BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. PEMBAHASAN
Tabel 4.6 uji t-test
Paired Differences
T df
Sig. (2- tailed) Mean
Std.
Deviation
Std. Error Mean
95% Confidence Interval of the
Difference Lower Upper Pair 1 pretest –
postest -22,63636 4,80151 1,44771
- 25,8620 7
-19,41066 -15,636 10 ,000
Berdasarkan hasil analisis SPSS 22 dengan menggunakan taraf signifikan 0,5%, tampak bahwa Nilai p (sig.(2-tailed)) adalah 0,000< 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa media bahan alam berpengaruh terhadap kemampuan naturalis anak di TK Uswatun Hasanah.
Jika t hitung, > t tabel , maka H0 ditolak dan jika t hitung, < t tabel maka maka H0 diterima. Karena (t hitung, = 15,630 > t tabel = 3,1637), maka H0 ditolak H1 diterima.
Artinya ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai sebelum perlakuan dengan rata-rata nilai sesudah perlakuan, sehingga dapat di simpulkan terjadi peningkatan pada kemampuan naturalis adan dari pre-tes dan pos-test
anak. Memanfaatkan yang ada disekitar alam sebagai media menjadikan anak dapat belajar dengan konkret. Melalui media bahan alam, anak akan diberikan contoh yang nyata dan langsung dalam kegiatan pembelajaran yang berikan.
Bahan alam merupakan bahan atau material yang ada di alam sekitar.
Bahan alam terdapat di alam dan ditemukan di tanah atau bagian dari hewan atau tumbuhan (Whittaker, 2004:46) . Bahan alam mudah ditemukan disekitar lingkungan anak. Bahan alam juga terdapat diluar pintu kita atau dapat diperoleh dekat tempat tinggal kita (Miller, 2009:64). Secara tidak langsung bermain dengan media alam ini dapat mengembangkan kemampuan naturalis pada anak.
Seharusnya peran guru dalam mengembangkan kegiatan belajar adalah membuka rasa keingintahuan anak secara alami tentang bentuk, ukuran, jumlah dan konsep - konsep dasar lain. Ketertarikan dan kepedulian peneliti terhadap apa yang dikatakan anak akan mendorong untuk menceritakan pengalaman dan penemuan mereka.
Penggunaan bahan alam akan mempengaruhi pengetahuan anak, bermain dan mengekspresikan ide. Bahan yang digunakan anak dapat menstimulasi daya kreatif imajinasi anak dan ekspresi artistik (Charney dalam Isenberg & Jalongo, 2010:279) . Penggunaan bahan juga dapat digunakan untuk lebih dari sekali tema atau kegiatan yang akan di pakai dalam berbagai pembelajaran. Memanfaatkan lingkungan alam akan merangsang bakat dan potensi yang dimiliki anak.
(Greenman, 2008:4) Lingkungan alam kaya akan mengembangkan potensi anak dikarenakan: (1) Alam bersifat universal dan tidak habishabis, (2) Alam tidak dapat diprediksi, (3) Alam sangat berlimpah, (4) Alam itu indah, alam hidup
dengan suara, (5) Alam menciptakan banyak tempat dan, (6) Alam dapat menyembuhkan dan mengandung kekayaan makanan yang bergizi.
Menurut Gardner (Yuliani, 2011:194), Kecerdasan naturalis adalah keahlian mengenali dan mengatagorikan spesies yaitu flora dan fauna di lingkungan sekitar, mengenali keberadaan spesies, memetakan hubungan antar spesies. Kecerdasan ini juga meliputi kepekaan pada fenomena alam lainnya (misalnya:formasi awan dan gunung-gunung), dan bagi mereka yang dibesarkan di lingkungan perkotaan, kemampuan membedakan benda tak hidup, seperti mobil, sepatu karet, dan sampul kaset cd, dan lain-lain.
