BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
5.9 Pembahasan Hasil Penelitian
5.9.3 Pengaruh Integritas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai
Berdasarkan hasil uji t varaibel Integritas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Takalar. Hal ini menunjukkan bahwa jika para pemimpin dan pegawai memiliki integritas kejujuran yang tinggi dalam mengelolaan keuangan, Insyah Allah apapun yang dikerjakan itu pasti bermanfaat dan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan atas pengelolaan keuangan tersebut dengan sungguh- sungguh dihadapan masyarakat meupun lembaga pemerintah maupun non pemerintah Kabuapaten Takalar, dan pada akhirnya, para pegawai yang bekerja pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah menyandang Gelar sebagai Al- Amin. Orang yang yang dapat dipercaya dan teruji Integritasnya. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Q.S An-Anisa ayat 58 sebagai berikut :
“Yang artinya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.
Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat. Dari firman diatas Allah SWT, senantiasa meminta kepada hamba-hamba-Nya untuk menyampaikan Amanah dan menetapkan hukum seadil-adilnya dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil penelitian sejalan hasil penelitian yang dilakukan oleh Yulianti, Wuryanti,2015. Pengaruh Kepemipinan Transformasional, Integritas Perilaku Dan Kepercayaan Terhadap Pimpinan Dalam Peningkatan Kinerja Sdm. Hasil penelitian menunjukkan integritas perilaku berpengaruh positif namun tidak signifikan
terhadap kinerja SDM, dan 5) integritas perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan masyarakat dan Kinerja pegawai pada pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.
Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Yulianti, Wuryanti,2015, yang menyatakan bahwa Integritas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai SDM Pemerintah Kabupaten Samarinda.
Hasil penelitian diatas sejalan dengan teori Mulyadi Wetik (2018) integritas merupakan keharusan diamana pegawai diharuskan untuk dapat bersikap jujur, berani, bijaksana dan bertanggungjawab. Terlepas dari sifat seorang pegawai mereka harus mengikuti norma-norma yang berlaku hal ini dapat dilihat dari teori yang dikemukakan oleh Trevinyo yang berpendapat bahwa integritas juga erat kaitannya dengan moral yang bersifat obyektif, terlepas dari kerangka individu, sosial dan organisasi (Trevinyo Rodriguez dalam Yulianti 2015). Semakin baik integritas yang dimiliki seseorang semakin baik juga kinerja yang dihasilkan oleh pegawai dan integritas juga dapat memperlihatkan perilaku dari seorang pegawai.
Integritas juga dapat memprediksi perilaku-perilaku seperti korupsi yang telah marak terjadi di Indonesia (Syamsir 2014). Dapat dilihat dari berbagai defenisi yang dikemukakan dalam mengartikan integritas, bahwa integritas seolah berperan sangat penting dalam kinerja yang dapat diberikan pegawai, dan juga dapat meprediksi perilaku seorang pegawai hanya dengan melihat integritas pegawai.
Adanya kesesuaian hati dan pikiran serta selarasnya ucapan dengan tindakan merupakan salah satu defenisi integritas yang dikemukakan oleh Syamsir dan Embi (2020). Dari teori dan defenisi yang telah dijelaskan di atas dapat dilihat bahwa
integritas dapat mempengaruhi hasil kerja, prestasi maupun kinerja dari pegawai.
Pegawai yang berani dalam menjalankan tugas, pegawai yang jujur dalam bekerja, bijaksana dalam mengambil keputusan dan menghadapi situasi serta pegawai yang bertanggung jawab dengan semua pekerjaan yang diembankan padanya akan memiliki kinerja atau hasil kerja yang juga baik. Untuk melakukan penelitian ini, ada beberapa indikator yang dapat dijadikan pedoman untuk mengukur integritas seorang pegawai yaitu dilihat dari kejujuran dan transparansi seorang pegawai melakukan pekerjaannya, kebijaksanaan pegawai dalam pekerjaannya dan tanggung jawab seseorang terhadap apa yang telah diamanahkan terhadapnya yaitu pekerjaannya.
5.9.4 Variabel Paling Dominan Terhadap Kinerja Pegawai (Y)
Berdasarkan hasil uji statistic, menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh dominan terhadap kinerja pegawai adalah variabel integritas kerja.
