Ganbar 27. Ganbar 27. Beban harmonis Persamaan gerak sistem dinamis
L.8.2 Getaran Bebas Struktur dengan Derqiat Kebebasan Ban5rak
2.1 PENDAHULUAN
Dalam bagian pertama telah dibicarakan dasar-dasar analisis dan perencernaan
struktur
terhadap beban dinamis. Dalam bagi-an ini
akan dibahas secarakhusus
respons dinamis bangunan terhadap beban gempa. Q3!ah__salu- cara perhitungan respons su-atu
bangunan terhadap'gemfi'b.aatafr
dengan cara
stitic
equi_ualent,
yaitu
suatu caradi
mana beban dinamis diubah menjadi beban statis yang mempunyai efek ekuivalen dengan beban dina- mis yang diharapkan. Beban static equivalentini
biasanyadiatur
dalam peraturan-peraturan bangunantertentu. cara
static equi- valentini
tidak akan dibicarakandi
datam bagianini. cara
yang akan dibicarakan adalah cara perhitungan secara dinamis.Perhitungan respons dinamis
suatu
bangunan terhadap be_ban gempa dapat dibagi menjadi
dua
bagian besar,yaitu
perhi- tungan respons riwayatwaktu
(time history analysi$ yang biasa_nya dilakukan
dengan memakaianalisis numerik, serta
perhi-tungan
dengancara analisis ragam spektrum
respons (modal analysi$.Cara analisis numerik untuk
bebanyang diberikan
pada massastrukturlyang ditinjau
telah dibahas aaiam bagian perta- ma. Karena pembebanan pada pondasi (dalam halini gempil
aa_pat ditinjau
sebagai pembebananpada
massa strqltu_r/ makg penyelesaian dengan cara numerik yang telah dibahas dalam balgian satu dapat
langsungdipakai untuk
perhitungan responsI
I
Pengantar Analisis Dinamis dan
terhadap gempa. Dalam bagian
ini
secara spesifrk akan dibicara- kan cara analisis ragam spektrum respons (modal analysis).2. 1. 1t Stnr&trrr Bg-mi, dan Daerah Gempa
Struktur
bumi'(Gambar 34;,diperkiralq4 terdiri dari
bebera- pa lapisan. l,apisan yangterluai
adalah kerak bu,Jni (earth crusfl.kerak bumi ini
merupakan lapisan yang kerasdan
mempunyai tebal yang berwariasiantara 5
sampai60 km! Di
daratan kerak bumiini
dapat mencapai tebal 4O krn, sedangkandi
daerah yang bergunung tinggi dapat mencapai sekitar 60km. Di
lautan yang datam,kerak ini
bisa setipis5
sampai8 km
saja'Lapisel
yang[edua,
di bawah kerak bumi, terdapat suatu lapisan batu-batuanv"rrg dinamakan mantel
(mantlQ.Mantel ini diperkirakan
ada dalam keadaan plastis atau semiplastis dengan kedalaman men-capai
29OOkm. Lapisan ketiga adalah suatu lapisan
yang dinamakaninti luar
(outer core).Inti luar ini
berada dalam ke-adaan cair dan diperkirakan sampai kedalaman 5000
km. tapis-
an yang paiing dalam dinamakaninti
dalam (inner corQ yan.gpa-dat dan dioerkirakan terdiri atas besi, nikel dan ?at'"at
padatlainnya.l
peikir""r,
lapisanbu4i
-,ini didapatkan berdasarkan teori igetombangbumi yang tidak akan
dibahasdi
sini"l Tekanan di'dd^*
bumi diperkirakan dapat mencapai tiga juga atmosfer'D {16a9sJ.5oo0
I kmr
kmI
A-- Kerak
B-- Mantel
C-- Inti Luar ycrng Cair
D-- tnti Dalam yang Padat
tzgoo
dda-!1@
{30k8
ltGambar 3,4.
Struktur bumi
Dasar Perehcanaan Bangunan terhadap Gempa
Gambar 35 menunjukkan gempa yang
terjadi di
dunia yang dilaporkan oleh US Coast and Geodetic Survey. Padatahun
1966distribusi
secara geografis yangditunjukkan
dalam gambar ter- sebut merupakan representasidari
gempa yangtercatat
dalam abadini.
