• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

2,028. Hal ini menunjukkan thitung > ttabel atau 7,39 > 2,028, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, ini berarti bahwa terdapat keefektifan pembelajaran Realiatic Mathematics Education (RME) terhadap pemahaman peserta didik pada materi bangun ruang sisi datar di MTs Al-Ma’Arif Praya Timur tahun pelajaran 2018/2019.

59

kelompok sampel memiliki varians yang sama (homogen). Uji normalitas dan uji homogenitas diambil dari data hasil tes kemampuan pemahaman matematika peserta didik. Untuk melakukan uji normalitas dan uji homogenitas data tersebut peneliti melakukan secara manual.

Setelah melakukan uji normalitas dan uji homogenitas diketahui bahwa data tersebut berdistribusi normal dan homogen, maka selanjutnya langkah yang dilakukan peneliti adalah melakukan pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan dengan menggunakan uji t Polled Varian, menunjukkan bahwa terdapat keefektifan pada pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Pemahaman peserta didik pada materi bangun ruang sisi datar di MTs Al-Ma’arif Praya Timur.

Dari hasil nilai posttest peserta didik kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) memiliki nilai rata-rata 84,3 menghasilkan kemampuan pemahaman matematika yang lebih baik dibandingkan dengan peserta didik kelas kontrol yang diberi pembelajaran konvensional dengan mendapat nilai rata-rata 68,4. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan untuk hipotesis, bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan RME dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvesional.

Selain itu, diperoleh nilai thitung = 7,39 dengan nilai ttabel = 2,028. Karena

tabel hitung t

t  sehingga diambil keputusan bahwa H0 ditolak artinya ada keefektif yang signifikan antara pendekatan pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) terhadap pemahaman matematika peserta didik. Dengan

demikian memungkinkan bahwa pendekatan pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) lebih baik untuk meningkatkan pemahaman matematika peserta didik dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. .

Jika mengacu pada kajian pustaka maka dapat dilihat dengan menggunakan pendekatan pembelajaran RME yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pembelajran yang dikhususkan untuk pembelajaran matematika. Dalam pembelajaran RME peserta didik diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengalami proses yang mirip dengan proses ditemukannya konsep, pronsip, atau prosedur matematis. Setelah peserta didik menemukan proses yang mirip (informal) lalu peserta didik akan dibawa kedalam pembelajaran matematika yang sebenarnya ( formal). Dalam hal ini peserta didik membangun (mengornstruksi) pengetahuan mereka sendiri sehingga pembelajaran tidak terasa membosankan.

Dalam penelitian ini, temuan dilapangan tidak berbeda jauh dari teori yang telah disampaikan sebelumnya. Kelas RME memiliki sifat keingintahuan (couristy) yang tinggi dibandingkan dengan kelas konvesional saat proses pembelajaran berlansung. Saat menanggapi hasil presentasi dari kelompok lainpun kelas RME lebih kritis dalam menanggapinya. Mereka terlibat aktif dalam diskusi sehingga anggota dalam setiap kelompok memahami apa yang mereka tulis dilembar kerja kelompok.

Adapun hubungan antara pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap pemahaman matematika sejalan dengan penelitian yang

61

dilakukkan oleh (Setya Rahayu) dengan judul “ pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Hasanah PekanBaru”. Dimana hasil penelitian ini untuk meng ukur pemahaman konsep matematika.

Berdasarkan temuan dan hasil penelitian sebelumnya, adapun implikasi dalam penelitian ini yaitu terhadap peserta didik, guru dan sekolah. Bagi peserta didik, dengan mengetahui adanya keefektifan pembelajaran Realiatic Mathematics Education (RME) terhadap pemahaman matematika, peserta didik diharapkan mampu memotivasi diri untuk meningkatkan kemampuan dalam memahami materi pembelajaran . Bagi guru, diharapkan untuk mengetahui alternatif yang lebih baik untuk menghadapi peserta didik sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yaitu salah satu tujuannya adalah kemampuan pemahaman matematika. Dan bagi sekolah, hal tersebut perlu diketahui oleh sekolah sehingga sekolah mampu menghadapi permasalahn tersebut dengan baik. Hal yang dapat dilakukan yaitu dengan memperbaiki kurikulum yang digunakan, penyediaan sarana dan prasaran dan hal-hal lain yang dapat menunjang jalannya kegiatan pembelajaran.