Hal ini mengingat Integritas adalah suatu tindakan terhormat bahkan saat tidak ada orang yang melihat. Integritas dalam bekerja sangat dibutuhkan karena menjadi pondasi untuk membangun kepercayaan antar pegawai. Seseorang yang memiliki integritas yang tinggi akan selalu melakukan perbuatan terpuji sesuai dengan etika moral dan prinsip yang dipegangnya. Oleh karena itu, ketika seseorang pegawai yang memiliki integritas yang baik selalu bekerja keras dalam menyelesaikan pekerjaannya serta memperlakukan rekan kerja dengan hormat.
Hasil penelitian sejalan hasil penelitian yang dilakukan oleh Yulianti, Wuryanti, 2015. Pengaruh Kepemipinan Transformasional, Integritas Perilaku Dan Kepercayaan Terhadap Pimpinan Dalam Peningkatan Kinerja Sdm. Hasil penelitian
menunjukkan integritas perilaku berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja SDM, dan 5) integritas perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan masyarakat dan Kinerja pegawai pada pemerintah Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Yulianti, Wuryanti .2015, yang menyatakan bahwa Integritas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai SDM Pemerintah Kabupaten Samarinda.
Hal ini sejalan dengan teori yang diungkapkan oleh “The Balance Careers, 2019, menyatakan bahwa integritas adalah merupakan prinsip moral dan etika yang baik, tidak peduli ada yang melihat atau tidak. Seseorang yang berintegritas adalah mereka yang sadar diri untuk bertanggung jawab dan selalu jujur dalam setiap tindakannya dan teori Mulyadi Wetik (2018) integritas merupakan keharusan diamana pegawai diharuskan untuk dapat bersikap jujur, berani, bijaksana dan bertanggungjawab pada public.
91 Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Berdasarkan hasil uji parsial atau uji t menunjukkan bahwa transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja. Akuntabilitas berpengaruh postif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Takalar, Sedangkan Integritas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Takalar.
2. Berdasarkan hasil Uji Simultan atau uji f menunjukkan bahwa transparansi, akuntabilitas dan Integritas kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Takalar.
3. Variabel yang berpengaruh dominan terhadap Kinerja Pegawai adalah varaibel Integritas kerja dengan nilai “standardized Coefficients βeta”
sebesar 0,528 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0,000 < 0,005.
4. Besarnya kontribusi pengaruh variabel kompetensi, motivasi dan kompetensi secara simultan sebesar 61,8%. Sisanya, sebesar 38,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
6.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan tersebut di atas maka disarankan sebagai berikut :
1. Transparansi harus dipertahankan dan ditingkatkan oleh Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Takalar sehingga dengan transparansi tersebut masyarakat dapat mengakses segala informasi terkait pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Takalar.
2. Akuntabilitas perlu menjadi skala perioritas dan ditingkatkan pada semua kegiatan pengelolaan keuangan daerah sehingga dengan demikian public dapat mengetahui pengelolaan keuangan pemerintah kabupaten Takalar secara detail dan menyeluruh atas pengelola keuangannya.
3. Integritas kerja setiap pegawai harus dipertahan dan ditingkatkan agar dapat dipercaya semua pihak sehingga masyarakat menilai bahwa para pegawai yang bekerja Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Takalar termasuk pegawai yang dianggap jujur dalam melaksanakan tugas.
DAFTAR PUSTAKA
Abidin,Z.2014. Meningkatkan Produksi Ayam Ras Petelur. Agromedia Pustaka.Jakarta.
Adianto Asdi Sangki, Ronny Gosal dan Josef Kairupan,2020. Penerapan Prinsip Transparansi Dan Akuntabilitas Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (Suatu Studi Di Desa Tandu Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow.
Bennis, Warren G. 2019. Organization Development: Its Nature, Origins, and Prospect. Buffalo: Addison-Wesley Publishing Company, Inc
Citra Kumala Dewi*, M. Ikbal A, Fadli Moh,2019. Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi Dan Komitmen Organisasi Terhadap Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Momunu Kabupaten Buol.
Dadang. Solihin, 2017. Indikator Governance dan Penerapannya dalam Mewujudkan Demokratisasi di Indonesia. Bandung: BAPPENAS.
Didjaja, Mustofa. 2013. Transparansi Pemerintah. Penerbit. Rineka Cipta. Jakarta.
Faisol. 2017. Analisis Akuntanbilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana dan Penggunaan Alokasi Dana Desa Pejarakan Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Tahun 2016. STIE Widyagama : Lumajang.