Gambar tersebutjuga
menunjukkan edegyg_.-{U*- hg3b j-e!*rutqna
gemPa, Yaitu:/1. Jalur Sirkum
Pasifik (Circum PacilikBelfl
yangdimulai
darii Amerika
Selatannaik ke Utara
mengelilingil,autan
Pasifrkuntuk
kemudianturun ke
Selatan melewati Jepang, Taiwan,"
Phlipina, Sulawesi, Irian dan berakhir di New ?*aJartd., 2. Jalur
Trans,Asiatik (?rans Asiatic Be|fl yang melalui Medite-rania,
Himalaya, kernud.ian melalui Sumatra menunju Jawa,,
Nusa Tenggarauntuk
kemudian bergabung denganjaiur
sir-i, kum
pasifikdi
Sulawesi. Satu cabang darijalur trans
asiatikini
menuju ke daratan Cirra.Gambar
36
menunjukkanjalur
gempadi
Indonesia secara lebih mendetail.2.L.2
Istilah-istilah
yang Banyak DigunakanUntuk
memperlancar pembahasanlebih lanjut
maka dalam bagranini
akan dibahas beberapaistilah
yang sering digunakan.dalam
pembahasan mengenai gempa.Istilah-istilah lain
yanglebih spesifik akan dijelaskan pada waktu diperlukan.
2.L.2.L
SelsmographSeismograph adalah suatu alat yang digunakan
untuk
men-catat
gerakan-gerakantanah, misalnya simpangan
(displace-menfl,
kecepatan (velocity)atau
percepatan (accelerationl, ter-gantung dari alatnya, bila aiat tersebut mencatat
percepatan (acceleration) gerakantanah, alat
tersebut dinamakan Accelero- graph.2.1.2.2
SeismograaSeismogram adalah catatan yang berupa gralik yang didapat-
kan dari
seismograph. Grafik yang mencatat percepatan (accele- ration) gerakan tanah dinamakan Accelerogram.73
74 Pengantar Analisis Dinamis dan Gempa
i,!.!4'..r*r.r..,.
rl
i
--- .oa.- -
Y
;
I
_..-
L_Gambar 35. Gempa yang terjadi sampai dengan tahun 1966
Grabrr
36.Jalurgemp
di Indonesia3 I
t
i
T
\4
i
I
{a d.
t-rJ
F Z
LU\)
a"LtJ lJ-
O
A
Pengantar Analisis Dinamis dan Gempa
2.1.2.3 Focus atau Hypocenter dan
Eplcenter
Ganbar
3?. Focus dan EPicenterFocus atau hypocenter adalah pusat gempa yang terdapat di dalam bumi sedangkan epicenter adalah
titik di
permukaan bumi tepat di atas hipocenter (Lihat Gambar 37).Suatu gempa dinamakan gempa dangkal
(shaUow focus earthquakClbila
focus datri gempa terletakantara 0
sampai 70km.
Sedangkanbila
focus gempa terletak antara70
sampai de- ngan 300 krn maka gempa tersebut dinamakan gempa menengah (intetntediate focus earthquakel. Gempa yang mempunyai focuslebih
dalamdari 300 km
dinamakan gempa dalam (deep focus earthquakQ.'i
IZ.t.g
Mctraalrrae TerJadlnya GerapaSeperti problema-problema mendasar dalam -bi{e.11g sains, mekanisme fedadinya gempa sampai sekaraog masih lgtap meru- pakan tanda tanya. Dahulu orang mengira bahwa penyebab terja- dinya gempa adalah Dewa Atlas yang capai mendukung
bumidan kemudian
memindahkan bebanbumi dari bahu yang satu
ke bahu lainnya,'atau karena adanyaikan
lele raksasa yang meng- 76rl
\t\i \\
-.-- _y
1
Fokus
,//-'
r
1
goyangkan badannya, atau yang agak bersifat ilmiah yang menya- takan adanya gua-gua maha besar di dalam tanah yang sewaktu- waktu
runtuh
atau karena adanya impak akibatjatuhnya
meteorke bumi. Sekarang.o9+g
percaya bahwc. gempaterjadi
akibat adanya letusan gunungbirapi
atau karen"-"drry"
f..-gi"t.r, i.t-
tonik di
dalqmbumi.
Gempa yang terjadi karena adanya letusangunung berapi dinamakan
gempavulkanik
sedangkan gempa ya5lg terjadi karena adanya kegiatantektonik
dinamakan gempa tektonik.Untuk
mempelajari proses perencanaanstruktur
terhadap gempatentu
diperlukan pengetahuan tentang gempaitu
sendiri.Hal ,ini sebetulnya merupakan, bidang
ilmu lain
yang dinamakanseismologi. Berlainan dengan seorang seismolog,
seorang yasawan (engineer)hanya tertarik
kepada gempa-gempa besar(strong motion
earthquakQ. Gempa-gempabesar ini
biasanya merupakan shallow focus earthquake yang terjadi karena suatu prosestektonik.
Prosesini antara lain
menyebabkan terjadinya gunung-gunung.Ledakan gunung berapi tidak lagi
dianggap sebagai penyebab gempa dangkalyang
besar. Salahsatu
teori yang banyak dianutuntuk
menjelaskan shallow earthquake ialah Elastic Rebound Theory,Teori elastic rebound
ini diusulkan
oleh HF. Reid berdasar-kan studi
terhadap retakanyang tedadi di
San Andreas Faultpada waktu terjadi
gempaSan
Franciscopada tahun
1906.{g1t*-9ryt,._gri tgktonik lempeng,
lerak
bUmi te*rdiri atas beberapale-mp'eng y.ang- bgrgelCk satu terhadap lainnya, ,Bata$
aiitara
dua b.1t"h lemp_giig.dinamakan iCiCkan kerak
bumi- atau -BEsiiian(faulti. Meriurut teori
elastic rebound, sebabdari
gempa adalah adanya pelepasan elasticstrain
energ;l yang terjadi dengan tiba-tiba.
