BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka dikemukakanlah saran-saran sebagai berikut:
1. Guru kelas perlu menguasai media-media baik pada saat tatap muka maupun online dalam mengajar sehingga pada pelaksanaan proses pembelajaran dikelas dapat menerapkan media pembelajaran yang bervariasi sesuai dengan materi yang disajikan agar siswa tidak merasa bosan
2. Pihak sekolah disarankan memberikan fasilitas yang lebih lengkap kepada guru agar lebih inovatif dan kreatif dalam pembelajaran matematika serta memperbanyak pengetahuan tentang teknologi bagi perkembangan pembelajaran guru maupun calon guru di sekolah dasar
3. Pihak peneliti lain disarankan untuk lebih mengembangkan penelitiannya dengan menerapkan media dan model pembelajaran pada materi-materi lain dalam pembelajaran matematika
DAFTAR PUSTAKA
Agus Suprijono. 2010. Cooperative Learning (Teori dan Aplikasi Paikem). 2013.
Yogyakarta: Pustaka Belajar
Almanda, Riko. 2021. Penerapan Aplikasi Google Education Pada Pembelajaran Daring Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 4 Bayung Lencir. Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan:
Universitas Islam Negeri Sultanthaha Saifuddin.
Arikunto, S., Suhardjono dan Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta:
Bumi Aksara
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek).
Jakarta: Rineka Cipta
Darmadi. 2017. Pengembangan Model dan Metode Pembelajaran dalam Dinamika Belajar Siswa. Yogyakarta: CV Budi Utama
Dewi, N. P. W. P., & Agustina, G. N. S. 2020. Efektivitas Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan PMRI Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 4(2), 204-214.
Dewi, W. A. F. 2020. Dampak Covid-19 terhadap implementasi pembelajaran daring di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55-61.
Dwiyanto. Menyiapkan Pembelajaran dalam memasuki “New Normal” dengan Blended learning. (Online), (http://lpmplampung.kemdikbud.go.id/po- content/uploads/New_Normal_Blended_Learning_artikel_sec.pdf Diakses pada 27 Januari 2022).
Ekawati, Estina. 2011. Peran, Fungsi, Tujuan dan Karakteristik Matematika Sekolah. (Online), (http://p4tkmatematika.org/2011/10/peran-fungsi- tujuan-dan-karakteristik-matematika-sekolah/ Diakses pada 12 September 2021).
Fadlillah, M. 2014. Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Nugraha, S. A., dkk. 2020. Studi Pengaruh Daring Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas IV. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 265-276.
Hamalik, Oemar. 2015. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara Hendarita, Yane. Model Pembelajaran Blended Learning Dengan Media Blog.
(Online),
(http://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/p engantar_3.pdfDiakses pada 7 Agustus 2021).
Husamah. 2014. Pembelajaran Bauran (Blended Learning). Malang: Prestasi Pustaka
Ihsan, Dian. (2021, 30 Maret). Nadiem Makarim: Semua Sekolah Wajib Sudah Belajar Tatap Muka Pada Juli 2021. (Online), (http://nasional.kontan.co.id/news/nadiem-makarim-semua-sekolah-
wajiib-sudah-belajar-tatap-muka-pada-juli-2021?page=all. Diakses pada 3 Desember 2021.)
Istiningsih, S., & Hasbullah, H. 2015. Blended Learning, Trend Strategi Pembelajaran Masa Depan. Jurnal Elemen, 1(1), 49-56.
Kemendikbud. 2018. Buku Guru Senang Belajar Matematika IV, Jakarta:Kemendikbud.
Kemendikbud. 2016. Buku Siswa Senang Belajar Matematika Kelas IV, Jakarta:Kemendikbud.
Nasution, N., dkk. 2019. Buku Model Blended Learning. Padang: Unilak Press Onta, M. R. 2018. Efektivitas Penerapan Model Blended Learning Dengan
Menggunakan Media Pembelajaran Quipper School Ditinjau Dari Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Tkj-A SMK Asisi Jakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Universitas Sanata Dharma.
