C. Deskripsi Siklus I
III. Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Model 2)
Nama Sekolah : SDN Mangunjaya Kab Tasikmalaya Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Materi : Q.S Al Maun
Fase/Kelas : C/ V(lima) Alokasi Waktu : 2 x 4 JP Tahun Pelajaran : 2023 / 2024
Nama Penyusun : Yani Mulyani, S.Pd.I
Kompetensi Awal: Peserta didik mampu membaca QS Al Maun dengan fasih sesuai tajwid Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin:
Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin :
• Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah
1. Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia (Akhlak Beragama) 2. Bergotong Royong (Kolaborasi)
3. Bernalar Kritis (Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan) 4. Mandiri Bertangggung jawab atas proses dan hasil belajar)
• Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang ingin dicapai adalah berkeadaban (ta’addub), keteladanan (qudwah), kewarganegaraan dan kebangsaan (muwatanah),mengambil jalan tengah (tawassut), berimbang (tawazun), lurus dan tegas (I’tidal), kesetaraan (musawah), musyawarah (syura), toleransi (tasamuh) dan dinamis inovatif (tathawwur wa ibtikar)
Sarana dan Prasarana:
1. Media : Komputer/ Laptop, proyektor, pengeras suara, jaringan internet 2. Sumber Belajar : a. Buku Pendidikan Agama Islam Kelas 5 Kemdikbud RI tahun 2021
b. Al-Quran dan Terjemah Kementrian Agama RI
c. Sumber belajar lain yang relevan (buku elektronik, game, alat peraga) Target Peserta Didik: 6 siswa
Model/Metode Pembelajaran:
Model Pembelajaran : PJBL
Metode Pembelajaran : Permainan, Drill, tutor sebaya, cooperative learning, penugasan, tanya jawab, Inquiry learning
lii Tujuan Pembelajaran Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
3.1. Peserta didik dapat membaca QS Al Maun dengan benar
3.2. Peserta didik dapat memahami hukum tajwid mim mati
3.3 Peserta didik dapat memahami pesan pokok QS Al Maun 3.4 Peserta didik dapat melafalkan
QS AL Maun dengan Fasih
1. Laporan menunjukkan peserta didik dapat membaca QS Al Maun dengan benar 2. Laporan menunjukkan peserta didik dapat
memahami hukum tajwid mim mati ( ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi)
3. Laporan menunjukkan peserta didik dapat memahami pesan pokok QS Al Maun tentang menyayangi Anak Yatim dalam kehidupan sehari- hari
4. Laporan menunjukkan peserta didik dapat melafalkan QS AL Maun dengan Fasih
1. Pemahaman Bermakna:
• Ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari tata cara membaca Al-Qur”an dengan benar. Menerapkan ilmu tajwid menjadikan pembaca dapat melafalkan setiap huruf dan ayat dengan fasih, baik dan benar sesuai anjuran Rasulullah.
• Pada materi ini peserta didik akan belajar makna Al-Quran Surah Al Maun dan kaitannya dengan anak yatim sehingga akan menumbuhkan sikap saling menyayangi dan tolong menolong antar sesama manusia (Anak Yatim dan fakir Miskin)
2. Pertanyaan Pemantik:
• Bagaimana perasaan kalian ketika membaca Al-Quran ?
• Pernahkah kalian mendengar kata ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi ?
• Sudah hafalkah kalian dengan surah Al Maun?
• Pernahkah kalian berbagi kepada anak yatim dan fakir miskin ? 3. Kegiatan Pembelajaran:
Langkah-langkah persiapan:
Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti:
1. Guru menyiapkan RPP atau Modul ajar sesuai dengan materi pembelajaran
2. Guru menyiapkan asesmen awal diagnostik untuk mengetahui minat dan tipe belajar peserta didik
liii 3. Guru menyiapkan pembelajaran yang berdiferensiasi (konten/proses/produk) untuk
memenuhi kebutuhan belajar peserta didik audiotori, visual maupun kinestetik.
