• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan

Dalam dokumen karna hari ini adalah hidupku... (Halaman 67-73)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

mengarah pada ha-hal yang telah direncanakan sesuai dengan langkah- langkah yang telah disiapkan pada prosedur penelitian.

e. Hasil Refleksi Siklus II

Berdasarkan hasil observasi, pelaksanaan tindakan pada siklus II dapat dipaparkan pada perubahan-perubahan sikap terjadi dalam realisasi tindakan tehadap proses aktivitas belajar dikelas dalam kegiatan berlangsung. Sikap siswa sudah menunjukkan antusias dalam mengikuti pelajaran bahkan sebagian siswa senang melakukan diskusi kelompok karena dapat menambahkan informasi dan siswa lebih mampu memahami materi dan cenderung belajarnya akan lebih baik apabila didukung oleh lingkungan belajar yang menarik.

Frekuensi kehadiran siswa selama mengikuti proses belajar mengajar sampai akhir pertemuan siklus II menggambarkan bahwa minat dan motivasi belajar siswa mengalami peningkatan, keberanian untuk mengajukan pertanyaan terhadap hal-hal yang kurang dimengerti sudah merata bukan hanya pada golongan siswa yang mempunyai hasil belajar yang baik melainkan siswa yang selama ini diam memperlihatkan keberanian untuk bertanya dan menjawab pertanyaan.

Pada siklus I selama kegiatan pembelajaran berlangsung, terlihat bahwa siswa sedikit lebih termotivasi untuk mengikuti pelajaran karena model pembelajaran yang diberikan tergolong baru menurut pandangan mereka, meski siswa merasa canggung dengan model pembelajaran yang diberikan. Sehingga seolah – seolah siklus I ini orientasinya siswa mengenali model pembelajaran yang diterapkan dan guru mengenal karakter individu dan karakter kelas siswa.

Setelah diadakan refleksi pada siklus I, maka dilakukan perbaikan kegiatan yang dianggap perlu demi meningkatan hasil belajar siswa pada siklus II, terlihat bahwa motivasi siswa sudah meningkat. Yang semula hanya menulis apa yang ada dibuku, setelah masuk siklus II siswa sudah mampu mengembangkan materi.

Setelah diberikan tes akhir siklus II, skor rata – rata yang dicapai siswa berada pada kategori tinggi bila dibandingkan dengan tes akhir pada siklus I.

Tabel 4.10 Perbandingan hasil belajar sosiologi siswa kelas X11 IPS2 SMA Negeri 1 Anggeraja Kabupaten Enrekang pada tiap siklus

Sik lus

Nilai perolehan dari 31 siswa Ketuntasan Skor

terting gi

Skor terendah

Skor Rata- rata

Varian si

Standar

deviasi Tuntas Tidak Tuntas

I 85 50 65 138,66 11,58 14 17

II 91 60 78,16 67,74 8,47 28 3

Berdasarkan tabel 4.10 di atas terjadinya peningkatan hasil belajar sosiologi siswa selama berlangsungnya penelitian dari siklus I sampai siklus II, tercatat sejumlah perubahan yang terjadi pada sikap siswa. Perubahan tersebut merupakan data kualitatif yang diperoleh dari lembar observasi pada setiap

pertemuan selama penelitian berlangsung. Perubahan – perubahan yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Persentase kehadiran siswa pada siklus I sebesar 96 % pada siklus II meningkat menjadi 99 %.

2. Presentase siswa yang memperhatikan materi pada saat pembelajaran berlangsung pada siklus I sebesar 89,22 % pada siklus II meningkat menjadi 96,77 %

3. Presentase siswa yang melakukan aktivitas negatif selama proses pembelajaran (main-main, ribut, dll) pada saat pembelajaran berlangsung pada siklus I sebesar 11,80% pada siklus II menurun menjadi 2,16%.

4. Siswa yang aktif dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 78,43% pada siklus II meningkat menjadi 89,23%.

5. Siswa yang mampu mempresentasekan materi diskusi dan berbicara dengan benar di depan kelas pada siklus I sebesar 17,19% pada siklus II meningkat menjadi 33,32%.

