ABSTRAK
B. Monitoring menggunakan IoT Pada gambar 3 adalah tampilan Tab
Plant Condition. Tampilan ini berfungs
monitoring pada saat system berjalan
dalam mode Auto Plant. Data terbukanya
motorized valve, tekanan air yang
dideteksi pressure transmitter dan
kecepatan motor pompa 3 phasa
ditampilkan dalam bentuk gauge.
147
ditampilkan dalam bentuk level.
Gambar 3. Tampilan monitoring menggunakanwebsite (Plant Condition)
Pada gambar 4 adalah tampilan Tab Control. Tampilan ini digunakan untuk controlling pada saat system berjalan dalam kondisi manual. Pada Motor Control dan Valve Control menggunakan switch untuk menghidupkan motor pompa dan solenoid valve. Kita dapat memasukkan input frekuensi motor 3 phasa yang output angkanya akan ditampilkan dalam bentuk gauge dan berpengaruh juga pada kecepatan motor 3 phasa.
Gambar 4. Tampilan monitorinig menggunakan website (Control)
4. KESIMPULAN
1. Penggunaan SCADA dalam monitoring Sistem Sirkulasi Air menampilkan data yang diperlukan seperti :Frekuensi, Kecepatan motor, Tegangan, Arus, dan Beban dalam satu tampilan monitor.
2. Pada saat webserver IoT sudah terhubung dengan PLC. Webserver IoT akan menampilkan data yang sesuai pada program PLC.
UCAPAN TERIMA KASIH
Selaku penulis jurnal mengucapkan terimakasih kepada PoliteknikNegeri Jakarta sebagai pihak institusi yang telah member dukungan dana untuk penelitian yang sudah kami buat hingga selesai.
Untuk jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Jakarta yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat bagi penelitian kami. Semoga jurnal penelitian ini dapat menjadi referensi yang tepat bagi Pembaca dan mahasiswa untuk mengetahui penggunaan SCADA dan IoT untuk monitoring Plant.
DAFTAR PUSTAKA.
[1] Dwiyaniti, M, 2017.Dasar-dasar Pemograman SCADA Dengan Software Vijeo Citect. Politeknik Negeri Jakarta, Depok.
[2] https://teknojurnal.com/tutorial-cara-
membuat-aplikasi-iot-dengan-node-red,
2017. Cara Membuat Aplikasi IoT
dengan Node-RED. Cara Membuat
Aplikasi IoT dengan Node-RED | Tekno
Jurnal.
148
CRITTING BADOT (CAR SECURITY SYSTEM MONITORING BASED ON STNK)
Agan Nasruloh
1, Fariz Alhamra
2, Massus Subekti
3Prodi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta
Kampus Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220 E-mail: [email protected]
Abstrak
Kemajuan zaman telah membuat kebutuhan akan transportasi semakin meningkat, hal ini menyebabkan semakin menjamurnya kepemilikan mobil. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor ini berbanding lurus dengan jumlah pencurian terhadap kendaraan bermotor. Produsen otomotif hanya mengandalkan kunci kontak sebagai pengaman kendaraan sehingga kendaraan sangat mudah untuk dicuri. CRITTING BADOT (Car Security System Monitoring Based on STNK) adalah Sebuah sistem keamanan mobil yang lebih efisien telah diterapkan agar mencegah pencurian mobil dengan memanfaatkan Radio Frequency Indentification (RFID), Global Positioning System (GPS) and Global System for Mobile Communication (GSM). Alat ini bertujuan untuk menciptakan sistem pintar yang menggunakan RFID,GPS, dan GSM untuk mencegah dan menangani pencurian kendaraan serta memantau posisi serta pergerakan kendaraan, mengefisienkan kunci kontak dengan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) menjadi satu kesatuan, dan mengubah STNK dalam bentuk digital. Tindak pencegahannya meliputi penghentian mesin mobil secara otomatis dengan menutup keran bensin yang mana telah terpasang didalam mobil dan dikontrol oleh pemilik mobil melalui GSM ponsel serta pemilik mampu mengetahui titik koordinat kendaraan.
