BAB IV PENYAJIAN DATA DANA ANALISIS
C. Pembahasan Temuan
masyarakat semakin banyak mengetahui PT. BPR Rambi Artha Putra.106
Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa peran komunikasi pemasaran yang telah di terapkan PT. BPR Rambi Artha Putra memiliki perannya masing-masing yang baik untuk meningkatkan kemajuan perusahaan dan itu tergambar dari jumlah kenaikan nasabah simpanan maupun pinjaman.
masyarakat menjadi nasabah PT. BPR Rambi Artha Putra selalu menekankan kepercayaan, kemudahan serta pelayanan. Terbukti dengan pemberian pelayanan yang terbaik kepada konsumen (nasabah) menjadikan nasabah setia pada sebuah perusahaan hingga 10-15 tahun tetap menjadi nasabah setia PT. BPR Rambi Artha Putra. Ini sesuai dengan bukunya Agus Hermawan yang mengatakan ekuitas merek memberikan banyak keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Merek yang kuat menikmati tingkat kesadaran merek dan loyalitas konsumen yang tinggi.
Kotler juga menambahkan bahwa citra merek merupakan syarat dari merek yang kuat dan citra adalah persepsi yang relatif konsisten dalam jangka panjang. Jadi tidak mudah untuk membentuk citra, sehingga jika terbentuk akan sulit untuk mengubahnya.108
2. Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu di PT. BPR Rambi Artha Putra
Berdasarkan hasil penelitian dan yang telah peneliti temukan di lapangan. Penerapan komunikasi pemasaran terpadu di PT. BPR Rambi Artha Putra berdasarkan pemaparan Bapak Hariyono selaku karyawan pemasaran, Bapak Suherman selaku karyawan pemasaran dan Bapak Hariyono Selaku Pimpinan PT. BPR Rambi Artha Putra komunikasi pemasaran yang digunakan PT. BPR Rambi Artha Putra tidak semua jenis komunikasi pemasaran diterapkan seperti adanya bentuk media-media iklan TV dan radio, karena biaya yang dikeluarkan sangat tinggi namun
108 Ibid., 58.
sebenarnya akan lebih efektif karena sebagian besar media bermanfaat untuk membangun citra perusahaan.
Dari analisa penerapan komunikasi pemasaran yang dilakukan PT.
BPR Rambi Artha Putra di atas terdapat perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sholehatun Nasiha yang berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu (integrated marketing communication) dalam Meningkatkan Brand Dagadu Djokdja pada PT. Aseli Dagadu Djokdja Yokyakarta (2010) yang mana dalam penelitiannya semua unsur komunikasi pemasaran terpadu diterapkan baik penggunaan media iklan melalui televisi dan radio. Dimana dari hasil pelaksanaan komunikasi pemasaran terpadu tersebut menunjukkan adanya keberhasilan dari jumlah konsumen yang ada pada tingkat sukaan dan kepercayaan terhadap PT.
ADD. Namun dalam komunikasi pemasaran yang dilakukan PT. ADD hanya mengandalkan media publikasi iklan pada momen-momen tertentu saja dan PT. ADD tidak melakukan komunikasi pemasaran seperti personal selling sehingga hubungan perusahaan dengan konsumen tidak terjalin dengan baik. Berbeda dengan yang dilakukan PT. BPR Rambi Artha Putra meskipun tidak semua unsur komunikasi pemasaran terpadu diterapkan akan tetapi PT. BPR Rambi Artha Putra menekankan penjualan personal (personal selling) kepada konsumen atau nasabah agar perusahaan dapat mengevaluasi komunikasi pemasaran yang dilakukan, dan dengan penjualan personal perusahaan akan mampu mengetahui kebutuhan dari konsumen atau nasabah.
