• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada siklus I.

Dengan demikian penelitian ini tidak perlu dilanjutkan ke siklus III.

pada katagori sangat aktif, ini berarti aktivitas belajar siswa sudah terpenuhi pada siklus II.

2. Aktivitas Guru

Pengolahan data hasil observasi sangat bergantung pada pedoman observasi, pada siklus I pertemuan pertama hasil observasi guru masih berada pada kategori cukup, mengalami peningkatan pada pertemuan kedua yang berada pada kategori baik. Dan pada siklus II pertemuan pertama aktivitas guru berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan pada pertemuan kedua berada pada katagori sangat baik.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pada lembar observasi aktivitas guru mengalami peningkatan, ini berarti guru sudah melakukan indikator pembelajaran dengan sangat baik sehingga tidak perlu dilanjutkan ke siklus III.

3. Hasil Belajar Siswa

Guru memegang peran yang sangat besar dalam proses belajar mengajar, karena berhasil tidaknya tujuan pendidikan sangatlah bergantung pada proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas itu sendiri. Lancar atau tidaknya proses belajar mengajar sangat ditentukan oleh bagaimana kinerja guru, tetapi disamping itu siswa juga memiliki peranan yang tidak kalah penting dengan guru. Keberhasilan yang diperoleh siswa mencerminkan kinerja guru, mengingat peranan guru yang begitu besar dalam proses belajar mengajar maka sudah

sewajarnya guru harus menguasai berbagai macam model atau metode pembelajaran untuk menjadikan siswa aktif dalam belajar.

Setelah diadakan proses pembelajaran dengan menggunakan model The Power of Two (Kekuatan Berdua) maka didapatkan perubahan dalam aktivitas belajar siswa, siswa menjadi aktif dan kreatif dalam proses belajar mengajar. Hasil belajar siswa melalui penerapan model The Power of Two (Kekuatan Berdua) pada mata pelajaran Matematika mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa indikator yang dipakai untuk melihat hasil belajar siswa antara lain sebagai berikut:

a. Ketuntasan Individu

Ketuntasan individu pada siklus I dan II terlihat cukup berhasil, hal ini dilihat dari jumlah siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 15 orang, dan pada siklus II sebanyak 18 orang dari 21 orang siswa. Jadi setelah pengukuran ketuntasan individu pada masing-masing siswa sudah berhasil dicapai. Sebagian besar pada siklus I dan II termasuk ke dalam kategori tuntas dengan KKM ≥ 75 dan hanya 3 orang siswa yang mendapatkan nilai di bawah ≥ 75.

b. Ketuntasan Klasikal

Ketuntasan pada siklus I dikategori belum tuntas sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikalnya berada pada katagori tuntas. Hal ini menunjukkan persentase ketuntasan klasikal mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan klasikal

pada siklus II dikatakan tuntas karena telah memenuhi indikator pencapaian, dimana kelas dikatakan tuntas apabila secara klasikal persentasenya mencapai ≥ 85%. Ketuntasan pada siklus I masih belum tuntas ini disebabkan karena adanya beberapa kendala seperti siswa belum terbiasa dengan suasana pembelajaran yang aktif dalam bertanya maupaun menjawab pertanyaan yang telah diberikan.

Dengan demikian peningkatan hasil belajar melalui penerapan model The Power of Two (Kekuatan Berdua) ternyata melibatkan siswa berperan aktif dalam menjawab pertanyaan ataupun menanyakan hal-hal yang kurang jelas. Pembelajaran melalui penerapan model The Power of Two (Kekuatan Berdua) ini berdampak pada aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V MI NW Taman Pagesangan yang terlihat dari aktivitas maupun hasil belajar siswa yang meningkat pada setiap siklusnya.

BAB IV PENUTUP

A. Simpulan

Penerapan model The Power of Two pada mata pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MI NW Taman Pagesangan tahun pelajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan presentasi ketuntasan belajar siswa secara klasikal untuk setiap siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 68,5 dengan ketuntasan klasikal sebesar 71,42% dari 21 siswa yang mengikuti tes dan yang tuntas sebanyak 15 siswa. Pada siklus II nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi 83,3. Ketuntasan klasikalnya juga mengalami peningkatan menjadi 85,7%, dengan jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 18 siswa dari 21 siswa yang mengikuti tes.

B. Saran

Dari hasil penelitian ini ada beberapa saran yang perlu diperhatikan oleh pihak yang terkait dengan pendidikan:

1. Bagi siswa, dengan adanya model The Power of Two (Kekuatan Berdua), siswa dapat melatih bertanggungjawab, percaya diri dan memberikan motivasi untuk lebih kreatif dalam memecahkan masalah.

