BAB III METODE PENELITIAN
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang mana diharapkan temuan-temuan empiris dapat dideskripsikan secara lebih rinci, jelas dan akurat.64
Penelitian kualitatif sering disebut penelitian naturalistik karena penelitian ini dilakukan pada kondisi alamiyah, disebut juga sebagai metode ethnographi, karena pada awalnya metode ini lebih banyak digunakan untuk penelitian bidang antropologi budaya, disebut sebagai metode kualitatif karena data yang terkumpul analisisnya lebih bersifat kualitatif.65
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research).
Penelitian lapangan (field research) adalah penelitian yang dilakukan di kancah atau medan terjadinya gejala.66 Penelitian ini mendeskripsikan tentang penanaman ajaran Islam kepada muallaf di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember tahun 2017.
64 Burhan Mungin, Metode Penelitian Kualitatif; Akulturasi Metodologi ke Arah Ragam Varian Kontemporer, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007), 147
65 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2014), 8.
66 M. Iqbal Hasan, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002), 11.
B. Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian adalah di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember yaitu di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
Pertimbangan pemilihan lokasi ini yaitu:
1. Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember digunakan sebagai tempat peduli kepada mualaf dengan melakukan penanaman ajaran agama Islam kepada mereka.
2. Masjid ini yang biasanya difungsikan sebagai tempat ibadah orang-orang Islam namun juga dipergunakan sebagai tempat para mualaf berkumpul untuk memerdalam agama Islam.
3. Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember mempunyai ciri khas bangunan Tionghoa yang didominasi dengan warna merah, hijau dan kuning serta ciri khas masjid yang berbentuk seperti kelenteng ini difungsikan sebagai lembaga Mualaf Center Jember.
4. Terdapat kajian keagamaan yang diperuntukan untuk mualaf berupa penanaman aqidah, syariah dan akhlak
C. Subyek Penelitian
Subyek penelitian atau informan ditentukan dengan menggunakan purposive, yaitu teknik pengambilan informan dengan pertimbangan tertentu. Purposive dapat diartikan sebagai maksud, tujuan, atau kegunaan.
Pertimbangan tertentu ini, misalnya orang tersebut yang dianggap paling tahu tentang apa yang kita harapkan. Oleh karena itu, pengambilan sumber
informasi atau informan didasarkan pada maksud yang telah ditetapkan sebelumnya.67 Subyek penelitian ini meliputi:
1. Ketua Kepengurusan Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember merupakan orang yang memiliki peran penting dalam terbentuknya komunitas muallaf dan pendirian lembaga non formal untuk mualaf belajar agama Islam.
2. Ustadz/Ustadzah pembimbing mualaf merupakan orang yang mendidik dan membimbing mualaf untuk mendalami ajaran agama Islam.
3. Mualaf.
D. Teknik Penelitian
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah:
1. Observasi
Metode observasi merupakan pengamatan yang meliputi kegiatan pemusatan perhatian terhadap suatu obyek dengan menggunakan seluruh alat indera.68 Tahap awal sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi dengan mengamati lokasi penelitian, dalam hal ini dilakukan pengamatan terhadap fenomena tentang penanaman ajaran Islam kepada mualaf dan tersedianya obyek yang diteliti.
Peneliti melakukan observasi terus terang atau tersamar, dimana peneliti berterus terang kepada sumber data bahwa sedang melakukan penelitian, tetapi dalam suatu saat peneliti juga tidak berterus terang atau
67 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2016), 216.
68 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka Cipta, 1998), 126
tersamar dalam observasi, hal ini untuk menghindari kalau suatu data yang dicari merupakan data yang dirahasiakan.
Jenis observasi yang digunakan adalah Non-participation Observer, yaitu suatu bentuk observasi dimana peneliti tidak terlibat langsung dalam kegiatan yang diamatinya.69 Observasi digunakan untuk memperoleh data sebagai berikut;
a. Letak geografis dan keadaan lokasi penelitian yaitu Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
b. Keadaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan penanaman ajaran Islam untuk mualaf di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
c. Kegiatan penanaman ajaran Islam yang meliputi aqidah, syariah, akhlak kepada mualaf di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
2. Wawancara
Wawancara yang peneliti gunakan adalah wawancara semi terstruktur, artinya peneliti menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap penumpulan datanya. Pedoman wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan.70 Melaksanakan wawancara semi terstruktur dan terbuka sambil merekam dengan menggunakan audiotape, lalu mentranskipnya.71
69 John W. Creswell, Penelitian Kualitatif dan Desain Riset Memilih di antara Lima Pendekatan (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010), 384.
