Padababiniakandijelaskankesenjanganantarateoridanasuhan keperawatan secara langsung pada Ny.M dengan diagnosa medis HipertensidiDesaPateronganGalisBangkalanyangmeliputipengkajian, perencanaan,pelaksanaan,danevaluasi.
4.1Pengkajian
Padatahappengumpulandatapenulistidakmengalamikesulitan karenapenulistelahmengadakanperkenalandanmenjelaskanmaksud penulisyaituuntukmelaksanakanasuhankeperawatanpadakliensecara terbuka,mengertidankooperatif.
4.1.1Identitasklien
Pada tinjauan pustaka identitas klien meliputi nama,usia,jeniskelamin,pendidikan,pekerjaan,alamat,pekerjaan yangberhubungandenganstresatausebabdarilingkunganyang tidakmenyenangkan.Hubunganantarjeniskelamindantekanan darah pada lansia yang berjenis kelamin perempuan lebih cenderungmenderitahipertensidaripadalaki-laki.Terdapat43,7%
subjek yang berjenis kelamin perempuan akan mengalami peningkatan resiko tekanan darah tinggi(hipertensi) setelah menopauseyaitudiusiadiatas45tahun.Perempuanyangbelum menopausedilindungidarihormoneestrogenyangberperandalam peningkatan kadar High Density Lipoprotein (HDL/) (Singgalingging,2011).PadatinjauankasusditemukandataNama:
Ny M,Umur 72,Jenis kelamin perempuan,Agama islam, Pendidikantidakterkaji,Pekerjaanpetani.Padatinjauanpustaka didapat data terdapat 43,7% subjek yang berjenis kelamin perempuan akan mengalamipeningkatan resiko tekanan darah tinggi(hipertensi)setelahmenopauseyaitudiusiadiatas45tahun yaitukarenakadarhormonestrogendanprogesteronyangmasih tersedia.Disamping itu,hormon estrogen juga mempengaruhi keseimbangansistem reninangiotensindiginjalyangberfungsi menjagakestabilan tekanan darah.Namun padaperjalanannya, wanita akan mengalamiberbagaikondisisepertikehamilan, pemakaian kontrasepsi(terutama kontrasepsihormonal),dan menopause.Keadaan-keadaantersebutdapatmenyebabkankedua hormonyangsebelumnyaberperanmenjadipelindungmengalami penurunanjumlahsecaradrastis.Makadariitu,memasukiusia45 tahun,wanita menjadisama rentannya,bahkan lebih rentan, mengalamihipertensidibandingkankaumpria.
4.1.3RiwayatPenyakitSekarang
Padatinjauanpustakasebagianbesarpenderitahipertensi tidakmenimbulkangejala,yaitusakitkepala,pendarahandihidung, pusing,wajah kemerahan,dankelelahan yangbisa terjadipada penderitahipertensi.jikahipertensinyaberatataumenahantidak diobati,bisatimbulgejalahsakit.
Menurutpendapatpenulis tidak terdapatkesenjangan antaratinjauanpustakadantinjauankasuskarenausiadiatas45
tahunrentanterkenapenyakithipertensi,seiringbertambahnyausia kelenturan pembuluh darah pun akan berkurang sehingga menyebabkantekanandarahmeningkat.Inilahsebabnyamereka yang berusia diatas 45 tahun akan lebih rentan mengalami hipertensidibandingkanmerekayangberusiamuda.
4.1.2KeluhanUtama
Padatinjauanpustakaditemukankeluhanutamayaituklien sering ditemukan meminta pertolongan kesehatan adalah sakit kepalaberdenyutdisertairasaberatditengkuk,pusing(Murwani, 2011).Padatinjauankasusditemukandatapadasaatpengkajian keluhanutamayaitunyerikepalasampaitengkuk.Antaratinjauan pustakadantinjauankasustidakadakesenjangankarenahasildari keluhanutamayaitusakitkepaladankebanyakanpadaklienyang mengalamipenyakithipertensiituakanmengeluhsakitkepala.Sakit kepelapadakliendisebabkanolehkerusakanvaskulerpadaseluruh pembuluhperifer.Perubahanarterikecildanarteolamenyebabkan penyumbatan pembuluh darah,yang mengakibatkan aliran darah akanterganggu.