2. Bagi guru mata pelajaran Matematika, sebaiknya sering menggunakan model The Power of Two, karena semakin sering menggunakan model The Power of Two, dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai dengan hasil penelitian

3. Bagi sekolah, agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar 60

dan berhasil sesuai dengan tujuan, maka sebaiknya disediakan sarana dan prasaran yang diperlukan antara lain: Modul/Buku referensi yang sesuai, alat peraga atau media pembelajaran terutama pada mata pelajaran Matematika.

4. Bagi peneliti selanjutnya yang ingin melanjutkan penelitian tentang model The Power of Two diharapkan aagar dapat menerapkan pembelajaran ini dengan sesungguhnya pada materi yang lain ataupun pada mata pelajaran yang lain.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : MI NW Taman Pagesangan

Kelas : V

Mata Pelajaran : Matematika

Semester : 2 / Genap

Standar Kompetensi : 5. Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah Kompetensi

Dasar

Materi Pokok

Kegiatan

Pembelajaran Indikator

Penilaian Alokasi

Waktu (Menit)

Sumber Belajar Teknik Bentuk

Instrumen

Contoh Instrumen 5.3. Mengalikan

dan membagi berbagai bentuk pecahan

PECAHAN Operasi Perkalian dan pembagian o Perkalian Pecahan

- Menentukan hasil perkalian pecahan biasa dengan biasa

- Menentukan hasil perkalian pecahan campuran dengan campuran

- Menentukan hasil perkalian pecahan biasa dengan campuran

- Menentukan hasil

 Menentukan hasil

perkalian berbagai bentuk pecahan

Tes Tertulis

Uraian Kerjakan:

2

5 x 34 = ...

245 x 334 = ...

3

4 x 2152 = ...

4 x 35 Menit

Buku Matematika kelas V

perkalian pecahan biasa dengan desimal

- Menentukan hasil perkalian pecahan biasa dengan persen

- Menentukan hasil perkalian pecahan campuran dengan desimal

o Pembagian Pecahan

- Menentukan hasil pembagian pecahan biasa dengan biasa - Menentukan hasil

pembagian pecahan

campuran dengan campuran

- Menentukan hasil pembagian pecahan biasa dengan campuran - Menentukan hasil

pembagian pecahan biasa dengan desimal

 Menentukan hasil

pembagian berbagai bentuk pecahan

Tes Tertulis

Uraian Kerjakan:

4

5 : 37 = ...

112 : 434 = ...

5

6 : 214 = ...

4 x 35 Menit

Buku Matematika kelas V

- Menentukan hasil pembagian pecahan biasa dengan persen - Menentukan hasil

pembagian pecahan

campuran dengan desimal

Taman, 2016

Mengetahui,

Kepala MI NW Taman Peneliti

Ismu Rafikah, S.Pd.I Nurhasanah

NIP. 196712251991032001 NIM. 151.129.164

Lampiran 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS I

Nama Sekolah : MI NW Taman Pagesangan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : V (Lima) /Genap Pertamuan Ke : 1

Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

5. Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah B. Kompetensi Dasar

5.3 Mengalikan dan membagi berbagai bentuk pecahan C. Indikator

 Menentukan hasil perkalian bentuk pecahan biasa

 Menentukan hasil pembagian bentuk pecahan biasa D. Tujuan Pembelajaran

 Siswa dapat menentukan hasil perkalian bentuk pecahan biasa melalui model pembelajaran The Power of Two

 Siswa dapat menentukan hasil pembagian bentuk pecahan biasa melalui model pembelajaran The Power of Two

Karakter yang diharapkan

Saling menghargai, percaya diri, disiplin, kerjasama dan tanggung jawab

E. Materi Pembelajaran

 Perkalian dan pembagian bentuk pecahan biasa Perkalian pecahan biasa

Untuk melakukan operasi perkalian pecahan, kalikan kedua bilangan tersebut seperti biasa, dimana pembilang dikalikan dengan pembilang, dan penyebut dengan penyebut.

Contoh:

Pembagian pecahan biasa

Untuk melakukan operasi pembagian pecahan, balik bilangan pecahan kedua, sehingga pembilang menjadi penyebut dan juga sebaliknya,

kemudian kalikan kedua bilangan tersebut dengan cara perkalian pecahan.