Kata kunci : CRITTING BADOT, STNK, Pencurian, Pelacakan, Monitoring
Abstract
Advance of era has made the need of transportation is increasing, this led to the proliferation of car ownership. The increase of private vehicles is in equal proportion to the amount of private vehicle it-self. Automotive manufacturers only depend on car key as a security of vehicle, so that the vehicle is very easy to be stolen. On average, 46.046 cases of motorized vehicle crime are reported each year in Indonesia, and the number is still inceasing. CRITTINGBADOT (Cars Security System Monitoring Based on STNK) is An efficient car security system is implemented for anti-theft using an embedded system integrated with Radio Frequency Indentification (RFID), Global Positioning System (GPS) and Global System for Mobile Communication (GSM). This proposed work is an attempt to design and develop a smart anti-theft system that uses RFID, GPS and GSM system to prevent and cope with Car theft and to determine the exact location of vehicle, and Streamlined the car key and STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) into a single unit, change the car key into ID Card.The preventive measures like engine ignition cutoff, fuel supply cutoff, are installed in the vehicle which is controlled using user or owner GSM mobile. The owner can lock or unlock his/her vehicle with the help of SMS.
Keywords : CRITTING BADOT, STNK, Theft, Tracking , Monitoring
1. Pendahuluan
Kemajuan zaman telah membuat kebutuhan akan transportasi semakin meningkat untuk mendukung pergerakan yang lebih efektif. Hal ini menyebabkan semakin menjamurnya kepemilikan mobil. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor ini berbanding lurus dengan jumlah pencurian terhadap kendaraan bermotor.
Produsen otomotif hanya mengandalkan kunci kontak
sebagai pengaman kendaraan sehingga kendaraan sangat mudah untuk dicuri. [1]
Kejahatan Pencurian kendaraan ini juga diikuti dengan kejahatan pemalsuan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Hal ini adalah upaya untuk melegalkan kendaraan hasil curian. STNK palsu dibuat tentunya untuk kendaraan hasil curian. Harganya sekitar Rp.
500.000, STNK palsu ini sangat mirip dengan aslinya
149 sehingga dibutuhkan keahlihan khusus untuk
mengetahui apakah STNK tersebut asli atau palsu. [1]
Berbagai usaha pun dapat dicoba untuk meningkatkan keamanan kendaraan, namun salah satu cara yang tepat untuk menjaga keamanan kendaraan adalah dengan pemasangan perangkat Global positioning system (GPS).
Pemasangan perangkat GPS pada kendaraan akan membantu pemilik kendaraan untuk memantau posisi serta pergerakan kendaraan yang dimilikinya. Salah satu metode yang banyak digunakan beberapa jenis GPS adalah melalui pesan singkat (SMS) atau yang sering kali disebut SMS Gateway. [3]
Berdasarkan beberapa paparan di atas maka kejahatan yang ditimbulkan akibat kurangnya pengamanan dan pemalsuan terhadap surat kendaraan bermotor sangatlah besar. Karena itulah penting untuk memperhatikan keamanan kendaraan dan kelengkapan berkendara, dengan alat CRITTING BADOT (Car Security System Monitoring Based On STNK) mampu mengatasi masalah pencurian kendaraan roda empat, pemalsuan STNK, pengamanan mobil menggunakan sistem elektronik yang sangat sulit dibobol, mampu memonitoring keberadaan dan posisi titik koordinat mobil, sehingga pemilik mobil tidak khawatir akan pencurian dan kehilangan kendaraan.
2. Metode Penelitian 2.1. Objek Penelitian
Objek penelitian dalam sistem ini ialah STNK, dengan mengubah STNK konvensional menjadi STNK digital yang dapat digunakan sebagai kunci kontak mobil.
2.2. Bahan dan Peralatan
Adapun bahan dan perlatan yang dibutuhkan berupa 1 Unit Reader RFID ID12, Arduino Mega 2560, 4 Tag RFID ID12, Keypad 4x4, Modul GSM SIM900A, Modul GPS Neo 7, LCD 16x2, dan solenoid (air).
2.3. Prosedur Penelitian Studi Literature
Metode untuk mencari dan mengumpulkan beberapa referensi dari buku-buku literature dan situs website yang berhubungan dengan masalah yang dijadikan acuan penelititan [2]. Dalam hal ini, telah dilaksnakan studi leterature ke POLDA METRO JAYA dan dapat disimpulkan dari hasil studi literature bahwa tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor serta pemalsuan terhadap STNK kendaraan yang dicuri mengalami peningkatan pertahun.
Konsep
Tahap pengonsepan adalah unutk menetukan tujuan dan siapa pengguna program dan sistem ini [2]. Dalam hal ini, mobil yang menggunakan sistem ini hanya dapat dihidupkan/diaktifkan oleh STNK digital yang terdapat data yang dibaca benar oleh reader RFID pada mobil.
Sehingga sistem ini sulit untuk diduplikat ataupun
dimanipulasi. Teknologi ini menggunakan identifikasi frekuensi yang diterima oleh reader RFID. Kebutuhan akan hal teknologi ini untuk pengamanan terhadap tindak pencurian kendaraan. Sistem ini pun terdapat alat pelacak keberadaan kendaraan berupa GPS serta pengirim data GPS menggunakan SMS gateway.
