BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
d. Refleksi
Berdasarkan datayang telah disajikan di atas, terhadap proses pembelajaran mulai dari perencanaan hingga evaluasi terhadap aktivitas pembelajaran yang dilakukan ternyata telah terjadi peningkatan pada pembelajaran menulis pantun. Hal ini terlihat pada tingginya aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan belajar yang sedang berlangsung, siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap proses pembelajaran melalui model pembelajaran talking stick baik dalam menjawab pertanyaan maupun dalam mengerjakan soal latihan.
Sehingga dilihat dari hasil observasi dan hasil evaluasi belajar siswa, telah terjadi peningkatan kualitas pembelajaran dan dapat di simpulkan bahwa pada siklus kedua hasilnya sudah baik. Jadi penelitian ini tidak dilanjutkan lagi.
standar kompetensi dasar dengan langkah-langkah penerapan model pembelajaran talking stick, meminta kesediaan observer, menyusun format pengamatan yaitu lembar observasi guru dan lembar observasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah disusun dengan menerapkan model pembelajaran talking stick dan pembelajaran siklus I ini berlangsung dengan baik, namun para siswa masih terlihat kaku dalam proses pembelajaran. Hal ini nampak pada kurangnya perhatian siswa ketika guru mengajukan pertanyaan ataupun dalam menjawab pertanyaan, yang dikarenakan mereka tidak terbiasa dengan model pembelajaran talking stick. Itulah sebabnya peneliti berusaha sedemikian rupa dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga para siswa bisa belajar dengan lebih baik lagi. Tak heran jika pada akhirnya hasil pembelajaran pada siklus pertama ini kurang baik, karena yang diharapkan adalah hasil belajar siswa bisa meningkat.
Bagaimana bisa jika mereka tidak menyukai atau setidaknya mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Itulah sebabnya pembelajaran pada siklus pertama ini belum berhasil.
Temuan penelitian berdasarkan hasil tindakan pada siklus II diuraikan sebagai berikut: pada siklus II ini, perencanaan yang dilakukan masih sama dengan perencanaan pada siklus I dan peneliti akan lebih fokus untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada siklus I.
Pada pelaksanaan pembelajaran siklus kedua ini dilaksanakan sesuai dengan rencana pembelajaran yang disusun dengan menerapkan model
pembelajaran talking stick yang tidak jauh berbeda dengan siklus I. Setelah ada perbaikan kegiatan pembelajaran pada siklus II, maka terlihat adanya peningkatan yangterjadi pada siklus II karena disiklus II siswa lebih aktif dan fokus saat pembelajaran berlangsung. Pembelajaran mengalami peningkatan, dan dapat dilihat siswa semakin antusias dalam mengikuti proses pembelajaran dengan model pembelajaran talking stick ini, nampak sekali siswa dengan serius pada pembelajaran ini dan ketika tongkat dijalankan siswa terlihat senang dan mampu menjawab setiap pertanyaan yang di ajukan dengan baik dan benar. Ketika diberikan soal latihan seperti menyusun pantun, siswa mengerjakannya dengan baik dan hasilnyapun sangat baik bahkan memuaskan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Suprijono (2013:
109) bahwa talking stick merupakan pembelajaran yang mendorong siswa untuk berani mengemukakan pendapat.
Pada pelaksanaan pembelajaran menulis pantundengan menggunakan model pembelajaran talking stick dalam siklus I belum mencapai nilai ketercapaian yang sesuai indikator keberhasilan yaitu >75. Hal tersebut terlihat dari hasil tes evaluasi yang dilaksanakan setiap akhir pertemuan, memperoleh persentase keterlaksanaan 50% dari 15 siswa yang tuntas dengan ketercapaian 40,5 dan masuk kategori rendah. Hasil ketuntasan belajar tersebut belum mencapai kriteria ketuntasan yang sesuai indikator keberhasilan yaitu 85% mendapatkan nilai KKM yaitu 75. Ketuntasan belajar tercapai apabila mencapai persentase 85% dari keseluruhan siswa yang ada di kelas tersebut telah tuntas belajar. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menulis pantun melalui model pembelajaran
talking stick belum berhasil. Setelah ada perbaikan pembelajaran menulis pantun disiklus II, maka dapat dilihat bahwa pembelajaran menulis pantun mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil tes ini akan menunjukkan hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan, ketuntasan belajar menulis pantun siswa pada siklus II memperoleh persentase keterlaksanaan 85% dari 26 siswa yang tuntas dengan ketercapaian 84,5 dan masuk kategori tinggi dengan menggunakan model talking stick. Hal ini sesuai dengan pendapat Wiyanto (2005:12-14) menyatakan bahwa cara menulis pantun supaya mudah yaitu dengan langkah atau cara membuat isi terlebih dahulu baru membuat sampiran.