Selain itu, dalam pelaksanaan penelitian ini peneliti menyadari bahwa masih banyak keterbasan diantaranya yaitu : (1) keterbatasan dari segi responden yang diteliti karena dalam penelitian ini responden yang didigunakan terdiri dari dua kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 38 orang; (2) dari segi instrumen yang digunakan; (3) jarak pemberian tes yang terlalu cepat; dan (4) penelitian ini terbatas pada materi pokok bangun ruang sisi datar di MTs Al-

Ma’arif Praya Timur. Apabila dilakukan penelitian pada materi dan tempat yang berbeda kemungkinan akan didapatkan hasil yang berbeda.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pendekatan Realistic Matematic Education (RME) efektif terhadap pemahaman peserta didik pada materi bangun ruang sisi datar di MTs Al-Ma’arif Praya Timur tahun pelajaran 2018/2019 Hal ini ditunjukkan melalui analisis data t-test Polled Varian diperoleh thitung = 7,39 dengan nilai ttabel = 2,028. Karena thitung lebih besar dari pada ttabel maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian H0 ditolak. Hal ini mengandung pengertian bahwa pendekatan Realistic Matematic Education (RME) efektif terhadap pemahaman peserta didik. Hal ini juga terbukti dari nilai rata-rata hasil instrumen kemampuan pemahaman matematika peserta didik pada kelas eksperimen sebesar 84,3 lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil tes kemampuan pemahaman matematika peserta didik pada kelas kontrol sebesar 68,4.

B. Saran

Berdasarkan hasil yang dicapai pada penelitian ini, maka ada beberapa saran yang ingin peneliti sampaikan, yaitu :

1. Bagi pendidik MTs Al-Ma’arif Praya Timur, dan semua guru matematika pada umumnya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan berbagai model pembelajaran dengan tujuan agar peserta didik tidak merasa jenuh dan bosan. Selain itu suasana belajar yang baru dapat memberikan motivasi belajar peserta didik sehingga berdampak

63

2. pada hasil belajarnya pula. selanjutnya guru matematika di MTs Al-Ma’arif Praya Timur dapat menggunakan pendekatan RME dalam materi bangun ruang sisi datar karena pendekatan RME ini dapat meningkatkan pemahaman peserta didik.

3. Sekolah perlu menciptakan lingkungan belajar yang mampu menunjang peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika supaya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik meningkat.

4. Bagi peserta didik kelas VIII MTs Al-Ma’arif Praya Timur agar terus meningkatkan kreatifitasnya dalam belajar. Selain itu, hendaknya peserta didik memiliki kemampuan untuk belajar dan berperan terampil dalam proses pembelajaran. Peserta didikpun hendaknya berlatih terus karena matematika tidak mudah dipelajari dengan hanya membaca saja.

Daftar Pustaka

Alfira Mulya Astuti, Statistika Penelitian, Mataram: Insan Madani Publishing, 2016

Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,2006

Ami El Asya, http://litelaturbook.blogsport.in/2014/12/17/pengertian-efektivitas- dan-landasan.html diakses pada tanggal 13 maret 2019

Djemari Mardapi, Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes, Jokjakarta, Mitra Cendikian Press,2008.

Hamzah B. Uno & Nurdin Muhammad, Belajar Dengan Pendekatan PAILKEM, Jakarta :Bumi Aksara, 2011

Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni , Matematika Konsep dan Aplikasinya, Dapertemen Pendidikan Nasional, Jakarta : 2008

Psikologi Pendidikan, Pengertian Pemahaman Peserta didik”, dalam https://www.psychologymania.com/2013/06/pengertian-pemahaman- peserta didik.html?m=1, diakses tanggal 26 Januari 2019, pukul 12.54.

Rusman, Model–Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru, Jakarta: Rajawali Pers, 2012

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2012

Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2011

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010

Sukarman, Matematika Sekolah Menengah Pertama, Jakarta: Rajawali Cilik, 2009 Sutarto dan Syarifuddin, Desain Pembelajaran Matematika, Yogyakarta: Samudra

Biru, 2013

Syarif Sumantri, Strategi Pembelajaran: Teori dan Praktik di Tingkat Pendidikan Dasar, Jakarta: Rajawali Pers, 2015

Universitas Ahmad Dahlan, 2011. “Perkembangan Pembelajaran Matematika di Indonesian”.http://pmat.uad.ac.id/perkembanganpembelajaran-

matematika-diIndonesia.html.Diakses pada 28 Desember 2018 , pukul 14.30 WITA

Wina Sanjaya, Penelitian Pendidikan Jenis, Model dan Prosedur, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2013

LAMPIRAN-LAMPIRAN

KISI-KISI INSTRUMEN SOAL

Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal No.So

al 5.1 Menghitung rumus luas

permukaan dan volume kubus, balok, limas dan prisma tegak.

5.1.1 Menghitung luas permukaan k ubus dan limas.

5.1.2 Menghitung volume kubus dan limas.

Menghitung luas permukaan kubus Menghitung luas permukaa limas.

Menghitung volume kubus Menghitung volume limas.

