• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengertian Penjualan dan Volume Penjualan

Dalam dokumen Skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar (Halaman 36-41)

BAB I PENDAHULUAN

H. Pengertian Penjualan dan Volume Penjualan

Penjualan adalah suatu kegiatan yang terpadu untuk mengembangkan rencana-rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan pembeli, guna mendapatkan penjualan yang menhasilkan laba. Menurut Komaruddin (2002:776) : “Penjualan adalah kegiatan untuk menukarkan barang dan jasa khususnya dengan uang, dilihat dari suatu sudut penjualan berarti kegiatan untuk mendapatkan pembeli, sedangkan harga jual merupakan nilai berupa uang, termasuk semua biaya yang diminta atau seharusnya diminta oleh penjual karena penyerahan barang tidak termasuk pajak, potongan harga yang dicantumkan dalam faktur pajak, dan harga barang-barang yang dikembalikan”.

Pada saat perusahaan menjual barang dagangannya, maka diperoleh pendapatan.Jumlah yang dibebankan pembeli untuk barang dagang yang diserahkan merupakan pendapatan perusahaan yang bersangkutan.Penjualan dapat dilakukan secara kredit maupun tunai dan pada umumnya kepada beberapa langganan.

Pada waktu menjual, kadang-kadang perusahaan harus menerima pengembalian barang atau memberi potongan harga.Hal ini terjadi kalau barang yang dijual tidak sesuai dengan permintaan pembeli.Penerimaan kembali barang telah dijual disebut penjualan retur (sales return), sedangkan pemberian potongan harga disebut pengurangan harga (sales allowances).

Pada umumnya penjualan retur dan pengurangan harga, penjualan barang dagangan oleh sebuah perusahaan dagang biasanya hanya disebut

“Penjualan”. Soemarso (2004:49) : “Jumlah transaksi penjualan yang terjadi biasanya cukup besar dibandingkan dengan jenis transaksi yang lain.

Beberapa perusahaan hanya menjual barangnya secara tunai, perusahaan yang lain hanya menjualnya secara kredit, dan yang lain lagi menjual barangnya dengan kedua syarat jual beli tersebut”.

Penjualan barang secara tunai dicatat sebagai debet pada perkiraan kas dan kredit pada perkiraan penjualan. Dalam praktek, biasanya penjualan secara ini dicatat dalam buku penerimaan kas. Penjualan barang secara kredit dicatat sebagai debet pada perkiraan piutang dagang dan kredit pada perkiraan penjualan. Transaksi ini dicatat dalam buku penjualan .setiap pencatatan kedalam buku harian harus didasarkan atas suatu dokumen yang merupakan bukti transaksi yang bersangkutan.

Tingkat volume penjualan yang mengutungkan merupakan tujuan dari konsep pemasaran artinya laba itu diperoleh dengan melalui pemuasan konsumen, sehingga leluasa menyediakan barang dan jasa yang dapat memberikan tingkat kepuasan yang lebih besar kepada konsumen serta dapat memperkuat kondisi perekonomian secara keseluruhan.

Penjualan merupakan salah satu kegiatan didalam pemasaran.

Dengan kata lain sasaran utama dari pemasaran adalah untuk memperoleh peningkatan volume penjualan dari waktu ke waktu dalam periode tertentu.

Tingkat volume penjualan yang menguntungkan merupakan tujuan dari konsep pemasaran, artinya laba itu dapat diperoleh dengan menjual produk kepada konsumen.Dengan laba ini dapat memperkuat posisinya dalam kelangsungan usahanya, sehingga lebih leluasa menyediakan barang dan jasa yang dapat memberikan tingkat kepuasaan yang lebih besar kepada konsumennya, serta dapat memperkuat kondisi ekonominya secara keseluruhan, hingga pada akhirnya dapat mencapai tujuan utama perusahaan.

Untuk memperjelas pengertian penjualan berikut ini dikutip beberapa pengertian penjualan. Salah satunya dikemukakan oleh Basu Swastha sebagai berikut :

“Penjualan biasa juga diistilahkan sebagai menjual yaitu ilmu dan seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang dan jasa yang ditawarkannya”.

Menurut pengertian diatas bahwa penjualan dapat tercipta suatu proses pertukaran barang dan jasa antara penjual dengan pembeli. Semakin pandai seseorang untuk menjual akan semakin cepat pula mencapai sukses dalam melaksanakan tugas-tugasnya, sehingga tujuan yang diinginkan akan segera terlaksana.

Adapun definisi penjualan menurut beberapa ahli yang berbeda satu dengan yang lainnya. Menurut Burton Bigelow dikutip Ukas (2000:8) bahwa:

Penjualan adalah suatu proses berganda yang dapat memenuhi kebutuhan dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus mengeluarkan uang dengan tidak menimbulkan ketidakpuasan, sehingga kita perlu menyesuaikan hasil dan

pelayanan dengan kebutuhan itu dengan tidak merugikan dan keuntungan akan kita raih setelah setiap masalah terjawab dan seluruh keberatan telah teratasi yang mengakibatkan terjadinya pesanan.Selanjutnya menurut Sumadji (2006:587) bahwa penjualan adalah salah satu nama rekening untuk mencatat pendapatan yang berasal dari berbagai transaksi yang dilakukan perusahaan. Transaksi tersebut dicatat pada rekening sebagai kredit.

a. Transaksi yang melibatkan pengiriman atau penyerahan produk.

b. Hak atau jasa dalam pertukaran untuk penerimaan kas, janji pembayaran atau yang dapat disamakan dengan uang.

Menurut swastha (2001:404) mengemukakan bahwa “penjualan merupakan ilmu dan seni mempengaruhi perilaku yang dilakukan oleh penjual untuk mengajak orang lain bersedia membeli barang atau jasa yang ditawarkan”.

Sedangkan definisi volume penjualan dikemukakan oleh Alimansyah (2002:297) bahwa “volume penjualan adalah jumlah penjualan yang berhasil dicapai oleh suatu perusahaan dalam suatu jangka waktu tertentu”.

Selanjutnya Swastha (2001:97) memberikan penjelasan mengenai volume penjualan bahwa “Volume penjualan merupakan jumlah penjualan bersih yang terdapat pada laporan rugi laba perusahaan pada suatu periode tertentu”.

Berdasarkan pada beberapa devinisi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa volume penjualan adalah jumlah penjualan yang berhasil

dicapai oleh perusahaan atas barang yang dijual kepada konsumen melalui proses jual-beli yang dinyatakan secara kuantitatif yakni dapat diukur dalam suatu alat ukur tertentu seperti ton, unit, lembar, atau rupiah.

I. Kerangka Pikir

PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penjualan mobil dengan merek toyota, Tujuan perusahaan ini pada dasarnya adalah usaha untuk mencapai tingkat penjualan dan profit yang optimal dengan ditunjang oleh berbagai aspek termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan diantaranya produk, promosi dan pelayanannya.

Berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penjualan perusahaan, penulis dalam hal ini akan membahas dua faktor yang di jadikan sebagai variabel penelitian yaitu biaya promosi dan pelayanan konsumen dengan asumsi bahwa kedua faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap peningkatan volume penjualan perusahaan PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada kerangka pikir berikut:

Gambar 1. Skema Kerangka Pikir

Dalam dokumen Skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar (Halaman 36-41)

Dokumen terkait