63 A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan:
1. Penggunaan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan hasil yang dicapai pada siklus I sebesar 50% dari 15 siswa yang tuntas dengan rata-rata nilai 40,5 sedangkan disiklus II dengan hasil yang meningkat menjadi 85% dari 26 siswa yang tuntas dengan rata-rata nilai 84,5 dari 30 siswa.
2. Model pembelajaran talking stick merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
Sebagaimana yang dikemukakan oleh Suprijono (2013: 109) bahwa talking stick merupakan pembelajaran yang mendorong siswa untuk berani mengemukakan pendapat. Dimana model pembelajaran ini tidak hanya menyenangkan karena terdapat unsur permainan, tapi juga dapat mendorong siswa untuk lebih berani dalam proses belajar mengajar dan melatih keterampilan menulis dan memahami dengan cepat materi yang diberikan.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, peneliti mengemukakan saran sebagai berikut:
1. Bagi guru, agar dapat merancang pembelajaran bahasa Indonesia pada materi pantun khususnya menulis pantun yang dapat meningkatkan
kemampuan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, dengan menerapkan model pembelajaran talking stick.
2. Sebagai seorang guru, kita diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan guna mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.
65 (Revisi VD). Jakarta: Rineka Cipta.
Aqib, Zainal. 2013. Model-model, Media dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya.
Dalman. 2014. Keterampilan Menulis. Jakarta: PT Raja Grafinfo Persada.
Hamalik, Oemar. 2004. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Huda, Miftahul. 2014. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Huda, Miftahul. 2014. Model-Model Pembelajaran Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hanafiah, dkk. 2010. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.
Indrawati. 2008. Aktif Berbahasa Indonesia untuk SD kelas VII. Jakarta: Pusbuk Departemen Pendidikan Nasional.
Isjoni. 2016. Cooperative Learning. Bandung: Alfabeta.
Junus dan Junus, A.F. 2012. Pembentukan Paragraf Bahasa Indonesia. Makassar:
Badan penerbit Universitas Negeri Makassar.
Kasmadi dan Sunariah. 2014. Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Bandung:
Alfabeta.
Komalasari, Kokom. 2010. Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi.
Bandung: Refika Adiatma.
Komalasari, Kokom. 2013. Pembelajaran Kontekstual. Bandung: RefikaAdiatma.
Kurniasih, Imas. 2015. Ragam Pengembangan Model Pembelajaran. Jakarta:
Kata Pena.
Kusmayadi, Ismail. 2011. Guru Juga Bisa Menulis. Bandung: Tinta Emas.
Nurgaheni, Aninditya Sri. 2012.Penerapan Strategi Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pedagogia.
Masitoh. 2009. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Departemen Agama Republik Indonesia.
Pangesti, Mutia Dwi. 2014. Buku Pintar Pantun dan Peribahasa. Jakarta: Pustaka Nusantara Indonesia.
Rimang, Siti Suwadah. 2011. Kajian Sastra Teori dan Praktik. Yogyakarta: Aura Pustaka.
Rusman. 2014. Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rusman.2011. Model-Model Pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sari, Yessy NE. 2015. Buku Mata Ajar Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta:
Deepblish.
Slamet, St.Y. 2008. Dasar-Dasar Keterampilan Berbahasa Indonesia. Surakarta:
Universitas Sebelas Maret Press.
Subyantoro. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Semarang: Widya Karya.
Sugiyono. 2012. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suprijono, Agus. 2012. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suprijono, Agus. 2013. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suprijono, Agus. 2015. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM (edisirevisi). Yogyakarta: PustakaPelajar.
Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar.
Jakarta: Prenadamedia Group.
Susanto, Ahmad. 2014. Pengembangan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:
Prenadamedia Group.
Wahyuni, Ristri. 2014. Kitab Lengkap Puisi, Prosa dan Pantun Lama.
Yogyakarta: Saufa.
Wagiran dan Mukh. Doyin. 2005. Curah Gagasan Pengantar Penulisan KaryaIlmiah. Semarang: Rumah Indonesia BIS FBS Unnes.