Purwanto, M. Ngalim. 2014. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Ramsay. 2001. Teaching and Learning With Information and Communication Technology: Succes Through a Whole School
Suyono dan Hariyanto. 2014. Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Syafaruddin, dkk. 2019. Guru Mari Kita Menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Yogyakarta: CV Budi Utama
Yayuk, Erna. 2019. Pembelajaran Matematika SD. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang
L A M P
I
R
A
N
Lampiran A
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I PERTEMUAN I
Satuan Pendidikan : SD INPRES KASSI Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV / II
Pelajaran : Bangun Datar
Sub Pelajaran : Mengenal Bangun Datar Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Siklus : I
Kompetensi Dasar
3.9. Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas daerah persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4.9. Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegi panjang dan segitiga.
Indikator
3.9.1. Menjelaskan arti dari persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4.9.1. Menyelesaikan masalah berkaitan dengan persegi, persegi panjang, dan segitiga.
Tujuan
1. Melalui penjelasan guru siswa mampu memahami arti dari bangun datar.
2. Melalui penjelasan guru siswa mampu menjelaskan tentang macam-macam bangun datar.
3. Melalui penjelasan guru siswa mampu menyebutkan sifat-sifat dari persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4. Melalui penjelasan guru siswa mampu memahami rumus-rumus dari persegi, persegi panjang, dan segitiga.
Materi Ajar
Bangun Datar
Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Blended Learning (Pembelajaran Luring)
Metode Pembelajaran :
Pengamatan
Penugasan
Tanya jawab
Media dan Sumber Pembelajaran Media: Papan tulis
Sumber: Buku Matematika kelas IV.
Kegiatan Pembelajaran Kegiatan
(waktu)
Perilaku Guru Terlaksana /
Tidak Pendahuluan
(10 menit)
1. Pembuka: Guru menyapa dan mengajak siswa untuk berdoa sesuai dengan keyakinan masing- masing.
2. Apersepsi: Guru menjelaskan tentang
“Pengertian bangun datar” siswa ditanya apakah kalian mengetahui tentang bangun datar?
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa.
Inti
( 50 menit)
4. Siswa memperhatikan informasi yang diberikan oleh guru mengenai “bangun datar”.
(Mengamati)
5. Siswa diberi pertanyaan tentang apa itu bangun segi banyak beraturan? (Menanya) 6. Siswa tanya jawab mengenai bangun segi
banyak beraturan. (Menanya)
7. Siswa berdiskusi dengan teman sebangku
tentang bangun segi banyak beraturan dibantu dengan menggunakan gambar /foto dan buku siswa dan mengerjakan tugas LKS bersama.
(Mengumpulkan informasi, Menalar)
8. Masing-masing siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dengan bercerita dan menggunakan kata-katanya sendiri.
(Mengkomunikasikan)
9. Siswa yang lain memperhatikan dan menanggapi.
Penutup (10 menit)
1. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari.
2. Guru bersama siswa melakukan refleksi dari apa yang sudah dipelajari.
3. Guru melakukan penilaian dan mengapresiasi hasil belajar siswa.
4. Guru menyampaikan untuk pertemuan selanjutnya melalui zoom.
5. Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.
6. Guru mengucapkan salam sebagai penutup Evaluasi
Prosedur : Tes penilaian menggunakan LKS dan Penilaian hasil menggunakan tes formatif
Jenis Tes : tertulis
Alat tes : Butir-butir soal
Makassar, 10 Januari 2022
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I PERTEMUAN II
Satuan Pendidikan : SD INPRES KASSI Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV / II
Pelajaran : Bangun Datar
Sub Pelajaran : Menghitung Keliling Bangun Datar Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Siklus : I
Kompetensi Dasar
3.9. Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas daerah persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4.9. Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegi panjang dan segitiga.
Indikator
3.9.2. Menghitung keliling bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4.9.2. Menyelesaikan masalah berkaitan dengan persegi, persegi panjang, dan segitiga.
Tujuan
1. Siswa mampu memahami arti dari keliling bangun datar.
2. Siswa mampu memahami rumus-rumus keliling dari persegi, persegi panjang, dan segitiga.
3. Siswa mampu menggunakan rumus untuk menentukan keliling persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4. Siswa mampu menyelesaikan permasalahan yang melibatkan keliling persegi, persegi panjang, dan segitiga.