Kecerdasan naturalis juga dapat diartikan kemampuan merasakan bentuk- bentuk serta menghubungkan elemen-elemen yang ada di dalam Kecerdasan Naturalis memiliki ciri antara lain: 1) Suka dan akrab pada berbagai hewan peliharaan, 2) Sangat menikmati berjalan-jalan di alam terbuka, 3) Suka berkebun atau dekat dengan taman dan memelihara binatang, 4) Menghabiskan waktu di dekat akuarium atau sistem kehidupan alam, 5) Suka membawa pulang serangga, daun bunga atau benda alam lainnya, 6) Berprestasi dalam mata pelajaran IPA, Biologi, dan lingkungan hidup.
Orang yang berperan dalam menanamkan nilai-nilai naturalis adalah guru dan kedua orang tua . Jika pada usia 0-6 tahun mereka juga telah dimasukkan ke PAUD, maka keluarga dan lingkungan sekolah pada lembaga PAUD yang mempunyai peranan dalam menanamkan nilai-nilai naturalis. Untuk itu, setiap orang tua dan guru PAUD harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang
nilai-nilai naturalis agar mereka dapat memberi pengetahuan teori dan contoh nyata kepada anak anak tersebut.
Dalam penelitian ini, adapun kegiatan yang diberikan dijelaskan dalam skenario pembelajaran yang telah dibuat. Kegiatan tersebut antara lain pertama- tama guru menjelaskan tentang kegiatan penggunaan media bahan alam.
Selanjutnya peneliti menyiapkan kegiatan media bahan alam. Setelah itu, guru merangsang anak agar mau mendengarkan dan memperhatikan apa yang di sampaikan. Selanjutnya pengenalan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis anak, lalu anak keluar kelingkungan sekitar mencari dan mengambil bahan alam yang di perintahkan seperti ranting, daun-daunan, pelepah, biji-bijian.
Kemudian pengenalan media bahan alam yang di ambil salah satunya yaitu ranting. selanjutnya sesi tanya jawab kepada anak mengenai bahan alam yang di ambil tadi.
Peran guru (peneliti) dalam kegiatan ini adalah mengarahkan anak didik dalam memahami bahan alam, seperti menjawab pertanyaan yang anak ajukan jika ada anak yang kurang memahami, serta menjelaskan kesimpulan dari media bahan alam agar anak memahaminya dengan baik. Selain itu, guru memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar media bahan alam yang telah diperlihatkan, guru juga meminta anak untuk mengambil kembali media bahan alam guna untuk melatih kemampuan naturalis anak.
Pada saat penggunaan media bahan alam, anak tidak hanya menjadi pembelajar pasif tapi juga aktif, hal ini dapat dilihat pada saat kegiatan
kemampuan naturalis dalam mengenali berbagai media bahan alam dan pada saat sesi tanya jawab, anak sangat antusias dalam mengambil media bahan alam yang ada di lingkungan sekolah untuk melatih potensi dan bakat serta kreativitas anak dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap kegiatan yang dilaksanakan, peserta didik bersemangat dan rasa ingin tahu setiap anak mulai muncul dengan kegiatan yang diberikan. Dimana anak termotivasi untuk bertanya berulangkali tentang kegiatan media bahan alam.
Selain dalam kemampuan naturalis anak, kegiatan ini juga meningkatkan pengalaman serta potensi dalam diri untuk mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak baik aspek fisik motorik seperti berlari, mengambil benda, dan memetik bahan alam (pelepah). pada kemampuan bahasa, teramati anak mampu menyebutkan bahan-bahan alam yang menjadi media seperti menyebutkan ranting, daun-daun, pelepah, biji-bijian. Selanjutnya pada kemampuan kognitif anak mampu mengenalidan memahami perbedaan macam bahan alam seperti ranting, daun-daun, pelepah, biji-bijian.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan media bahan alam adalah ketersediaan media sebagai penunjang dalam kegiatan ini. Media bahan alam yang digunakan ranting, daun-daunan, pelepah, biji-bijian. Keuntungan dari penggunaan media ini adalah tidak mengeluarkan biaya yang mahal, bahkan tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Selain itu bahan-bahan yang dibutuhkan mudah didapat. Penggunaan media ini mendukung anak memulai belajar, menstimulasi imajinasi, mudah untuk mengingat tentang pengalaman yang bermakna dan membangun komunikasi. Selain itu mendekatkan anak pada alam akan membuat
mengembangkan kecerdasan naturalis anak dan anak akan dekat dengan alam.
