S8
Tabel4. 7 NET INTEREST MARGIN T AHUN 2001-2006 (DALAM PERSEN)
NIM
20M 2101
59
NIM menunjukkan penurunan dari tahun 2001 ke tahun 2002 . Sementara itu, dari tahun 2002 hingga tahun 2004 mengalami peningkatan. Dari grafik juga dilihat terjadi penurunan NlM dari tahun 2004 ke tahun 2005 , dan mengalami peningkatan kembali di tahun 2006 . Tidak seperti rasio-rasio lain di atas, pada rasio NIM ini tidak terdapat suatu perubahan yang besar pada bank-bank tertentu.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa NIM bank secara agregat mengalami peningkatan yaitu dari 3,85o/o pada periode sebelum menjadi 5,02%
pada periode setelah dikeluarkannya peraturan penilaian tingkat kesehatan bank ini. Selain untuk mencapai sasaran jangka panjang bank yaitu untuk menghasilkan keuntungan dari kegiatan bank guna menghasilkan nilai bank itu sendiri, peningkatan ini kemungkinan salah satunya dipengaruhi oleh adanya peraturan penilaian tingkat kesehatan bank umum ini .
Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO)
Kondisi rasio BOPO bank-bank go public sebelum (2001-2003) dan sesudah (2004-2006) dikeluarkannya PBI No. 6/1 O!PBV2004 dapat dilihat pada tabel dan
gambar di bawah ini.
64
menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2001 hingga tahun 2006,
••r' ipwl ta:ildi &edikit penurunan di tahun 2006. Oari tabel dapat dilihat bahwa rata-nta LDR. bank pada tahun 2001 sebesar 48,390/o, tahun 2002 sebesar 49,85%,
talam 2003 sebesar 52,490/o, tahun 2004 sebesar 57,44%, tahun 2005 sebesar 64,100/o, tahun 2006 sebesar 63,84%. Oari tabel di atas dapat terlihat bahwa tidak terdapat rasio atau perubahannya yang mencolok.
Secara agregat, antara sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No.
6/1 0/PBI/2004 tentang penilaian tingkat kesehatan bank umum, rasio LOR secara nominal menunjukkan peningkatan yang cukup besar dari 50,24 ke 61, 79. Hal ini menunjukkan bahwa bank secara umum menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi dengan lebih baik dari tahun ke tahun yang dibuktikan dari peningkatan nilai LOR yang mengimplikasikan semakin meningkatnya jumlash kredit yang diberikan. Jika dihubungkan dengan nilai NPL yang juga menunjukkan perbaikan mengimplikasikan bahwa penurunan rasio NPL secara rata-rata dapat juga disebabkan oleh peningkatan jumlah kredit. Peningkatan ldaerja LDR ini salah satunya mungkin dipengaruhi oleh pemberlakuan PBI No.
6/101PBV2004 tentang penilaian tingkat kesehatan bank umum ini.
4 2.2 ADalilis Statistik Paired Sample t-test
•lldk JN*wl .uu . . t-IUI iDi cliplllkan untuk menguji signifikansi
, . . - - ... cia aiiUdlh clikelumannya PBI o.
65
611CWBJ/20o4 tentana penilaian tingkat kesehatan bank umum. Ketentuan .,...._ hipotesis dengan menggunakan SPSS adalah sebagai berikut:
Ho diterima jika -t tabel lebih kecil atau sama dengan t hitung dan t hitunglebih
bcil atau sama dengan t tabel.
Ho ditolak jika -t hitung lebih kecil dari -t tabel atau t hitung lebih besar dari t tabel.
Berdasarkan probabilitas, Ho diterima jika significant value (2-tailed) lebih besar dari 0,05 dan Ho ditolak jika significant value (2 tailed) lebih kecil dari 0,05.
Berikut ini adalah basil pengujian statistik terhadap masing-masing rasio keuangan.
