• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

66

usaha yang maksimal destinasi ini mampu berkembang dengan pesat. Harapan kami kedepannya agar pemerintah segera melakukan transpormasi dan dorongan dalam membantu kami mengembangkan wisata pantai pandanan ini‖.59

Kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan destinasi wisata harus tetap di lakukan mengingat merekalah yang akan menjalankan wisata pantai pandanan. Tidak cukup disitu, pentingnya lirik dan campur tangan pemerintah juga termasuk dalam tolak ukur berkembangnya usaha terutama perkembangan destinasi wisata pantai pandanan. Sehingga dapat di tarik benang merah bahwa kolaboransi antar masyarakat dengan pemerintah dalam menjalankan pengembangan destinasi wisata pantai pandanan perlu dilakukan.

67

beujuan untuk meningkatkan kualitas skill yang dimiliki sumber daya manusia sebagai pelaku utama di dalam dunia pariwisata.

Pengembangan destinasi Wisata Pantai Pandanan ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan sumber pendapatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan pariwisata. Semua elemen yang terlibat di kawasan Wisata Pantai Pandanan entah itu pengelola, pedagang, penyewa alat renang, juru parkir, kesemuanya berasal dari Dusun Pandanan Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Harapan masyarakat tentu tidak lain agar setiap pengunjung mendapatkan kepuasan saaat berwisata kepantai Pandanan sehingga meningkaatnya jumlah pendapatan ekonomi yang mereka dapatkan.

1. Analisis Pariwisata Dan Pengangguran (Inovasi Dan Kreativitas Masyatakat Pandanan Dalam Meningkatkan Sumber Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Pariwisata)

Munculnya destinasi wisata baru pada tahun 2012 tidak semea-mena menjadi kawasan yang ramai pengunjung seperti saat ini, usaha yang luar biasa yang di lakukan masyarakat melalui adanya peraturan daerah membuat masyarakat mengembil manfaat dari terbentuknya wisata pantai pandanan.

Secara kasat mata, memang terlihat masyarakatlah yang memiliki jasa dalam mengembangkan destinasi wisata pantai pandanan ini, namun secara tidak langsung peran pemerintah juga sangat besar. Memang masyarakatlah yang mengembangkan, namun peran pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan juga tidak bisa kita pandang sebelah mata.

Keberadaan Wisata Pantai Pandanan sangat berpengeruh bagi masyarakat Pandanan dalam meningkatkan sumber ekonomi untuk mencukupi kebutuhan sehri-hari. Disamping itu dengan adanya Wisata Pantai Pandanan, membantu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat yang awalnya tidak memili pekerjaan sama sekali.

Kemampuan masyarakat dalam mengembangkan wisata pantai pandanan adalah bentuk nyara dari adanya kreativitas masyarakat, wisata

68

ini tidak akan bisa berkembang sampai saat ini jika kurangnya perhatian masyarakat dan pemerintah.

Dari data-data yang di kumpulkan tingkat pengangguran sebelum adanya Wisata Pantai Pandanan sebesar 30% tahun 2012, namun setelah adanya wisa pantai pandanan menunjukan perubahan yang derastis menjadi 5% tahun 2019.

Diantara tujuan di kembangkannya wisata pantai pandanan adalah untuk mengurangi tingkat pengangguran, hal itu telah di buktikan dengan berkurangnya angka pengangguran di tahun 2019, sehingga dapat di katakana usaha untuk mengurangi tingkat pengangguran di dusun pandanan melalui pengembangan wisata pantai berhasil dilakukan.

Menurunya tingkat pengangguran yang ada di dusun pandanan member ai bahwa semakin baiknya kualitas hidup masyarakat, dengan terpenuhinya kebutuhan dan tarap hidup yang lebih maksimal.

Tolak ukur Tingkat kesejahteraan masyarakat pandanan di pengaruhi oleh pendapatan ekonomi dan tingkat pengangguran, hal ini dapat berubah secara drastis dari adanya wisata pantai pandanan dengan manajmen yang baik entah itu oleh pengelola, masyarakat dan tentunya peran pemerintah juga tidak di melakkan.

a. Membangun Dan Mengembangkan Destinasi Wisata

Dewasa ini banyak Negara berkembang menaruh perhatian yang khusus kepada sektor pariwisata, hal ini jelas terlihat dari banyaknya program pengembangan pariwisata yang di lakukan, tidak heran melihat penomena seperti ini, mengingat sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang setrategis dalam meingkatkan pendapatan ekonomi, pembangunan suatu daerah, bahkan langkah awal dalam memajukan tarap hidup masyarakat.60

60Oka A. Yoeti, Industri Pariwisata Dan Peluang Kesempatan Kerja (JAKAA: PT Peja, 1999).