3. Peran Komunikasi Pemasaran Terpadu untuk meningkatkan Ekuitas Merek di PT. BPR Rambi Artha Putra
Berdasarkan hasil penelitian dan yang telah peneliti temukan di lapangan. Nilai ekuitas merek bagi perusahaan atau pemasar dapat mempertinggi keberhasilan program pemasaran dalam memikat konsumen baru maupun merangkul konsumen lama, hal ini dimungkinkan karena merek yang telah dikenal maka pemasaran yang dilakukan akan bisa lebih mudah. Peran komunikasi pemasaran yang diterapkan PT. BPR Rambi Artha Putra saat ini sudah lebih baik karena mampu meningkatkan penjualan pada perusahaan.
Dari analisa peran komunikasi pemasaran terpadu yang dilakukan PT. BPR Rambi Artha Putra terdapat perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh Andi Nadia Radinka yang berjudul Analisis Penerapan integrated marketing communication (komunikasi pemasaran terpadu) pada Produk Berbasis Teknologi dalam Membangun Keputusan Pembelian (studi kasus produk elektronik panasonic) Jakarta (2012) yang mana dalam penelitiannya peneliti menggunakan bentuk bauran komunikasi pemasaran yang meliputi advertising, sales promotion, personal selling, public relations, direct marketing, dan interactive marketing. Yang tujuannya untuk mengetahui jenis bauran komunikasi pemasaran yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
Dimana pada hasil penelitiannya direct marketing (penjualan langsung) dan public relations yang memberikan pengaruh paling besar terhadap
keputusan pembelian dan unsur komunikasi pemasaran lainnya yang diterapkan berpengaruh positif terhadap peningkatan pembelian konsumen atau penjualan perusahaan, karena iklan yang diterapkan dipublikasikan secara menyeluruh pada media yang tersedia. Berbeda dengan PT. BPR Rambi Artha Putra tidak menerapkan semua jenis komunikasi pemasaran terpadu hanya saja menggunakan jenis komunikasi pemasaran brosur, penjualan personal (personal selling), pemasaran langsung, dan promosi penjualan. PT. BPR Rambi Artha Putra lebih menekankan pada peran penjualan perorangan (personal selling) yang mampu menerima respon langsung dari konsumen atau calon nasabah serta dapat membangun hubungan yang baik bagi perusahaan. Namun PT. BPR Rambi Artha Putra kurang begitu menggunakan media-media setempat seperti TV maupun radio lokal maupun pengadaan acara-acara tertentu agar komunikasi pemasaran yang diterapkan dapat berperan lebih efektif sebagai peningkatan nama perusahaan (merek) yang sedang dipublikasikan sehingga mudah diterima oleh masyarakat banyak.
A. Kesimpulan
Demikian kesimpulan yang telah dideskripsikan oleh peneliti dalam karya tulisan ini maka, dapat disimpulkan upaya komunikasi pemasaran terpadu di PT. BPR Rambi Artha Putra sebagai berikut,
1. Ekuitas Merek PT. BPR Rambi Artha Putra
Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, bahwa sebuah ekuitas merek yang timbul dan tumbuh pada sebuah perusahaan adalah tergantung dengan apa yang diberikan kepada konsumen atau nasabah yang dilakukan dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik seperti kemudahan dan proses cepat dalam memberikan produk yang sedang ditawarkan, memberikan binaan terhadap usaha nasabahnya, serta melakukan pemasaran secara indvidual (personal selling) yang mampu memudahkan masyarakat dapat memahami apa yang sedang dipasarkan.
2. Penerapan Komunikasi Pemasaran Terpadu di PT. BPR Rambi Artha Putra
Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, penerapan komunikasi pemasaran di PT. BPR Rambi Artha Putra dalam kegiatan pemasarannya dengan cara mendatangi langsung kegiatan usaha seperti pertokoan, warung-warung, bengkel dan bentuk jenis kegiatan usaha apa saja kemudian memberikan brosur dan meninggalkan nomor telepon yang
tujuannya tidak setiap pemasaran yang dilakukan masyarakat dapat langsung menerima (membeli) produk yang ditawarkan.