6. Siswa yang mengajukan tanggapan pada siklus I sebesar 18,25% pada siklus II meningkat menjadi 21,48%.

7. Siswa yang masih perlu bimbingan guru pada siklus I sebesar 52,67% pada siklus II menurun menjadi 18,80%.

8. Siswa yang pasif pada siklus I sebesar 28,80% pada siklus II menurun menjadi 7,51%

9. Ketuntasan belajar siswa kelas XII IPS2 SMA Negeri 1 Anggeraja Kabupaten Enrekang pada siklus I terdapat 17 orang termasuk dalam kategori belum tuntas dan sebanyak 14 orang termasuk dalam kategori tuntas .Pada siklus II ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 28 orang yang masuk kategori tuntas, dan yang termasuk dalam kategori belum tuntas 3 orang. Ini berarti bahwa ketuntasan belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan dan mencapai ketuntasan secara klasikal.

Hal ini juga sempat diamati oleh peneliti pada siklus II ini adalah tingkat kemandirian siswa dalam belajar cukup baik, dimana pada semula masih banyak siswa yang bersandar pada teman – temannya yang lain yang menyebabkan mereka tidak percaya kepada diri sendiri sehingga mereka lebih memilih meniru ringkasan dan pekerjaan temannya, tetapi pada siklus ini rata–rata siswa lebih memilih mengerjakan tugasnya sendiri sehingga mereka lebih gampang menguasainya dan tidak mengalami kesulitan pada saat diberikan tes atau ulangan. Peningkatan baik keaktifan, kehadiran maupun hasil belajar siswa pada siklus II, terjadi setelah diadakan perbaikan – perbaikan yang dianggap tidak terlaksana secara maksimal pada siklus sebelumnya yang diperoleh pada hasil observasi selama proses pembelajaran berlangsung.

Adapun perbaikan yang sempat terlaksana adalah jika pada siklus I hanya siswa tingkat kecerdasan diatas rata-rata yang aktif dalam proses pembelajaran maka pada siklus II dilakukan pendekatan – pendekatan kepada siswa – siswa yang tingkat kecerdasan di bawah rata-rata untuk mendapatkan bimbingan secara

langsung agar mereka lebih aktif dan dapat melibatkan diri dalam proses pembelajaran sesuai dengan model pembelajaran yang diterapkan.

Peningkatan hasil belajar siswa kelas XII IPS2 SMA Negeri 1 Anggeraja Kabupaten Enrekang secara kualitatif menunjukkan bahwa pembelajaran sosiologi melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa yang kuat untuk lebih rajin belajar baik disekolah maupun dirumah.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan pada siklus II pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match berjalan lebih baik lagi dibandingkan dengan siklus sebelumnya, ini menunjukkan bahwa perubahan sikap siswa dari siklus I ke siklus II selalu mengarah pada hal–hal yang telah direncanakan sesuai dengan langkah–langkah yang telah disiapkan pada prosedur penelitian.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Dari hasil penelitian yang dilakukan sebanyak dua siklus dapat disimpulkan bahwa:

1. Penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi siswa kelas XII IPS2 SMA Negeri 1 Anggeraja Kabupaten Enrekang, yang indikatornya berupa peningkatan hasil belajar dengan skor rata-rata dari siklus I sebesar 65 dan siklus II sebesar 78,16 sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I hanya 45,16% berada pada kategori tinggi, berarti jumlah siswa yang tuntas belajarnya 14 siswa dengan standar deviasi 11,58 meningkat pada siklus II dengan ketuntasan belajar sebesar 90,32% berada pada kategori sangat tinggi,berarti jumlah siswa yang tuntas belajarnya 28 siswa dengan standar deviasi 8,47.

2. Semangat dan motivasi siswa meningkat terlihat ketika siswa berebutan menjawab pertanyaan dan tugas, ini membuktikan ada peningkatan dalam proses belajar mengajar yang dilakukan mulai dari siklus I kemudian dilanjutkan siklus II.

B. SARAN

Berdasarkan hasil-hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dan aplikasinya dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, maka beberapa hal yang disarankan antara lain sebagai berikut:

1. Penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match haruslah dapat menuntun dan mengarahkan siswa berpikir induktif menuju berpikir deduktif.

