• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Profile Masjid Baiturrahman Banyuwangi

2. Sejarah Singkat Masjid Baiturrahman Banyuwangi 3. Visi Dan Misi Masjid Baiturrahman Banyuwangi 4. Struktur Organisasi Masjid Baiturrahman Banyuwangi 5. Data Pengurus Masjid Baiturrahman Banyuwangi

6. Jadwal Kegiatan Pendidikan Islam Masjid Baiturrahman Banyuwangi 7. Fasilitias Masjid Baiturrahman Banyuwangi

Hari/Tanggal: Minggu, 5 Agustus 2018

Narasumber: Takmir Masjid, Bapak Ir. Iwan Aziez Siswanto S.

Peneliti: Assalamualaikum bapak, saya mahasiswi IAIN Jember akan melaksanakan penelitian di masjid baiturrahman ini, salah satu proses pengumpulan data dalam penelitian saya yaitu melakukan wawancara. Mohon maaf sebelumnya bapak, kalau tidak mengganggu saya ingin melakukan wawancara dengan bapak. Apakah bapak berkenan?

Narasumber: iyaaa silahkan.

Peneliti: terimakasih bapak, kalau begitu saya mulai. Di masjid ini bapak menjabat sebagai apa nggeh?

Narasumber: saya disini itu takmir masjid, sekaligus sekertaris.

Peneliti: berkenaan dengan judul skripsi saya tentang pengelolaan pendidikan Islam di masjid ini itu bagaimana nggeh pak?

Narasumber: jadi, masjid baiturrahman ini adalah masjid yang menjadi percontohan di jawa timur, karena aktivitas pendidikan Islam yang sangat padat. Dari yang harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Untuk pengelolaan masjidnya kita menggunakan 3 pengelolaan, yaitu idarah, imarah, dan riayah. Dari ketiga bidang tersebut di bagi lagi menjadi 9 bidang. Yaitu bidang peribadatan, pendidikan, perwaqafan, hubungan takmir masjid, humas dan informasi, kepemudaan dan muslimat, usaha atau ekonomi, kesejahteraan dan pembangunan.

Peneliti: nggeh pak. Ini berarti untuk pengelolaannya itu sudah ada bidangnya sendiri-sendiri yang menangangi nggeh. Kemudian, kalau untuk masalah surat dan shodaqoh itu masuk di bidang apa nggeh pak?

Narasumber: kalau untuk itu nanti masuk kepada kesertariatan, yaitu bagian bendahara. Jadi disini sistemnya sudah sesuai dengan konteks perkembangan zaman. Semuanya menggunakan komputerisasi. Seperti halnya shodaqoh dan infaq itu masuk pada sistem. Dan dana yang masuk itu semua sudah ada di pembukuan.

sudah ada satpamnya juga mbak. Siapapun nanti yang masuk ke masjid kesini kan sudah ada satpam. Walaupun takmir masjidnya tidak 24 jam disini kan sudah ada satpam. Dan aktivitas keagamaan kita disini itu ada harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Kegiatan disini sangat padat, mangkannya tidak heran jama’ahnya itu banyak sekali, apalagi waktu pengajian ad dhuha dan sholat hajat.

Peneliti: ohhhh nggeh bapak. Itu tadi dari sisi kemakmuran, kalau untuk faktor pendukung pendidikan Islam itu bagaimana nggeh pak?

Narasumber: salah satu faktor pendukungnya adalah dalam hal fasilitas. Di masjidi ini insya allah fasilitasnya itu sudah terpenuhi. Seperti administrasi ini kan sudah menggunakan kompuerisasi. Jadi, seluru pemasukan itu sudah masuk dalam sistem komputerisasi.

Peneliti: enggeh pun bapak mungkin itu saja. Insyaalah informasinya sampun cukup. Kalau begitu saya pamit dulu nggeh pak. Assalamuaikum.

Narasumber: waalaikumsallam.

Hari/Tanggal: 28 Agustus 2018

Narasumber: Ustadz Yang Pengelola Bidang Pendidikan, Ustadz H. Ahmad Mushollin, S.Ag., M.Pd.I

Peneliti: assalamualaikum bapak. saya mahasiswi IAIN Jember akan melaksanakan penelitian di masjid baiturrahman ini, salah satu proses pengumpulan data dalam penelitian saya yaitu melakukan wawancara. Mohon maaf sebelumnya bapak, kalau tidak mengganggu saya ingin melakukan wawancara dengan bapak. Apakah bapak berkenan?

Narasumber: iyaa silahkan.

Peneliti: salah satu pendidikan di masjid baiturrahman ini ada TPQ nggeh pak. Kapan TPQ baiturrahman ini didirikan?

Narasumber:didirikan pada tahun1995

Peneliti: berapa jumlah ustadz dan ustadzahnya?