Materi Ajar Bangun Datar
Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Blended Learning (Pembelajaran Daring)
Metode Pembelajaran :
Pengamatan
Penugasan
Tanyajawab
Media dan Sumber Pembelajaran
Media: Hp Android, Laptop, Power Point, Aplikasi Zoom
Sumber: Buku Matematika kelas IV dan sumber lain dari internet.
Kegiatan Pembelajaran Kegiatan
(waktu)
Perilaku Guru Terlaksana
/ Tidak Pendahuluan
(10 menit)
1. Pembuka: Guru menyapa dan mengajak siswa untuk berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing melalui zoom.
2. Apersepsi: Guru menjelaskan tentang “Pengertian keliling bangun datar” siswa ditanya apakah kalian mengetahui tentang bangun datar?
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa.
Inti
( 50 menit)
4. Siswa memperhatikan informasi yang diberikan oleh guru mengenai “keliling bangun datar”. (Mengamati) 5. Siswa diberi pertanyaan tentang apa itu keliling bangun
datar? (Menanya)
6. Siswa tanya jawab mengenai kelilling bangun datar.
(Menanya)
7. Guru memberikan contoh soal melalui share screen zoom.
8. Masing-masing siswa mengerjakan soal yang telah diberikan.
Penutup (10 menit)
1. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari.
2. Guru bersama siswa melakukan refleksi dari apa yang sudah dipelajari.
3. Guru melakukan penilaian dan mengapresiasi hasil belajar siswa.
4. Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.
5. Guru mengucapkan salam sebagai penutup
Evaluasi
Prosedur : Tes penilaian menggunakan LKS dan Penilaian hasil menggunakan tes formatif
Jenis Tes : tertulis
Alat tes : Butir-butir soal
Makassar, 12 Januari 2022
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I PERTEMUAN III
Satuan Pendidikan : SD INPRES KASSI Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV / II
Pelajaran : Bangun Datar
Sub Pelajaran : Menghitung Luas Bangun Datar Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Siklus : I
Kompetensi Dasar
3.9. Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas daerah persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4.9. Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegi panjang dan segitiga.
Indikator
3.9.3. Menghitung luas dari bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga.
4.9.3. Menyelesaikan masalah berkaitan dengan luas bangun datar persegi, persegi panjang, dan segitiga.
Tujuan
1. Dengan bimbingan guru siswa mampu memahami rumus luas dari bangun datar.
2. Dengan bimbingan guru siswa mampu mengetahui cara menghitung luas bangun datar.
3. Dengan berbagai latihan siswa mampu mandiri menghitung luas bangun datar.
Materi Ajar
Luas Bangun Datar
Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Blended Learning (Pembelajaran Luring)
Metode Pembelajaran :
Pengamatan
Penugasan
Tanyajawab
Media dan Sumber Pembelajaran Media: Papan Tulis
Sumber: Buku Matematika kelas IV dan sumber lain dari internet.
Kegiatan Pembelajaran Kegiatan
(waktu)
Perilaku Guru Terlaksana
/ Tidak Pendahuluan
(10 menit)
1. Pembuka: Guru menyapa dan mengajak siswa untuk berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing.
2. Apersepsi: Guru menjelaskan tentang “Pengertian luas bangun datar” siswa ditanya apakah kalian mengetahui tentang luas bangun datar?
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa.
Inti
( 50 menit)
4. Siswa memperhatikan informasi yang diberikan oleh guru mengenai “luas bangun datar”.
(Mengamati)
5. Siswa diberi pertanyaan tentang apa itu luas bangun datar pada persegi, persegi panjang dan segitiga? (Menanya)
6. Siswa tanya jawab mengenai luas bangun datar.
(Menanya)
7. Guru memberikan contoh soal melalui
8. Masing-masing siswa mengerjakan soal yang telah diberikan.
Penutup (10 menit)
1. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari.
2. Guru bersama siswa melakukan refleksi dari apa yang sudah dipelajari.
3. Guru melakukan penilaian dan mengapresiasi hasil belajar siswa.
4. Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.