Contoh:

𝟐

𝟓 : 𝟑𝟒 = 𝟐𝟓 x 𝟒𝟑 = 𝟏𝟓𝟖 F. Model Pembelajaran

 Ceramah

 Tanya jawab

The Power of Two (kekuatan berdua) G. Kegiatan Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

 Guru bersama siswa berdo’a sebelum memulai pelajaran

 Guru mengabsen kehadiran siswa

 Guru memberikan apersepsi

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

 Guru menjelaskan model pembelajaran yang akan digunakan 2. Kegiatan Inti ( 50 Menit)

 Guru menyampaikan materi pelajaran

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait materi yang belum di mengerti

 Guru mengajukan satu atau lebih pertanyaan;

 Mintalah siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara individual;

 Setelah semua menjawab, mintalah kembali kepada siswa untuk berpasangan dan saling bertukar jawaban dan membahas secara bersama-sama dengan pasangannya;

 Mintalah setiap pasangan terebut untuk membuat jawaban baru hasil pembahasan dan diskusi dengan pasangannya;

 Ketik semua pasangan telah merumuskan jawaban baru maka bandingkan jawaban tersebut dengan jawaban pasangan lain di kelas tersebut

3. Kegiatan Akhir (10 Menit)

 Guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi perkalian pecahan biasa dan pembagian pecahan biasa.

 Guru memberikan refleksi kepada siswa seperti menanyakan siswa apakah mereka senang belajar dengan menggunakan model The Power of Two

 Guru menyampaikan pokok materi yang akan di bahas pada pertemuan berikutnya yakni perkalian dan pembagian pecahan campuran

 Berdo’a bersama sebelum menutup pelajaran.

H. Media/Alat dan Sumber Belajar

 Kartu soal

 Buku Matematika Untuk SD/MI Kelas 5 I. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes Tulis 2. Bentuk Instrumen Uraian : Essay

Contoh Instrumen

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

1. 𝟑𝟒 x 𝟐𝟑 = ...

2. 𝟒𝟓 : 𝟑𝟕 = ...

Kunci Jawaban 1. 𝟑𝟒 x 𝟐𝟑 = 𝟑 𝒙 𝟐𝟒 𝒙 𝟑 = 𝟏𝟐𝟔 = 𝟏𝟐 2. 𝟒𝟓 : 𝟑𝟕 = 𝟒𝟓 x 𝟕𝟑 = 𝟒 𝒙 𝟕𝟓 𝒙 𝟑 = 𝟐𝟖𝟏𝟓 FORMAT KRITERIA

Produk

No Aspek Kriteria Skor

1. Konsep  Semua benar

 Sebagaian besar benar

 Sebagaian kecil benar

 Semua salah

4 3 2 1

Performasi

No Aspek Kriteria Skor

1. Pengetahuan  Pengetahuan

 Kadang-kadang pengetahuan

 Tidak pengetahuan

4 2 1 2. Kerjasama  Bekerjasama

 Kadang-kadang kerjasama

 Tidak kerjasama

4 2 1

3. Sikap  Sikap

 Kadang-kadang sikap

 Tidak sikap

4 2 1 Catatan :

Nilai

=

𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑴𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍x 100

Taman, Mei 2016 Peneliti

Nurhasanah

NIM. 15.1.12.9.164

Mengetahui,

Kepala MI NW Taman Guru wali kelas V

Ismu Rafikah, S.Pd.I Munawwarah, S.Pd.I

NIP. 196712251991032001 NIP. -

Lampiran 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS I

Nama Sekolah : MI NW Taman Pagesangan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : V (Lima) /Genap Pertamuan Ke : 2

Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

5. Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah B. Kompetensi Dasar

5.3 Mengalikan dan membagi berbagai bentuk pecahan C. Indikator

 Menentukan hasil perkalian bentuk pecahan campuran

 Menentukan hasil pembagian bentuk pecahan campuran D. Tujuan Pembelajaran

 Siswa dapat menentukan hasil perkalian bentuk pecahan campuran melalui model pembelajaran The Power of Two

 Siswa dapat menentukan hasil pembagian bentuk pecahan campuran melalui model pembelajaran The Power of Two

Karakter yang diharapkan

Saling menghargai, percaya diri, disiplin, kerjasama dan tanggung jawab

E. Materi Pembelajaran

 Perkalian dan pembagian bentuk pecahan campuran Perkalian Pecahan Campuran

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Ini dapat dilakukan dengan mengalikan bilangan bulat di depan pecahan dengan penyebut, kemudian hasil yang didapat ditambahkan dengan pembilang. Setelah itu perkalian dapat dilakukan dengan cara perkalian dua pecahan biasa.