Waridah, Ernawati. 2014. Buku Kumpulan Majas, Pantun, dan Pribahasa.
Bandung: Kawasan Pustaka.
Wardoyo, Sigit Mangun. 2013. Teknik Menulis Puisi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wiyanto, Asul. 2005. Kesusastraan Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
LAMPIRAN
No Nama – Nama Siswa Aktivitas yang diamati Ket
1 2 3 4 5 6 7 8
Kelompok 2
1 Andi Nirwana − √ √ √ − − − √
2 Andi Adehan Saman √ √ − √ √ − − √
3 Andi Muliyana Sari √ √ √ √ √ √ √ √
4 Andi Nelly Rahmasari √ √ √ √ √ − − √
5 Andi Nurhidayah √ √ − √ − √ − √
6 Andi Rahman Mattebba − √ − √ − − − √
7 Andi Tenri Pada − √ √ − √ − − √
Kelompok 3
8 Anjar Danil √ √ − − √ − − √
9 Aprianti Amalia Kartika − √ − √ √ − − √
10 Baso Misra Arvira √ √ √ √ √ √ √ √
11 Baso Yusril Usman √ √ − √ − − − −
12 Besse Firdana Aulia − √ √ √ − − − √
13 Besse Putri Reski Amalia √ √ − √ √ − − √
Kelompok 1
14 Bintang Munira √ − √ √ √ √ − −
15 Dzul Aksyawal Anugrah √ √ − − √ − − √
16 Fachrunisa √ √ − √ − √ − √
17 Fatimah Azzahra − √ √ √ √ − − √
18 Gusti Yusmiana √ √ √ √ √ √ √ √
19 Gustina − √ − √ √ − − √
Kelompok 4
20 Muh. Awaluddin √ √ − √ − − − √
21 Nanang Kurniawan √ √ − √ √ √ − √
22 Nur Ainun Assahra − √ − √ √ − − √
23 Rezky Juniarto − √ − √ − − − √
24 Riska Aldamayanti √ √ − √ − √ − √
25 Riska Hamriani − − √ √ √ − − √
Kelompok 5
26 Safaat Anugrah. P √ √ − √ − − − √
27 Sitti Jamiah √ − √ − √ − − √
28 Sitti Marwah √ √ − √ − √ − √
29 Sulheriani Usti √ √ − √ √ − − √
30 Winda Wulandari √ √ √ √ √ √ √ √
Bentuk Isi Penulisan Kreativitas (Nilai)
1 Andi Nirwana 20 20 20 10 70
2 Andi Adehan Saman 20 20 20 20 80
3 Andi Muliyana Sari 20 20 20 15 75
4 Andi Nelly Rahmasari 30 20 20 20 90
5 Andi Nurhidayah 25 25 25 10 85
6 Andi Rahman. M 25 25 10 10 70
7 Andi Tenri Pada 30 25 20 10 85
8 Anjar Danil 20 10 20 20 70
9 Aprianti Amalia. K 25 10 10 25 70
10 Baso Misra Arvira 30 10 20 10 70
11 Baso Yusril Usman 10 25 25 10 70
12 Besse Firdana Aulia 20 10 25 15 70
13 Besse Putri Reski. A 25 20 15 15 75
14 Bintang Munira 20 20 25 20 85
15 Dzul Aksyawal. A 25 25 15 10 75
16 Fachrunisa 30 30 10 20 90
17 Fatimah Azzahra 25 20 15 10 70
18 Gusti Yusmiana 20 15 15 20 70
19 Gustina 30 30 15 15 90
20 Muh. Awaluddin 20 20 15 15 70
21 Nanang Kurniawan 25 25 10 10 70
22 Nur Ainun Assahra 20 20 20 10 70
23 Rezky Juniarto 10 25 25 10 70
24 Riska Aldamayanti 25 25 15 20 75
25 Riska Hamriani 30 20 20 20 90
26 Safaat Anugrah. P 10 25 20 15 70
27 Sitti Jamiah 20 20 20 15 75
28 Sitti Marwah 20 20 20 20 80
