• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. PENUTUP

C. Saran

Berdasarkan hasil penelitian, tentang Manajemen Strategi Pemberdayaan Alumni di SMKN 1 Praya kabupaten Lombok Tengah maka agar pemebrdayaan alumni di SMKN 1 Praya lebih maju dan lebih Progresif, penulis menyarankan beberapa hal sebagai berikut:

1. Diperlukan Kerangka berpikir pemberdayaan di waka Hubin dan harus tersosialisasikan di stockholder SMKN 1 Praya sehingga semua gerak langkah bersama dewan Guru, TU, Waka Hubin, Kaprog dan Wali Kelas bersatu padu dengan kerangka tersbut untuk mensukseskan rencana fundamental dari Pemberdayaan yang tertuang di Visi Misi sekolah.

2. Diperlukan Tim khusus dalam Pelaksanaan Pemberdayaan untuk memantau atau mengiringi setiap langkah pemberdayaan setingkat MBS (manajemen berbasis sekolah) atau Tim Pengembang Sekolah.

94

3. Disarankan untuk memastikan jadwal evaluasi setidaknya ada rencana baku tentang evaluasi dan dipanelkan dalam diskusi setingka waka atau Kaprog jika tidak memungkinkan evalausi menyeluruh oleh semua stockholder yang ada.

95

DAFTAR PUSTAKA

Afifudin, Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung:

CV. Pustaka Setia, 2012.

Akdon.Strategic Management for Educational Management (Manajemen Strategik untuk Manajemen Pendidikan).Bandung: Alfabeta, cet. 2.

2007.

Amirul Hadi dan Haryanto, Metodologi Penelitian Pendidikan untuk IAIN dan PTIAIN Semua Jurusan Komponen MKK, (Bandung : Pustaka Setia, 1998), h.47.

Arikunto, Suharsimi.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2006.

Barlian, I. Begitu Pentingkah Strategi Belajar Mengajar Bagi Guru?.In Forum sosial (Vol. 6, No. 01, pp. 241-246).Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya. 2013.

David, F. Manajemen Strategik. Jakarta: Erlangga. 2004.

David, Fred R. Dan Forest R. David. Manajemen Strategik. Jakarta:

Salemba Empat. 2015.

Dess, Gregory G. and Alex Miller, “Strategic Management”.

International Edition, New York: Mc Grow Hill,1993.

Direktorat pembinaan SMK, 2006.Pengembangan unit Produksi SMK.

Jakarta: Direktur Pembinaan SMK.

E. Mulyasa. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2007.

Echdar, S. 2014. Pengaruh Lingkungan Eksternal dan Internal Terhadap Pengembangan Human Capital (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur GoPublik di Indonesia). (hal. 370-390).

96

Proceeding”Integrating Knowledge with Science and Religion”.Universiti Teknologi Malaysia.

Harsono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:

CV. Alfabeta, 2008.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2015. (Online),(Kbbi.web.id), diakses tanggal 4 Juni 2021.

Kuswandi A., Purwatih A. R. dan Nuraini S., 2018. Pengembangan Kawasan Pariwisata dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakatdi Provinsi NTB.Governance, Vol 8.

M. Ngalim Purwanto. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung:

PT Remaja Rosdakarya. 2006.

Miles, Mattew B dan Amichael Huberman.Analisis Data Kualitatif Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohisi. Jakarta: Universitas Indonesia. 2007.

Moch. Idochi Anwar. Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan, Bandung: Alfabeta. 2004.

Moleong, J. Lexy. Strategilogy Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2007.

Murniati Ar. 2009. Strategi kepala Sekolah dalam Pemberdayaan Sekolah Menengah kejuruan. Jurnal ilmu Pendidikan .jilid 16. Nomor 2 Juni 2009. Hal 126 – 134.

Oxford Advanced Learners Dictionary. 1995. Oxford: Oxford University Press.

Rangkuti, Freddy.Measuring Custumer Satisfaction: Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. 2009.

Rulam Ahmadi, 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif, (Yogyakarta: Ar- Ruzz Media: 2014), 161 hal.

97

Samsu, 2014.Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan.Pusat Studi Agama dan Kemasyarakatan (PUSAKA) jambi.206 hal.

Shulhan Muwahid dan Soim, Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Dasar Menuju Peningkatan Mutu Pendidikan Islam, Yogyakarta:

Teras, 2013.

Sagala R., Permana T., Permana E., 2019. Studi Penelusuran Lulusan SMK Program T – Tep yang kerja di Industri Kota Bandung. Jurnal Of Engineering Education , Vol. 6, No.1, Juni 2019. Bandung.

