BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
of humor. Ini berarti bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan penerapan metode sense of humor berpengaruh terhadap motivasi siswa.
b) Hasil Belajar Matematika Setelah Penerapan Metode Sense Of Humor
Hasil analisis data hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan metode sense of humor berada pada kategori tinggi yaitu dengan skor rata-rata 78,55 dari 22 siswa, terdapat 3 siswa yang tidak mencapai ketuntasan individu atau 13,6% dan terdapat 19 siswa yang telah mencapai ketuntasan individu atau 86,4%. Ini berarti siswa di kelas VII B3 SMP Negeri Unismuh Makassar mencapai ketuntasan secara klasikal karena ketuntasan klasikal tercapai apabila minimal 70% siswa di kelas tersebut telah mencapai skor ketuntasan minimal yang ditetapkan oleh sekolah tersebut.
2. Motivasi Siswa
Hasil pengamatan motivasi siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan metode Sense of humor pada siswa kelas VII B3 SMP Unismuh Makassar menunjukkan bahwa perolehan rata-rata persentasi motivasi siswa yaitu sebanyak 82% Dengan demikian penerapan metode Sense of humor masuk dalam kriteria sangat baik dalam pembelajaran matematika.
a. Pembahasan Hasil Analisis Inferensial
Hasil analisis statistika inferensial yang dimaksudkan adalah pembahasan terhadap hasil pengujian hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya.
Hasil analisis statistika inferensial menunjukkan bahwa data Pretest dan Posttest telah memenuhi uji normalitas yang merupakan uji prasyarat sebelum melakukan uji hipotesis. Data Pretest dan Posttest telah berdistribusi dengan normal karena nilai p > α = 0,05 (Lampiran D.2)
Karena data berdistribusi normal maka memenuhi kriteria untuk digunakannya uji-t untuk menguji hipotesis penelitian. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan uji-t one sample test dengan sebelumnya melakukan Normalized gain pada data Pretest dan Posttest. Pengujian Normalized gain bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa setelah diberi perlakuan.
Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t one sample test dengan sebelumnya melakukan Normalized gain pada data Pretest dan data Posttest.
(Lampiran D.2) telah diperoleh nilai p (sig.(2-tailed)) adalah 0,000 < 0,05 = α, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa “terjadi peningkatan hasil belajar matematika setelah diterapkan metode sense of humor siswa kelas VII B3 SMP Unismuh Makassar dimana nilai gainnya lebih dari 0,29”.
Ketuntasan belajar siswa setelah diajar dengan menggunakan metode sense of humor sebanyak 19 siswa dari jumlah keseluruhan siswa 22 orang secara klasikal lebih dari 71,9% didapatkan hasil 82%, yang berarti bahwa hasil belajar siswa dengan penerapan metode sense of humor tuntas secara klasikal.
Dari hasil analisis statistika deskriptif dan statistika inferensial yang diperoleh, ternyata cukup mendukung teori yang telah dikemukakan pada kajian pustaka.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “pembelajaran matematika melalui metode sense of humor berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VII B3 SMP Unismuh Makassar”.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Berdasarkan hasil analisis data penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran matematika setelah penerapan metode sense of humor siswa kelas VII B3 Unismuh Makassar yang ditinjau dari motivasi dan hasil belajar matematika siswa, selama pembelajaran, terlaksana dengan baik:
1. Hasil belajar matematika siswa setelah pembelajaran matematika melalui penerapan metode sense of humor termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,55 dari skor ideal 100 dan standar deviasi 11,480. Hasil ini juga menunjukkan bahwa terdapat 19 orang siswa atau 86,4% yang mencapai KKM dan 3 orang siswa atau 13,6% yang tidak mencapai KKM (mendapat skor dibawah 72) dan nilai gain ternormalisasi sebesar 0,73 yang berada pada kategori tinggi, sedangkan dari hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa setelah pembelajaran melalui metode sense of humor tuntas secara klasikal yaitu ≥ 70% dan juga telah memenuhi kriteria tuntas atau H1 diterima.
