BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
3. Uji Hipotesis
Dalam uji Hipotesis penelitian ini menggunakan Uji T-test Pooled varian.
Adapun data yang diperoleh dalam Uji Hipotesis pada Angket motivasi dan hasil belajar siswa dapat dilihat dalam tabel berikut;
Tabel 4.10 Nilai Uji Hipotesis data Angket Motivasi dan Data Hasil Belajar
Data thitung ttabel
Motivasi 34,418 2,021
Hasil Belajar 3,817 2,021
Berdasarkan data yang diperoleh pada tabel di atas perbandingan antara thitung dengan ttabel, jika thitung≥ ttabel maka terdapat perbedaan yang signifikan atau terdapat pengaruh metode mind mapping berbantuan poster 3D terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.
ketika proses pembelajaran berlangsung. Karena ketika siswa merasa nyaman saat belajar maka siswa tersebut akan memiliki rasa semangat untuk terus mengikuti peroses pembelajaran dan saat itulah timbul motivasi dalam diri siswa untuk terus mengasah rasa keingin tahuannya tentang materi yang sedang dipelajarinya.
Peran seorang guru juga sangat penting dalam meningkatkan atau menumbuhkan motivasi belajar siswa karena motivasi belajar sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa, ketika siswa memiliki motivasi belajar yang rendah maka hasil belajar yang akan diperoleh juga rendah dan begitu pula sebaliknya. Banyak cara yang dapat dilakukan seorang guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, yaitu dengan mencipkankan suanasa kelas yang nyaman dan menyenangkan, menyelipkan permainan dalam peroses pembelajaran agar siswa tidak terlalu tegang saat belajar dan menghilangkan rasa bosan, memberikan apresiasi kepada siswa yang dapat menjawab pertanyaan agar siswa yang lainnya selalau bersemangat untuk melanjutkan peroses pembelajaran dan pemilihan metode pembelajaran yang tepat.
Metode mind mapping adalah salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam peroses pembelajaran, karena metode mind mapping ini adalah metode yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi menyenangkan sehingga dapat mempengaruhi movitasi belajar siswa, metode mind mapping ini melibatkan kedua sisi otak secara bersamaan, yaitu melibatkan otak kiri dan otak kanan, dengan begitu metode mind mapping ini bertpotensi untuk membuka kapasitas otak siswa yang tersembunyi dan mengoptimalkan fungsi otak siswa dengan tampilan yang unik, dengan tampilan warna-warni yang sangat teratur memudahkan siswa untuk mengingat materi yang sedang dipelajari.
Metode pembelajaran mind mapping sesuai dengan kebutuhan siswa.
Karena dalam metode pembelajaran ini siswa akan dibentuk dalam kelompok untuk saling berdiskusi mengenai topik pembelajaran yang sedang berlangsung dan membuat catatan-catatan penting materi yang dipelajari berupa mempersentasikan apa yang telah dipahami dengan menampilkan hasil mind
mapping buatan mereka sehingga guru dapat melihat tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan44.
Berdasarkan teori di atas peneliti dapat menjelaskan, bahwa metode pembelajaran mind mapping merupakan metode yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa proses belajarnya yang dalam bentuk kelompok memudahkan siswa untuk saling berdiskusi untuk mencatat materi penting dari penjelasan guru, sehingga siswa dapat kembali membuat mind mapping kemudian mempersentasikannya dan guru sebagai penilai. Metode ini sangat cocok digunakan sebagai alternativ metode pembelajaran yang efektif karena menuntut siswa untuk lebih aktif dan partisipatif, selain itu guru juga dituntut untuk lebih kreatif dan memahami karakter siswa, menghargai jawaban siswa sehingga siswa senang untuk belajar.
Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi awal sehingga peneliti memperoleh data dari lapangan siswa tidak berani untuk berpendapat, siswa masih malu bahkan takut untuk bertanya, motivasi belajar siswa masih sangat kurang, metode pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi, masih menggunakan metode ceramah dan mencatat sehingga menimbulkan rasa bosan siswa saat pembelajaran berlangsung dan menyebabkan hasil belajar siswa masih rendah.