Universitas Indonesia

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RAD. Bandung:

CV. Alfabeta, 2011.

Sugiyono.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

CV. Alfabeta, 2008.

Sukmadinata.Metode penelitian Pendidikan Bandung:RemajaRosda Karya, 2007:102

Sutama.Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, PTK, R & D.

Surakarta: Fairuz Media. 2010.

Syafiq. 2013. Tracer study: Career Development Center Universitas Indonesia (Tracer Study), Depok. Universitas Indonesia.

Taufiqurokhman, 2016. Manajemen Strategik. Fakultas Ilmu Sosial dan politikuniversitas prof. Dr. Moestopo Beragama.134 hal.

Tedjo Tripomo. Manajemen Strategi. Bandung: Rekayasa Sains. 2005.

Terry, George R. Prinsip-Prinsip Manajemen, penerjemah J-Smith D.F.M.

Jakarta: PT Bumi Aksara. 2012.

Thomas Wheelen, David, Hunger J. Manajemen Strategis. Yogyakarta:

ANDI. 2010.

Permendiknas no 28 tahun 2010 Pasal 1 Ayat 1

98

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 29 Tahun 1990 Tentang pendidikan Menengah.Pasal 1.

Undang – undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem pendidikan nasional.

Pasal 3.

Undang-undang Republik Indonesia No. 10 tahun 2009.

Wahjosumidjo.Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2013.

99

LAMPIRAN

100

CURIKULUM VITAE DATA PRIBADI

Nama : H. Rahmat Dzakir

Tempat/Tgl lahir : Marong, 8 Mei 1972

Jenis Kelamin : Laki – laki

Alamat : Dusun Rangah desa Marong, Kecamatan Praya Timur.

Nama Ayah : H. Manuh Chalid, SPdi

Nama Ibu : Hj. Masturoh.

Agama : Islam

E- Mail : [email protected]

RIWAYAT PENDIDIKAN

SD : SDN 2 Marong (1978)

SMP : SMPN 1 Praya Timur (1984)

MAN : MAN 1 Mataram (1987)

Perguruan Tinggi : Universitas Mataram (1990)

Akta IV : Universitas Mataram (1998)

Demikian Curiculum vitae ini saya buat dengan sebenarnya

Marong, 16 Juni 2022

H. Rahmat Dzakir NIM. 200403056

103

104

105

106

DOKUMENTASI WAWANCARA

107

Penyerahan Surat penelitian

Memperkenalkan diri dan menjelaskan kubutuhan

Wawancara dengan Kepala Sekolah Kasman, SPd. MPd

108

Memperkenalkan diri dan Diskusi bersama dengan Waka Hubin dan BKK

Wawancara dengan Waka Hubin MUhamad Ilham, SPd

Wawancara dengan Ketua BKK Bapak Asmui, SSTPar.

109

STRUKTUR ORGANISASI BURSA KERJA KHUSUS ( BKK ) SMK NEGERI 1 PRAYA

PELINDUNG

DISNAKER KAB. LOMBOK TENGAH

PEMBINA KEPALA SMKN 1 PRAYA

PENANGGUNG JAWAB BKK

WAKASEK HUMAS (MUHAMAD ILHAM, S.Pd.)

KETUA BKK ASMUI, SST.Par.

Petugas PendaftaranLowong

anPekerjaan

*********

KITIRMAN, SST.Par.

Petugas atau Operator BKK

*********

LaluAttasaldi, S.Kom.

Tata Usaha BKK

*********

MOH. NASRUDIN, SST.Par.

Petugas BimbinganKonseling

*********

Muhamad Nasir, S.Pd.

Petugas InformasiPasarKerja&Ku

njunganke DU/DI

*********

LaluKamariadi, S.Tr.Par.

110 Lembar Pengamatan / Observasi

Pengamatan

Kegiatan pengamatan merupakan proses aktivitas peneliti mengamati berbagai komponen pada berbagai situasi dalam penelitian yang dilakukan. Dalam setiap situsi komponen yang akan diamati meliputi:

1. Ruangan

a. Keadaan Guru dan Kepala Sekolah b. Keadaan sarana prasarana yang dimiliki

Hasil pengamatan ini selanjutnya akan dicatat dalam format pengamatan sebagai berikut:

No Objek Pengamatan Kondisi Secara Umum

Tanggapan Peneliti 2. Pelaku yang diamati

Komponen pelaku yang diamati dalam penelitian meliputi identitas dan katagori sumber daya

manusia,yang terdiri atas ; Kepala Sekolah, Waka Hubin, BKK. Khusus bagi Kepala Sekolah dilaksanakan dsesuai variable penelitian berkaitan dengan Strategi Kepala Sekolah dalam Pemberdayaan Alumni di SMKN 1 Praya dibatasi dengan ruang lingkup penelitian tentang Strategi Pemberdayaan Alumni yang dilakukan melalui: a) Perencanaan Pemberdayaan Alumni; b) Pelaksanaan Pemberdayaan Alumni; c) Evaluasi Pemberdayaan Alumni.

