• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO

Dalam dokumen Bank Central Asia Tbk 2015 (Halaman 87-90)

Pengungkapan prinsip-prinsip manajemen risiko dan eksposur risiko secara bank-wide termasuk posisi permodalan mengacu kepada Surat Edaran Bank Indonesia No. 14/35/DPNP tanggal 10 Desember 2012 perihal Laporan Tahunan Bank Umum dan Laporan Tahunan Tertentu yang Disampaikan kepada Bank Indonesia.

I. Penerapan Manajemen Risiko BCA

Pedoman penerapan kebijakan manajemen risiko BCA mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan PBI No. 11/25/ PBI/2009 tanggal 1 Juli 2009, dan dirangkum sebagai berikut:

I.A. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris Dan Direksi

1. Dalam melaksanakan fungsi manajemen risiko, Dewan Komisaris telah memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas, diantaranya:

• Menyetujui kebijakan-kebijakan yang harus mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris.

• Mengevaluasi pelaksanaan kebijakan manajemen risiko dan strategi manajemen risiko.

• Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan memberikan arahan perbaikan atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko, antara lain mengevaluasi pelaksanaan manajemen risiko melalui laporan yang disampaikan Direksi secara berkala dan meminta penjelasan kepada Direksi jika dalam pelaksanaannya terdapat penyimpangan dari kebijakan yang telah ditetapkan.

• Menyetujui transaksi yang

memerlukan persetujuan dari Dewan Komisaris.

2. Dalam melaksanakan fungsi manajemen risiko, Direksi telah memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas, diantaranya: • Mengevaluasi dan menyetujui

kebijakan-kebijakan serta metodologi yang digunakan untuk penilaian berbagai jenis risiko Bank.

• Memantau perkembangan risiko Bank secara periodik dan pelaksanaan implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM).

86

PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2015

manusia serta struktur organisasi yang jelas menyangkut batasan wewenang, tugas dan tanggung jawab serta fungsi dan aktivitas yang memiliki risiko serta prosedur kaji ulang risiko.

• Mengadakan program pelatihan manajemen risiko secara reguler yang diikuti oleh seluruh pejabat/karyawan BCA dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan sumber daya manusia di bidang manajemen risiko. • Mengikutsertakan karyawan/pejabat

pada program Sertiikasi Manajemen

Risiko sesuai dengan jenjang jabatannya.

3. Pelaksanaan pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi (Manajemen) dilakukan diantaranya:

• Pengawasan Dewan Komisaris dilaksanakan sesuai tugas dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. • Tugas pengawasan Dewan Komisaris

dibantu oleh Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi serta Komite Tata Kelola Terintegrasi.

a. Komite Audit, dibentuk untuk memastikan terselenggaranya sistem pengendalian internal, proses pelaporan keuangan dan tata kelola perusahaan yang efektif.

b. Komite Pemantau Risiko, dibentuk untuk memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan perlindungan yang memadai terhadap risiko-risiko yang dihadapi oleh Bank.

c. Komite Remunerasi dan Nominasi, dibentuk untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris

serta sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi.

d. Komite Tata Kelola Terintegrasi

dibentuk untuk mengevaluasi penerapan Tata Kelola Perusahaan antara lain melalui penilaian kecukupan pengendalian internal dan pelaksanaan fungsi kepatuhan di BCA maupun anak-anak usaha Bank secara terintegrasi.

• Dewan Komisaris menjaga

komunikasi yang konstruktif dengan Direksi.

• Dewan Komisaris secara aktif memberikan saran kepada Direksi dalam menentukan langkah-langkah strategis yang perlu dijalankan.

• Direksi secara aktif melakukan diskusi, memberikan masukan serta memantau kondisi internal dan perkembangan faktor eksternal yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi strategi bisnis BCA.

I.B. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, Dan

Penetapan Limit Manajemen Risiko

1. BCA telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian internal yang baik antara lain Divisi Audit Internal, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan dan Komite Manajemen Risiko.

2. BCA telah memiliki kebijakan pengelolaan risiko yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank & Rencana Kerja Anggaran Tahunan dan telah disusun sesuai dengan visi, misi, strategi bisnis, kecukupan permodalan, kemampuan SDM dan risk appetite. Kebijakan tersebut dikaji ulang secara berkala dan disesuaikan dengan perkembangan/perubahan yang terjadi, baik internal maupun eksternal.