Dalam usaha meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa banyak cara atau strategi yang dapat dilakukan. Namun berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan peneliti lebih tertarik untuk memilih metode pembelajaran mind mapping berbantuan poster 3D, karena metode ini memiliki kelebihan yaitu siswa dapat berperan aktif dan mengoptimalkan fungsi kedua bagian otak yaitu otak kanan dan otak kiri, mempermudah siswa untuk mengingat materi, mengajarkan siswa untuk lebih percaya diri, dengan demikian siswa akan mudah memahami dan senang saat peroses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa akan lebih baik.
Setelah melakukan observasi awal peneliti mendapatkan nilai siswa pada MTs Putri Al-Aziziyah masih rata-rata di bawah KKM, karena kurangnya
44 Baharuddin, ‗Pengaruh model Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaranmenerapkan Konsep Elektronika Digital Di Smk Negeri 1 Tanjung Pura, Sumatera Utara‘, Jurnal Paradigma, 11 (2016).
motivasi belajar yang dimiliki, metode pembelajaran yang kurang tepatlah yang menyebabkan motivasi belajar tersebut masih sangat kurang.
Setelah melakukan penelitian tentang pengaruh metode mind mapping berbantuan poster 3D terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, pada dua kelas yang berbedah yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, peneliti memperoleh data motivasi belajar pada kelas eksperimen dengan nilai rata-rata sebanyak 85,0 sedangkan kelas kontrol atau kelas yang tidak diberlakukan atau tidak menggunakan metode mind mapping berbantuan poster 3D memiliki nilai sebanyak 49,0. Yang sebelumnya angket motivasi belajar telah di validasi oleh para ahli dan melakukan uji validitas dengan nilai rhitung = 0,989 dan rtabel = 0,404 dengan jumlah soal sebanyak 30 butir dalam keaddan valid dengan tingkat kesukaran soal rata-rata sedang dang mudah, dan tingkat membeda soal yang sangat baik.
Adapun nilai pretest pada kelas eksperimen dengan nilai rata-rata 39,519, dan kelas kontrol sebanyak 44,150, dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebanyak 79,000 dan kelas kontrol sebanyak 67,850 Data yang telah dikumpulkan di analisis menggunakan uji normalitas, uji hemogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil perhitungan uji normalitas kelas eksperimen diperoleh hitung = 9,66 dan tabel pada taraf signifikan = 0,01 dan dk = banyak kelas -3 = 6 – 3 = 3 adalah tabel (0,01;3) = 11,34. Karena hitung <
tabel maka distribusi data pada kelas eksperimen dinyatakan berdistribusi normal. Begitupun dengan hasil perhitungan uji normalitas pada kelas kontrol diperoleh hitung = 5,45 dan tabel pada taraf signifikan = 0,01 dan dk = banyak kelas -3 = 6 – 3 = 3 adalah tabel (0,01;3) = 11,34. Karena hitung <
tabel maka distribusi data pada kelas kontrol dinyatakan berdistribusi normal.
Adapun hasil perhitungan uji homogenitas diperoleh nilai pada data angket motivasi belajar sebesar 2,007 sedangkan pada data Hasil belajar sebesar 1,317. Nilai Ftabel dengan taraf signifikansi (α) 0,05, n1 = 27 dan n2 = 20.
Maka Ftabel = F(0,05,26;19) = 2,72. Adapun kriteria pengujian homogenitas, jika Fhitung < Ftabel maka data homogen. Karena 2,007 < 2,72 dan 1,317 < 2,72 maka uji homogenitas kedua data motivasi dan hasil belajar dinyatakan homogen.
Untuk hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji t (t- test) diperoleh nilai pada data thitung angket motivasi sebesar 34,418, sedangkan hasil belajar sebesar 3,817, uji t (t-test) diperoleh dari perbandingan antara thitung dengan ttabel . Nilai ttabel Dengan derajat kebebasan (dk) = n1 + n2– 2 = 27 + 20 – 2 = 45 dan (α) = 0,05, Maka ttabel = 2,021. Jika thitung ≥ ttabel maka terdapat perbedaan yang signifikan. Karena 34,418 ≥ 2,021 dan 3,817 ≥ 2,021 maka terdapat perbedaan yang signifikan atau terdapat pengaruh metode mind mapping berbantuan poster 3D terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.