3. Peran Komunikasi Pemasaran Terpadu untuk meningkatkan Ekuitas Merek di PT. BPR Rambi Artha Putra
Peran dari komunikasi pemasaran terpadu yang diterapkan PT.
BPR Rambi Artha Putra ialah dengan memberikan brosur yang berfungsi sebagai bentuk gambaran dari produk yang ditawarkan perusahaan, pemasaran langsung menggunakan telepon yang tujuannya untuk memberikan informasi kepada nasabah, penjualan personal (personal selling) berfungsi sebagai bentuk pendekatan penjualan secara individu untuk mengetahui respon dari nasabah/calon nasabah dan juga berfungsi untuk membangun hubungan dengan nasabah, dan promosi penjualan berfungsi sebagai daya tarik masyarakat untuk menjadi nasabah dalam bentuk pemberian hadiah atau parsel lebaran.
B. Saran
1. Pelayanan yang diberikan oleh PT. BPR Rambi Artha Putra diharapkan lebih efektif lagi, agar mampu menarik minat masyarakat dengan memberikan kemudahan dan kepercayaan serta mampu menerima segala respon dari masyarakat agar citra perusahaan mampu diterima dengan baik oleh masyarakat.
2. Komunikasi pemasaran yang diterapkan pada PT. BPR Rambi Artha Putra sebaiknya lebih ditingkatkan dengan menerapkan semua jenis komunikasi pemasaran agar bisa lebih efektif dan mampu dikenal masyarakat luas.
3. Peran komunikasi pemasaran terpadu sebaiknya lebih ditingkatkan dengan pemberian hadiah-hadiah yang menarik atau kupon undian agar lebih menarik minat masyarakat, mengingat banyaknya pesaing yang semakin ketat.
Nama : Lilik Nur Indah Sari Tempat/Tanggal Lahir : Jember, 16 Februari 1995
Alamat : JL. Kakak Tua 38 Glundengan Krajan RT/RW009/004
Kelurahan/Desa : Glundengan Krajan
Kecamatan : Wuluhan
Kabupaten : Jember Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Riwayat Pendidikan : TK. Muslimat NU 63 ( 1999-2001 ) MI. Miftahul Hidayah Glundengan ( 2001-2007 )
Mts. Zainul Hasan Balung ( 2007-2010 ) SMA 02 Diponegoro Wuluhan ( 2010-2013 ) Institut Agama Islam Negeri Jember ( 2013-2018 )
DAFTAR PUSTAKA
Alma, Buchari. 2009. Manajemen Pemasaran Dan Pemasaran Jasa. Bandung:
Alfabeta
Asmuni Kimbar. 2017. Pengembangan Integrated Marketing Program pada Universitas Mercu Buana dalam Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Baru Tahun 2009. Jakarta: Universitas Mercu Buana. Skripsi Universita Mercu Buana Jakarta.
Firman Hudiana. 2014. Peranan Bauran Promosi dalam Menarik Minat Nasabah di BMT-UGT Sidogiri Cabang Pembantu Kaliwates Jember. STAIN Jember.
Gregory, Anne. 2005. Publik Relation Dalam Praktik. Jakarta: Erlangga Hadi, Sutrisno. 1980. Metodologi Reaserch.Yogyakarta: UGM
Hermawan, Agus. 2012. Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga
Huberman, Miles. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Tentang Metode-Metode Baru, Jakarta: UI Press.
Kartika, Nia Paramita. Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu Terhadap Ekuitas Merek: Jurnal Interaksi. 2014, 164.
Kasiram, Moh. 2010. Metode Penelitian. Malang: UIN-MALIKI
Kasmir. 2001. Manajemen Perbankan, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
_______2014. Manajemen Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Keke, Yulianti. Komunikasi Pemasaran Terpadu Terhadap Brand Awerness:
Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi Dan Logistik. 2015, 179.
