BAB IV HASIL & PEMBAHASAN
4.5 Pembahasan
53
54
menjamin peningkatan kinerja keuangan perusahaan. Komisaris independen dapat menjadi penengah dalam konflik antar manajer internal dan bertugas mengelola kebijakan, serta menjadi penasehat manajemen (Arifani, 2013).
Keberadaan dewan komisaris independen mampu menjadikan lingkungan kerja yang lebih objektif, menjunjung tinggi fairness, dan mampu memberikan perlindungan kepentingan bagi para pemegang saham minoritas, pemegang saham mayoritas, dan bahkan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, peningkatan jumlah komisaris menyebabkan adanya pengawasan lebih ketat terhadap pihak manajer, sehingga pihak manajer lebih giat dalam meningkatkan performa perusahaan dan kemungkinan timbul penyelewengan terhadap sumber daya perusahaan rendah (Marini & Marina, 2017). Dewan komisaris independen dapat memastikan praktik good corporate governance dapat dijalankan secara baik didalam perusahaan. Maka dari itu semakin tinggi independensi maka semakin baik pula kinerja keuangan perusahaan.
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Marini & Marina (2017), Abduh & Rusliati (2018) dan Setiawan & Setiadi (2020) yang menyimpulkan bahwa dewan komisaris independen memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan ROA. Sedangkan penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Suryanto &
Refianto (2019), Sari et al., (2019) dan Adi & Suwarti (2022) yang menyimpulkan bahwa semakin banyak dewan komisaris independen maka kinerja keuangan perusahaan tidak mengalami peningkatan karena tugas dewan komisaris independen hanya dapat memberikan nasihat dan tidak terlalu berdampak kepada laporan keuangan perusahaan.
4.5.3 Pengaruh Komite Audit Terhadap Kinerja Keuangan
Berdasarkan hasil dari uji T menunjukkan bahwa komite audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA) perusahaan. Dimana dan nilai uji T hitung 0,943 < nilai T tabel 2,021 dan tingkat signifikansi sebesar 0,351 > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa ukuran komite audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Tinggi rendahnya jumlah komite audit dalam perusahaan tidak berakibat terhadap naik turunnya kinerja
55
keuangan. Jumlah komite audit tidak menjamin keefektifan kinerja komite audit dalam melakukan fungsi pengawasan dan menjamin kualitas laporan keuangan serta pengendalian pada manajemen perusahaan, melainkan hanya sebatas pemenuhan regulasi yang ada sehingga tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan (Widyawati, 2013). Hal ini juga dapat disebabkan karena jarangnya rapat yang dilakukan oleh komite audit sehingga masalah yang berkaitan dengan laporan keuangan perusahaan tidak dapat didiskusikan dengan dewan direksi, dewan komisaris, auditor eksternal dan auditor internal (Marini &
Marina, 2017). Karena Menurut peraturan Bapepam No: KEP-41/PM/2003 mengatakan bahwa komite audit mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Marini & Marina (2017), Setiawan & Setiadi (2020) dan Adi & Suwarti (2022) yang menyimpulkan bahwa jumlah komite audit di dalam perusahaan tidak menjamin kinerja keuangan perusahaan menjadi meningkat. Hasil ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Abduh & Rusliati (2018), Suryanto & Refianto (2019) dan Amelinda & Rachmawati (2021) yang menyimpulkan bahwa komite audit berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.
56 BAB V
KESIMPULAN & SARAN 5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Dewan direksi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021
2. Dewan komisaris independen berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia tahun 2021
3. Komite audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021
5.2 Keterbatasan
1. Penelitian ini hanya mencakup 1 sektor industri perusahaan manufaktur sedangkan perusahaan manufaktur memiliki 3 sektor yang berbeda sehingga di dalam penelitian ini terdapat kendala ketika melakukan pengolahan data.
2. Penelitian ini hanya meneliti 3 variabel independen dan 1 variabel dependen sehingga hasil penelitian kurang signifikan.
5.3 Saran
1. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan seluruh sektor yang ada di dalam perusahaan manufaktur sebagai objek penelitian
2. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menambah variabel independen lainnya seperti kepemilikian manajerial, ukuran perusahaan, leverage , dan lain sebagainya.
