BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Pembahasan
berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Varibel EPS dan PBV secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap terjadinya peningkatan harga saham yang ary=tinya hipotesis H3 dalam penelitian ini di terima.
EPS dan PBV merupakan indikator yang tepat untuk melakukan sebuah analis harga saham. Untuk itu, sebelum melakukan pembelian saham sebaiknya investor atau pemodal memperhatikan terlebih dahulu seberapa besar ratio EPS dan PBV sebuah sekuritas.
c. Koefisien Determinasi (R²)
Koefisien Determinasi atau goodness of fit diperoleh angka sebesar (0.993035). hal ini berarti bahwa kontribusi dari seluruh variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat sebesar 99.3 %. sisanya sebesar 0.7% dijelaskan oleh variabel lain diluar model. artinya EPS dan PBV merupakan ratio yang sangat bagus untuk mengetahui peningkatan harga saham karena dalam penelitian ini menunjukan kontribusi dari variabel Earning Per Share dan Price Toi Book Value sebesar 99.3% dalam peningkatan harga saham.
bursa efek indonesia yang mengunakan analisis data dengan eviews 10 di peroleh pembahasan sebagi berikut.
1. Pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap Harga saham
Earning per Share (EPS) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. t-hitung sebesar (0.261510) dan probabilitas sebesar 0.7990 dalam taraf alpha 5% secara individu tidak signifikan dalam mempengaruhi kenaikan harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Earning Per Share tidak selalu dapat digunakan untuk memprediksi harga saham pada perusahaan lembaga keuangan yang terdaftar pada index kompas 100. Alasan para investor membeli saham lembaga keuangan atau perbankan adalah karena pengolahan di awasi dan di atur oleh pemerintah yang membuat perbankan akan selalu profesional dan transparan dalam segala jenis informasi perusahaan. Untuk itu dalam hal ini investor tidak selalu menganalisis dari tingkat nilai EPS perusahaan tersebut.
Dalam penelitian ini investor tidak selalu menganalisis dari tingkat nilai EPS perusahaan karena masih ada indikator lain yang di gunakan investor dalam melakukan keputusan pembelian. Walupun nilai EPS perusahaan tinggi dalam penelitian ini EPS masih belum cukup kuat untuk mempengaruhi tingkat pembelian dan membuat volume perdagan di market meningkat.
Hipotesis Pertama (H1) menyatakan bahwa diduga Earning per Share berpengaruh signifikan positif terhadap perubahan harga saham, sehingga hipotesis 1 ditolak. Hasil dari analisis ini Earning Per Share tidak berpengaruh signifikan yang artinya tidak searah terhadap perubahan harga saham. Jadi hipotesis ini terbukti dan konsisten dengan penelitian Darnita (2014) yang menunjukkan bahwa secara parsial variabel Earning Per Share tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. Hasil penelitian ini didukung oleh hasil penelitian Simanjuntak dan Sari. Namun, hasil penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Al-Dini et al, Placido, Uddin et al.
2. Pengaruh Price To Book Value (PBV) terhadap harga saham
Dari penelitian ini diperoleh Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Price To Book Value memiliki t- hitung sebesar (0.525553) dan probabilitas sebesar 0.6107 dalam taraf alpha 5% secara individu tidak signifikan dalam mempengaruhi kenaikan harga saham. yang artinya Ho diterima dan Ha ditolak. Artinya bahwa variabel PBV tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan lembaga keuangan yang terdaftar pada index kompas 100 di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2019-2020.