4.1.3RiwayatPenyakitSekarang
Pada tinjauan pustaka sebagian besarpenderita hipertensi tidakmenimbulkangejala,yaitusakitkepala,pendarahandihidung, pusing,wajah kemerahan,dan kelelahan yang bisa terjadipada penderitahipertensi.Jikahipertensinyaberatataumenahantidak diobati,bisatimbulgejalasakitkepala,kelelahan,muntah,sesak
nafas,pandangan menjadikabur,yang terjadikarena adanya kerusakanpadaotak,mata,jantungdanginjal.Kadangpenderita hipertensiberatmengalamipenurunankesadarandanbahkankoma (Murwani,2011).Padatinjauankasusditemukandatapadariwayat penyakitsekarang yaitu klien mengatakan mempunyairiwayat penyakithipertensi,keluhanutamayaitunyerikepala.
Menurutpendapatpenulistidakdidapatkankesenjanganantara tinjauan pustaka dan tinjauan kasus karena Pada penderita hipertensiyang tidak menimbulkan gejala menganggap bahwa pusing,nyerikepalaadalahsuatukondisiyangbiasabukantanda- tandapenyakithipertensi.
4.1.4Nutrisi
PadatinjauanpustakaMenilaiapakahadaperubahannutrisi dalam makan dan minum,pola konsumsimakan dan riwayat peningkatanberatbadan(Singgalingging,2011).Padatinjauankasus klienmengatakantidakpernahmembatasimakanandanminuman, tidakadapenurunanberatbadan,frekuensimakankliensedang dalam 2xsehari.Antaratinjauanpustakadantinjauankasusterjadi kesenjangan karena pada tinjauan kasus klien tidak pernah membatasimakan dan minuman,sepertimakan ikan asin dan makananyangberlemakkarenaitupenyakithipertensikliensering kambuh.
4.2PemeriksaanFisik 4.2.1Umum
Padatinjauanpustakabiasanyalansiadidapatkelelahan,dan mengalamipenurunan beratbadan (Singgalingging,2011).Pada tinjauankasusklientampakkelelahansetelahmelakukanbanyak aktivitas,klien tidak mengalamiperubahan beratbadan,klien mengalamiperubahannafsumakan,klientidakdemam,klientidak mengeluarkankeringatmalam,klientidakkesulitantidur,klientidak pilek. Pada tinjauan kasus dan tinjauan pustaka tidak ada kesenjangankarenapadatinjauankasusditemukanklienmengalami kelelahan,halinidikarenanakanterjadinyavasokontruksimenurun sehinggasuplaioksigenseluruhjaringanmenurundanmenyebabkan keletihan.
4.2.2Intergumen
Padatinjauankasusbiasanyaterjadiperubahanrambutpada lansia,rambutberwarnaputih,jumlahlebihsedikit,terjadiperubahan warnakuku(Singgalingging,2011).Padatinjauanpustakatidakada lesi/luka,terjadiperubahanwarnarambutmemutih,terjadiperubana kukusedikitmenghitam.Sehinggatidakdidapatkankesenjangan antaratinjauanpustakadantinjauankasuskarenapadaumumnya lansiaituakanmengalamiperubahantekstur,warnarambutyang memutih,warnakukuyangmenghitam.
4.2.3Kepala
Padatinjauanpustakabiasanyapenyebaranrambutpadalansia tidakmerata,warnarambutputih(uban),pusing,adatraumapada masalalu,terdapatnyeritekanpadakepalabagianbelakang,ada
tidaknya oedema dan lesi,serta adakah kelainan bentukkepala (Muttaqin,2008).Padatinjauankasusterdapatsakitkepala,tidakada tramuamasalalu,terdapatpusing,sehinggadidapatkankesenjangan antaratinjauanpustakadantinjauankasuskarenapadatinjauan tidakdidapatdataadatraumapadamasalalu.
4.2.4Mata
Pada tinjauan pustaka biasanya terdapat perubahan penglihatan,kekendorandibawahmata,tampakadabercakmerah muda sampai putih dan strukturnya menjadi lebih tebal conjungtivitis (Muttaqin,2008). Pada tinjauan kasus terjadi perubahanpenglihatan,tidakmemakaikacamata/lensakotak, tidakterdapatnyeri,tidakadabengkaksekitarmata,penglihatan agakkabur.Sehinggatidakdidapatkankesenjanganantaratinjauan pustakadantinjauankasuskarenakeduanyasamaditemukanhasil data perubahan penglihatan karena asupan darah yang kurang karenasempitnyapembuluhmembuatretinatidakbekerjasebagai mestinya,pelan-pelan retina kehilngan kemampuannya dalam penglihtandanpadaakhirnyaakanmengalamikebutaan.