2. Sebagai tindak lanjut penerapa model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match pada saat proses pembelajaran diharapkan kepada guru untuk lebih memberikan keluasan siswa untuk berekspresi dan berkreasi untuk dapat menemukan sendiri dan menyimpulkan hubungan antar konsep dan realitas dalam pelajaran sosiologi.

3. Melihat hasil penelitian yang diperoleh melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match dalam pembelajaran sangatlah bagus, maka diharapkan kepada guru sosiologi agar dapat menerapkannya dalam proses pembelajaran.

DAFTAR PUSTAKA

Abdulsyani. 2002. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Anoname, UU RI No. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Komunikasi

B.F. Skinner, Dumyati, Mudjimo. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Strategi Belajar-Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, Oemar., 2001. Proses Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara.

Hisyam dkk. 2008. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Hudoyo, H. 1990. Pembelajaran Sosiologi. Jakarta : Dirjen Dikti Proyek

Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan. Jakarta:Rineka Cipta

Kunandar, 2008 Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas, Sehadi Pengembangan Propesi Guru, Jakarta: Rajawali Pers

Nasution. 2004. Interaksi dan Motivasi Pembelajaran, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Nurdin, Muhammad. 2004. Kiat Menjadi Guru Profesional.

Jogjakarta:Prismasophie

Rahayu. 2011. Bahan Pendidikan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Bandung: Pendidikan dan Latihan Profesi (PLPG) Royan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Jati

Slameto. 2003. Belajar & Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Jakarta.

Soerjono, Soekanto. 2010. Sosiologi Suatu Pengantar.Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Suciati, 2001. Motivasi dan Teori Belajar. Jakarta : Edisis Revisi, PAU-PPAI Universitas Terbuka.

Sudjana & Ahmat Rivai. 2001. Proses Penilaian Hasil Pembelajaran. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Sudjana, Nana. 2009. Dasar-Dasar Proses Pembelajaran. Bandung: Sinar Baru Suherman.2003. Psikologi Belajar. Jakarta:Rineka Cipta

Suprijono, Agus, 2009, Cooperative Learning, Surabaya: Pustaka Pelajar

Surakhmad, Winarno.1980, Interaksi Pembelajaran. Bandung:PT Remaja Karya Suyadi.2010. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta : Diva Press.