A Capital Adequacy Ratio (CAR)
Berdasarkan uji statistik paired sample t-test, berikut basil pengujian terhadap ruioCAR:
Tlbe14.10PAIRED SAMPLES STATIS11CS- CAR CAll Mean Standard Deviation
17,2435 9,07977 17,8106 6,34992
t Sia- (2-tliled)
66
tlbel eli atu. dapat clilihat bahwa rata-rata rasio CAR sebelum
-...a.ya PBI No. 6110/PBI/2004 adalah 17,2435 dan sesudahnya adalah l . . lllf 17,8106. Perbedaan ini berdasarkan uji t-test adalah tidak signifikan. Hal
iai dapat clilihat dari nilai -t tabel ( -2, 120) lebih kecil dari -0,318 dan lebih kecil
clari 2,120, eerta nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,755, yang berada di atas probabilitas 0,05. Basil ini menunjukkan bahwa Ho 1 diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio CAR sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI
No. 6/10/PBI/2004.
B. Non Performing Loan (NPL)
Berdasarkan uji statistik paired sample t-test, berikut basil pengujian terhadap rasioNPL:
Tabe14.12 PAIRED SAMPLES STATIS11CS- NPL NPL Mean Standard Deviation
SeM1um 6,8018 5,96275 Slulab 3,7235 2,09792
'
4 13 PAIRED SAMPLES TEST- NPL T Sia. (2-tailed)
2,280 0,037
67
Dui tabel di atas, dapat dilihat bahwa rata-rata r&Slo NPL sebelum dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004 adalah 6,8018 dan sesudahnya adalah sebesar 3, 7235. Perbedaan ini berdasarkan uji t-test adalah signifikan. Hal ini terlihat pada nilai t hitung (2,280) lebih besar dari nilai t tabel (2,21 0), serta Sig (2-tailed) sebesar 0,037, yang berada di bawah probabilitas 0,05 . Hasil ini menunjukkan bahwa Ho 2 ditolak yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada rasio NPL sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/1 0/PBI/2004.
C. Return on Assets (ROA)
Berdasarkan uji statistik paired sample 1-test, berikut basil pengujian terhadap rasioROA:
Tabel4.14 PAIRED SAMPLES STATIS'llCS- ROA ROA Mean Standard Deviation
Sebelum 0,9047 2,04493 Sesudah 1,5824 1,44062
Tabel4.15 PAIRED SAMPLES TEST- ROA T Sig. (2-tailed)
eli atu, dapat dilihat bahwa rata-rata ruio ROA sebelum
. . . cllri t tabel (2, 120), serta Sig (2-tailed) sebesar 0,11 5, yang berada di atas
~u 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa Ho 3 diterima yang berarti tidak
terdlplt perbedaan signifikan pada rasio ROA sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/1 0/PBI/2004
D. &111m on Equity (ROE)
Benta.bn uji statistik paired sample t-test, berikut basil penguj ian terhadap rasioROE:
Tabe14.16 PAIRED SAMPLES STATISTICS- ROE
ItOE Mean Standard Deviation
Slbelum 14,7831 15,58445
Seutab 16,6225 13,53221
.114.17 PAIRED SAMPLES TEST- ROE T Sig. (2-tailed) -0,331 0, 745
•llpel dilllat ballwa rata-nta ruio ROE sebelum
. . . _ .lshb 14.7131 clan .-d•hnya adalab
..,... ldzhh ddlk lipifiba. Hal
69
1111 tlrli1lat pada nilai -t tabel (-2,120) lebih kecil dari t hitung (-0,331) dan lebih
bail clari t tabel (2, 120), serta Sig (2-tailed) sebesar 0, 145, yang berada di atas problbilitu 0, 05 . Hasil ini menunjukkan bahwa Ho 4 diterima yang berarti tidak
terdapat perbedaan signifikan pada rasio ROA sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
E. Net Interest Margin (NIM)
Berdasarkan uji statistik paired sample t-test, berikut hasil pengujian terhadap rasio NIM:
Tabel4.18 PAIRED SAMPLES STATIS11CS- NIM NIM Mean Standard Deviation
Sebelum 3,8529 3,03114 Sesudah 5,0194 1,63048
