• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORI

4. Pembuatan Game Pokemon Go

terkuat, yang kemudian disebut Pokemon Master. Semua hal tersebut ada dalam seluruh seri waralaba Pokemon, termasuk video, anime, manga, dan trading card.

(www.divertone.com)

Kehadiran game Pokemon Goterus menjadi sensasi. Sejak diluncurkan pada 6 Juli lalu, game ini sukses membius banyak orang. Bagaimana tidak, hanya dalam kurun waktu singkat pengguna game ini telah membludak hingga mencapai 10 juta orang. Rekor ini melebihi aplikasi populer lain seperti Facebook, Snapchat, Instagram dan Whatsapp. Kesuksesan yang diraup Pokemon Go tidaklah datang dengan mudah. Dilansir dari laman storypick.com, Kamis (14/7/2016), pengembangan game ini ternyata memakan waktu hingga dua puluh tahun. Pencetus pembuat game ini bernama John Hanke. Hanke memulai pengembangan game Pokemon Go ini pada tahun 1996 ketika masih berstatus sebagai mahasiswa.

Game pertama yang ia buat bernama Meridian. Game tersebut menganut konsep MMO (massively multiplayer online game) yang memungkinkan game untuk dimainkan oleh beberapa orang. Ia kemudian memiliki visi yang lebih besar. Game tersebut ia jual sembari bercita-cita untuk bisa membuat game yang terintegrasi dengan lokasi wilayah secara nyata.

Di tahun 2000, Hake meluncurkan aplikasi Keyhole yang bisa mengintegrasikan GPS dengan peta permukaan di dunia. Aplikasi tersebut kemudian dibeli oleh Google. Keyhole merupakan cikal bakal dari aplikasi berbasis GPS Google Earth yang terkenal hingga kini. Setelah sukses menelurkan

program tersebut, Hanke pun memilih fokus untuk mengembangkan game berbasis GPS.Visi besarnya tersebut tercipta pada tahun 2010. Ia mendirikan Niantic Labs, sebuah perusahaan rintisan yang berdiri dibawah dana sokongan Google. Niantic Labs memiliki misi untuk menciptakan game yang bisa dimainkan secara nyata.

Salah satu caranya adalah dengan mengintegrasikan game tersebut dengan data GPS. “Saya selalu berpikir bahwa saya bisa membuat game canggih dengan menggunakan data GPS yang kita miliki. Penggunaan ponsel yang semakin berkembang menjadi peluang besar untuk mengembangkan game petualangan yang bisa terkoneksi dengan dunia nyata”. Game pertama yang diciptakan Niantic Labs bernama Ingress. Game yang diluncurkan pada tahun 2012 ini memungkinkan pemain untuk memainkan permainan sesuai dengan area yang terlihat di GPS.

5. Dampak Game Online Bagi Masyarakat

Bermain game online pada masyarakat memiliki dampak positif dan negatif. Dampaf positif dari bermain game online yaitu dapat mengaktifkan sistem motorik, dengan koordinasi yang tepat antara informasi yang diterima oleh mata kemudian di teruskan ke otak untuk diproses dan diperintahkan kepada tangan untuk menekan tombol tertentu. Game online dapat mendorong masyarakat menjadi cerdas, karena pemain game online menuntut daya analisa yang kuat dan perencanaan strategi yang tepat agar bisa menyelesaikan permainan dengan baik.

Kelebihan yang bisa diperoleh oleh masyarakat dalam bermain game online adalah meningkatkan konsentrasi.

Bermain game online memang dapat berdampak positif, tetapi jika dibiarkan berlarut-larut hingga mengarah pada adiksi tentu akan memberikan dampak negatif, diantaranya masyarakat menjadi tidak memiliki skala prioritas dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Mendorong masyarakat untuk bertindak asosial, karena aktivitas bermain game online cukup menyita waktu berkomunikasi, baik berkomunikasi dengan keluarga maupun teman sebaya.