Mind Mapping adalah satu cara termudah untuk menempatkan informasi kedalam otak dan mengambil informasi keluar dari otak, yang merupakan cara mencatat yang kreatif dan efektif. Mind maping merupakan alat yang membantu otak berpikir secara teratur. Semua peta pikiran mempunyai kesamaan. Semuanya menggunakan warna. Semuanya menggunakan struktur alami yang memancar dari pusat. Semuanya mengunakan garis, simbol, kata dan gambar yang sesuai dengan satu rangkaian yang sederhana, mendasar yang seuai dengan cara kerja otak. Secara harfiah peta pikiran akan ―memetakan‖pikiran-pikiran45. Berdasarkan teori di atas peneliti dapat menjelaskan, bahwa mind mapping merupakan suatu teknik yang mempermudah siswa untuk memahami materi secara kreatif dan efektif serta membantu siswa berpikir dengan rangkaian yang sederhana.
Selain itu Mind mapping juga bersifat unik, karena sesuatu yang bersifat unik akan lebih mudah diingat oleh siswa46. Mind Mapping, salah satu konsep belajar yang paling revolusioner di dunia pendidikan. Dalam sejarah
45Elma Heliati Syahrir, ‘Analisis Mind Map Siswa Kelas Vii C Smpn 6 Kopang‘, Jime, 3.1 (2017).
46Lena Farsia, Abdul Hamid, And Agus Wahyuni, ‘| 271 Perbandingan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas Xi Yang Diajarkan Menggunakan Metodeconcept Map Dan Metode Mind Map Di Sman 7 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016/2017‘, 2017, 271–76.
mencatat ada beberapa ahli yang berperan penting dalam perkembangan mind mapping47. Berdasarkan teori di atas peneliti dapat menjelaskan, bahwa mind mapping merupakan suatu metode yang unik sehingga siswa lebih mengingat karena dianggap sebagai suatu metode yang menarik.
Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Hasil dari seseorang belajar berupa perubahan tingkah laku pada seseorang tersebut, misalnya dari yang tidak tahu menjadi tahu, dan dari yang tidak mengerti menjadi mengerti. Hasil belajar akan tampak pada setiap perubahan pada aspek-aspek tersebut. Adapun aspek-aspek itu adalah pengetahuan, pengertian, kebiasaan, keterampilan, apresisasi, emosional, hubungan sosial, jasmnai, etis atau budi pekerti, dan sikap48. Berdasarkan teori di atas peneliti dapat menjelaskan, bahwa hasil belajar ialah kemampuan peserta didik setelah melalui kegiatan belajar.
Hasil belajar merupakan perubahan yang mengakibatkan siswa berubah dalam sikap dan tingkah laku. Aspek perubahan ini terpaku kepada taksonomi tujuan pengajaran yang dikembangkan oleh Bloom, Simpson, dan Harrow mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Aspek kognitif berkaitan dengan pemikiran dan pengetahuan, aspek afektif berkaitan dengan sikap, sedangkan aspek psikomotorik berkaitan dengan gerak tubuh atau keterampilan. Evaluasi hasil belajar dapat dilakukan dengan menggunakan alat evaluasi berupa tes hasil belajar. Tes hasil belajar adalah tes yang digunakan
47Ramlah Natriani Syam, ‗Penerapanmodel Pembelajaranmind Mapping Dalammeningkatkan Hasilbelajar Padamatapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Siswakelas Iv Sdn 54 Kotaparepare‘, Jurnal Publikasi Pendidikan, V.September (2015).
48Maziya Distya, ‗Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Tik Siswa Kelas Vii Smp N 1 Kandeman‘, 2015.
untuk menilai hasil-hasil pelajaran yang telah disampaikan oleh guru kepada murid-muridnya. Oleh karena itu, seorang guru harus mengetahui kemampuan siswanya setelah terjadinya proses pembelajaran dengan cara mengadakan tes.
