• Tidak ada hasil yang ditemukan

Minggu Kedua

Dalam dokumen PT. YASA WAHANA TIRTA SAMUDERA (Halaman 39-46)

BAB II DISKRIPSI KEGIATAN SELAMA KP

2.2. Minggu Kedua

1. Senin, 08 Novembei 2021

Saya dan teman- teman hadir pada jam 08.00 wib berkumpul di ruangan bersama Bapak Herdita selaku pembimbing kerja praktik di PT YWTS melakukan breafing untuk mendiskusi kan kegitan apa yang ingin di lakukan untuk hari ini jadi saya dan teman mengajukan beberapa pendapat untuk mempelajari sandblasting dan juga coating dan Bapak herdita langsung mengarah kan kami ke bagian pengawas sanblating dan juga coating untuk menjumpai Bapak Juari dan Bapak Bayu bersama p Bapak Riyadi selaku pekerja sandblasting dan coating Pada hari ini kami dibimbing untuk mempelajari sandblasting yang di lakukan di kapal sandidewa 12 pemakaian pasir kuarsa 20 ton pasir.

 Sandblasting

Sandblasting adalah proses penyemprotan abrasive material biasanya berupa pasir silika atau steel grit dengan tekanan tinggi pada suatu permukaan dengan tujuan untuk menghilangkan material kontaminasi seperti karat, cat, garam, oli dll.salah satu standard tingkat kebersihan yang dikeluarkan oleh Swedish Institute for Standards disingkat SIS. Kode Sa disini berarti standard kebersihan Swedish menggunakan Abrasive adapun jarak sandblasting dengan plat kapal itu di PT YWTS berjarak sekitar 40-50 cm.

Tingkat kebersihan sandblasting di PT YWTS biasa ada 3 tingkatan kebersihan nya antara lain:

- Sa 2 (pembersihan bagian luar plat /sekedar belang) - Sa 2.5 (pembersihan bagian sampai dasar / menyeluruh) - Sa 3 (pembersihan Bagian plat terlihat seperti baru)

Gambar 2.7. Sanblating Kapal Tongkang Sandidewa 12 Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera 2. Selasa , 09 Novembei 2021

Saya dan teman- teman hadir pada jam 08.00 wib langsung ke bagian devisi kontruksi untuk menjumpai pak budi santoso ,pak budi sulitianto dan pak hafizh adin pujanto yang akan membimbing kami untuk memperlajari proses kegiatan repleting pada kapal tongkang sandidewa 26 yang saat itu di lakukan proses repleting .

Proses repleting mencakup beberapa proses lainnya.

- Marking

Marking adalah suatu proses penandaan plat yang lama menggunakan kapur,pilox dan marker permanen untuk dilakukan kegiatan repleting karena mengalami beberapa hal antara lain, korosi yang melebihi ketentuan, deformasi dan akibat kelalaian ketenagakerjaan manusia dari frame 20-21.

Gambar 2.8 .Marking

Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera - Bongkar

Bongkar adalah suatu kegiatan yang dimana dilakukan untuk membongkar plat lama menggunakan blender potong. Hal ini disesuaikan dengan ketentuan rule bki pergantian plat harus 300x300 mm dan berukuran panjang 1 meter dan 0,6 meter plat 12 mm.

Gambar 2.9. Bongkar

Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera

3. Rabu , 10 November 2021

Saya dan teman- teman hadir pada jam 08.00 wib langsung ke bagian devisi kontruksi untuk menjumpai Bapak Budi Santoso , yang akan membimbing kami untuk memperlajari proses kegiatan repleting pada kapal tongkang sandidewa 26 yang saat itu di lakukan proses repleting.

- Fit up

Fit up adalah suatu kegiatan pemasangan plat baru yang sudah dipotong sesuai dengan ukuran yang dibongkar sebelumnya.

Gambar 2.10.Fit Up

Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera - Pengelasan

Pengelasan adalah suatu kegiatan yang dimana menyatukan antara 2 metal material dengan mencairkan elektroda dengan sumber tenaga listrik

Gambar 2.11. Pengelasan

Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera

4. Kamis , 11 November 2021

Saya dan teman- teman hadir pada jam 08.00 wib langsung ke bagian devisi kontruksi untuk menjumpai Bapak Budi Sulitianto dan Bapak Hafizh Adin Pujanto yang akan membimbing kami untuk mempelajari proses kegiatan repleting pada kapal tongkang sandidewa 26 yang saat itu di lakukan proses repleting . lanjutannya .