31/2 × 41/3

= (3×2)+1/2 × (4×3)+1/3

= 6+1/2 × 12+1/3

= 7/2 × 13/3

= 7×13/2×3

= 91/6

Pembagian Pecahan Campuran

Sama dengan cara diatas, pertama-tama ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

21/4 ÷ 11/2

= (2×4)+1/4 ÷ (1×2)+1/2

= 8+1/4 ÷ 2+1/2

= 9/4 ÷ 3/2

= 9÷3/4÷2

= 3/2

F. Model Pembelajaran

 Ceramah

 Tanya jawab

The Power of Two (kekuatan berdua) G. Kegiatan Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

 Guru bersama siswa berdo’a sebelum memulai pelajaran

 Guru mengabsen kehadiran siswa

 Guru memberikan apersepsi

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

 Guru menjelaskan model pembelajaran yang akan digunakan 2. Kegiatan Inti ( 50 Menit)

 Guru menyampaikan materi pelajaran

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait materi yang belum di mengerti

 Guru mengajukan satu atau lebih pertanyaan;

 Mintalah siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara individual;

 Setelah semua menjawab, mintalah kembali kepada siswa untuk berpasangan dan saling bertukar jawaban dan membahas secara bersama-sama dengan pasangannya;

 Mintalah setiap pasangan terebut untuk membuat jawaban baru hasil pembahasan dan diskusi dengan pasangannya;

 Ketik semua pasangan telah merumuskan jawaban baru maka bandingkan jawaban tersebut dengan jawaban pasangan lain di kelas tersebut

3. Kegiatan Akhir (10 Menit)

 Guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi perkalian pecahan biasa dan pembagian pecahan biasa.

 Guru memberikan refleksi kepada siswa seperti menanyakan siswa apakah mereka senang belajar dengan menggunakan model The Power of Two

 Guru menyampaikan pokok materi yang akan di bahas pada pertemuan berikutnya yakni perkalian dan pembagian pecahan campuran

 Berdo’a bersama sebelum menutup pelajaran.

H. Media/Alat dan Sumber Belajar

 Kartu soal

 Buku Matematika Untuk SD/MI Kelas 5 I. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes Tulis 2. Bentuk Instrumen Uraian : Essay

Contoh Instrumen

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

1. 2𝟒

𝟓 x 3𝟑

𝟒 = ...

2. 1𝟏𝟐 : 4𝟑𝟒 = ...

Kunci Jawaban

1. 2𝟒𝟓 x 3𝟑𝟒 = 𝟏𝟒𝟓 x 𝟏𝟓𝟒 = 𝟐𝟏𝟎𝟐𝟎 = 𝟒𝟐𝟒 = 2𝟐𝟐 2. 1𝟏𝟐 : 4𝟑𝟒 = 𝟑𝟐 : 𝟏𝟗𝟒 = 𝟑𝟐 x 𝟏𝟗𝟒 = 𝟏𝟐𝟑𝟖 FORMAT KRITERIA

Produk

No Aspek Kriteria Skor

1. Konsep  Semua benar

 Sebagaian besar benar

 Sebagaian kecil benar

 Semua salah

4 3 2 1 Performasi

No Aspek Kriteria Skor 1. Pengetahuan  Pengetahuan

 Kadang-kadang pengetahuan

 Tidak pengetahuan

4 2 1 2. Kerjasama  Bekerjasama

 Kadang-kadang kerjasama

 Tidak kerjasama

4 2 1

3. Sikap  Sikap

 Kadang-kadang sikap

 Tidak sikap

4 2 1

Catatan :

Nilai

=

𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑴𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍x 100

Taman, Mei 2016 Peneliti

Nurhasanah

NIM. 15.1.12.9.164

Mengetahui,

Kepala MI NW Taman Guru wali kelas V

Ismu Rafikah, S.Pd.I Munawwarah, S.Pd.I

NIP. 196712251991032001 NIP. -

Lampiran 4

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II

Nama Sekolah : MI NW Taman Pagesangan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : V (Lima) /Genap Pertemuan Ke 1

Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

5. Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah B. Kompetensi Dasar

5.3 Mengalikan dan membagi berbagai bentuk pecahan C. Indikator

 Menentukan hasil perkalian berbagai bentuk pecahan D. Tujuan Pembelajaran

 Siswa dapat menentukan hasil perkalian berbagai bentuk pecahan melalui model pembelajaran The Power of Two

Karakter yang diharapkan

Saling menghargai, percaya diri, disiplin, kerjasama dan tanggung jawab

E. Materi Pembelajaran

 Perkalian berbagai bentuk pecahan

Perkalian pecahan biasa dengan pecahan campuran Contoh:

3

4 x 2152 = ....