5. Guru mengucapkan salam sebagai penutup Evaluasi
Prosedur : Tes penilaian menggunakan LKS dan Penilaian hasil menggunakan tes formatif
Jenis Tes : tertulis
Alat tes : Butir-butir soal
Makassar, 14 Januari 2022
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS II PERTEMUAN I
Satuan Pendidikan : SD INPRES KASSI Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV / II
Pelajaran : Bangun Datar
Sub Pelajaran : Bangun Segi Banyak Beraturan Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Siklus : II
Kompetensi Dasar
3.9. Menganalisis segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan.
4.9. Mengidentifikasi segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan.
Indikator
3.9.4. Menjelaskan pengertian segi banyak beraturan 4.9.4. Menggambarkan segi banyak beraturan
Tujuan
1. Siswa mampu memahami pengertian dari bangun segi banyak dan segi banyak beraturan
2. Siswa mampu mengenal nama-nama segi banyak
3. Siswa mampu mengidentifikasi segi banyak yang beraturan Materi Ajar
Bangun Segi Banyak Beraturan Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Blended Learning (Pembelajaran Daring)
MetodePembelajaran :
Pengamatan
Penugasan
Tanyajawab
Media dan Sumber Pembelajaran
Media: Hp Android, Laptop, Power Point, Aplikasi Zoom
Sumber: Buku Matematika kelas IV.
Kegiatan Pembelajaran Kegiatan
(waktu)
Perilaku Guru Terlaksana
/ Tidak Pendahuluan
(10 menit)
1. Pembuka: Guru menyapa dan mengajak siswa untuk berdoa melalui aplikasi zoom sesuai dengan keyakinan masing-masing.
2. Apersepsi: Guru menjelaskan tentang “Pengertian bangun segi banyak” siswa ditanya apakah kalian mengetahui tentang bangun segi banyak?
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa.
Inti
( 50 menit)
4. Siswa memperhatikan informasi yang diberikan oleh guru mengenai “Segi banyak beraturan” melalui share screen pada zoom. (Mengamati)
5. Siswa diberi pertanyaan tentang apa itu bangun segi banyak beraturan? (Menanya)
6. Siswa tanya jawab mengenai bangun segi banyak beraturan. (Menanya)
7. Guru memberikan contoh soal melalui share screen zoom.
8. Siswa diharapkan menuliskan contoh soal yang telah di tampilkan
9. Siswa diberikan soal dan diharapkan menjawab soal tersebut
Penutup (10 menit)
1. Siswa diberikan LKS melalui google class
2. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari.
3. Guru bersama siswa melakukan refleksi dari apa yang
sudah dipelajari.
4. Guru melakukan penilaian dan mengapresiasi hasil belajar siswa.
5. Guru menyampaikan pertemuan selanjutnya yaitu secara tatap muka.
6. Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.
7. Guru mengucapkan salam sebagai penutup.
Evaluasi
Prosedur : Tes penilaian menggunakan LKS dan Penilaian hasil menggunakan tes formatif
Jenis Tes : tertulis
Alat tes : Butir-butir soal
Makassar, 18 Januari 2022
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS II PERTEMUAN II
Satuan Pendidikan : SD INPRES KASSI Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV / II
Pelajaran : Bangun Datar
Sub Pelajaran : Bangun Segi Banyak Tidak Beraturan Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Siklus : II
Kompetensi Dasar
3.9. Menganalisis segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan.
4.9. Mengidentifikasi segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan.
Indikator
3.9.5. Menjelaskan pengertian segi banyak tidak beraturan.
4.9.5. Menggambarkan segi banyak tidak beraturan.
Tujuan
1. Siswa mampu memahami pengertian dari bangun segi banyak tidak beraturan 2. Siswa mampu mengenal nama-nama segi banyak tidak beraturan
3. Siswa mampu mengidentifikasi dan segi banyak yang tidak beraturan Materi Ajar
Bangun Segi banyak tidak beraturan Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Blended Learning (Pembelajaran Luring)
MetodePembelajaran :
Pengamatan
Penugasan
Tanya jawab
Media dan Sumber Pembelajaran Media: Papan Tulis
Sumber: Buku Matematika kelas IV dan sumber lain dari internet.
Kegiatan Pembelajaran Kegiatan
(waktu)
Perilaku Guru Terlaksana
/ Tidak Pendahuluan
(15 menit)
1. Pembuka: Guru menyapa siswa dan mengajak siswa untuk berdoa sesuai dengan keyakinan masing- masing.
2. Apersepsi: Guru mengaitkan materi/ tema/ kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman siswa dengan materi sebelumnya.
