BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Tindakan Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran PAKEM. Model PAKEM merupakan sala satu model yang efektif digunakan pada pembelajaran ini karena dapat merangsang pola fikir anak dalam belajar. Dapat aktif bertanya saat berlangsungnya pembelajaran serta lebih mengembangkan ide pada siswa. Dan juga dalam proses pembelajaran siswa dapat merasa nyaman dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
Depdiknas (2005) menjelaskan bahwa tujuan PAKEM adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dengan menyiapkan siswa memperoleh keterampilan, pengetahuan dan sikap untuk persiapan kehidupan masa depannya.
Dalam proses belajar mengajar model PAKEM diterapakan pada materi motif batik. Guru menjelaskan materi desain pada siklus I pertemuan pertama dan contoh desain pada pertemuan kedua, Sedangkan pada siklus II pertemuan pertama guru menjelaskan jenis desain motif batik, dan pada pertemuan kedua guru menjekaskan contoh desain motif batik. Pemberian tes pada siswa untuk mengukur hasil kemampuannya dan hanya dilakukan sekali dalan satu siklus.
Pelaksanan tes dilaksanakan satu tes dalam siklus I dan satu tes untuk siklus II.
Adapun kegiatan selanjutnya setelah menjelaskan materi dengan menggunakan model PAKEM, guru memberi pemahaman kepada siswa untuk belajar lebih aktif dalam kelas serta menuangkan kreativitasnya melalui tugas yang diberikan sehingga siswa juga dapat belajar lebih nyaman dan menyenangkan di kelas.
Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model PAKEM dapat membuat perubahan aktivitas proses belajar mengajar, serta dapat meningkatkan kreatifitas menggambar siswa.
Observasi aktivitas guru dalam proses belajar mengajar pada siklus II pertemuan pertama berada pada kategori kurang. Hal ini dipengaruhi kurangnya penguasaan materi pada saat proses belajar mengajar, serta langkah-langkah pembelajaran yang belum terlaksana dengan baik.
Selanjutnya pada proses observasi aktivitas guru siklus II mengalami proses peningkatan persentase dari siklus I. Pada siklus II pertemuan pertama langkah-langkah berada pada kategori baik. Sedangkan pada siklus II pertemuan kedua mengalami peningkatan persentase yang berada pada kategori sangat baik.
Hal ini dipengaruhi oleh proses rancanagan proses pembelajaran yang terlaksana dengan baik.
Oleh karena itu, penilaian persentase observasi guru pada siklus I dan siklus II dengan menerapkan model PAKEM mengalami peningkatan. Dan juga hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang sangat besar pada pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang disampaiakan oleh guru.
Hasil observasi belajar siswa kelas VII MTs Guppi Bulukasa pada siklus I pertemuan kedua dari jumlah 20 orang siswa, terdapat 40% siswa yang telah mendapat nilai lebih dari 70. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan kembali dari 20 orang siswa, terdapat 19 orang siswa mendapat nilai lebih dari 70.
Sehingga dapat disimpulkan secara ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II dapat mencapai indikator keberhasilan yaitu 70% siswa mendapat nilai lebih dari 70.
Berdasarkan data hasil observasi guru dan hasil penilaian belajar siswa pada siklus I dan II, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PAKEM pada materi desain motif batik dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.
51
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Kesimpulan yang dapat diambil serta saran yang berdasarkan pada hasil peneltian. Adapun kesimpulan yang dapat diambil bahwa pembelajaran desain motif batik dapat bermanfaat apabila peserta didik mampu memahami dan mengaplikasikan ilmu dengan disertai model-model pembelajaran yang dapat menunjang perkembangan kedepannya. Terbukti dengan setelah dilaksanakannya penelitian pada sekolah MTs Guppi Bulukasa, pembelajaran seni dapat berjalan dengan baik apabila peserta didik dan guru mampu bekerja sama dan penerapan tindakan dalam kelas berjalan sesuai rencana dan petunjuk. Secara umum dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Proses pembelajaran motif batik peserta didik pada awalnya kurang memahami pembahasan yang ingin disampaikan. Dan juga perlu bimbingan yang lebih lagi. Namun peserta didik sangat antusias dalam belajar seni karena dapat mengekpresikan diri siswa dalam bentuk tugas yang diberikan.