3. Diharapkan penelitian selanjutnya menambah periode penelitian agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal dan konsisten.
57
DAFTAR PUSTAKA
Abduh, M., & Rusliati, E. (2018). Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Dan Kinerja Keuangan. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen, 11(2), 80–87. www.neraca.co.id/
Adi, S., & Suwarti, T. (2022). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2018- 2020. In Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Universitas Pendidikan Ganesha (Vol.
13, Issue 2).
Adnyani, N. P., Endiana, D. M., & Arizona, putu edy. (2020). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance dan Corporate Social Responsibility terhadap Kinerja Perusahaan. Jurnal Kharisma, 2.
Amalia, M. (2019). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Sub Sektor Makanan dan Minuman ).
www.trilogi.ac.id
Amelinda, T., & Rachmawati, L. (2021). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Di Indonesia (Vol. 4, Issue 1).
https://journal.unesa.ac.id/index.php/jei
Arifani, R. (2013). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia).
Ayuningtyas, E., Titisari, K., & Nurlaela, S. (2020). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan pada Bank Go-Public di BEI Tahun 2014-2018. Jurnal Akuntansi, 4(1).
BAPEPAM No : KEP-643/BL/2012. (2012). Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Bintang Dwi, P., Hamzah, M., & Hariyanti, D. (2018). Analisis Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2017. In Seminar Nasional Cendekiawan ke (Vol. 4).
www.idx.co.id
Cahya, B. (2015). Pengaruh Prinsip Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan (Studi pada PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk. Cabang Bumi Serpong Damai Kota Tangerang).
Dewi, K. K., & Dwijaputri, I. M. A. (2014). Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip GCG pada Kinerja Keuangan Lembaga Perkreditan Desa Kabupaten Gianyar Bali (Vol. 7).
58
Djamilah, S., & Surenggono. (2017). Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Pemediasi Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan.
AKRUAL: Jurnal Akuntansi, 9(1), 41–53. http://journal.unesa.ac.id/index.php/aj
Eksandy, A. (2018). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan pada Perbankan Syari’ah Indonesia. Jurnal AKuntansi, 5.
Farida, A. (2018). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance dan Pengungkapan Islamic Social Reporting terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Syariah di Indonesia.
http://yudharta.ac.id/jurnal/index.php/malia
Fidiawati, & Sulistyowati, E. (2022). Analisis Pengaruh Good Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2020 (Vol. 4). www.idx.co.id.
Gozali, N. (2012). Dampak Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance terhadap Kinerja Perusahaan (Vol. 5678478).
Hamka, F., Patra, I. K., & Jasman, J. (2018). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Kasus pada PT. Unilever Indonesia Periode 2010-2017). Jurnal Manajemen, 4(1), 14–19.
Handayani, N. K., Suryandari, N. N., & Putra, G. B. (2020). Pengaruh Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem (Vol. 2, Issue 1).
Hediono, B., & Prasetyaningsih, I. (2019). Pengaruh Implementasi Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan.
Hsu, Y. L., & Liao, L. K. (Connie). (2022). Corporate governance and stock performance:
The case of COVID-19 crisis. In Journal of Accounting and Public Policy (Vol. 41, Issue 4). Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/j.jaccpubpol.2021.106920
Ikatan Akuntan Indonesia. (2012). Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (Indonesian Accounting Standards Board). http://www.iaiglobal.or.id
Jumingan. (2019). Pengaruh Penerapan Informasi Akuntansi, Partisipasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Manajer Hotel di Surakarta. Riset Manajemen Dan Akuntansi , 10(1).
Kep-315/BEJ/062000. (2000). Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta.
KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARANOMOR : KEP-117/M- MBU/2002. (2002). Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara.
