• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

D. Pembahasan

menggunaan Adjusted R-Square. Berikut adalah hasil dari uji menggunakan spss.

Tabel 3.15

Hasil Uji Koefesien Determinasi

Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,647a ,418 ,364 ,16790

a. Predictors: (Constant), BOPO, FDR, CAR

Sumber : Analisis aplikasi SPSS 24.0

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai Adjusted R-Square adalah sebesar 0,364. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh variabel CAR, FDR, dan BOPO terhadap ROA adalah 36,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di gunakan dalam penelitian ini.

Berikut pembahasan untuk masing-masing variabel secara parsial dan simultan:

1. Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap profitabilitas (ROA) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) periode 2018-2020

Berdasarkan hasil uji parsial (uji t) didapatkan bahwa nilai t hitung adalah sebesar 2,413 sedangkan nilai t tabel pada CAR yaitu 2,036 dengan nilai signifikasi 0,022. Karena nilai sig (0,022 < 0,05) dan nilai t hitung (2,413) lebih besar dari nilai t tabel (2,036) maka hipotesis 1 (H1) di terima yang artinya variabel X1 (CAR) berpengaruh positif secara signifikan terhadap ROA BPRS periode 2018-2020.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang di lakukan oleh Suryantok (2018) dengan judul Pengaruh Financing Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2012- 2016 dan penelitian Remmy Sari (2020) dengan judul Pengaruh Rasio CAR dan BOPO Terhadap Profitabilitas (ROA) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dimana penelitian tersebut menyatakan bahwa CAR beperngaruh positif signifikan terhadap Profitabilitas (ROA).

2. Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap profitabilitas (ROA) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) periode 2018-2020

Berdasarkan hasil uji statistik, variabel FDR memiliki nilai signifikasi sebesar 0,002 dengan nilai t hitung yaitu 3,330 dan t tabel sebesar 2,036.

Karena nilai signifikasi (0,002) lebih kecil dari (0,005) dan nilai t hitung (3,330) lebih besar dari t tabel (2,036) maka dapat disimpulkan bahwa variabel FDR secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap variabel ROA, yang artinya hipotesis 2 (H2) diterima. Hal tersebut menggambarkan jika penyaluran dana yang dilakukan oleh bank efektif dan penuh kehati-hatian maka setiap nilai FDR menigkat nilai profitabilitas (ROA) yang di dapat juga akan meningkat.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Suryantok (2018) dengan judul Pengaruh Financing Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2012-2016 dan penelitian Anisa Nur Rahmah (2018) dengan judul Analisis Pengaruh CAR, FDR, NPF dan BOPO Terhadap Profitabilitas (Return on Assets) Pada Bank Syariah Mandiri Tahun 2013- 2017 yang menyatakan FDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA.

3. Pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas (ROA) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) periode 2018-2020

Berdasarkan hasil pengujian statistik diketahui bahwa nilai signifikasi BOPO adalah sebesar 0,001 kurang dari 0,05 yang artinya BOPO berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA) BPRS dan t hitung sebesar -3,481 lebih kecil dari t tabel 2,036 menunjukkan arah pengaruh

BOPO terhadap ROA adalah berpengaruh negatif. Maka dapat di simpulkan bahwa hipotesis 3 (H3) ditolak yang berarti BOPO secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Hasil penelitian ini senada dengan penelitian lain yang di lakukan oleh Maulia Azhari (2019) dengan judul Analisis Pengaruh CAR, BOPO, NPF, dan FDR Terhadap Profitabilitas terhadap Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2013- 2017 yang menyatakan bahwa BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA.

4. Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara simultan terhadap profitabilitas (ROA) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) periode 2018-2020

Berdasarkan hasil pengujian secara simultan (uji f), menunjukkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (ROA). Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikasi F yang kurang dari 0,05 dengan nilai F sebesar 0,001.

Melihat hasil uji f yang telah dilakukan, didapatkan bahwa nilai f hitung adalah sebesar 7,669 dan f tabel sebesar 2,89 dengan signifikasi 0,001. Karena nilai signifikasi (0,001 < 0,05) dan nilai f hitung (7,669) >

nilai f tabel (2,89) maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis 4 (H4) diterima yang artinya variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing

to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara bersama-sama (simultan) mempengaruhi ROA secara signifikan.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian tentang Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas (ROA) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah tahun 2018-2020, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) secara parsial berpengaruh positif

secara signifikan terhadap ROA Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Hal itu dibuktikan dengan hasil uji t dimana diperoleh nilai signifikasi CAR yaitu sebesar 0,022 < 0,005 dan nilai t hitung 2,413 > nilai t tabel 2,036.

