• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian

BAB I PENDAHULUAN

G. Metode Penelitian

1. Jenis dan Pendekatan Penelitian

41 Muhammad Syakir Sula, Asuransi Syariah (Life And General) Konsep Dan Sistem Operasional (Jakarta: Gema Insani, 2004), hlm. 137.

42 Chuzaimah T. Yanggo, Hafiz Anshary, Problematika Hukum Islam Kontemporer (Jakarta: Pustaka Firdaus, 2004), hlm. 53.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dalam pengumpulan data dilakukan secara langsung di lokasi penelitian, yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam terhadap suatu organisasi, lembaga dan gejala tertentu.43

Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang bias diamati. Penelitian ini bertujuan demi mendapatkan data yang relevan menggunakan cara-cara yang meliputi: jenis penelitian, sumber data, dan metode pengumpulan data.44

Dalam penelitian ini peneliti menggambarkan praktik jual beli kredit Shopee paylater. Kemudian dari data-data yang diperoleh peneliti sesuaikan dengan ketentuan yang terdapat dalam hukum Islam yang bersumber pada al-Qur’an, as-Sunnah, serta dari kitab- kitab fikih lainnya.

2. Jenis dan Sumber Data

Adapun jenis data yang digunakan pada penelitian ini ada dua macam yaitu data primer dan data sekunder. Data primer

43 Ahmad Tanzeh, Pengantar Metode Penelitian (Yogyakarta: Teras,2009), hlm.

100.

44 Suharsimi Arikunto, Manajemen Penelitian (Jakarta: Rineka Cipta,2005), hlm.

152.

merupakan data yang diperoleh dari sumber pertama baik dari individu ataupun perseorangan.45 Dalam hal ini, peneliti mengambil data primer melalui observas dan wawancara terhadap informan yaitu pengguna Shopee PayLater. Jenis data sekunder atau data tangan kedua yaitu data yang diperoleh dari pihak lain, tidak langsung diperoleh oleh peneliti dari subyek penelitiannya. Data sekunder biasanya berwujud data dokumentasi atau laporan yang telah tersedia.46 Dalam hal ini peneliti memperoleh data dari buku, skripsi, jurnal, fatwa DSN-MUI, artikel, internet, dan yang paling penting adalah data tentang teori hukum Islam.

3. Teknik Pengumpulan Data

Ada beberapa cara yang digunakan dalam pengumpulan data, antara lain:

a. Observasi

Teknik ini menuntut adanya pengamatan dari peneliti baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap obyek penelitinya. Teknik observasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu teknik observasi partisipan dan non partisipan. Observasi yang dilakukan peneliti adalah observasi partisipan yakni dengan

45 Husein Umar, Research Methods In Finance And Bangking (Jakarta: PT Gramedia pustaka Utama, 2012), hlm. 82.

46 Sarifuddin Azwar, Metodologi Penelitian (Yogyakarta: Pustaka Pelajar,1998), hlm. 91.

mendaftarkan data diri guna melakukan pengamatan berperanserta sebagai pengguna Shopee Paylater dan mengamati respon para pengguna Shopee Paylater.

b. Wawancara

Wawancara adalah suatu percakapan tanya jawab antara dua orang atau lebih yang duduk berhadapan secara fisik dan diarahkan pada suatu masalah tertentu.47 Tetapi dalam penelitian ini, peneliti melakukan wawancara secara online dengan menggunakan aplikasi google form dikarenakan adanya dampak Covid-19. Dalam mengambil data, peneliti menggunakan teknik purposive random sampling. Purposive random sampling adalah suatu cara pengambilan sampel yang berdasarkan pada pertimbangan tertentu yang sudah diketahui sebelumnya.

Pada tanggal 01 Juni 2022, jumlah pengguna Shopee PayLater yang melakukan wawancara dengan cara mengisi pada aplikasi google form sebanyak 50 pengguna. Dari 50 pengguna

47 Kartini Kartono, “Pengantar Metodologi Riset Sosial” (Bandung: Mandar Maju, 1996), hlm. 187.

tersebut peneliti menetapkan 5 pengguna yang akan diwawancarai.

Hal ini didasarkan pada pendapat ahli riset yang menjelaskan bahwa untuk mengambil sampel sebesar 10% dari populasi, sebagai aturan kasar. Namun bila populasinya sangat besar, maka presentasinya dapat dikurangi. Secara umum, semakin besar sampel maka akan semakin representative. Namun pertimbangan efisiensi sumber daya akan membatasi besarnya jumlah sampel yang dapat diambil.48

Dengan mengacu pada pendapat diatas, maka sampel diambil adalah 10% dari 50 pengguna yang mengisi google form adalah 5 pengguna.

Dalam hal ini peneliti melakukan wawancara kepada 5 pengguna Shopee PayLater. Teknik ini digunakan untuk mengungkap data-data atau informasi serta menguatkan argumen tentang praktik kredit Shopee PayLater di marketplace Shopee.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam wawancara, sebagai berikut:

48 Saifuddin Azwar, Metodologi Penelitian (Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 1998), hlm. 82.

1) Menyusun pokok masalah serta panduan wawancara agar lebih terfokus pada penggalian data tentang praktik kredit Shopee PayLater pada marketplace Shopee.

2) Menentukan wawancara kepada pengguna Shopee PayLater dengan cara membagikan pertanyaan yang sudah dikemas dalam google form.