87

PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2015

3. Kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko telah didokumentasikan secara tertulis dan lengkap serta di-review secara berkala.

4. Dalam melakukan aktivitas bisnisnya, BCA telah menyusun Rencana Bisnis Bank dan Rencana Kerja Anggaran Tahunan yang membahas strategi BCA secara keseluruhan yang mencakup arah pengembangan bisnis dan penetapan strategi tersebut telah memperhitungkan kemungkinan dampak strategi tersebut terhadap permodalan Bank, antara lain proyeksi permodalan dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).

I.C. Kecukupan Proses Identiikasi, Pengukuran,

Pemantauan Dan Pengendalian Risiko Serta Sistem Informasi Manajemen Risiko

1. BCA telah memiliki prosedur pemberian kredit dan prosedur kegiatan operasional lainnya yang diatur secara jelas dalam manual ketentuan, panduan kerja, surat keputusan kebijakan dan surat edaran manajemen.

2. Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dengan membandingkan risiko aktual dengan limit risiko yang telah ditetapkan.

3. Laporan mengenai perkembangan risiko,

yang meliputi antara lain: Laporan Proil

Risiko, Laporan Portofolio Kredit dan Laporan Pencapaian Rencana Kerja Perusahaan disampaikan kepada Direksi secara rutin.

I.D. Sistem Pengendalian Internal Yang Menyeluruh 1. BCA telah memiliki kebijakan sistem

pengendalian internal yang mencakup lima komponen:

• Pengawasan oleh manajemen dan budaya pengendalian risiko

• Identiikasi dan penilaian risiko

• Kegiatan pengendalian risiko dan pemisahan fungsi

• Sistem akuntansi, informasi, dan komunikasi

• Kegiatan pemantauan dan tindakan koreksi penyimpangan

2. Sistem pengendalian internal terhubung dengan masing-masing unit bisnis maupun unit operasional yang merupakan

irst line of defense dalam manajemen risiko. Unit-unit tersebut dilengkapi dengan fungsi pengawasan, yang dilakukan oleh Pengawasan Internal di kantor cabang, kantor wilayah, dan kantor pusat.

Untuk mendukung penerapan manajemen risiko, BCA telah memiliki kebijakan manajemen risiko, prosedur dan limit risiko dan mendorong terciptanya budaya kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Pengendalian internal ini dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan yang merupakan second line of defense dalam manajemen risiko.

Kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian internal dikaji ulang secara berkala oleh Divisi Audit Internal yang merupakan third line of defense dalam manajemen risiko, untuk memastikan pengendalian internal telah dijalankan secara memadai.

3. Seluruh manajemen dan karyawan BCA memiliki peran dan tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas dan pelaksanaan sistem pengendalian internal BCA.

88

PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2015

garis pengawasan

Catatan:

* Termasuk melakukan pemantauan pelaksanaan fungsi audit internal / manajemen risiko / kepatuhan pada Entitas Anak dalam rangka penerapan tata kelola terintegrasi dan manajemen risiko terintegrasi. • Wakil Presiden Direktur

melakukan fungsi pemantauan dan penyelarasan secara menyeluruh terhadap pengelolaan Entitas Anak. • Direktur Manajemen Risiko

melakukan fungsi pemantauan risiko Entitas Anak dalam rangka manajemen risiko terintegrasi.

DIREKSI DIREKTUR KREDIT DIREKTUR MANAJEMEN RISIKO PRESIDEN DIREKTUR

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM

DEWAN KOMISARIS WAKIL PRESIDEN DIREKTUR Analisa Risiko Kredit Pengamanan Teknologi Informasi Manajemen Risiko* Penyelamatan Kredit Kepatuhan* Komite Pemantau Risiko Asset & Liability

Committee (ALCO) Komite Kebijakan Perkreditan Komite Kredit Komite Manajemen Risiko Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Enterprise Risk Management Manajemen Risiko Kredit Manajemen

Risiko Pasar Manajemen Risiko Operasional

Audit Internal*

Anti Fraud

Komite Tata Kelola Terintegrasi Komite Audit BCA Finance BCA Finance Ltd. Hong Kong BCA Syariah BCA Sekuritas Asuransi Umum BCA Central Santosa Finance Auransi Jiwa BCA DIREKTUR KEPATUHAN

garis komunikasi dan penyampaian informasi garis pelaporan/ tanggung jawab

Dalam dokumen Bank Central Asia Tbk 2015 (Halaman 87-90)