BAB IV PENGOLAHAN DATA DAN ANALISA HASIL
4.1 Pengumpulan Data
Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi terhadap kondisi dan parameter proses produksi yang berlangsung sesuai kondisi aktual di lapangan. Data-data yang diperlukan dalam penelitian yang berkaitan dengan optimasi perencanaan proses produksi tepung terigu adalah sebagai berikut:
1. Permintaan tepung untuk depo minggu ke 2 bulan Agustus 2017 2. Kapasitas mesin pengepakan
3. Kapasitas mesin penggiling gandum 4. Kapasitas penyimpanan bahan baku 5. Kandungan nutrisi tiap produk
6. Jenis gandum dan kandungan nutrisi tiap gandum
7. Biaya bahan baku, biaya penggilingan dan biaya pengepakan.
4.1.1 Data Permintaan Tepung Terigu
Produk tepung terigu yang diproduksi PT Y didistribusi melalui depo-depo yang tersebar di beberapa wilayah di luar Surabaya. Depo berfungsi sebagai gudang penyimpanan tepung terigu dan penyangga gudang di Surabaya untuk memastikan bahwa persediaan tidak akan stock out. Letak depo berada di Probolinggo (i=1), Boyolali (i=2), Kertosono (i=3), Banjarmasin (i=4) dan Malang (i=5). Setiap depo memiliki permintaan yang berbeda untuk setiap merek tepung terigu. Tabel 4.1 menunjukkan data permintaan tepung terigu untuk depo pada minggu ke 2 bulan Agustus 2017.
24
Tabel 4.1 Data Permintaan Tepung Terigu Minggu Ke 2 Agustus 2017
4.1.2 Data Kapasitas Mesin Pengepakan
Tepung terigu dikemas dalam kemasan yang berbeda-beda berdasarkan jenis merek. Ukuran kemasan tepung terigu pada penelitian ini terdapat 2 jenis, yaitu ukuran 25 Kg (j=1) dan 1 Kg (j=2). Proses pengepakan tepung terigu dilakukan pada 2 jenis mesin, yaitu mesin Packer 1 (l=1) dan mesin Packer 2 (l=2). Durasi waktu untuk mengemas ukuran 25 Kg adalah 3,08 menit/Ton dan ukuran 1 Kg adalah 18,18 menit/Ton. Kedua jenis mesin pengepak ini dapat mengemas baik ukuran 25 Kg maupun 1 Kg, namun tidak dapat mengemas ukuran yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Penggantian ukuran kemasan dilakukan maksimal 6 kali per minggu per mesin Packer dengan waktu yang diperlukan untuk melakukan persiapan setiap penggantian ukuran kemasan adalah 10 menit. Data kapasitas masing-masing mesin Packer ditunjukkan Tabel 4.2. Kapasitas-kapasitas mesin dalam penelitian ini menggunakan satuan menit/minggu dikarenakan satuan tersebut sesuai dengan kebutuhan penelitian dalam model matematis. Jumlah kapasitas mesin Packer 1 didapat dari 25 mesin yang bekerja selama 24 jam dalam 7 hari (25 mesin x 60 menit x 24 jam x 7 hari = 252.000 menit/minggu), sedangkan untuk mesin Packer 2 berjumlah 15 mesin dengan durasi waktu bekerja yang sama dengan mesin Packer 1.
Tabel 4.2 Data Kapasitas Mesin Packer
Keterangan Kapasitas (menit/minggu) Mesin Packer 1 252.000 Mesin Packer 2 151.200
Ukuran 1 Ukuran 2 Ukuran 1 Ukuran 2 Ukuran 1 Ukuran 2 Ukuran 1 Ukuran 2 Ukuran 1 Ukuran 2 Depo 1 740 150 730 1.000 200 100 1.000 800 500 700 Depo 2 2.000 100 1.500 1.000 100 150 2.000 200 450 500 Depo 3 800 100 500 200 50 50 1.000 500 1.000 400 Depo 4 2.500 50 500 400 10 50 3.000 50 1.500 50 Depo 5 1.000 50 500 100 100 50 500 20 200 30 Permintaan
(Ton/Minggu)
Merek 1 Merek 2 Merek 3 Merek 4 Merek 5
25 4.1.3 Data Kapasitas Mesin Penggiling Gandum
Proses penggilingan gandum agar menjadi tepung terigu dilakukan pada 3 mesin penggiling gandum, yaitu mesin Mill 1 (m=1), Mill 2 (m=2) dan Mill 3 (m=3).
Setiap mesin penggiling dapat menggiling berbagai jenis gandum namun dengan durasi proses menggiling yang berbeda. Gandum dari Kanada (n=1) memerlukan 1,7 menit, gandum dari Australia (n=2) memerlukan 1,5 menit dan gandum dari Ukraina (n=3) memerlukan 1,4 menit masing-masing untuk menghasilkan 1 Ton.
Tabel 4.3 menunjukkan kapasitas masing-masing mesin Mill. Kapasitas mesin Mill 1 didapat dari 6 mesin yang beroperasi selama 24 jam dalam 7 hari (6 mesin x 60 menit x 24 jam x 7 hari = 60.480 menit/minggu), sedangkan untuk mesin Mill 2 dan mesin Mill 3 masing-masing berjumlah 4 dan 3 mesin dengan durasi waktu beroperasi yang sama dengan mesin Mill 1.