Dalam penelitian ini investor tidak selalu menganalisis dari tingkat nilai PBV perusahaan karena masih ada indikator lain yang di gunakan oleh
investor dalam melakukan keputusan pembelian. Walupun nilai PBV perusahaan rendah dalam penelitian ini EPS masih belum cukup kuat untuk mempengaruhi tingkat pembelian dan membuat volume perdagan di pasar meningkat dan belum mampu mencerminkan struktur modal yang optimal dengan biaya modal rendah dalam menghasilkan laba dan mempunyai nilai perusahaan yang tinggi.56 yang artinya indikator PBV bukan merupakan acuan para investor untuk melakukan pembelian saham di salah satu skuritas yang terdaftar di index kompas 100
Hasil penelitian yang menunjukkan Price To Book Value secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham ini tidak sama dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Wulandari yang menjelaskan bahwa PBV berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Tetapi penelitian yang dilakukan oleh Dwipratama dari Universitas Gunadarma menunjukan hasil yang sama dengan penelitian ini bahwa PBV tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham yang didukung oleh Tryfino bahwa memang tidak ada ukuran pasti mahal tidaknya suatu harga saham jika diukur dari ratio PBV nya karena hal ini sangat tergantung pada ekspektasi dan kinerja perusahaan atau saham tersebut. Tapi paling tidak ratio ini dapat memberikan gambaran potensi pergerakan harga suatu saham, maksudnya adalah jika suatu saham yang berkinerja baik ternyata PBV nya
56 Agus Salihin, “Iqtishaduna, Vol. 10 No. 2 Desember 2019” 10, no. 2 (2019).
masih rendah dibandingkan rata-rata PBV saham di sektor nya, harga saham tersebut masih memiliki potensi untuk naik, demikian pula sebaliknya.
3. Pengaruh Earning Per Share dan Price to Book Value secara simultan terhadap harga saham.
Berdasarkan hasil uji-F, penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Earning Per Share dan Price To Book Value secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham pada perusahaan lembaga keuangan yang terdaftar pada index kompas 100 di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2020.
Hasil tersebut berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai F-hitung sebesar (95.05110) dan probabilitas F sebesar (0.000000). Dalam hal ini, taraf signifikan 5%, maka untuk uji F dikatakan signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh Variabel Bebas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Varibel Earning Per Share dan Price To Book Value secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap terjadinya peningkatan harga saham.
Dalam penelitian ini EPS dan PBV merupakan indikator yang tepat dalam melakukan keputusan pembelian yang di mana koefesien determinasi sebesar 99,3% yang berarti bahwa sudah cukup kuat dalam mempengaruhi harga saham. Jika investor menggunakan satu indikator saja dalam penelitian ini tidak akan membuat harga saham akan meningkat di karenakan secara persial EPS dan PBV tidak berpengaruh terhadap peningkatan harga saham.
EPS dan PBV dalam penelitian ini merupakan indikator yang penting untuk melakukan sebuah keputusan pembelian sehingga menyebabkan volume perdagangan meningkat yang menyebabkan likuiditas saham juga meningkat maka jumlah pemegang saham akan bertambah.57
Hasil penelitian ini sama dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Wulandari yang menyatakan bahwa secara simultan Earning Per Share dan Price To Book Value berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Sedangkan besarnya tingkat pengaruh antara variabel independen yaitu EPS dan PBV terhadap Harga Saham cukup kuat, hal sesuai dengan pendapat Tryfino bahwa metode Book Value, Price to Book Value, dan Earning Per Share sudah cukup untuk mengukur tingkat kewajaran dan ekspektasi terhadap harga suatu saham
57 “Iqtishaduna, Vol. 11 No. 1 Juni 2020” 11, no. 1 (2020): 1–17.
74 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasli analisis dan pembahasan yang telah diuraikan di atas, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa:
1. Dalam penelitian ini investor tidak selalu menganalisis dari tingkat nilai EPS perusahaan karena masih ada indikator lain yang di gunakan investor dalam melakukan keputusan pembelian. Walupun nilai EPS perusahaan tinggi dalam penelitian ini EPS masih belum cukup kuat untuk mempengaruhi tingkat pembelian dan membuat volume perdagan di market meningkat
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara parsial (uji t) maka dapat disimpukan bahwa Earning Per Share (EPS) tidak mempunyai pengaruh positif terhadap harga saham.
2. Dalam penelitian ini investor tidak selalu menganalisis dari tingkat nilai PBV perusahaan karena masih ada indikator lain yang di gunakan oleh investor dalam melakukan keputusan pembelian. Walupun nilai PBV perusahaan rendah dalam penelitian ini EPS masih belum cukup kuat untuk mempengaruhi tingkat pembelian dan membuat volume perdagan di pasar meningkat yang artinya indikator PBV bukan merupakan acuan para investor untuk melakukan pembelian saham di salah satu skuritas yang terdaftar di index kompas 100.