DAFTAR HADIRAN SISWA KELAS IPS.4

SMA NEGERI 1 ANGGERAJA KAB. ENREKANG

No NIS NAMA SISWA L/

P

PERTEMUAN KE- 1 2 3 4

S I K

L U S I

S I K

L U S I

5 6 7 8

S I K L U S II

S I K L U S II

1 1311723 Ade Putra L √ √ √ √ A √ √ √

2 1311724 Anugrah L √ √ √ √ √ √ √ √

3 1311725 Ari Arfian L √ √ √ √ √ √ √ √

4 1311726 Astira P √ √ √ √ √ √ √ √

5 1311727 Balkis Istiqama

Hardi P √ A √ √ √ √ √ √

6 1311728 Baramul L √ √ √ √ √ √ √ √

7 1311729 Darniati P √ √ √ √ √ √ √ √

8 1311730 Della Puspita Sam P √ √ √ √ √ √ √ √

9 1311731 Ecceng P √ √ √ √ √ √ √ √

10 1311732 Fitra Fatika Arsy P √ √ I √ √ √ √ √

11 1311733 Haidir L √ √ √ √ √ √ √ √

12 1311734 Hariadi L √ √ √ √ √ √ √ √

13 1311735 Hastati P √ √ √ √ √ √ √ √

14 1311736 Hastipa S P A √ √ √ √ √ √ √

15 1311737 Heri Septiawan L √ √ √ √ √ √ √ √

16 1311738 Hikma Alreski P √ √ √ √ √ √ √ √

17 1311739 Ika Alifika Latif P √ √ √ √ √ √ √ √

18 1311740 Juwisra P √ √ √ √ √ √ √ √

19 1311741 Kamaluddin L √ √ √ √ √ √ √ √

20 1311742 Misnawati P √ √ √ √ √ √ √ √

21 1311743 Muh. Fahriadi

Hasan L √ I √ √ √ √ √ √

22 1311744 Muhammad Rifki L √ √ √ √ √ √ √ √

23 1311745 Nur Intan P A √ √ √

S I K

L U S I

√ √ √ √

S I K L U S II

24 1311746 Nurfitriani S P √ √ √ √ √ √ √ √

25 1311747 Riska Andriani P √ √ √ √ √ √ √ √

26 1311748 Setiadi L √ √ √ √ √ √ √ √

27 1311748 Sinta P √ √ √ √ √ √ √ √

28 1311750 Sri Wahyudin D P √ √ √ √ √ √ √ √

29 1311751 Taslim L A √ √ √ √ √ √ √

30 1311752 Ulfa Murdyawati P √ √ √ √ √ √ √ √

31 1311753 Verawati P √ √ √ √ √ √ √ √

Keterangan:

P= perempuan A = alpa L= laki-laki I = izin S = sakit

DATA KETUNTASAN HASIL BELAJAR SISWA

KELAS X IPS 4 SMA NEGERI 1 ANGGERAJA KAB. ENREKANG SIKLUS I DAN SIKLUS II

No NAMA SISWA

SIKLUS SIKLU

S 1

KETUNTAS AN

SIKLU S II

KETUNTAS AN

1. Ade Putra 50 Tidak Tuntas 70 Tuntas

2. Anugrah 80 Tuntas 73 Tuntas

3. Ari Arfian 50 Tidak Tuntas 85 Tuntas

4. Astira 60 Tidak Tuntas 83 Tuntas

5. Balkis Istiqama Hardi 50 Tidak Tuntas 75 Tuntas

6. Baramul 70 Tuntas 68 Tidak Tuntas

7. Darniati 80 Tuntas 73 Tuntas

8. Della Puspita Sam 59 Tidak Tuntas 81 Tuntas

9. Ecceng 71 Tuntas 75 Tuntas

10. Fitra Fatika Arsy 54 Tidak Tuntas 75 Tuntas

11. Haidir 80 Tuntas 70 Tuntas

12. Hariadi 75 Tuntas 81 Tuntas

13. Hastati 52 Tidak Tuntas 74 Tuntas

14 Hastipa S 73 Tuntas 80 Tuntas

15 Heri Septiawan 54 Tidak Tuntas 90 Tuntas 16 Hikma Alreski 50 Tidak Tuntas 78 Tuntas 17 Ika Alifika Latif 85 Tuntas 74 Tuntas

18 Juwisra 59 Tidak Tuntas 75 Tuntas

19 Kamaluddin 68 Tidak Tuntas 90 Tuntas

20 Misnawati 55 Tidak Tuntas 76 Tuntas

21 Muh. Fahriadi Hasan 85 Tuntas 90 Tuntas

22 Muhammad Rifki 76 Tuntas 75 Tuntas

23 Nur Intan 59 Tidak Tuntas 85 Tuntas

24 Nurfitriani S 80 Tuntas 70 Tuntas

25 Riska Andriani 69 Tidak Tuntas 85 Tuntas

26 Setiadi 74 Tuntas 90 Tuntas

27 Sinta 68 Tidak Tuntas 65 Tidak Tuntas

28 Sri Wahyudin D 63 Tidak Tuntas 90 Tuntas

29 Taslim 80 Tuntas 90 Tuntas

30 Ulfa Murdyawati 67 Tidak Tuntas 75 Tuntas

31 Verawati 81 Tuntas 60 Tidak Tuntas

HASIL ANALISIS SIKLUS I DAN SIKLUS II A. HASIL ANALISIS DATA SIKLUS I

1. Nilai Rata-Rata Nilai Ulangan

Xi

Frekuensi

Fi xi .fi

50 4 200

52 1 52

54 2 108

55 1 55

59 3 177

60 1 60

63 1 63

67 1 67

68 2 136

69 1 69

71 1 71

73 1 73

74 1 74

75 1 75

76 1 76

80 5 400

81 1 81

85 2 170

Jumlah 31 2007

Nilai rata-rata

741 , 31 64

2007 . x

n xi x f i

= 65

2. Menghitung standar deviasi Nilai

Ulangan Xi

Frekuensi

Fi xi .fi xi– x (xi – x)2 fi(xi– x)