Tabel 4.3 Data Kapasitas Mesin Mill
Keterangan Kapasitas (menit/minggu) Mesin Mill 1 60.480 Mesin Mill 2 50.400 Mesin Mill 3 40.320 4.1.4 Data Kapasitas Penyimpanan Bahan Baku
Sebelum siap digunakan untuk proses penggilingan, gandum sebagai bahan baku tepung terigu terlebih dahulu disimpan dalam silo-silo setelah dibongkar dari kapal pengangkut. Gandum pada silo disimpan berdasarkan jenisnya. Data kapasitas silo untuk masing-masing jenis gandum ditunjukkan Tabel 4.4.
Tabel 4.4 Data Kapasitas Penyimpanan Bahan Baku
4.1.5 Data Kandungan Nutrisi Tiap Produk
Produk tepung terigu yang diproduksi PT Y memiliki beberapa jenis varian yang pada penelitian ini disebut sebagai merek. Merek tepung terigu dibedakan
Keterangan Kapasitas (Ton/minggu) Silo Gandum n=1 40.000 Silo Gandum n=2 62.000 Silo Gandum n=3 102.000
26
berdasarkan kandungan nutrisi (u) yang disyaratkan, diantaranya adalah kandungan moisture (u=1), kandungan protein (u=2) dan kandungan ash (u=3). Tabel 4.5 menunjukkan data kandungan nutrisi (u) yang disyaratkan pada setiap jenis merek tepung terigu.
Tabel 4.5 Data Kandungan Nutrisi yang Disyaratkan
4.1.6 Data Jenis Gandum dan Kandungan Nutrisi Tiap Gandum
Pada penelitian ini jenis gandum dibedakan berdasarkan negara pemasoknya, yaitu Kanada (n=1), Australia (n=2) dan Ukraina (n=3). Gandum yang berasal dari negara yang berbeda memiliki kecenderungan karakteristik yang berbeda pula.
Gandum dari Kanada memiliki karakter hard wheat sedangkan gandum dari Australia dan Ukraina memiliki karakter soft wheat. Data kandungan nutrisi u yang terdapat pada gandum n ditunjukkan pada Tabel 4.6.
Tabel 4.6 Data Kandungan Nutrisi Tiap Gandum
4.1.7 Data Biaya Bahan Baku, Biaya Penggilingan dan Biaya Pengepakan a. Biaya Bahan Baku
Bahan baku berupa gandum memiliki kontribusi terbesar dalam biaya produksi, yaitu sebesar 88%. Harga gandum pada penelitian ini diasumsikan konstan yang dihitung dari rata-rata harga selama setahun terakhir per jenis gandum. Tabel 4.7 menunjukkan harga dan jenis gandum yang digunakan dalam perencanaan produksi.
Merek 1 Merek 2 Merek 3 Merek 4 Merek 5 Moisture 13,9-14,1 13,2-13,7 14,6-14,9 13,9-14,1 13,7-13,9
Protein 13-14 11-12 14-15 12-13 10-11
Ash 0,64-0,74 0,54-0,64 0,74-0,78 0,54-0,64 0,4-0,5
Jenis Nutrisi Kandungan Nutrisi yang Disyaratkan (%)
Gandum n=1 Gandum n=2 Gandum n=3 Moisture 14,8 13,4 13,8 Protein 14,67 12,33 10,5 Ash 0,76 0,65 0,49
Jenis Nutrisi
Kandungan Nutrisi Gandum (%)
27 Tabel 4.7 Data Harga Bahan Baku
b. Biaya Penggilingan
Unsur biaya penggilingan terdiri dari biaya listrik, persiapan (set up) dan tenaga kerja langsung. Besarnya biaya penggilingan berbeda untuk setiap jenis gandum karena waktu yang diperlukan untuk menggiling tiap jenis gandum berbeda. Data besarnya biaya penggilingan ditunjukkan Tabel 4.8.
Tabel 4.8 Data Biaya Penggilingan
c. Biaya Pengepakan
Biaya kemasan, listrik, persiapan (set up) dan tenaga kerja langsung termasuk dalam unsur biaya pengepakan. Besarnya biaya pengepakan berbeda untuk setiap jenis mesin Packer dan setiap ukuran kemasan. Hal tersebut dapat dilihat dalam tabel 4.9.
Tabel 4.9 Data Biaya Pengepakan
Gandum n=1 Gandum n=2 Gandum n=3
3.300.000 3.100.000 2.900.000
Harga Gandum (Rp/Ton)
Gandum n=1 Gandum n=2 Gandum n=3
Mesin Mill 1 114.000 101.500 87.500
Mesin Mill 2 116.000 99.750 72.500
Mesin Mill 3 140.000 122.500 71.250
Biaya Penggilingan (Rp/Ton) Keterangan
Ukuran 1 Ukuran 2
Mesin Packer 1 250.000 770.000
Mesin Packer 2 270.000 750.000
Keterangan Biaya Pengepakan (Rp/Ton)
28