2. Dalam penerapan model pembelajaran yang tepat, sangat penting untuk memilih model yg tepat untuk proses pembelajaran, apalagi dalam model pembelajaran PAKEM dianggap efektif untuk dilaksanakan pada pembelajaran desain motif batik.
Kualitas karya yang dibuat siswa kelas VIII MTS Guppi Bulukasa juga memiliki kualitas yang baik, dilihat dari proses dari hasil gambar pertama dan
kedua. Memiliki peningkatan yang sangat baik. Dan juga siswa dapat memiliki nilai diatas rata-rata, juga antusias siswa yang sangat tinggi memiliki efektifitas terhadap hasil belajar siswa.
B. Saran
Berdasarkan hasil pengamatan hasil penelitian yang terjadi dalam proses penelitian, ada beberapa saran yang dapat bermanfaat bagi lembaga maupun bagi penelitian selanjutnya, yaitu :
1. Pihak Lembaga
Penguasaan dalam materi dan penerapan model PAKEM mempunyai pengaruh penting dalam pembelajaran, sehingga kegiatan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. Adapun langkah-langkah yang ingin dilakukan dalam kelas, harus sudah dirancang dalam RPP (Rancangan Proses Pembelajaran) berdasarkan kurikulum yang berlaku, dan dilaksanakan dengan baik. Menyediakan sarana juga penting untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran, karena hal ini dapat menunjang berlangsungnya proses belajar mengajar dengan lancar. Sehingga peserta didik juga dapat menerima materi dengan baik.
Kurangnya kemampuan peserta didik dalam menentukan ide serta gagasan dalam mengembangkan kreativitas pada proses pembelajaran. Oleh karena itu guru berperan untuk lebih memotivasi lagi peserta didik baik itu secara visual maupun verbal. Diharapkan kepada pihak yang berwenang dalam pendidikan dan sekolah untuk lebih memberikan perhatian khusus pada
sekolah yang belum dilengkapi dengan sarana dan prasarana, dalam bidang praktikum mata pelajaran seni budaya. Karena dalam pemberian materi pembelajaran seni budaya, menggabungkan antara teori dan praktek yang memerlukan fasilitas pendukung didalamnya.
2. Peneliti
Saran yang perlu diperhatikan kembali untuk penelitian selanjutnya yaitu diharapkan untuk mengumpulkan materi ataupun informasi dan referensi yang terkait dengan desain motif batik dan juga pembahasan dan penguasaan materi tentang model-model pembelajaran, khususnya untuk model pembelajaran PAKEM. Selain itu juga membuat rancangan dan langkah-langkah dalam pengambilan dan pengumpulan data serta segala sesuatu yang dapat membantu proses penelitian dan dapat terlaksana dengan lebih baik.
54
DAFTAR PUSTAKA
Asmani, Jamal Ma’mur. 2014. 7 Tips Aplikasi PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, efektif, dan Menyenangkan) :Menciptakan Metode Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas. Jogjakarta: Diva Press
Faisal, Muh. & Mukaddas Baetal, Andi. 2015. Desain Dasar Dwimatra.
Makassar: Seni Rupa
Fitriah, Anis. 2016. Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Menulis Pesan Murid Kelas V SDN 38 Tamarupa Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep.Skripsi tidak diterbitkan. Makassar: Unismuh Makassar Hamrianti.2016. Kemampuan Berkarya Seni Ilustrasi dengan tema fashion siswa
Kelas VIII SMP Negeri 2 Galesong Utara. Proposal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar
Rohidi, Tjetjep, Rohindi. 2011. Metodologi Penelitian. Semarang : Cipta Prima Nusantara.
Saidah, H.U. 2016.Pengantar Pendidikan: Telaah Pendidikan Secara Global dan Nasional. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Suharsimi, Arikunto. 2010. Penelitian Tindakan. Yogyakarta: Aditya Media
Setyosari, Punaji, 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan.Jakarta.
Syamsuri, Sukri, A. dkk. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi. Makassar: Panrita Press Unismuh Makassar.