Jumlah 1215
Rata-rata 40,5
No Nama – Nama Siswa
Aktivitas yang diamati Ket
1 2 3 4 5 6 7 8
Kelompok 2
1 Andi Nirwana − √ − − − − √ √
2 Andi Adehan Saman √ √ √ √ √ √ √ √
3 Andi Muliyana Sari √ √ √ √ √ √ √ √ 4 Andi Nelly Rahmasari √ √ √ √ √ √ √ √
5 Andi Nurhidayah √ √ √ √ √ √ √ √
6 Andi Rahman Mattebba √ √ √ √ √ √ √ √
7 Andi Tenri Pada √ √ √ √ √ √ √ √
Kelompok 3
8 Anjar Danil √ √ √ √ √ √ √ √
9 Aprianti Amalia Kartika √ √ √ √ √ √ √ √
10 Baso Misra Arvira √ √ √ √ √ √ √ √
11 Baso Yusril Usman √ √ √ √ √ √ √ √
12 Besse Firdana Aulia √ √ √ √ √ √ √ √ 13 Besse Putri Reski Amalia √ √ √ √ √ √ √ √
Kelompok 1
14 Bintang Munira √ √ √ √ √ √ √ √
15 Dzul Aksyawal Anugrah √ √ √ √ √ √ √ √
16 Fachrunisa √ √ √ √ √ √ √ √
17 Fatimah Azzahra √ √ √ √ √ √ √ √
18 Gusti Yusmiana √ − − − − − √ −
19 Gustina √ √ √ √ √ √ √ √
Kelompok 4
20 Muh. Awaluddin √ √ √ √ √ √ √ √
21 Nanang Kurniawan − − − − − − √ −
22 Nur Ainun Assahra √ √ √ √ √ √ √ √
23 Rezky Juniarto √ − − − − − √ −
24 Riska Aldamayanti √ √ √ √ √ √ √ √
25 Riska Hamriani √ √ √ √ √ √ √ √
Kelompok 5
26 Safaat Anugrah. P √ √ √ √ √ √ √ √
27 Sitti Jamiah √ √ √ √ √ √ √ √
28 Sitti Marwah √ √ √ √ √ √ √ √
29 Sulheriani Usti √ √ √ √ √ √ √ √
30 Winda Wulandari √ √ √ √ √ √ √ √
Bentuk Isi Penulisan Kreativitas (Nilai)
1 Andi Nirwana 20 20 20 10 70
2 Andi Adehan Saman 30 20 20 20 90
3 Andi Muliyana Sari 30 20 20 20 90
4 Andi Nelly Rahmasari 30 30 20 10 90
5 Andi Nurhidayah 25 30 10 25 90
6 Andi Rahman. M 25 30 15 15 85
7 Andi Tenri Pada 30 20 20 20 90
8 Anjar Danil 20 20 20 20 80
9 Aprianti Amalia. K 25 25 25 10 85
10 Baso Misra Arvira 20 20 20 25 85
11 Baso Yusril Usman 30 30 10 15 85
12 Besse Firdana Aulia 20 20 20 20 80
13 Besse Putri Reski. A 30 30 15 15 90
14 Bintang Munira 20 30 20 20 90
15 Dzul Aksyawal. A 30 25 20 15 90
16 Fachrunisa 25 25 20 20 90
17 Fatimah Azzahra 25 25 20 10 80
18 Gusti Yusmiana 25 25 15 15 80
19 Gustina 30 30 10 20 90
20 Muh. Awaluddin 20 20 20 15 75
21 Nanang Kurniawan 25 25 15 10 75
22 Nur Ainun Assahra 20 10 25 15 70
23 Rezky Juniarto 25 20 15 10 70
24 Riska Aldamayanti 30 25 20 15 90
25 Riska Hamriani 30 20 20 20 90
26 Safaat Anugrah. P 25 25 25 10 85
27 Sitti Jamiah 30 30 15 15 90
28 Sitti Marwah 30 25 15 20 90
Jumlah 2535
Rata-rata 84,5
Nama Guru : Saenong, S.Pd.
Kelas : XI IPA 2
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Materi Bahan Ajar : Menulis Pantun Berilah tanda (√) pada kolom
No Aspek yang diamati Kriteria Penilaian
Ya Tidak Ket.
