BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, maka peneliti akan membahas mengenai data yang didapatkan di lokasi peneitian dan dikaitkan dengan referensi atau kajian kepustakaan. Adapun penjelasan lebih lengkap mengenai hasil penelitian yang diperoleh peneliti yaitu sebagai berikut:
Strategi Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan sengketa lahan yang terjadi pada saat pembangunan Bandar Udara Toraja belum efektif dalam penerapannya. Setelah penetapan program yaitu pembentukan panitia 9 untuk pembebasan lahan dan juga pembentukan satgas pembebasan lahan beranggotakan 146 orang yang dibentuk untuk membantu panitia 9 masih menemui banyak kendala. Terlalu terburu-buru dan juga kurang kuatnya data yang digunakan untuk mengetahui pemilik lahan yang sebenarnya justru menambah konflik baru yang terjadi di masyarakat sehingga terjadi sengketa antara pemilik lahan dan juga penggarap lahan. Selanjutnya dalam penetapan anggaran khususnya untuk ganti rugi juga belum efektif karena dalam SK Bupati Tana Toraja Nomor: 817 /VI T /2011 tentang Penetapan Nilai Ganti Kerugian
tidak terdapat nominal ganti rugi untuk bangunan dan juga tanaman. Pembayaran ganti rugi yang diberikan dengan melihat kwitansi pembayaran pajak yang selama ini dibayarkan juga tidak efektif karena ada masyarakat yang hanya ditugaskan untuk menggarap lahan justru mendapat semua ganti rugi sehingga pemilik lahan yang merasa dirugikan menuntut pemerintah untuk membayarkan kembali ganti rugi yang menurutnya harus mereka terima. Kemudian dalam penetapan prosedur juga belum efektif karena pada faktanya dilapangan masih ada masalah sengketa yang terjadi sampai saat ini antara masyarakat dengan masyarakat. Dalam penerapannya untuk penyelesaian sengketa yang terjadi, Pemerintah Daerah lebih mengedepankan asas kekeluargaan. Adanya masyarakat yang tetap bersikeras dengan pendapatnya dan tidak menemui jalan keluar setelah dilakukan mediasi yang difasilitasi oleh kantor pertanahan maka harus dilanjutkan melalui jalur hukum dan keputusannya menunggu hasil dari pengadilan. Namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa banyak masalah sengketa lahan pada Bandar Udara Toraja yang diselesaikan oleh pemerintah daerah khususnya kantor pertanahan dan juga tidak semua masyarakat yang lahannya digunakan untuk pembangunan bandar udara merasa kebaratan ataupun melakukan gugatan sehingga terjadi sengketa.
Dalam Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia No. 3 Tahun 2011 pada bagian kedua pasal 27 ayat 1 dan 2 tentang pengelolaan pengkajian dan penanganan kasus pertanahan yang berbunyi:
(1) Berdasarkan rekomendasi penanganan sengketa pertanahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (2) selanjutnya dilakukan:
a. Pengolahan/pengkajian data pengaduan b. Penelitian lapangan
c. Penyelenggaraan Gelar Kasus
d. Penyusunan Risalah Pengolahan Data e. Penyiapan berita acara/keputusan/surat
f. Monitoring dan evaluasi terhadap hasil penanganan sengketa yang ada.
(2) Dalam kaitannya dengan sengketa tertentu sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 14 ayat (3) dan/atau dipandang penting oleh Kepala BPN RI dalam penanganannya maka dapat dibentuk Tim.
Dalam penelitian ini adapun indikator yang digunakan untuk mengetahui strategi Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan sengketa lahan adalah menurut (J.D. Hunger & Wheelen, 2004) yaitu:
1. Penetapan program.
Penetapan program adalah langkah awal yang dilakukan oleh sebuah instansi dalam menyelesaikan perencanaan sekali pakai. Program ini terkait pembentukan struktur keanggotaan yang baik sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam penetapan program untuk menyelesaikan sengketa lahan pembangunan Bandar Udara Toraja, Pemerintah Daerah kemudian membentuk Panitia 9 pembebasan lahan dan juga Satuan Tugas (Satgas) berjumlah 146 yang bertugas untuk membantu Panitia 9.
2. Penetapan anggaran.
Penetapan anggaran adalah program yang dinyatakan dalam bentuk satuan uang. Setiap program akan dinyatakan secara rinci dalam biaya yang dapat
digunakan oleh sebuah instansi untuk merencanakan dan mengendalikan.