70 A. Muri Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan, 233.
71Jhon W. Creswell, Research Design; Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed , 272.
Ketika menelaksanakan penelitian peneliti membuat daftar pertanyaan kemudian menanyakan kepada narasumber dibantu dengan aplikasi perekam suara yang ada pada smartphone sekaligus mencatat hal- hal penting dan terakhir menganalisis hasil wawancara dari beberapa sumber. Data yang diperoleh dari teknik wawancara yaitu:
a. Kegiatan penanaman aqidah kepada mualaf di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
b. Kegiatan penanaman syariah kepada mualaf di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
c. Kegiatan penanaman akhlak kepada mualaf di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
3. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan catatan atau karya seseorang tentang sesuatu yang sudah berlalu, dokumen bisa berupa teks tertulis, artefact, gambar, maupun foto.72
Pada penelitian ini digunakan teknik dokumentasi. Dokumen digunakan sebagai alat bantu atau sebagai pelengkap penelitian ini, seperti:
proposal, catatan khusus, surat kabar, majalah, foto-foto dan sebagainya.
Data yang ingin diperoleh peneliti dalam metode ini yaitu:
a. Sejarah berdirinya Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
b. Kegiatan pelaksanaan penanaman nilai-nilai ajaran agama Islam yang dilakukan Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember pada jamaah mualaf.
72 A. Muri Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan (Jakarta:
Prenadamedia Group, 2015),391
c. Visi dan misi Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
d. Buku pedoman yang digunakan dalam proses bimbingan ajaran agama Islam.
e. Jadwal kegiatan bimbingan keagamaan di Masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
f. Struktur keorganisasian masjid Muhammad Cheng Hoo Jember.
E. Analisis Data
Analisis data merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan refleksi terus-menerus terhadap data, mengajukan pertanyaan-pertanyaan analitis, dan menulis catatan singkat sepanjang penelitian.73Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, memilih mana yang penting dan akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah difahami oleh diri sendiri maupun orang lain.74 Dua teknik analisis yang dilakukan selama penelitian yaitu:75
1. Analisis sebelum ke lapangan
Sebelum ke lapangan analisis data telah dilakukan. Hasil studi pendahuluan maupun data sekunder baik berupa dokumentasi, buku, karya ilmiyah, foto, maupun material lainnya yang diduga berkaitan dengan
73 Ibid., 274.
74 Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2015), 89.
75 Jhon W. Creswell, Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan Riset Memilih di antara Lima Pendekatan (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015), 251.
masalah yang akan diteliti sangat menentukan, terutama dalam menentukan fokus penelitian.
2. Analisis selama di lapangan
Seperti telah diutarakan pada analisis sebelum ke lapangan, sebenarnya pada tahap awal dan dalam periode waktu sebelum turun ke lapangan telah dilakukan analisis, dengan tujuan untuk mengantisipasi apakah fokus atau topik penelitian akan terus dilanjutkan atau akan diperbaiki karena berbagai pertimbangan yang esensial,sangat bermakna, dan fenomena yang mendesak untuk dicarikan solusinya.
Selama penelitian di lapangan, model analisis data yang dilakukan yakni analisis interaktif model Miles dan Huberman yang menggunakan tiga langkah, yaitu: a. reduksi data (data reduction), b. data display (display data),c. penarikan kesimpulan/verifikasi.76 Penjelasan rinci sebagai berikut:
a. Reduksi Data (Data Reduction)
Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal penting dicari tema dan polanya. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya apabila diperlukan.
b. Penyajian Data (Data Display)
76 A. Muri Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, dan Penelitian Gabungan, (Jakarta: Prenamedia Grup, 2015) 401.
Penyajian data adalah sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Melalui hal tersebut, peneliti akan lebih memahami apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dilakukan.
c. Kesimpulan/Verifikasi,
Penarikan kesimpulan atau verivikasi merupakan kegiatan untuk menarik makna dari data yang ditampilkan. Pada tahap ini peneliti berusaha mencari makna dari apa yang telah direduksi dan tergali atau terkumpul dengan jalan membandingkan dan memeriksa hasil yang diperoleh dalam penelitian.