3) Menyimpulkan hasil tanggapan wawancara pengguna Shopee PayLater yang sudah terekam dalam google form.

c. Metode dokumentasi

Dokumentasi adalah pengumpulan data yang digunakan untuk menelusuri data historis.49

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dokumentasi yang langsung diambil dari objek penelitian yang berupa data- data yang berkaitan dengan Shopee PayLater, maupun data yang didapat pada saat melakukan penelitian.

Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah suatu pernyataan sistematis yang berkaitan dengan seperangkat proposisi yang

49 Burhan Bungin, “Penelitian Kualitatif” (Jakarta: Kecana, 2007), hlm. 124-125.

berasal dari data dan diuji kembali secara empiris.50 Dalam metode analisis ini peneliti berusaha menggambarkan sekaligus menganalisa secara deskriptif dari hasil penelitian yang dilakukan, yaitu mendiskriptifkan tentang bagaimana tinjauan hukum ekonomi Islam terhadap utang-piutang di Shopee PayLater dari marketplace Shopee. Penganalisisan ini menggunakan pendekatan al-Qur’an dan as-Sunnah serta metode-metode pengambilan hukum Islam.

4. Teknik Analisis Data

Miles dan Huberman sebagaimana dikutip oleh Sugiyono berpendapat bahwa kegiatan dalam analisis data kualitatif dilakukan secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya jenuh, kegiatan tersebut berupa :

a. Reduksi Data (Data Reduction)

Reduksi data merupakan proses seleksi, pemfokusan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan tranformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan dari lapangan. Pada proses redukasi data, semua data umum yang telah dikumpulkan dalam proses pengumpulan data sebelumnya dipilih-pilih

50 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Jakarta: Remaja Rosdakarya, 2001), hlm. 8.

sedemikian rupa, sehingga peneliti dapat mengenali mana data yang telah sesuai dengan tujuan penelitian. Pendekatan dalam penelitian ini peneliti memilih mana fakta yang diperlukan dan mana fakta yang tidak diperlukan. Reduksi data ini dalam proses penelitian akan menghasilkan ringkasan catatan data dari lapangan. Proses reduksai data akan dapat memperpendek, mempertegas, membuat fokus, dan membuang hal yang tidak perlu.51

Data yang terkumpul dibaca, dipelajari, dan ditelaah, kemudian mengadakan reduksi data yang dilakukan dengan jalan melakukan abstraksi. Abstrasksi merupakan usaha membuat rangkuman yang inti, proses, dan pernyataan-pernyataan yang perlu dijaga sehingga tetap fokus pada tujuan yang penulis lakukan.52

Data yang direduksi dalam penelitian ini berupa data-data hasil wawancara dengan pengguna Shopee PayLater. Adapun tahap awal yang dilakukan peneliti dalam mereduksi data hasil wawancara adalah membuka hasil respond pengguna yang mengisi link google form. Kemudian peneliti memilih mana yang

51 Moh. Soehadha, Metodologi Penelitian (Kualitatif) (Yogyakarta: Teras, 2008), hlm. 114.

52 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, hlm. 247.

berkaitan dengan sasaran dalam penelitian ini. Setelah itu, peneliti meringkas data yang telah dipilih menjadi ringkasan singkat yang berisi ulasan hasil wawancara. Kemudian ringkasan singkat tersebut peneliti sajikan dalam penyajian data.

b. Penyajian Data (Data Display)

Penyajian data merupakan sekumpulan informasi tersusun yang memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan Tindakan. Melalui data yang disajikan, maka dapat melihat dan memahami apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dilakukan lebih jauh antara mengalisis atau mengambil tindakan berdasarkan atas pemahaman yang didapat dari penyajian-penyajian data tersebut.

Penyajian data yang dimaksud adalah untuk menemukan suatu makna dari data-data yang telah diperoleh, kemudian disusun sistematis, dari bentuk informasi yang kompleks menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.

Data-data yang telah direduksi, peneliti sajikan dalam bentuk penjelasan yang menggambarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti. Dalam penyajian data peneliti

jelaskan dan gambarkan tentang praktik kredit Shopee PayLater dari marketplace Shopee

c. Penarikan Kesimpulan

Kegiatan ketiga dalam menganalisis data adalah menarik kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan-kesimpulan juga diverifikasi selama penelitian berlangsung. Dari permulaan pengumpulan data, kemudian mencari arti benda-benda, mencatat keteraturan pola-pola penjelasan, konfigurasi-konfigurasi yang mungkin, alur sebab akibat dan proposisi.53

Kesimpulan juga diverifikasi sebagaimana peneliti memproses, dalam verifikasi tersebut mungkin seringkas pemikiran kedua yang berlalu dengan cepat lewat pikiran peneliti selama menulis dengan Kembali ke catatan lapangan atau verifikasi tersebut mungkin melalui dan dilakukan secara teliti dengan argumentasi yang panjang dan tinjauan diantara kolega untuk mengembangkan consensus antara subyek atau dengan usaha yang membuat refleksi suatu temuan dalam rangkaian data yang lain. Secara singkat, maka muncul dari data yang telah teruji

53 Ulber Silalahi, Metode Penelitian Sosial (Bandung: Reflika Aditama, 2012), hlm. 341.

kepercayaannya, kekuatannya, konfirmabilitasnya yaitu validitasnya.

Data yang sudah direduksi dan disajikan, kemudian akan ditarik kesimpulan yaitu pengujian data hasil penelitian dengan teori yang berkaitan dengan praktik kredit Shopee PayLater dari marketplace Shopee.

Dokumen terkait