• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

1. Hasil Belajar Matematika Siswa

Dari hasil analisis data hasil belajar matematika siswa sebelum dan setelah diterapkan pendekatan matematika realistik pada pembelajaran matematika diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan pendekatan matematika realistik. Hal ini dapat dilihat pada rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas V pada pretest yaitu 52,39 dan setelah dilakukan posttest yaitu 80,58. Peningkatan hasil belajar pada kelas ini baik setelah diterapkan pendekatan matematika realistik. Hasil analisis dekskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas V sebelum diterapkan pendekatan matematika realistik berada pada kategori sangat rendah yaitu 26,32%, rendah 47,37%, sedang 21,05%, tinggi 5,26% dan sangat tinggi berada pada presentase 0%, dan skor rata-rata sebesar 52,39 dari skor ideal 100,00.

Sementara itu hasil belajar matematika siswa V sesudah diterapkan pendekatan matematika realistik berada pada kategori sangat rendah yaitu 0%, rendah 10,53%, sedang 31,58%, tinggi 26,31% dan sangat tinggi berada pada presentase 31,58%dan skor rata-rata sebesar 80,58 dari skor ideal 100,00 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 5.1Deskripsi skor hasil belajar matematika sebelum dan sesudah diterapkan pendekatan matematika realistik

NO

Statistik

Nilai Statistik Pretes Posttes 1.

2.

3.

4.

5.

Ukuran Sampel Skor Terendah Skor Tertinggi Nilai Rata-Rata Deviasi Standar

19 45 80 52,39 14,59

19 62 100 80,58 11,94

Berdasarkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng, yaitu siswa dikatakan tuntas belajarnya jika hasil belajarnya telah mencapai skor 65. Sebelum diterapkan pendekatan matematika realistik siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah sebanyak 5 orang dari jumlah keseluruhan 19 orang dengan persentase 26,32%

sedangkan sesudah diterapkan pendekatan matematika realistik siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah sebanyak 17 orang dari jumlah keseluruhan 19 orang dengan persentase 89,47%. Berdasarkan indikator kriteria ketuntasan

hasil belajar matematika siswa yang ditentukan oleh peneliti yaitu jika jumlah siswa yang mencapai atau melebihi nilai KKM (65) ≥75%,dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa Kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng setelah diterapkan pendekatan matematika realistik pada pembelajaran matematika sudah memenuhi kriteria ketuntasan hasil belajar secara klasikal dimana siswa yang tuntas 89,47% ≥75%.

Keberhasilan yang dicapai tercipta karena aktivitas dan respon siswa yang positif selama proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan pendekatan matematika realistik yang merupakan suatu cara untuk membantu siswa untuk lebih aktif, lebih mampu menarik perhatian siswa serta meningkatkan rasa antusias siwa untuk lebih memperhatikan penjelasan dan pelajaran yang diberikan oleh guru, sehingga hal tersebut tentu akan sangat membantu guru untuk mengajarkan materi dan memberi pemahaman kepada siswa sehingga materi pelajaran akan lebih mudah dipahami oleh para siswa.

2. Aktivitas Siswa dalam Mengikuti Pembelajaran

Aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran matematika dengan pendekatan matematika realistik pada siswa kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng dengan melakukan observasi selama proses pembelajaran berlangsung menunjukkan bahwa dua dari delapan aspek yang diamati belum memenuhi kriteria aktif, tetapi sebagian siswa sudah aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan indikator aktivitas siswa bahwa aktivitas siswa dikatakan berhasil/efektif jika rata-rata aktivitas siswa ≥ 75% siswa yang aktif melakukan aktivitas yang diharapkan selama proses

pembelajaran berlangsung. Hasil analisis data tentang observasi aktivitas siswa yaitu rata-rata persentasenya telah mencapai 85,20% ≥ 75%. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa telah mencapai kriteria aktif.

3. Respon Siswa

Respon siswa diperoleh dari angket yang diberikan kepada siswa menunjukkan hasil secara umum rata-rata siswa memberi respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika dengan menerapkan pendekatan matematika realistik yaitu 92,63%. Dengan demikian, menurut kriteria respon siswa dikatakan positif jika jumlah siswa yang memberikan respon positif lebih dari 80%, maka dapat disimpulkan bahwa siswa merespon positif terhadap proses pembelajaran matematika dengan menerapakan pendekatan matematika realistik.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa tuntas secara klasikal, aktivitas siswa telah mencapai kriteria aktif, serta respon siswa terhadap pendekatan matematika realistik dalam pembelajaran matematika menunjukan respon yang positif dari siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan matematika realistik efektif digunakan dalam proses pembelajaran matematika pada siswa kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng.