2. Motivasi siswa setelah diterapkan metode sense of humor yang memeberika respon dari angket berada pada kategori sangat baik yaitu interval 80% ≤ x <
100%
52
3. Rata-rata persentase motivasi siswa yang diharapkan meningkat dengan pembelajaran metode sense of humor yaitu telah memenuhi kriteria yang diperoleh hasil rata-rata persentase siswa 82%.
4. Motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VII B3 SMP Unismuh Makassar setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan metode sense of humor megalamai peningkatan baik dari motivasi siswa yang berada pada interval 80% ≤ x < 100% itu berarti berada pada kategori sangat baik dan untuk hasil belajar matematika siswa kelas VII B3 yang tidak tuntas hanya 3 orang (13,6%) dan yang tuntas 19 orang (86,4%) ini berarti siswa dinyatakan tuntas secara klasikal dalam pembelajaran matematika.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dalam upaya peningkatan hasil belajar matematika siswa, dikemukakan beberapa saran sebagai berikut:
1. Kepada pihak sekolah diharapkan dapat menggunakan metode sense of humor dalam proses pembelajaran khususnya untuk mata pelajaran matematika.
2. Kepada guru, diharapkan lebih teliti dalam menyampaikan sebuah masalah dan menumbuhkan rasa ingin tahu siswa agar penerapan metode sense of humor dapat berlangsung lebih baik.
3. Kepada siswa, diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dari guru dan senantiasa meningkatkan pemahaman untuk setiap pelajaran sehingga hasil belajar semakin meningkat.
4. Kepada peneliti lain, diharapkan agar mengalokasikan waktu lebih banyak agar hasil yang didapatkan lebih baik.
DAFTAR PUSTAKA
Afatih. (2005, Oktober 12). https://afatih.wordpress.com/2005/10/12/perlunya-sense- of-humor-dalam-kehidupan-kita/. Dipetik Maret 15, 2017, dari wordpress:
https://afatih.wordpress.com/2005/10/12/perlunya-sense-of-humor-dalam kehidupan-kita/
Aji, Tapantoko (2011). Penggunaan metode mind map (peta pikiran) Untuk meningkat kanmotivasi belajar siswa Dalam pembelajaran matematika Siswa kelas viii smp negeri 4 depok. Tesis. Yogyakarta:FMIPA UNY
Aswar, Agusetiawan. 2016. Efektivitas Pembelajaran Matematika Materi Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Dua Variabel Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Pada Siswa Kelas X MIA3 SMA Negeri 2 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Skripsi tidak diterbitkan.
Makassar: UNISMUH
Darmayansyah. (2010). Strategi Pembelajaran Menyenangkan Dengan Humor.
Jakarta:Bumi Aksara
Dimyanti. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S. B. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
E. Mulyasa. (2006). Menjadi Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung : Remaja Rosdakarya Offset.
Emzir. (2012). Penelitian Pendidikan: Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Kharisma Putra Utama Offset.
Erman Suherman, dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer.
Bandung : Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Pendidikan Indonesia.
Kristiandi. (2009). Hubungan Persepsi Sense of Humor Terhadap Motivasi Belajar Siswa. , Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Sumetera Utara.
Leung. (2004). American Journal of Psychotherapy. The Destructive Potential of Humor in Psychotherapy , 127-131.
Muharwati. (2014). hubungan sense of humor dengan kreatvitas pada siswa kelas XI MA Negeri tiogo-blitar.dipetik juni 15,2017, dari http://etheses.uinmalang.ac.id
Parman, R. (2013). Jurnal Online Psikologi. Penyesuaian diri Laki-laki dan Prempuan Dengan Mengendalikan Variabel Sense of Humor . 3.
Rahaju, H. d. (2013). Indonesian Psychological Journal. Peran Sense of Humor Pada Dampak Negative Kerja .