Menghitung panjang rusuk kubus

Menghitung panjang rusuk, tinggi dan atau sisi miring limas

1 6 3 4 2 5,

Lampiran 2

INSTRUMEN SOAL

MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Mata Pelajaran :Matematika Kelas/Semester : VIII/Genap

Waktu : 2 Jam Pelajaran

Petunjuk:

a. Sebelum mengerjakan soal terlebih dahulu membaca do’a.

b. Tulislah nama, kelas, dan nomor absen pada lembar jawaban masing-masing c. Kerjakan soal-soal yang Anda anggap paling mudah terlebih dahulu.

d. Ujian bersifat close book.

1. lihatlah gambar dadu dibawah ini !

Sebuah dadu diatas mempunyai panjang rusuk 8cm. Hitunglah luas permukaan dadu tersebut!

2. Sebuah benda berbentuk kubus dengan volume 216.000cm3. Berapakah panjan g rusuk benda tersebut?

3. Pehatikan gambar rubik tersebut !

Panjang rusuk sebuah rubik diatas adalah 6 cm.

Hitunglah volume rubik tersebut !

4. Sebuah corong berbentuk limas dengan alas persegi memiliki sisi 9 cm dan tinggi 5 cm. Hitunglah volume corong tersebut!

5. Sebuah limas memilik alas berbentuk persegi panjang dengan panjang 12cm dan lebar 9cm. Volume limas adalah 432cm3. Hitunglah tinggi limas tersebut!

6. Sebuah limas dengan alas berbentuk persegi memiliki sisi 9 cm dan tinggi 8 c m. Hitunglah luas permukaan limas tersebut!

--SELAMAT MENGERJAKAN--

Lampiran 3

PEDOMAN PENSKORAN NILAI

No. Soal Skor

1. Sebuah dadu dengan panjang rusuk 8 cm. Hitunglah luas permukaan dadu tersebut !

Pembahasan:

Diketahui: s = 8 cm

Luas permukaan kubus =6 × s × s

= 6 × 8 × 8 = 384 cm

Jadi luas permukaan dadu tersebut adalah 384 cm2

1 1 1 1 3

Skor akhir 7

2. Sebuah benda berbentuk kubus dengan volume 216.000 cm3. Berapakah panjang rusuk benda tersebut?

Diketahui: luas permukaan = 216.000 Volume kubus = s × s × s

216.000 = s3

∛216.000 =s3

60 = s

Jadi panjang rusuk tersebut adalah 60.

1 1 1 2 2 2

Skor akhir 9

3. Panjang rusuk sebuah rubik adalah 6 cm. Hitunglah volume rubik tersebut !

Pembahasan:

Diketahui: s = 6cm

Volume kubus = s × s ×s = 6 × 6 × 6

= 216

Jadi volume rubik tersebut adalah 216 cm3

1 1 1 1 2

Skor akhir 6

4. Sebuah corong berbentuk limas dengan alas persegi memiliki sisi 9 cm dan tinggi 5 cm. Hitunglah volume corong tersebut!

Pembahasan:

Diketahui: s = 9 cm t= 5 cm

volume = 13 × luas alas × tinggi = 13 × 9 × 5

= 13 × 45 =15

Jadi volume corong tersebut adalah 15 cm3

1 1 1 1 1 2 2

Skor akhir 9

5. Sebuah limas memilik alas berbentuk persegi panjang dengan panjang 12 cm dan lebar 9 cm. Volume limas adalah 432 cm3. Hitunglah tinggi limas tersebut!

Pembahasan:

Diketahui: panjang limas = 12 cm

Lebar = 9 cm Volume limas = 432 cm2

Volume limas = 1/3 luas alas × tinggi

1 1

1

432cm2 = 1/3 12cm × 9cm × tinggi

432cm2 = 1/3 108cm2 × tinggi

432cm2 = 36cm2 × tinggi Tinggi = 432 cm 36 cm

Tinggi = 12 cm

Jadi tinggi limas tersebut adalah 12 cm.

1 2 2 2

Skor akhir 10

6. Sebuah limas dengan alas berbentuk persegi memiliki sisi 9 cm dan tinggi 8 cm. Hitunglah luas permukaan limas tersebut!

Pembahasan:

Diketahui: sisi = 9 cm Tinggi = 8 cm

Luas Permukaan Limas = luas alas + jumlah luas sisi tegak

= (s × s) + 4 (12 × a × t) = (9 ×9) + 4 (12 × 9 ×8) = 81 + 4 (36)

= 225

Jadi luas permukaan limas tersebut adalah 225 cm2

1 1 1 2 2 2

Skor akhir 9

Nilai akhir = 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑥 100 N = 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖

50 𝑥 100

Lampiran 4

Dokumen terkait