3. Peran dan kemampuan yang diamati

Kemampuan yang diamati dalam penelitian ini dikhususkan kepada kemampuan dan peran Kepala Sekolah, meliputi:

1. Kemampuan dalam melaksanakan perencanaan pemberdayaan Alumni

2. Strategi Kepala Sekolah dalam melaksanakan Pemberdayaan Alumni

3. Kemampuan Kepala Sekolah didalam mengevaluasi Pemberdayaan Alumni.

111 Catatan No: 03

LEMBAR WAWANCARA

Fokus : Penyerahan Surat Izin Penelitian Responden/Informan : Kasman, SPd. MM.

Jabatan : Kepala Sekolah

Tanggal : 24 Mei 2022

Tempat : Ruang kepala Sekolah

Jam : 09.00

Suasana : Silarurrahim …/ Baik Transkrip Wawancara:

Wawancara ini dilakukan di ruang Kantor/ Ruang kepala sekolah tempat penelitian. Sebelum dilaksanakan wawancara, peneliti menyampaikan maksud dan tujuan mengadakan penelitian untuk selanjutnya menyerahkan Surat Izin penelitian kepada respponden atau informan. Bersama ini peneliti memperlihatkan surat izin Penelitian kepada Responden dan meminta persetujuan resmponden untuk diwawancarai, dan izin juga untuk mewawancarai Waka Hubinnya dan Guru Ketua BKK nya dan yang lainnya sesuai kebutuhan penelitian”.

112 Catatan No: 04

LEMBAR WAWANCARA

Fokus : Pengambilan informasi Strategi Pemberdayaan Alumni Responden/Informan : Kasman, SPd. MM.

Jabatan : Kepala Sekolah

Tanggal : 24 Mei 2022

Tempat : Ruang kepala Sekolah

Jam : 09.00

Suasana : Silarurrahim …/ Baik

Pelaksanaan:

P : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bagaimana keadaanya Bapak kepala R : Baik dan sehat.

P : Judul Penelitian Saya manajemen strategi Pemberdayaan Alumni di SMKN 1 Praya.

Yang saya tanyakan, Apakah ada perencanaan pemberdayaan di sekolah Bapak ?

R : Ada, bahkan saking pentingnya alumni kami taruh di Visi Misi sekolah untuk menjadi tujuan dan landasan bergeraknya manajemen pemberdayaan Alumni disekolah kami ?

P : Untuk Sosialisinya pak Kepala, Apakah ada sosialisasi terkait dengan pemberdayaan alumni ?

R : Ada, dan hamper disetiap Rapat, terutama awal tahun maupun akhir tahun, disampaikan pentingnya memperhatikan alumni yang dihasilkan ? P : Siapa Saja yang hadir dalam sosialisasi tersebut ?

R : Semua stockholder dari Tu, Guru dan perwakilan kpomite sekolah.

P : Bagaimana dan apa saja strategi kepala sekolah dalam pemberdayaan alumni ?

R : kami membentuk lembaga BKK, BPBK, oraganisasi alumni ikatan alumni, MuO dengan DUDI, Lembaga pelatihan,Universitas, dll.

P :Kapan dilaksanakannya pemberdayaan alumni di sekolah

R : ya. Sepanjang waktu. Artinya masing-masing program dan kegiatan memiliki panitia atau kepengurusan.

P : Siapa saja yang dilibatkan dan teknis pelaksanaannya?

R : Sesuai dengan hasil rapat pada waktu pembentukan panitia yang jelas semua yang menyangkut pemberdayaan alumni dibawah koordinasi Waka Hubin. Rapat pembentukan struktur organisasi/panitia kemudian ada plapon anggaran dst.

P : bagaiman peranan bapak selaku kepala sekolah dalam proses pemberdayaan tersebut?

113

R : Ya. Mensuport masing-masing waka teman guru di sekolah tanpa pilih kasih.

P : Bagaimana bapak mengetahui hasil yang dicapai dari program pemberdayaan alumni disekolah dan cara bapak ,mengevaluasinya ? R : terutama dari laporan secara Resmi, tetapi secara proses saya langsung

melihat proses tersebut disekolah mengenai capaian mingguan atau bulanan sehingga insyaAllah progresnya terlaksana.