Rionaldo. (2011, Februari). Dunia Humor. Retrieved Maret 3, 2015, from wordpress:
http://xhumorx.wordpress.com/2011.02
Sahara, Ria & Kristiana dian. (2010). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model PBL.Tesis:Ponorogo
Sudjana, Nana. (2005). penilaian Hasil Belajar Mengajar. bandung:remaja rosdakarya
Sugiono. (2014). Metode Penelitian kuntitatif ,kualitatif dan r&d. bandung: Alfayed Sukardi. (2011).Metodologi Penelitian Pendidika. Jakarta:Bumi Aksara
Sukoco, A. S. (2014). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. “Jurnal Ilmiah MahasisHubungan Sense of Humor Dengan Stress Pada Mahasiswa Baru Fakultas Psikologi , 3.
Sulaiman. (2007). Hubungan Antara Sense Of Humor Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Masyarakat Betawi. , Fakultas Psikologi. Universitas Negeri Syarif Hidayahtullah Jakarta.
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif dan Progresif. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.
Uno, H. B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Yusuf, Murni. 2013. metode penelitian (kuntitatif,kualitatif, dan penelitian gabungan). jakarta :kencana prenada
Zulkarnain. (2009). Sense of Humor dan Kecemasan Menghadapi Ujian Dikalangan Mahasiswa. Majalah Kedokteran Nusantara , 42.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
JADWAL PELAKSANAAN PENELITIAN KELAS VII B3 SMP UNISMUH MAKASSAR
TAHUN AJARAN 2017/2018
No Hari/Tanggal Waktu Topik Keterangan
1 Rabu,
06 September 2017 09.00 – 11.00
Penyusaian Perangkat Pembelajaran Dengan Guru
Mapel
Terlaksana
2 Sabtu,
09 September 2017 9.50 – 11.50 Pretest Terlaksana
3 Rabu,
13 September 2017 09.00 – 11.00
Menyajikan Data Dalam Bentuk Tabel dan Mengelompokan Kedalam Bentuk Himpunan dan Bukan
Himpunan
Terlaksana
4 Sabtu,
16 September 2017 09.50 – 11.50 Membuat Data Himpunan dan
Bukan Himpunan Terlaksana
5 Rabu,
20 September 2017 09.00 – 11.00 Posttest Terlaksana
KISI - KISI TES HASIL BELAJAR PRETEST - POSTTEST
Satuan Pendidikan : SMP Unismuh Makassar Kelas/Semester : VII/I
Materi : Himpunan
Jumlah Soal : 2 Nomor
Materi
Pembelajaran Indikator Nomor
Soal
Skor Maksimal Himpunan Membaca sajian data serta
memberi nama himpunan objek
1a &1b 10
Menyelesaikan masalah sehari- hari terkait dengan himpunan
2 30
ALTERNATIF JAWABAN DAN PENSKORAN
No Jawaban Skor
1 Berilah Nama Himpunan Dari Objek Berikut
a. Kambing, Sapi, Kerbau, Rusa, Banteng, Kijang b. September, Oktober, November, Desember Penyelesaian
a. Merupakan Himpunan { } Hewan Berkaki Empat b. Merupakan Himpunan { } Bulan
5 5
Total 10
2 Siswa kelas 7 SMP Unismuh adalah 45. tiap-tiap siswa memilih dua jenis pelajaran yang mereka sukai. diketahui ada 27 siswa yang menyukai pelajaran Matematika dan 26 siswa menyukai pelajaran Bahasa Inggris. Sementara siswa yang tidak menyukai kedua pelajaran tersebut ada 5 orang. Tentukanlah banyaknya siswa yang menyukai pelajaran bahasa inggris dan matematika serta gambarlah diagram venn-nya.