4. Guru menyiapkan materi dan media pembelajaran yang menarik
5. Membuat beberapa set kartu huruf yang diam bil dari huruf hijaiyah (sejumlah kelompokl
6. Membuat beberapa set contoh Kartu yang berisi contoh lafal tajwid ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi (sejumlah kelompok)
7. Menyiapkan lembar tabel kerja kelompok untuk sejumlab kelompok (lihat contoh tabel pada lampiran).
8. Menyiapkan Lembar kerja/ soal individu.
Urutan Kegiatan Pembelajaran Alokasi
Waktu
Pembelajaran ke-1 4 JP
(4x35’) Kegiatan pembukaan:
• Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam
• Guru menyapa dengan menanyakan kabar
• Guru memandu kegiatan awal pembelajaran dengan tadarus Al-Quran dan berdoa
• Guru mengecek kehadiran, kerapian, posisi dan tempat duduk yang benar
• Guru menyemangati peserta didik dengan yel-yel, tepuk, atau kebiasaan lain yang menjadi ciri khas / kebiasaan / kesepakatan kelas dilanjutkan dengan melakukan ice breaking (pemanasan)
• Guru mengkondisikan peserta didik agar siap menerima materi yang akan dipelajari
• Guru melakukan apersepsi : menyimak penjelasan guru tentang keterkaitan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari hari ini
• Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait materi pelajaran
• Guru menyampaikan materi pokok dan meminta peserta didik menyimak tujuan pembelajaran beserta peta konsep
15’
Kegiatan Inti:
• Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok
• Guru mencontohkan bacaan QS Al Maun dengan keras sesuai dengan tajwid
110’
liv
• Beberapa peserta didik yang paling bagus bacaannya diminta bergantian membacakan dengan keras, peserta didik yang lain mendengarkan sambal melihat tulisan
• Guru mengajak peserta didik membaca keras bersama-sama
• Guru mengulang membaca keras beberapa kali sampai semua bacaan peserta didik dianggap cukup tartil dan lancar
• Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang peta konsep tajwid ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi Guru menerapkan metode permainan dalam memahami tajwid
• Masing-masing kelompok akan berlomba untuk mengelompokkan huruf-huruf ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi
• Setiap kelompok menerima satu set kartu huruf yang sudah disiapkan oleh guru
• Peserta didik mendegarkan aba-aba dari guru untuk mulai mengelompokkan huruf ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi
• Kelompok yang sudah selesai boleh meneriakkan yel yel kebrhasilannya masing-masing. Demikian seterusnya sampai semua kartu sudah dikelompokkan menjadi satu kelompok ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi
• Kelompok yang bisa menyelesaikan dalam waktu tercepat adalah kelompok pemenangnya yang akan menerima apresiasi khusus dari guru.
• Seusai permainan, masing-masing kelompok maju ke depan kelas untuk bersama-sama menyebutkan huruf-huruf yang termasuk ke dalam kelompok ikhfa syafawi, idgham mutamasilain, dan izhar syafawi secara bersama-sama atau boleh menyebutkan secara estafet
Kegiatan Penutup:
Penyimpulan:
• Peserta didik bersama guru melakukan reflesi pembelajaran yang telah berlangsung
• Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran secara bersama-sama
15’
lv
• Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari
• Guru menginformasikan garis besar materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya
• Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama peserta didik
Refleksi Peserta Didik:
Pertanyaan refleksi Ya Tidak
Sudahkah kalian bisa membaca surah Al Maun ? Apa arti surah Al Maun?
Apa saja hukum mim mati yang ada dalam surah Al Maun?
Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran
• Asesmen Formatif Non Kognitif (Penilaian sikap spiritual). Terlampir
• Asesmen Formatif Non Kognitif (Penilaian kerja kelompok). Terlampir
• Asesmen Formatif Kognitif Tes Tertulis (LKPD). Terlampir
• Asesmen Formatif Kognitif ( Penilaian Keterampilan Menulis dan Membaca). Terlampir Refleksi Guru
• Guru mengulas kembali semua kegiatan yang sudah dilakukan
• Siswa antusias memulai pembelajaran dengan permainan / ice breaking
• Siswa menunjukkan minat belajar ketika pembelajaran dengan permainan
• Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang kegiatan pembelajaran
Pembelajaran ke-2 4 JP
(4x35’) Kegiatan pembukaan:
• Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam
• Guru menyapa dengan menanyakan kabar
• Guru memandu kegiatan awal pembelajaran dengan tadarus Al-Quran dan berdoa
• Guru mengecek kehadiran, kerapian, posisi dan tempat duduk yang benar
• Guru memulai dengan permainan/ ice breaking untuk meningkatkan minat belajar dan konsentrasi peserta didik
• Guru mengkondisikan peserta didik agar siap menerima materi yang akan dipelajari
15’
lvi
• Guru melakukan apersepsi : menyimak penjelasan guru tentang keterkaitan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari hari ini
• Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait materi pelajaran
• Guru menyampaikan materi pokok dan meminta peserta didik menyimak tujuan pembelajaran beserta peta konsep
Kegiatan Inti:
• Guru mempersiapkan peserta didik mengikuti proses pembelajaran
• Guru menjelaskan bahwa proses pembelajaran selanjutnya adalah memahami pesan pokok dalam QS Al Maun dan melafalkan QS Al Maun
• Peserta didik diminta mencermati gambar menyayangi anak yatim dan memberi sedekah kepada fakir miskin
• Guru meminta peserta didik menyimak penjelasan tentang hadis menyayangi anak yatim
• Peserta didik diminta untuk mengemukakan pendapatnya secara bergantian mengenai gambar yang diamati
• Guru mengajak peserta didik untuk menerapkan pesan pokok QS Al Maun dalam kehidupan sehari-hari
• Guru meminta peserta didik untuk melafalkan QS Al Maun dengan fasih
110’
Kegiatan Penutup:
Penyimpulan:
• Peserta didik bersama guru melakukan reflesi pembelajaran yang telah berlangsung
• Guru mengajak peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran
• Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari
• Guru menginformasikan garis besar materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya
• Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa bersama peserta didik Refleksi Peserta Didik:
15’
Pertanyaan refleksi Ya Tidak
Apakah pesan pokok dalam surah Al Maun ? Pernahkan kalian berbagi dengan anak yatim ? Sudah hafalkah surah Al Maun?
lvii Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran
• Asesmen Formatif Non Kognitif (Penilaian sikap spiritual). Terlampir
• Asesmen Formatif Non Kognitif (Penilaian kerja kelompok). Terlampir
• Asesmen Formatif Kognitif Tes Tertulis (LKPD) . Terlampir
• Asesmen Formatif Kognitif ( Penilaian Keterampilan Menghafal ). Terlampir
Kegiatan Remidial dan Pengayaan Kegiatan remidial:
• Peserta didik yang belum mencapai target ketercapaian tujuan pembelajran diberikan bimbingan dalam pembelajaran berdiferensiasi dengan menjelaskan konsep makna pokok Surah Al Maun disertai contoh dan diberikan latihan untuk berkelompok menyajikan contoh lain dari makna pokok Surah Al Maun.
Kegiatan pengayaan:
• Peserta didik yang telah mencapai target kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran diberikan kegiatan pengayaan pembelajaran berdiferensiasi dengan mengerjakan soal-soal yang lebih menantang terkait pengidentifikasian peristiwa sehari-hari yang berkaitan dengan makna pokok Surah Al Maun
Sumber/Referensi/Daftar Pustaka
• Al Quran terjemahan
• Juz Amma
• Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V karya Ahmad Faozan dan Jamaludin , Kementrian Agama RI dan Kembidbudristek tahun 2021.
• Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V, karya Ahmad Faozan dan Jamaludin , Kementrian Agama RI dan Kembidbudristek tahun 2021.
lviii Lampira
n 1. Materi
2. Contoh media pembelajaran
3. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-1)
4. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-1) 5. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-1)
6. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-1) 7. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-2)
8. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-2) 9. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-2)
10. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-2) 11. Materi pengayaan
Mengetahui
Kepala SD Negeri Mangunjaya,
ELIS SURYATI, S.Pd NIP. 19820501 200604 2 007
Mangunjaya, Juli 2023
Guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
YANI MULYANI, S.Pd.I NIP.198510122019032002
lix
LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Materi
➢ Membaca Sural Al - Maun
Al-Quran menyebut yatim dalam beberapa ayat dan surat. Tentu ini menunjukkan bahwa Allah sangat memperhatikan anak yatim. Salah satunya adalah Surah al-Ma’Un. Pada pelajaran ini kita akan mempelajari Surah al-Ma’Un. Surah al-Ma’Un artinya barang yang berguna, jumlah ayatnya ada tujuh. Surah ini berada pada urutan ke-107 dan termasuk Surah Makkiyah. Ayo kita mulai membaca diawali dengan isti’azah dan basmalah.
➢ Mengenal hukum bacaan mim sukun dalam Surah al-Ma’Un
Hukum mim sukun dibagi menjadi tiga yaitu: ikhfa’ syafawi, izgam mutama Silain, dan izhar safawi.
1. Ikhfa’ syafawi
Ikhfa’ artinya samar, sedangkan syafawi artinya bibir. Disebut ikhfa’ syafawiapabila ada huruf “ mim” sukun berhadapan dengan huruf “ba”. Huruf ikhfa’ syafawi hanya satu yaitu huruf “ba”. Cara membaca ikhfa’ syafawi yaitu dengan suara yang samar antara mim dan ba’
pada bibir. Kemudianditahan kira-kira dua harakat/ketukan seraya mengeluarkan suara ikhfa’ daripangkal hidung.
2. Idgam mutama Silain
Idgam mutamasilain disebut juga izgam misli. Misli artinya sama baik sifatnya maupun makhrajnya. Yaitu mim sukun bertemu dengan huruf mim. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa disebut izgam misli apabila ada mim sukun bertemu dengan huruf mim.
Cara membacaya adalah memasukkan huruf mim ke dalam huruf mim disertai dengan suara gunnah sekitar dua ketukan atau harakat.
lx
3. Izhar syafawi
Izhar artinya jelas, sedangkan syafawi artinya bibir. Disebut izhar syafawi apabila mim sukun bertemu dengan salah satu huruf hijaiah selain huruf mim dan ba . Dengan demikian seluruh huruf hijaiah selain mim dan ba adalah huruf izhar syafawi. Cara membacanya dengan jelas di bibir dan mulut tertutup tanpa dipanjangkan.
➢ Mengartikan Surah al Ma'Un
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih
dan Penyayang
ر ه ال ن م ِ ح ر ْ ه ل ِ ِ ا لل ِ ه م ِ س ب ْ ِ ح ي ِ م
1. Tahukah kamu [orang] yang
mendustakan agama?
’ ذ ِ ِ ك ِ ي ي ذ ِ ه ت ال ِْ ي ِ رأ ِ ِ أ ب ِ ب ال
’ ِ د ي ن
2, Maka itulah orang yang
menghardik anak yatim,
ع ا د ِ ِ ي ي ذ ِ ه ال ك ِ ل ِ ذ ِ ِ ِ ف ِْ ل ِ ي تي ِ ِ م
3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
و ِ ل ِ ِ ِ ي ح ض ِ ع ِ ِ ل ى ِ ط ع ا
م ِ ِْ ا ِ ل
ْ م ِ س كي ن
4. Maka celakalah bagi orang-orang
yang salat,
ن ي ِ ل’ ص م ِ ِْ ل ل ل ِْ ي ٌ و ِ ِ ف
5. [yaitu] orang-orang yang lalai dari salatnya,