.05 74.70 1761.20
7 2000 0.30 4.00 0.00 7.80 2.20 10.60 71.85 58.00 232.60 156.15 25.10 9.90 1427.95
8 2001 0.00 20.05 0.00 0.00 0.00 5.00 10.25 90.75 54.10 125.35 85.65 13.30 1361.25
9 2002 0.00 10.50 0.00 0.00 1.15 6.55 22.90 22.75 57.75 45.70 361.90 130.10 1606.75
10 2003 0.00 22.00 0.00 0.35 53.35 23.90 25.80 37.25 95.80 237.50 239.15 74.95 2412.20 11 2004 24.75 0.50 0.30 0.10 4.45 31.55 0.00 147.05 79.25 256.50 116.75 252.85 2068.10 12 2005 98.65 0.15 6.85 4.55 0.30 34.40 130.80 305.70 12.15 233.05 117.75 209.05 2220.75 13 2006 0.80 13.60 0.00 0.10 0.40 0.00 31.85 13.30 131.05 78.49 126.40 209.00 1769.19 14 2007 5.70 5.60 3.70 1.25 27.60 0.20 22.75 70.10 139.10 47.85 194.40 220.50 1819.41 15 2008 0.00 1.50 8.55 22.75 17.80 92.85 63.35 140.20 163.90 174.10 71.80 36.10 1648.00 16 2009 8.95 25.45 5.40 0.00 31.15 44.30 51.40 80.20 128.80 103.65 81.80 22.80 1737.42 17 2010 24.55 52.10 25.30 121.70 121.20 316.70 48.35 115.35 108.35 63.10 72.65 161.71 1999.56 18 2011 3.30 14.15 1.10 0.25 7.35 1.00 25.05 146.60 280.95 193.40 161.32 204.65 1909.17 19 2012 8.65 15.05 11.75 0.40 0.00 0.80 64.90 72.80 85.80 233.95 253.95 153.20 2636.70 20 2013 101.55 10.25 1.90 11.25 1.05 0.60 51.90 148.55 128.65 113.90 311.25 248.65 2618.10 21 2014 32.80 15.30 7.00 1.30 1.20 0.50 6.75 14.15 187.00 75.15 123.60 240.82 1715.27
22 2015 0.80 1.55 0.50 1.30 0.00 0.45 11.70 1.10 44.35 79.30 134.70 153.55 1732.95
23 2016 55.10 42.95 46.00 26.20 105.45 131.00 197.15 102.10 200.15 228.50 297.45 128.90 3181.65 24 2017 28.35 14.95 7.55 2.15 1.70 36.15 249.15 87.95 165.55 175.20 56.10 183.30 2609.35
25 2018 1.85 7.30 0.15 20.50 19.65 37.35 1.70 1.60 307.15 59.10 85.55 65.35 1966.70
21.50 13.30 7.64 10.62 17.30 36.85 60.07 90.31 135.34 130.98 155.07 123.52 1973.98 101.55 52.10 46.00 121.70 121.20 316.70 249.15 414.70 307.15 256.50 361.90 252.85 3181.65
0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.10 12.15 17.00 25.10 9.90 1161.90
Agustus September Oktober November Desember Total Tahunan
(mm/thn)
Rerata Max Min
No Tahun Juli
-
Nilai probabilitas curah hujan yang digunakan yaitu dengan tingkat keandalan 80%, Nilai R (80) didapatkan dari interpolasi analisis probabilitas diatas. Berikut merupakan contoh perhitungan nilai R (80) dengan interpolasi : - Jan-1 : P = 76.9 %, Curah Hujan = 36.70 mm/hari
: P = 80.8%, Curah Hujan = 27.70 mm/hari
: ( ) - Jan-2 : P = 76.9 %, Curah Hujan = 54.00 mm/hari
: P = 80.8%, Curah Hujan = 50.90 mm/hari
: (
) Perhitungan Curah hujan berdasarkan kemungkinan 80% pada bulan Februari hingga Desember dihitung dengan cara yang sama dengan bulan Januari ke-1 dan ke-2 dan dapat dilihat dalam Tabel 4.10a dan Tabel 4.10b.