50 4 200 -15 225 900

52 1 52 -13 169 169

54 2 108 -11 121 242

55 1 55 -10 100 100

59 3 177 -6 36 108

60 1 60 -5 25 25

63 1 63 -2 4 4

67 1 67 2 4 4

68 2 136 3 9 9

69 1 69 4 16 16

71 1 71 6 36 36

73 1 73 8 64 64

74 1 74 9 81 81

75 1 75 10 100 100

76 1 76 11 121 121

80 5 400 15 225 1125

81 1 81 16 256 256

85 2 170 20 400 800

Jumlah 31 2007 4160

Nilai Varasi ( DAN Standar deviasi ( s)

Nilai Variansi (s2)

66 , 30 138 4160 1

31 4160 1

) ( n

x xi fi

= 139

Standar Deviasi (s)

139 66

, 30 138

4160 1

31 4160 1

)

( 2

n x xi fi

= 11,58

Analisis Data Kuantitatif. Menurut Subana,dkk Dalam Statiktik Pendidikan (2000:87)

Rentang Skor R = X mak-X min = 85– 50

= 35

Analisis Data Kuantitatif. Menurut Subana,dkk Dalam Statiktik Pendidikan (2000:48)

B. HASIL ANALISIS DATA SIKLUS II 1. Nilai Rata-Rata (Mean)

Nilai Ulangan Xi

Frekuensi Fi

xi .fi

60 1 60

65 1 65

68 1 68

70 3 210

73 2 146

74 2 148

75 6 450

76 1 76

78 1 78

80 1 80

81 2 162

83 1 83

85 3 255

90 4 360

91 2 182

Jumlah 31 2423

Nilai rata-rata

31 2423 .

n xi x fi

X = 78,16

Menghitung standar deviasi Nilai

Ulangan Xi

Frekuensi Fi

xi .fi xi– x (xi – x)2 fi(xi– x)

60 1 60 -18,16 329,78 329,78

65 1 65 -13,16 173,18 173,18

68 1 68 -10,16 103,22 103,22

70 3 210 -8,16 66,58 199,76

73 2 146 -5,16 26,62 53,25

74 2 148 -4,16 17,30 34,61

75 6 450 -3,16 9,98 59,91

76 1 76 -2,16 4,66 4,66

78 1 78 -0,16 0,02 0,02

80 1 80 1,84 3,38 3,38

81 2 162 2,84 8,06 16,13

83 1 83 4,84 23,42 23,42

85 3 255 6,84 46,48 140,36

90 4 360 11,84 140,18 560,74

91 2 182 12,84 164,86 329,72

Jumlah 31 2423 2032,14

Nilai Variasi ( Dan Standar deviasi ( s)

Nilai Variansi (s2)

30 67,738

02 , 2032 1

31 02 , 2032 1

) ( n

x xi f i

= 67,74

Standar Deviasi (s)

467 , 8 74 , 30 67

02 , 2032 1

31 02 , 2032 1

) ( n

x xi fi

= 8,47

Analisis Data Kuantitatif. Menurut Subana,dkk Dalam Statiktik Pendidikan (2000:87)

Rentang Skor R = X mak-X min = 91 – 60

= 31

Analisis Data Kuantitatif. Menurut Subana,dkk Dalam Statiktik Pendidikan (2000:48)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1

Nama sekolah : SMA Negeri 1 Anggeraja Kab. Enrekang Mata pembelajaran : Sosiologi

Kelas : XII

Alokasi waktu : 8 x 40 menit (4 x pertemuan)

A. Standar Kompetensi

Memahami dampak perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat sebagai suatu dinamika sosial.

B. Kompetensi Dasar

Menjelaskan proses perubahan sosial di masyarakat C. Indikator

1. Mendeskripsikan pengertian perubahan sosial 2. Mengidentifikasi ciri-ciri perubahan sosial D. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah pembelajaran berlangsung siswa diharapkan mampu mendeskripsikan pengertian perubahan sosial

2. Siswa mampu menjelaskan bentuk-bentuk perubahan sosial E. Materi Ajar

Pengertian Perubahan sosial

F. Model dan Metode Pembelajaran

1. Model : Kooperatif Tipe Make A Match

2. Metode : Diskusi kelompok, Tanya jawab dan pemberian tugas

D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran 1. Pertemuan pertama

Kegiatan (Waktu)

Fase Kegiatan Guru

Terlaksana /Tidak Pendahuluan

(10 menit)

Menyamp aikan tujuan pembelaja ran

Guru memeriksa kehadiran siswa, kebersihan, kerapain dan keterampilan.