Berdasarkan hasil analisis Price to Book Value secara persial tidak mempunyai pengaruh positif terhadap harga saham.
3. Dalam penelitian ini EPS dan PBV merupakan indikator yang tepat dalam melakukan keputusan pembelian yang di mana koefesien determinasi sebesar 99,3% yang berarti bahwa sudah cukup kuat dalam mempengaruhi harga saham. Jika investor menggunakan satu indikator saja dalam penelitian ini tidak akan membuat harga saham akan meningkat di karenakan secara persial EPS dan PBV tidak berpengaruh terhadap peningkatan harga saham.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara simultan (uji F) maka dapat disimpulkan bahwa Earning Per Share dan Price to Book Value berpengaruh signifikan terhadap harga saham
B. Saran
1. Bagi peneliti selanjutnya untuk menggunakan aspek lain dalam dalam mengukur kinerja perusahaan seperti price earning rasio sehingga didapatkan indikator lain yang memiliki hubungan dengan harga saham.
2. Bagi investor yang akan berinvestasi hendaknya menjadikan PBV dan EPS sebagai dasar pengambilan keputusan untuk berinvestasi karena berdasarkan hasil penelitian ini Earning Per Share dan Price to Book Value secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham khususnya pada perusahaan lembaga kekuangan yang terdaftar pada index kompas 100 di Bursa Efek Indonesia. Akan tetapi jika investor melihat hanya satu
indikator yaitu EPS atau PBV maka tidak akan ada pengaruh dalam meningkatnya harga saham.
DAFTAR PUSTAKA
Aminy, Muhammad Muhajir. “Analisis Pengaruh Return on Asset (Roa), Return on Equity (Roe), Earning Per Share (Eps), Dan Price Earning Ratio (Per) Terhadap Harga Saham Yang Konsisten Listing Pada Jakarta Islamic Index (Jii).” Journal of Enterprise and Development 1, no. 02 (2019): 34–50.
https://doi.org/10.20414/jed.v1i02.973.
Basuki, Agus Tri dan, and Nano Prawoto. Analisis Regresi Dalam Penelitian Ekonomi
& Bisnis: Dilengkapi Aplikasi SPSS & EVIEWS. PT Rajagrafindo Persada, 2016.
Cahyaningrum, Yustina Wahyu, and Tiara Widya Antikasari. “Pengaruh Earning Per Share, Price To Book Value, Return on Asset, Dan Return on Equity Terhadap Harga Saham Sektor Keuangan.” Jurnal Economia 13, no. 2 (2017): 191.
https://doi.org/10.21831/economia.v13i2.13961.
Camila, 2019. “済無No Title No Title.” Journal of Chemical Information and Modeling 53, no. 9 (2013): 1689–99.
“CaraMenghitung Earning Per Share _ SimulasiKredit,” n.d.
Eps, Pengaruh, and D A N P B V Terhadap. “Pengaruh Eps, Der, Dan Pbv Terhadap Harga Saham.” E-Jurnal Akuntansi 4, no. 1 (2013): 215–29.
Ernawati. “Pengaruh Profotabilitas,Current Ratio,Debt To Equity Ratio Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Laporan Berkelanjutan (Sustanability Report) Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indinesia (.” Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Maritim Raja Ali Haji, 2016.
Firman, Achmad. “Pengaruh Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham LQ-45 Di Bursa Efek Indonesia (BEI),” 2011, 1–7.
Ghozali. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.” Jurnal Administrasi Bisnis, 2013.
Ghozali, I. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 21 :Update PLS Regresi.” In Semarang, 2013.
Hartono, Jogiyanto. Teori Portofolio Dan Analisis Investasi (Edisi Sepuluh).
Yogyakarta: BPFE, 2010.
Hasan, Iqbal M. Pokok Pokok Materi Metodologi Penelitian & Aplikasinya. Ghalia Indonesia, 2002.
Husnan, S. “Dasar-Dasar Teori Portofolio Dan Analisis Sekuritas Edisi Ketiga.”
Yogyakarta: UPP AMP YKPN 04, no. 02 (2001): 158–71.
Husnan, Suad. Dasar-Dasar Teori Portofolio Dan Analisis Sekuritas Ed: 4.