Tabel 4.10a Probabilitas Data Hujan Periode Januari-Juni
1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2
1 3.8 290.70 314.35 239.90 278.45 291.10 259.50 245.65 154.30 156.50 237.15 157.70 165.45 2 7.7 283.15 313.00 220.50 211.00 250.00 231.70 208.45 153.85 156.00 139.35 104.00 149.35 3 11.5 269.95 261.40 206.65 179.40 192.20 202.65 180.70 132.95 130.05 133.05 103.25 115.90 4 15.4 237.10 249.85 192.90 145.80 173.10 184.65 178.30 132.55 128.35 107.90 64.60 108.30 5 19.2 230.10 220.10 190.50 143.45 157.25 184.00 175.10 126.75 99.65 105.60 58.15 82.35 6 23.1 229.80 196.50 174.35 132.45 151.90 180.95 167.95 126.70 91.75 94.00 54.95 77.95 7 26.9 214.00 186.90 173.45 129.50 145.05 174.35 156.30 106.75 88.15 88.75 44.40 76.95 8 30.8 200.80 184.25 166.00 117.15 145.05 153.35 140.75 103.60 76.80 82.95 42.75 67.85 9 34.6 174.90 175.85 149.60 115.85 130.75 152.55 115.05 75.40 73.50 80.00 29.00 67.45 10 38.5 136.10 160.65 146.50 113.90 125.70 136.80 108.70 74.65 68.30 80.00 19.55 56.50 11 42.3 123.70 151.00 144.30 113.90 125.25 97.80 100.80 73.30 66.85 71.45 17.60 38.40 12 46.2 120.00 148.95 139.75 112.95 116.75 97.10 96.70 72.45 65.20 65.95 17.50 34.20 13 50.0 112.30 147.60 137.05 108.95 116.20 96.55 93.65 70.80 59.95 63.90 15.10 31.70 14 53.8 106.25 141.30 131.70 99.50 103.40 93.55 93.30 69.10 59.65 57.30 11.10 31.35 15 57.7 102.65 140.10 127.05 81.45 93.00 83.45 91.50 67.55 55.50 55.50 10.00 12.00 16 61.5 101.30 124.85 116.20 71.15 87.95 73.95 90.00 67.20 55.30 50.40 8.65 9.35 17 65.4 89.35 99.30 114.75 61.20 82.75 70.40 89.80 62.00 48.20 46.30 6.50 8.20 18 69.2 88.45 99.20 109.00 56.55 76.75 66.10 88.45 54.90 45.30 45.10 3.70 6.30 19 73.1 82.55 97.15 102.90 54.40 74.32 64.35 84.75 47.40 44.75 42.45 2.80 1.95
20 76.9 78.70 88.85 95.55 44.45 65.70 61.90 80.05 45.60 43.35 38.50 2.50 1.75
21 80.8 65.70 81.80 91.15 41.20 62.40 61.70 76.70 43.90 33.80 26.25 1.90 0.70
22 84.6 47.45 70.35 83.51 40.70 61.55 55.15 64.15 43.35 20.90 7.80 0.55 0.15
23 88.5 45.75 65.15 73.80 36.20 43.70 48.65 63.80 32.25 15.65 7.80 0.25 0.00
24 92.3 44.50 40.60 70.60 29.80 31.20 44.40 32.55 23.10 13.95 2.15 0.05 0.00
25 96.2 26.90 30.00 55.50 20.70 23.90 16.10 21.90 20.45 10.00 0.15 0.00 0.00
140.09 151.56 138.13 101.60 117.08 115.67 113.80 79.23 68.30 69.19 31.06 45.76 68.30 83.21 92.03 41.85 63.06 61.74 77.37 44.24 35.71 28.70 2.02 0.91 112.30 147.60 137.05 108.95 116.20 96.55 93.65 70.80 59.95 63.90 15.10 31.70 230.04 215.38 187.27 141.25 156.18 183.39 173.67 126.74 98.07 103.28 57.51 81.47 R80
R50 R20
Juni
Rerata
No Prob Januari Februari Maret April Mei
Tabel 4.10bProbabilitas Data Hujan Periode Juli-Desember
4.3 Analisis Debit Tersedia
Analisa ketersediaan air Bendungan Meninting dihitung dengan menggunakan metode FJ Mock yang dengan menggunakan hasil kalibrasi data AWLR Aiknyet. Hal ini dikarenakan AWLR Meninting tidak dapat digunakan akibat data yang ada telah terganggu. Maksudnya adalah data pada AWLR Meninting – Blencong, tidak dapat digunakan karena terdapat pembangunan bendung yang mengakibatkan debit yang seharusnya tidak diketahui. Permisalan, debit yang tersedia seharusnya 2.0 m 3 /det namun akibat dari dibangunnya sebuah bendung sehingga debit yang keluar menjadi 1.0 m 3 /det.
4.3.1 Evapotranspirasi
Perhitungan evapotranspirasi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: radiasi panas matahari (Rd), kecepatan angin (u), kelembapan (Rh) dan temperatur (°C) yang telah direkap sehingga mendapatkan rata-rata dari tahun 2011 hingga 2018 dapat terlihat dalam Tabel 4.11a dan Tabel 4.11b.
Perhitungan ini menggunakan metode Penman modifikasi dan dihitung menggunakan Pers. 2.20. Untuk data klimatologi yang berpengaruh di DAS Meninting dan DAS Aiknyet adalah sama yaitu pada stasiun Kopang.