Guru memberikan motivasi kepada siswa agar siap dalam mengikuti pemebelajaran.

Inti (70 menit)

Menyajika n

informasi mengenai lembaga social

Memberikan informasi mengenai Pengertian perubahan sosial Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencari defenisi pengendalian sosial Guru memberikan kesempatan siswa untuk melakukan tanya jawab

Guru memberi kuis atau

pertanyaan kepada seluruh siswa.

Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.

Penutup (10 menit)

Evaluasi Guru meminta salah satu siswa menyimpulkan semua yang telah di bahas.

Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.

Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pemebelajaran.

2. Pertemuan kedua Kegiatan

(Waktu)

Fase Kegiatan Guru

Pendahuluan (15 menit)

Menyampaik an tujuan pembelajaran

Guru memeriksa kehadiran siswa,

kebersihan, kerapian dan keterampilan.

Guru memberikan motivasi kepada siswa agar siap dalam mengikuti pemebelajaran Guru bertanya kepada siswa mengenai pengertian perubahan sosial

Inti (65 menit)

Menyajikan informasi

Guru menyebutkan jenis-jenis lembaga pengendalain sosial yang ada

Guru menyuruh siswa mencari contoh dan fungsi lembaga sosial di lingkungan sosial Memberikan informasi Atau penjelasan mengenai lembaga perubahan social Guru menyuruh siswa untuk melakukan umpan balik

Penutup (10 menit)

Evaluasi Guru menyimpulkan hasil pembelajaan mengenai lembaga sosial

Guru memberikan penilaian kepada siswa Guru memberikan tugas

3. Pertemuan ketiga.

Kegiatan (Waktu)

Fase Kegiatan Guru

Pendahuluan (10 menit)

Menyampaik an tujuan pembelajaran

Guru memeriksa kehadiran siswa,

kebersihan dan keterampilan.

Guru memberikan motivasi kepada siswa agar siap dalam mengikuti pemebelajaran Guru bertanya kepada siswa mengenai jenis-jenis lembaga sosial

Inti (70 menit)

Menyajikan informasi

Guru memberikan informasi mengenai lembaga sosial Sosial.

Untuk menguji pemahaman, siswa disuruh membentuk kelompok 2 atau 3 orang.

Guru menyuruh siswa mencatat lembaga- lembaga sosial yang ada di desa mereka

Siswa berdiskusi untuk menulis lembaga- lembaga pengendalain sosial tersebut.

Setelah jawaban didiskusikan, jawaban yang salah diperbaiki. Tiap peserta membaca sampai mengerti.

Guru menilai sikap siswa Penutup

(10 menit)

Evaluasi Guru menyuruhsalah satu siswa untuk menyimpulkan hasil diskusinya sebelum guru menyimpulkan ulang

Guru menyuruh siswa untuk mempelajari ulang materi dari pertemuan pertama sampai ke tiga.

4. Pertemuan ke empat.

Kegiatan (Waktu)

Fase Kegiatan Guru

Terlaksa na/Tidak Pendahuluan

(10 menit)

Absen Memotivasi

Guru mempersiapkan kelas untuk ulangan tes

Guru menjelaskan tujuan ulangan tes

Inti (65 menit)

Menyajikan informasi Mengorganis asikan siswa dalam mengerjakan soal

Guru membagikan soal yang telah di siapkan.