Menimbulkan kemalasan belajar, disebabkan kelelahan yang ditimbulkan setelah bermain game online, sehingga dapat memicu tindakan kekerasan, karena masyarakat mengimitasi tokoh secara berlebihan, sehingga meniru seluruh prilaku yang di tampilkan tokoh dalam permainan tanpa mempertimbangkan apakah hal tersebut berbahaya atau tidak. Perilaku imitasi yang berlebihan ini dapat pula memicu tindakan kriminal, tanpa pengetahuan masyarakat, bahwa menyakiti orang lain secara fisik adalah suatu tindakan kriminal. Margaretha Soleman, dalam internet http//www.game.co.id. menuliskan dampak buruk secara sosial, psikis, dan fisik dari kecanduan bermain game online:

1. Secara Sosial. Hubungan dengan teman, keluarga jadi renggang karena waktu bersama mereka menjadi jauh berkurang. Pergaulan hanya di game online, sehingga membuat para pecandu game online jadi terisolir dari teman-teman dan lingkungan pergaulan nyata. Ketrampilan sosial berkurang, sehingga semakin merasa sulit berhubungan dengan orang lain. Perilaku jadi kasar dan agresif karena terpengaruh oleh apa yang kita lihat dan mainkan di game online.

2. Secara Psikis. Pikiran kita jadi terus menerus memikirkan game yang sedang kita mainkan. Sulit konsentrasi terhadap studi, pekerjaan, sering bolos atau

menghindari pelajaran. Membuat kita jadi cuek, acuh tak acuh, kurang peduli terhadap hal-hal yang terjadi di sekitar. Melakukan apa pun demi bisa bermain game, seperti berbohong, mencuri uang, dan lain-lain. Terbiasa hanya berinteraksi satu arah dengan komputer membuat tertutup, sulit mengekspresikan diri ketika berada di lingkungan nyata.

3. Secara Fisik. Terkena paparan cahaya radiasi komputer dapat merusak saraf mata dan otak kesehatan jantung menurun akibat bergadang 24 jam bermain game online. Ginjal dan lambung juga terpengaruh akibat banyak duduk, kurang minum, lupa makan karena keasyikan main. Berat badan menurun karena lupa makan, atau bisa juga bertambah karena banyak ngemil dan kurang olahraga.

Mudah lelah ketika melakukakan aktivitas fisik, kesehatan tubuh menurun akibat kurang olahraga. Yang paling parah adalah dapat mengakibatkan kematian.

Adapun lebih rincinya mengenai dampak positif dan negatif yang ditimbulakan dari bermain game online yaitu; Sebenarnya ada beberapa manfaat positif yang dirasakan pemain game online ini, sehingga orang menjadi ketagihan bermain game online, antara lain:

1. Dapat memberi rasa rileks dan mengendurkan urat saraf dari kesibukan rutin atau kecapekan setelah bekerja.

2. Melatih kemampuan untuk memusatkan perhatian dan konsentrasi pemainnya.

3. Melatih memecahkan masalah dengan mempergunakan analisa.

4. Melatih kemampuan untuk mengatur sistematis kerja untuk mencapai tujuan.

5. Mengembangkan kecepatan reaksi dan persepsi audio visual.

6. Tidak membuat orang gampang putus asa.

7. Melatih mengembangkan kesabaran dan ketekunan.

8. Melatih mengembangkan imajinasi dan kreativitas berpikir secara lebih luas.

9. Membentuk rasa percaya diri.

Oleh karena itu, dampak negatif permainan game online yang harus diantisipasi, antara lain:

1. Dapat membuat pemainnya lupa waktu, lupa belajar, lupa tugas dan tanggung jawab.

2. Dapat membuat pemainnya tidak produktif karena waktunya habis dipergunakan untuk bermain game online.

3. Dapat meningkatkan sikap agresivitas pemainnya, karena pengaruh aksi- aksi kekerasan yang terbiasa disaksikannya.

4. Dapat menyebabkan anti sosial, karena keranjingan main game online.

5. Dapat menyebabkan ketegangan emosional antara orang tua dengan anak yang kecanduan.

6. Landasan Teori

Dokumen terkait