1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2
1 3.8 101.55 52.10 46.00 121.70 121.20 316.70 249.15 414.70 307.15 256.50 361.90 252.85 5392.25 2 7.7 98.65 50.50 41.30 26.20 105.45 131.00 197.15 305.70 280.95 237.50 311.25 248.65 4454.65 3 11.5 65.10 42.95 25.30 22.75 53.35 92.85 156.40 148.55 245.65 233.95 297.45 240.82 3733.27 4 15.4 55.10 25.45 15.00 20.50 31.15 82.95 130.80 147.05 232.60 233.05 285.15 220.50 3382.70 5 19.2 32.80 22.00 11.75 12.55 27.60 44.30 98.85 146.60 226.80 228.50 253.95 209.05 3087.75 6 23.1 28.35 20.05 8.55 12.55 25.80 41.30 97.90 140.20 200.15 193.40 239.15 209.00 2895.65 7 26.9 24.75 15.30 7.55 11.25 19.65 37.35 71.85 115.35 187.00 175.20 213.40 204.65 2667.85
8 30.8 24.55 15.05 7.00 7.80 17.80 36.15 64.90 102.10 165.55 174.10 194.40 183.30 2474.00
9 34.6 24.15 14.95 6.85 7.50 7.35 34.40 63.35 90.75 163.90 173.05 190.45 161.71 2278.31
10 38.5 23.10 14.15 6.00 6.05 4.65 31.55 51.90 87.95 139.10 156.15 161.32 153.55 2062.82
11 42.3 21.50 13.60 5.40 5.00 4.45 23.90 51.40 80.20 131.05 125.35 134.70 153.20 1874.10
12 46.2 8.95 10.50 3.70 4.55 3.10 21.10 48.35 72.80 128.80 121.00 126.40 130.10 1766.85
13 50.0 8.65 10.25 2.55 2.15 2.95 10.60 41.00 70.10 128.65 117.90 123.60 128.90 1701.05
14 53.8 6.50 7.30 1.90 1.30 2.20 6.55 31.85 67.60 108.35 113.90 122.05 99.45 1566.45
15 57.7 5.70 5.60 1.10 1.30 1.70 5.00 25.80 58.00 95.80 106.50 117.75 96.45 1440.45
16 61.5 3.30 4.00 0.50 1.25 1.20 2.10 25.05 56.45 85.80 103.65 116.75 74.95 1331.30
17 65.4 1.85 2.50 0.30 0.40 1.15 1.00 22.90 50.20 85.60 79.30 85.65 74.70 1184.30
18 69.2 1.15 1.55 0.15 0.35 1.05 0.80 22.75 37.25 84.45 78.49 85.55 65.35 1118.69
19 73.1 0.80 1.50 0.00 0.25 0.40 0.60 20.05 22.75 79.25 75.15 81.80 49.25 1031.57
20 76.9 0.80 1.40 0.00 0.10 0.30 0.50 11.70 14.15 71.80 63.10 75.75 36.10 922.60
21 80.8 0.30 1.05 0.00 0.10 0.00 0.45 10.25 13.30 66.80 59.10 72.70 31.60 842.85
22 84.6 0.00 0.50 0.00 0.00 0.00 0.20 6.75 11.55 57.75 59.05 72.65 22.80 726.86
23 88.5 0.00 0.15 0.00 0.00 0.00 0.00 1.70 1.80 54.10 47.85 71.80 17.95 628.35
24 92.3 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.60 44.35 45.70 56.10 13.30 493.95
25 96.2 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1.10 12.15 17.00 25.10 9.90 290.85
21.50 13.30 7.64 10.62 17.30 36.85 60.07 90.31 135.34 130.98 155.07 123.52 1973.98
0.40 1.12 0.00 0.10 0.06 0.46 10.54 13.47 67.80 59.90 73.31 32.50 35.78
8.65 10.25 2.55 2.15 2.95 10.60 41.00 70.10 128.65 117.90 123.60 128.90 70.88
31.91 21.61 11.11 12.55 27.24 43.70 98.66 145.32 221.47 221.48 250.99 209.04 127.06 R80
R50 R20
Juli Agustus September Oktober November Desember Total Tahunan
(mm/thn)
Rerata
No Prob
Tabel 4.11a Data Klimatologi Rata-rata Tahun 2011-2018, Periode Januari- Juni
Tabel 4.11bData Klimatologi Rata-rata Tahun 2011-2018, Periode Juli- Desember
Setelah mendapatkan nilai rekapan data klimatologi stasiun kopang, dilanjutkan dengan perhitungan untuk mendapatkan nilai evapotranspirasinya.
