• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembantu Penguji

Dalam dokumen LAPORAN MAGANG II SDM rev surya (Halaman 50-57)

PELAKSANAAN MAGANG II

1. Pembantu Penguji

No Uraian Tugas Waktu Penyelesaian

(Menit)

Waktu Penyelesaian

(Jam)

Volume

Kerja Beban Kerja berat kendaraan (axle load meter);

17 Menyiapkan, memeriksa, menghidupkan dan memastikan unjuk kerja alat ukur

dimensi kendaraan; 0,5 0,0083 236 1,966666667

18 Menyiapkan, memeriksa, menghidupkan dan memastikan unjuk kerja alat uji

tembus cahaya pada kaca (tint tester); 0,5 0,0083 236 1,966666667

19 Menyiapkan, memeriksa, menghidupkan dan memastikan unjuk kerja alat uji

tembus cahaya pada kaca (tint tester); 0,5 0,0083 236 1,966666667

20 Mendokumentasikan nomor rangka, nomor mesin dan nomor uji; dan 1 0,0167 81047 1350,783333

21 Menjaga kebersihan peralatan pengujian berkala 1 0,0167 236 1,96666667

Tabel 4.8 Perhitungan beban kerja wewenang pembantu penguji

No Uraian Wewenang

Waktu Penyelesaian

(Menit)

Waktu

Penyelesaian (Jam) Volume

Kerja Beban Kerja 1 Melakukan verifikasi/validasi persyaratan administrasi uji berkala perpanjangan

masa berlaku uji; 1 0,0167 20261 337,6833333

2 Melakukan input data base pengujian berkala; 1 0,0167 20261 337,6833333

3 Melakukan penetapan pelaksanaan pengujian berkala perpanjangan 1 0,0167 20261 337,6833333

4 Melakukan penetapan pelaksanaan pengujian berkala perpanjangan 1 0,0167 81047 1350,783333

Total Beban Kerja Pembantu Penguji 6449,425

Tabel 4.9 Perhitungan Beban Kerja Jabatan Fungsional Pemula

N

O UNSUR SUB UNSUR BUTIR KEGIATAN SATUAN

HASIL ANGKA KREDIT

WAKTU PENYELESAIAN

BUTIR KEGIATAN

VOLUME KEGIATAN

1 TAHUN

WAKTU PENYELESAIAN

VOLUME KEGIATAN

1 2 3 4 5 6 7 8

9 10= 8 X 9

Menit Jam

1. PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR PEMULA (PENGUJI PEMULA)

1 PEMASTIAN KELAIKAN JALAN KENDARAAN (Pengujian berkala kendaraan bermotor)

Memeriksa kelengkapan persyaratan Administrasi Uji Berkala:

1. Jenis kendaraan

untuk uji pertama Unit 0,00024 4 0,067 20.261 1.357,487

2. Jenis kendaraan

untuk uji reguler Unit 0,00015 1 0,017 20.261 344,437

Memeriksa identitas kendaraan dengan

Hasil: 0,000

1. Identitas kendaraan sesuai/tidak sesuai

Unit 0,0001 1 0,017 81.047 1.377,799

Melakukan verifikasi/validasi

Persyaratan: 0,000

1. Konfirmasi hasil

verifikasi/validasi Laporan 0,00011 1 0,017 81.047 1.377,799

2. Penetapan

pelaksanaan pengujian Laporan 0,00006 1 0,017 81.047 1.377,799

N

O UNSUR SUB UNSUR BUTIR KEGIATAN SATUAN

HASIL ANGKA KREDIT

WAKTU PENYELESAIAN

BUTIR KEGIATAN

VOLUME KEGIATAN

1 TAHUN

WAKTU PENYELESAIAN

VOLUME KEGIATAN

2

PELAKSANAAN PENGUJIAN

BERKALA KENDARAAN

BERMOTOR

Memeriksa peralatan dan perlengkapan kendaraan bermotor

Unit 0,00019 2 0,033 81.047 2.674,551

3

ANALISIS DAN PENETAPAN

HASIL PENGUJIAN

Mengumpulkan data hasil pengujian dan pemeriksaan setiap unit kendaraan

Laporan 0,00015 1 0,017 81.047 1.377,799

Memeriksa dan menyiapkan peralatan

uji radius putar Unit 0,00050 1 0,017 - -

4 PELAKSANAAN

PENGUJIAN TIPE KENDARAAN

BERMOTOR

Memeriksa peralatan dan perlengkapan

kendaraan bermotor Unit 0,00015 4 0,067 - -

Memasang dan mengesahkan plat (uji

tipe) Unit 0,00021 1 0,017 - -

5

ANALISIS DAN PENETAPAN

HASIL PENGUJIAN

Mengumpulkan seluruh hasil pengujian dan

pemeriksaan Unit 0,00090 2 0,033 - -

6 PENGUJI

RANCANG BANGUN DAN

REKAYASA KENDARAAN

BERMOTOR

1. Memeriksa kelengkapan persyaratan administrasi rancang bangun dan

Laporan 0,00050 1 0,017 - -

N

O UNSUR SUB UNSUR BUTIR KEGIATAN SATUAN

HASIL ANGKA KREDIT

WAKTU PENYELESAIAN

BUTIR KEGIATAN

VOLUME KEGIATAN

1 TAHUN

WAKTU PENYELESAIAN

VOLUME KEGIATAN rekayasa

kendaraan bermotor 2. Menimbang

kendaraan bermotor Unit 0,00025 1 0,017 - -

7

PERAWATAN DAN PERBAIKAN PERALATAN PENGUJIAN

Merawat alat bantu pengujian kendaraan bermotor

Unit 0,00102 3 0,050 - -

JUMLAH WAKTU PENYELESAIAN VOLUME KEGIATAN (∑Wpv) 9.887,671

JUMLAH KEBUTUHAN JABATAN PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR PEMULA (∑Wpv/1250) 7,91