69

Berbicara mengenai pariwisata, kecendrunagan wisatawan yang lebih memilih destinasi alamiah sebagai tujuan wisata adalah hal yang tidak bisa di elakan. Sehingga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan pariwisata sangatlah berpotensi untuk dilakukan. Dusun Pandanan Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara adalah satu diantara sekian banyak destinasi wisata yang mengandalka alam sebagai daya tarik wisatawan, sehingga keindahan dan keunikan alam Pantai Pandanan sangat di kenal masyarakat. Melalui pengembangan pariwisata yang di lakukan kearah yang lebih maju dan pengelolaan yang baik akan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan otomatis dapan meningkatkan pendapatan masyarakat menjadi lebih meningkat.

Pantai Pandanan memiliki keunikan alam yang luarbis seta keindahan yang luar biasa, pemandanagan yang indah dengan pasir putih yang terhampar membuat para pengunjung menikmati suasana yang berbeda dari wisata-wisata yang lain sehingga tentu hal ini yang menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi pantai pandanan. Keramahan masyarakat yang ada di wisata pantai pandanan membuat wisatawan merasa nyaman berada disana.

Keindahan alam yang masih alami nan indah membuat wisata pantai pandanan berpotensi menjadi wisata berkembang serta tujuan destinasi para wisatawan, karena memang pada saat ini untuk menemukan destinasi wisata dengan keaslian dan kearifan lokal yang masih murni sangat sulit untuk di temukan, hal itu yang membuat destinasi ini berbeda dengan destinasi-destinasi yang lain.

b. Menciptakan Lapangan Kerja Dan Mengurangi Pengangguran

Implikasi dari adanya wisata pantai pandanan diharapkan agar meningkatkan sumber pendapatan masyarakat melalui pengembangan pariwisata dan tentunya berdampak bagi pengngangguran dengan terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat pandanan yang awalnya tidak memiliki penghasilan.

70

Dengen berkembangnya wisata pantai pandanan otomatis akan memunculkan peluang kerja baru bagi masyarakat yang ada di sekitaran wisata pantai pandanan.

Terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat tentu akan meningkatkan sember ekonomi dan tarap hidup masyarakat, berjalannya suatu usaha yang di geluti akan terus berkembang jika pengelola usaha tersebut konsisten serta optimis, hal ini adalah kunci kesuksesan suatu usaha disamping keberadaan modal juga sangat penting untuk di perhitungkan.61

Diantara langkah-langkah yang di lakukan dalam menciptakan pekerjaan menyenangkan akan membuat konsistenitas menjadi baik, sebaliknya dengan adanya miss antara minat dan pekerjaan akan cendrung memunculkan kebosanan yang akhirnya membuat suatu pekerjaan menjadi tak berlanjut.adalah sebagai berikut:

1) Memulai Dari Hal Yang Di Gemari

Seperti yang kita ketahui bahwa pekerjaan adalah kegiatan konsisten yang harus kita tekuni, oleh karenanya memulai dari hal yang

2) Selalu Optimis

Optimism adalah kunci sukses, begitulah ada gium lama yang sering kita dengarkan. Hal demikian memang benar danya, kebangkrutan suatu usaha cendrung di rasakan oleh orang-orang yang tidak optimis dalam suatu pekerjaan, bayangan akan kegagalan membuatnya was-was dalam bekerja atau mengembangkan suatu usaha sehingga membuat usahanya menjadi bangkrut.62

3) Perencanaan Yang Matang

Manajmen waktu dimulai dari perencananan, begitulah kata yang di ucapkan Thom Green. Perencanaan yang baik akan

61Suparwoko, ―Pengembangan Ekonomi Kreatif Sebagai Penggerak Industri Pariwisata.‖

62Suwinardi Suwinardi, ―LANGKAH SUKSES MEMULAI USAHA,‖ Orbith: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial (2019).