Perhitungan dilakukan menggunakan data setengah bulanan Januari-1, Hasil selanjutnya ditabelkan dalam Tabel 4.12a dan Tabel 4.12b.
-
- u (terkoreksi)
⁄
⁄
-
-
- - * ( )+
[ (
)]
I II I II I II I II I II I II
Kelembaban Relatif (%) 90.82 90.21 85.35 86.04 92.31 91.52 90.57 90.66 89.42 90.03 89.95 89.39 Temperatur (
oC) 27.33 26.78 25.99 26.14 26.74 26.65 26.59 26.03 26.30 26.02 25.58 24.90 Kecepatan Angin (m/det) 2.54 4.69 1.89 1.19 3.05 2.89 1.41 1.48 1.79 1.57 1.47 1.80 Penyinaran Matahari (%) 31.80 27.56 41.18 45.67 41.40 51.06 52.33 57.05 52.12 49.58 43.05 37.25
Data
Bulan
Jan Feb Mar Apr May Jun
I II I II I II I II I II I II
Kelembaban Relatif (%) 90.43 90.09 88.88 89.42 90.15 89.74 90.36 90.46 90.68 90.46 90.93 91.95 Temperatur (
oC) 25.41 25.13 25.34 25.76 26.19 26.51 27.07 26.64 27.37 26.64 26.46 25.86 Kecepatan Angin (m/det) 2.06 2.20 1.56 2.67 1.93 1.82 1.90 2.00 1.67 1.62 1.61 4.47 Penyinaran Matahari (%) 39.91 50.53 58.62 65.45 65.71 60.59 61.82 41.28 51.04 41.28 31.35 31.13
Data
Bulan
Jul Aug Sep Oct Nov Dec
- - ( )
- ( ) - ( ) -
( )
-
- (Tabel Perhitungan selanjutnya pada Lampiran 3.)
Tabel 4.12a Hasil Evapotranspirasi, Periode Januari-Juni
Tabel 4.12b Hasil Evapotranspirasi, Periode Juli-Desember
Gambar 4.3Grafik Evapotranspirasi Pos Kopang Metode Penmann
No. Keterangan Satuan
I II I II I II I II I II I II
1 Eto = c . Eto* mm/hari 4.53 4.79 4.97 4.93 4.24 4.62 3.69 3.79 3.41 3.26 2.94 2.84
2 Eto = c . Eto* mm/0.5bln 67.93 76.58 69.58 68.96 63.64 73.95 55.42 56.91 51.21 52.20 44.14 42.58
Jan. Feb. Mrt. Apr. Mei. Juni
No. Keterangan Satuan
I II I II I II I II I II I II
1 Eto = c . Eto* mm/hari 2.91 3.17 3.93 4.37 5.10 4.95 5.43 4.56 5.13 4.64 4.22 4.58
2 Eto = c . Eto* mm/0.5bln 43.58 50.80 58.99 69.92 76.51 74.26 81.47 73.03 76.94 69.55 63.27 73.35
Des.
Juli Agst. Sept. Okt. Nop.
4.3.2 Evaluasi Ketelitian Model
Dalam evaluasi ketelitian model membutuhkan nilai-nilai parameter Mock, diantaranya adalah nilai i, k, SMC dan ISM. (Kundimang, 2015) menyampaikan dalam jurnalnya yang berjudul „Analisis Ketersediaan Air Sungai Talawaan Untuk Kebutuhan IrigasiDi Daerah Irigasi Talawaan Meras Dan Talawaan Atas‟ bahwa nilai koefisien infiltrasi (i) berkisar antara 0 – 1 mm, kisaran tersebut juga berlaku untuk nilai faktor resesi aliran air tanah, sementara untuk nilai SMC biasanya diambil 50 sampai dengan 250 mm.
Perhitungan nilai debit lowflow mulanya dilakukan dengan menghitung data rerata hujan Sesaot, Lingkok Lime dan Santong(Lampiran 4). Tabel 4.13a dan Tabel 4.13b merupakan tabel perhitungan untuk mendapatkan nilai Mock pada tahun 1994. Perhitungan tahun selanjutnya akan di lampirkan (Lampiran 5).
