BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.4 Pembahasan
Dapat dilihat pada gambar 4.1 dan gambar 4.2 pada hasil pemeriksaan kolesterol yang telah dilakukan terhadap 32 sampel serum segar dan serum tunda 6 hari pada suhu 4°C di laboratorium patologi klinik universitas binawan
Gambar 4. 1 Serum Segar Gambar 4. 2 Serum Tunda 6 Hari Pada Suhu 4°C
Diketahui rata-rata kadar kolesterol total pada sampel serum segar yaitu 190,71 mg/dL dan sedangkan rata-rata pada serum tunda 6 hari pada suhu 4°C yaitu 188,06 mg/dL. Serum mengalami penurunan setelah ditunda 6 hari pada suhu 4°C, terjadinya penurunan ini tidak terlalu besar, rata-rata penurunan yang terjadi yaitu 1,05%. Terjadinya sedikit penurunan pada sampel serum ini karena terdapat enzim, salah satunya yaitu enzim lipase. Enzim lipase adalah enzim hidrolase yang memecah ikatan ester dan lipid yang terbentuk antara gliserol dan asam lemak rantai panjang. Enzim lipase hanya dapat mengolah lemak yang bersentuhan dengan permukaan air. Kekurangan air dalam serum ini sangat membatasi kemampuan enzim lipase untuk memecah lemak.(1) Hal ini didukung dengan penelitian yang serupa yaitu oleh Amelda, A 2020 menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna pada serum segar dan serum yang ditunda dan juga mengalami penurunan kadar yang tidak terlalu besar atau signifikan.(30) Dan hal ini juga didukung dengan penelitian lain yaitu Afrilika, S (2019) memaparkan bahwa terjadi penurunan sampel pada serum segar dan serum yang di simpan selama 24 jam pada suhu 2-8oC yaitu rata-rata 3,06%.(6)
Pada hasil uji statistik ini bisa dilihat pada Tabel 4.5 menggunakan uji paired sample t test yang diperoleh nilai sig. 0,407 yang berarti sig > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara sampel serum segar dan serum tunda 6 hari pada suhu 4°C. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no 43 Tahun 2013 yang menyatakan bahwa kadar kolesterol pada serum tunda atau serum simpan akan stabil selama 6 hari pada suhu 4°C.(8) Hal ini berbeda dengan penelitian Kamila L, Slamet (2017) yang mengatakan bahwa serum yang disimpan pada suhu 2- 8°C terdapat perbedaan hasil pemeriksaan kolesterol, perbedaan ini disebabkan diantaranya sampel yang sedikit dan suhu yang tidak stabil. (7)
Berdasarkan faktor yang bisa mempengaruhi stabilitas serum, diantaranya yaitu : terjadi kontaminasi kuman, pengaruh suhu, terkena paparan sinar matahari, penyimpanan serum tidak sesuai.(3) Menurut Permenkes RI 2013 no 43 penyimpanan serum pada pemeriksaan kolesterol dapat disimpan dalam suhu 4°C selama 6 hari, agar stabilitas serum tersebut tidak berubah.(8) Sebaiknya untuk melakukan pemeriksaan menggunakan sampel serum segar untuk mengetahui kadar kolesterol sebenarnya didalam tubuh.
Faktor lainnya yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan kimia klinik, diantaranya yaitu : kebersihan alat yang dipakai, pemipetan yang masih kurang tepat, suhu dan waktu inkubasi kurang tepat.(31) Berdasarkan dari hasil penelitian ini, sampel pada pemeriksaan kolesterol sebaiknya dikerjakan dengan segera tanpa penundaan, dan jika terjadi penundaan harus sesuai dengan suhu yang sudah ditentukan untuk memastikan stabilitas serum tidak berubah.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN 5. 1 Simpulan
Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan diatas maka dapat diperoleh simpulan diantaranya :
1. Hasil kadar kolesterol total pada sampel serum segar didapatkan rata-rata yaitu 190,71 mg/dl.
2. Hasil kadar kolesterol total pada serum tunda 6 hari pada suhu 4°C didapatkan rata-rata 188,06 mg/dl.
3. Hasil uji paired sample t test didapatkan sig. 0,407, maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara serum segar dan serum tunda 6 hari pada suhu 4°C.