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa.
Inti
( 50 menit)
4. Siswa memperhatikan informasi yang diberikan oleh guru mengenai “Segi banyak tidak beraturan”.
(Mengamati)
5. Siswa diberi pertanyaan tentang apa itu bangun segi banyak tidak beraturan? (Menanya)
6. Siswa tanya jawab mengenai bangun segi banyak tidak beraturan. (Menanya)
7. Siswa berdiskusi dengan teman sebangku tentang bangun segi banyak beraturan dibantu dengan menggunakan gambar /foto dan buku siswa dan mengerjakan tugas LKS bersama. (Mengumpulkan informasi, Menalar)
8. Masing-masing siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dengan bercerita dan menggunakan kata-katanya sendiri.
(Mengkomunikasikan)
9. Siswa yang lain memperhatikan dan menanggapi.
Penutup 1. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari.
(10 menit) 2. Guru bersama siswa melakukan refleksi dari apa yang sudah dipelajari.
3. Guru melakukan penilaian dan mengapresiasi hasil belajar siswa.
4. Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.
5. Guru mengucapkan salam sebagai penutup
Evaluasi
Prosedur :Tes penilaian menggunakan LKS dan Penilaian hasil menggunakan tes formatif
Jenis Tes :tertulis
Alat tes : Butir-butir soal
Makassar, 20 Januari 2022
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS II PERTEMUAN III
Satuan Pendidikan : SD INPRES KASSI Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV / II
Pelajaran : Bangun Datar
Sub Pelajaran : Segi Banyak Beraturan dan Segi banyak Tidak Beraturan Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Siklus : II
Kompetensi Dasar
3.9. Membedakan sifat-sifat segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan
Indikator
3.9.6. Mengkontruksikan pengetahuan tentang sifat-sifat segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan
4.9.6. Mengkategorikan segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan
Tujuan
1. Dengan bimbingan guru siswa mampu mengkontruksikan pengetahuan tentang sifat-sifat segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan 2. Dengan bimbingan guru siswa mampu mengetahui perbedaan dari sifat-sifat
bangun segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan
3. Dengan berbagai latihan siswa mampu mengkategorikan bangun segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan
Materi Ajar
Bangun segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Blended Learning (Pembelajaran Daring)
Metode Pembelajaran :
Pengamatan
Penugasan
Tanyajawab
Media dan Sumber Pembelajaran
Media: Hp android, Laptop, Power Point dan Aplikasi Zoom Meeting Sumber: Buku Matematika kelas IV dan sumber lain dari internet.
Kegiatan Pembelajaran Kegiatan
(waktu)
Perilaku Guru Terlaksana
/ Tidak Pendahuluan
(10 menit)
1. Pembuka: Guru menyapa dan mengajak siswa untuk berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing melalui zoom.
2. Apersepsi: Guru menjelaskan tentang “segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan” siswa ditanya apakah kalian mengetahui tentang materi hari ini?
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa.
Inti
( 50 menit)
4. Siswa memperhatikan informasi melalui tayangan video di power point yang diberikan oleh guru mengenai “segi banyak beraturan dan segi banyak tidak beraturan”. (Mengamati)
5. Siswa diarahkan untuk mengkontruksi pengetahuan dan informasi tentang materi pada pengamatan.
6. Siswa mengkategorikan bangun datar apa saja termasuk segi banyak beraturan atau segi banyak tidak beraturan.
7. Siswa mengkategorikan benda apa saja yang termasuk segi banyak beraturan atau segi banyak
tidak beraturan.
8. Guru mendampingi siswa dalam mempelajari cara menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun segi banyak berdasarkan pengamatan yang telah diperoleh
9. Guru memfasilitasi siswa untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pada materi “Segi Banyak”.
Penutup (10 menit)
1. Guru memberikan LKS melalui google class tentang materi segi banyak.
2. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari.