59
Kyere, M., & Ausloos, M. (2021a). Corporate governance and firms financial performance in the United Kingdom. International Journal of Finance and Economics, 26(2), 1871–
1885. https://doi.org/10.1002/ijfe.1883
Kyere, M., & Ausloos, M. (2021b). Corporate governance and firms financial performance in the United Kingdom. International Journal of Finance and Economics, 26(2), 1871–
1885. https://doi.org/10.1002/ijfe.1883
Lee, M. T., & Suh, I. (2022). Understanding the effects of Environment, Social, and Governance conduct on financial performance: Arguments for a process and integrated modelling approach. Sustainable Technology and Entrepreneurship, 1(1), 100004.
https://doi.org/10.1016/j.stae.2022.100004
Lidiawati, N., & Asyik, N. (2016). Pengaruh Kualitas Audit, Komite Audit, Kepemilikan Institusional, Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 5.
Lukman, L., & Solihin, M. (2018). Pengaruh Economic Value Added, Financial Leveragedan Profitabilitas terhadap Harga SahamPT. Summarecon Agung Tbk. Jurnal Ekonomi, 20.
Marini, Y., & Marina, N. (2017). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek
Indonesia) (Vol. 1, Issue 1).
www.jurnal.abulyatama.ac.id/humanioraJURNALHUMANIORA
Nasution, D. (2018). Analisis Pengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah, Akuntabilitas danTransparansi terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah. Jurnal Studi Akuntansi &
Keuangan, 2, 149–162.
Ningsih, S. A., & Daniel Bagana, B. (2022). Pengaruh Penerapan Prinsip Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Non-Keuangan PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta. In Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Universitas Pendidikan Ganesha (Vol. 13, Issue 2).
Noatiani, A., Kusumah, W., & Vabiani, D. (2019). Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas Terhadap Kinerja Instansi Pemerintah. In Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis (Vol. 10).
www.eporja.bandungbaratkab.go.id
Nurhidayah, V. (2020). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan pada Perbankan di BEI. Platform Riset Mahasiswa Akuntansi, 01(Akuntansi), 132–142.
Organization for Economics Corporation and Development. (2004). 3 Education At A Glance
© Oecd 2004 Foreword.
60
Permana Arif Imam. (2015). Pengaruh Partisipasi Publik dan Akuntabilitas Terhadap Kinerja Keuangan Daerah.
Putri, N. K., & Putra, I. M. (2017). Pengaruh Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance, Motivasi, dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana , 21, 1660–1688. https://doi.org/10.24843/EJA.2017.v21.i02.p29 Rahmatika, N., & Agusti, R. (2015). Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate
Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi pada PT Angkasa Pura II).
Jurnal Akuntansi, 3(2), 148–159.
Ramdhaningsih, A., & Utama, I. M. (2013). Pengaruh Indikator Good Corporate Governance dan Profitabilitas pada Pengungkapan Corporate Social Responsibility. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 3(2), 368–386.
Rodriguez-Fernandez, M. (2016). Social responsibility and financial performance: The role of good corporate governance. BRQ Business Research Quarterly, 19(2), 137–151.
https://doi.org/10.1016/j.brq.2015.08.001
Rossi, M., Nerino, M., & Capasso, A. (2015a). Corporate Governance and Financial Performance Of Italian Listed Firms. The Results Of An Empirical Research. In Corporate Ownership & Control (Vol. 12, Issue 2).
Rossi, M., Nerino, M., & Capasso, A. (2015b). TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ITALIA TERDAFTAR. HASIL EMPIRIS RISET. In Kepemilikan & Kontrol Perusahaan (Vol. 12, Issue 2).
www.onlinedoctranslator.com
Sari, P., Riasning Ni, P., & Rini, G. (2019). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI Tahun 2015-2017. Jurnal Riset Akuntansi, 9(2).
Setiawan, O., & Setiadi, I. (2020). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Pada Sektor Barang Konsumsi di BEI. In Maret 2020: Vol. XVIII (Issue 1).
http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/kompartemen/
Setyawan, K. M., & Putri, G. (2013). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Lembaga Pekreditan Desa di Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Jurnal Akuntansi Universitas Udayana.
Situmorang, C. V., & Simanjuntak, A. (2019). Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi, 5(2), 160–169. https://doi.org/10.31289/jab.v5i2.2694
61
Suryanto, A., & Refianto. (2019). Analisis Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan (Vol. 8, Issue 1).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.