Jawab : 3

4 x 22

15 = 3

4 x 32

15 = 96

60 = 16

10 = 13

5

Perkalian pecahan biasa dengan desimal Contoh: 203 x 0,52 = 203 x 10052 = 2000∶4156∶4 = 50039 Perkalian pecahan biasa dengan persen

Contoh: 49 x 63% = 49 x 10063 = 252∶36900∶36 = 257 Perkalian pecahan campuran dengan desimal

Contoh: 215 x 0,35 = 115 x 10035 = 10077 F. Model Pembelajaran

 Ceramah

 Tanya Jawab

The Power of Two (kekuatan berdua) G. Kegiatan Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

 Guru bersama siswa berdo’a sebelum memulai pelajaran

 Guru mengabsen kehadiran siswa

 Guru memberikan apersepsi

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

 Guru menjelaskan model pembelajaran yang akan digunakan 2. Kegiatan Inti (50 Menit)

 Guru menyampaikan materi pelajaran

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait materi yang belum di mengerti

 Guru mengajukan satu atau lebih pertanyaan;

 Mintalah siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara individual;

 Setelah semua menjawab, mintalah kembali kepada siswa untuk berpasangan dan saling bertukar jawaban dan membahas secara bersama-sama dengan pasangannya;

 Mintalah setiap pasangan terebut untuk membuat jawaban baru hasil pembahasan dan diskusi dengan pasangannya;

 Ketik semua pasangan telah merumuskan jawaban baru maka bandingkan jawaban tersebut dengan jawaban pasangan lain di kelas tersebut

3. Kegiatan Akhir (10 Menit)

 Guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi perkalian berbagai bentuk pecahan

 Guru memberikan refleksi kepada siswa seperti menanyakan siswa apakah mereka senang belajar dengan menggunakan model The Power of Two

 Guru menyampaikan pokok materi yang akan di bahas pada pertemuan berikutnya yakni pembagian berbagai bentuk pecahan.

 Berdo’a bersama sebelum menutup pelajaran.

H. Media/Alat dan Sumber Belajar

 Kartu soal

 Buku Matematika Untuk SD/MI Kelas 5 I. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes Tulis 2. Bentuk Instrumen Uraian : Essay

Contoh Instrumen

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

1. 𝟑𝟖 x 1𝟓𝟔 = ...

2. 𝟑𝟕 x 2,3 = ...

3. 𝟑𝟒 x 65% = ...

4. 1𝟐𝟑 x 0,7 = ...

Kunci Jawaban 1. 𝟑𝟖 x 1𝟓

𝟔 = 𝟑

𝟖 x 𝟏𝟏

𝟔 = 𝟑𝟑

𝟒𝟖

2. 𝟑𝟕 x 2,3 = 𝟑

𝟕 x 𝟐𝟑

𝟏𝟎 = 𝟔𝟗

𝟕𝟎

3. 𝟑𝟒 x 65% = 𝟑𝟒 x 𝟏𝟎𝟎𝟔𝟓 = 𝟒𝟎𝟎∶𝟓 𝟏𝟗𝟓∶𝟓 = 𝟑𝟗𝟖𝟎 4. 1𝟐

𝟑 x 0,7 = 𝟓

𝟑 x 𝟕

𝟏𝟎 = 𝟑𝟓

𝟑𝟎 = 𝟏𝟑𝟎𝟓 FORMAT KRITERIA

Produk

No Aspek Kriteria Skor

1. Konsep  Semua benar

 Sebagaian besar benar

 Sebagaian kecil benar

 Semua salah

4 3 2 1 Performasi

No Aspek Kriteria Skor

1. Pengetahuan  Pengetahuan

 Kadang-kadang pengetahuan

 Tidak pengetahuan

4 2 1 2. Kerjasama  Bekerjasama

 Kadang-kadang kerjasama

 Tidak kerjasama

4 2 1

3. Sikap  Sikap

 Kadang-kadang sikap

 Tidak sikap

4 2 1 Catatan :

Nilai

=

𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑴𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍x 100

Taman, Mei 2016 Peneliti

Nurhasanah

NIM. 15.1.12.9.164

Mengetahui,

Kepala MI NW Taman Guru wali kelas V

Ismu Rafikah, S.Pd.I Munawwarah, S.Pd.I

NIP. 196712251991032001 NIP. -

Lampiran 5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II

Nama Sekolah : MI NW Taman Pagesangan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : V (Lima) /Genap Pertemuan Ke : 2

Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

5. Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah B. Kompetensi Dasar

5.3 Mengalikan dan membagi berbagai bentuk pecahan C. Indikator

 Menentukan hasil pembagian berbagai bentuk pecahan D. Tujuan Pembelajaran

 Siswa dapat menentukan hasil pembagian berbagai bentuk pecahan melalui model pembelajaran The Power of Two

Karakter yang diharapkan

Saling menghargai, percaya diri, disiplin, kerjasama dan tanggung jawab

E. Materi Pembelajaran

 Pembagian berbagai bentuk pecahan

Pembagian pecahan biasa dengan pecahan campuran Contoh:

5 6 : 21

4 = ....