Yogyakarta (ID): Penerbit Dan Percetakan UPP STIM YKPN, 2008.
Husnan, Suad, and Enny Pudjiastuti. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan.
Yogyakarta: UPP AMP YKPN. UPP STIM YKPN, 2015.
“Iqtishaduna, Vol. 11 No. 1 Juni 2020” 11, no. 1 (2020): 1–17.
Kasmir. Analisis Laporan Keuangan, Edisi Satu, Cetakan Ketujuh. Raja Grafindo Persada, 2014.
Purnama, Egis Tubagus, Said Kelana Asnawi, and Etty Puji Lestari. “PENGARUH
FAKTOR FUNDAMENTAL PERUSAHAAN TERHADAP RETURN
SAHAM.” Jurnal Organisasi Dan Manajemen, 2018.
https://doi.org/10.33830/jom.v14i1.149.2018.
Rohmana, Yana. Ekonometrika Teori Dan Aplikasi Dengan Eviews. Koperasi.
Bandung: Laboratorium Pendidikan Ekonomi dan koperasi, 2010.
Salihin, Agus. “Iqtishaduna, Vol. 10 No. 2 Desember 2019” 10, no. 2 (2019).
Santoso, Singgih. Statistik Parametik Konsep Dan Aplikasi Dengan SPSS. PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, 2010.
sari, yunita laras. “Analisis Pengaruh Return On Equity, Earning Per Share, Price to Book Value, Book Value Per Share, Price Earning Ratio Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Harga Saham.” UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA, 2017.
Sugawara, Etsuko, and Hiroshi Nikaido. “Properties of AdeABC and AdeIJK Efflux Systems of Acinetobacter Baumannii Compared with Those of the AcrAB-TolC System of Escherichia Coli.” Antimicrobial Agents and Chemotherapy 58, no. 12 (2014): 7250–57. https://doi.org/10.1128/AAC.03728-14.
Sugiono, P.D. “Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif.Pdf.” Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, 2014.
Sugiyono. “Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi Dan R&D).” In Metodelogi Penelitian, 2017.
———. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D.Bandung:Alfabeta.”
Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D.Bandung:Alfabeta., 2012.
https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.
———. “Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.”
In METODE PENELITIAN ILMIAH, 2014.
Sugiyono, Prof.Dr. metode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D, Alfabeta, cv.
(2016).
Tandelilin, Eduardus. Portofolio Dan Investasi. Kanisius, 2010.
Tandelilin, Eduardus 2010. “Dasar-Dasar Manajemen Investasi.” Keuangan, 2010.
Vinet, Luc, and Alexei Zhedanov. “A ‘missing’ Family of Classical Orthogonal Polynomials.” Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical 44, no. 8 (2011): 1689–99. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201.
Whelan, Jamie, and Catherine Demangeot. “Signaling Theory.” Wiley Encyclopedia of
Management, no. 2014 (2015): 1–1.
https://doi.org/10.1002/9781118785317.weom090243.
Winarno, Wing Wahyu. Analisis Ekonometrika Dan Statistika Dengan Eviews. Edisi Ketiga. UPP STIM YKPN. Yogyakarta, 2011.