(2007). Undang-Undang Republik Indonesia.
Utama, D., & Setiyani, R. (2014). Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, dan Responsibilitas Pengelolaan Keuangan Sekolah Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dinamika Pendidikan, IX, 100–114.
Widyawati, M. (2013). Pengaruh Dewan Direksi, Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional Terhadap Kinerja Keuangan.
Jurnal Ilmu Manajemen, 1.
Zahrotul, A. (2015). Effects Of The Implementation Of Good Corporate Governance Principles On Market Performance (Empirical Study On LQ45 Index Listed In Indonesia Stock Exchange Year 2012-2014).
62 LAMPIRAN
Lampiran 1 Jumlah Variabel Independen NO
KODE
Dewan Direksi (X1)
Dewan Komisaris Independen
(X2)
Komite Audit
(X3)
1 ALTO 2 1 3
2 CAMP 5 1 3
3 CEKA 3 2 3
4 COCO 3 1 3
5 DMND 3 2 3
6 FOOD 2 1 3
7 GOOD 6 2 3
8 ICBP 11 3 3
9 IKAN 2 1 3
10 INDF 12 3 3
11 KEJU 4 1 3
12 MLBI 3 3 3
13 MYOR 6 2 3
14 PANI 5 1 3
15 PCAR 3 1 3
16 PSDN 6 2 3
17 PSGO 7 1 3
18 ROTI 4 1 3
19 SKBM 8 1 3
20 SKLT 5 1 3
21 STTP 4 1 3
22 ULTJ 3 2 3
23 GGRM 7 2 3
24 HMSP 6 1 3
25 ITIC 2 1 3
26 RMBA 4 1 3
27 WIIM 5 1 3
28 DVLA 6 2 3
29 INAF 3 2 3
30 KAEF 6 2 4
31 KLBF 7 3 3
32 MERK 4 1 3
33 PEHA 4 2 3
34 SIDO 4 3 3
63
35 ADES 2 1 3
36 KINO 7 2 3
37 MBTO 3 1 2
38 MRAT 3 1 3
39 TCID 9 3 4
40 CINT 4 1 3
41 KICI 3 1 3
42 LMPI 4 1 3
43 WOOD 4 2 3
44 UNVR 9 3 4
Lampiran 2 Hasil Penghitungan ROA
NO KODE Laba/Rugi Total Aset ROA
1 ALTO -7,254,686,643 1,089,208,965,375 -0.00666 2 CAMP 126,156,941,830 1,147,260,611,703 0.109964 3 CEKA 236,334,817,214 1,697,387,196,209 0.139234
4 COCO 10,749,861,691 370,684,311,428 0.029
5 DMND 449,922,000 6,297,287,000 0.071447
6 FOOD -14,330,211,086 106,495,352,963 -0.13456
7 GOOD 632,654,506,311 6,766,602,280,143 0.093497
8 ICBP 9,935,232,000 118,066,628,000 0.084149
9 IKAN 4,347,000,004 129,081,871,589 0.033676
10 INDF 16,882,324,000 179,356,193,000 0.094127
11 KEJU 183,170,597,779 767,726,284,113 0.238588
12 MLBI 877,781,000 2,922,017,000 0.300402
13 MYOR 1,211,052,647,953 19,917,653,265,528 0.060803
14 PANI 2,388,514,000 163,913,597,000 0.014572
15 PCAR 1,360,041,342 108,995,625,626 0.012478
16 PSDN -69,012,628,606 708,894,784,885 -0.09735
17 PSGO 224,944,834,030 3,731,907,652,769 0.060276 18 ROTI 376,045,893,335 4,191,284,422,672 0.089721 19 SKBM 44,152,540,846 1,970,428,120,056 0.022408
20 SKLT 101,725,399,549 889,125,250,792 0.114411
21 STTP 765,188,720,115 3,919,243,683,748 0.195239
22 ULTJ 1,541,932,000 7,406,856,000 0.208176
23 GGRM 7,286,846,000 89,964,369,000 0.080997
24 HMSP 9,152,166,000 53,090,428,000 0.172388
25 ITIC 24,928,946,454 526,704,173,504 0.04733
26 RMBA 57,667,000 9,392,515,000 0.00614
27 WIIM 201,373,700,657 1,891,169,731,202 0.106481
28 DVLA 211,793,627 2,085,904,980 0.101536
64
29 INAF 8,773,199,052 2,011,879,396,142 0.004361
30 KAEF 392,883,409 17,760,195,040 0.022122
31 KLBF 4,143,264,634,774 25,666,635,156,271 0.161426
32 MERK 190,499,576 1,026,266,866 0.185624
