12. Mengimplementasikan Pemberian Makanan Utama dan Makanan Selingan/Snack 12.1 Menyiapkan pemesanan makanan utama dan makanan selingan
12.2 Menjelaskan intervensi pemberian makanan utama dan makanan selingan kepada pasien
12.3 Mengimplementasikan intervensi pemberian makanan utama dan makanan selingan
13. Mengimplementasikan Intervensi Gizi pada Strategi Pemberian Makan dan/atau Zat Gizi dalam Bentuk Enteral
13.1 Menyiapkan pemesanan makanan enteral
13.2 Menjelaskan intervensi pemberian makanan enteral
13.3 Mengimplementasikan intervensi pemberian makanan enteral
14. MengimplementasikanIntervensiGizipadaStrategiPemberianMakanann dan/atauZat GizipadaSuplemenZatGizi
14.1 Menyiapkan pemesanan pemberian suplemen zat gizi
14.2 Menjelaskan intervensi pemberian makanan dan/atau zat gizi pada suplemen zat gizi
14.3 Mengimplementasikan pemberian makanan dan/atau zat gizi pada suplemen zat gizi
15. Mengimplementasikan Intervensi Gizi pada Strategi Pemberian Makan dan/atau Zat Gizi pada Bantuan Makan (Feeding Assistance)
15.1 Mengidentifikasi kondisi pasien/klien yang membutuhkan bantuan makan 15.2 Mengimplementasikan rancangan program bantuan makan (feeding asisstance) 16. Mengimplementasikan Intervensi Gizi pada Strategi Pemberian Makan dan/atau Zat Gizi
pada Pengelolaan Lingkungan dan/atau Suasana Makan (Manage Feeding Environment) 16.1 Mengidentifikasi kebutuhan pengelolaan lingkungan atau suasana makan yang
berdampak pada asupan makan
16.2 Mengimplementasikan rancangan program bantuan makan (feeding asisstance) 17. Mengimplementasikan Intervensi Gizi pada Strategi Pemberian Makan dan/atau Zat Gizi
Terkait dengan Pemberian Obat
17.1 Mengidentifikasi kebutuhan pengelolaan zat gizi atau makanan terkait obat 17.2 Mengimplementasikan pengelolaan zat gizi atau makanan terkait obat
18. Mengimplementasikan Intervensi Gizi pada Strategi Edukasi Gizi untuk Meningkatkan Pengetahuan (Konten Materi)
18.1 Mengidentifikasi kebutuhan pasien terkait edukasi gizi konten materi 18.2 Merencanakan edukasi gizi konten materi
18.3 Mengimplementasikan edukasi gizi konten materi
19. Mengimplementasikan Intervensi Gizi pada Strategi Edukasi Gizi (Aplikasi) 19.1 Mengidentifikasi kebutuhan pasien terkait edukasi gizi (aplikasi)
19.2 Merencanakan edukasi gizi konten (materi) 19.3 Mengimplementasikan edukasi gizi aplikasi
20. Melaksanakan Konseling Gizi dengan Pendekatan atau Berbasis Teori Perubahan Perilaku
20.1 Mengidentifikasi kebutuhan perubahan perilaku klien pada konseling gizi 20.2 Merencanakan konseling gizi terkait teori perubahan perilaku
20.3 Mengimplementasikan konseling gizi
21. MelaksanakanKonselingGizidenganPendekatan/Berbasis StrategiPerubahanPerilaku 21.1 Mengidentifikasi kebutuhan perubahan perilaku klien pada konseling
gizi
21.2 Merencanakan konseling gizi terkait teori perubahan perilaku 21.3 Mengimplementasikan konseling gizi
22. Mengimplementasikan Strategi Koordinasi Asuhan Gizi 22.1 Menyiapkan data kebutuhan koordinasi asuhan gizi 22.2 Mengimplementasikan koordinasi asuhan gizi
23. Mengimplementasikan Discharge dan Rujukan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau
Instansi Lain
23.1 Mengidentifikasi discharge dan/atau rujukan koordinasi gizi 23.2 Melakukan kolaborasi/rujukan ke provider lain
23.4 Melakukan rujukan ke institusi/program masyarakat
24. Mengukur dan Memonitor Indikator Gizi dan Outcome Asuhan Gizi 24.1 Mengidentifikasi indikator dan outcome asuhan gizi
24.2 Melakukan monitoring perkembangan indikator gizi dan outcome asuhan gizi