Sumber Internet :
Akhyar, Zainul. Ruchliyadi A.D & Ansari, Ayu.(2014.Nopember). Penerapan pendekatan pembelajaran aktif,kreatf, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) dan konteksual dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMA Muhammadiyah Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. Volume 4.Nomor 8.Halaman 595Dia ambil dari:(file:///C:/Users/a%20c%20e%20r/Downloads/ipi444383(1).pdf)
Rohaniawati,Dede. (2016.Februari).Penerapan pendekatan pakem untuk meningkatkan keterampilan berfikir mahasiswa dalam mata kuliah pengembangan kepribadian guru.Jurnal keguruan dan ilmu
55
tarbiyah.Volume 01.Nomor 2.Halaman 160.Di ambil dari :(file:///C:/Users/a%20c%20e%20r/Downloads/ipi483602.pdf)
Saefurullah, Fachory. 13 Mei 2015.Pengertian Desain Batik.Pengertian Desain Batik ,(Online), chorylisius.blogspot.com. Di akses 04 Juni 2018 01:09 (http://chorylisius.blogspot.com/2015/05/pengertian-desain-batik.html) https://id.wikipedia.org/wiki/Batik di akses pada: 05 Juni 2018, 00:55
http://ilmugurusd.blogspot.com/2014/02/makalah-pakem-lengkap.html di akses pada: 05 Juni 2018, 01:31
http://psikologi.fisipunmul.ac.id/main/wpcontent/uploads/2016/06/OBSERVASI.
pdf di akses pada : 05 Juni 2018, 02:22
https://satriyaanggayuhkaluhuran.wordpress.com/contoh-desain/contoh- desain/kembang-mrutu-sewu/ di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
https://marinaelphick.com/2014/04/17/parang-batik-motif/ di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
http://batikjoss.blogspot.co.id/2016/10/batik-konten-porer.html di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
http://batiklengkapkita.org/desain-batik-sederhana/desain-batik-tulis-sederhana/ di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
https://www.pinterest.com/pin/615233999068341471/ di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
http://batikku.club/uniknya-motif-batik-hewan-dan-tumbuhan/ di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
https://duabatik.com/batik-bunga/ di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
http://www.airlanggasouvenir.com/2012/04/asbak.html di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
http://darasa12ipa433.blogspot.com/2015/08/desain-batik.html di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
56
https://www.google.com/search?q=batik+bunga&tbm=isch&ved di akses pada: 08 Juni 2019, 08:30
LAMPIRAN 1 : HASIL BELAJAR SISWA
LAMPIRAN 2 : GAMBAR HASIL BELAJAR SISWA LAMPIRAN 3 : HASIL PENELITIAN GURU
LAMPIRAN 4 : DOKUMENTASI
Lampiran 1
Data Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTs Guppi Bulukasa Siklus I
No Nama Siswa
Indikator Penilaian Menggambar
Skor Nilai Kesatuan Kerumitan Kesungguhan
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1. A. ST NUR AZIZAH √ √ √ 8 67
2 A.NURHUSNULKHATIMA √ √ √ 11 92
3 AMELIAH √ √ √ 9 75
4 A.ZAKARIA √ √ √ 6 50
5 DINI ALDILLAH PUTRI √ √ √ 7 58
6 DIVA MAHARANI √ √ √ 7 58
7 INDRIANA √ √ √ 7 58
8 HERLINA √ √ √ 7 58
9 MUH.FADLI MAULANA √ √ √ 11 92
10 NUR ILMI RAMADHANI √ √ √ 10 83
11 NUR ILMA RAMADHANI √ √ √ 9 75
12 NURLELAH √ √ √ 10 85
13 NURTASYA √ √ √ 7 58
14 RESKY NOVITASARI √ √ √ 9 75
15 RISKA SASMITA √ √ √ 7 58
