• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V Kesimpulan dan Saran

2.2. Penelitian Terdahulu

Indonesia Banking School

Berdasarkan modal inti yang dimiliki, Bank dikelompokkan menjadi 4 (empat) BUKU, berikut penjelasannya :

a. BUKU 1 adalah bank dengan Modal Inti sampai dengan kurang dari Rp 1.000.000.000.000,00 (satu triliun Rupiah);

b. BUKU 2 adalah bank dengan Modal Inti paling sedikit sebesar Rp 1.000.000.000.000,00 (satu triliun Rupiah) sampai dengan kurang dari Rp 5.000.000.000.000,00 (lima triliun Rupiah);

c. BUKU 3 adalah bank dengan Modal Inti paling sedikit sebesar Rp 5.000.000.000.000,00 (lima triliun Rupiah) sampai dengan kurang dari Rp 30.000.000.000.000,00 (tiga puluh triliun Rupiah);

d. BUKU 4 adalah bank dengan Modal Inti paling sedikit sebesar Rp 30.000.000.000.000,00 (tiga puluh triliun Rupiah).

39

Variabel dependen Profitabilitas di proksikan dengan ROA. Berdasarkan hasil estimasi menunjukkan manajemen (BOPO), kapitalisasi (EQTA) dan itensitas peminjaman (CRTA) secara signifikan mempengaruhi profitabilitas bank.

Ditemukan pembuktian melalui hipotesis SCP (Structure-Conduct-Performance) bahwa HHI memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas.

Sementara, pembuktian terhadap dampak dari variabel makroekonomi tidak dapat dijelaskan karena memiliki hasil yang tidak terlalu penting.

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Panayiotis P. Athanasoglou, Matthaios D. Delis & Christos K. Staikouras pada tahun 2006 dengan judul

“Determinants of Bank Profitability In The South Eastern Europea Region”. Penelitian bertujuan untuk menguji profitabilitas dari sisi bank-spesific, industri terkait dan faktor penentu dari makroekonomi. Menggunakan data panel dari South Eastern European (SEE) Institusi Kredit pada periode 1998 – 2002.

Penelitian menggunakan variabel Risiko Likuiditas (LA- Loan to Asset), Risiko Kredit (LLP- Loan Loss Provisions), Rasio Permodalan (EA- Equity to Asset Ratio), Rasio Pengeluaran Operasional (OEA- Operating Expenses to Total Assets), Bank Size, Hubungan pemeilik perusahaan asing (Dfo), Rasio Konsentrasi Bank atau market share, Hefindahl-Hirschman Index (HHI), Indeks reformasi sistem perbankan di SSE (EBRD), Inflasi (INF) dan Pendapatan per Kapital Rill (RGC). Hasil penelitian ditemukan bahwa LA berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas. EA, MS dan INF berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas. Khusus Rasio Permodalan atau EA dan Market Share signifikan hanya terhadap uji pada ROA. LLP dan OEA

Indonesia Banking School

berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas. EBRD berpengaruh negatif dan siginifikan terhadap Profitabilitas. Dfo berpengaruh tidak signifikan terhadap Profitabilitas. Kepemilikan perusahaan asing dinyatakan memiliki kinerja lebih baik dari pada kepemilikan perusahaan lokal.

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Herry Achmad Buchory pada tahun 2015 dengan judul “Banking Profitability : How does the Credit Risk and Operational Efficiency Effect?”. Penelitian bertujuan untuk menganalisa efek dari risiko kredit dan risiko efisiensi operasional terhadap profitabilitas bank.

Risiko kredit akan diukur menggunakan NPL (Rasio Kredit Bermasalah) dan Efisiensi Operasional diukur menggunakan BOPO (Biaya Operasional per Pendapatan Operasional). Variabel dependen Profitabilitas diukur menggunakan ROA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikasi dengan data sekunder dari laporan keuangan 26 BPD di Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan hipotesis uji-t untuk mengetahui hubungan variabel secara parsial dan uji-F untuk mengetahui hubungan variabel secara simultan. Hasil penelitian didapat bahwa secara parsial NPL berpengaruh positif signifikan terhadap ROA dan BOPO berpengaruh negatif signifikan.

Sedangkan secara simultan NPL & BOPO mempengaruhi secara signifikan terhadap ROA.