- Jumlah hari = Jumlah hari setengah bulanan
- Hujan (P) = Lampiran 4
- Jumlah hari hujan = Lampiran 4
- Ep = Tabel 4.12a dan Tabel 4.12b
- m = Nilai exposed surface Mock untuk pertanian 30%
Tabel 4.13a Perhitungan Mock Aiknyet Tahun 1994, Periode Januari-Juni
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul
I II I II I II I II I II I II
1 Jumlah Hari hari 15 16 14 14 15 16 15 15 15 16 15 15
2 Hujan (P) mm/hm 100 197 246 131 319 232 99 93 26 1 1 0
3 Jumlah Hari Hujan (n) hari 8 11 12 9 14 13 10 9 4 0 1 0
Limited Evaporation
4 Potential Evapotranspiration (Ep) mm/hr 4.53 4.79 4.97 4.93 4.24 4.62 3.69 3.79 3.41 3.26 2.94 2.84
5 Exposed Surface (m) (%) 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00
6 (m/30) * (-1.0315n+15.316) 0.07 0.04 0.03 0.06 0.01 0.02 0.05 0.06 0.11 0.15 0.14 0.15
7 E = (5)*(4) mm/hm 0.32 0.19 0.13 0.30 0.04 0.07 0.20 0.23 0.37 0.49 0.41 0.42
8 Et = Ep - E mm/hm 4.21 4.60 4.84 4.63 4.21 4.55 3.50 3.57 3.04 2.77 2.53 2.41
Water Balance
9 P - Et mm/hm 96.19 192.87 240.89 126.24 315.23 227.45 95.27 89.83 23.12 -1.81 -1.13 -2.31
10 Soil Storage mm/hm 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 -1.81 -1.13 -2.31
11 Soil Moisture mm/hm 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 248.19 247.06 244.75
12 Water Surplus mm/hm 96.19 192.87 240.89 126.24 315.23 227.45 95.27 89.83 23.12 0.00 0.00 0.00
Run Off & Ground Water Storage
13 Infiltation (I) mm/hm 67.33 135.01 168.62 88.37 220.66 159.22 66.69 62.88 16.19 0.00 0.00 0.00
14 0.5 (1+k)*I mm/hm 67.33 135.00 168.62 88.36 220.65 159.21 66.69 62.88 16.19 0.00 0.00 0.00
15 k*Vn-1 mm/hm 209.98 277.28 412.24 580.80 669.10 889.66 1048.76 1115.33 1178.10 1194.16 1194.04 1193.92
16 Storage Volume mm/hm 277.31 412.28 580.86 669.16 889.74 1048.86 1115.44 1178.21 1194.28 1194.16 1194.04 1193.92
17 DVn = Vn - Vn-1 mm/hm 67.31 134.97 168.58 88.30 220.58 159.12 66.58 62.77 16.07 -0.12 -0.12 -0.12
18 Interflow mm/hm 0.02 0.03 0.05 0.06 0.08 0.10 0.11 0.11 0.12 0.12 0.12 0.12
19 Direct Run Off mm/hm 28.86 57.86 72.27 37.87 94.57 68.24 28.58 26.95 6.94 0.00 0.00 0.00
20 Run Off mm/hm 28.88 57.90 72.32 37.93 94.65 68.33 28.69 27.07 7.06 0.12 0.12 0.12
21 Base Flow m3/dt 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16
22 Effective Discharge m3/dt 1.79 3.22 4.53 2.45 5.50 3.77 1.78 1.69 0.56 0.17 0.17 0.17
No Uraian Satuan
Tabel 4.13b Perhitungan Mock Tahun Aiknyet 1994, Periode Juli-Desember
4.3.3 Kalibrasi Model
Pengkalibrasian model dilakukan dengan hasil perhitungan Mock dan data stasiun AWLR Aiknyet. Tabel 4.14a dan Tabel 4.14bdidapatkan setelah mendapatkan nilai rata-rata dari analisis Mock dan rata-rata data Aiknyet, kalibrasi dilakukan dengan membandingkan hasil perhitungan dan pengamatan (Lampiran 6).
Tabel 4.14a Rerata Aiknyet Tahun 1994-2018, Periode Januari-Juni
Tabel 4.14b Rerata AiknyetTahun 1994-2018, Periode Juli-Desember
Jul Agst Sep Okt Nov Des
I II I II I II I II I II I II
1 Jumlah Hari hari 15 16 15 16 15 15 15 16 15 15 15 16
2 Hujan (P) mm/hm 1 1 1 0 2 0 12 12 45 176 178 35
3 Jumlah Hari Hujan (n) hari 1 1 1 0 1 0 2 3 6 9 10 3
Limited Evaporation
4 Potential Evapotranspiration (Ep) mm/hr 2.91 3.17 3.93 4.37 5.10 4.95 5.43 4.56 5.13 4.64 4.22 4.58
5 Exposed Surface (m) (%) 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00
6 (m/30) * (-1.0315n+15.316) 0.14 0.15 0.14 0.15 0.14 0.15 0.13 0.13 0.09 0.06 0.05 0.12
7 E = (5)*(4) mm/hm 0.42 0.46 0.56 0.65 0.71 0.76 0.70 0.57 0.47 0.30 0.23 0.54
8 Et = Ep - E mm/hm 2.49 2.71 3.37 3.72 4.39 4.19 4.73 3.99 4.66 4.34 3.99 4.04
Water Balance
9 P - Et mm/hm -1.52 -1.98 -1.94 -3.58 -2.16 -4.19 7.54 8.38 40.24 171.53 173.64 31.03
10 Soil Storage mm/hm -1.52 -1.98 -1.94 -3.58 -2.16 -4.19 7.54 8.38 4.71 0.00 0.00 0.00
11 Soil Moisture mm/hm 243.22 241.25 239.31 235.73 233.57 229.38 236.91 245.29 250.00 250.00 250.00 250.00
12 Water Surplus mm/hm 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 35.53 171.53 173.64 31.03
Run Off & Ground Water Storage
13 Infiltation (I) mm/hm 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 24.87 120.07 121.55 21.72
14 0.5 (1+k)*I mm/hm 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 24.87 120.06 121.54 21.72
15 k*Vn-1 mm/hm 1193.80 1193.68 1193.56 1193.44 1193.33 1193.21 1193.09 1192.97 1192.85 1217.60 1337.52 1458.92
16 Storage Volume mm/hm 1193.80 1193.68 1193.56 1193.44 1193.33 1193.21 1193.09 1192.97 1217.72 1337.66 1459.07 1480.64
17 DVn = Vn - Vn-1 mm/hm -0.12 -0.12 -0.12 -0.12 -0.12 -0.12 -0.12 -0.12 24.75 119.94 121.41 21.57
18 Interflow mm/hm 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.13 0.14 0.15
19 Direct Run Off mm/hm 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 10.66 51.46 52.09 9.31
20 Run Off mm/hm 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 10.78 51.59 52.23 9.46
21 Base Flow m3/dt 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16
22 Effective Discharge m3/dt 0.17 0.17 0.17 0.17 0.17 0.17 0.17 0.17 0.77 3.07 3.11 0.66
No Uraian Satuan
I II I II I II I II I II I II
1 Teoritis. Perhitungan
Mock m³
/dt2.71 3.06 3.61 2.76 2.95 2.73 2.66 1.84 1.43 1.38 0.72 0.97
2
Pengukuran / Pengamatan (AWLR
Aiknyet)
m³/dt 2.15 2.58 3.43 2.70 2.54 2.40 2.22 1.94 1.74 1.34 1.08 0.58
Satuan Jan Feb Mar Apr Mei Jun
No Hasil
I II I II I II I II I II I II
1 Teoritis. Perhitungan
Mock m³
/dt0.74 0.49 0.40 0.37 0.56 0.85 1.19 1.54 2.56 2.78 2.98 2.65 2
Pengukuran / Pengamatan (AWLR
Aiknyet)
m³/dt 0.66 0.58 0.41 0.51 0.48 0.62 0.74 1.17 1.51 1.89 1.89 2.04
Jul Agt Sep Okt Nop
Satuan
No Hasil Des
Gambar 4.4 Grafik Kalibrasi 4.3.4 Verifikasi Kalibrasi Model
Verifikasi kalibrasi model dilakukan untuk mengetahui volume eror dari volume total tahunan, debit maksimum dan debit minimum, yang mana hasil volume eror tidak boleh lebih dari 20%.Selisih volume (VE) 20%
didapatkan berdasarkan nilai yang digunakan dalam jurnal karya Kesuma, 2013. Serta korelasi antara pengamatan dan perhitungan yang harus berada dalam rentang 0.7 – 1.00.
1. Volume Q observasi
- Data Hujan = 149.32 mm (Lampiran 4) - Q pengamatan = 2.15 m 3 /dt (Tabel 4.14a) - Q observasi =
juta m 3 Perhitungan selanjutnya ditabelkan dalam Tabel 4.15
2. Volume Q simulasi
- Data Hujan = 149.32 mm (Lampiran 4) - Q hitung = 2.71 m 3 /dt (Tabel 4.14a) - Q simulasi =
juta m 3
Perhitungan selanjutnya ditabelkan dalam Tabel 4.15.
Tabel 4.15Nilai Q Observasi dan Q Simulasi
3. Volume total tahunan
- Debit pengamatan = 48.60 m 3 - Debit Hitungan Mock = 57.44 m 3 - Volume Error =
- Kriteria
Volume error debit maksimum dan minimum dihitung dengan cara yang sama seperti volume total tahunan, hasilnya dapat dilihat dalam Tabel 4.16.