P :Apakah manfaat yang sangat terasa dari proses pemberdayaan Alumni di sekolah bapak?

R : manfaat yang sangat terasa adalah kami mempunyai data sebaran alumni, potensi alumni yang dimiliki, kerjasma-kerjasama dengan lembaga luar baik swasta maupun negeri baik DUDI maupun BUMN da universitas, sehingga kami dan alumni asal raji n dan mau dikoordinir tidak terlalu sulit mendapatkan pekerjaan dan tidak terlaulu sulit untuk melanjutnkan ke universitas.

P : Apakah ada factor penghambat dan factor pendukung dalam pemberdayaan alumni ?

R : Fahtor penghambat atau hambatan yang sangat terasa adalah terkadang karena disamping tugas pokok maka tugas yang diberikan kepada Bapak ibu guru tersebut adalah sebagai tugas tambahan sehingga sering kali pada saat kebutuhan menumpuk juga pekerjaan organic yaitu mengajar, semeerter , prakerin dll. Sehingga sering kali waktu menjadi melebar atau ketercapaiannya masih per;lu ditingkatkan apalagi mereka menganggap pekerjaan tambahan tersebut cukup berat. Faktor pendukung yang sering muncul adalah sering kali ada program dari kementrian sehingga kita bias memadukan program tersebut dan tentu hasil bagus seperti tracher studi ataupun bantuan kewirausahaan alumni.

114 Catatan No: 05

LEMBAR WAWANCARA

Fokus : Pengambilan informasi Strategi Pemberdayaan Alumni Responden/Informan : Muhamad Ilham, S.Pd.

Jabatan : Wakil Kepala Sekolah bagian Hubungan Industri (HUBIN)

Tanggal : 25 Mei 2022

Tempat : Ruang Wakil kepala Sekolah

Jam : 09.00 - selesai

Suasana : Silarurrahim …/ Baik

Pelaksanaan:

P : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bagaimana Bapak Ilham Yth. Untuk mengisi lembar Pedoman wawancara Kami tentang manajemen strategi pemberdayaan alumni di SMKN 1 Praya. Saya akan bertanya tiga hal yang pokok meliputi : bagaimana pelaksanaanya, Pelaksanaanya dan evaluasinya.

R : Baik dan Ya

P : Di perencanaan pertanyaan saya, apakah Bapak Kepala Sekolah bapak memiliki perencanaan Pemberdayaan terhadap Alumninya ?

R : Ada,

P : Apakah ada sosialisasi terkait dengan pemberdayaan alumni ? R : Ya … Ada,

P : adakah bentuk – bentuknya dalam rapat atau disemua rapat dibicarakan

?

R : dalam rapat-rapat tertentu disinggung oleh bapak Kepala Sekolah tentang alumni kita, diawal maupun diakhir tahun pun selalu diingkatkan tentang alumni kita

P : Apa saja strategi kepala sekolah dalam pemberdayaan alumni ?

R :Kalau strategi banyak sekali, dalam setiap acara selalu melibatkan alumni, minimal berkoordinasi apa, bagaimana dan untuk apa adik-adik ini, serta peluang dan seterusnya di industry, peluang-peluang kerja, dan seterusnya kami berikan ke alumni termasuk sampai akhirnya kami memilikii BKK bursa kerja khusus untuk anak-anak kita yang SMK.

P : Siapa saja yang dilibatkan dalam proses pemberdayaan alumni

R : ya. Kami disekolah memiliki beberapa wakasek di sekolah, selalu diingaktakan untuk koloborasi ada petugas khusus namanaya BKK dan tidak lepas juga ada namanya BPBK yaitu Bimbingan pedndidikan dan bimbingan karir juga dilibatkan.

115

Yaitu menelusuri siapa yang melanjutkan, siapa yang tidak melanjutkan yaitu langsung kerja. Sehingga dalam perjalanan menelusuri alumni tersebut ada namaya tracher studi.

P : Kapan waktu pelaksanaannya, tertentu atau kontinyu atau beebrapa waktu dalam satu tahun itu ?

R : Tergantung situasional, tapi paling tidak dalam setiap tehun tersebut selalu kami melaksanakan dalam pengelolaan pemberdayaan alumni di sekolaha kami.

P : Untuk Pelibatan pelaksanaanya, alumni masuk kemudian ada BKK, ada BPBK untuk karir dari komite atau DUDI ang terlibat?