25. Mengevaluasi Pencapaian Indikator Gizi dan Outcome Asuhan Gizi 25.1 Menilai dampak/outcome asuhan gizi
25.2 Menentukan tindak lanjut asuhan gizi 26. Mendokumentasikan Asuhan Gizi
26.1 Melakukan analisa data asuhan gizi 26.2 Mencatat hasil asuhan gizi
27. Menerapkan Pengembangan Perangkat Skrining Gizi
27.1 Melakukan pengumpulan data pelaksanaan perangkat skrining 27.2 Melakukan evaluasi data hasil pelaksanaan skrining gizi
27.3 Melakukan penyesuaian dan penyusunan prosedur skrining gizi sesuai dengan hasil evaluasi
27.4 Melakukan uji coba perangkat
28. Melakukan Pengembangan Pelayanan Asuhan Gizi
28.1 Melakukan pengumpulan data pelaksanaan pelayanan asuhan gizi 28.2 Melakukan evaluasi data hasil pelaksanaan pelayanan asuhan gizi
28.3 Melakukan penyesuaian dan penyusunan prosedur/ perangkat sesuai dengan hasil evaluasi
28.4 Melakukan uji coba prosedur/ perangkat 29. Menyusun Standar Makanan/Diet Khusus
29.1 Mengidentifikasi kebutuhan gizi pasien/klien yang mendapat makanan/diet khusus
29.2 Menyusun standar makanan/diet khusus sesuai kebutuhan gizi pasien/klien 29.3 Mengevaluasi standar makanan/diet khusus
30. Menyusun Menu Makanan/Diet Khusus
30.1 Merencanakan menu makanan/diet khusus 30.2 Membuat menu makanan/diet khusus 30.3 Melakukan uji coba hidangan/resep 30.4 Mengevaluasi menu
31. Menyusun Spesifikasi Bahan Makanan/Makanan 31.1 Menyiapkan data bahan makanan/ makanan 31.2 Menetapkan spesifikasi bahan makanan
31.3 Mengevaluasi spesifikasi bahan makanan/makanan 32. Mengelola Sumber Daya Manusia
32.1 Merencanakan kebutuhan sumber daya manusia untuk penyelenggaraan makanan/diet khusus
32.2 Melakukan pembinaan dan pengembaangan sumber daya manusia 32.3 Melakukan penilaian kinerja pegawai
33. Mengelola Biaya Penyelenggaraan Makanan/Diet Khusus 33.1 Merencanakan kebutuhan biaya makanan/diet khusus 33.2 Menghitung biaya makanan/diet khusus
33.3 Mengendalikan biaya makanan/diet khusus 34. Mengelola Sarana Fisik dan Peralatan Kerja
34.1 Menginventaris jenis, kondisi dan jumlah sarana fisik yang digunakan 34.2 Menyusun program pemeliharaan sarana fisik dan peralatan kerja
34.3 Melaksanakan dan mengevaluasi program pemeliharaan sarana fisik dan peralatan kerja
35. Menyelia Pembelian Bahan Makanan/Diet Khusus
25.1 Merencanakan sistem pembelian bahan makanan/ diet khusus 35.2 Memantau pelaksanaan pembelian bahan makanan
35.3 Mengevaluasi kegiatan pembelian bahan makanan/ diet khusus 36. Menyelia Pemesanan Bahan Makanan/Diet Khusus
36.1 Menyiapkan pemesanan bahan makanan/diet khusus
36.2 Memantau pelaksanaan pemesanan bahan makanan untuk diet khusus 36.3 Melakukan evaluasi pemesanan bahan makanan untuk diet khusus 37. Menyelia Penerimaan Bahan Makanan/Diet Khusus
37.1 Menyiapkan Rencana kegiatan penerimaan bahan makanan/diet khusus 37.2 Melakukan monitoring penerimaan bahan makanan/diet khusus
37.3 Melakukan evaluasi penerimaan bahan makanan/diet khusus 38. Menyelia Penyimpanan dan Distribusi Bahan Makanan/Diet Khusus
38.1 Merencanakan kegiatan penyimpanan dan distribusi bahan makanan/diet khusus 38.2 Melakukan monitoring penyimpanan dan distribusi bahan makanan/diet
khusus
38.3 Mengevaluasi kegiatan penyimpanan dan distribusi bahan makanan/diet khusus 39. Menyelia Persiapan dan Pengolahan Makanan/ Diet Khusus
39.1 Mengawasi persiapan bahan makanan
39.2 Mengawasi pengolahan makanan/diet khusus 39.3 Mengawasi penyimpanan makanan matang 39.4 Monitoring evaluasi hasil pengolahan makanan 40. Mengembangkan/Memodifikasi Makanan/Diet Khusus