71

menghasilkan hasil yang baik juga, sehingga dalam mengerjakan usaha atau pekerjaan haruslah melalui perencanaan yang matang.63

Di Dususn Pandanan sendiri sebelum adanya Wisata Pantai Pandanan hanya mengandalkan laut dan pekerjaan yang lain, tentu disamping beresiko besar juga hasil yang di dapatkan tidak menjamin dan menentu, namun setelah adanya wisata pantai pandanan membuat masyarakat yang berfropesi menjadi nelayan, petani, atau bahkan yang tidak memiliki pekerjaan sekalipun saat ini memiliki pekerjaan yang lebih ringan dan mudah serta berpenghasilan yang cukup besar.

Terciptanya lapangan pekerjaan yang meningkatkan sumber pendapatan masyarakat serta meningkatkan tarap hidup juga memberikan pekerjaan yang baru bagi masyarakat guna untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Dusun Pandanan Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Hal ini telah terbukti dengan menurunnya angka pengangguran yang awalnya berjumlah 30% tahun 2012 mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi 5% pada tahun 2019.

c. Meningkatkan Pendapatan Masyarakat

Pendapatan dapat di jadikan sebagai penghasilan akhir dari suatu penjualan. Pendapatan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan, dikarenakan pendapatan juga merupakan tolak ukur kelangsungan suatu usaha. Semakin banyak pendapatan maka keberlangsungan perusahaan atau usaha akan semakin membaik, tetapi sebaliknya, jika pendapatan lebih kecil dari pengeluaran maka berpengaruh pula bagi keberlangsungan suatu usaha yang di jalani.

Pendapatan juga dapat di katakana sebagi arus masuk penghasilan dalam suatu usaha, sehingga laju penghasilan atau

63Nasrullah Nursam, ―Manajemen Kinerja,‖ Kelola: Journal of Islamic Education Management (2017).

72

pendapatan akan memnentukan usaha tersebut. Pendapatan masyarakat Dusun Pandanan Desa Malaka Kabupaten Lombok Utara menjadi meningkat, hal ini di karenakan baiknya manajmen yang di lakukan dalam mengelola dan mengembangkan wisata pantai pandanan guna untuk meningkatkan sumber pendapatan ekonomi masyarakat.

Pendapatan yang kerap kali bersumber dari kegiatan oprasi atau kita kenal dengan pendapatan usaha biasnya diperoleh dari hasil penjualan barang ataupun penjualan jasa. Pendapatan ekonomi masyarakat nampak terlihat dari hasil pengelolaan wisata pantai dengan baik, diman masyarakat bisa menjual aneka kuliner khususnya seafood dan penyewaan alat renang untuk menunjang pendapatan ekonomi mereka. Setelah adanya wisata Pantai Pandanan perbuhan dalam segi pendapatan ekonomi, gaya hidup, dan pola pikir yang berubah drastis dikarenakan meningkatnya pendapatan ekonomi masyarakat yang signifikan terus terjadi.

2. Apa Saja Kendala Dalam Mengembangkan Wisata Pantai Pandanan Kendala merupakan suatu keniscayaan didalam melaksanakan segala sesuatu, dalam arti yang luas, kendala kerap kali disimpulkan sebagai rintangan atau hambatan dalam suatu usaha dan kegiatan.

Dalam mengembangkan wisata pantai pandanan tentu terdapat kendala atau hambatan yang di lalui diantaranya sebagai berikut:

a. Modal Usaha

Modal dapat diartikan sebagi uang maupun barang yang di gunakan sebagi pondasi awal dalam mengembangkan dan menjalankan suatu usaha, modal sendiri kerapkali dipahami sebagai aset utama dalam menjalankan usaha sehingga dominan sekali berbentuk uang.

Dengan banyaknya modal atau uang ini maka otomatis membuat usaha

73

menjadi semakin lancar dan tentu akan sebaliknya, usaha akan mengalami kendala jika uang atau modal awal tidak maksimal.64

Dengan adanya modal yang cukup maka akan mebuat produk yang di hasilkan akan semakin maksimal. Modal sendiri mencakup peralatan, perlengkapan, dan masih banyak lagi yang tentunya akan membantu proses produksi dan oprasional. Modal tidak dapat kita hindari, bahwa keberadaannya sangat penting mengingat dengan adanya modal maka produk yang akan di hasilkan menjadi semakin banyak pula.