- Pengujian

Pengujian adalah kegiatan ini dilakukan untuk memasatikan bahwasannya pengelasan yang telah dilakukan tersebut tidak ada kebocoran bisa dilakukan menggunakan vacuum test dan di awasi oleh QC dan di lakukan beberapa kali pada satu pengelesan agar hasil yang di dapat kan memuaskan dan di lakukan di 3 titik.

Gambar 2.12.Pengujian

Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera - Langkah vacuum test

Sediakan air sabun lalu di lakukan penyemprotan ke bagian hasil lasan yang akan di uji mengunakan vacum test dan di letakan bagain ujung vacuum test ke palt yang sudah di las tersebut lalu hidupkan mesin hisap yang daya hisap nya 40-50 apabila lebih dari pada itu maka wadah vacuum test bisa mengalami pecah apabila lasan tersebut bocor maka akan terlihat buih buih yang di hasil kan dari hasil lasan tersebut maka akan di lakukan

pengelasan ulang hal ini kami di jelaskan oleh bagian vacuum test bersama Bapak Slamat Mulyono.

Gambar 2.13 Mesin Vacuum Test Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera 5. Jumat , 12 November 2021

Saya dan teman- teman hadir pada jam 08.00 wib langsung menuju kapal tongkang sandidewa 26 di sana kami menjumpai Bapak Sumadi selaku tangan kanan OS dari Bapak Yohanes yang mengawasi proses pelepasan cangkang zinc anode yang lama mengunakan blender potong kami di jelaskan oleh Bapak Yohanes kegunaan zinc anode sebagai media alat/ umpan untuk pemancing binatang laut untuk di jadikan bahan makanan karena sifat fisik dari zinc anode adalah lunak sehinga binatang lauk memakan zinc anode dari pada plat kapal

. Gambar .2.14. Pemotongan Cangkang Zinc Anode

Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera

Gambar 2.14. Zinc Anode Yang Sudah Terpasang Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera

Tipe zink anode yang di gunakan yaitudengan mengunakan anoda zinc alumuniun dengan berat 4.5 kg

6. Sabtu , 13 November 2021

Saya dan teman- teman hadir pada jam 08.00 wib langsung ke bagian devisi kontruksi untuk menjumpai Bapak Riyadi,dibagian sandblasting dan coating. Pada hari ini kami dibimbing untuk mempelajari sandblasting dan coating.

 Coating

Coating adalah sebuah proses penambahan lapisan khusus pada permukaan cat kapal sehingga lapisan baru ini bisa membuat tampilan warna cat pada kapal selalu terlihat baru, mengkilap, tidak kusam, dan lebih sedap dipandang.

Tahapan pengecatan

Pengecatan di kapal biasanya dilakukan melalui tahapan berikut:

- Cat dasar (primer coat)

- Cat tengah (intermediate coat) - Cat akhir (finish coat)

 Primer. Ini merupakan cat dasar. Berguna untuk melapisi bagian yang paling awal (bare metal). Cat ini dapat menjadi dasar cat dan sekaligus anti karat, mempunyai daya lekat yang kuat terhadap lapisan cat berikutnya.

 Anti Corrosion (AC). Sebagaimana namanya, cat ini berfungsi sebagai pencegah korosi. Cat ini tergolong cat primer dari keluarga resin.

 Anti Fouling (AF). Ini cat anti teritip. Digunakan pada lambung bawah kapal, dari lunas sampai garis air, yaitu bagian yang terus menerus tercelup air laut. Bagian ini sangat sering ditempeli lumut dan teritip

Gambar 2.15. Pengecatan AF Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera

Gambar 2.16.Alat Ukur Ketebalan Cat (Manual) Sumber: PT.Yasa Wahana Tirta Samudera

Dalam dokumen PT. YASA WAHANA TIRTA SAMUDERA (Halaman 39-46)

Dokumen terkait