Fitri Sukmawati, Alfi Nurfitrian, 2019. Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas terhadap Kinerja pengelolaan Keuangan desa pada Pemerintah Desa Kabuapten Garut.
Hartanto, Hanafi. 2004, Keluarga Berencana dan Kontrasepsi, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.
Hermawan Kartajaya. 2012. Hermawan Kartajaya On Marketing, Jakarta PT.
Gramedia Pustaka Utama.
Komang Pariardi Arianti, 1 Edy Sujana, 2 I Made Pradana Adi Putra, 2014.
Pengaruh Integritas, Obyektivitas, Dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit D I Pemerintah Daerah (Studi Pada Inspektorat Kabupaten Buleleng.
Kristianten. (2016) Transparansi Anggaran Pemerintah. Penerbit. Rineka Cipta.
Jakarta.
Lailatul Hikmah, Daru Anondo, 2020. Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas Dan Responsif Terhadap Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Kedungringin Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi.
Lalolo. K. P. Loina 2013. Indikator dan Alat Ukur Prinsip Akuntabiitas, Transparansi dan Partisipasi. Jakarta.
M. Riduan Abdillah Hasnan Ash-Shiddieqy Gusti Azizussalam, 2019. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis, Komitmen Organisasi Dan Integritas Terhadap Kinerja Auditor Pada Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (Bpkp) Provinsi Kalimantan Selatan.
Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta : Andi.
Marta Hapsari Oktavi, 2018. Pengaruh Integritas, Kerahasiaan, Kompleksitas Tugas, Motivasi dan Ketidakjelasan Peran Terhadap Kinerja Auditor di Inspektorat Provinsi Jawa Tengah.
Matia Andriani ,2020. Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, dan Partisipasi Masyarakat terhadap Pengelolaan Dana Desa (Studi Pada Desa Luk, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa.
Minarti, Sri. 2015. Manajemen Sekolah.Jogjakarta: Ar-Ruzz Media
Muktiyanto, Zaky Machmuddah,2016. Peranan Good University Governance Terhadap Kinerja Perguruan Tinggi.
Mulyadi. 2012. Auditing, Buku 1. Salemba Empat. Jakarta.
Nasaruddin Salam, 2019. Manajemen Sumberdaya Manusia, Penerbit. PT Rineka Cipta, Jakarta.
Nico. Andrianto 2007. Transparasi dan Akuntabilitas Publik Melalui eGovernment. Malang: Bayumedia Publishing.
Norni Oktavia.2020. Pengaruh Akuntabilitas Dan Transparansi Dana Desa Terhadap Kepercayaan Masyarakat Di Desa Talang Kebun Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma.
Nugroho, Riant. 2018. Public Policy. PT Elex Media Komputindo: Jakarta.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
Permendagri nomor : 30 Tentang Administrasi Publik Tahun 2014. Menjelaskan bahwa salah satu faktor untuk mewujudkan pemerintahan yang baik adalah unsur birokrasi yang baik.
Pesi Suryani, 2019. Pengaruh Partisipasi Publik, Akuntabilitas, Transparansi Dan Integritas TerhadapKinerja Keuangan Kabupaten Bengkulu Tengah.
Putra Adi Kurniawan. 2019. Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas Dan Peran Perangkat Desa Terhadap Pengelolaan Keuangan Desa Kabupaten Kulon Progo).
Rasul, Syahruddin.2017. Pengintegrasian Sistem Akuntabilitas Kinerja dan Anggaran Jakarta:Detail Rekod.
Reeve James M, dkk.2013. Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia. Buku 1.
Jakarta: Salemba Empat.
Risya Umami, Idang Nurodin, 2017. Pengaruh Transparansi Dan Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Keuangan Desa.
Santosa, Panji. 2010. Administrasi Publik. “Teori dan Aplikasi Good Governance”.
Bandung: RefikaAditama.
Santoso, S. (2014). Statistik Multivariat Edisi Revisi Elex Media Komputindo. . Jakarta.
Serdamayanti, 2011.“Good Governance (kepemerintahan yang baik) bagian kedua: Membangun Sistem Kinerja Guna Meningkatkan Produktivitas Menuju Good Governance (Kepemerintahan yang Baik), Bandung:
Mandar Maju.
Simorangkir,2013. Etika : Bisnis, Jabatan, Dan Perbankan, (Jakarta: PT Rineka Cipta, Jakarta.
Sisi Wahyuni,2020. Pengaruh Penerapan E-Kinerja Dan Integritas Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kota Payakumbuh.