3. Guru bersama siswa melakukan refleksi dari apa yang sudah dipelajari.
4. Guru melakukan penilaian dan mengapresiasi hasil belajar siswa.
5. Guru mengakhiri pelajaran dengan berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.
6. Guru mengucapkan salam sebagai penutup Evaluasi
Prosedur : Tes penilaian menggunakan LKS dan Penilaian hasil menggunakan tes formatif
Jenis Tes : tertulis
Alat tes : Butir-butir soal
Makassar, 24 Januari 2022
Lampiran B
MATERI AJAR SIKLUS I Materi I
“Bangun Datar”
Pengertian bangun datar:
Bangun datar adalah bagian dari bidang datar yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau lengkung. Bangun datar dapat didefinisikan sebagai bangun yang rata yang mempunyai dua dimensi yaitu panjang dan lebar, tetapi tidak mempunyai tinggi atau tebal.
Macam-macam bangun datar:
1. Persegi.
Persegi adalah bangun datar segiempat yang semua sisinya sama panjang
2. Persegi Panjang
Persegi panjang memiliki bentuk yang hampir sama dengan persegi, namun bedanya adalah persegi panjang memiliki dua sisi lebar dan dua sisi panjang
3. Segitiga
Segitiga memiliki 3 sisi, biasanya dua sisi yang sama panjang atau 3 sisi yang sama panjang.
“Keliling dan Luas Bangun Datar”
Keliling merupakan panjang seluruh garis terluar, sedangkan
Luas bangun datar adalah banyaknya persegi dengan sisi satu satuan panjang yang menutupi seluruh bangun datar.
Contoh dari bangun datar yaitu:
1. Persegi
Persegi yaitu bangun datar segiempat yang semua sisinya sama panjang, sehingga untuk mencari kelilingnya cukup menjumlahkan keempat sisinya atau mengalikan sisinya dengan 4.
Rumus keliling persegi: K= s+s+s+s atau K= 4 x s Rumus luas persegi: L= s x s
2. Persegi panjang
Persegi panjang memiliki bentuk yang hampir sama dengan persegi, namun bedanya adalah persegi panjang memiliki dua sisi lebar (l) dan dua sisi panjang (p).
Rumus keliling persegi panjang: K= 2 (p+l) Rumus luas persegi panjang: L= p x l 3. Segitiga
Segitiga memiliki 3 sisi, biasanya dua sisi yang sama panjang atau 3 sisi yang sama panjang.
Rumus keliling segitiga: K= s+s+s Rumus luas segitiga: L= ½ x a x t
“Bangun Segi Banyak Beraturan”
Pengertian bangun segi banyak dan bangun segi banyak beraturan:
Bangun segi banyak adalah bangun datar tertutup yang dibatasi oleh ruas garis.
Bangun segi banyak beraturan adalah bangun segi banyak yang semua sisinya sama panjang dan semua sudutnya sama besar.
Bangun segi banyak beraturan juga disebut poligon.
Ciri-ciri bangun segi banyak beraturan:
a. Memiliki sisi yang sama panjang b. Mempunyai sudut yang sama besar.
c. Segi banyak beraturan termasuk ke dalam kurva tertutup.
d. Mempunyai simetri lipat yang sama banyak dengan jumlah sisi yang dimiliki.
Contoh nama-nama bangun segi banyak beraturan:
1. Segitiga sama sisi, 2. Persegi,
3. Segilima beraturan, 4. Segienam beraturan,
5. Segitujuh beraturan, dan sebagainya.
“Bangun Segi Banyak Tidak Beraturan”
Pengertian bangun segi banyak tidak beraturan:
Bangun segi banyak tidak beraturan merupakan segi banyak yang sisi- sisinya tidak sama panjang atau sudut-sudutnya tidak sama besar.
Ciri-ciri bangun segi banyak tidak beraturan:
a. Tidak semua sisinya yang sama panjang
b. Tidak semua sudutnya memiliki besar sudut yang sama
c. Jumlah simetri putar banyaknya tidak sama dengan banyaknya sisi d. Jumlah simetri lipat banyaknya tidak sama dengan banyaknya sisi e. Bentuknya dapat berupa cembung maupun cekung
Contoh bentuk bangun segi banyak tidak beraturan:
1. segitiga sama kaki, 2. segitiga sembarang, 3. persegi panjang, 4. layang-layang, 5. belah ketupat, 6. trapesium.