2. Variabel Financing to Deposit Ratio (FDR) secara parsial berpengaruh positif secara signifikan terhadap ROA Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t dimana nilai signifikasi FDR yaitu 0,002 < 0,05 dengan nilai t hitung 3,330 > t tabel 2,036.

3. Variabel Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara parsial berpengaruh negatif secara signifikan terhadap ROA Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Hal tersebeut dibuktikan dengan nilai signifikasi BOPO adalah sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung -3,481 <

nilai t tabel 2,036.

4. Variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara simultan berpengaruh positif secara signifikan terhadap ROA Bank

65

Pembiayaan Rakyat Syariah. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji f dimana nilai signifikasinya adalah 0,001 < 0,005 dan nilai f hitung 7,669 >

f tabel 2,89.

B. Saran

1. Penelitian ini memiliki keterbatasan yaitu hanya meneliti variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Return On Aset (ROA).

Bagi peneliti selanjutnya di harap meneliti lebih banyak variabel lagi.

2. Untuk memaksimalkan hasil penelitian, diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah sampel yang digunakan.

DAFTAR PUSTAKA

Agus, Abdul dan Tira. 2015. Perkembangan Bank Syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam. 80-81.

Ardani, A. 2020. Analisis Pengaruh CAR, FDR, dan NPF Terhadap Profitabilitas (RETURN ON ASSETS) Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) SE-EKS KARESIDENAN BANYUMAS TAHUN 2015- 2019. Skripsi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, IAIN Purwokerto.

Ariyani, D. 2010. "Analisis Pengaruh CAR, FDR, BOPO, dan NPF terhadap Profitabilitas pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk". Al-Iqtishad, 98-124.

Azhari, Maulia. 2019. Analisis Pengaruh CAR, BOPO, NPF, Dan FDR Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia PERIODE 2013- 2017. Skripsi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara Medan.

Azmy, A. 2018. Analisis Pengaruh Rasio Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Jurnal Akuntansi.

122.

Boy dan Sonny. Manajenen Aktiva Pasiva Bank Devisa. Jakarta:Grasindo,2008.

Cahyono, Arik. 2016. Pengaruh Pembiayaan Musyarakah terhadap Profitabilitas (ROA) Perbankan Syariah (BUS dan UUS) Tahun Periode 2012 - 2015. Skripsi,Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Jember 2016.

Dendawijaya, L. 2005. Manajemen Perbankan. Bogor : Ghalia Indonesia.

Hery. 2015. Analisis Kinerja Manajemen. Jakarta: Grasindo.

Ismail, 2011. Perbankan Syariah. Jakarta : Kencana Pernamedia Group.

Kasmir. 2008. Bank dan Lembaga Kuangan Lainnya. Jakarta: PT RajaGravindo Persada.

Leny Nur Fitria, 2017. ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN DAN DANA PIHAK KETIGA TERHADAP PROFITABILITAS MELALUI FINANCING TO DEPOSIT RATIO SEBAGAI VARIIABEL INTERVENING PADA PERBANKAN SYARIAH (Studi Pada Bank Umum Syariah Periode 2011-2015). Skripsi, Fakultas Ekonomi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Lubis, Anisah, 2013.Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank terhadap Pertumbuhan Laba Pada BPR di Indonesia. Jurnal Ekonomi & Keuangan , Vol.1,No.4

M. Benyamin Akhtar Ali, 2018. Analisis Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia.

Muhammad, 2002. Manajemen Bank Syari’ah, Yogyakarta: UPP AMP.

Muhammad, 2005. Bank Syari’ah Problem dan Prospek Perkembangan Di Indonesia, Yogyakarta: Graha Ilmu.

Muhith, A. 2012. Sejarah Perbankan Syariah. Attanwir Jurnal Kajian Keislaman dan Pendidikan. 72. Bojonegoro.

Nurul Altifah Dewi, 2019. Analisis Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR) Dan Biaya Operasional Pendapatam Operasional (BOPO) Terhadap Profitabilitas Pada BNI Syariah Di Indonesia PERIODE 2015-2018. Skripsi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

POJK, tentang Bank Pembiayaan Rakyat Syariah, No. 3 thn 2016. Bab II pasal 4,5, dan 6

Priyono, 2016. Metode Penelitian Kuantitatif. Surabaya: Zifatama Publishing.