Kotler, Philip, Gery Amstrong. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta:
Erlangga
Kotler, Philip, Kevin Lane. 2008. Manajemen Pemasaran Jilid 1. Jakarta:
Erlangga
_______. 2008. Manajemen Pemasaran Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Moleong, Lexy J. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Mundir. 2013. Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif. Jember: STAIN Jember Press.
Peter, Paul ,Jerry C.Olson. 2000. Consumer Behavior Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran. Jakarta: Erlangga
Radinka Nadia Andi. 2012. Analisis Penerapan Integrated Marketing Communication pada Produk Berbasis Teknologi dalam Membangun Keputusan Pembelian. Jakarta: Universitas Indonesia. Tesis Universitas Indonesia.
Shimp,Terence A. 2001. Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Erlangga
Sholehatun Nasiha. 2010. Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communication). Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Skripsi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Siti Aisyah. 2016. Pengaruh Marketing Mix Terhadap Minat Menabung Nasabah PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Jember tahun 2015. IAIN Jember.
Sugiyono. 2002. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabet
_______. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alfabeta
_______2014. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta _______2015. Memahami Penelitia Kualitatif. Bandung: Alfabeta
_______2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alfabeta
Swatha, Basu. 2008. Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta
Syarifatul Badriyah. 2013. Analisis Pengaruh Bauran Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Shopie Paris. STAIN Jember.
Tim Penyusun STAIN Jember. 2013. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Jember:
STAIN Jember Press
Widjaja. 2000. Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Wood, Julia T. 2013. Komunikasi Teori dan Praktik. Jakarta: Salemba Humanika.
Zulfian Ainur Rofiq. 2016. Strategi Promosi Produk Bank Syariah Studi Kasus Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Banyuwangi. IAIN Jember.
Kantor PT. BPR Rambi Artha Putra
Wawancara dengan Bapak Haryono, SE (Direktur Utama PT. BPR Rambi Artha Putra)
Wawancara dengan Bapak Drs. Hariyono (Karyawan Pemasaran)
Wawancara dengan Bapak Suherman (Karyawan Pemasaran)
Wawancara dengan Bapak Agus Hariyadi (Karyawan Pemasaran)
DATA PENELITIAN Upaya
Komunikasi Pemasaran Terpadu Untuk
Meningkatkan Ekuitas Merek di PT.
BPR Rambi Artha Putra Jember
1.Komunikasi Pemasaran Terpadu
2.Ekuitas Merek
1.1 Komunikasi Pemasaran Terpadu
2.1Ekuitas Merek
1.1.a. Periklanan 1.1.b. Promosi
penjualan 1.1.c. Acara dan
pengalaman 1.1.d. Hubungan
masyarakat dan
publisitas 1.1.e. Penjualan Personal 1.1.f. Pemasaran
langsung
2.1.a. Kesadaran merek b. Citra merek c. Respon
merek d. Hubungan
merek
Informan a. Pimpinan PT. BPR Rambi Artha Putra
b. Karyawan pemasaran (account officer) c. Nasabah Dokumentasi Kepustakaan
1. Pendekatan penelitian a. Kualitatif
deskriptif 2. Jenis penelitian
a. Studi kasus 3. Teknik
pengambilan sampel:
purposive 4. Metode
pengumpulan data:
a. Observasi b. Wawancara c. Dokumenta
si
5. Teknik analisis data:
a. Reduksi data b. Penyajian
data
c. Penyimpulan /verifikasi 6. Keabsahan data
a. Triangulasi teknik dan sumber
1. Bagaimana ekuitas merek di PT. BPR Rambi Artha Putra?
2. Bagaimana penerapan komunikasi pemasaran terpadu di PT. BPR Rambi Artha Putra?
3. Bagaimana peran komunikasi pemasaran terpadu dalam
meningkatkan ekuitas merek di PT. BPR Rambi Artha Putra?