• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan

Dalam dokumen laporan penelitian - SIMAKIP (Halaman 39-42)

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Alumni Prodi PEP UHAMKA tahun 2020 memberi penilaian yang sangat baik terhadap kualitas layanan pimpinan UHAMKA, baik pada tingkat universitas, sekolah pascasarjana, maupun program studi. Indikator yang memberikan kepuasan tertinggi pada ketiga tingkatan pimpinan tersebut yaitu dalam berkomitmen terhadap mutu. Hasil ini berbeda dari hasil survei alumni lulusan tahun 2019 yang menunjukkan kepuasan tertinggi dicapai oleh indikator senantiasa mendukung suasana kampus yang islami pada setiap tingkatan kepemimpinan (Driana, 2020). Meskipun demikian, indikator senantiasa

mendukung suasana kampus yang islami pada setiap tingkatan kepemimpinan masih tetap memberikan tingkat kepuasan yang tinggi pada alumni.

Sementara itu, mengembangkan minat dan bakat mahasiswa merupakan indikator dengan tingkat kepuasan terendah dibandingkan komponen-komponen lainnya di ketiga tingkat pimpinan sehingga membutuhkan perhatian yang lebih guna meningkatkan kepuasan alumni. Pada survei alumni lulusan tahun 2019, mengembangkan minat dan bakat mahasiswa juga merupakan komponen dengan tingkat kepuasan terendah. Pimpinan di UHAMKA mulai dari universitas hingga program studi tampaknya perlu memberi perhatian lebih pada

indikator mengembangkan minat dan bakat mahasiswa untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa.

Secara umum, alumni menyatakan tingkat kepuasan lebih tinggi terhadap pimpinan program studi dibandingkan terhadap pimpinan universitas dan sekolah pascasarjana. Hal ini

80 20

Ya Tidak

30

tampaknya dipengaruhi juga oleh peluang interaksi yang lebih intensif antara mahasiswa dan pimpinan program studi PEP dibandingkan dengan pimpinan universitas maupun pimpinan sekolah pascasarjana.

Alumni juga memberikan penilaian yang sangat baik terhadap dosen, dengan

mayoritas tingkat kepuasan untuk setiap indikator di atas 90%. Meskipun demikian, ada dua indikator yang perlu mendapatkan perhatian lebih, yaitu mampu memanfaatkan media pembelajaran (88%) dan mampu menggunakan strategi pembelajaran yang efektif (89%).

Pengajaran yang berkualitas memegang peranan sentral dalam dunia pendidikan dan merupakan salah satu indikator dalam audit kinerja pendidikan tinggi serta dalam

menentukan ranking perguruan tinggi baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional (Harrison et al., 2020).

Tingkat kepuasan terhadap tenaga kependidikan/karyawan juga sangat baik dengan mayoritas tingkat kepuasan untuk setiap indikator di atas 90%, kecuali pada indikator

senantiasa mendukung suasana kampus yang islami (88%). Selama ini, kajian-kajian tentang kualitas pendidikan tinggi lebih banyak difokuskan pada aspek akademis dan fasilitas

kampus, Peningkatan layanan administrasi akan berdampak pada penilaian terhadap

kepuasan terhadap perguruan tinggi secara keseluruhan (Steppacher et al., 2019). Akan tetapi, instrumen yang dikembangkan Lembaga Penjaminan Mutu UHAMKA telah menyertakan indikator-indikator untuk menilai kepuasan terhadap layanan administrasi.

Dari sisi sarana dan prasarana, keberadaan UHAMKA di lokasi strategis di Jakarta Selatan tampaknya menjadi keunggulan tersendiri dengan lingkungan yang aman dan nyaman dengan tingkat kepuasan. Pelayanan berbasis teknologi informasi bermutu juga mendapatkan kepuasan yang tinggi. Keunggulan dari sisi lingkungan tempat kampus berada perlu diikuti dengan peningkatan kualitas sarana yang ada. Tempat beribadah lebih nyaman dan memadai perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut mengingat kebutuhan tempat sholat di masa perkuliahan, terutama ketika banyak kelas dilaksanakan pada hari-hari yang sama.

Laboratorium yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan program studi juga masih belum memenuhi harapan alumni. Hasil survei kepuasan alumni Program Studi PEP UHAMKA terhadap kualitas penyelenggaraan proses pendidikan di Universitas Muhammadiyah Prof.

Dr. HAMKA pada 2019 (Driana, 2020) juga menunjukkan tingkat kepuasan terendah pada indikator tempat beribadah lebih nyaman dan memadai dan laboratorium yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan program studi.

Alumni UHAMKA memiliki kebanggaan yang tinggi pernah menempuh pendidikan di UHAMKA, keinginan studi lanjut di UHAMKA, keinginan mempromosikan UHAMKA

31

pada keluarga dan orang lain, dan keyakinan memiliki kemampuan untuk bekerja sesuai bidang yang ditekuni di UHAMKA. Penelitian yang dilakukan Lai et al. (2015) di tiga perguruan tinggi di Malaysia menunjukkan bahwa semakin positif penilaian mahasiswa terhadap program studi terkait dengan keinginan mahasiswa untuk merekomendasikan program studi tersebut. Dengan demikian, perguruan tinggi harus memastikan kepuasan mahasiswa atas layanan perguruan tinggi dan keyakinan bahwa pendidikan yang ditempuh oleh mahasiswa bermakna.