Steven R. Covey. (2017). Skala Prioritas. Penerbit. Sinar Harapan, Jakarta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Suherman, dkk. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung:
Universitas Pendidikan Indonesia.
Sunarto, 2013. Pengantar Manajemen Pemasaran, Cetakan 1. Yogyakarta : Ust.
Press.
Supriyanto, S. Ace, I.S, 2006. Pengaruh Konsentrasi Starter Terhadap Karakteristik Yoghurt. Jurnal Penyuluhan Pertanian, Volume 1, Nomor 1, Mei 2006. Bogor: Jurusan Penyuluhan Peternakan STTP.
Suwanda, Dadang. 2013. Strategi Mendapatkan Opini WTP Laporan Keuangan PEMDA. Jakarta: PPM.
Suyanto. 2007. Pengaruh Pelaksanaan Prinsip GCG Atas Kinerja BUMN. Dalam Jurnal Akuntabilitas, Vol. 6, No. 2. Hal. 114-128.
Syahriyatunnisa, Fierda. 2017. Penerapan Prinsip Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Keuangan kepada Stakeholder di SD Islam Binakheir.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Umi Septiviastuti,2018. Pengaruh Transparansi, Partisipasi Masyarakat, Dan Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Dana Desa Di Kabupaten Ponorogo.
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Instruksi Dalam Negeri Nomor 188.52/1797/SJ Tentang Peningkatan Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah.
Wahyuni. 2013. Fakta Hutan dan Kebakaran Riau 2002-2013. Informasi Atas Hutan Gambut/Rawa Gambut. Riau. Pekanbaru.
Webster, Merriam. 2013. Merriam Webster’s Collegiate Dictionary. United States of America: Merriam Webster Incorporated.
Weny Ulufiah.2017. Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi Dan Partisipasi Terhadap Pengelolaan Dana Desa Untuk Mewujudkan Good Governance Pada Desa Di Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat.
Werimon, Simson, Imam Ghozali dan Mohamad Nazir dkk. 2015. Pengaruh Partisipasi dan Transparansi Kebijakan Publik terhadap Hubungan Antara Pengetahuan Dewan tentang Anggaran dengan Pengawasan Keuangan Daerah. Jurnal SNA X. Hlm. 1-22.
World Bank, 2018.Cost of Pollution in China: Economic Estimates of Physical Damages.Washington DC.
Yusuf. Aulia, Muhammad 2013. Pengaruh Pengalaman, Independensi, dan Skeptisme Profesional Auditor terhadap pendeteksian kecurangan.
Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Syarif Hidaytullah Jakarta.
PENGARUH TRANSPARANSI, AKUNTABILITAS DAN INTEGRITAS TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
KABUPATEN TAKALAR Bapak / Ibu / Sdr /I yang Terhormat,
Dalam rangka penelitian skripsi yang berjudul : Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas Dan Integritas Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Daerah Kabupaten Takalar
Saya mohon kesediaan Bapak/Ibu/Sdr/I meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner atau pernyataan yang dilampirkan. Jawaban yang anda berikan akan sangat membantu penelitian ini, dan kuesioner ini hanya dapat digunakan apabila sudah terisi oleh bapak dan ibu. Perlu peneliti informasikan bahwa seluruh data dan informasi yang diperoleh dari jawaban atas kuesioner ini semata-mata hanya akan digunakan untuk kepentingan penelitian akademis. Semua jawaban kuesioner ini juga akan sangat dijaga kerahasiaannya. Atas bantuan perhatian dan waktu yang Bapak / Ibu berikan saya mengucapkan terima kasih.
Makassar, 12 November 2021 Hormat Saya,
ABD. RACHMAN
Umur : < 30 tahun 30 –40 tahun > 40 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Perempuan
Pendidikan Terakhir : SMA D3
S1, S3
S2
Masa Kerja : < 2 tahun
2-5 tahun > 5 tahun
Petunjuk pengisian kuesioner:
1. Sebelum menjawab setiap pertanyaan/ pernyataan, mohon dibaca terlebih dahulu dengan baik dan benar.
2. Isilah kuesioner sesuai dengan kondisi perusahaan tempat Bapak/ Ibu bekerja.
3. Pilihlah jawaban atau pendapat yang menurut Bapak/Ibu paling sesuai dengan memberi tanda checklist ( Ѵ ) pada kolom yang tersedia
Keterangan :
SS = Sangat Setuju
S = Setuju
KS = Kurang Setuju
TS = Tidak Setuju
STS = Sangat Tidak Setuju
1 Pengumuman anggaran kepada masyarakat dapat meningkatkan transparansi
2 Informasi Anggaran disajikan secara terbuka, cepat, dan tepat kepada seluruh masyarakat meningkatkan ransparansi anggaran
3 Angggaran yang dikelola pemerintah mudah untuk mengakses oleh publik tentang anggaran
4 Transparansi anggaran dapat mengakomodasi usulan/suara rakyat
5 Musrembang dapat meningkatkan kebijakan transparansi anggaran
2. AKUNTABILITAS (X2) SS S KS TS STS
PERTANYAAN 5 4 3 2 1
1 Tahapan pengelolaan anggaran melibatkan unsur-unsur masyarakat.
2 Anggaran disajikan secara terbuka, cepat, dan tepat kepada seluruh masyarakat
3 Kepentingan publik dan golongan menjadi perhatian dan pertimbangan utama dalam pengelolaan anggaran
4 Anggaran merupakan dokumen rahasia sehingga masyarakat tidak perlu tahu 5 Indikator hasil kinerja yang akan dicapai ditetapkan dan telah digunakan untuk mengevaluasi anggaran
5 Proses dan pertanggungjawaban anggaran diawasi secara terus-menerus DPRD dan Masyarakat.
3. INTEGRITASPEGAWAI (X3) SS S KS TS STS
PERTANYAAN 5 4 3 2 1
1 Pegawai yang mengelolaa keuangan harus taat pada peraturan-peraturan baik diawasi maupun tidak diawasi.
2 Pegawai yang mengelola keuangan harus bekerja sesuai keadaan yang sebenarnya, tidak menambah maupun mengurangi fakta yang ada 3 Pegawai yang mengelolah keuangan tidak menerima segala sesuatu dalam bentuk apapun yang bukan haknya
4 Pegawai yang mengelolaa keuangan tidak mengambil uang Negara maupun menerima
orang lain guna mempengaruhi sikap dan pendapatnya
No 4. KINERJA PEGAWAI (Y)
SS S KS TS STS
5 4 3 2 1
PERTANYAAN
1 Saya berusaha untuk bekerja lebih baik dan mampu menyelesaikan tugas lebih banyak dari target Kantor 2 Saya melakukan pekerjaan sesuai standar kerja
yang ditetapkan serta tetap berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mencapai hasil yang maksimal
3 Saya dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat tanpa adanya perbaikan dan Saya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu
4 Saya selalu berangkat lebih awal sebelum jam kerja dan selalu menyelesaikan pekerjaan yang diberikan atasan tepat waktu.
5 Saya melaksanakan pekerjaan yang diberikan secara mandiri dan bertanggungjawab atas pekerjaan yang diberikan.
NO.
RESP.
JENIS KELAMIN
UMUR
N BEKERJ
A X11 X12 X13 X14 X15 TX1 X21 X22 X23 X24 X25 TX2 X31 X32 X33 X34 X35 TX3 Y11 Y12 Y13 Y14 Y15 TY1 1 Pria
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 4 4 4 4 21 4 4 5 2 4 19 4 4 4 5 4 21 4 4 4 4 4 20
2 Wanita
30-40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 5 5 4 22 5 5 5 5 4 24 4 4 4 5 4 21
3 Wanita
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 5 4 21 4 4 5 4 4 21 4 4 4 5 5 22 4 4 4 4 4 20
4 Pria
< 30 Tahun
Diploma 4 / S1
2-5
Tahun 5 5 5 4 5 24 5 5 5 1 4 20 5 5 5 5 5 25 5 5 4 5 5 24
5 Wanita
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 5 4 5 3 22 4 4 2 3 4 17 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25
6 Pria
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 2 4 18 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
7 Pria
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 5 5 5 5 25 5 5 5 2 5 22 5 5 5 5 4 24 5 4 5 5 5 24
8 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 3 19 3 3 4 4 3 17 4 4 4 4 4 20 5 4 4 4 5 22
9 Pria
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 5 5 5 4 24 5 5 5 2 5 22 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25
10 Wanita
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 5 4 4 3 20 4 4 3 3 4 18 5 5 5 5 4 24 5 4 4 4 5 22
11 Pria
> 40
Tahun SMA
> 5
Tahun 5 5 1 5 5 21 2 2 5 1 5 15 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25
12 Pria
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 4 19 5 5 5 5 5 25 5 4 4 4 5 22