Penyelesaian
Kita cari terlebih dahulu jumlah siswa yang menyukai kedua pelajaran tersebut:
n{A∩B} = (n{A} + n{B}) - (n{S} - n{X}) n{A∩B} = (27 + 26) – (45 – 5)
n{A∩B} = 13
Maka dapat disimpulkan bahwa:
Siswa yang menyukai matematika saja = 27 - 13 = 14 siswa Siswa yang menyukai bahasa inggris saja = 26 - 13 = 13 siswa
5
10
5
10
Maka gambar diagram venn-nya adalah:
Total 30
DAFTAR HADIR SISWA
KELAS VII B3 SMP UNISMUH MAKASSAR
NO NAMA L/P PERTEMUAN
1 2 3 4
1 A.MUH. AMMAR DZAKY L √ √ √ √
2 ABDUL MUZAWWIR HADI L √ √ √ √
3 ACHMAD HAQQI DANUARTA L √ √ √ √
4 AGISTNY IMRAN MACAKKA L √ √ √ √
5 HARUN AR RASYID L √ √ √ √
6 MUH. ALHABIBI S L √ √ √ √
7 MUH. ATILAH UTAMA L √ √ √ √
8 MUH. FADHLAN AL FARABY TAUFIQ L √ √ √ √
9 MUH. FADLAN M L √ √ √ √
10 MUH. FAIRUL ZUL JAMAL L √ √ √ √
11 MUH. IZHARUL HAQ. S L √ √ √ √
12 MUH. KHAIRUL NUR HIDAYAT L √ √ √ √
13 MUH. YUSUF FAUZAN L √ √ √ √
14 MUHAMMAD ATHALLARIQ MILWAN L √ √ √ √ 15 MUHAMMAD FARHAN FAUZAN L √ √ √ √
16 MUHAMMAD FARIZ MUDZAKKIR IMRAN L √ √ √ √
17 MUHAMMAD PUTRA AKBAR L √ √ √ √
18 MUHAMMAD RAIHAN HARDIAN L √ √ √ √
19 MUHAMMAD RIDWAN L √ √ √ √
20 MUHAMMAD RISGAN E L √ √ √ √
21 MUHAMMAD YASSER L √ √ √ √
22 RIF‟AT FARUQ MUHAMMAD L √ √ √ √
HASIL ANALISIS ANGKET MOTIVASI SISWA
No Pertanyaan Pilihan jawaban (persentase) %
SS S TS STS
Positif
1 Saya mengerjakan tugas Matematika dengan sungguh sungguh.
56% 44% 0% 0%
2 Saya menyelesaikan tugas Matematika dengan tepat waktu.
22% 67% 11% 0%
3 Setiap ada tugas Matematika saya langsung mengerjakannya.
28% 72% 0% 0%
Rata-rata 35.3% 61% 3.7% 0%
Negatif
4 Bagi saya yang terpenting adalah mengerjakan soal atau tugas tepat waktu tanpa peduli dengan hasil yang akan saya peroleh.
22% 22% 22% 34%
5 Saya tidak serius dalam mengerjakan soal maupun tugas yang diberikan oleh guru.
11% 22% 17% 5%
Rata-rata 16.5% 22% 19.5% 39%
Positif
6 Jika nilai Matematika saya jelek, saya akan terus rajin belajar agar nilai saya menjadi baik.
60% 40% 0% 0%
8 Saya akan merasa puas apabila saya dapat mengerjakan soal Matematika dengan memperoleh nilai baik.
67% 33% 0% 0%
10 Apabila saya menemui soal yang sulit maka saya akan berusaha untuk mengerjakan sampai saya menemukan jawabannya.
56% 33% 11% 0%
Rata-rata 61% 35.3% 3.7% 0%
Negatif
7 Jika nilai Matematika saya jelek , saya tidak mau belajar lagi.
11% 5% 6% 78%
9 Jika ada soal yang sulit maka saya tidak akan mengerjakannya
0% 6% 44% 50%
Rata-rata 5.5% 5.5% 25% 64%
Positif
11 Saya selalu mendengarkan penjelasan guru dengan baik 50% 50% 0% 0%
15 saya selalu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru.