Alam menyediakan banyak hal yang dapat dipelajari. Seperti anak dapat langsung belajar mengenai tanaman, hewan, tanah, batu, dan sebagainya.
Berdasarkan masalah yang di teliti yaitu untuk mengetahui pengaruh kemampuan naturalis anak sehingga dapat diimplementasikan pada pembelajaran kreatif pada anak, karena pada dasarnya anak menyukai berbagai macam alat permainan salah satunya lingkungan alam, karena memanfaatkan media alam akan lebih memudahkan dalam menggali pengetahuan anak dan lingkungan alam juga merupakan tempat yang sangat menyenangkan bagi anak untuk belajar, sehingga anak akan lebih bisa mengkspresikan perilakunya dilingkungan luar dari pada di dalam ruangan.
Sesuai dengan keterkaitan teori tersebut dan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahi bahwa penggunaan media baham alam berpengaruh sangat signifikan terhadap kemampuan naturalis anak. Oleh sebab itu, pendidik seharusnya lebih sering menerapkan pembelajaran dengan media yang lebih kompleks dalam mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak seperti pada penggunaan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis anak.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah, hasil penelitian dan pembahasan, maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa :
1. Hasil kemampuan naturalis sebelum diberikan media bahan alam termasuk kategori rendah.
2. Hasil kemampuan naturalis anak sesudah diberikan media bahan alam termasuk kategori tinggi.
3. Terdapat pengaruh penggunaan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis anak kelompok B di Tk Uswatun Hasanah Kabupaten Bantaeng.
B. Saran
Berdasarkan hasil yang diperoleh maka peneliti memberikan saran sebagai berikut
1. Bagi guru sebagai pelaksana proses pembelajaran dikelas maupun di luar kelas, hendaknya dapat semaksimal mungkin mengembangkan kemampuan naturalis anak dan menciptakan situasi pembelajaran yang memacu anak untuk aktif dalam proses pembelajaran, juga diharapkan agar lebih sering menggunakan media bahan alam karena akan menarik perhatian anak dan dapat berpengaruh pada kemampuan naturalis yang dimiliki anak sehingga anak bisa lebih kreatif.
2. Bagi orang tua, hendaknya juga menggunakan media bahan alam dirumah untuk melatih kemampuan naturalis anak, namun tetap dalam pengawasan
dan diberikan contoh yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak.
DAFTAR PUSTAKA
Abdussalam, A. (2005). Mengembangkan kreativitas anak. Jakarta: Pustaka Al Kautsar.
Armstrong, Thomas. 2013. Kecerdasan Multiple di Dalam Kelas. Jakarta: Indeks.
Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media
Depdiknas. 2010. Kurikulum Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Kemendiknas Adi W.
Eliyawati, Cucu. 2005. Pemilihan Dan Pengembangan Sumber Belajar Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas
Gardner, Howard. 2003. Kecerdasan Majemuk. (terjemahan Drs. Alexander Sindoro). Batam Center: Interaksara
Gunawan, Heri. 2012. Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung:
Alfabeta.
Gunawan. 2012. Born to be a Genius. Jakarta: Gramedia.
Miller, D.L. (2009). Young children learn through authentic play in a nature explore classroom. Diakses dari situs http://www.dimensionsfoundation.
org/research/authenticplay.pd
Musfiroh, Tadkiroatun. 2008. Cerdas Melalui Bermain. Jakarta: Grasindo.
Prasetyo, J.J. Reza dan Yeni Andriani. 2009. Multiply Your Multiple Intelligences.