Siswa mengerjakan soal yang telah dibagikan oleh guru

Siswa mengumpulkan pekerjaan kepada guru untuk dinilai Penutup

(15 menit)

Refleksi Penilaian

Siswa dan guru membahas bersama soal soal yang telah dikerjakan Akhir pembelajaran dengan

membaca doa E. Sumber alat dan media pembelajaran

1. Buku Paket Sosiologi SMA kelas XII. PT. Grapindo. Janu Murdiyatmoko dan Citra handayani

2. Buku Paket Sosiologi SMA kelas XII. PT. Sumber Bahagia. Suhardi dan Sri Sunarti

3. Buku LKS Sosiologi SMA Kelas XII. CV. Hakma MJ

F. Media

1. Papan tulis

2. Lembar kerja siswa

3. Buku paket sosiologi buku LKS

G. Penilaian

1. Penilaian produk : Tes tertulis

2. Penilaian kinerja : Membuat kesimpulan

3. Penilaian sosial : Melakukan komunikasi dan kerja sama

H. Rubrik Penilaian NO

Aspek penilaian

Tingkatan

Baik Kurang baik Tidak baik 1 Kemampuan siswa menjawab

soal

2 Kemampauan siswa

menjelaskan kembali meteri pelajaran.

3 Sikap dan tingkah laku siswa dalam kelas.

4 Keaktifan siswa dalam kelas.

Enrekang, Mei 2014 Mengetahui :

Guru Pamong Mahasiswa Peneliti

Drs. Salma Sahrul

Nip : 19541206198103 2 006 Nim : 10538 1135 09

Di Sahkan oleh

Kepala SMA Negeri 1 Anggeraja

Drs. Mustapa, M.Pd Nip : 19630407 198803 1 021

MATERI ATAU POKOK BAHASAN

Perubahan sosial adalah sebuah keniscayaan dalam suatu masyarakat karena ruh dan nafas sosiologi sendiri adalah perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat yang begitu sangat dinamis yang terjadi baik secara evolusi maupun revolusi.ada berbagai definisi yang dikemukakan para pakar sosiologi mengenai perubahan sosial.

antara lain sebagai berikut :

a. Perubahan sosial adalah transformasi dalam organisasi masyarakat, dalam pola berfikir dan dalam perilaku pada waktu tertentu (John J. Macionis) b. Perubahan sosial adalah perubahan penting dari pola-pola perilaku dan

interaksi sosial (struktur sosial). (Wilbert E. Moore)

c. Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. (Kingsley Davis)

Berdasarkan berbagai definisi tersebut dapat dikatakan bahwa hakikat dari perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.

b. Ciri-ciri Perubahan Sosial

Perubahan sosial yang terjadi dalam suatu masyarakat memiliki beberapa ciri, antara lain sebagai berikut :

1. Setiap masyarakat mengalami perubahan, baik secara lambat maupun cepat sehingga tidak ada masyarakat yang bersifat statis.

2. Perubahan yang terjadi pada suatu lembaga kemasyarakatan akan diikuti oleh perubahan-perubahan pada lembaga sosial lainnya.

3. Perubahan sosial terjadi dalam bidang material dan immaterial karena keduanya memiliki hubungan timbal balik.

4. Perubahan sosial yang cepat biasanya menimbulkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuain diri.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II

Nama sekolah : SMA Negeri 1 Anggeraja Kab. Enrekang Mata pembelajaran : Sosiologi

Kelas : XII

Alokasi waktu : 8 x 40 menit (4 x pertemuan)

Standar kompetensi :Menganalisis kelompok sosial dalam dampak masyarakat multikultural.

Kompetensi dasar :Menerapkan aturan-aturan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

A. Standar Kompetensi

Memahami dampak perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat sebagai suatu dinamika sosial.

B. Kompetensi Dasar

Menjelaskan proses perubahan sosial di masyarakat C. Indikator

1. Mendeskripsikan pengertian perubahan sosial 2. Mengidentifikasi ciri-ciri perubahan sosial D. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah pembelajaran berlangsung siswa diharapkan mampu mendeskripsikan pengertian perubahan sosial

2. Siswa mampu menjelaskan bentuk-bentuk perubahan social

E. Materi Ajar

Perubahan social (Hiperrealitas) F. Model dan Metode Pembelajaran

1. Model : Kooperatif tipe make a match

2. Metode : Diskusi kelompok, Tanya jawab dan pemberian tugas

D . Langkah-langkah kegiatan pembelajaran 1. Pertemuan kelima

Kegiatan

(Waktu) Fase Kegiatan Guru

Pendahuluan (10 menit)

Menyampaikan tujuan

pembelajaran

Guru bertanya kepada siswa mengenai fungsi perubahan sosial

Menyebutkan lembaga sosial Inti

(50 menit)