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Harrison Owusu Afriyie & Joseph Oscar Atokey pada tahun 2013 dengan judul “Credit Risk Management and Profitability of Rural Banks in the Brong Ahafo Region of Ghana”. Penelitian menggunakan metode Regresi Data Panel. Variabel dependen yang digunakan

Analisis Pengaruh..., Aulia Imani, Ma.-IBS, 2016

41

NPL (Rasio Kredit Bermasalah) dan CAR (Rasio Permodalan) sebagai indikator manajamen risiko kredit. Ditermukan indikasi yang signifikan dan positif antara rasio kredit bermasalah dengan profitabilitas BPR di Ghana. Dimana saat NPL meningkat tapi BPR di Ghana tetap dapat menghasilkan profit, yang berarti bank tersebut tidak memilik praktek manajemen risiko kredit yang sehat dan ekfektif.

Hasil uji CAR terhadap profitabilitas menunjukkan positif dan tidak signifikan.

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Gizaw, Kabede dan Selvaraj pada tahun 2014 dengan judul “The Impact of Credit Risk on Profitability Performance of Commercial Banks in Ethiopia”. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris pada pengujian risiko kredt terhadap profitabilitas pada bank komersial di Eithopia. Sampel diambil dari 8 bank komersial dengan jangka waktu 12 tahun yaitu 2003 – 2004. Pengolahan data menggunakan statistik deskriptif dan model regresi data panel. Variabel independen Risiko Kredit diukur menggunakan Non Performing Loan Ratio (NPLR), Loan Loss Provision Ratio (LLPR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LTDR).

Profitabilitas sebagai variabel dependen diproksikan menggunakan ROA dan ROE. Hasil menyatakan bahwa NPLR berpengaruh negatif terhadap ROA. LLPR berpengaruh positif terhadap ROA. CAR dan LTDR berpengaruh signifikan terhadap ROA.

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Abdurrahman Antoni & Muhammad Nasri pada tahun 2015 dengan judul “Profitability Determinants of Go-Public Bank In Indonesia: Empirical Evidence After Global Financial Crisis”. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris untuk menguji dan menjelaskan

Indonesia Banking School

penentu profitabilitas dari bank di Indonesia yang telah go-public berdasarkan manajemen dan kepentingan pemilik. Sampel diambil dari bank yang terdaftar di BEI pada tahun observasi 2009 – 2013 dan didapat sebanyak 25 bank.

Menggunakan metode analisa regresi linier. Variabel independen yang digunakan adalah Credit Risk, CAR, Credit Growth, BOPO, GDP Growth, Inlfation, Income Diversification, dan Market Structure. Sedangkan variabel dependennya profitabilitas yang diproksikan menggunakan ROA dan ROE. Dari penelitian ini didapat hasil, bahwa hanya credit growth yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Sedangkan Credit Risk, CAR, BOPO, GDP Growth, Inlfation, Income Diversification, dan Market Structure tidak memiliki pengaruh terhadap ROA. Sementara hasil untuk ROE hanya rasio efisiensi operasional, diproksikan oleh BOPO, yang memiliki pengaruh dengan kepentingan pemilik.

Untuk variabel sisanya seperti Credit Risk, CAR, Credit Growth, GDP Growth, Inlfation, Income Diversification, dan Market Structure dinyatakan tidak memiliki pengaruh terhadap ROE. Penelitian ini menemukan bukti yang dapat mendukung teori agensi (the agency theory) dimana ada kepentingan atau pendekatan yang berbeda antara manajemen dengan pemilik untuk menentukan faktor profitabilitas.

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Hiras Pasaribu & Rosa Luxita Sari pada tahun 2011 dengan judul “Analisis Tingkat Kecukupan Modal dan Loan to Deposit Ratio Terhadap Profitabilitas”. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan besarnya penagruh dari CAR dan LDR secara simultan dan parsial terhadap profitabilitas bank. Objek penelitian merupakan bank yang terdaftar di BEI dari tahun 2004 – 2008. Setelah melalui teknik sampling didapat 10 bank

Analisis Pengaruh..., Aulia Imani, Ma.-IBS, 2016

43

swasta nasional. Metode analisis penelitian yang digunakan adalah multiple regression. Hasil penelitian secara parsial dan simultan menunjukkan CAR dan LDR berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA).

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Asma’ Rashidah Idris, Fadli Abu Hassan Asari, Noor Asilah Abdullah Taufik, Nor Jama Salim, Rajmi Mustaffa dan Kamaruzaman Jusoff pada tahun 2011 dengan judul “Determinant of Islamic Banking Institutions’ Profitability in Malayasia”. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah CA (Capital Adequacy), CR (Credit Risk), LQ (Liquidity), BS (Bank Size), dan EM (Expenses Management). Variabel dependen profitabilitas diukur dengan ROA. Penelitian menggunakan metode analisis data Random Effect Model dan Fixed Effect Model. Data diambil dari Bank Islam lokal maupun asing yang berada di Malaysia pada rentang tahun 2007 – 2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwaa CR, CA, Liquidity dan EM berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. Bank size berpengaruh positif signifikan terhadap ROA.