1 Memulai pelajaran dengan salam, doa, apersepsi 2 Guru menjelaskan tujuan pembelajaran pada saat itu 3 Guru membentuk kelompok yang terdiri atas 3-5 orang
4 Guru menyiapkan sebuah tongkat yang panjangnya ± 20 cm
5
Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan para kelompok (siswa) untuk membaca dan mempelajari
6 Siswa berdiskusi membahas masalah yang terdapat di dalam pembelajaran menulis pantun
7
Setelah selesai membaca materi pelajaran dan mempelajari isinya, guru mempersilahkan anggota kelompok (siswa) untuk menutup isi bacaan
8
Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada salah satu anggota kelompok (siswa), setelah itu guru memberi pertanyaan dan anggota kelompok yang memegang tongkat tesebut menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru
9
Siswa lain boleh membantu menjawab pertanyaan jika anggota kelompoknya (siswa) tidak bisa menjawab pertanyaan
Jumlah Persentase Keterangan
Ya : yang dilakukan oleh guru Tidak : tidak dilakukan guru Pedoman Penilaian:
Tingkat Keberhasilan Predikat
80%-100% Sangat Baik (SB)
70%-79% Baik (B)
60%-69% Cukup (C)
50%-59% Kurang (K)
0 %-49% Gagal (G)
Keterangan:
Tingkat keberhasilan : Jumlah Skor x 100%
Jumlah indikator Pedoman Penilaian:
Tingkat Keberhasilan Predikat
80%-100% Sangat Baik (SB)
70%-79% Baik (B)
60%-69% Cukup (C)
50%-59% Kurang (K)
0 %-49% Gagal (G)
No Aspek yang diamati
Ya Tidak Ket.
1 Siswa memperhatikan dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru
2 Siswa antusiasi dalam menulis pantun
3 Siswa berani maju untuk memaparkan dan menuliskan pantun dipapan tulis
4 Siswa berdiskusi membahas masalah yang terdapat di dalam pembelajaran menulis pantun
5 Siswa aktif bertanya atau menjawab pertanyaan yang diajukan guru
6
Siswa lain boleh membantu menjawab pertanyaan jika siswa yang satu (anggota kelompoknya) tidak bisa menjawab pertanyaan
7 Siswa menjalankan tongkat secara bergilir
8 Siswa merefleksi kegiatan yang sudah dilakukan dan menerima tugas dari guru
Jumlah Persentase
No Aspek Penilaian Indikator
1 2 3 4
1 Bentuk
Tiap bait terdiri atas 4 baris Tiap baris terdiri atas 8-12 suku kata
Sajak akhir berpola ab-ab
25 30 30 30
2 Isi
Baris 1 dan 2 sampiran, baris 3 dan 4 isi
Sampiran padu dan logis Isi padu dan logis
25 25 25 30
3 Penulisan Ketepatan penulisan ejaan,
tanda baca 25 25 20 20
4 Kreativitas Kekayaan kosakata 25 20 25 20
Skor Maksimal 100 100 100 100
1 Bentuk
Jumlah baris tiap bait
Tiap bait terdiri dari 4 baris (larik) 4 Tiap bait terdiri dari 3 baris (larik) 2 Tiap bait terdiri dari 1-2 atau >4
baris 1
Jumlah suku kata
Semua baris terdiri dari 8-12 suku
kata 4
Ada 2-3 baris yang terdiri dari 8-12
suku kata 3
Hanya 1 baris yang terdiri atas 8-12 suku kata atau semua baris tidak terdiri dari 8-12 suku kata
1
Pola sajak
Tepat bersajak akhir ab-ab 4 Bersajak akhir aa-aa, aa-bb atau ab-
ba 4
Ada baris bersajak c 3
Ada baris bersajak c dan d 3
2 Isi Sampiran dan
isi
Baris 1,2 sampiran dan baris 3,4 isi 4
Baris 3,4 sampiran dan baris 1,2 isi 3 Hanya memiliki 1 sampiran atau 1
isi 2
Tidak ada sampiran atau tidak ada
isi 1
Sampiran
Sampiran tidak padu atau tidak
logis 2
Isi
Isi sangat padu dan logis 4 Isi padu dan logis
Isi tidak padu atau tidak logis Isi tidak padu dan tidak logis
3
3 Penulisan Ejaan dan tanda baca
Tidak ada kesalahan penulisan
ejaan dan tanda baca 4
Terdapat 1-3 kesalahan 3
Tedapat 4-6 kesalahan 2
Terdapat ˃7 kesalahan 1
4 Kreativitas Kekayaan kosa kata
Kosa kata sangat menarik, bermakna dan bervariasi 4 Kosa kata menarik, bermakna dan
bervariasi 3
Kosa kata kurang menarik, bermakna dan bervariasi 1 Kosa kata tidak menarik, bermakna
dan bervariasi 2
Keterangan:
Skor: 4 = Baik Sekali 3 = Baik 2 = Cukup 1 = Kurang
( RPP 1 ) Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Wajo Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : XI/1
