Setelah nilai-nilai dihubungkan berdasarkan analisis data diatas, maka terlihat bahwa nilai olahan data penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar IPS murid kelas V SD Negeri Pajalau adalah karena tidak ada N : 33 dalam tabel nilai-nilai r product moment,maka diambil N yang mendekati dari nilai signifikan 5% yaitu sebanyak0,344. Hal ini membuktikan bahwa nilai analisis data lebih tinggi atau lebih besar dari pada nilai , maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima dan terdapat hubungan antara penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar IPS murid kelas V SD Negeri Pajalau dengan hasil olahan data dari nilai hubungan penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar IPS dengan nilai 0,504 lebih besar dari nilai tabel product moment yaitu 0,344.
dilakukan. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa dari 33 jumlah murid yang menjadi sampel penelitian, maka diperoleh nilai rhitungsebesar 0,504.
Hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif mengungkapkan bahwa penggunaan jam belajar di luar sekolah murid kelas V SD Negeri Pajalau secara umum termasuk kategori cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan frekuensi atau persentase murid yang memilki skor hasil pengisian angket penggunaan jam belajar di luar sekolah yang termasuk kategori cukup baik, selain itu fakta tersebut juga didukung dengan skor rata-rata penggunaan jam belajar di luar sekolah yang diperoleh berada pada interval nilai 72-77 atau kategori cukup baik. Selanjutnya hasil analisis statistik deskriptif juga menunjukkan bahwa prestasi belajar murid kelas V SD Negeri Pajalau secara umum termasuk kategori cukup baik. Hal ini juga dibuktikan dengan frekuensi atau persentase murid yang memilki nilai prestasi belajar yang termasuk kategori cukup baik. Selain itu, fakta tersebut juga didukung dengan skor rata-rata prestasi belajar yang diperoleh berada pada interval nilai 77-82 atau kategori cukup baik. Pengungkapan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan jam belajar di luar sekolah maupun prestasi belajar IPS murid kelas V SD Negeri Pajalau belum mencapai kategori sangat baik. Pada dasarnya disebakan oleh penggunaan jam belajar peserta didik di luar sekolah belum sepenuhnya terjadwal sehingga secara langsung atau tidak langsung sangat berpengaruh terhadap pencapaian prestasi belajar murid.
Setelah nilai-nilai dihubungkan berdasarkan analisis data diatas, maka terlihat bahwa nilai analisis data lebih tinggi atau lebih besar dari pada nilai r
tabel, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima dan terdapat hubungan antara penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar IPS murid kelas V SD Negeri Pajalau dengan hasil olahan data dari nilai penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar murid dengan nilai 0,504 lebih besar dari nilai tabel product moment yaitu 0,344.
57 A. Kesimpulan
Hasil pembahasan dalam penelitian tentang hubungan antara penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar IPS murid kelas V SD Negeri Pajalau Kecamatan Pallangga dapat disimpulkan sebagai berikut:
Terdapat hubungan antara penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar IPS murid kelas V SD Negeri Pajalau dengan jumlah murid 33 orang yang dijadikan sebagai sampel memiliki rata-rata sedang dan mempunyai pengaruh terhadap prestasi belajar murid. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang diperoleh yaitu nilai r hitung 0,504 sedangkan nilai r tabel 0,344 pada taraf signifikan 5 % . Jadi nilai r hitung lebih besar dari pada nilai r tabel . Artinya, semakin baik penggunaan jam belajar di luar sekolah murid akan semakin positif pengaruhnya dengan prestasi belajar, dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima atau ada hubungan antara penggunaan jam belajar di luar sekolah dengan prestasi belajar IPS murid kelas V SD Negeri Pajalau kecamatan Pallangga kabupaten gowa.
B. Saran 1. Bagi Murid
Diharapkan murid lebih meningkatkan intensitas jam belajarnya di luar sekolah dengan cara membagi waktunya untuk belajar, bermain, menonton tv dan
istirahat. Namun hal tersebut tidak terlepas dari peran orangtua yang ada di rumah, sehingga dengan adanya keteraturan waktu dapat lebih meningkatkan prestasi belajar murid pada mata pelajaran IPS.
2. Bagi Guru
Guru diharapkan memberikan motivasi dan penghargaan kepada murid di kelas untuk dapat memanfaatkan jam belajar murid. Guru juga dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, sehingga diharapkan guru sebagai sumber belajar di sekolah dapat mendukung murid untuk meningkat prestasi belajarnya.
3. Kepada peneliti lain
Kepada peneliti lain agar penelitian ini menjadi khazanah ilmu untuk perkembangan penelitian selanjutnya.
59 Revisi VI. Jakarta : Rineka Cipta.
Al-Falasany, Judi. 1985. Kunci Sukses Belajar bagi Pelajar dan Mahasiswa.
Semarang : CV. Aneka Ilmu
Azwar, Saifuddin. 2007. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2002. Strategi Belajar Mengajar.
Jakarta : Rineka Cipta
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 1994. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya : PT. Nasional
Gagne, E.D. 1985. The Cognetive Psychologi of School Learning. Boston- Toranto: Little, Brown and Company
Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga. 2002. Departmen Pendidikan Nasional. Jakarta : Balai Pustaka.
Kase, Ebenhaezer H. (2005). Hubungan Pemanfaatan Jam Belajar Sekolah dan Konsep Diri dengan Prestasi Belajar Murid Kelas II SMAN 1 Amuban Tengah. Thesis. Salatiga : PPs MP. UKSW.
Khoiru dan Sofan Amri. 2011. Mengembangkan Pembelajaran IPS Terpadu.
Jakarta: Prestasi Pustaka.
Purwanto, Ngalim. 1990. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Posdakarya.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Slameto. 1988. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Bina Aksara
Soetrisno. 1998. Statistik, Jilid 1. Yogyakarta: Andi Offset.
Suryabrata, Sumadi. 1983. Metodologi Penelitian. Jakarta: CV. Rajawala.
The Liang Gie. 1983. Cara Belajar yang Efisien. Cetakan ke-13. Yogyakarta:
Gadjah Mada University Press.
Tu”u, Tulus. 2004. Peran Disiplinpada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta:
Grasindo.
Ridwan dan Sunarto. 2011. Pengantar Statistika. Bandung: Alfabeta.
Setyowati, Yani. 2002. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran dan Jenis Kelamin terhadap Prestasi Belajar Kimia. Tesis. Surakarta: Program Pasca Sarjana UNS.
Ahmadi. 2008. Pengertian Prestasi Belajar. http://sobatbaru.blogspot.com/. (15 Juni 2016)
Anwar, Saifuddin. 2005. Pengertian Prestasi Belajar.
http://sunartombs.wordpress.com. (15 Juni 2016)
Munawar, Indra. 2011. Pengertian Belajar.
(http://indramunawar.blogspot.com/2009/06/pengertian-belajar.html). (15 Juni 2016).
Murniasih. 2004. Hubungan antara Pemanfaatan Waktu Belajar dengan Prestasi Belajar Murid Kelas III SDN Purwodadi 1 Kota Malang.
(http://indramunawar.blogspot.com/2009/06/Pengertian-belajar.html). (15 Juni 2016)
Purwadarminto, W.J.S. 2008. http://sobatbaru.blogspot.com/. (15 Juni 2016).
4. DOKUMENTASI
Observasi