5. 2 Saran
1. Bagi Tenaga Kesehatan (TLM)
Pemeriksaan kolesterol total sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan, apabila ditunda harus diperhatikan suhu penyimpanannya.
2. Bagi Peneliti selanjutnya
Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian mengenai penundaan atau penyimpanan pemeriksaan dengan suhu dan waktu yang bervariasi atau berbeda dan juga sampel yang digunakan lebih banyak.
DAFTAR PUSTAKA
1. Purbayanti D. Pengaruh Waktu Pada Penyimpanan Serum Untuk Pemeriksaan Kolesterol Total. J Surya Med. 2015;1(1).
2. Yaqin, M.A & Arista D. Analisis Tahap Pemeriksaan Pra Analitik Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Hasil Laboratorium Di Rs. Muji Rahayu Surabaya.
J Sains. 2015;5(10):1–7.
3. Siregar MT, dkk. Kendali Mutu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018.
4. Denny Ariffriana, S.Pd., Dra Erni Taher, Nur Istikhana Wahidah A. Kimia Klinik. Mardella EA, editor. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2016.
103 p.
5. Hartini S, Suryani ME. Uji Kualitas Serum Simpanan Terhadap Kadar Kolesterol Dalam Darah Di Poltekkes Kemenkes Kaltim. J Ilm Manuntung.
2017;2(1):65.
6. Afrilika S. Membandingkan Hasil Pemeriksaan kolesterol Total Menggunakan Serum Segar dengan Serum yang Disimpan Selama 24 Jam pada Suhu 2-8°C. Program Diploma Tiga Teknologi Laboratorium Medik Sekolah Tinggi Perintis Padang. 2019.
7. Kamila L, Slamet S. Pengaruh Lamanya Penyimpanan Serum pada Suhu 2°- 8°C Selama Satu Minggu terhadap Kadar Kolesterol Total. J Lab Khatulistiwa. 2017;1(1):17.
8. Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia. Cara Penyelenggaraan Laboratorium Yang Baik. 2013;43.
9. Amani FF, Rinaldi SF, Ridwanna S, Kurniawan E. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Hasil QC Pada Pemeriksaan Glukosa, Kolesterol Total, dan Asam Urat. J Ris Kesehat. 2019;11(2):274–9.
10. Hadi S, Sri S, Naim MR. Gambaran Hasil Pemeriksaan Kadar Kolesterol pada Penderita Hipertensi di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. J Media Laboran. 2019;9(2):33–8.
11. Ujiani S. Hubungan antara Usia dan Jenis Kelamin dengan Kadar Kolesterol Penderita Obesitas RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung. J Kesehat.
2015;6(1):43–8.
12. Lombo VR, Purwanto DS, Masinem T V. Gambaran Kadar Kolesterol Total Darah Pada Laki-Laki Usia 40-59 Tahun Dengan Indeks Massa Tubuh 18,5- 22,9 kg/m2. J Biomedik. 2013;4(3).
13. Sinulingga BO. Pengaruh konsumsi serat dalam menurunkan kadar kolesterol. Pengaruh Konsumsi Serat dalam Menurunkan Kadar Koles.
2020;22(1):9–15.
14. Sinaga YO, Tiho M, Mewo YM. Gambaran Kadar Kolesterol High Density Lipoprotein Darah Pada Mahasiswa Angkatan 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Dengan Indeks Massa Tubuh ≥23,0 kg/m2. J e- Biomedik. 2013;1(3):1096–100.
15. Febiola W, Hartini. Hubungan Indeks Massa Tubuh (Imt) Terhadap Kadar Trigliserida Pada Wanita Usia 40-60 Tahun. J Sains dan Teknol Lab Med.
2017;2(1):2–7.
16. Pachyrrhizus B, Pada E, No JS. Mengatasi masalah dislipidemia dapat menurunkan kejadian penyakit. J Nutr Coll. 2014;3(4):573–9.