Jawab : = 56 : 214 = 56 : 94 Pecahan campuran diubah ke bentuk pecahan biasa

= 56 x 49 = 2054 = 1027 Hasil pembagian disederhanakan Pembagian pecahan biasa dengan pecahan desimal

Contoh: 16 : 0,9 = 16 : 109 = 16 x 109 = 10∶254∶2 = 275 Pembagian pecahan biasa dengan persen

Contoh: 16

25 : 39% = 16

25 : 39

100 = 16

25 x 100

39 = 1600:25

975∶25 = 64

39 = 125

39

Pembagian pecahan campuran dengan desimal Contoh: 21

4 : 3,2 = 9

4 : 32

10 = 9

4 x 10

32 = 90

128

F. Model Pembelajaran

 Ceramah

 Tanya Jawab

The Power of Two (kekuatan berdua) G. Kegiatan Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)

 Guru bersama siswa berdo’a sebelum memulai pelajaran

 Guru mengabsen kehadiran siswa

 Guru memberikan apersepsi

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

 Guru menjelaskan model pembelajaran yang akan digunakan 2. Kegiatan Inti (50 Menit)

 Guru menyampaikan materi pelajaran

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait materi yang belum di mengerti

 Guru mengajukan satu atau lebih pertanyaan;

 Mintalah siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara individual;

 Setelah semua menjawab, mintalah kembali kepada siswa untuk berpasangan dan saling bertukar jawaban dan membahas secara bersama-sama dengan pasangannya;

 Mintalah setiap pasangan terebut untuk membuat jawaban baru hasil pembahasan dan diskusi dengan pasangannya;

 Ketik semua pasangan telah merumuskan jawaban baru maka bandingkan jawaban tersebut dengan jawaban pasangan lain di kelas tersebut

3. Kegiatan Akhir (10 Menit)

 Guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi perkalian berbagai bentuk pecahan

 Guru memberikan refleksi kepada siswa seperti menanyakan siswa apakah mereka senang belajar dengan menggunakan model The Power of Two

 Guru menyampaikan pokok materi yang akan di bahas pada pertemuan berikutnya yakni pembagian berbagai bentuk pecahan.

 Berdo’a bersama sebelum menutup pelajaran.

H. Media/Alat dan Sumber Belajar

 Kartu soal

 Buku Matematika Untuk SD/MI Kelas 5 I. Penilaian

1. Teknik Penilaian : Tes Tulis 2. Bentuk Instrumen Uraian : Essay

Contoh Instrumen

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

1. 𝟓𝟔 : 2𝟏𝟒 = ...

2. 𝟏𝟓𝟒 : 0,3 = ...

3. 𝟏𝟑 : 27% = ...

4. 𝟐𝟏𝟕 : 0,45 = ...

Kunci Jawaban 1. 𝟓𝟔 : 2𝟏

𝟒 = 𝟓

𝟔 : 𝟗

𝟒 = 𝟓

𝟔 x 𝟒

𝟗 = 𝟐𝟎

𝟓𝟒 = 𝟏𝟎

𝟐𝟕

2. 𝟏𝟓𝟒 : 0,3 = 𝟏𝟓𝟒 : 𝟏𝟎𝟑 = 𝟏𝟓𝟒 x 𝟏𝟎𝟑 = 𝟒𝟎:𝟓𝟒𝟓:𝟓 = 𝟖𝟗 3. 𝟏𝟑 : 27% = 𝟏𝟑 : 𝟏𝟎𝟎𝟐𝟕 = 𝟏𝟑 x 𝟏𝟎𝟎𝟐𝟕 = 𝟏𝟎𝟎𝟖𝟏 4. 𝟐𝟏𝟕 : 0,45 = 𝟏𝟓

𝟕 : 𝟒𝟓

𝟏𝟎𝟎 = 𝟏𝟓

𝟕 x 𝟏𝟎𝟎

𝟒𝟓 = 𝟏𝟓𝟎𝟎:𝟏𝟓

𝟑𝟏𝟓:𝟏𝟓 = 𝟏𝟎𝟎𝟐𝟏 = 𝟒𝟏𝟔𝟐𝟏 FORMAT KRITERIA

Produk

No Aspek Kriteria Skor

1. Konsep  Semua benar

 Sebagaian besar benar

 Sebagaian kecil benar

 Semua salah

4 3 2 1 Performasi

No Aspek Kriteria Skor

1. Pengetahuan  Pengetahuan

 Kadang-kadang pengetahuan

 Tidak pengetahuan

4 2 1 2. Kerjasama  Bekerjasama

 Kadang-kadang kerjasama

 Tidak kerjasama

4 2 1

3. Sikap  Sikap

 Kadang-kadang sikap

 Tidak sikap

4 2 1 Catatan :

Nilai

=

𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑴𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍x 100

Taman, Mei 2016 Peneliti

Nurhasanah

NIM. 15.1.12.9.164

Mengetahui,

Kepala MI NW Taman Guru wali kelas V

Ismu Rafikah, S.Pd.I Munawwarah, S.Pd.I

NIP. 196712251991032001 NIP. -

Lampiran 6

TES EVALUASI SIKLUS I

Nama : ... Mata Pelajaran : Matematika Kelas : V (Lima) Hari/Tanggal : ...