Hasil tes tersebut dapat berfungsi sebagai umpan balik bagi perbaikan proses belajar mengajar49. Berdasarkan teori di atas peneliti dapat menjelaskan, bahwa hasil belajar dapat diperoleh dengan evaluasi hasil belajar. Evaluasi hasil belajar dapat dilakukan dengan tes hasil belajar.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah di jelaskan oleh peneliti pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan, yaitu ada pengaruh metode mind mapping berbantuan poster 3D terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika kelas VII di MTs Putri Al-Aziziyah, Kapek Gunungsari. Dapat dilihat dengan hasil uji hipotesis yang menggunakan uji t (t-test) dengan hasil perhitungan ttabel sebesar 2,021.
49Nursalam Safitri, Ikra, Misykat Malik Ibrahim, ‗Pengaruh Penerapan Model Talking Stick Dengan Bantuan Media Choose Number Terhadap Hasil Belajar Biologi Di Smp Negeri 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa‘, Jurnal Biotek, 6 (2018), 131–44.
Dengan perbandingan antara thitung dengan ttabel. Jika Jika thitung ≥ ttabel maka terdapat perbedaan yang signifikan. Dapat dilihat dari hasil analisis data hipotesis diperoleh nilai pada data angket motivasi belajar sebesar thitung = 34,418≥ ttabel = 2,021. Sedangkan hasil perhitungan pada data hasil belajar siswa diperoleh thitung = 3,817 ≥ ttabel = 2,021.
B. Saran
Adapun beberapa saran untuk merealisasikan hasil penelitian ini agar dapat dijadikan bahan pertimbangan:
1. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan guru untuk menerapkan metode mind mapping berbantuan poster 3D dalam proses pembelajaran.
2. Bagi peneliti, dalam melaksanakan prosess kegiatan pembelajaran hendaknya mengenali dan mengetahui karakter siswa.
3. Bagi siswa, hasil penelitian ini diharapkan dapat mempengaruhi motivasi dan hasil belajar khususnya dalam pembelajaran IPA Fisika.
Dengan adanya saran yang di kemukakan di atas, dihaeapkan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan serta pemikiran demi suksesnya pendidikan khususnya pada mata pelajaran IPA.
63
DAFTAR PUSTAKA
ahmad Harjono, A. Wahab Jufri, Kurniawan Arizona, ‗Implementasi Media Tiga Dimensi Kemagnetan Berbasis Inkuiri Melalui Strategi Kooperatif Terhadap Sikap Ilmiah Siswa‘, Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, I.1 (2015)
Annisa, Rizki, Wawan Prasetyo Heryanto Ani Rusilowati, And Bambang Subali,
‗Peningkatan Daya Ingat Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Mind Mapping Method Pada Materi Listrik Dinamis‘, Pendidikan (Teori Dan Praktik), 3 (2018), 19–23
Arisdea Tri Putra, Hairida, Ira Lestari, ‗Pengaruh Multimedia Berbasis Mind Mapping Terhadap Hasil Dan Retensi Belajar Siswa Pada Materi Hidrokarbon‘, Pendidikan, 1 (2015), 1–10
Ariski Septian, Jintar Tampubolon, ‗Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Media Tiga Dimensi (3d) Terhadap Hasil Belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak Kelas Xi Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan Smk Negeri 2 Meulaboh‘, Jurnal Educational Building, 1 (2015), 70–78