Elasticstrain
enerS/ini tertumpuk
karena adanya gerakan antara lempengan kerakbumi. Bila
padasuatu
tempat tertentu fra.cturestrength dari kerak bumi terlampaui, titik ini
akan melepaskanelastic straln energr yang mlrupakan
penyebab terlampauinya fracture strengthdi titik-titik
lainnya (Gambar 38).Dengan demikian maka akan tedadi pelepasan energi yang besar sekaii yang mengakibatkan terjadinya gempa.
78 Pengantar Analisis Dinamis dan Gempa
(a) &)
(c)Gaabar
38. Elastic Rebound TheorY2.L.4llluren Gcnpr
Suatu contoh accelerogram adalatr accelerogram
dari
gempa El Centro, 18 Mei 1940 (Gambar 39). Gambar tersebut menunjuk- kan komponen Utara-Selatan dari GempaEl
Ccntro./)
o.2
-ol t
=2 oE I
aaq
H
e a.Oa
ftME tN SECS
Ganbar
39. GempaEl
Centro, komponen utara-Setatan, 18 Mei 1940/
Bagr seorang yasawanstruktur, hal
yang penting diperhati-'kan tentulah
efek gempa tersebut terhadap bangunan' Ada tigaI *""* ukuran g"t"p" yang biasa dipakai untuk
menyatakanbesarnya suatu gempa, Yaitu:
1
Dasar Pprencanaan Bangunan terhadap Gempa
a.
Magnitudeb.
Enerry yang dilepas dan,,c.
Intensity.: 2.L.4.L
MagnltudeMagnitude adalah suatu besaran yang
menggambarkan besarnya strain energ/ yang dilepaskan walctu tedadinya gempa.Ada beberapa rumusa$
untuk
menc4ri magnitudeini,
yang-palingfmum dipakai ialatr defrnisi magnitude yang diberikan
oleh S_c-h!"r,M=l0logA-rologAo
79
I
i
i tll
ir
di.dalam persamaan
diatas,A
adalah amplitudo maximum dalamnim
yang tercatat denganalat
standard padajarak
fOOkm
dari Epicenter.Alat
standardyang dimaksud di sini adalatr
suatu Wood-Anderson seismograph dengan natural period 0.8 det, static magnification2800 dan
dampingratio 0.8.
Ao adalah aplitudodari
gempa standard yang besarnya adalah lo-s mmuntuk jarak lj-Op.\Gempa
standardini
dinamakan juga Zero shock, Lar--g3aLfrtuk A
sama denganfu
akan didapat magnitude gempa M = 0,/ataU- deilgan kata lain gempa standard adalah
gempa yarig mempunyai magnitude nol pada skala Richter.: Biasanya letak
seismographyang mengukur tidak
akan*,/-- murgkin
tepat pada. 100km dari
epicenter $auh lebihdari
100- km) maka
amplitudoA
diperoleh dengancara
extrapolasi dari l.amplitudo yang tercatat.Skala Richter adalah
suatu
carayang baik untuk
menya-' takan besar
gempa.Tetapi karena perhitungan
magnitudeini
mengabaikan ketidak-uniformandari kerak bumi,
orientasi dari.l' fault, dan lainlain, ukuran ini bukanlah ukuran yang
tepat.,/
Dalamarti
kata lain, magnitude yang sama tidaklah berarti besar.r
gempa yang sama.(1e6)
besar kerusakan
yang.
Magnitudejuga tidak
menyatakan"terjadi di suatu daerah tertentu.
2.1.4.2
Eaergy, ,'Ada
beberapa perumusan yang menyatakan besarnya energi\4[empa (seismic enerry)
yang dikeluarkan oleh
sumber gempa.',ffiecara umum
perumusan ener5/ini
dihubungkan dengan besar i' rhagnitude sebagai berikut:r
ii
80 Pengantar Analisis Dinamis dan Gempa
rotogp-ro[6gEo+aM [Erg]
(197]Diantararrya rumus yang banyak dipakai addatr:
rolog E
-
11.8 + 1.5 m, Rumus Newmarktolog E
-
112.24t
1.35) + 1L.44t
0.20) M, Rumus Bathrolog E = 11.4 + 1.5 M, Rumus
Guttenberg
(198)Dalam
rumus-rumus di
atas,E addah
besarenerry
dalam erg, sedangkan M adalatr bcsar magnitude menurut skala Richter.Rumus-mmus