11% 78% 5% 6%
13 Saya selalu bertanya kepada guru mengenai materi yang belum saya pahami
25% 25% 25% 25%
Rata-rata 28.7% 51% 10% 10.3%
Negatif
14 Saya malas bertanya kepada guru mengenai materi yang tidak saya pahami.
0% 0% 71% 29%
12 Saya lebih senang berbicara sendiri dengan teman dan tidak mendengarkan pada saat guru menjelaskan.
6% 0% 23% 71%
Rata-rata 3% 0% 47% 50%
Positif
16 Saya selalu mengerjakan sendiri tugas Matematika yang diberikan oleh guru
5% 78% 17% 0%
20 Saya tidak pernah mencontoh jawaban milik teman karena saya percaya dengan jawaban saya.
33% 50% 11% 6%
18 Saya dapat menyelesaikan tugas Matematika dengan kemampuan saya sendiri.
39% 56% 5% 0%
19 Saya lebih senang mengerjakan tugas Matematika bersama dengan teman.
61% 28% 11% 0%
Rata-rata 34.5% 53% 11% 1.5%
Negatif
17 Dalam mengerjakan tugas maupun soal Matematika saya mencontoh milik teman.
0% 6% 72% 22%
Rata-rata 0% 6% 72% 22%
Positif
21 Saya senang belajar Matematika karena guru mengajar dengan menggunakan berbagai cara.
53% 41% 6% 0%
23 Saya senang belajar Matematika karena guru menggunakan permainan dalam pembelajaran.
72% 17% 5% 6%
24 Saya senang belajar Matematika karena pada saat pembelajaran dibentuk kelompok-kelompok
45% 33% 11% 11%
Rata-rata 56.7% 30.3% 7.3% 5.7%
Negatif
22 Menurut saya kegiatan belajar Matematika membosankan karena guru hanya menjelaskan materi dengan
berceramah saja.
5% 6% 39% 50%
25 Saya merasa bosan dalam belajar Matematika karena pada saat pembelajaran hanya mencatat saja.
0% 6% 71% 23%
Rata-rata 2.5% 6% 55% 36.5%
Positif
26 Saya selalu memberikan pendapat saat diskusi. 44% 50% 0% 6%
27 Jika ada pendapat yang berbeda, maka saya akan menanggapinya.
11% 78% 11% 0%
29 Saya berusaha untuk mempertahankan pendapat saya saat diskusi.
12% 75% 13% 0%
Rata-rata 22.3% 67.7% 8% 2%
Negatif
28 Saya hanya diam saja dan tidak pernah memberikan pendapat saat diskusi.
0% 0% 33% 67%
30 Saya selalu gugup ketika sedang berpendapat di depan teman.
6% 11% 39% 44%
Rata-rata 3% 5.5% 24% 55.5%
Positif
31 Saya tidak mudah terpengaruh dengan jawaban teman. 28% 61% 0% 11%
35 Setiap saya mengerjakan soal Matematika, saya mempunyai target nilai minimal tertinggi di atas rata-rata karena saya yakin dapat mengerjakan seluruh soalnya dengan benar.