Baharuddin, ‗Pengaruhmodel Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaranmenerapkan Konsep Elektronika Digital Di Smk Negeri 1 Tanjung Pura, Sumatera Utara‘, Jurnal Paradigma, 11 (2016)
Dhita Karina Supriyanto, Budi Jatmiko, ‗Penerapan Model Pengajaran Langsung (Direct Instruction) Pada Pembelajaran Fisika Dengan Strategi Mind Mapping Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Momentum Dan Impuls Kelas X Sma Negeri 19 Surabaya‘, Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (Jipf, 06.03 (2017), 333–40
Distya, Maziya, ‗Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Tik Siswa Kelas Vii Smp N 1 Kandeman‘, 2015
Dyah Agustin, Ali Syahbana, Retni Paradesa, ‗Pengaruh Metode Mind Mapping Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Dan Motivasi Belajar Siswa Smp Negeri 5 Prabumulih‘, Pendidikan Matematika Rafa, 4.1 (2018), 9–18
———, ‗Pengaruh Metode Mind Mapping Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Dan Motivasi Belajar Siswa Smp Negeri 5 Prabumulih‘, Jurnal Pendidikan Matematika Rafa, 4 (2018), 9–18
Fadhilaturrahmi, ‗Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil
Belajar Mahasiswa Semester Iia Pgsd Matakuliah Pendidikan Matematika Sd Kelas Rendah‘, Cendekia, 1.1 (2017)
Farsia, Lena, Abdul Hamid, And Agus Wahyuni, ‗| 271 Perbandingan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas Xi Yang Diajarkan Menggunakan Metodeconcept Map Dan Metode Mind Map Di Sman 7 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016/2017‘, 2016, 2017, 271–76
Fierda Zahara Jannah, Vina Serevina, I Made Astra, ‗Pengembangan Media Pembelajaran Poster Fisika Fluida Statis Berbasis Lingkungkan Dalam Bentuk Poster Photoscrap‘, (E-Journal) Snf, 5 (2016), 15–18
Ghullam Hamdu, Lisa Agustina, ‗Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Pestasi Belajar Ipa Di Sekolah Dasar‘, Jurnal Penelitian Pendidikan, 12.1 (2011), 90–96
Hikmawati, Joni Rokhmat, Sutrio, ‗Penyuluhan Pembuatan Media Tiga Dimensi Dan Penerapannya Melalui Model Siklus Belajar 5e Pada Guru-Guru Di Mgmp Fisika Se-Lombok Barat‘, Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 1.1 (2018), 1–8
Lilis Triana, ‗Penggunaan Strategi Mind Mapping Berbasis Multimedia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Pada Siswa Kelas V Sdn I Wonorejo Demak‘, Refleksi Edukatika, 7.1 (2016)
Muhammad Isnaini, Kurratul Aini, Rani Angraini, ‗Pengaruh Strategi Pembelajaran Mind Mapp Terhadap Pemahaman Konsep Pada Materi Sistem Ekskresikelas Xi Ipa Sma Negeri 1 Pampangan Oki‘, Jurnal Bioilmi, 2.2 (2016), 142–50
N K Rahayu, I B P Mardana, I N P Suwindra, ‗Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas Xi Mipa 2 Sma Negeri 2 Singaraja Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019‘, Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha, 7.2 (2019), 10–20
Natriani Syam, Ramlah, ‗Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pada Matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Kelas Iv Sdn 54 Kota Pare-Pare‘, Jurnal Publikasi Pendidikan, V.September (2015)