Kerjakan soal-soal berikut dengan jawaban yang benar!

1. 34 x 35 = ...

2. 72 x 23 = ...

3. 123 x 56 = ...

4. 25 : 35 = ...

5. 17 : 218 = ...

6. 134 x 263 = ...

7. 623 x 124 = ...

8. 36

2 : 24

4 = ...

9. 134 : 512 = ...

10. 245 : 125 = ...

KUNCI JAWABAN TES EVALUASI

SIKLUS I

No Jawaban

1. 3

4 x 35 = ...

Penyelesaian :

3

4 x 35 = 3 𝑥 34 𝑥 5 = 209

2. 7

2 x 23 = ...

Penyelesaian :

7

2 x 23 = 7 𝑥 22 𝑥 3 = 146 = 73 3. 3

12 x 56 = ...

Penyelesaian :

3

12 x 56 = 123 x 125 = 1512 = 54

4. 2

5 : 35 = ...

Penyelesaian :

2 5 : 3

5 = 2

5 x 5

3 = 10

15 = 23

5. 1

7 : 218 = ...

Penyelesaian :

1

7 : 218 = 17 x 218 = 2156 = 38 6. 134 x 263 = ...

Penyelesaian :

134 x 263 = 74 x 123 = 8412 = 7 7. 623 x 124 = ...

Penyelesaian :

623 x 124 = 203 x 64 = 12012 = 10 8. 362 : 244 =

Penyelesaian :

362 : 244 = 122124 = 122 x 124 = 4824 = 2 9. 13

4 : 51

2 = ...

Penyelesaian :

134 : 512 = 74112 = 74 x 112 = 1444 = 227 10. 245 : 125 = ...

Penyelesaian :

245 : 125 = 14575 = 145 x 57 = 7035 = 2 Jumlah Skor Total

Lampiran 7

TES EVALUASI SIKLUS II

Nama : ... Mata Pelajaran : Matematika Kelas : V (Lima) Hari/Tanggal : ...

Kerjakan soal-soal berikut dengan jawaban yang benar!

1. 67 x 245 = ...

2. 1,2 x 23 = ...

3. 26

7 x 0,7 = ...

4. 24 x 1,4 = ...

5. 76 x 30% = ...

6. 49 : 3 13 = ...

7. 7,2 : 145 = ...

8. 214 : 1,2 = ...

9. 23 : 0,3 = ...

10. 45 : 20% = ...

KUNCI JAWABAN TES EVALUASI

SIKLUS II

No Jawaban

1. 6

7 x 245 = ...

Penyelesaian:

6

7 x 245 = 67 x 145 = 8435 = 125 = 225 2. 1,2 x 23 = ...

Penyelesaian:

1,2 x 23 = 1210 x 23 = 24 30 = 108 3. 267 x 0,7 = ...

Penyelesaian:

267 x 0,7 = 207 x 107 = 14070 = 2

4. 2

4 x 1,4 = ...

Penyelesaian:

2

4 x 1,4 = 24 x 1410 = 2840 = 107

5. 7

6 x 30% = ...

Penyelesaian:

7

6 x 30% = 76 x 10030 = 210600 = 10035 = 207 6. 4

9 : 3 1

3 = ...

Penyelesaian:

49 : 3 13 = 49 : 103 = 94 x 103 = 1290 = 152 7. 7,2 : 145 =

Penyelesaian:

7,2 : 145 = 7210 : 59 = 7210 x 59 = 36090 = 4

8. 21

4 : 1,2 = ...

Penyelesaian:

214 : 1,2 = 94 : 1210 = 49 x 1012 = 9048 = 158

9. 2

3 : 0,3 = ...

Penyelesaian:

2

3 : 0,3 = 2

3 : 3

10 = 2

3 x 10

3 = 20

9 = 22

9

10. 4

5 : 20% = ...