16 RESI ANGRIANI √ √ √ 7 58
17 RANI ASTRIANI √ √ √ 7 58
18 TAKWA √ √ √ 7 58
19 PUTRI AULIA.B √ √ √ 9 75
20 PERDIANSYAH √ √ √ 6 50
Ketentutasan 40%
Kategori Kurang
Keterangan :
Tingkat Ketuntasan Klasikal = 8
20 x 100% = 40%
Ketidaktuntasan = 12
20 x 100% = 60%
Rubrik Pengskoran : a. Kesatuan
Skor 4 = Kesatuan gambar sangat baik Skor 3 = Kesatuan gambar baik
Skor 2 = Kesatuan gambar cukup Skor 1 = Kesatuan gambar kurang b. Kerumitan
Skor 4 = Tingkat kerumitan sangat baik Skor 3 = Tingkat kerumitan baik
Skor 2 = Tingkat kerumitan cukup Skor 1 = Tingkat kerumitan kurang c. Kesungguhan
Skor 4 = Kesungguhan sangat baik Skor 3 = Kesungguhan baik Skor 2 = Kesungguhan cukup Skor 1 = Kesungguhan kurang Skor maksimal = 12
Nilai = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
Bone, 23 Juli 2019 Observer
ST. MARDIAH B NIM. 10541075314
Data Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTs Guppi Bulukasa Siklus II
No Nama Siswa
Indikator Penilaian Menggambar
Skor Nilai Kesatuan Kerumitan Kesungguhan
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1. A. ST NUR AZIZAH √ √ √ 9 75
2 A.NURHUSNULKHATIMA √ √ √ 12 100
3 AMELIAH √ √ √ 9 75
4 A.ZAKARIA √ √ √ 9 75
5 DINI ALDILLAH PUTRI √ √ √ 10 83
6 DIVA MAHARANI √ √ √ 9 75
7 INDRIANA √ √ √ 8 67
8 HERLINA √ √ √ 9 75
9 MUH.FADLI MAULANA √ √ √ 12 100
10 NUR ILMI RAMADHANI √ √ √ 12 100
11 NUR ILMA RAMADHANI √ √ √ 12 100
12 NURLELAH √ √ √ 11 92
13 NURTASYA √ √ √ 10 83
14 RESKY NOVITASARI √ √ √ 11 92
15 RISKA SASMITA √ √ √ 9 75
16 RESI ANGRIANI √ √ √ 9 75
17 RANI ASTRIANI √ √ √ 10 83
18 TAKWA √ √ √ 12 100
19 PUTRI AULIA.B √ √ √ 12 100
20 PERDIANSYAH √ √ √ 11 92
Ketentutasan 95%
Kategori Sangat Baik
Keterangan :
Tingkat Ketuntasan Klasikal = 19
20 x 100% = 95%
Ketidaktuntasan = 1
20 x 100% = 5%
Rubrik Pengskoran : d. Kesatuan
Skor 4 = Kesatuan gambar sangat baik
Skor 3 = Kesatuan gambar baik Skor 2 = Kesatuan gambar cukup Skor 1 = Kesatuan gambar kurang e. Kerumitan
Skor 4 = Tingkat kerumitan sangat baik Skor 3 = Tingkat kerumitan baik
Skor 2 = Tingkat kerumitan cukup Skor 1 = Tingkat kerumitan kurang f. Kesungguhan
Skor 4 = Kesungguhan sangat baik Skor 3 = Kesungguhan baik Skor 2 = Kesungguhan cukup Skor 1 = Kesungguhan kurang Skor maksimal = 12
Nilai = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
Bone, 23 Juli 2019 Observer
ST. MARDIAH B NIM. 10541075314
Lampiran 2
Gambar Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTs Guppi Bulukasa
No Nama Siswa Gambar Siklus II
L/P Gambar Siklus I
1. A. ST NUR AZIZAH P
2 A.NUR HUSNUL KHATIMA P
3 AMELIAH P
4 A.ZAKARIA L
5 DINI ALDILLAH PUTRI P
6 DIVA MAHARANI P
7 INDRIANA P
8 HERLINA P
9 MUH.FADLI MAULANA L
10 NUR ILMI RAMADHANI P
11 NUR ILMA RAMADHANI P
12 NURLELAH P
13 NURTASYA P
14 RESKY NOVITASARI P
15 RISKA SASMITA P
16 RESI ANGRIANI P
17 RANI ASTRIANI P
18 TAKWA L
19 PUTRI AULIA.B P
20 PERDIANSYAH L
Lampiran 3
Hasil observasi Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Model Pakem pada Siswa Kelas VIII MTs Guppi Bulukasa
Nama Guru : Risnawati, S.pd Mata Pelajaran : Seni Budaya
Siklus : I
Pertemuan : I (Pertama) Hari/Tanggal : Rabu 25 Juli 2018
Petunjuk : Berilah tanda cek (√) pada kolom yang sesuai!