Zuhrotun, and Zaki Baridwan. “Pengaruh Pengumuman Peringkat Terhadap Kinerja Obligasi.” In Simposium Nasional Akuntansi VIII, 2005.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1
Data Nilai Earning Per Share Perusahaan Lembaga Keuangan Yang Terdaftar Pada Index Kompas 100 Di Bursa Efek Indonesia
NO KODE EPS
2019 2020
1 BBCA 1.170 501,64
2 BBNI 831 240,88
3 BBRI 281 83,36
4 BBTN 19 73,1
5 BDMN 419 87,13
6 BJBR 116 83,25
7 BJTM 92 51,69
8 BMRI 594 222,79
9 BNGA 146 70,07
10 BNLI 53 13,18
11 BRIS 7 12,21
12 BTPS 184 53,51
13 PNBN 139 54,61
Lampiran 2
Data Nilai Piece to Book Value Perusahaan Lembaga Keuangan Yang Terdaftar Pada Index Kompas 100 Di Bursa Efek Indonesia
NO KODE PBV
2019 2020
1 BBCA 4,41 4,43
2 BBNI 1,12 0,87
3 BBRI 2,7 2,43
4 BBTN 0,79 0,8
5 BDMN 0,79 0,6
6 BJBR 1,59 0,86
7 BJTM 1,02 0,89
8 BMRI 1,72 1,51
9 BNGA 0,45 0,48
10 BNLI 1,4 1,48
11 BRIS 0,61 1,33
12 BTPS 5,8 4,84
13 PNBN 0,57 0,44
Lampiran 3
Data Harga Saham Perusahaan Lembaga Keuangan Yang Terdaftar Pada Index Kompas 100 Di Bursa Efek Indonesia
NO KODE Harga Saham
2019 2020
1 BBCA 31.400 33.000
2 BBNI 7.500 5.675
3 BBRI 4.090 4.020
4 BBTN 2.130 1.680
5 BDMN 3.680 2.740
6 BJBR 1.570 1.290
7 BJTM 650 615
8 BMRI 6.975 6.300
9 BNGA 910 835
10 BNLI 1.040 2.240
11 BRIS 316 1.335
12 BTPS 3.960 4.100
13 PNBN 1.215 940
Lampiran 4
Data Tabulasi Regresi Data Panel
kode Saham Tahun EPS PBV Harga Saham
BBCA 2019 1.170 4,41 31.400
2020 501,64 4,43 33.000
BBNI 2019 831 1,12 7.500
2020 240,88 0,87 5.675
BBRI 2019 281 2,7 4.090
2020 83,36 2,43 4.020
BBTN 2019 19 0,79 2.130
2020 73,1 0,8 1.680
BDMN 2019 419 0,79 3.680
2020 87,13 0,6 2.740
BJBR 2019 116 1,59 1.570
2020 83,25 0,86 1.290
BJTM 2019 92 1,02 650
2020 51,69 0,89 615
BMRI 2019 594 1,72 6.975
2020 222,79 1,51 6.300
BNGA 2019 146 0,45 910
2020 70,07 0,48 835
BNLI 2019 53 1,4 1.040
2020 13,18 1,48 2.240
BRIS 2019 7 0,61 316
2020 12,21 1,33 1.335
BTPS 2019 184 5,8 3.960
2020 53,51 4,84 4.100
PNBN 2019 139 0,57 1.215
2020 54,61 0,44 940
Lampiran 5
Hasil Regresi Fixed Effect Model
Dependent Variable: HARGASAHAM Method: Panel Least Squares Date: 12/17/20 Time: 01:36 Sample: 2019 2020
Periods included: 2
Cross-sections included: 13
Total panel (balanced) observations: 26
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 4282.504 1754.129 2.441385 0.0327
EPS -0.406885 1.517153 -0.268190 0.7935
PBV 389.0065 1074.378 0.362076 0.7242
Effects Specification Cross-section fixed (dummy variables)
R-squared 0.992626 Mean dependent var 4852.154
Adjusted R-squared 0.983241 S.D. dependent var 8327.033 S.E. of regression 1077.978 Akaike info criterion 17.09721 Sum squared resid 12782397 Schwarz criterion 17.82303 Log likelihood -207.2637 Hannan-Quinn criter. 17.30622 F-statistic 105.7691 Durbin-Watson stat 3.714286 Prob(F-statistic) 0.000000
Lampiran 6
Hasil Regresi Random Effect Model
Dependent Variable: HARGASAHAM
Method: Panel EGLS (Cross-section random effects) Date: 12/17/20 Time: 01:37
Sample: 2019 2020 Periods included: 2
Cross-sections included: 13
Total panel (balanced) observations: 26
Swamy and Arora estimator of component variances
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 950.4389 1410.773 0.673701 0.5072
EPS 1.418870 1.423833 0.996515 0.3294
PBV 2128.394 598.3117 3.557332 0.0017
Effects Specification
S.D. Rho
Cross-section random 3603.119 0.9178
Idiosyncratic random 1077.978 0.0822
Weighted Statistics
R-squared 0.225685 Mean dependent var 1004.254
Adjusted R-squared 0.158353 S.D. dependent var 1861.909 S.E. of regression 1708.140 Sum squared resid 67108036 F-statistic 3.351839 Durbin-Watson stat 1.083886 Prob(F-statistic) 0.052790
Lampiran 7
Hasil Regresi Common Effect
Dependent Variable: HARGASAHAM Method: Panel Least Squares Date: 12/17/20 Time: 01:47 Sample: 2019 2020
Periods included: 2
Cross-sections included: 13
Total panel (balanced) observations: 26
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C -2331.003 1559.871 -1.494356 0.1487
EPS 18.35809 3.895325 4.712852 0.0001
PBV 1911.567 722.8450 2.644505 0.0145
R-squared 0.658411 Mean dependent var 4852.154
Adjusted R-squared 0.628708 S.D. dependent var 8327.033 S.E. of regression 5073.973 Akaike info criterion 20.00980 Sum squared resid 5.92E+08 Schwarz criterion 20.15497 Log likelihood -257.1274 Hannan-Quinn criter. 20.05160 F-statistic 22.16622 Durbin-Watson stat 1.419699 Prob(F-statistic) 0.000004
Lampiran 8 Hasil Uji Chow
Redundant Fixed Effects Tests Equation: Untitled
Test cross-section fixed effects
Effects Test Statistic d.f. Prob.