17. Nur A, Jangga, Faedatul I. Perbedaan Kadar Kolesterol Dan Trigliserida Serum Dari Darah Yang Dibekukan Sebelum Disentrifus Dan Yang Langsung Disentrifus. J Media Anal Kesehat. 2019;10(2):152.
18. Nur Ramadhani QA, Garini A, Nurhayati N, Harianja SH. Perbedaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Menggunakan Serum Dan Plasma Edta. JPP (Jurnal Kesehat Poltekkes Palembang). 2019;14(2):80–4.
19. Desmawati. Sistem Hematologi dan Imunologi. Juliastuti D, editor. Jakarta:
Penerbit in Jakarta; 2013.
20. Wulandari M, Nafilata I, Safitri RT, Satria R, Putriani R, Agustin U.
Screening of Toxoplasmosis in Whole Blood at PMI Sleman Yogyakarta. J Heal. 2019;6(2):112–5.
21. Gusmayani dkk. Perbedaan Kadar Kolesterol Serum Metode Spektrofotometri dan Metode Point Of Care Testing (POCT). J Labora Med.
2018;5(3):24–8.
22. Akhzami DR, Rizki M, Setyorini RH. Perbandingan Hasil Point Of Care Testing (POCT) Asam Urat dengan Chemistry Analyzer. J Kedokt [Internet].
2016;5(4):15–9.
23. Manual Book. Buku Petunjuk penggunaan Accu-Check. Jakarta; 2016.
24. Manurung DDS. Pemeriksaan Kolesterol Pada Mahasiswa Mahasisiwi Obesitas Di Poltekkes Kemenkes Ri Medan Jurusan Analis Kesehatan. 2018.
25. Putri, Vidyana arkanda ; Hariyono ; Sari EP. Gambaran Kadar Kolesterol Total Pada Lansia. J Insa cendekia. 2016;4(1).
26. Imas Masturoh. NAT. Metodologi Penelitian Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018.
27. Wulandari J. Perbedaan Hasil Pemeriksaan Glukosa Darah Menggunakan Alat Poct Dengan Fotometer. J Anal Kesehat Politek Kesehat Kemenkes Kupang. 2019;22–4.
28. Dewi Setiawaty, S.Pd; Mudiharso, AMAK S. Praktikum Kimia Klinik. 2nd ed. Mardella EA, editor. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2016. 34–
35 p.
29. Herawati L. Uji Normalitas Data Kesehatan Menggunakan SPSS. Jurusan Kesehatan Lingkungan. 2016. 68 p.
30. Amelda, A., Asrori & K. Hasil Pemeriksaan Kolesterol Total Pada Serum Segera Diperiksa dan Ditunda 7 Hari Pada Suhu 2-8oC. J Anal Kesehat Klin Sains. 2020;8(2):74–81.
31. Maulidiyanti ETS, Purwaningsih NV, Widyastuti R, Samsudin RR, Arimurti ARR. The Effect of Storage Time for Pooled Sera on Freezers on the Quality of Clinical Chemical Examination Pengaruh Lama Penyimpanan Pooled Sera pada Pengaruh Lama Penyimpanan. 2021;4(2):78–82.
Lampiran Lampiran 1
Izin Penelitian Untuk Pemakaian Laboratorium Patologi Klinik
Lampiran 2
Permohonan Ethical Approval
Lampiran 3 Etichal Clearence
Lampiran 4
SURAT PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)
yang bertanda tangan dibawah ini Nama Lengkap :
Tanggal Lahir/Usia : Jenis Kelamin : Alamat :
Dengan ini, saya menyetujui untuk ikut berpartisipasi sebagai pasien pada penelitian yang akan dilakukan di universitas binawan secara sukarela tanpa ada paksaan.