Rubrik penskoran
Nilai 4 (Sangat Baik) Jika melaksanakan keempat indikator Nilai 3 (Baik) Jika melaksanakan ketiga indikator
Nilai 2(Cukup) Jika hanya melaksanakan dua indikator Nilai 1 (Kurang) Jika hanya melaksanakan satu indikator Skor maksimal = 8
Nilai = 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍 X 100%
No Indikator Skor Penilaian
4 3 2 1 1. Guru menjelaskan pengertian desain dengan menggunakan
model PAKEM √
2. Guru memberikan dan menjelaskan contoh-contoh tentang
desain √
Jumlah 2
Persentase 25%
Kategori Kurang
Deskriptor:
1. Guru menjelaskan pengertian desain
− Indikator 1 : Menjelaskan materi secara mantap dan tidak ragu-ragu.
− Indikator 2 : Menjelaskan materi dengan percaya diri.
− Indikator 3 : Kebenaran konsep-konsep yang disampaikan.
− Indikator 4 : Menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.
2. Guru memberikan contoh-contoh tentang desain
− Indikator 1 : Memberikan contoh desain secara visual kepada siswa.
− Indikator 2 : Menjelaskan contoh-contoh desain yang diberikan.
− Indikator 3 : Berinteraksi dengan siswa melalui tanya jawab tentang desain.
− Indikator 4 : memberi pemahaman secara keseluruhan tentang desain.
Bone, 25 Juli 2019 Observer
ST MARDIAH B 10541075314
Hasil observasi Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Model Pakem pada Siswa Kelas VIII MTs Guppi Bulukasa
Nama Guru : Risnawati, S.pd Mata Pelajaran : Seni Budaya
Siklus : I
Pertemuan : II (Kedua)
Hari/Tanggal : Kamis 26 Juli 2018
Petunjuk : Berilah tanda cek (√) pada kolom yang sesuai!
No Indikator Skor Penilaian
4 3 2 1 1. Guru menjelaskan pengertian desain motif batik √ 2. Guru menugaskan siswa untuk menggambar desain motif
batik √
Jumlah 4
Persentase 50%
Kategori Kurang
Rubrik penskoran
Nilai 4 (Sangat Baik) Jika melaksanakan keempat indikator Nilai 3 (Baik) Jika melaksanakan ketiga indikator
Nilai 2(Cukup) Jika hanya melaksanakan dua indikator Nilai 1 (Kurang) Jika hanya melaksanakan satu indikator Skor maksimal = 8
Nilai = 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍 X 100%
Deskriptor:
1. Guru menjelaskan pengertian desain motif batik
− Indikator 1 : Menjelaskan materi secara mantap dan tidak ragu-ragu.
− Indikator 2 : Menjelaskan materi dengan percaya diri.
− Indikator 3 : Kebenaran konsep-konsep yang disampaikan.
− Indikator 4 : Menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.
2. Guru memberikan contoh-contoh tentang desain motif batik
− Indikator 1 : Mengarahkan siswa untuk menyiapkan peralatan menggambar.
− Indikator 2 : Menjelaskan tugas siswa dengan jelas.
− Indikator 3 : Membimbing dan mengawasi siswa dalam menggambar
− Indikator 4 : Mengumpulkan tugas yang telah dibuat.
Bone, 25 Juli 2019 Observer
ST MARDIAH B 10541075314
Hasil observasi Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Model Pakem pada Siswa Kelas VIII MTs Guppi Bulukasa
Nama Guru : Risnawati, S.pd Mata Pelajaran : Seni Budaya
Siklus : II
Pertemuan : 1 (Pertama) Hari/Tanggal : Rabu 01 Juli 2018
Petunjuk : Berilah tanda cek (√) pada kolom yang sesuai!
No Indikator Skor Penilaian
4 3 2 1 1. Guru menjelaskan jenis-jenis desain motif batik √ 2. Guru memberikan salah satu contoh desain motif batik √
Jumlah 5
Persentase 62%
Kategori Baik
Rubrik penskoran
Nilai 4 (Sangat Baik) Jika melaksanakan keempat indikator Nilai 3 (Baik) Jika melaksanakan ketiga indikator
Nilai 2(Cukup) Jika hanya melaksanakan dua indikator Nilai 1 (Kurang) Jika hanya melaksanakan satu indikator Skor maksimal = 8
Nilai = 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍 X 100%
Deskriptor:
1. Guru menjelaskan pengertian desain motif batik
− Indikator 1 : Menjelaskan materi secara mantap dan tidak ragu-ragu.
− Indikator 2 : Menjelaskan materi dengan percaya diri.