Gambar 1. Flowchart CRITTING BADOT 3. Hasil dan Pembahasan
3.1. Hasil Studi Literature
Hasil dari studi literature menunjukkan bahwa berbagai penerapan teknologi yang telah dilakukan seperti penerapan kunci ganda dan pemberian hologram resmi pada STNK konvensional masih dapat dibobol serta dipalsukan. Studi juga menunjukkan bahwa kasus pencurian kendaraan bermotor dan pemalsuan terhadap STNK kendaraan bermotor kian meningkat pertahunnya.
3.2. Pengukuran Reader RFID
Tabel 1. Pengukuran Reader RFID
Keadaan Input Output
Membaca 9.42V DC 5.47V DC
Tidak Membaca 2.23V DC
Data hasil pengukuran pada tabel 1. menunjukkan bahwa ketika reader RFID membaca tegangan keluarannya ialah sebesar 5.47V DC dan ketika tidak membaca tegangan keluarannya sebesar 2.23V DC.
3.3. Pengukuran Jarak Pembacaan Reader RFID Tabel 2. Pengukuran Jarak Pembacaan
Reader RFID
Jarak Pembacaan (cm) Respon Reader terhadap Tag
1,0 Terbaca
1,5 Terbaca
2,0 Terbaca
150 Jarak Pembacaan (cm) Respon Reader terhadap
Tag
2,5 Terbaca
3,0 Terbaca
3,5 Terbaca
4,0 Terbaca
4,5 Terbaca
5,0 Tidak Terbaca
Data hasil pengukuran pada tabel 2. jarak pembacaan respon reader RFID menunjukkan bahwa semakin dekat jarak dengan tag (STNK) dengan reader RFID maka tingkat sensitivitasnya semakin tinggi. Namun jarak optimal pembacaan reader RFID ialah sejauh 4,5 cm.
3.4. Pengukuran Pembacaan GPS
Tabel 3. Hasil Pengukuran Pembacaan GPS
Keadaan Input Output
Membaca titik koordinat
5,43V DC 2.3V DC Tidak membaca
titik koordinat
2.9V DC
Data hasil pengukuran pada tabel 3. menunjukkan bahwa ketika GPS membaca titik koordinat tegangan keluarannya ialah sebesar 2.3V DC dan ketika tidak membaca menghasilkan tegangan keluaran sebesar 2.9V DC.
3.5. Perbandingan Data GPS Dengan Referensi Google Maps
Tabel 4. Perbandingan Data GPS Dengan Referensi Google Maps
Perbandingan antara data pengujian GPS Neo7 dengan referensi Google Maps ditunjukkan pada Tabel 4. Dari tabel 9 tersebut dapat disimpulkan nilai rata-rata selisih data GPS dengan data referensi google maps ialah sebesar 3,678 Meter.
4. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, telah dikembangkan sistem keamanan pada mobil menggunakan STNK digital sebagai kunci kontak dan kelengkapan surat.
Dalam sistem ini ada beberapa manfaat antara lain, mengubah STNK konvensional menjadi STNK digital, STNK digital mempunyai fungsi lain ialah keamanan mobil berupa kunci kontak, melacak keberadaan mobil, serta mencegah dan mengurangi terjadi pencurian dan pemalsuan surat kendaraan bermotor ketika kendaraan hilang. Teknologi RFID yang digunakan dalam sistem ini mempunyai keunggulan berupa tidak dapat diduplikat ataupun dimanipulasi karena menggunakan identifikasi frekuensi, sehingga STNK digital (tag RFID) berbeda-beda data dan sulit dimanipulasi.
Ucapan terima kasih
Dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu dalam terselesainya penelitian ini baik berupa material, literature, maupun dukungan serta bimbingannya.
Daftar Pustaka
[1] Hutagalung. Muhammad Kifli, Purwadi, Azmi.
Zulfian, Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Elektronik(e-STNK) Sebagai Pengaman Kendaraan Bermotor, Padang, 2013.
[2] Kontu. Ryan H.F, Sompie. Sherwin R.U.A, Sinsuw. Alicia.A.E, Perancangan Sistem Pembaca Surat Tanda Nomor Kendaraan Dengan Teknologi NFC,E-jurnal Teknik Elektro dan Komputer, UNSRAT, 2015, ISSN:2301-8402.
[3] Mahartha. Ketut Yudhi, Aplikasi Pengolah Data Lokasi GPS Menggunakan SMS Gateway, Merpati, 2014, Vol.2, No.3.
151