Materi pokok : Teks Pantun Alokasi waktu : 2 x 45 menit
A. Standar Kompetensi dan Indikator
4.2. Memproduksi teks pantun yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan
4.2.1. Menyusun langkah-langkah penulisan teks pantun
4.2.2. Membuat teks pantun sesuai dengan struktur isi dan ciri bahasa B. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran ini diharapkan:
a. Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri teks pantun
b. Peserta didik menyusun langkah-langkah penulisan teks pantun sesuai dengan ciri-ciri pantun
c. Peserta didik dapat membuat sebuah teks pantun sesuai dengan kaidah penulisan pantun dan ciri-ciri pantun
C. Materi Pembelajaran
1. Pengertian pantundan ciri-ciri teks pantun 2. Jenis-jenis pantun beserta contoh teks pantun
3. Langkah-langkah penulisan dan penyusunan teks pantun sesuai dengan ciri-ciri serta kaidah penulisan pantun
2. Model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick E. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
1. Kegiatan Awal
a. Peserta didik merespon salam dan pertanyaan guru yang berhubungan dengan kesyukuran kepada Tuhan
b. Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan yang akan dilaksanakan
c. Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan d. Peserta didik menerima pengarahan bahwa melalui topik pembelajaran
ini agar dapat mengembangkan sikap santun, jujur, kerja sama, tanggung jawab, dan cinta damai
2. Kegiatan Inti
a. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran pada saat itu b. Guru membentuk kelompok yang terdiri atas 3-5 orang c. Guru menyiapkan sebuah tongkat yang panjangnya ± 20 cm
d. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan para kelompok untuk membaca dan mempelajari
e. Siswa berdiskusi membahas masalah yang terdapat di dalam wacana
bacaan
g. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada salah satu anggota kelompok, setelah itu guru memberi pertanyaan dan anggota kelompok yang memegang tongkat tesebut menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru
h. Siswa lain boleh membantu menjawab pertanyaan jika anggota kelompoknya tidak bisa menjawab pertanyaan
i. Setelah semuanya mendapat giliran, guru membuat kesimpulan dan melakukan evaluasi, baik individu maupun berkelompok. Selanjutnya menutup pelajaran
3. Kegiatan penutup
a. Peserta didik dan guru menyimpulkan materi pelajaran b. Refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan c. Peserta didik menerima tugas dari guru
F. Media dan Sumber Pembelajaran 1. Media Pembelajaran
a. Lembar fotocopy LKS materi pantun b. Lembar contoh teks pantun
c. Kertas HVS berwarna A4 d. Spidol Berwarna
2) Buku Kumpulan Pantun
3) Google.com dan situasi lainnya G. Penilaian
a. Teknik penilaian:
1) Penilaian proses/ pengamatan 2) Tertulis
3) Lisan
4) Pemberian tugas
b. Bentuk Instrumen:
1) Lembar observasi hasil belajar siswa 2) Lembarobservasi kegiatan guru
3) Lembar Observasi Penilaian Proses Menulis pantun 4) Tes hasil belajar siswa
a) Tes lisan: Membacakan sebuah pantun yang telah dibuat!
b) Tes tertulis: Menyusun sebuah pantun sesuai dengan ciri-ciri pantun!
No. Nama Menghargai
orang lain Disiplin Aktivitas Kerjasama Komunikasi 1
2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Dst
Keterangan:
Skala penilaian dibuat dengan rentangan 1 s/d 5 Skor Penafsiran Angka
1 Sangat kurang
4 Baik
5 Sangat baik
d. Penilaian Tes Tertulis:
Aspek Skor
Siswa menjawab benar semua 5
Siswa menjawab benar 5 4
Siswa menjawab benar 4 3
Siswa menjawab benar 3 2
Siswa menjawab benar 2 2
Siswa menjawab benar 1 1
Skor maksimal 5
Keterangan: Nilai akhir = Skor yang di peroleh
--- x 100 Skor maksimal
Makassar, Juli 2018
Guru Mata Pelajaran Peneliti
Muh. Saenong, S.Pd. Irma supardi
Mengetahui
KepalaUPT SMA Negeri 2 Wajo
Muh. Yusuf Ramayana, S.Pd.,M.Pd.