JUMLAH SETELAH PEMBULATAN 7

BEZETTING JABATAN PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR PEMULA 1

FORMASI JABATAN PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR PEMULA 6

d. Perhitungan rasio kebutuhan penguji

Perhitungan kebutuhan penguji dilakukan dengan menggunakan Pendekatan Tugas per Tugas Jabatan. Pendekatan tersebut dapat dihitung dengan menggunakan rumus perhitungan kebutuhan penguji kendaraan bermotor sesuai Permenpan RB No. 1 Tahun 2020 berdasarkan uraian tugas penguji kendaraan bermotor pada PM 156 Tahun 2016.

Rumus:

Volume kerja x waktu penyelesaian

Jam kerja efektif (4.3)

Tabel 4.8 Perhitungan Rasio Kebutuhan Jumlah Penguji No Kompetensi Penguji

Perhitungan Kebutuhan

Penguji

Penguji yang

ada Kurang/Lebih 1 Pembantu Penguji 6449,425

1404,2 =4,59=5 1 Kurang 4

2 Penguji Pemula 3755,64

1404,2 =2,67=3 1 Kurang 2

3 Penguji Tingkat 1 852,27

1404,2=0,606=1 5 Lebih 4

4 Penguji Tingkat 2 9459,93

1404,2 =6,73=7 8 Lebih 1

5 Penguji Tingkat 3 10054,288

1404,2 =7,16=811 Lebih 3

6 Penguji Tingkat 4 10047,59

1404,2 =7,15=8 4 Kurang 4

7 Penguji Tingkat 5 10047,59

1398,25 =7,15=8 2 Kurang 6

Berdasarkan hasil perhitungan diatas sesuai dengan PM 156 Tahun 2016, dapat disimpulkan bahwa terdapat kekurangan jumlah penguji di UP PKB Jagakarsa pada jenjang kompetensi pembantu penguji sebanyak 4 orang, penguji pemula sebanyak 2 orang, penguji tingkat 4 sebanyak 4 orang, dan penguji tingkat 5 sebanyak 6 orang. Kekurangan pada jenjang kompetensi

pembantu penguji dan penguji pemula dapat diatasi dengan perbantuan dari kelebihan penguji tingkat 1, penguji tingkat 2, dan penguji tingkat 3, dikarenakan penguji dengan jenjang yang lebih tinggi dapat melaksanakan tugas dan wewenang penguji dengan jenjang yang lebih rendah.

4.3 Kendala yang Dihadapi

Pelaksanaan kegiatan pengujian kendaraan bermotor di UP PKB Jagakarsa sudah berjalan dengan baik, namun setelah dilakukan proses analisis masih terdapat kekurangan dalam hal sumber daya manusia penguji kendaraan bermotor antara lain:

1. Kurangnya sumber daya manusia penguji berkala kendaraan bermotor Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan, pada UP PKB Jagakarsa memerlukan tenaga penguji berkala kendaraan bermotor pada jenjang kompetensi pembantu penguji, penguji pemula, penguji tingkat 4, dan penguji tingkat 5.

2. Ketidaksesuaian tugas dan wewenang yang dilaksanakan oleh penguji berdasarkan kompetensinya

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di lapangan masih terdapat penguji yang melaksanakan tugas dan wewenang tidak sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya. Dalam hal ini penguji yang memiliki tingkat kompetensi yang lebih rendah melaksanakan tugas dan wewenang yang dimiliki oleh penguji dengan tingkat kompetensi yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh belum tercukupinya kebutuhan kompetensi penguji yang ada di UP PKB Jagakarsa.

4.4 Cara Mengatasi Masalah

Berdasarkan kendala yang ditemukan dalam proses pelaksanaan magang II khususnya pada bidang sumber daya manusia penguji kendaraan bermotor, maka adapun solusi dalam mengatasi kendala yang ditemukan sehingga nantinya dapat mengoptimalkan proses pengujian kendaraan bermotor di UP PKB Jagakarsa.

Berikut merupakan solusi yang dapat dilakukan:

1. Berdasarkan proses perhitungan dan analisis yang telah dilakukan terhadap rasio kebutuhan jumlah penguji di UP PKB Jagakarsa, untuk kekurangan kebutuhan jenjang kompetensi pembantu penguji dan penguji pemula dapat dipenuhi oleh jenjang kompetensi penguji yang lebih tinggi.

Untuk kebutuhan jenjang kompetensi penguji tingkat 4 dan penguji tingkat 5 dapat dipenuhi melalui proses diklat sehingga kebutuhan penguji berkala kendaraan bermotor di UP PKB Jagakarsa dapat terpenuhi.

2. Melakukan evaluasi terkait tugas dan wewenang masing – masing jenjang kompetensi penguji sehingga penguji yang ada dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tugas dan wewenangnya. Tindakan evaluasi dapat dilaksanakan dengan perencanaan peningkatan kompetensi penguji melalui diklat, dalam hal ini contohnya pada penguji tingkat 3 untuk dapat melakukan peningkatan jenjang sehingga kebutuhan jenjang kompetensi yang lebih tinggi dapat segera terpenuhi.

BAB V

Dalam dokumen LAPORAN MAGANG II SDM rev surya (Halaman 50-57)

Dokumen terkait