Yogyakarta: Andi.
Rengganis. 2007. Multiple Intelligences (Kecerdasan Majemuk). Bandung Citakarya.
Suyadi. 2010. Psikologi Belajar Anak Usia Dini. Yogyakarta: PEDAGOGIA.
Sutrisno dan Harjono, Hary Soedarto. 2005. Pengenalan Lingkungan Alam Sekitar Sebagai Sumber Belajar Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.
Susanto, Ahmad. 2011. Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada media group.
Whittaker, H. (2004). Accesing series sciences in action. UK: Folen Publisher.
Wijanarko, Jarot. 2012. Anak Cerdas. Banten: Happy Holy Kids.
Yuliani. 2011. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: INDEKS.
LAMPIRAN A
KISI-KISI INSTRUMEN PENGGUNAAN MEDIA BAHAN ALAM
INSTRUMEN PENELITIAN
RUBRIK PENILAIAN
Kisi-kisi lembar observasi penggunaan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis
Variabel Indikator Deskripsi
Meningkatkan Kemampuan Naturalis
Memiliki kepekaan terhadap alam dan lingkungan di dalamnya
Anak mampu mengambil sendiri sampah yang ada di lingkungan sekolah tanpa di beritahu
Mengelompokkan objek yang ada di dalam sesuai dengan ciri masing-masing
Anak mampu mengenali tumbuhan hijau dan mana yang tidak berwarna hijau serta mampu bergerak secara mandiri
Berpetualang di alam terbuka dan suka bertanya
Anak sudah mampu mengenali biji-bijian yang ada di alam dengan mandiri
Peduli dengan keadaan lingkungan beserta isinya
Anak mampu menanam pohon di lingkungan sekolah dengan mandiri
Penggunaan media bahan alam
Biji-bijian , ranting, daun- daunan, pelepah
Langkah-langkah penggunaan media bahan alam secara umum
1. Persiapan/perencanaan
2. Pelaksanaan ( penyaji dan penerima 3. Follow ip ( tindak lanjut dan evaluasi )
Rubrik penilaian penggunaan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis
1. Memiliki kepekaan terhadap alam dan lingkungan di dalamnya
a) Anak belum terpengaruh dan cuek terhadap sampah yang ada di lingkungan sekolah walaupun dengan bantuan guru
b) Anak mulai terpengaruh tapi masih cuek terhadap sampah yang ada di lingkungan sekolah
c) Anak sudah bisa mengambil sampah yang ada di lingkungan sekolah tapi masih dengan arahan guru
d) Anak mampu mengambil sendiri sampah yang ada di lingkungan sekolah tanpa di beritahu
2. Mengelompokkan objek yang ada di dalam sesuai dengan ciri masing-masing a) Anak belum bisa mengenali mana tumbuhan hijau dan mana yang tidak
berwarna hijau serta mampu bergerak walaupun dengan bantuan guru b) Anak mulai bisa mengenali mana tumbuhan hijau tpi belum bisa
mengenali yang tidak berwarna hijau serta mampu bergerak dengan bantuan guru
c) Anak sudah bisa mengenali tumbuhan hijau dan mana yang tidak berwarna hijau dengan arahan guru
d) Anak mampu mengenali tumbuhan hijau dan mana yang tidak berwarna hijau serta mampu bergerak secara mandiri
3. Berpetualang di alam terbuka dan suka bertanya tentang alam
a) Anak belum mampu mengenali biji-bijian di alam walaupun dengan bantuan guru
b) Anak mulai mengenali biji-bijian yang ada di alam tetapi dengan bantuan guru
c) Anak sudah mampu mengenali biji-bijian yang ada di alam tetapi masih dengan arahan guru
d) Anak sudah mampu mengenali biji-bijian yang ada di alam dengan mandiri