Angaran tidak hanya memberikan perencanaan rinci dari strategi baru dalam tindakan, tetapi juga menentukan dengan laporan proforma keuangan yang menunjukkan pengaruh yang diharapkan dari kondisi keuangan pembangunan. Dalam menyelesaikan masalah yang ada, Pemerintah Daerah kemudian membuat Surat Keputusan Bupati Tana Toraja Nomor: 817 /VI T /2011 tentang Penetapan Nilai Ganti Kerugian atas Tanah Lokasi Pembangunan Bandar Udara Baru di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja Tahun 2011.
3. Penetapan prosedur.
Penetapan prosedur adalah langkah-langkah atau teknik-teknik berurutan yang menggambarkan secara rinci bagaimana suatu program dapat diselesaikan. Prosedur secara khusus merinci berbagai aktivitas yang harus dikerjakan untuk menyelesaikan program yang telah ditetapkan. Dalam menyelsaikan masalah yang ada, Pemerintah Daerah kemudian menetapakan prosedur berdasarkan pada Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Pengkajian dan Penanganan Kasus Pertanahan pada bagian kedua pasal 27 ayat 1.
82
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terkait strategi Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan sengketa lahan pembangunan Bandar Udara Toraja di Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja yang terdiri dari 3 (tiga) indikator yang digunakan menurut (J.D. Hunger & Wheelen, 2004) yakni penetapan program, penetapan anggaran, dan penetapan prosedur maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Penetapan program yang dibentuk untuk perencanaan sekali pakai sudah sesuai dengan aturan Perpres No. 65 Tahun 2006 tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum dengan melakukan pembentukan panitia yang beranggotakan 9 orang dan juga pembentukan Satuan Tugas (Satgas) yang berjumlah 146.
2. Penetapan anggaran dalam bentuk nominal uang belum sepenuhnya efektif karena dalam Surat Keputusan Bupati Tana Toraja Nomor: 817 /VI T /2011 tentang Penetapan Nilai Ganti Kerugian atas Tanah Lokasi Pembangunan Bandar Udara Baru di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja Tahun 2011 tidak secara rinci ditetapkan dan disebutkan mengenai nominal ganti rugi untuk bangunan dan juga tanaman yang ada diatasnya sehingga beberapa masyarakat tidak menerima besaran nominal yang disebutkan secara lisan.
3. Penetapan prosedur dalam bentuk langkah-langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan sengketa lahan berdasarkan atas Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2011 tentang pengelolaan pengkajian dan penanganan kasus pertanahan pada bagian kedua pasal 27 ayat 1 dan 2 terkait penanganan sengketa. Namun pada penerapannya dilapangan tidak berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan karena adanya masalah baru yaitu terjadinya konflik antar anggota keluarga. Konflik ini terjadi karena tidak tepat sasaran dan adanya salah bayar dalam pembayaran ganti rugi.
B. Saran
Dalam menyelesaikan sengketa lahan khususnya pada pembangunan Bandar Udara Toraja oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja dalam hal ini Kantor Pertanahan maka adapun saran dari peneliti yaitu:
1. Pada penetapan program, Pemerintah Daerah diharapkan turun langsung ke lokasi untuk melihat program apa yang dapat menyelesaikan masalah dan juga menambah opsi terkait program yang akan dilaksanakan kedepan karena sering kali program yang telah ditetapkan tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan sehingga penyelesaian masalah yang terjadi tidak efektif atau sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
2. Pada penetapan anggaran, Pemerintah Daerah diharapkan melibatkan semua pihak terkait dan mengadakan musyawarah kemudian menetapkan secara terperinci semua hal yang membutuhkan anggaran. Nominal anggaran yang
telah disepakati semua pihak kemudian dibuatkan Surat Keputusan oleh Pemerintah Daerah yang ditanda tangani dengan materai oleh pihak yang berkepentingan sehingga memiliki payung hukum yang jelas. Jadi jika dikemudian hari terjadi konflik ataupun ada pihak yang keberatan maka surat keputusan yang telah dibuat dijadikan patokan dalam menyelesaikan masalah karena pada faktanya masalah anggaran merupakan masalah yang sensitif di masyarakat.
3. Pada penetapan prosedur, Pemerintah Daerah diharapkan mampu menjelaskan secara jelas dan sopan kepada masyarakat awam terkait program dan juga anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat. Dalam penerapannya dilapangan diharapkan Panitia ataupun Tim penyelesaian sengketa lebih humanis dan mengedapankan pendekatan secara kekeluargaan sehingga masalah yang ada dapat diselesaikan dengan baik tanpa merugikan salah satu pihak. Adapun pada penerapannya dilapangan diharapakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sehingga pelaksanaannya terukur dan dapat dikontrol.
85
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad. (2020). Manajemen Strategis. CV. Nas Medika Pustaka.
Bartol, K. M., & Martin, D. C. (1991). Management. New York McGraw-Hill.