40.1 Mengidentifikasi jenis dan standar makanan/diet khusus yang akan dikembangkan/ dimodifikasi
40.2 Melaksanakan pengembangan dan modifikasi makanan khusus/diet khusus sesuai kebijakan unit/ bagian/instalasi gizi
40.3 Mengevaluasi pengembangan dan modifikasi makanan khusus/ diet khusus 41. Menyelia Proses Distribusi Makanan/Diet Khusus
41.1 Menyiapkan rencana kegiatan distribusi makanan/diet khusus 41.2 Melakukan monitoring distribusi makanan/diet khusus
41.3 Melakukan evaluasi distribusi makanan/diet khusus 42. Menyelia Higiene Penjamah
42.1 Mempersiapkan Rencana kegiatan pengawasan personal higiene penjamah
42.2 Mengawasi dan mengevaluasi higiene penjamah makanan 43. Mengawasi Sanitasi Peralatan dan Lingkungan Kerja
43.1 Mempersiapkan rencana kegiatan pengawasan sanitasi peralatan dan lingkungan kerja
43.2 Mengawasi dan mengevaluasi sanitasi pada peralatan dan lingkungan kerja
44. Melakukan Tindakan Pencegahan dan Perbaikan untuk Keamanan Pangan 44.1 Menyusun rencana tindakan pencegahan dan perbaikan untuk
keamanan pangan
44.2 Mengimplementasi rencana tindakan pencegahan dan perbaikan untuk keamanan pangan
44.3 Mengevaluasi tindakan pencegahan dan perbaikan untuk keamanan pangan
I. TERAPIS GIGI DAN MULUT
KEWENANGAN KLINIS TERAPI GIGI DAN MULUT 1. Upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut
1.1 Mampu menyuluh dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut.
1.2 Mampu melakukan pelatihan kader kesehatan gigi.
1.3 Mampu membuat dan menggunakan media komunikasi.
2. Upaya pencegahan penyakit gigi
2.1 Mampu melakukan pemeriksaan gigi dan mulut.
2.2 Mampu menginstruksikan tehnik menyikat gigi yang baik.
2.3 Mampu melakukan skalling.
2.4 Mampu melakukan pembersihan plak ekstrinsik staining dan kalkulus.
2.5 Mampu melakukan topical aplikasi.
2.6 Mampu melakukan fissure sealant
2.7 Mampu memelihara kesehatan gigi dan mulut pasien umum rawat inap 3. Kegiatan penyembuhan penyakit gigi
3.1 Mampu melakukan tindakan pengobatan darurat sesuai Standar Pelayanan.
3.2 Mampu melakukan penambalan gigi susu dua bidang dengan bahan tumpatan amalgam/ sewarna
3.3 Mampu melakukan penambalan gigi tetap dua bidang dengan bahan tumpatan amalgam/ sewarna
3.4 Mampu melakukan pencabutan gigi susu dengan topical anaesthesi atau infiltrasi anaesthesi.
3.5 Mampu melakukan pencabutan gigi tetap akar tunggal dengan infiltrasi anaesthesi.
3.6 Mampu melakukan perawatan pasca tindakan.
4. Kegiatan mendiagnosa penyakit gigi
4.1 Mampu mengidentifikasi tanda-tanda penyakit gigi dan mulut.
4.2 Mampu mendiagnosa penyakit gigi dan mulut.
4.3 Mampu melakukan komunikasi terapeutik
4.4 Mampu mengelola pasien mulai dari tahap orientasi pelaksanaan sampai terminasi.
5. Kegiatan managerial
5.1 Mampu mengenai bisnis kesehatan gigi 5.2 Mampu mengenai bisnis kesehatan gigi 5.3 Mampu mengelola dokumen di klinik gigi
5.4 Mampu menguasai sistem inventarisasi, pengiriman dan penerimaan barang.
5.5 Mampu mengetahui ruang lingkup asuransi kesehatan.
5.6 Mampu memahami sistem finansial.
5.7 Mampu mengetahui hukum dan etik dalam praktek kesehatan gigi.
6. Melakukan higiene kesehatan gigi
6.1 Mampu melakukan hygiene petugas kesehatan gigi dan mulut 6.2 Sterilisasi alat-alat kesehatan
6.3 Mampu memelihara alat - alat kesehatan gigi.
6.4 Mampu melakukan hygiene lingkungan kerja.
7. Melakukan penelitian
7.1 Mampu membuat karya tulis ilmiah.
8. Kegiatan
8.1 Mampu menguasai sistem perjanjian dengan pasien.
8.2 Mampu mencatat rekam medik.
8.3 Mampu mempersiapkan kebutuhan dokter gigi pada prosedur pelayanan
kesehatan gigi.