Ni Made Suci Indrawati, Putu Nanci Riastini, I Made Suarjana, ‗Penerapan Strategi Beach Ball Berbantuan Media Poster Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Ipa‘, E-Journal Pgsd, 4 (2016)
Pambudi, Rendi Lilit Iman, ‗Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas Iv Sd Negeri Suryodiningratan Ii Tahun Ajaran 2015/2016‘, Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2017, 70–80
Rachman, Dwi Fauzi, ‗Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ekosistem Di Sma Dengan Penugasan Presentasi Poster‘, Mangifera Edu, 2 (2017), 8–19
———, ‗Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ekosistem Di Sma Dengan Penugasan Presentasi Poster‘, Jurnal Biologiandpendidikan Biologi, 2 (2017), 8–19
Risnawati, Rachmatiah, Nurul Kusuma Wardani, Subaer, ‗Penerapan Pembelajaran Aktif Berbasis Mind Mapping Untuk Meningkatkan Daya Ingat Dan Hasil Belajar Fisika Unit Suhu Dan Pemuaian Pada Siswa Kelas Vii Smp Negeri 24 Makassar Risnawati1,A‘, Prosiding Pertemuan Ilmiah, 2015
Safitri, Ikra, Misykat Malik Ibrahim, Nursalam, ‗Pengaruh Penerapan Model Talking Stick Dengan Bantuan Media Choose Number Terhadap Hasil Belajar Biologi Di Smp Negeri 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa‘, Jurnal Biotek, 6 (2018), 131–44
Soesilowaty Halim, Didimus Tanah Boleng, P.M Labulan, ‗Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dan Number Head Together Terhadap Aktivitas, Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa‘, Pijar Mipa, 14.1 (2019), 55– 61
Suriani Siregar, ‗Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Terhadap Hasil Belajar Dan Aktivitas Visual Siswa Pada Konsep Sistem Indra‘, Biotik, 3.2 (2016), 100–106
Swastika Sari, Astuti Wijayanti, ‗Talking Stick: Hasil Belajar Ipa Dan Kemampuan Kerjasama Siswa‘, Wacana Akademika, 1.2 (2017), 175–84 Syahrir, Elma Heliati, ‗Analisis Mind Map Siswa Kelas Vii C Smpn 6 Kopang‘,
Jime, 3.1 (2017)
Tenriawaru, Eka Pratiwi, ‗Implementasi Mind Mapping Dalam Kegiatan Pembelajaran Dan Pengaruhnya Terhadap Pendidikan Karakter‘, Prosiding Seminar Nasional, 01 (2014)
Varieta Padma Santi, Chadidjah H.Abdat, Ulya Makhmudah, ‗Pengembangan Panduan Mind Mapping Untuk Meningkatkan Keterampilan Belajar‘,
Consilium, 5 (2017)
Wijayanti Lidia, Nanis Hairunisya, Imam Sukwatus Sujai, ‗Pengaruh Model Talking Stickterhadap Hasil Belajar Ips‘, Jurnal Teori Dan Praksis Pembelajaran Ips, 3.2 (2018), 81–87
Wulansari, Desy, ‗Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Didukung Media Diorama Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Materi Perkembangan Teknologi Transportasi Serta Pengalaman Menggunakannya Pada Siswa Kelas Iv Sdn Tambakrejo Kec. Gurah Kab. Kediri Tahun Pelajaran‘, 01.11 (2017)
LAMPIRAN-LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 3
LAMPIRAN 4
Populasi Jumlah Siswa Kelas VII di Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Kapek Gunung Sari.
Kelas Jumlah Siswa
VII-1 27
VII-2 25
VII-3 27
VII-4 26
VII-5 25
VII-6 26