13 Wanita
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 5 5 4 4 23 5 5 5 3 4 22 5 4 5 5 4 23 5 5 4 4 5 23
14 Pria
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 4 19 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
15 Wanita
30-40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 3 2 4 17 4 4 4 4 4 20 4 3 4 3 4 18
16 Wanita
< 30 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 4 19 4 4 4 4 4 20 4 3 4 4 4 19
17 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 3 4 4 19 4 4 4 4 3 19 5 5 5 5 5 25 5 3 4 4 5 21
18 Wanita
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 3 4 4 19 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 5 21 5 4 4 4 5 22
19 Wanita
30-40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 5 5 4 3 5 22 5 5 5 5 4 24 5 5 5 5 5 25
20 Pria
< 30 Tahun
Diploma 4 / S1
2-5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20 4 5 4 4 4 21 4 4 4 4 4 20
21 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 5 5 5 5 25 5 5 5 2 4 21 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25
22 Pria
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 4 19 5 5 5 5 5 25 5 4 4 4 5 22
27 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 5 4 4 4 22 4 4 4 3 4 19 5 5 5 5 5 25 4 4 4 4 4 20
28 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 4 3 4 4 20 4 4 3 4 4 19 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
29 Wanita
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 4 19 4 5 5 5 4 23 4 4 4 4 4 20
30 Wanita
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 5 4 21 4 4 4 3 4 19 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
31 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 5 4 4 3 4 20 4 4 3 3 4 18 5 4 5 5 4 23 4 4 4 5 4 21
32 Wanita
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 3 3 4 3 17 3 3 4 4 4 18 5 4 5 5 5 24 5 4 4 4 5 22
33 Wanita
30-40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 5 3 3 19 5 5 5 5 5 25 4 4 4 4 4 20
34 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 4 19 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
35 Pria
30-40 Tahun S2
> 5
Tahun 3 3 3 3 3 15 3 3 4 4 4 18 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
36 Pria
> 40
Tahun SMA
> 5
Tahun 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 4 5 5 5 5 24 5 5 5 5 5 25
37 Pria
> 40
Tahun SMA
> 5
Tahun 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25
38 Pria
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 3 3 3 3 16 3 3 4 5 4 19 5 5 4 5 4 23 4 4 4 4 4 20
39 Pria
30-40
Tahun SMA
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
40 Pria
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 5 21 4 4 4 3 4 19 5 5 5 5 5 25 5 5 5 5 5 25
41 Pria
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 5 20 4 4 5 5 4 22 5 4 4 4 5 22
42 Pria
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 5 4 4 4 4 21 4 4 4 3 4 19 5 4 4 4 4 21 4 4 4 4 4 20
43 Pria
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 2 4 18 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
44 Pria
> 40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 2 4 18 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20
45 Pria
> 40 Tahun S2
> 5
Tahun 5 5 5 4 4 23 4 4 4 2 4 18 4 4 4 4 4 20 4 4 5 4 4 21
46 Wanita
30-40 Tahun
Diploma 4 / S1
> 5
Tahun 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 20 4 4 5 4 4 21
47 Wanita
> 40
Tahun Diploma 3
> 5
Tahun 3 4 5 5 4 21 5 5 4 4 4 22 4 4 4 5 5 22 5 4 4 5 5 23
1. Validitas Transportasi (X1)
2. Validitas Akuntabilitas (X2)
4. Validitas Kinerja ASN (Y)
Nilai Cronbach’s Alpha 0.783 > 0.50
2. RELIABILITAS AKUNTABILITAS (X2)
Nilai Cronbach’s Alpha 0.497 < 0.50
Nilai Cronbach’s Alpha 0.883 > 0.50
4. RELIABILITAS KINERJA ASN (Y)
Nilai Cronbach’s Alpha 0.867 > 0.5
2. UJI MULTIKOLINIERITAS NILAI VIF < 10.00
- jumlah k (independen variabel) = 3 - Nilai dL = 1.398
- Nilai dU = 1.669 - Nilai Dw = 1.732
- Kesimpulan = Dw > dU (1.732 > 1.669) = Tidak Terdapat autokorelasi
4. UJI HETEROSKEDASTISITAS
Data tersebar di atas dan di bawah titik 0 pada sumbu Y, disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas