• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian

Dalam dokumen TRI SANTYA.pdf - Repository IAIN Bengkulu (Halaman 31-38)

BAB I PENDAHULUAN

G. Metode Penelitian

1. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Metode penelitian pada penyusunan penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu dengan melakukan penelitian untuk menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Metode deskriptif ini digunakan sebagai cara praktis untuk mengumpulkan informasi, menjelaskan atau mengidentifikasi kondisi yang ada dilokasi penelitian dan menjabarkan keadaan serta fenomena yang lebih jelas mengenai situasi yang terjadi. Dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif peneliti akan menganalisis hasil pengumpulan data melalui observasi dan wawancara di tempat penelitian.

Penelitian yang dilakukan ini merupakan jenis penelitian yang mendeskripsikan tentang strategi penyelenggaraan bimbingan manasik haji pada jamaah

14

haji lanju usia di KBIHU Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan. Metode penelitian ini bersifat naturalistik karena penelitiannya dilakukan dalam kondisi yang alami, maka penelitian ini disebut sebagai metode kualitatif.

2. Waktu dan Lokasi Penelitian 1. Waktu Penelitian

Peneliti menganalisis gejala yang terjadi di KBIHU Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan yang berlangsung pada bulan Oktober 2021, kemudian peneliti mengkaji gejala yang telah terjadi pada bulan Februari 2022 dan melakukan penelitian lebih lanjut melalui wawancara kepada ketua KBIHU Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan dan Jamaah Haji mulai dari tanggal 10 Maret 2022 sampai 10 April 2022.

2. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian ini beralamat di Jalan Merapi Rt.

07 Kelurahan Gunung Ayu Kecamatan Kota Manna.

Kabupaten Bengkulu Selatan.

3. Informan Penelitian

Informan adalah orang dalam pada latar penelitian.

Fungsinya untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar penelitian. Maksudnya adalah orang- orang yang dapat membantu memberikan informasi yang dibutuhkan peneliti. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan model purposive

15 sampling. Purposive sampling adalah teknik menentukan subjek/objek sesuai tujuan. Dengan menggunakan pertimbangan pribadi yang sesuai dengan topik penelitian, peneliti memilih subjek/objek sebagai unit analisis. Peneliti memilih unit analisis tersebut berdasarkan kebutuhannya dan menganggap bahwa unit analisis tersebut sampel yang benar-benar dapat mewakili dari seluruh populasi.9

Populasi penelitian yang mengikuti bimbingan manasik haji sebanyak 37 orang, yang menjadi kategori lanjut usia adalah sebutan bagi mereka yang telah memasuki usia 60 tahun keatas. Di Indonesia hal-hal yang terkait dengan usia lanjut diatur dalam undang- undang yaitu Undang-undang Republik Indonesia No. 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia.10

Informan dari penelitian ini adalah ketua dan jamaah haji lanjut usia di KBIHU Makrifaul Ilmi Bengkulu Selatan yang dapat memberikan informasi mengenai data-data yang dibutuhkan peneliti.

4. Sumber Data

a. Sumber data primer

Sumber data primer pada penelitian ini adalah hasil obesrvasi dan hasil wawancara kepada informan

9 Djam‟an Satori dan Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2017), pp. 47–48.

10 Sintya Risfi and Hasneli, „Kemandirian Pada Usia Lanjut‟, Al- Qalb : Jurnal Psikologi Islam, 10.2 (2019), 152–65 (p. 157).

16

secara langsung. Wawancara dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur yang bebas dimana peneliti menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk mengumpulkan datanya.

b. Sumber data sekunder

Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh pada penelitian ini dalam bentuk kajian teori, data informan penelitian, data-data penelitian yang berhubungan tentang penyelenggaraan manasik haji yang didapat dari literatur maupun dokumen yang relevan dengan fokus penelitian ini seperti buku, artikel dari jurnal ilmiah, e-book, dokumen profil KBIHU dan arsip KBIHU.

5. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan. Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara.11

11 Hardani, dkk, Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif (Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2020), pp. 120–121.

17 a. Observasi

Dalam hal ini peneliti melakukan observasi suatu pengamatan secara langsung yang dilakukan secara bertahap mulai dari menganalisa permasalahan- permasalahan yang ada di KBIHU Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan untuk mendapatkan data tertulis yang dianggap relevan.

b. Wawancara

Wawancara merupakan proses pengumpulan data atau informasi melalui tatap muka antara pewawancara dan informan. Dalam hal ini yang pertama dilakukan oleh peneliti ialah menyusun pedoman wawancara yang mengaju kepada program dan target, setelah itu diketahui oleh pembimbing 1 dan 2, peneliti melakukan wawancara dengan informan penelitian dengan cara tatap muka secara langsung. Dalam penelitian ini wawancara ditujukan kepada ketua KBIHU Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan dan 4 Jamaah Haji.

c. Dokumen

Teknik pengumpulan data dengan dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode wawancara dan observasi dalam penelitian kualitatif.

Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar

18

atau karya-karya monumental dari seseorang.

Dokumen berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehidupan, biografi, peraturan, kebijakan.

Dokumen berbentuk gambar seperti foto, gambar hidup, sketsa, peta. Dokumen dalam bentuk karya misalnya karya seni, yang dapat berupa gambar, patung, film, dan lain-lain.12

Penulis menggunakan teknik pengumpulan data ini untuk mendapatkan data dari dokumen- dokumen atau arsip-arsip yang ada di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Dam Umrah (KBIHU) Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan.

6. Teknik Analisis Data

Analisis data adalah menyusun data agar ditafsir dan diketahui kebenaran data tersebut, maka dapat diartikan bahwa analisis data merupakan bagian terpenting, karena dengan anlisislah data tersebut dapat diberikan arti dan makna yang berguna dalam memecahkan masalah penelitian.

Dalam penelitian ini akan dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman:13

12 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2015), p. 240.

13 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2015), p. 246.

19 a. Data Reduction (Reduksi Data)

Reduksi data merupakan proses berfikir sensitive yang memerlukan kecerdasan, keluasan dan kedalaman wawasan yang tinggi. Dalam mereduksi data setiap peneliti akan dipandu oleh tujuan penelitian. Dalam mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok dan memfokuskan pada hal-hal yang penting dalam mencapai tujuan penelitian.

b. Data Display (Penyajian Data)

Data display adalah sebagai proses penyajian data, dalam analisis kualitatif biasa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan sejenisnya. Dalam penyajian kualitatif biasanya menggunakan teks yang bersifat naratif, dapat juga berupa grafik, matrik dan jaringan kerja.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan data display yang bersifat naratif.

c. Conclusion/Verifikasi (Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi)

Kesimpulan merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapat berupa deskripsi atau gambaran suatu obyek yang sebelumnya masih remang-remang atau gelap

20

sehingga setelah diteliti menjadi jelas, dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, hipotesis atau teori.14

Dalam dokumen TRI SANTYA.pdf - Repository IAIN Bengkulu (Halaman 31-38)

Dokumen terkait