− Indikator 3 : Kebenaran konsep-konsep yang disampaikan.
− Indikator 4 : Menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.
2. Guru memberikan contoh-contoh tentang desain motif batik
− Indikator 1 : Memberikan contoh desain secara visual kepada siswa.
− Indikator 2 : Menjelaskan salah satu contoh desain yang diberikan.
− Indikator 3 : Berinteraksi dengan siswa melalui tanya jawab tentang desain motif batik yang ditunjukkan
− Indikator 4 : memberi pemahaman secara keseluruhan tentang desain motif batik.
Bone, 25 Juli 2019 Observer
ST MARDIAH B 10541075314
Hasil observasi Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran dengan Menggunakan Model Pakem pada Siswa Kelas VIII MTs Guppi Bulukasa
Nama Guru : Risnawati, S.pd Mata Pelajaran : Seni Budaya
Siklus : II
Pertemuan : II (Kedua)
Hari/Tanggal : Kamis, 26 Juli 2018
Petunjuk : Berilah tanda cek (√) pada kolom yang sesuai!
No Indikator Skor Penilaian
4 3 2 1 1. Guru menjelaskan pengertian desain motif batik √
2. Guru menugaskan siswa untuk menggambar desain motif
batik √
Jumlah 7
Persentase 87%
Kategori Sangat Baik
Rubrik penskoran
Nilai 4 (Sangat Baik) Jika melaksanakan keempat indikator Nilai 3 (Baik) Jika melaksanakan ketiga indikator
Nilai 2(Cukup) Jika hanya melaksanakan dua indikator Nilai 1 (Kurang) Jika hanya melaksanakan satu indikator Skor maksimal = 8
Nilai = 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍 X 100%
Deskriptor:
1. Guru menjelaskan pengertian desain motif batik
− Indikator 1 : Menjelaskan materi secara mantap dan tidak ragu-ragu.
− Indikator 2 : Menjelaskan materi dengan percaya diri.
− Indikator 3 : Kebenaran konsep-konsep yang disampaikan.
− Indikator 4 : Menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.
2. Guru memberikan contoh-contoh tentang desain motif batik
− Indikator 1 : Mengarahkan siswa untuk menyiapkan peralatan menggambar.
− Indikator 2 : Menjelaskan tugas siswa dengan jelas.
− Indikator 3 : Membimbing dan mengawasi siswa dalam menggambar
− Indikator 4 : Mengumpulkan tugas yang telah dibuat.
Bone, 25 Juli 2019 Observer
ST MARDIAH B 10541075314
Lampiran 4
Dokumentasi
Gambar 1 dan 2: Pembagian alat dan bahan yang ingin digunakan menggambar Sumber: (Dokumentasi St Mardiah B)
Gambar 3 dan 4: Memberika Penjelasan kepada siswa Sumber: (Dokumentasi St Mardiah B)
Gambar 5 dan 6 : Proses Menggambar Desain Batik Sumber: (Dokumentasi St Mardiah B)
RIWAYAT HIDUP
St Mardiah B. Dilahirkan di Pulau Sapuka Kabupaten Pangkep pada tanggal 28 April 1997, dari pasangan Ayahanda Burhanuddin dan Ibunda Almarhuma Marhayati.
Penulis masuk sekolah dasar (SD) pada tahun 2001 di MI NO.31 Bulukasa Kabupaten Bone. Dan tamat tahun 2006, kemudian melanjutkan ketingkat SMP dan tamat pada tahun 2011 dan tamat MAN Lappariaja tahun 2014. Penulis melanjutkan pendidikannya pada program Sarjana (S1) Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar dan selesai pada tahun 2021.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : MTs Guppi Bulukasa Mata Pelajaran : Seni Budaya (Seni Rupa) Kelas / Semester : VIII / 02
Standar Kompetensi : Mengapresiasi Karya Seni Rupa Kompetensi Dasar :