Damanik, S. D., & Malau, W. (2017). Konflik pembebasan tanah dalam pembangunan bandara kualanamu. 1, 1–6.
David, F. R. (2006). Strategic Management Manajemen Strategis. PT Salemba
Empat Jakarta.
http://katalog.pustaka.unand.ac.id//index.php?p=show_detail&id=8952 Grant. (1999). Strategi Peran Penting Dalam Mengisi Tujuan Manajemen.
(Cetakan Ke).
Hariadi, B. (2003). Strategi Manajemen : Strategi Memenangkan Perang Bisnis.
Bayumedia.
Hatimah, I. (2013). Pengertian Pendekatan, strategi, metode, dan teknik. Jurnal
Pendidikan (Teori Dan Praktik), 1, 1.
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_SEKOLAH/19540402 1980112001-
IHAT_HATIMAH/Pengertian_Pendekatan,_strategi,_metode,_teknik,_taktik _dan.pdf
Hofer, C. W., & Schendel, D. (1978). Strategy Formulation: Analytical Concepts.
West Group.
Hunger, J. David, & Wheelen, T. L. (2001). Manajemen strategis.
http://kin.perpusnas.go.id/DisplayData.aspx?pId=25770&pRegionCode=JIU NMAL&pClientId=111
Hunger, J.D., & Wheelen, T. L. (2004). Strategic Management and Bussiness- annotated.
Margono, S. (2010). Penyelesaian Sengketa Bisnis Alternative Dispute Resolutions (ADR): Teknik Dan Strategi dalam Negosiasi, Mediasi Dan Arbitrase. Ghalia Indonesia.
Matande, R. S., Abdullah, S., & Sultan. (2018). Makna kearifan lokal To Parenge dalam penyelesaian konflik lahan di Tana Toraja. 1, 122–131.
Moore, M. H. (n.d.). Creating public value: The core idea of strategic management in government. International Journal of Professional Business Review, 6(1), 1–2. https://doi.org/10.26668/businessreview/2021.v6i1.219
Mudjiono, & Dimyati. (2015). Belajar Dan Pembelajaran. Rineka Cipta.
Muhammad, S. (2012). Strategi Pemerintahan : Manajemen Organisasi Publik.
Erlangga.
Mulyono. (2008). Manajemen Administrasi dan Organisasi Pendidikan. Ar-Ruzz Media, Yogyakarta.
Murad, R. (1991). Penyelesaian Sengketa Hukum atas Tanah.
Normaisa, Abdul Mahsyar, Sudarmi. (2020). Strategi Dinas Kesehatan Dalam Menekan Laju Penderita Stunting Di Kabupaten Enrekang. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP), 907–920.
Prahalad, C. K., & Hamel, G. (2009). The core competence of the corporation.
Knowledge and Strategy, 41–60. https://doi.org/10.1016/b978-0-7506-7223- 8.50003-4
Raja, N. A. (2019). Analisis Peran Pemerintah Daerah dalam Penyelesaian Konflik Agraria (Studi Kasus Konflik Antara PT. PP. London Sumatra dengan Masyarakat di Kabupaten Bulukumba). Government: Jurnal Ilmu
Pemerintahan, 12, 53–66.
http://journal.unhas.ac.id/index.php/government/article/view/8018
Rinanga, Z. (2020). Manajemen Strategi (Teori dan Aplikasi). Deepublish Publisher.
Rumelt, R. P. (1997). Good Strategy Bad Strategy. Cetakan Pertama.
Sarjita. (2005). Mimbar Hukum. 17.
Sumardjono, M. S. W. (2011). Reorientasi Kebijakan Pertanahan. Penerbit Kompas.
Terry, G. R. (2005). Dasar-dasar manajemen. Bumi Aksara.
Tjiptono, F. (2000). Strategi Pemasaran.
Usman, R. (2003). Hukum Hak atas Kekayaan Intelektual : Perlindungan dan Dimensi Hukumnya di Indonesia.
Yam, J. H. (2020). Manajemen Strategi (Konsep & Implementasi). CV. Nas Medika Pustaka.