Banyaknya suatu usaha yang bangkrut karna kurangnya modal sering kita temukan, baik dalam suatu perusahaan maupun industri, sehingga eksistensi serta kuantitasnya perlu di pertimbangkan. Saat ini banyak sekali pembiayaan usaha yang di berikan dalam bentuk kredit, hal ini diupayakan agar usaha yang di gandrungi tidak terhambat atau sampai mengalami kebangkrutan gara-gara kekurangan modal.

Hal ini juga berlaku dalam pengembangan Wisata Pantai Pandanan, dimana kurangnya modal menjadi kendala utama dalam mengembangkan destinasi sehingga berdampak bagi pengembangan wisata. Tentu dengan adanya modal yang tinggi, pengembangan destinasi wisata pantai menjadi maksimal, sehingga akan meningkatkan pendapatan ekonomi dan mengurangi tingkat pegangguran.

b. Sumber Daya Manusia (SDM)

Keberadaan sumber daya manusia sangat diperlukan dalam suatu organisasi bahkan sebuah institusi, hal ini dikarenakan SDM menjadi ujung tombak atau aset yang kualitasnya perlu di perhitungkan.65

64Endoy Dwi Yuda Lesmana, ―Pengaruh Modal, Tenaga Kerja Dan Lama Usaha Terhadap Produksi Kerajinan Manik-Manik Kaca (Studi Kasus Sentra Industri Kecil Kerajinan Manik- Manik Kaca Desa Plumbon Gambang Kec. Gudo Kab. Jombang),‖ Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi (2014).

65Bukit, Malusa, and Rahmat, Pengembangan Sumber Daya Manusia.

74

Sumber daya manusi memegang kendalli yang kuat dalam suatu organisasi bahkan perusahaan sekalipun, sehingga menuntut perusahaan agar melakukan transpormasi-transpormasi kearah yang lebih inovatif agar tidak mengalami kekakuan di dalam maupun di luar organisasi.

1) Kesadaran Masyarakat

Kesadaran masyarakat akan pentingnya suatu perubahan akan memunculkan hal baru yang berdmpak positif, dalam apapun bentuknya. Kesadaran ini cendrung muncul dari masyarakat itu sendiri sehingga perubahan yang di inginkan akan terjadi jika masyarakat itu sendiri mau memulainya. Kesadaran masyarakat cendrung dipengaruhi oleh faktor lingkungan, peraturan dan peranan pemerintah.

Kesadaran masyarakat juga menentu berkembangnya suatu destinasi yang dikembangkan hal ini dikarenakan masyarakat sekitarlah yang berperan penting dalam pengembangan suatu destinasi wisata. Kesadaran masyarakat dusun pandanan desa malaka kecamatan pemenang Kabupaten Lombok Utara sangat diperlukan guna untuk mengembangka destinasi Wisata Pantai Pandanan yang mereka miliki, dikarenakan hal ini akan berdampak positif bagi berkembangnya wisata pantai pandanan.

Sebelum adanya wisata pantai pandanan, kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan destinasi wisata sangatlah minim, mereke belum secara totalitas sadar bahwa pengembangan destinasi wisata pantai pandanan, akan tetapi setelah adanya wisata pantai pandanan, masyarakat lebih faham akan potensi objek wisata akan berdampak bagi sumber pendapatan ekonomi dan tentunya menciptakan lapangan kerja baru sehingga mengurangi jumlah pengangguran.

2) Kurangnya Perhatian Pemerintah

75

Disamping masyarakat sebagai aktor utama dalam mengembangkan suatu kawasan wisata, dukungan yang intens yang di berikan pemerintah juga memiliki dampak yang besar, hal ini dikarenakan dalam mengelola suatu objek wisata kehadiran pemerintah sangat di butuhkan mengingat regulasi atau bahkan suntikan dana sangat di butuhkan masyarakat.66

Tentu dari hal itu masyarakat berharap besar kepada pemerintah agar lebih melirik pengembangan destinasi wisata guna untuk meningkatkan sumber ekonomi masyarakata dan nantinya berdampak pula kepada berkurangnya jumlah pengangguran yang ada di Dusun Pandanan Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara.