33 PEHA 12,892,095,000 1,838,539,299,000 0.007012
34 SIDO 1,613,231,000 4,068,970,000 0.396472
35 ADES 337,828,000 1,304,108,000 0.259049
36 KINO 127,135,975,585 5,346,800,159,052 0.023778 37 MBTO -117,769,279,024 714,647,740,684 -0.16479
38 MRAT 7,588,661,369 578,260,975,588 0.013123
39 TCID -93,661,666,121 2,300,804,864,960 -0.04071
40 CINT -99,225,082,862 492,697,209,711 -0.20139
41 KICI 30,254,927,607 187,184,552,686 0.161632
42 LMPI -10,586,019,650 704,070,618,412 -0.01504
43 WOOD 704,423,183,701 6,801,034,778,630 0.103576
44 UNVR 7,496,592,000 19,068,532,000 0.393139
Lampiran 3 Hasil Uji Normalitas SPSS
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 44
Normal Parametersa Mean .0000000
Std. Deviation .11427049
Most Extreme Differences
Absolute .094
Positive .094
Negative -.093
Kolmogorov-Smirnov Z .627
Asymp. Sig. (2-tailed) .827
a. Test distribution is Normal.
65 Lampiran 4 Hasil Uji Multikolinieritas SPSS
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardiz ed Coefficient
s
T Sig.
Collinearity Statistics B Std. Error Beta
Toleranc
e VIF
1 (Constant) -.167 .187 -.888 .380
DD -.011 .009 -.200 -1.117 .271 .656 1.524
DKI .067 .030 .404 2.241 .031 .646 1.548
KA .063 .066 .151 .943 .351 .818 1.223
a. Dependent Variable:
ROA
Lampiran 5 Hasil Uji Heterokedasitas SPSS
66 Lampiran 6 Hasil Uji Autokorelasi SPSS
Model Summaryb Model R R Square
Adjusted R
Square Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1 .400a .160 .097 .11847816 1.534
a. Predictors: (Constant), KA, DD, DKI b. Dependent Variable: ROA
Lampiran 7 5. Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda SPSS Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) -.167 .187 -.888 .380
DD -.011 .009 -.200 -1.117 .271
DKI .067 .030 .404 2.241 .031
KA .063 .066 .151 .943 .351
a. Dependent Variable: ROA Lampiran 8 Hasil Uji F SPSS
ANOVAb Model
Sum of
Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression .107 3 .036 2.540 .070a
Residual .561 40 .014
Total .668 43
a. Predictors: (Constant), KA, DD, DKI b. Dependent Variable: ROA
67 Lampiran 9 Hasil Uji T SPSS
Coefficientsa Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) -.167 .187 -.888 .380
DD -.011 .009 -.200 -1.117 .271
DKI .067 .030 .404 2.241 .031
KA .063 .066 .151 .943 .351
a. Dependent Variable: ROA
Lampiran 10 Hasil Uji Koefisien Determinasi SPSS Model Summaryb Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the
Estimate Durbin-Watson
1 .400a .160 .097 .11847816 1.534
a. Predictors: (Constant), KA, DD, DKI b. Dependent Variable: ROA
Lampiran 11 Hasil Uji Statistik deskriptif SPSS Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Mean
Std.
Deviation
Varianc e Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Std. Error Statistic Statistic
DD 44 10 2 12 4.84 .358 2.372 5.625
DKI 44 2 1 3 1.61 .114 .754 .568
KA 44 2 2 4 3.05 .045 .302 .091
ROA 44 .59786 -.20139 .39647 .0808603 .0187964
9 .12468179 .016 Valid
N (listwi se)
44