4.2.5Telinga
Pada tinjauan pustakditemukan secara umum padalansia terjadiperubahan pendengaran (prerbiakusis)karena hilangnya kemampuan pendengaran pada telinga terutama terhadap nada/suara yang tinggidan suara yang tidak jelas atau sulit dimengerti(Udjianti,2011).PadatinjauankasusterjadiSehingga
tidakdidapatkankesenjanganantaratinjauanpustakadantinjauan kasus karenapada tinjauan kasusditemukan data gangguan pendengaran.Sehingga tidak didapatkan kesenjangan antara tinjauan pustaka dan tinjauan kasus karena keduanya sama ditemukan hasil data perubahan pendengaran. Gangguan pendengaranpadalansiabisaterjadikarenafaktorusia,peredaran darahterganggu,efeksampingobat.
4.2.6HidungdanSinus
Padatinjauanpustakabiasanyadapatdijumpaiepistaksisjika sampai terjadi kelainan vaskuler akibat dari hipertensi (Singgalingging,2011).Padatinjauankasustidakadalesi,bentuk hidungsimetris,tidakadanyeritekan,tidakadacairanyangkeluar berlebihan,tidakadapendrahanpadahidung,klientidakmendengkur padasaat,tidurtidaknyeripadasinu.Sehinggaterjadikesenjangan karenaantaratinjauanpustakadantinjauankasuskarenapadadaftar kasustidakdijumpaiepistaksis.Epistaksisterjadijikaudarayang kering,paparan bahan kimia dan kebiasaan mengorek hidung menyebabkanseptumhidungrentanmengalamipendarahan.
4.2.7MulutdanTenggorokan
Pada tinjauan pustaka biasanya ditemukankesulitan mengunyahdankesulitanmenelan.Biasanyapadalansiagiginya tanggaldanmenggunakangigipalsu(Singgalingging,2011).Pada tinjauankasusditemukantidakadalesi/ulkus,tidakadaperubahan
suara,tidak ada kesulitan menelan,tidak ada riwayatinfeksi, kebiaaan mengosokgigi2xsehari.Antaratinjauanpustakadan tinjauan kasus mengalamikesenjangan karena pada tinjauan pustakaditemukankesulitanmenelandanmengunyah.Kesulitan menelandanmengunyahterjadipadaklienjikatelahmengalami koplikasiyaitustroke.
4.2.8Leher
Padatinjauanpustakaadakahpembesarankelenjarlimfeatau pembesarantonsil(Bararah&jauhar,2013).Padatinjauankasus ditemukanterdapatnyeritekanpadaleherbelakang.Menurutpenulis terdapatkesenjangananataratinjauanpustakadantinjauankasus karenapadatinjauankasusditemukannyeritekanpadaleher
4.2.9Payudara
Padatinjauanpustakapemeriksaanpayudaraadaatautidak kelainan berupa warna kemerahan pada mammae, oedem, hiperpigmentasiaerola,apakah ada pengeluaran cairan pada putting susu.Apakahadabenjolan,atauadanyeritekanpada payudara(Muttaqin,2008).Padatinjauankasusditemukandata tidakadabenjolanataumassa,tidakadanyeritekan,tidakkeluar cairandariputtingsusu.Sehinggatidakdidapatkankesenjangan antaratinjauanpustakadantinjauankasuskarenakarenapada saatpengkajiantidakditemukanmasalahkelainanpadapayudara.
4.2.10SistemPernafasan
Padatinjauanpustakaditemukandatatidaksesak,tidakada retraksiototbantunafas,menurunnyaaktivitasdarisilia,paru-paru
kehilanganelastisitas,otot-ototpernafasankehilangankekuatan dan menjadikaku,kemampuan untuk batuk berkurang,Vocal fremitusgetarankanandankirisama,Sonor(Muttaqin,2008).Pada tinjauankasusditemukanTidakterjadibatuk,tidaksesaknafas, tidak ada sputum,tidak mengi,tidak terjadi asma/ alergi pernafasan.Sehingga terjadikesenjangan karena pada saat pengkajian tidakdidapatkan masalah yang bisamengakibatkan klienmengalamimasalahpadapernafasannya.