NIP. 19681228 199512 1 003
( RPP 2 ) Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Wajo Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : XI/1
Materi pokok : Teks Pantun Alokasi waktu : 2 x 45 menit
A. Standar Kompetensi dan Indikator
4.2. Memproduksi teks pantun yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan
4.2.1. Menyusun langkah-langkah penulisan teks pantun
4.2.2. Membuat teks pantun sesuai dengan struktur isi dan ciri bahasa B. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran ini diharapkan:
a. Peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciriteks pantun
b. Peserta didik menyusun langkah-langkah penulisan teks pantun sesuai dengan ciri-ciri pantun
c. Peserta didik dapat membuat sebuah teks pantun sesuai dengan kaidah penulisan pantun dan ciri-ciri pantun
C. Materi Pembelajaran
1. Pengertian pantun dan ciri-ciri teks pantun 2. Jenis-jenis pantun beserta contoh teks pantun
3. Langkah-langkah penulisan dan penyusunan teks pantun sesuai dengan ciri-ciri serta kaidah penulisan pantun
2. Model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick E. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
1. Kegiatan Awal
a. Peserta didik merespon salam dan pertanyaan guru yang berhubungan dengan kesyukuran kepada Tuhan
b. Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan yang akan dilaksanakan
c. Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan d. Peserta didik menerima pengarahan bahwa melalui topik pembelajaran
ini agar dapat mengembangkan sikap santun, jujur, kerja sama, tanggung jawab, dan cinta damai
2. Kegiatan Inti
a. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran pada saat itu b. Guru membentuk kelompok yang terdiri atas 3-5 orang c. Guru menyiapkan sebuah tongkat yang panjangnya ± 20 cm
d. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan para kelompok untuk membaca dan mempelajari
e. Siswa berdiskusi membahas masalah yang terdapat di dalam wacana
bacaan
g. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada salah satu anggota kelompok, setelah itu guru memberi pertanyaan dan anggota kelompok yang memegang tongkat tesebut menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru
h. Siswa lain boleh membantu menjawab pertanyaan jika anggota kelompoknya tidak bisa menjawab pertanyaan
i. Setelah semuanya mendapat giliran, guru membuat kesimpulan dan melakukan evaluasi, baik individu maupun berkelompok. Selanjutnya menutup pelajaran
3. Kegiatan penutup
a. Peserta didik dan guru menyimpulkan materi pelajaran b. Refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan c. Peserta didik menerima tugas dari guru
F. Media dan Sumber Pembelajaran 1. Media Pembelajaran
a. Lembar fotocopy LKS materi pantun b. Lembar teks pantun yang teracak 2. Sumber belajar:
a. Buku paket Bahasa Indonesia b. Buku Kumpulan Pantun
a. Teknik penilaian:
1) Penilaian proses/ pengamatan 2) Tertulis
3) Lisan
4) Pemberian tugas
b. Bentuk Instrumen:
1) Lembar observasi hasil belajar siswa 2) Lembarobservasi kegiatan guru
3) Lembar Observasi Penilaian Proses Menulis pantun 4) Tes hasil belajar siswa
a) Tes lisan: Membacakan sebuah pantun yang telah dibuat!
b) Tes tertulis: Menyusun sebuah pantun sesuai dengan ciri-ciri pantun!
No. Nama Menghargai
orang lain Disiplin Aktivitas Kerjasama Komunikasi 1
2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Dst
Keterangan:
Skala penilaian dibuat dengan rentangan 1 s/d 5 Skor Penafsiran Angka
1 Sangat kurang
4 Baik
5 Sangat baik
d. Penilaian Tes Tertulis:
Aspek Skor
Siswa menjawab benar semua 5
Siswa menjawab benar 5 4
Siswa menjawab benar 4 3
Siswa menjawab benar 3 2
Siswa menjawab benar 2 2
Siswa menjawab benar 1 1
Skor maksimal 5
Keterangan: Nilai akhir = Skor yang di peroleh
--- x 100 Skor maksimal
Makassar, Juli 2018
Guru Mata Pelajaran Peneliti
Muh. Saenong, S.Pd. Irma supardi
Mengetahui
Kepala UPT SMA Negeri 2 Wajo
Muh. Yusuf Ramayana, S.Pd.,M.Pd.
NIP. 19681228 199512 1 003