4. Peduli dengan keadaan lingkungan beserta isinya
a) Anak belum bisa menanam pohon di lingkungan sekolah walaupun dengan bantuan guru
b) Anak mulai bisa menanam pohon di lingkungan sekolah masih dengan bantuan guru
c) Anak sudah bisa menanam pohon di lingkungan sekolah dengan arahan guru
d) Anak mampu menanam pohon di lingkungan sekolah dengan mandiri
LAMPIRAN B
SKENARIO PEMBELAJARAN
DAFTAR NAMA SISWA
SKENARIO PEMBELAJARAN SEMESTER / BULAN / MINGGU :
HARI / TANGGAL :jumat/22 Oktober 2019
KELOMPOK / USIA : B / 5-6 TAHUN
TEMA / SUB TEMA : LINGKUNGAN/ RANTING
Langkah-langkah :
1. Kegiatan pembukaan dengan urutan kegiatan sebagai berikut : a. Anak-anak berbaris mengucapkan salam dan berdoa b. Persiapan kegiatan media bahan alam
c. Guru mengatur tempat duduk anak
2. Kegiatan inti atau pelaksanaan kegiatan bercerita dengan urutan kegiatan sebagai berikut:
a. Guru menjelaskan terlebih dahulu kegiatan hari ini
b. Guru merangsang anak agar mau mendengarkan dan memperhatikan apa yang di sampaikan
c. Pengenalan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis anak
d. Anak keluar ke lingkungan sekitar mencari dan mengambil bahan alam yaitu ranting
d. Sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai bahan alam yang di ambil di lingkunagn sekolah
e. Pengenalan bahan alam yaitu ranting
f. Anak diminta mengambil kembali ranting di lingkungan sekolah
3. Kegiatan penutup yaitu sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai media bahan alam
SKENARIO PEMBELAJARAN SEMESTER / BULAN / MINGGU :
HARI / TANGGAL : Senin/25 Oktober 2019
KELOMPOK / USIA : B / 5-6 TAHUN
TEMA / SUB TEMA : LINGKUNGAN/ DAUN-DAUNAN
Langkah-langkah :
1. Kegiatan pembukaan dengan urutan kegiatan sebagai berikut : a. Anak-anak berbaris mengucapkan salam dan berdoa b. Persiapan kegiatan media bahan alam
c. Guru mengatur tempat duduk anak
2. Kegiatan inti atau pelaksanaan kegiatan bercerita dengan urutan kegiatan sebagai berikut:
a. Guru menjelaskan terlebih dahulu kegiatan hari ini
b. Guru merangsang anak agar mau mendengarkan dan memperhatikan apa yang di sampaikan
c. Pengenalan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis anak
d. Anak keluar ke lingkungan sekitar mencari dan mengambil bahan alam yaitu daun-daunan
e. Sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai bahan alam yang di ambil di lingkunagn sekolah
f. Pengenalan bahan alam yaitu daun-daunan
g. Anak diminta mengambil kembali daun-dauanan di lingkungan sekolah 3. Kegiatan penutup yaitu sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai media
bahan alam
SKENARIO PEMBELAJARAN SEMESTER / BULAN / MINGGU :
HARI / TANGGAL : Selasa/26 Oktober 2019
KELOMPOK / USIA : B / 5-6 TAHUN
TEMA / SUB TEMA : LINGKUNGAN/ PELEPAH
Langkah-langkah :
1. Kegiatan pembukaan dengan urutan kegiatan sebagai berikut : a. Anak-anak berbaris mengucapkan salam dan berdoa b. Persiapan kegiatan media bahan alam
c. Guru mengatur tempat duduk anak
2. Kegiatan inti atau pelaksanaan kegiatan bercerita dengan urutan kegiatan sebagai berikut:
a. Guru menjelaskan terlebih dahulu kegiatan hari ini
b. Guru merangsang anak agar mau mendengarkan dan memperhatikan apa yang di sampaikan