4.2.11Kardiovaskuler
Pada tinjauan pustaka ditemukan detak jantung,kenaikan tekanan darah,,yang tidak teratur,pekak,CRT < 2 detik (Singgalingging,2011).Pada tinjauan kasus ditemukantidak ada nyeritekanpadadada,tidakadasesaknafas,tidkadaedema.
Menurutpendapatpenulisterdapatkesenjanganantaratinjauan pustakadantinjauankasus,padatinjauankasustidakditemukan kenaikan tekanan darah sedangkan pada tinjauan pustaka ditemukan kenaikan tekanan darah halinidisebabkan karena pembuluhdarahakancenderungsemakinmeningkatmengeras seiring bertambahnya usia. Mengerasnya pembuluh darah membuatjantung harus bekerja lebih keras,sehingga membuat tekanandarahpadalansialebihtinggi.
4.2.12Gastrointestina
Pada tinjauan pustaka ditemukan data pada lnsia mual,
muntah,perubahanberatbadan(Singgalingging,2011).Padatinjuan kasus didapatkan data tidak ada nyeriuluh hati,tidak ada perubahannafsumakan,tidakadabenjolan/massa,tidak terjadi penderahanrektum,tidakterdpatdiareataukonstipasi.
Menurutpendapatpenulisterjadikesenjanganpadatinjauan pustaka dan tinjauan kasus karena pada tinjauan pustaka didapatkan data mualmuntah.Menurutpenulis mualmuntah biasanya terjadi pada penderita hipertensi karena adanya peningkatan tekanan intrakranial,tapitidak semua penderita hipertensimengalamimualmuntahterutamajikahipertensifase1.
4.2.13Perkemihan
Padatinjauanpustkadidapatkaninfeksi,adanyanyerisaat berkemih,susahBAK,seringberkemihpadamalam hari(Udjianti, 2011).
Padatinjauankasusdidapatkadatatidakadanyerisaatberkemih, tidakadariwayatbatusalurankemih,tidakterjadiinfeksisalurann kemih,tidak terjadiinkonthinensia,tidak terjadinokturia,tidak terjadihematuria.
Menurutpendapatpenulisterdapatkesenjangananataratinjauan pustakadantinjauankasuskarenapadasaatpengkajiantidak ditemukandatainfeksidannyerisaatberkemih,karenaklientidak mengalamigangguandisistemperkemihan.
4.2.14GenitoreproduksiPria/Wanita
Padatinjauanpustakapadawanitaditinjaudariadanyalesi
atautidak,infeksi,penyakitkelamin,masalahaktifitasseksual, riwayatmesntruasidanmenopouse(Muttaqin,2008).Padatinjauan kasustidakadalesi,tidakadarabas,tidakadainfeksi,tidakada penyakitkelamin,tidakadamasalahaktivitasseksual.Menurut pendapatpenulistidakterdapatkesenjanganantaratinjauan pustakadantinjauankasustidakditemukankesenjangan.Pada tinjauankasusditemukanriwayatmenopausepadalansiabiasanya terjadisaatwanitamemasukiusia45hingga55tahun.Seseorang dikatakanmenopausebilatidakmengalamimenstruasiselama12 bulan..
4.2.15Musculuskeletal
Pada tinjauan pustakakelemahan,letih,ketidakmampuan melakukan kebiasaan rutin,terdapat masalah cara berjalan, perubahanwarnakulit,gerakantanganempati,ototmukategang (khususnyasekitarmata)gerakanfisikcepat,penurunankekuatan gangguantanganataureflektendondalam.(Muttaqin,2008)
Padatinjauankasusdidapatkandataadanyeripersendihan,ada kekuanpadaleherbelakang,tidakadapembengkakansendi,tidak adakejang(spasma),terdapatmasalahcaraberjalan,tidakada nyeripunggung.
Antara tinjauan pustaka dan tinjauan kasus tidak terdapat kesenjangan,.Padasaatpengkajiandidapatdatamasalahcara berjalan,menurutpenulis tidak semua lansia yang menderita hipertensiitumengalamimsalahberjalan.Masalahberjalanpada
lansiabisakarenafaktorpenyakitlainnyasepertiasamurat. 4.2.16Sistemsyarafpusat
Padatinjauanpustakadidapatkanpadasistem syarafpusat biasanyaterdapatmasalahsepertisakitkepala,paresis,dantremor (Singgalingging,2011).Pada tinjuan kasus didapatkan data sakit kepala pada tengkuk belang,tidak terjadikejang,tidak terjadi paralisis,tidakadamasalahkooardinasi,tidakadaterjadicidera kepala,tidakadamasalahmemori.Menurutpendapatpenulistidak terdapat kesenjangan antara tinjauan pustaka dan tinjauan kasus.Karena pada saatpengkajian didapatdata sakitkepala karena adanya vasokontriksipada pembuluh darah ke otak sehinggakliengmerasasakitkepala.