VII-7 20
Total 174
LAMPIRAN 5
Tabel 4.4 Hasil Uji Validasi Soal
No r hitung r tabel Keterangan
1 0,989 0,404 Valid
2 0,988 0,404 Valid
3 0,996 0,404 Valid
4 0,991 0,404 Valid
5 0,995 0,404 Valid
6 0,988 0,404 Valid
7 0,987 0,404 Valid
8 0,995 0,404 Valid
9 0,994 0,404 Valid
10 0,994 0,404 Valid
11 0,994 0,404 Valid
12 0,992 0,404 Valid
13 0,994 0,404 Valid
14 0,994 0,404 Valid
15 0,993 0,404 Valid
16 0,994 0,404 Valid
17 0,992 0,404 Valid
18 0,989 0,404 Valid
19 0,994 0,404 Valid
20 0,989 0,404 Valid
21 0,987 0,404 Valid
22 0,989 0,404 Valid
23 0,992 0,404 Valid
24 0,993 0,404 Valid
25 0,981 0,404 Valid
26 0,988 0,404 Valid
27 0,990 0,404 Valid
28 0,988 0,404 Valid
29 0,991 0,404 Valid
30 0,989 0,404 Valid
LAMPIRAN 6
TINGKAT KESUKARAN SOAL
Diketahui : Np = 17 N = 26 Penyelesaian :
P = =
= 0,654
LAMPIRAN 7
DAYA PEMBEDA SOAL
Diketahui : nBA = 15 nA = 22 c = 2 nB = 4 Penyelesaian :
DB =
-
=
- = 0,181
Lampiran 8
Tabel 4.5 Hasil Uji Tingkat Kesukran Soal
No Nilai Keterangan
1 0,654 Sedang
2 0,577 Sedang
3 0,808 Mudah
4 0,654 Sedang
5 0,769 Mudah
6 0,577 Sedang
7 0,577 Sedang
8 0,808 Mudah
9 0,731 Mudah
10 0,731 Mudah
11 0,731 Mudah
12 0,692 Sedang
13 0,731 Mudah
14 0,731 Mudah
15 0,731 Mudah
16 0,769 Mudah
17 0,692 Sedang
18 0,615 Sedang
19 0,731 Mudah
20 0,615 Sedang
21 0,615 Sedang
22 0,654 Sedang
23 0,731 Mudah
24 0,692 Sedang
25 0,583 Sedang
26 0,654 Sedang
27 0,692 Sedang
28 0,654 Sedang
29 0,692 Sedang
30 0,583 Sedang
Lampiran 9
Tabel 4.6 Tabel Hasil Daya Pembeda Soal
No Nilai Keterangan
1 0,654 Baik
2 0,577 Baik
3 0,808 Sangat Baik
4 0,654 Baik
5 0,769 Sangat Baik
6 0,538 Baik
7 0,577 Baik
8 0,808 Sangat Baik
9 0,731 Sangat Baik
10 0,731 Sangat Baik
11 0,731 Sangat Baik
12 0,692 Baik
13 0,731 Sangat Baik
14 0,692 Baik
15 0,692 Baik
16 0,731 Sangat Baik
17 0,692 Baik
18 0,615 Baik
19 0,731 Sangat Baik
20 0,615 Baik
21 0,577 Baik
22 0,654 Baik
23 0,731 Sangat Baik
24 0,692 Baik
25 0,500 Baik
26 0,615 Baik
27 0,692 Baik
28 0,615 Baik
29 0,654 Baik
30 0,538 Baik
Lampiram 10
DATA PEROLEHAN SKOR MOTIVASI SISWA KELAS EKSPERIMEN
RESPONDEN SKOR
(Xi) Xi²
1 81 6561
2 83 6889
3 87 7569
4 88 7744
5 87 7569
6 85 7225
7 87 7569
8 83 6889
9 90 8100
10 80 6400
11 84 7056
12 83 6889
13 87 7569
14 88 7744
15 87 7569
16 83 6889
17 83 6889
18 80 6400
19 88 7744
20 83 6889
21 85 7225
22 88 7744
23 86 7396
24 82 6724
25 86 7396
26 84 7056
27 87 7569
Jumlah 2295 195263
Rata-rata 85,000
Max 90
Min 80
SD 2,689
Varians 7,231
LAMPIRAN 11
DATA PEROLEHAN SKOR MOTIVASI SISWA KELAS KONTROL
RESPONDEN SKOR
(Xi) Xi²
1 50 2500
2 53 2809
3 56 3136
4 48 2304
5 49 2401
6 45 2025
7 54 2916
8 57 3249
9 42 1764
10 44 1936
11 50 2500
12 51 2601
13 43 1849
14 42 1764
15 52 2704
16 50 2500
17 43 1849
18 47 2209
19 50 2500
20 49 2401
Jumlah 975 47917
Rata-rata 48,750
Max 57
Min 42
SD 4,506
Varians 20,303
LAMPIRAN 12
UJI HOMOGENITAS
1. Hasil Belajar
Diketahui :
Vterbesar = 113,924 Vterkecil = 86,462 Penyelesaian :
Fhitung =
=
= 1, 317 2. Motivasi belajar
Diketahui :
Vterbesar = 20,303 Vterkecil = 7,231 Penyelesaian :