Cross-section F 41.547560 (12,11) 0.0000
Cross-section Chi-square 99.727508 12 0.0000
Lampiran 9 Hasil Uji Housmant Test
Correlated Random Effects - Hausman Test Equation: Untitled
Test cross-section random effects
Test Summary
Chi-Sq.
Statistic Chi-Sq. d.f. Prob.
Cross-section random 36.750387 2 0.0000
Cross-section random effects test comparisons:
Variable Fixed Random Var(Diff.) Prob.
PBV 389.006510 2128.393658
796311.23022
8 0.0513
EPS -0.406885 1.418870 0.274454 0.0005
Cross-section random effects test equation:
Dependent Variable: HARGASAHAM Method: Panel Least Squares Date: 11/26/20 Time: 14:48 Sample: 2019 2020
Periods included: 2
Cross-sections included: 13
Total panel (balanced) observations: 26
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 4282.504 1754.129 2.441385 0.0327
PBV 389.0065 1074.378 0.362076 0.7242
EPS -0.406885 1.517153 -0.268190 0.7935
Effects Specification Cross-section fixed (dummy variables)
R-squared 0.992626 Mean dependent var 4852.154
Adjusted R-squared 0.983241 S.D. dependent var 8327.033 S.E. of regression 1077.978 Akaike info criterion 17.09721 Sum squared resid 12782397 Schwarz criterion 17.82303 Log likelihood -207.2637 Hannan-Quinn criter. 17.30622 F-statistic 105.7691 Durbin-Watson stat 3.714286 Prob(F-statistic) 0.000000
Lampiran 10 Hasil Regresi Data Panel
Dependent Variable: HARGASAHAM Method: Panel Least Squares Date: 12/16/20 Time: 23:06 Sample: 2019 2020
Periods included: 2
Cross-sections included: 13
Total panel (balanced) observations: 26
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 3741.401 1922.426 1.946187 0.0803
EPS 0.511710 1.956754 0.261510 0.7990
PBV 592.1812 1126.777 0.525553 0.6107
Effects Specification Cross-section fixed (dummy variables)
Period fixed (dummy variables)
R-squared 0.993035 Mean dependent var 4852.154
Adjusted R-squared 0.982588 S.D. dependent var 8327.033 S.E. of regression 1098.799 Akaike info criterion 17.11708 Sum squared resid 12073600 Schwarz criterion 17.89129 Log likelihood -206.5221 Hannan-Quinn criter. 17.34003 F-statistic 95.05110 Durbin-Watson stat 3.714286 Prob(F-statistic) 0.000000
Lampiran 11
Hasil Uji Heteroskedastisitas
Dependent Variable: RESABS Method: Panel Least Squares Date: 12/17/20 Time: 04:53 Sample: 2019 2020
Periods included: 2
Cross-sections included: 13
Total panel (balanced) observations: 26
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C -4644.542 5625.534 -0.825618 0.4266
EPS -4.518849 4.865548 -0.928744 0.3730