4.2.17Sistemendokrin
Pada tinjauan pustaka didapatkan Inspeksipada pasien hipertensitidakditemukanadanyapembesaranpadakelenjartiroid dan karotis.(Bararah & jauhar,2013).Pada tinjauan kasus didapatkandatayaitutidakadapembesarankelenjartiroid,tidak ada poliuria, tidak ada polidipsi (sering haus), tidak ada poliuria.Menurutpendapatpenulis tidak terdapatkesenjangan anatartinjauankasusdantinjauanpustaka.Kaenapadatinjauan pustakadtemukandataadanyapembesaranpadakelenjartiroid frekuensinadipadapenderitakelenjartiroidbiasanyameningkat melebihibatasnormaldanakanbertambahcepatsaatberaktifitas, Sertaadaperubahanemosi,meningkatnyacurahjantung,denyut
jantungdanaliranjantunginilahyangmenyebabkanpeningkatan padadarah.Antaratinjauankausdantinjauanpustakatidakada kesenjanganyangsignifikan.
4.3DiagnosaKeperawatan
Diagnosakeperawatanpadatinjauanpustakaadalahnyeriakut berhubungandenganpeningkatantekananvaskulerserebral,defisit pengetahuanberhubungan dengan kurangnya informasi, dan intoleransiaktifitasberhubungandengankelemahanumum,ketidak seimbangan antara suplaidan kebutuhan O2.(Nanda NIC-NOC 2013).Padatinjauankasusdidapatkan2keperawatanyangmuncul antara lain nyeriakutberhubungan dengan peningkatan tekanan vaskularserebraldan defisitpengetahuan berhubungan dengan kurangnyainformasi.Diagnosayangmunculpadatinjauanpustaka disesuaikan dengan kondisipatologis klien dirumah,sedangkan diagnosa keperawatan pada tinjauan kasus disesuaikan dengan keadaankliensecaralangsung.Padatinjauankasustidakditemukan diagnosa keperawatan intoleransiaktifitas berhubungan dengan kelemahanumum,karenaklientidakmengalamikeletihanterutama saatberaktifitas.
4.4IntervensiKeperawatan
Daribeberapamasalahtersebutdisusunintervensikeperawatan untukmasing-masingdiagnosayangditimbulkan.Padatinjauanpustaka dantinjauankasusditemukanintervensiyangsamapadadiagnosanyeri akutberhubungandenganpeningkatantekananvaskularserebralyaitu
setelah dilakukan intervensiselma kunjungan rumah klien mampu menjelaskan tentang nyerikepala yang dialaminya,klien mengatakan nyerinyaberkurangdenganskalanyeri1-3,kliendapatmendemostrasikan teknik distraksi dan relaksasi,tekanan darah klien dalam batas normal.Padatinjauanpustakadantinjauankasusditemukanintervensi yangsamapadadiagnosakeperawatandefisitpengetahuanberhubungan dengan kurangnyainformasiKlien mengetahuiapaitu hipertensidan penyebabterjadinya hipertensi,klienmampumenjelaskankembaliapa yangtelahperawatjelaskan,klientidakkebingungansatditanyatentang penyakitnya.
4.5Implementasi
Asuhankeperawatandilakukankunjunganrumahselama2hari
“Nyeriakutberhubungan dengan peningkatan tekanan vaskular serebral”,padaimplementasiinitidakadakesenjanganantaratinjauan pustakadantinjauankasusyaitu membinahubungansalingpercaya, menjelaskankepadakliententangpenyebabnyeriyangdialaminya, mengopservasi tingkat nyeri, mengobsirvasi tanda-tanda vital, mengajarkanklienuntukmelakukanteknikdistraksidanrelaksasi, anjurkan klien untuk makan makanan yang tinggi serat dan mengurangiasupangaram.
Asuhan keperawatan dilakukan kunjungan rumah “defisit pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi”, pada implementasiinitidakadakesenjanganantaratinjauanpustakadan tinjauan kasus yaitu menjelaskan kepada klien tentang penyakit