TINJAUAN PUSTAKA
6) Faktor Keluarga
3.1. Pendekatan dan Metode Penelitian 1. Pendekatan
3.1. Pendekatan dan Metode Penelitian
mengenalkan kosakata pada anak usia dini kelompok B di RA Nurul Fauziyah Mekarsari Cianjur. Rancangan yang digunakan pada pada penelitian ini adalah:
Tabel 3.1 Rancangan Penelitian
Subjek Tes Awal Perlakuan Tes Akhir
Kelas Eksperimen Y1 X Y2
Kelas Kontrol Y1 Y Y2
Keterangan:
Y1 = Tes awal Y2 = Tes akhir
X = Perlakuan (mengenalkan kata dengan media flash card) Y = Tidak mendapat perlakuan
3.2. Populasi dan Sample
3.2.1. Populasi
Populasi adalah keseluruhan gejala/satuan yang ingin diteliti. Populasi adalah jumlah keseluruhan dari subjek yang akan diteliti, yang meliputi seluruh karakteristik yang ada.
Menurut Dr. Ratna Wijayanti, dkk (2021:59) menyatakan bahwa populasi adalah gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa, hal atau orang memiliki karakteristik yang serupa yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti karena itu dipandang sebagai sebuah semesta penelitian.
Menurut (Ibid, h:80) Populasi juga dapat diartikan keseluruhan individu atau objek tertentu atau ukuran yang diperoleh dari semua individu atau objek tertentu. Populasi bukan hanya orang tetapi benda-benda alam, jumlah, karakter sifat yang dimiliki oleh subjek dan objek itu.
Populasi merupakan sebuah rangkaian kegiatan penelitian. Sugiyono (2019:126) Populasi sebagai wilayah generalisasi terdiri atas objek / subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Jadi populasi bukan hanya orang, tetapi juga suatu objek atau suatu benda alam yang lain.
Dalam penelitian ini, populasinya mencangkup seluruh siswa Kelompok B1 di RA Nurul Fauziyah Mekarsari Cianjur sebanyak 20 orang yang terdiri dari 12 orang Perempuan dan 8 orang Laki-Laki
3.2.2. Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang akan diteliti. Sampel dalam penelitian kuantitatif merupakan subjek penelitian yang dianggap mewakili populasi, dan biasanya disebut sebagai responden penelitian. Sampel didefinisikan juga sebagai bagian dari populasi yang ingin diteliti. Oleh karena itu, sampel harus dilihat sebagai suatu pendugaan terhadap populasi dan bukan populasi itu sendiri.
Sampel adalah bagian kecil atau wakil dari suatu populasi yang dipilih untuk diteliti. Menurut Sugiyono (2019:131) menyatakan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Dalam suatu penelitian bilamana populasinya kurang dari 100 maka sebaiknya diambil seluruhnya dan bilamana populasinya lebih dari 100 maka dapat diambil sebagian dari populasi yang ada.
Dalam penelitian ini, melihat jumlah populasi sebanyak 20 orang maka, semua anggota dijadikan sampel penelitian, karena menggunakan sampling jenuh
3.3. Instrumen Penelitian
Menurut Sugiyono (2019:199) menyatakan bahwa instrument merupakan alat yang digunakan untuk mengukur pada saat melakukan pengumpulan data penelitian, penyusunan instrument merupakan langkah penting dalam prosedur penelitian. Instumen berfungsi sebagai alat yang akan membantu dalam mengumpulkan data yang diperlukan. Bentuk instrument berkaitan dengan metode pengumpulan data, misal metode wawancara, yang instrumennya pedoman wawancara, metode angket atau kuesioner, instrumennya berupa angket atau kuesioner. Adapun pada penelitian ini menggunakan pemberian skor pada kategori Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sampai Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan indikator observasi sebagai berikut.