Tlbel4.19 PAIRED SAMPLES TEST- NIM
10M T Sig. (2-tailed)
Sebelum- Sesudah -2,042 0,058
11111 . . . di atu, dapat clilihat bahwa rata-rata rasio NIM sebelum
. . . . ,. PBJ No 6/10/PBI/2004 adllah 3,8529 dan sesudahnya adalah
... iai .,..._ uji t-telt adalah tidak sipifikan. Hal
70
- cllri t tabel (2, 120), serta (Sig (2-tailed) sebesar 0,058, yang berada di atas
... 0,05. Huil ini menunjukkan bahwa Ho 5 diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio NIM sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
F. Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO)
Berdasarkan uji statistik paired sample t-test, berikut basil pengujian terhadap rasioBOPO:
Tabel4.20 PAIRED SAMPLES STATIS11CS- BOPO BOPO Mean Standard Deviation
Sebelum 89,8559 25,00358 Sesudah 84,4782 21,00242
Tabel4.21 PAIRED SAMPLES TEST- BOPO
BOPO T Sig. (2-tailed) Sebelum - Sesudah 1,280 0,219
J)lri tibet di atas, dapat di1ihat bahwa rata-rata rasio BOPO sebelum
_ _ _ ,. PBI No. 6/10/PBI/2004 adalah 89,8559 dan sesudahnya adalah
,._.7U PtrbediiD ini berduarkan uji t-test adalah tidak signifikan. Hal
--Iiiii -t libel ( ·2. 120) lebill kecil cllri t hituns (I ,280) dan lebih
~~: ... (2,120), _ . Sia (2-lliled) llbelll' 0,219, yana benda di atas
71
0,05. Huil ini meDUnjukkan bahwa Ho 6 diterima yang berarti tidak
•trr• .,.median lignifikan pada rasio BOPO sebelum dan sesudah ctibluarbnnya PBI No. 6/10/PBI/2004.
G. Loan to Deposits Ratio (LDR)
Berdalarkan uji statistik paired sample t-test, berikut basil pengujian terhadap rasioLDR:
Tabel4.22 PAIRED SAMPLES STATIS11CS- LDR
LDR Mean Standard Deviation Sebelum 50,2441 19,87629
Sesudah 61,7941 19,30603
Tabel4.23 PAIRED SAMPLES TEST- LDR
LDit T Sig. (2-tailed)
Sebelum- Sesudah -2,817 0,012
Dlllf tabel di atas, dapat dilihat bahwa rata-rata rasio LOR sebelum - . . . np PBI No. 6/1 0/PBI/2004 adalah 50,2441 dan sesudahnya adalah
• • 61,7941. Pelbedaan ini berduarkan uji t-test adalah signifikan. Hal ini
IIIIi -t bkuDI (-2,117) lebih kecil dari -t tabel (-2, 120), serta Sig (2-
0,012, Jill blrlda eli bawab probabilitu 0,05. Hasil ini
72
..,...njukkan bahwa Ho 7 ditolak yang berarti terdapat perbedaan signifikan pada
l'llio LOR sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
Dari keseluruhan basil analisis paired sample t-test (secara lebih lengkap hasil analisisnya dapat dilihat pada LAMP IRAN I) ini, dapat disimpulkan bahwa:
1. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio CAR sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
2. Terdapat perbedaan signifikan pada rasto NPL sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004 .
3. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio ROA sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
4. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio ROE sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/1 0/PBI/2004.
5. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio NIM sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
6. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio BOPO sebelum dan sesudah dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
1. Terdapat perbedaan signifikan pada rasto LOR sebelum dan sesudah
dikeluarkannya PBI No. 6/10/PBI/2004.
Dalam dokumen
Dampak PBI No. 6/10/PBI/2004 Terhadap Kinerja Keuangan Bank Go Public Periode 2001-2006
(Halaman 69-84)