Penyelesaian:

4

5 : 20% = 45 : 10020 = 45 x 10020 = 400100 = 4 Jumlah Skor Total

Lampiran 8

TABEL DATA HASIL BELAJAR SISWA SIKLUS I

NO. NAMA NILAI KETERANGAN

1. Abdul Latif 80 Tuntas

2. Aditya Gunawan 80 Tuntas

3. Ahda Sabila 80 Tuntas

4. Ahmad Furqon 40 Tidak Tuntas

5. Ahmad Zulharmain 80 Tuntas

6. Alifia Hidayati 100 Tuntas

7. Annisya Salsabila M. 80 Tuntas

8. Dina Bunga Islamiati 80 Tuntas

9. Faizin Akbar 80 Tuntas

10. Febrian Abimanyu 40 Tidak Tuntas

11. Gania Rizki Muhlisin 80 Tuntas

12. Haikhal Vebryo Muadz 50 Tidak Tuntas

13. M. Kholil Firmansyah 80 Tuntas

14. M. Lutfi Maulidan 80 Tuntas

15. M. Yasin Al-Kadri 40 Tidak Tuntas

16. M. Mustiaji 50 Tidak Tuntas

17. Nadila Nuraini 80 Tuntas

18. Nazriah Sya’bani 60 Tidak Tuntas

19. Nova Fitriana 100 Tuntas

20. Novi Fitriani 90 Tuntas

21. Sri Maulina 80 Tuntas

ANALISIS DATA SIKLUS I

Dari 21 orang siswa yang mengikuti tes, jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 adalah 6 orang siswa dan 15 orang siswa mendapat nilai < 75, sehingga persentase ketuntasan klasikalnya yaitu sebagai berikut:

Ketuntasan Klasikal = siswa yang tuntas belajar

siswa

x

100%

= 15

21x 100%

= 71,42 %

Jadi, pada siklus I kentuntasan belajar siswa secara klasikal belum tercapai karena persentase jumlah siswa yang mencapai nilai ≥ 75 belum tercapai 85%

Menghitung Rata-Rata Kelas M = X

N

M = 1440 21

= 68,5

TABEL RINGKASAN HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN SIKLUS I

NO URAIAN PENILAIAN KETERANGAN

1 Nilai tertinggi 100

2 Nilai terendah 40

3 Jumlah siswa seluruhnya 21

4 Jumlah siswa yang hadir 21

5 Jumlah siswa yang tuntas secara individu 15

6 Jumlah nilai keseluruhan 1.440

7 Nilai rata-rata 68,5

8 Presentasi ketuntasan klasikal 71,4%

Lampiran 9

TABEL DATA HASIL BELAJAR SISWA SIKLUS II

NO. NAMA NILAI KETERANGAN

1. Abdul Latif 80 Tuntas

2. Aditya Gunawan 90 Tuntas

3. Ahda Sabila 90 Tuntas

4. Ahmad Furqon 80 Tuntas

5. Ahmad Zulharmain 80 Tuntas

6. Alifia Hidayati 100 Tuntas

7. Annisya Salsabila M. 90 Tuntas

8. Dina Bunga Islamiati 80 Tuntas

9. Faizin Akbar 80 Tuntas

10. Febrian Abimanyu 70 Tidak Tuntas

11. Gania Rizki Muhlisin 90 Tuntas

12. Haikhal Vebryo Muadz 60 Tidak Tuntas

13. M. Kholil Firmansyah 90 Tuntas

14. M. Lutfi Maulidan 80 Tuntas

15. M. Yasin Al-Kadri 80 Tuntas

16. M. Mustiaji 70 Tidak Tuntas

17. Nadila Nuraini 80 Tuntas

18. Nazriah Sya’bani 80 Tuntas

19. Nova Fitriana 100 Tuntas

20. Novi Fitriani 100 Tuntas

21. Sri Maulina 80 Tuntas

ANALISIS DATA SIKLUS II

Dari 21 orang siswa yang mengikuti tes, jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 adalah 3 orang siswa dan 18 orang siswa mendapat nilai < 75, sehingga persentase ketuntasan klasikalnya yaitu sebagai berikut:

Ketuntasan Klasikal = siswa yang tuntas belajar

siswa

x

100%

= 18

21x 100%

= 85,7 %

Jadi, pada siklus II kentuntasan belajar siswa secara klasikal sudah tercapai karena persentase jumlah siswa yang mencapai nilai ≥ 75 sudah mencapai 85%

Menghitung Rata-Rata Kelas M = X

N

M = 1750 21

= 83,3

TABEL RINGKASAN HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN SIKLUS II

NO URAIAN PENILAIAN KETERANGAN

1 Nilai tertinggi 100

2 Nilai terendah 60

3 Jumlah siswa seluruhnya 21

4 Jumlah siswa yang hadir 21

5 Jumlah siswa yang tuntas secara individu 18

6 Jumlah nilai keseluruhan 1.750

7 Nilai rata-rata 83,3

8 Presentasi ketuntasan klasikal 85,7%

Dokumen terkait