Tabel 3.2. Indikator Pencapaian Perkembangan Pengenalan Kosakata Usia 5- 6 Tahun
No Indikator Sub Indikator
1 Pengenalan
Kosakata - Menyebutkan huruf-huruf dengan benar - Memiliki perbendaharaan kata yang banyak
- Mencocokan gambar dengan tulisan
- Memiliki kemampuan menyusun huruf menjadi kosakata
Tabel 3.3. Kategori Tingkat Pencapaian Keberhasilan Anak
Interval Kategori Skor
0-25 Belum Berkembang (BB) 1
26-50 Mulai Berkembang (MB) 2
51-75 Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 3 76-100 Berkembang Sangat Baik (BSB) 4
Sumber: Johni Dimyat, 2013
3.3.1. Kisi-Kisi Instrumen Penelitian
Kisi-kisi instrumen merupakan pedoman atau panduan dalam merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang akan dipaparkan dalam instrumen penelitian. Adapun kisi-kisi instrumen penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu sebagai berikut:
Tabel 3.4. Kisi-Kisi Instrumen Penelitian N
o Indikator Tujuan Penelitian
Sumber Data
Nama Peserta
Didik
Teknik Pengumpulan Data
Obserb asi
Dokument asi 1 1)
Menyebutkan huruf-huruf dengan benar 2) Memiliki pembendahara an yang banyak 3)
Mencocokan gambar dengan tulisan 4) Memiliki kemampuan Menyusun huruf menjadi kosakata
Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flash card terhadap pengenalan kosakata pada anak usia dini kelompok B di RA Nurul Fauziyah Mekarsari Cianjur
Peserta Didik Kelompo
k Eksperi
men
Akhdan Alsava Bintang
Callysa Ilma Arfan
Rayn Nayla Nayra Salman
2 1)
Menyebutkan huruf-huruf dengan benar 2) Memiliki
Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flash
Peserta Didik Kelompo
k Eksperi
Adiba Aghnia
Anisa Arumi Ayra
Khafa Khanza M.Lukm
ansyah M.Rafif
Nadia Akhdan
Alsava Bintang
Callysa Ilma Arfan
Rayn Nayla Nayra Salman 3 1) Lingkungan
2) Pengunaan Gadget 3) Kurangnya Interaksi/Kom unikasi 4) Gangguan Perkembanga n
5) Kurangnya Media Pembelajaran
Untuk mengetahui faktor penghambat dan
pendukung penggunaan media flash card terhadap pengenalan kosakata pada anak usia dini kelompok B di RA Nurul Fauziyah Mekarsari Cianjur
Peserta Didik Kelompo
k Eksperi men dan Kelompo
k Kontrol
Adiba Aghnia
Anisa Arumi Ayra Khafa Khanza M.Lukm
ansyah M.Rafif
Nadia Akhdan
Alsava Bintang
Callysa Ilma Arfan
Rayn Nayla Nayra Salman
3.4. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang digunakan untuk memproleh sebuah data yang digunakan pada penelitian, adapun tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
3.4.1. Observasi
Menurut (Sugiyono:145) Observasi adalah suatu proses yang komplek, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis, yakni proses-proses pengamatan dan ingatan. Observasi merupakan suatu teknik atau cara mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Observasi adalah kegiatan pengamatan (pengambilan data) untuk memotret seberapa jauh efek tindakan telah mencapai sasaran. Pengamatan di lakukan untuk mengumpulkan data berupa data kualitatif, misalnya prilaku, aktifitas, dan proses lainnya.
Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang cukup efektif untuk mempelajari suatu system.
Cara yang dapat digunakan dalam melengkapi observasi yaitu dengan format atau blangko pengamatan yang digunakan sebagai instument atau pengamatan merupakan suatu teknik atau cara mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung.
Peneliti melakukan pengumpulan data dengan melalui observasi. Observasi dilakukan pada 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dijadikan subjek penelitian untuk mendapatkan gambaran langsung dari sekolah tentang pengenalan kosakata menggunakan media Flash Card.
Tabel 3.5. Format Observasi Penggunaan Media Flash Card Terhadap Pengenalan Kosakata
No Aspek yang dinilai
Klasifikasi tingkat perkembangan
BB MB BSH BSB
1 Menyebutkan huruf-huruf dengan benar 2 Memiliki pembendaharaan yang banyak 3 Mencocokan gambar dengan tulisan 4 Memiliki kemampuan menyusun huruf
menjadi kosakata Keterangan:
BB : Belum Berkembang BSH : Berkembang Sesuai Harapan MB : Mulai Berkembang BSB : Berkembang Sangat Baik
Untuk pedoman penilaian akan mengacu pada penilaian direktorat pendidikan anak usia dini. Pedoman untuk penilaian sebagai berikut:
a) Belum Berkembang (BB) dengan nilai 1 apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku yang ditanyakan dalam indikator. Peserta didik melakukannya harus dengan bimbingan guru dan dicontohkan oleh guru.
b) Mulai Berkembang (MB) dengan nilai 2 apabila peserta didik sudah mulai menunjukkan tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum bisa konsisten.
c) Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan nilai 3 apabila peserta didik sudah memperlihatkan tanda-tanda yang dinyatakan dalam indikator dan mulai melakukannya dengan konsisten.
d) Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan nilai 4 apabila peserta didik terus menerus memperhatikan perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan dilakukannya dengan konsisten.
Tabel 3.6. Pedoman Penelitian Nama Anak :
Kelompok : Hari/ Tanggal : A. Petunjuk
Jawaban diberikan pada kolom kriteria penilaian dengan memberikan tanda ceklis (√) sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu
Keterangan :
BB : Belum Berkembang Skor : 1
MB : Mulai Berkembang Skor : 2
BSH : Berkembang Sesuai Harapan Skor : 3
BSB : Berkembang Sangat Baik Skor : 4