Qobs Qsim
2.79 3.52
3.57 4.23
4.14 4.37
3.26 3.33
3.29 3.82
3.32 3.77
2.87 3.45
2.51 2.38
2.25 1.86
1.85 1.91
1.40 0.93
0.76 1.26
0.85 0.96
0.81 0.68
0.54 0.52
0.71 0.51
0.63 0.72
0.80 1.10
0.96 1.55
1.62 2.14
1.95 3.31
2.45 3.61
2.45 3.86
2.82 3.66
Jlh 48.60 57.44
Tabel 4.16Hasil Verifikasi Antara Debit Pengamatan dengan Debit Perhitungan Mock
Gambar 4.5 Grafik Debit AWLR Aiknyet vs Debit Simulasi Model Mock Setelah melakukan kalibrasi dari data hujan pada Catchment Area Aiknyet dengan AWLR Aiknyet didapatkan hasil ketiga kriteria untuk verifikasi hasil uji Mock seperti yang terlihat dalam Tabel 4.16, mencapai kesimpulan „Ok‟, atau data bisa dipakai.
Volume Error Kriteria Kalibrasi Kesimpulan
1. Volume Total Tahunan :
Debit Pengamatan :48.60m3 15.38% V.error Qpengamatan vs Qhitungan <= 20.00% Ok Debit Hitungan Mock : 57.44m3
2. Debit Maksimum :
Debit Pengamatan : 3.43m3/dtk 5.14% V.error Qpengamatan vs Qhitungan <= 20.00% Ok Debit Hitungan Mock : 3.61m3/dtk
3. Debit Minimum :
Debit Pengamatan : 0.41m3/dtk 11.33% V.error Qpengamatan vs Qhitungan <= 20.00% Ok Debit Hitungan Mock : 0.37m3/dtk
4. Korelasi antara pengamatan & hitung 0.93 Nilai Korelasi 0.70 - 1.00 Ok
a.Luas DAS (km2) 73.09 *Nilai Korelasi 0.7 - 1.00 ---> Menunjukkan hubungan derajat asosiasi yang tinggi b.Infiltration Factor (i) 0.70000 *Nilai Korelasi 0.4 - 0.70 ---> Menunjukkan hubungan substansial
c.Flow Recession Constan Factor (k) 0.99990 *Nilai Korelasi 0.2 - 0.40 ---> Menunjukkan hubungan korelasi rendah d.Initial Soil Moisture (ISM) 210.00 *Nilai Korelasi <=0.20 ---> korelasi diabaikan
e.Soil Mointure Capacity (CSM) 250.00
Hasil Kalibrasi/Verifikasi
Parameter Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Referensi : Sri Harto,Hidrologi Terapan 2000
Namun dalam hal ini, hasil dari kalibrasi dilakukan untuk mendapatkan nilai-nilai parameter untuk digunakan dalam menghitung Mock Bendungan Meninting.
Perhitungan nilai debit lowflow dilakukan dengan menghitung data rerata hujan Gunung Sari dan Sesaot (Tabel 4.9a dan Tabel 4.9b). Tabel 4.17a dan Tabel 4.17b merupakan tabel perhitungan untuk mendapatkan nilai Mock pada tahun 1994. Perhitungan tahun selanjutnya akan di lampirkan (Lampiran 7).
- Jumlah hari = Jumlah hari setengah bulanan - Hujan (P) = Tabel 4.9a dan Tabel 4.9b - Jumlah hari hujan = Lampiran 1&2 a
- Ep = Tabel 4.12a dan Tabel 4.12b
- m = Nilai exposed surface Mock untuk pertanian 30%
Tabel 4.17a Perhitungan Mock Meninting Tahun 1994, Periode Januari-Juni
Tabel 4.17b Perhitungan Mock Meninting Tahun 1994, Periode Juli- Desember
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul
I II I II I II I II I II I II
1 Jumlah Hari hari 15 16 14 14 15 16 15 15 15 16 15 15
2 Hujan (P) mm/hm 106 313 221 114 291 137 64 104 14 45 7 38
3 Jumlah Hari Hujan (n) hari 9 12 10 10 14 13 6 9 3 0 1 0
Limited Evaporation
4 Potential Evapotranspiration (Ep) mm/hr 4.53 4.79 4.97 4.93 4.24 4.62 3.69 3.79 3.41 3.26 2.94 2.84
5 Exposed Surface (m) (%) 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00
6 (m/30) * (-1.0315n+15.316) 0.07 0.03 0.06 0.05 0.01 0.02 0.10 0.06 0.12 0.15 0.14 0.15
7 E = (5)*(4) mm/hm 0.30 0.17 0.27 0.25 0.06 0.11 0.36 0.23 0.42 0.50 0.42 0.43
8 Et = Ep - E mm/hm 4.23 4.62 4.70 4.68 4.18 4.51 3.34 3.57 3.00 2.76 2.52 2.40
Water Balance