87
L A M
P
I
R
A
N
Gambar 1. Kantor ATR/BPN Kantor Pertanahan Tana Toraja
Gambar 2. Bandar Udara Toraja
Gambar 3. Pemilik Lahan yang menolak pindah
Gambar 4. Dokumentasi wawancara dengan Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja
Gambar 5. Dokumentasi wawancara dengan Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja
Gambar 6.Dokumentasi wawancara Kepala Seksi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja
Gambar 7. Dokumentasi wawancara Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tana Toraja
Gambar 8. Dokumentasi wawancara Kepala Unit Bangunan dan Landasan Bandar Udara Toraja
Gambar 9. Dokumentasi Ruangan Pelayanan Awal di Kantor Pertanahan Kabupaten Tana Toraja
Gambar 10. Dokumentasi wawancara dengan Pemilik Lahan
Gambar 11. Lahan milik masyarakat
105611116717
by Tahap Tutup
Submission date: 27-Jun-2022 09:33AM (UTC+0700) Submission ID: 1863389763
File name: BAB_I.docx (19.84K) Word count: 1474
Character count: 9847
10 %
SIMILARITY INDEX
9 %
INTERNET SOURCES
3 %
PUBLICATIONS
3 %
STUDENT PAPERS
1 3 %
2 1 %
3 1 %
4 1 %
5 1 %
6 1 %
7 1 %
PRIMARY SOURCES
myl.ejournal.unri.ac.id
Internet Source
repository.unhas.ac.id
Internet Source
Submitted to Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Student Paper
Submitted to Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Student Paper
cahdesa.wordpress.com
Internet Source
eprints.uny.ac.id
Internet Source
Ari Sandhyavitri, Fatimah Insani Harahap.
"What is the impact of additional runway to obstacle limitation surface area?", IOP
Conference Series: Materials Science and Engineering, 2020
Publication
105611116717
by Tahap Tutup
Submission date: 27-Jun-2022 09:34AM (UTC+0700) Submission ID: 1863390459
File name: BAB_II.docx (150.14K) Word count: 3699
Character count: 24008
8 %
SIMILARITY INDEX
5 %
INTERNET SOURCES
3 %
PUBLICATIONS
5 %
STUDENT PAPERS
1 1 %
2 1 %
3 1 %
4 1 %
5 < 1 %
6 < 1 %
7 < 1 %
8 < 1 %
PRIMARY SOURCES
Submitted to Universitas Jenderal Soedirman
Student Paper
repository.ub.ac.id
Internet Source
Submitted to UIN Raden Intan Lampung
Student Paper
Submitted to Universitas Pamulang
Student Paper
asm1995.blogspot.com
Internet Source
www.slideshare.net
Internet Source
Ismail Najamuddin. "Penelitian Fasilitas Bandar Udara Husein Sastranegara -
Bandung", Warta Penelitian Perhubungan, 2019
PublicationLiani Sari, Ahamad Rifai Rahawarin, Burhan
Abdullah. "BENTUK PERBUATAN YANG
105611116717
by Tahap Tutup
Submission date: 27-Jun-2022 09:37AM (UTC+0700) Submission ID: 1863392689
File name: BAB_III.docx (19.68K) Word count: 942
Character count: 6389
9 %
SIMILARITY INDEX
6 %
INTERNET SOURCES
0 %
PUBLICATIONS
5 %
STUDENT PAPERS
1 5 %
2 1 %
3 1 %
4 1 %
5 1 %
Exclude quotes On Exclude bibliography On
Exclude matches < 1%
PRIMARY SOURCES
Submitted to UIN Raden Intan Lampung
Student Paper
repository.unika.ac.id
Internet Source
eprints.walisongo.ac.id
Internet Source
islamicmarkets.com
Internet Source
jurnal.untad.ac.id
Internet Source
105611116717
by Tahap Tutup
Submission date: 27-Jun-2022 09:38AM (UTC+0700) Submission ID: 1863393243
File name: BAB_IV.docx (573.27K) Word count: 8806
Character count: 55357
9 %
SIMILARITY INDEX
7 %
INTERNET SOURCES
3 %
PUBLICATIONS
4 %
STUDENT PAPERS
1 1 %
2 1 %
3 < 1 %
4 < 1 %
5 < 1 %
6 < 1 %
7 < 1 %
8 < 1 %
9 < 1 %
PRIMARY SOURCES
Submitted to Universitas Sam Ratulangi
Student Paper
text-id.123dok.com
Internet Source
Submitted to Universitas Pamulang
Student Paper
core.ac.uk
Internet Source
id.wikipedia.org
Internet Source
firmanbusroh.blogspot.com
Internet Source
repository.stpn.ac.id
Internet Source
adoc.pub
Internet Source
Submitted to Universitas Mulawarman
Student Paper
105611116717
by Tahap Tutup
Submission date: 27-Jun-2022 09:39AM (UTC+0700) Submission ID: 1863393999
File name: BAB_V.docx (16.74K) Word count: 693
Character count: 4404
4 %
SIMILARITY INDEX
4 %
INTERNET SOURCES
0 %
PUBLICATIONS
2 %
STUDENT PAPERS
1 2 %
2 2 %
Exclude quotes On Exclude bibliography On
Exclude matches < 2%
PRIMARY SOURCES
www.scribd.com
Internet Source
repository.radenintan.ac.id
Internet Source