Menyajikan informasi

Memberikan informasi mengenai fungsi perubahan sosial

Menjelaskan materi yang akan disampaikan

Memberikan siswa kesempatan untuk bertanya

Penutup (20 menit)

Evaluasi Memberikan tugas kepada siswa Membuat kesimpulan

2. Pertemuan keenam Kegiatan

(Waktu) Fase Kegiatan Guru

Pendahuluan (10 menit)

Menyampaikan tujuan

pembelajaran

Guru bertanya kepada siswa mengenai fungsiperubahan sosial di Indonesia Menyebutkan aturan-aturan lembaga sosial dalam masyarakat.

Inti (60 menit)

Menyajikan informasi

Memberikan informasi tentang aturan perubahan sosial

Guru memberi kuis atau pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.

Menilai sikap siswa Penutup

(10 menit)

Evaluasi Memberikan tugas kepada siswa Membuat kesimpulan

3. Pertemuan ketujuh Kegiatan

(Waktu) Fase Kegiatan Guru

Pendahuluan (10 menit)

Menyampaikan tujuan

pembelajaran

Guru bertanya kepada siswa mengenai Hiperrealitas

Menyebutkan aturan-aturan yang ada di dalam lembaga sosial dalam mengatasi Hiprrealitas

Inti (60 menit)

Menyajikan informasi

Mengorganisasi kan siswa dalam kelompok

Membimbing kelompok

Memberikan informasi mengenai Hiperrealitas

Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya tahu untuk menjelaskan kepada anggota lainnya sampai semua anggota dalam

kelompok itu mengerti.

Guru memberi kuis atau pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.

Setiap kelompok membuat laporan Mengawasi setiap kelompok saat mengerjakan tugas

Menilai sikap siswa Penutup

(10 menit)

Evaluasi Memberikan tugas kepada siswa Membuat kesimpulan

4. Pertemuan kedelapan Kegiatan

(Waktu) Fase Kegiatan Guru Terlaksana

/Tidak Pendahulua

n (10 menit)

Absen Memotivasi

Guru mempersiapkan kelas untuk ulangan tes

Guru menjelaskan tujuan ulangan tes Inti

(70 menit)

Menyajikan informasin

Mengorgani sasikan siswa dalam mengerjaka n soal

Guru membagikan soal yang telah di siapkan.

Siswa mengerjakan soal yang telah dibagikan oleh guru

Siswa mengumpulkan pekerjaan kepada guru untuk dinilai

Penutup (10 menit)

Refleksi Penilaian

 Siswa dan guru membahas bersama soal soal yang telah

dikerjakan

 Akhir pembelajaran dengan membaca doa

E. Sumber \bahan\alat

1. Buku Paket Sosiologi SMA kelas XII. PT. Grapindo. Janu Murdiyatmoko dan Citra handayani

2. Buku Paket Sosiologi SMA kelas XII. PT. Sumber Bahagia. Suhardi dan 3. Buku LKS Sosiologi SMA Kelas XII. CV. Hakma MJ.

F. Media pembelajaran 1. Papan tulis

2. Lembar kerja siswa

3. Buku paket sosiologi dan LKS

G. Penilaian

1. Penilaian produk : Tes tertulis

2. Penilaian kinerja : Membuat kesimpulan

3. Penilaian social : Melakukan komunikasi dan kerja sama

H. Rubrik Penilaian NO

Aspek penilaian

Tingkatan

Baik Kurang baik Tidak baik 1 Kemampuan siswa menjawab

soal

2 Kemampauan siswa

menjelaskan kembali meteri pelajaran.

3 Sikap dan tingkah laku siswa dalam kelas.

4 Keaktifan siswa dalam kelas.

Enrekang, JULI 2013 Mengetahui :

Guru Pamong Mahasiswa Peneliti

Drs. Salma Sahrul

Nip : 19541206198103 2 006 Nim : 10538 1135 09

Di Sahkan oleh

Kepala SMA Negeri 1 Anggeraja

Drs. Mustapa, M.Pd Nip : 19630407 198803 1 021

Dalam dokumen karna hari ini adalah hidupku... (Halaman 67-73)

Dokumen terkait