66Rotua Kristin and Rudi Salam, ―Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Pariwisata Alam Dan Budaya Di Kabupaten Tapanuli Utara,‖ JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA) (2016).

76 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Setelah dilakukan pembahasan dan menganalisa hasil data dalam penelitian, maka peneliti menyimpulkan sebagai berikut:

1. Peran wisata pantai Pandanan di Dusun Pandanan Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara sangat berpengaruh dalam meningkatka sumber ekonomi Masyarakat, menciptakan tarap hidup yang lebih baik, serta mengurangi tingkat penganggura. Hal ini tentu di lihat dari meningkatnya jumlah pendapatan masyarakat adanya data perbandingan jumlah pengangguran yang ada di dusun pandanan yakni sebesar 30% tahun 2012 mengalami penurunan menjadi 5% pada tahun 2019. Selain itu, kebijakan pemerintah dalam memberikan regulasi terhadap masyarakat juga sngat berani, dimana dengan adanya pedoman dalam pengembangan destinasi wisata membuat masyarakat semakin yakin akan besarnya potensi yang mereka miliki, hal ini sesuai dengan adanya Undang-Undang No.10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan. Hal ini tentu di lihat dari meningkatnya jumlah pendapatan masyarakat adanya data perbandingan jumlah pengangguran yang ada di dusun pandanan yakni sebesar 30% tahun 2012 mengalami penurunan menjadi 5% pada tahun 2019.

2. Kendala dalam mengembangkan potensi wisata pantai pandanan dalam upaya untuk meningkatkan sumber pendapatan ekonomi masyarakat adalah terdiri dari modal, sumber daya manusia (SDM) yang terdiri dari kurangnya kesadaran masyarakat dan kurangya perhatian dari pemerintah.

Kendala tersebut dapat di atasi dengan adanya peminjman modal atau kredit usaha dari berbagai pihak, entah itu pemerintah desa setempat bahkan pemerintah daerah yang memiliki regulasi di dalam segi keuangan.

Selain itu dapat pula diatasi dengan menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengembangan destinasi wisata pantai pandanan dalam

77

meningkatkan sumber pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran.

B. Saran

Berdasarkan data dan informasi yang peneliti lakukan di lapangan, maka penulis hendak memberikan saran kepada berbagai pihak:

1. Badi Pengelola Wiata Pantai Pandanan (Masyarakat)

Kepada pengelola wisata pantai pandanan khususnya masyarakat agar lebih meningkatkan kreativitas dengan menambah daya tarik baru untuk memikat para pengunjung supaya menjadikan wisata pantai pandanan menjadi destinasi wisata pavorit. Tidak hanya itu, agar bagaimana masyarakat menerapkan pedoman wisata yakni menjunjung tinggi nilai-nilai Sapta Pesona.

2. Bagi Para Penulis Selanjutnya

Pesan kepada para peneliti selanjutnya agar lebih memperhatika sub- sub yang sekiranya terlepas dari pembahasan ini, sehingga pengetahuan terkait wisata pantai pandanan menjadi lebih akuntabel.

78

DAFTAR PUSTAKA

asyhar’s notes. ―Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi.‖ Bangun, Wilson. ―Manajemen Sumber Daya Manusia.‖ Pengaruh Tunjangan

Karyawan Terhadap Motivasi Kerja Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Auto 2000 Malang Sutoyo) (2017).

Bukit, Benjamin, Tasman Malusa, and Abdul Rahmat. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Zahir Publishing, 2017.

Daddy Mulyana. Metode Penelitan Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2004.

Diah Paramita, A., and I. Purbadharmaja. ―Pengaruh Investasi Dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Serta Kemiskinan Di Provinsi Bali.‖ E- Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana (2015).

Dr. Patta Rapanna, S.E., M.Si., Zulfikry Sukarno S.E., M.M. Ekonomi Pembangunan. Edited by Herawati Syamsul. Makassar: Cv Sah Media, 2017.

Edy Sutrisno. ―Tujuan Dari Manajemen Sumber Daya Manusia.‖ Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (2012).