Narasumber: ada bangku, papan tulis, sound system, alat-alat untuk qosidah, terbang dan lain sebagainya.lengkap sudah kita memakai bangku karena ngajinya itu lesehan.

Peneliti: metode yang diterapkan di TPQ ini apa nggeh bapak?

Narasumber: qiroati dan iqro’ ini secara umum. Mengapa kita menggunakan iqro’? karena kita kan LP. Kalau msulimat kan baru saja dibentuk, tetapi kalau LP sudah dari itu. Itu alasan kenapa saya lebih cenderung ke LP. Dan kita memilih ustadz dan ustadzahnya itu sesuai dengan klasifikasinya.

Peneliti: apa saja kendala-kendala yang dihadapi ketika pembelajaran berlangsung?

Narasumber: biasanya itu kendalanya itu les, kalau sudah libur panjang juga otomatis kita ikut libur. Tapi tidak semaksimal mungkin kita libur. 1 minggu minggu dan 1 minggu lagi kita masuk. Dan kenadala yang terakhir ini dari SPP itu, karena gaji para ustadz dan ustadzahnya itu seadanya.

Peneliti: nggeh pun ustadz. Mungkin itu saja. Saya mohon pamit nggeh. Assalamualaikum.

Narasumber. Waalaikumsallam.

Hari/Tanggal: 9 Agustus 2018

Narasumber: Ketua Pemuda Remaja, Mahesza Peneliti: apa visi, misi dibentuknya organisasi remas ini?

Narasumber: untuk visinya itu mewujudkan manusia yang beriman dan berahmat, kalau misinya remaja masjid yaitu mewujudkan dan mengembangkan wawasan keagamaan dan peningkatan intelektualitas pemuda remaja menuju mmasayarakat yang sejahtera dan berakhlakul karimah.

Peneliti: pada hari apa saja kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan?

Narasumber: remas ini rutin dilaksanakan pada kamis malam jum’at setelah sholat hajat dan minggu setelah pengajian ad dhuha. Itu rutin dilakasanakan.

Peneliti: siapa yang mengisi kegiatan-kegiatan ini?

Narasumber: yang mengisi kegiatan-kegitan ini full dari remaja sendiri dan itu dari arahan yayasan juga.

Peneliti: bagaimana peran organisasi remas ini agar generasi muda tidak tertinggal dalam memahami agama?

Narasumber: kalau untuk itu ya kita sering mengadakan kajian yang rutin dilakasanakan, tetapi kajiannya itu mendatangkan narasumber, yang nantinya akan menjawab pertanyaan- pertanyaan yang diajukan oleh pemuda dalam kehidupan sehari-hari.

Peneliti: apa faktor pendukung dan penghambat dalam kegiatan remas ini?

Narasumber: faktor pendukung berupa fasilitas yang memdai sudah disediakan seperti alat- alat hadrah dan faktor penghambatnya adalah ketika remaja sudah lulud sekolah, kebanyakan dari mereka keluar dari kegiatan remas ini, karena berbagai alasan.

Hari/Tanggal: Sabtu, 25 Agustus 2018 Narasumber: Jama’ah Masjid, Bapak Fajar

Peneliti: nama bapak atau ibu? Dan asalnya dari mana nggeh?

Narasumber: nama saya bapak fajar, asal saya dari banyuwangi aja mbk.

Peneliti: apakah bapak rutin mengikuti kegiatan pendidikan Islam yang terdapat di masjid ini?

Narasumber: iya mbak. Saya rutin mengikuti kegiatan pendidikan Islam disini. Disini kegiatan yang sering saya ikuti itu pengajian ad dhuha, pengajian hajat, dan laziz.

Peneliti:bagaimana menurut bapak terhadap kegiatan pendidikan Islam yang diadakan rutin di masjid ini?

ikuti?

Narasumber: saya bisa lebih mengerti ilmu agama dan lebih tekun ibadahnya, lewat pengajian-pengajian itu mbak.

Peneliti: kegiatan pendidikan Islam apa saja yang sering bapak ikuti?

Narasumber: disini saya mengikuti pengajian hajat pada hari kamis malam jum’at, pengajian ad dhuha hari minggu pagi, dan lazis.

a. Dokumentasi aktivitas keagamaan a. Aktivitas harian

1) Ibadah Sholat Rawatib

2) Pengajian Ba’da Maghrib

4) Pendidikan (TPQ, RA, Dan Madin)

2) Sema’ah Al-Qur’an

4) Santunan Yatim Piatu

5) Pengajian Hajat

d. Aktivitas Tahunan

1) Sholat Idhul Fitri Dan Idhul Adha

3) Tadarus Al-Qur’an Raksasa

4) Pengajian Tasbih

b. Fasilitas Masjid