R. Rizny. 2019. Pengaruh FDR, NPF, CAR, dan BOPO Terhadap ROA pada BPRS di Indonesia periode 2010-2017. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sa’diyah, Halimatus. 2015. Aanalisis Pengaruh Tingkat Risiko Pembiayaan Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Bank Syariah (Studi Kasus Pada PT Bank BRI Syariah Cabang Jember). Skripsi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, IAIN Jember.

Sari, Remmy. 2020. Pengaruh Rasio CAR Dan BOPO Terhadap Profitabilitas (ROA) Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Skripsi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara Medan.

Satriyo, Edhi dan Muhammad Syaichu. “Analisis Pengaruh Suku Bunga, Inflasi, CAR, BOPO, NPF Terhadap Profitabilitas Bank Syariah”. Journal of Accounting. 2013. Vol. 2, No. 2.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sujarweni, Wiratna. 2015. SPSS untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Suryantok, 2018. Pengaruh Financing Deposit Ratio (FDR), Capital Adequacy Ratio (CAR) Dan Non Performing Financing (NPF) Terhadap Profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Di Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta PERIODE 2012-2016. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Yogyakarta.

Tim Penyusun, 2017. Pedoman Penulisan Larya Ilmiyah. Jember: IAIN Pres.

Unaisis Sholiyatul Firkiyah, 2016. Pengaruh Pembiayaan Musyarakah Dan Mudharabah Terhadap Profitabilitas PT Bank Syariah Mandiri Branch Bondowoso (PERIODE JANUARI 2013-DESEMBER 2015). Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Jember.

LAMPIRAN

1. Hasil Uji Analisis Statistik Deskriptif menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

CAR 36 17,99 33,26 22,8722 4,66556

FDR 36 108,78 122,33 115,2497 3,25495

BOPO 36 81,74 92,25 86,2397 1,95013

ROA 36 1,73 2,73 2,3917 ,21049

Valid N (listwise) 36

2. Hasil uji Normalitas menggunakan Propability Plot menggunakan aplikasi SPSS 24.0

3. Hasil uji Multikolinieritas menggunakan aplikasi SPSS 24.0

4. Hasil uji Heteroskidastisitas dengan pola Scatterplot menggunakan aplikasi SPSS 24.0

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 3,578 1,636 2,187 ,036

CAR ,016 ,007 ,366 2,413 ,022 ,792 1,262

FDR ,029 ,009 ,450 3,330 ,002 ,996 1,004

BOPO -,057 ,016 -,528 -3,481 ,001 ,790 1,266 a. Dependent Variable: ROA

5. Hasil uji Autokorelasi dengan metode Durbin Watson menggunakan aplikasi SPSS 24.0

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Durbin- Watson

1 ,647a ,418 ,364 ,16790 1,516

a. Predictors: (Constant), BOPO, FDR, CAR b. Dependent Variable: ROA

6. Hasil uji Runs Test menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Runs Test

Unstandardized Residual

Test Valuea ,01302

Cases < Test Value 18 Cases >= Test Value 18

Total Cases 36

Number of Runs 14

Z -1,522

Asymp. Sig. (2-tailed) ,128 a. Median

Tabel DW

7. Hasil uji Regresi Linier Berganda menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 3,578 1,636 2,187 ,036

CAR ,016 ,007 ,366 2,413 ,022

FDR ,029 ,009 ,450 3,330 ,002

BOPO -,057 ,016 -,528 -3,481 ,001

b. Dependent Variable: ROA

8. Hasil uji T menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 3,578 1,636 2,187 ,036

CAR ,016 ,007 ,366 2,413 ,022

FDR ,029 ,009 ,450 3,330 ,002

BOPO -,057 ,016 -,528 -3,481 ,001

c. Dependent Variable: ROA

Tabel T

9. Hasil uji F menggunakan aplikasi SPSS 24.0 ANOVAa

Model

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression ,649 3 ,216 7,669 ,001b

Residual ,902 32 ,028

Total 1,551 35

a. Dependent Variable: ROA

b. Predictors: (Constant), BOPO, FDR, CAR

Tabel F

10. Hasil Uji Koefisien Determinasi

Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,647a ,418 ,364 ,16790

b. Predictors: (Constant), BOPO, FDR, CAR

Dokumen terkait