1.1 Menjelaskan Pengertian Desain Motif Batik serta jenis-jenis batik 1.2 Merancang dan membuat karya desain motif batik
Indikator Pencapain Kompetensi : Pertemuan pertama
1. Menjelaskan Pengertian desain motif batik secara umum
2. Menjelaskan dan memberikan contoh-contoh desain motif batik Pertemuan Kedua
1. Membuat karya desain motif batik berdasarkan dengan yang ada disekitar Pertemuan Ketiga
1. Menjelaskan jenis-jenis desain motif batik 2. Menjelaskan sala satu contoh desain motif batik
Pertemuan keempat
1. Menjelaskan kembali pengertian desain motif batik dan jenis-jenis desain motif batik
2. Membuat karya desan motif batik Alokasi Waktu : 4× Pertemuan
A. TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik mampu :
1. Menyebutkan pengertian desain motif batik 2. Menyebutkan jenis-jenis desain motif batik
3. Menyebutkan dan menjelaskan cara membuat karya desain motif batik 4. Membuat karya desain motif batik
5. Mempersentasikan hasil karya di depan kelas B. MATERI PEMBELAJARAN
1. Pengertian desain motif batik 2. Jenis-jenis desain motif batik
3. Membuat dan menjelaskan hasil karya desain motif batik.
C. METODE PEMBELAJARAN Ceramah dan Pemberian Tugas
D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi,persepsi dan apersepsi
• Mengucapkan salam
• Mempersiapkan ketua kelas untuk menyiapkan dan membaca doa sebelum belajar
• Memberikan motovasi kepada siswa tentang pentingnya belajar 2. Kegiatan Inti
• Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
➢ Guru membuka kegiatan belajar dengan menuliskan dan menjelaskan standar kompetensi dan kompetensi dasar.
➢ Guru menjelaskan materi yang akan diajarkan.
➢ Guru melakukan sesi tanya jawab tentang pengertian desain motif batik secara umum kepada siswa dan menyampaikan materi yang
akan dipelajari tentang pengertian desain.
➢ Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran dan sumber belajar lain.
➢ Melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran
• Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi guru :
➢ Membiasakan peserta didik menyimak dan menulis tentang materi yang disampaikan.
➢ Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik lisan maupun secara lisan.
➢ Peserta didik membaca buku referensi tentang desain motif batik dengan menggunakan model pakem.
➢ Memberi kesempatan untuk berfikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut.
➢ Menfasilitasi peserta didik dalam berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.
• Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru :
➢ Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
➢ Memberikan konfirmasi terhadap hasil elaborasi dan eksplorasi peserta didik melalui berbagai sumber.
➢ Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang ditelah dilakuka.
➢ Memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar.
3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
➢ Bersama-sama dengan peserta didik atau sendiri membuat
rangkuman atau simpulan pelajaran
➢ Melakukan penilaian dan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram
➢ Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
➢ Merencanakan kegiatan tindak lanjut selanjutnya memberikan tugas, baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.
➢ Memberi motivasi dan mengucapkan salam.
Pertemuan kedua 1. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi,persepsi dan apersepsi
• Mengucapkan salam
• Mempersiapkan ketua kelas untuk menyiapkan dan membaca doa sebelum belajar
• Memberikan motovasi kepada siswa tentang pentingnya belajar 2. Kegiatan Inti
• Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
➢ Guru kembali menanyakan pelajaran minggu lalu.
➢ Guru membuka kegiatan belajar dengan menuliskan dan menjelaskan standar kompetensi dan kompetensi dasar.
➢ Guru menjelaskan materi yang akan diajarkan.
➢ Guru memberikan arahan untuk menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk menggambar.
➢ Guru mengarahkan siswa untuk menggambar desain motif batik yang ada disekitarnya sesuai dengan langkah-langkah yang ditelah dijelaskan
➢ Guru membantu siswa jika ada yang tidak diketahui
➢ Melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran.
• Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi guru :
➢ Peserta didik melanjutkan proses pembuatan karya desain motif batik dengan model Pakem.
➢ Memberikan ruang pada peserta didik untuk mengembangkan kreatifitasnya masing-masing.
➢ Memberi kesempatan untuk berfikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut.
➢ Menfasilitasi peserta didik dalam berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.
• Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru :
➢ Memberikan konfirmasi terhadap hasil elaborasi dan eksplorasi peserta didik melalui berbagai sumber.
➢ Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang ditelah dilakuka.
➢ Memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar.
3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
➢ Bersama-sama dengan peserta didik atau sendiri membuat rangkuman atau simpulan pelajaran
➢ Melakukan penilaian dan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram
➢ Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
➢ Memberi motivasi dan mengucapkan salam.
Pertemuan Ketiga 1. Kegiatan Pendahuluan