c. Pengenalan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis anak
d. Anak keluar ke lingkungan sekitar mencari dan mengambil bahan alam yaitu pelepah
e. Sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai bahan alam yang di ambil di lingkunagn sekolah
f. Pengenalan bahan alam yaitu pelepah
g. Anak diminta mengambil kembali pelepah di lingkungan sekolah
3. Kegiatan penutup yaitu sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai media bahan alam
SKENARIO PEMBELAJARAN SEMESTER / BULAN / MINGGU :
HARI / TANGGAL : Rabu/27 Oktober 2019
KELOMPOK / USIA : B / 5-6 TAHUN
TEMA / SUB TEMA : LINGKUNGAN/ BIJI-BIJIAN Langkah-langkah :
1. Kegiatan pembukaan dengan urutan kegiatan sebagai berikut : a. Anak-anak berbaris mengucapkan salam dan berdoa b. Persiapan kegiatan media bahan alam
c. Guru mengatur tempat duduk anak
2. Kegiatan inti atau pelaksanaan kegiatan bercerita dengan urutan kegiatan sebagai berikut:
a. Guru menjelaskan terlebih dahulu kegiatan hari ini
b. Guru merangsang anak agar mau mendengarkan dan memperhatikan apa yang di sampaikan
c. Pengenalan media bahan alam terhadap kemampuan naturalis anak
d. Anak keluar ke lingkungan sekitar mencari dan mengambil bahan alam yaitu biji-bijian
e. Sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai bahan alam yang di ambil di lingkungan sekolah
f. Pengenalan bahan alam yaitu biji-bijian
g. Anak diminta mengambil kembali biji-bijian di lingkungan sekolah
3. Kegiatan penutup yaitu sesi tanya jawab kepada anak didik mengenai media bahan alam
Skor pretest hasil kemampuan naturalis anak (pre-test)
No Subjek penelitian Skor pre-test
1 AFK 26
2 CNT 20
3 FA 29
4 AIN 16
5 BTR 24
6 HLM 31
7 ILM 20
8 HFZ 27
9 BIL 22
10 IRS 33
11 FNI 23
Skor postest hasil kemampuan naturalis anak(post-test)
No Subjek penelitian Skor postest
1 AFK 58
2 CNT 38
3 FA 49
4 AIN 36
5 BTR 43
6 HLM 49
7 ILM 50
8 HFZ 50
9 BIL 45
10 IRS 53
11 FNI 49
LAMPIRAN C
DESKRIPSI HASIL DATA PRE-TEST
DESKRIPSI HASIL DATA POS-TEST
DESKRIPSI HASIL PRE TEST
Statistic Std. Error
pretest Mean 24,6364 1,55079
95% Confidence Interval for Mean
Lower Bound 21,1810 Upper Bound 28,0917
5% Trimmed Mean 24,6515
Median 24,0000
Variance 26,455
Std. Deviation 5,14340
Minimum 16,00
Maximum 33,00
Range 17,00
Interquartile Range 9,00
Skewness ,067 ,661
Kurtosis -,637 1,279
LAMPIRAN D
DISTRIBUSI FREKUENSI PRE-TEST
DISTRIBUSI FREKUENSI POS-TEST
DATA STATISTIK PRETEST DAN POSTEST
A. Hasil uji normalitas
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic Df Sig. Statistic df Sig.
,095 11 ,200 ,983 11 ,981
,243 11 ,169 ,940 11 ,524
B. Uji t-test
Paired Samples Test Paired Differences
T df
Sig. (2- tailed) Mean
Std.
Deviation
Std. Error Mean
95% Confidence Interval of the
Difference Lower Upper Pair 1 pretest –
postest -22,63636 4,80151 1,44771
- 25,8620 7
-19,41066 -15,636 10 ,000
DOKUMENTASI
Keadaan dalam ruangan sebelum keluar ke lingkungan
proses penemuan Bahan alam ranting
Proses memetik Bahan alam (pelepah)
Proses pengambilan bahan alam (biji-bijian)
Bahan alam (daun-daunan)
Foto bersama kelompok B TK Uswatun Hasanah
Foto bersama seluruh peserta didik dan guru TK Uswatun Hasanah