BAB V PENUTUP A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian pendekatan matematika realistik efektif di terapkan di kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng di tinjau dari indikator efektifitas sebagai berikut :

1. Persentase ketuntasan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng setelah diterapkan pendekatan matematika realistik yaitu 89,47% dengan demikian ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

2. Rata-rata persentase jumlah siswa yang melakukan aktivitas yang positif dalam pembelajaran matematika dengan menerapkan pendekatan matematika realistik yaitu 85,20% dengan demikian aktivitas siswa telah mencapai kriteria aktif.

3. Penerapan pendekatan matematika realistik pada siswa Kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng mendapat respon yang positif dengan rata-rata persentase siswa yang memberi respon positif 92,63%.

4. Berdasarkan indikator keefektifan pembelajaran yaitu ketuntasan hasil belajar matematika siswa, aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika, aktivitas guru dalam mengelolah pembelajaran serta respon siswa terhadap pembelajaran matematika, jika setiap indikator keefektifan tersebut tercapai maka pembelajaran dikatakan efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan

55

bahwa pendekatan matematika realistik efektif di terapkan pada siswa Kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng

B. SARAN

Berdasarkan temuan pembahasan dan kesimpulan yang diperoleh dari penelitian efektifitas pembelajaran matematika dengan menerapkan pendekatan matematika realistik pada siswa Kelas V SD Inpres Tamaona Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng, maka

penulis mengajukan beberapa saran sebagai berikut:

1. Kepada guru matematika khususnya agar dapat mencoba menerapkan pendekatan matematika realistik sebagai salah satuupaya meningkatkan hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran.

2. Kepada Peneliti, diharapkan mampu mengembangkan pendekatan matematika realistik ini dengan menerapkan pada materi lain untuk mengetahui apakah materi lain cocok dengan metode pembelajaran ini demi tercapainya tujuan yang diharapkan.

3. Kepada calon Peneliti, akar dapat mengembangkan dan memperkuat model ini serta memperkuat hasil penelitian ini dengan cara mengkaji terlebih dahulu dan mampu mengadakan penelitian yang lebih baik dan lebih sukses.

DAFTAR PUSTAKA

Aisyah, Nyimas. dkk. 2007. Pengembangan Pembelajarn Matematika SD.

Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan tinggi, Departemen Pendidikan Nasional

Apriadin. 2008. Peningkatan hasil belajar siswa konsep volume bangun ruang dengan menggunaan pendekatan matematika realisti, di kelas V SD Negeri Pohara Kabupaten Konawe. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar :

Universitas Negeri Makassar

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta:Rineka Cipta

Depdikbud. 2007. Penilaian Belajar Siswa SD. Jakarta: Depdikbud

Hasrianti. 2014. Efektivitas Pembelajaran Matematika melalui Penerapan Model Kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Skripsi tidak diterbitkan.

Makassar : FKIP Unismuh Makassar

Jengkycilikku.blogspot.com/2011/11/pendidikan-matematika-relistik-indonesian- pmri-indonesia (Online). Diakses tanggal 12/04/2016

Kadir. 2011. penggunaan pendekatan matematika realistik, hasil belajar

matematika siswa kelas V SD Negeri 32 Poasia kota Kendari. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar : Universitas Negeri Makassar

Karim, Muchtar & Widagdo, Djamus. 2001. Pendidikan Matematika II. Jakarta:

Universitas Terbuka

Mappasoro. 2006. Perkembangan Peserta Didik. Makassar: FIP UNM

Muhiddin07.blogspot.co.id/2012/10/skripsi-implementasi-pembelajaran.(online) html. diakses tanggal 04/05/2016

Nursiawati. 2012. Efektivitas Pembelajaran Matematika melalui Penerapan Model Kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sinjai Selatan. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar : FKIP Unismuh Makassar

Nurqalbi. 2011 Upaya meningkatkan dan memotivasi siswa dalam pembelajaran Matematika melaului pendekatan Realistik Kelas V SD Bada-bada kabupaten Gowa. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar : FKIP Unismuh Makassar

Pujiati. 2011. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan soal Matematika Melalui pendekatan realistik Di kelas III SD Perumnas Muhammadiyah Makassar. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar : FKIP Unismuh Makassar Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D. Jakarta: Alfabeta.

Suprihatiningrum, Jamil. 2013. Strategi Pembelajaran Teori dan Aplikasi.

Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran Sekolah Dasar. Jakarta:

Kencana.

Tim Prima Pena. . Kamus Besar Bahasa Indonesia, : Gita Media Press

Tim Penyusun, dkk. 2015. Pedoman Penulisan Skripsi. Panrita Press Unismuh Makassar: Makassar.

Wijaya, Ariyadi. 2012. Pendidikan Matematika Realistik Suatu Alternatif Pendekatan Pembelajaran Matematika. Yogjakarta: Graha Ilmu.

Wilmusnem.blogspot.co.id/2009/06/pembelajaran-matematika-dengan.html.

diakses tanggal 10/05/2016.

Wwww.sekedaronline.com/2015/04/Efektivitas-Pembelajaran,Html (Online), di akses 19 juni 2016

Dokumen terkait