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Kartika Wahyu Sukarno &

Muhammad Syaichu pada tahun 2006 dengan judul “Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bank Umum di Indonesia”. Penelitian dilakukan pada rentang tahun 2001 – 2005 dengan metode puposive sampling didapat 59 bank yang terdiri dari 4 bank persero, 2 bank swasta nasional devisa dan 28 bank swasta nasional non devisa di Indonesia. Profitabilitas diukur menggunakan ROA, sedangkan variabel independen digunakan CAR, LDR, NPL, DER dan BOPO.

Merode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil

Indonesia Banking School

penelitian menunjukkan bahwa variabel CAR, LDR, dan BOPO secara signifikan mempengaruhi ROA. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi variabel NPL dan DER.

Pengaruh positif ditunjukkan CAR, LDR dan NPL terhadap ROA sedangkan pengaruh negatif ditunjukkan BOPO dan DER.

Tabel 2.1 Ringkasan Penelitian Terdahulu

No. Nama Peneliti Judul Penelitian Variabel

Hasil Penelitian Independen Dependen

1. Sastrosuwito &

Suzuki (2012)

The Detereminants of Post-Crisis Indonesian Banking System Profitability

BOPO, EQTA, CRTA, LNTA, HHI dan CPI

Profitabilitas (ROA)

EQTA dan CRTA berpengaruh signfikan terhadap ROA sebesar 1%.

2.

Athanasoglou, Delis &

Staikouras (2006)

Determinants of Bank Profitability In The South Eastern European Region

LA, LLP, EA, OEA, SIZE, Dfo, MS, HHI, EBRD, INF dan RGC

Profitabilitas (ROA dan ROE)

LA dan EA positif dan signifikan terhadap Profitabilitas.

3. Buchory (2015)

Banking Profitability: Does The Credit Risk and Operational Efficiency Effect?

NPL dan BOPO Profitabilitas (ROA)

Secara parsial NPL berpengaruh positif signifikan terhadap ROA berpengaruh negatif signifikan.

4. Atokey & Afriyie (2013)

Credit Risk Management and Profitability of Rural Banks in the Brong Ahafo Region of Ghana

NPL dan CAR Profitabilitas (ROA)

NPL positif dan signifikan 1% terhadap ROA.

CAR positif dan tidak signifikan terhadap ROA.

5. Gizaw, Kebede &

Selvaraj (2014)

The Impact of Credit Risk on Profitability Performance of Commercial Banks in Ethiopia

NPLR, LLPR, CAR, dan LTDR

Profitabilitas (ROA & ROE)

NPLR berpengaruh negatif terhadap ROA.

CAR & LTDR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA.

6 Antoni&Nasri (2015)

Profitability Determinants of Go- Public Bank in Indonesia: Empirical Evidence After Global Financial Crisis

Credit Risk, CAR, Credit Growth, BOPO, GDP Growth, Inlfation, ID, &

Market Structure.

Profitabilitas (ROA & ROE)

CAR positif tidak signifikan terhadap ROA.

Credit Risk berpengaruh negatif terhadap ROA.

7.

Hiras Pasaribu &

Rosa Luxita Sari (2011)

Analisis Tingkat Kecukupan Modal Dan Loan to Deposit Ratio Terhadap Profitabilitas

Capital Adequacy Ratio

& Loan to Deposit Ratio

Profitabilitas (ROA)

Secara parsial dan simultan menunjukkan CAR dan LDR berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA).

Analisis Pengaruh..., Aulia Imani, Ma.-IBS, 2016

45

No. Nama Peneliti Judul Penelitian Variabel

Hasil Penelitian Independen Dependen

8.

Idris, Asari, Taufik, Salim, Mustaffa dan Jusoff (2011)

Determinant Of Islamic Banking Institution Profitability in Malaysia

Capital Adequacy, Credit Risk, Liquidity, Bank Size, Expenses Management

Profitabilitas Bank (ROA)

Capital Adequacy, Credit Risk, dan Liquidity berpengaruh negative signifikan terhadap ROA.

9. Sukarno &

Syaichu (2006)

Analiss Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bank Umum di Indonesia

CAR, LDR, DER, NPL, dan BOPO

Profitabilitas (ROA)

CAR dan LDR berpengaruh positif sigifikan terhadap ROA.

NPL berpengaruh positif tidak signifikan terhadap ROA.

Sumber: Data diolah dari berbagai jurnal (2016)

Dokumen terkait