Fhitung =
=
= 2,007
LAMPIRAN 13
DATA PREETEST DAN POSTTEST KELAS EKSPERIMEN
NO NAMA SISWA
PRETEST POSTTEST
1 ALIFA ALIFIA AZHARI 40 73
2 ALIFIYA ROSIHATUS SYUHADA 45 95
3 ANGGY AGUSTINA 40 90
4 AURA NAZILA 25 70
5 DIYA KETIKA ARTINI 45 91
6 FAIRUS INDRI JAYANTI 25 72
7 HURIATUN HASANAH 40 70
8 LUFIA IMELANI 35 89
9 LUNA HENSA AMELIA CAHYANI 45 81
10 LUTPIATUL AZZIJAH 40 72
11 MAESARAH AYU SAFITRI 25 73
12 MAURIDA KAMALIA ZA'IMI 40 68
13 MEITHA TRIANI ZAHARA 35 69
14 MESYI CAHYANI 30 79
15 MULYANA SULISTIANI 35 93
16 NABILA ZAQIRAN 50 76
17 NADYA WAHYU MAULANI 41 81
18 NANDA RAHMATIA 40 92
19 NAYLA NAZA FITRI 38 90
20 NAZWA AISYATUL UMAIRA 42 80
21 NURAINI LAMIA AZZAHRA 43 66
22 PUTRI SEPTI TRI LESTARI 35 82
23 RISMA MAISYARAH 45 84
24 SABILA RIZKIANI 55 73
25 SAFIRA FIRZANA ADILLAH 50 66
26 SHAFAURA HILWAYA ZUHDI 43 88
27 SHAFFIYAH 40 70
Jumlah 1067 2133
Rata-rata 39,519 79,000
Max 55 95
Min 25 66
SD 7,392 9,298
Varians 54,644 86,462
LAMPIRAN 14
DATA PREETEST DAN POSTTEST KELAS KONTROL
NO NAMA SISWA
PRETEST POSTTEST
1 ALYA ZULFADILA 30 65
2 ANANDITA HARTINAH 40 70
3 AULIA IBTIHAJ 50 50
4 AZIZATUL HAFIDZHOH 45 60
5 BAIQ ALYA APRIANA 30 85
6 DIAN PUTRI AGUSTINA 45 75
7
DINTA LOVEVINA AINNUR
SADRINA 50 80
8 FITRIATUL HIDAYAH 35 50
9 HAUFUR RIZKAN HABIBAH 50 85
10 JINGGA ARIFIANA 30 55
11 KHUSNUL KHOTIMAH 45 75
12 LANA AZIZAH 45 67
13 LUNA AMANDITA 45 60
14 MAULIANI ASRI HAKIM 45 72
15 MUTHIA ADILA MUMTAZ 52 58
16 NAZILA MUTIARA 46 80
17 NIRAYA JIANTIKA SYAKBANI 48 75
18 ROHMATIYA AULIYANI 52 60
19 SALSABILA AMELIA PUTRI 50 70
20 SULASTRI ANGGITA SAPUTRI 50 65
Jumlah 883 1357
Rata-rata 44,150 67,850
Max 53 85
Min 30 50
SD 7,322 10,674
Varians 53,608 113,924
LAMPIRAN 15
UJI HIPOTESIS 1. Uji Hipotesis Data Hasil Belajar Siswa
Diketahui :
X1 = 79,0 n1 = 27 S12
= 86,462 X2 = 67,850 n2 = 20 S22
= 113, 924 Penyelesaian :
t =
√
=
√
=
√
=
√
=
√
=
√
=
=
= 3,817
2. Uji Hipotesis Data Motivasi Belajar Siswa Diketahui :
X1 = 85,0 n1 = 27 S12 = 7,231
X2 = 48,75 n2 = 20 S22
= 20,303 Penyelesaian :
t =
√
=
√
=
√
=
√
=
√
=
√
=
=
= 34,418
Lampiran 16
Angket Motivasi Siswa
Nama : No. Absen : Kelas : Hari/Tanggal :
Aturan menjawab angket:
1. Pada angket ini terdapat 40 butir pertanyaan. Berilah jawaban yang benar-benar cocok dengan pilihanmu.
2. Jawabanmu jangan dipengaruhi oleh jawaban pernyataan lain maupun teman lain.
3. Catat tanggapan kamu pada lembar jawaban yang tersedia dengan memberikan tanda check (√) sesuai keterangan pilihan jawaban.
Keterangan pilihan jawaban:
STS = Sangat Tidak Setuju TS = Tidak Setuju
S = Setuju
SS = Sangat Setuju
No Pernyataan Pilihan Jawaban
SS S TS STS 1 Saya mengerjakan tugas IPA Fisika dengan sungguh-
sungguh.
2 Saya menyelesaikan tugas IPA Fisika dengan tepat waktu.
3 Bagi saya yang terpenting adalah mengerjakan soal atau tugas tepat waktu tanpa peduli dengan hasil yang akan saya peroleh.
4 Setiap ada tugas IPA Fisika saya langsung mengerjakannya.
5 Saya tidak serius dalam mengerjakan soal maupun tugas yang diberikan oleh guru.