9 P - Et mm/hm 102.02 308.38 215.80 109.22 286.92 132.29 60.81 100.03 10.95 42.34 3.98 36.00
10 Soil Storage mm/hm 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
11 Soil Moisture mm/hm 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00
12 Water Surplus mm/hm 102.02 308.38 215.80 109.22 286.92 132.29 60.81 100.03 10.95 42.34 3.98 36.00
Run Off & Ground Water Storage
13 Infiltation (I) mm/hm 71.41 215.87 151.06 76.45 200.84 92.60 42.57 70.02 7.67 29.64 2.78 25.20
14 0.5 (1+k)*I mm/hm 71.41 215.85 151.06 76.45 200.83 92.60 42.57 70.02 7.67 29.63 2.78 25.20
15 k*Vn-1 mm/hm 209.98 281.36 497.16 648.16 724.53 925.27 1017.77 1060.23 1130.14 1137.69 1167.21 1169.87
16 Storage Volume mm/hm 281.39 497.21 648.22 724.61 925.36 1017.87 1060.33 1130.25 1137.80 1167.32 1169.99 1195.07
17 DVn = Vn - Vn-1 mm/hm 71.39 215.83 151.01 76.39 200.76 92.51 42.46 69.91 7.55 29.52 2.67 25.08
18 Interflow mm/hm 0.02 0.04 0.06 0.07 0.08 0.10 0.10 0.11 0.11 0.12 0.12 0.12
19 Direct Run Off mm/hm 30.61 92.51 64.74 32.77 86.07 39.69 18.24 30.01 3.29 12.70 1.19 10.80
20 Run Off mm/hm 30.63 92.55 64.80 32.83 86.16 39.78 18.35 30.12 3.40 12.82 1.31 10.92
21 Base Flow m3/dt 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16
22 Effective Discharge m3/dt 0.92 2.32 1.89 1.04 2.31 1.09 0.62 0.91 0.25 0.46 0.19 0.43
No Uraian Satuan
Jul Agst Sep Okt Nov Des
I II I II I II I II I II I II
1 Jumlah Hari hari 15 16 15 16 15 15 15 16 15 15 15 16
2 Hujan (P) mm/hm 1 1 6 13 3 0 20 12 72 118 190 32
3 Jumlah Hari Hujan (n) hari 1 1 1 0 2 0 1 4 8 10 12 5
Limited Evaporation
4 Potential Evapotranspiration (Ep) mm/hr 2.91 3.17 3.93 4.37 5.10 4.95 5.43 4.56 5.13 4.64 4.22 4.58
5 Exposed Surface (m) (%) 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00 30.00
6 (m/30) * (-1.0315n+15.316) 0.15 0.14 0.15 0.15 0.14 0.15 0.14 0.11 0.07 0.05 0.03 0.11
7 E = (5)*(4) mm/hm 0.43 0.45 0.58 0.67 0.70 0.76 0.78 0.51 0.36 0.23 0.12 0.49
8 Et = Ep - E mm/hm 2.48 2.72 3.35 3.70 4.40 4.19 4.66 4.05 4.77 4.41 4.09 4.09
Water Balance
9 P - Et mm/hm -1.33 -1.32 2.65 8.85 -1.30 -4.19 15.39 7.50 67.03 113.49 186.36 27.51
10 Soil Storage mm/hm -1.33 -1.32 2.65 0.00 -1.30 -4.19 5.49 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
11 Soil Moisture mm/hm 248.67 247.35 250.00 250.00 248.70 244.51 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00 250.00
12 Water Surplus mm/hm 0.00 0.00 0.00 8.85 0.00 0.00 9.90 7.50 67.03 113.49 186.36 27.51
Run Off & Ground Water Storage
13 Infiltation (I) mm/hm 0.00 0.00 0.00 6.19 0.00 0.00 6.93 5.25 46.92 79.45 130.45 19.25
14 0.5 (1+k)*I mm/hm 0.00 0.00 0.00 6.19 0.00 0.00 6.93 5.25 46.92 79.44 130.44 19.25
15 k*Vn-1 mm/hm 1194.95 1194.83 1194.71 1194.59 1200.67 1200.55 1200.43 1207.24 1212.37 1259.16 1338.47 1468.77
16 Storage Volume mm/hm 1194.95 1194.83 1194.71 1200.79 1200.67 1200.55 1207.36 1212.49 1259.29 1338.60 1468.91 1488.02
17 DVn = Vn - Vn-1 mm/hm -0.12 -0.12 -0.12 6.07 -0.12 -0.12 6.81 5.13 46.80 79.32 130.31 19.11
18 Interflow mm/hm 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.12 0.13 0.14 0.15
19 Direct Run Off mm/hm 0.00 0.00 0.00 2.65 0.00 0.00 2.97 2.25 20.11 34.05 55.91 8.25
20 Run Off mm/hm 0.12 0.12 0.12 2.77 0.12 0.12 3.09 2.37 20.23 34.18 56.05 8.40
21 Base Flow m3/dt 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16 0.16
No Uraian Satuan