32

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil survei dan pembahasan atas tanggapan alumni Prodi PEP UHAMKA terhadap kualitas layanan komponen penyelenggara pendukung proses

pendidikan, yang meliputi pimpinan universitas, pimpinan sekolah pascasarjana, pimpinan program studi, dosen, tenaga kependidikan/karyawan, sarana dan prasarana, serta dampak pribadi yang diperoleh alumni setelah menyelesaikan pendidikan mereka di UHAMKA, dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Secara umum, kepuasan alumni Prodi PEP UHAMKA terhadap pimpinan, baik di tingkat universitas, Sekolah Pascasarjana, maupun program studi PEP sangat tinggi, dengan indikator berkomitmen terhadap mutu yang memberikan kepuasan tertinggi di ketiga level pimpinan. Hal ini menjadi indikator atas kesungguhan pimpinan pada seluruh tingkatan dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di

UHAMKA. Akan tetapi, kepuasan terhadap pimpinan dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa lebih rendah dibandingkan indikator-indikator lainnya.

2. Secara umum, kepuasan alumni Prodi PEP UHAMKA terhadap dosen sangat tinggi dengan indikator-indikator yang menunjukkan tingkat kepuasan 90% atau lebih, kecuali pada indikator mampu memanfaatkan media pembelajaran (88%) dan mampu menggunakan strategi pembelajaran yang efektif (89%).

3. Secara umum, kepuasan alumni Prodi PEP UHAMKA terhadap tenaga kependidikan dan karyawan sangat tinggi dengan indikator-indikator yang menunjukkan tingkat kepuasan di atas 90%, kecuali pada indikator senantiasa mendukung suasana kampus islami (88%).

4. Secara umum, kepuasan alumni Prodi PEP UHAMKA terhadap sarana dan prasarana sangat tinggi. Keunggulan kompetitif yang dimiliki Sekolah Pascasarjana UHAMKA adalah lingkungan yang aman dan nyaman dan pelayanan berbasis teknologi

informasi bermutu dengan tingkat kepuasan di atas 90%. Meskipun demikian, UHAMKA perlu meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap indikator tempat beribadah nyaman dan leluasa (76%) dan laboratorium lengkap dan sesuai dengan kebutuhan program studi (77%).

5. Kepuasan alumni Prodi PEP UHAMKA yang sangat tinggi terhadap kualitas layanan komponen penyelenggara pendukung proses pendidikan tampaknya berkontribusi

33

memiliki kebanggaan pernah kuliah di UHAMKA, keyakinan memiliki kemampuan (profesional) untuk bekerja sesuai dengan bidang yang ditekuni di UHAMKA dan keinginan mempromosikan UHAMKA kepada keluarga dan orang lain.

6. Mayoritas alumni Prodi PEP UHAMKA (77,8%) menyelesaikan pendidikannya tepat waktu, yaitu dalam 4 semester dan 88,9% sudah memiliki pekerjaan saat menempuh pendidikan di PEP UHAMKA. Selain itu, mayoritas alumni Prodo PEP UHAMKA (77,8%) menyatakan bidang kerja dan bidang ilmu yang ditekuni di UHAMKA telah sesuai.

7. Mayoritas alumni Prodi PEP UHAMKA menilai bahwa Program Studi PEP,

Sekolah Pascasarjana, dan UHAMKA, telah melakukan upaya-upaya yang memadai dalam pembentukan jaringan komunikasi alumni (80%). Tetapi, alumni menilai pelatihan melamar kerja masih sangat kurang dan tidak ada layanan penempatan kerja.

B. Saran

Berdasarkan simpulan di atas, ada beberapa saran yang peneliti ajukan guna meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan pendidikan di UHAMKA.

1. Pimpinan

a. Para pimpinan mulai dari tingkat universitas, Sekolah Pascasarjana, dan Program Studi PEP perlu merumuskan kebijakan dan strategi dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa karena merupakan indikator dengan tingkat kepuasan yang paling rendah dalam penilaian terhadap pimpinan.

2. Dosen

a. Dosen-dosen juga perlu memperluas wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media pembelajaran dan menggunakan strategi

pembelajaran yang lebih efektif yang disesuaikan juga dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini serta kebutuhan bidang pendidikan.

Terlebih lagi sejak bulan Maret 2020 pembelajaran dilakukan secara daring karena pandemi Covid-19 yang menuntut para dosen untuk melakukan adaptasi dengan cepat dan tepat dengan tetap menjamin efektivitas

pembelajaran. Pada indikator mampu memanfaatkan media pembelajaran, ada 10% alumi yang hanya menyatakan cukup puas. Pada indikator mampu

Dalam dokumen laporan penelitian - SIMAKIP (Halaman 39-42)

Dokumen terkait