Fariantin, Erviva, and Syaiful Amri. ―Analisis Pengaruh Sektor Pariwisata Dan PDRB (Non Migas-Non Pertanian) Terhadap Peningkatan PAD Di Kabupaten Lombok Utara.‖ Jurnal Valid 14, no. 1 (2017): 46–52.

Haryani, melda yuli. ―Strategi Pengembangan Jasa Pariwisata Kota Bengkulu.‖

universitas bengkulu, 2007.

Iqbal Hasan. Analisis Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2004.

79

Kristin, Rotua, and Rudi Salam. ―Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Pariwisata Alam Dan Budaya Di Kabupaten Tapanuli Utara.‖ JPPUMA:

Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA) (2016).

Lesmana, Endoy Dwi Yuda. ―Pengaruh Modal, Tenaga Kerja Dan Lama Usaha Terhadap Produksi Kerajinan Manik-Manik Kaca (Studi Kasus Sentra Industri Kecil Kerajinan Manik-Manik Kaca Desa Plumbon Gambang Kec.

Gudo Kab. Jombang).‖ Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi (2014).

Mathis, Robert L., and John H. Jackson. ―Manajemen Sumber Daya Manusia.‖ In Manajemen Sumber Daya Manusia, 2012.

moh. pabundu tika. Metode Research Bisnis. JAKARTA: PT Bumi Aksara, 2006.

Moleong, lexy j. Metode Penelitian Kualitatif. 22nd ed. Bandung: PT Bumi Aksara, 2007.

———. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.

———. Metodo Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1998.

Muhammad. Metode Penelitian Ekonomi Islam Pendekatan Kuantitatif.

Yogyakarta: UPFE-UMY, 2005.

Nursam, Nasrullah. ―Manajemen Kinerja.‖ Kelola: Journal of Islamic Education Management (2017).

Nyoman S. Pendit. Ilmu Pariwisata. Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 2006.

———. Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana. Cet. 7. Jakarta: Pradnya Paramita, 2002. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=530492.

Oka A. Yoeti. Industri Pariwisata Dan Peluang Kesempatan Kerja. Jakarta: PT Pertja, 1999.

80

———. Pariwisata Budaya Masalah Dan Solusinya. Jakarta: PT Pradnya Paramita, 2006.

Putra, Trisna. ―Ekonomi Kreatif Dan Daya Tarik Objek Wisata.‖ Jurnal Pendidikan Dan Keluarga (2017).

Roosje Kalangi. ―Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Kinerja.‖ Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (2015).

Sudono Sukirno. Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah, Dan Dasar Kebijakan. Edisi Kedu. Jakarta: Kencana (Prenada Media), 2006.

Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methode). Bandung: CV alfabeta, 2013.

———. Metode Penelitian Kualitatif Dan R&D. 7th ed. Bandung: CV alfabeta, 2009.

———. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: CV alfabeta, 2011.

Suharsimin Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

JAKARTA: PT. Bineka Cipta, 2002.

Suparwoko. ―Pengembangan Ekonomi Kreatif Sebagai Penggerak Industri Pariwisata.‖ Simposium Nasional 2010: Menuru Purworejo DInamis dan Kreatif (2010).

Suwinardi, Suwinardi. ―Langkah Sukses Memulai Usaha.‖ Orbith: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial (2019).

Ulfa Darijati. ―Kontribusi Obyek Wisata lombok Wildlife Fark Dalam Memeberdayakan Masyarakat Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjungkabupaten Lombok Utara.‖ UIN Mataram, 2019.

81

UMI ROHMAH. ―Analisis Peran Ekonomi Kreatif Dalam Peningkatan Pendapatan Pengrajin Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Industri Anyaman Bambu Desa Tulungagung Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.‖ Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2017. http://repository.radenintan.ac.id/1340/.

Wahuidah. ―Peranan Industri Kecil Dalam Penyerapan Tenaga Kerja Di Kota Makassar (Studi Kasus Mebel Kayu Periode 2008-2012).‖ Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2013. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/11575/.

Yusuf, A. muri. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatf & Penelitian Ganda.

JAKARTA: prenadamedia group, 2014.

―Buku Profil Desa Malaka Update (30012020),‖ n.d.

82

83

84

85

86

Dalam dokumen Menjadi Karakter Yang Kuat Dalam Hidupmu. (Halaman 66-76)

Dokumen terkait