53% 41% 6% 0%
34 Saya yakin dapat memperoleh nilai terbaik karena tugas Matematika saya kerjakan dengan baik.
60% 33% 7% 0%
Rata-rata 47% 45% 4.3% 3.7%
Negatif
32 Jika jawaban saya berbeda dengan teman maka saya akan mengganti jawaban saya sehingga sama dengan jawaban teman.
7% 0% 60% 33%
33 Saya selalu ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan 11% 11% 50% 28%
Rata-rata 9% 5.5% 55% 30.5%
Positif
37 Saya senang jika mendapat tugas dari guru. 22% 72% 0% 6%
38 Apabila dalam buku ada soal yang belum dikerjakan maka saya akan mengerjakannya
18% 59% 23% 0%
39 Saya mencari sumber-sumber lain yang sesuai untuk menyempurnakan tugas yang saya kerjakan.
17% 78% 5% 0%
Rata-rata 60% 69.7% 9.3% 2%
Negatif
40 Saya lebih senang mengerjakan soal yang mudah dari pada yang sulit
17% 33% 39% 11%
Rata-Rata 17% 33% 39% 11%
ANALISIS DESKRIPTIF DAN INFERENSIAL MELALUI PROGRAM SPSS
1. Analisis Deskriptif
Pretest, Posttest, dan Gain
Statistics
Pretest Posttest Gain
N Valid 22 22 22
Missing 0 0 0
Mean 20,82 78,55 ,7413
Std. Error of Mean 2,880 2,447 ,02324
Median 20,00a 78,60a ,7245a
Mode 13b 79b ,83
Std. Deviation 13,511 11,480 ,10899
Variance 182,537 131,784 ,012
Range 60 49 ,48
Minimum 0 50 ,50
Maximum 60 99 ,98
Sum 458 1728 16,31
Pretest
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 0 2 9,1 9,1 9,1
7 1 4,5 4,5 13,6
10 1 4,5 4,5 18,2
13 3 13,6 13,6 31,8
15 1 4,5 4,5 36,4
17 1 4,5 4,5 40,9
18 1 4,5 4,5 45,5
20 2 9,1 9,1 54,5
21 1 4,5 4,5 59,1
23 3 13,6 13,6 72,7
26 1 4,5 4,5 77,3
27 1 4,5 4,5 81,8
29 1 4,5 4,5 86,4
40 2 9,1 9,1 95,5
60 1 4,5 4,5 100,0
Total 22 100,0 100,0
Posttest
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 50 1 4,5 4,5 4,5
54 1 4,5 4,5 9,1
70 1 4,5 4,5 13,6
73 2 9,1 9,1 22,7
74 1 4,5 4,5 27,3
75 1 4,5 4,5 31,8
76 1 4,5 4,5 36,4
77 2 9,1 9,1 45,5
79 3 13,6 13,6 59,1
80 1 4,5 4,5 63,6
81 1 4,5 4,5 68,2
83 1 4,5 4,5 72,7
87 3 13,6 13,6 86,4
90 1 4,5 4,5 90,9
98 1 4,5 4,5 95,5
99 1 4,5 4,5 100,0
Total 22 100,0 100,0
Gain
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid ,50 1 4,5 4,5 4,5
,54 1 4,5 4,5 9,1
,66 1 4,5 4,5 13,6
,69 1 4,5 4,5 18,2
,70 1 4,5 4,5 22,7
,71 1 4,5 4,5 27,3
,71 1 4,5 4,5 31,8
,71 1 4,5 4,5 36,4
,71 1 4,5 4,5 40,9
,72 1 4,5 4,5 45,5
,72 1 4,5 4,5 50,0
,73 1 4,5 4,5 54,5
,74 1 4,5 4,5 59,1
,74 1 4,5 4,5 63,6
,75 1 4,5 4,5 68,2
,75 1 4,5 4,5 72,7
,78 1 4,5 4,5 77,3
,82 1 4,5 4,5 81,8
,83 2 9,1 9,1 90,9
,97 1 4,5 4,5 95,5
,98 1 4,5 4,5 100,0
Total 22 100,0 100,0
Histogram
2. Analisis Inferensial a. Uji Normalitas
Case Processing Summary
Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
Pretest 22 100,0% 0 0,0% 22 100,0%
Posttest 22 100,0% 0 0,0% 22 100,0%
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Pretest ,163 22 ,132 ,920 22 ,078
Posttest ,178 22 ,067 ,922 22 ,084
b. Uji T
One-Sample Statistics
N Mean Std. Deviation Std. Error Mean
Pretest 22 20,82 13,511 2,880
Posttest 22 78,55 11,480 2,447
Gain 22 ,7413 ,10899 ,02324
One-Sample Test Test Value = 0
T df Sig. (2-tailed) Mean Difference
95% Confidence Interval of the Difference
Lower Upper
Pretest 7,227 21 ,000 20,818 14,83 26,81
Posttest 32,092 21 ,000 78,545 73,46 83,64
Gain 31,901 21 ,000 ,74126 ,6929 ,7896
c. Uji Gain
𝑁𝑠 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑟𝑎𝑡𝑎 −𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑜𝑠𝑡𝑡𝑒𝑠𝑡 −𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑟𝑎𝑡𝑎 −𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑟𝑒𝑡𝑒𝑠𝑡 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 −𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑟𝑎𝑡𝑎 −𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑟𝑒𝑡𝑒𝑠𝑡
= 78.55−20.82 100 − 20.82
=57.73 79.18
= 0,73