Jakarta, 04 Maret 2022
Yang menyetujui,
( )
Lampiran 5 Dokumentasi
Peralatan sampling Pengambilan darah vena
Darah yang didapat dari responden Pengarahan oleh dosen pembimbing 1
Sentrifugasi Serum responden
Spektrofotometer Erba Chem-7 Reagen cholesterol
Pemipetan serum segar
1000 ul reagen Cholesterol dan 10 ul serum
Hasil pemeriksaan cholesterol
Serum di masukkan ke dalam refrigator pada suhu 4°C
Dilakukan kalibrasi oleh technical Hasil quality control
Lampiran 6
Pengamatan Suhu Kulkas Selama 6 Hari
Hari/Tanggal Suhu
Jam Jam
Kamis, 24 Maret 2022 - Jam : 11.00
Suhu : 4°C Jum’at, 25 Maret 2022 Jam : 10.00
Suhu : 4°C
Jam : 14.00 Suhu : 4°C Sabtu, 26 Maret 2022 Jam : 10.00
Suhu : 3°C
Jam : 14.00 Suhu : 4°C Minggu, 27 Maret 2022 Jam : 10.05
Suhu : 5°C
Jam : 14.00 Suhu : 4°C Senin, 28 Maret 2022 Jam : 10.00
Suhu : 3°C
Jam : 14.00 Suhu : 4°C Selasa, 29 Maret 2022 Jam : 11.00
Suhu : 5°C
-
Lampiran 7
Hasil Output Analisa Data SPSS
Jenis Kelamin
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Laki-Laki 4 12.5 12.5 12.5
Perempuan 28 87.5 87.5 100.0
Total 32 100.0 100.0
Usia
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 19 5 15.6 15.6 15.6
20 15 46.9 46.9 62.5
21 10 31.3 31.3 93.8
23 1 3.1 3.1 96.9
31 1 3.1 3.1 100.0
Total 32 100.0 100.0
Descriptives
Statistic Std. Error
Serum Segar Mean 190.7188 6.27435
95% Confidence Interval for Mean
Lower Bound 177.9221 Upper Bound 203.5154
5% Trimmed Mean 188.9653
Median 191.0000
Variance 1259.757
Std. Deviation 35.49306
Minimum 123.00
Maximum 287.00
Range 164.00
Interquartile Range 44.75
Skewness .721 .414
Kurtosis .842 .809
Serum Tunda 6 Hari Mean 188.0625 4.79266
95% Confidence Interval for Mean
Lower Bound 178.2878 Upper Bound 197.8372
5% Trimmed Mean 187.3542
Median 186.0000
Variance 735.028
Std. Deviation 27.11140
Minimum 137.00
Maximum 256.00
Range 119.00
Interquartile Range 37.75
Skewness .495 .414
Kurtosis .270 .809
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Serum Segar .096 32 .200* .958 32 .236
Serum Tunda 6 Hari .098 32 .200* .973 32 .586
*. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction
Paired Samples Statistics
Mean N Std. Deviation Std. Error Mean
Pair 1 Serum Segar 190.7188 32 35.49306 6.27435
Serum Tunda 6 Hari 188.0625 32 27.11140 4.79266
Paired Samples Correlations
N Correlation Sig.
Pair 1 Serum Segar & Serum
Tunda 6 Hari 32 .870 .000
Paired Samples Test
Paired Differences
Mean Std. Deviation Std. Error Mean
95%
Confidence Interval of the
Difference Lower
Pair 1 Serum Segar - Serum
Tunda 6 Hari 2.65625 17.88243 3.16120 -3.79105
Paired Samples Test
Paired Differences
t Df
Sig. (2- tailed) 95% Confidence
Interval of the Difference
Upper Pair 1 Serum Segar - Serum Tunda 6
Hari 9.10355 .840 31 .407
Lampiran 8 Biodata Peneliti
Data Pribadi
Nama : Vani Talia Damayanti
Alamat : Jalan Haji Minggu RT 02/04 Kecamatan Cibinong, Kelurahan Tengah, Kabupaten Bogor Tempat, tanggal lahir : Bogor, 18 Juni 2000
Jenis Kelamin : Perempuan Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Belum Menikah
Anak ke : 1 dari 2 bersaudara
Agama : Islam
Email : [email protected]
Riwayat Pendidikan
SDN Cipayung 01 2007-2012
SMPN 02 Cibinong 2012-2015
SMK Kesehatan Annisa Citereup 2015-2018
Universitas Binawan 2018-2022
Lampiran 9
Buku Bimbingan Tugas Akhir