R : dari komite tidak ada tetapi informasi tentang hasilnya tetap kami berikan. Tentang DUDI dan setersusnya, kami hanya sebatas konfirmasi perihal ada loewongan kerja, tentang kebutuhan / informasi kerja dari DUDI.

P : Apakah ada kerjasama dari DUDI, seperti IHKA, ICA. ?

R : kami termasuk aktif, ada di IHKA, ICA, untuk tracher studi, seperti Tahun Kemarin kami memiliki data dari 3-4 bulan setelah lulus kami mempunyai data sebaran alumni.

P :Apakah peranan bapak di organisasi yang bapak sebut –sebut, dalam BKK atau pemberdayaan sebagai apa fungsinya ?

R : sebagai struktur organisasi ada bapak kepala sekolah diatas, lalu waka HUBIN dan baru BKK, ada teman-teman lain nya.

P : kemudian untuk evaluasi, bagaimana proses pengevaluasinya, peranan Humas disana ?.

R : kami ada koordinasi dengan teman-teman disana (BKK, BPBK) kemudian itu yang kami laporkan secara tertulis ke bapak kepala Sekolah,.

P : kepala sekolah didalam evaluasi diadakan rapat atau semacam diberikan penghargaan diberikan kepada TIM BKK dll?

R : Secara penghargaan tidak ada, cuman tingkat apresiasi saja yang diberikan, bahwa sekolah kami begini, sekolah kami begitu dan itu yang menjadi PR kami dalam menyusun posisi strategi.

P : Manfaat yang dirasakan selama ini dari Pemberdayaan Alumni ? R : banyak sekali Manfaatnya salah satu adalah:

Ikatan silaturrahim dengan orang tua masih terjalin, sehingga ada hal yang menyangkut proses pembelajaran, ada anak-anak kita yang kebetulan dengan alumni itu satu dusun maka kami kerjasama denganalumni yang disitu.

P : Apakah ada factor pendukung dan kendala kendala yang dihadapi dalam proses pemberdayaan alumni ?

R : kalau dibilang penghambat dengan jumlah alumni yang lebih dari 400 tiap tahunnya, tentunya tidak semua bias kami kaper, 50%-60% karena kominikasi jauh dan no HP. Berubah-ubah setelah kami berusaha no tidak aktif dan sebagainya.

P : kemudian Alumni yang berhasil apakah dating lagi atau bagaimana ?

116

R : Untuk alumni yang merasa dirinya berhasil, alhamdulillh kami sering didatangi silaturrahmi juga, mencari adik-adik nya kerja, bahakan dalam PPDB kami selalu sering melibatkan alumni,dengan mengirikan

informasi mengenai PPDB ke nomer-nomer hp yang masih tersimpan, yaitu dengan cara meminta tolong ke alumni, ini sekolah sudah mulai buka dipersilahkan untuk membantu kami dalam sosialisasiPPDB termasuk juga teman-teman indutri.

117 Catatan No: 06

LEMBAR WAWANCARA

Fokus : Pengambilan informasi Strategi Pemberdayaan Alumni Responden/Informan : Asmui, SST.Par.

Jabatan : Ketua BKK

Tanggal : 25 Mei 2022

Tempat : Ruang BKK

Jam : 11.00 – selesai

Suasana : Silarurrahim …/ Baik

Pelaksanaan:

P : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bapak Asmui ketua BKK SMKN 1 Praya yang saya hormati berkenaan dengan Tesis saya yang berjudul manajemen Strategi Pemberdayaan Alumni di SMKN 1 Praya kabupaten Lombok tengah?

Kami ingin mewawancarai Bapak sehunbungan dengan tugas Bapakj sebagai Kepala BKK yang mempounyai tanggung jawab penuh terhadap dalam pembenrdayaan Alumni. Pertanyaan pertama dari perencanaan, Apakah bapak kepala Sekolah mempunyai perencanaan mengenai pemberdayaan alumni ?

R : Siap… Ada.. dengan bukti bukti terbentulah BKK.

P : Untuk Sosialisasinya seberapa sering dalam setahun ?

R : Untuk sosialisasi kepala sekolah ke kami, selalu diingatkan ketika kelulusan, atau sedang KBM sedang berlangsung kami selalu bersosialisasi kepada teman dan rekan guru sehingga terkait tentang alumni apakah ada yang mereka kenal, sehingga informasi mengenai alumni selalu kami update setiap saat atau kontinyu atau berkelanjtan.

P : Kemudian strategi pemberdayaan alumni , disini oleh kepala sekolah, polanya terstruktur langsung ke BKK.

R : kami punya BKK yang bekerjasama dengan teman-teman ketua KK, yang terkedang mereka lebih intens antara ketua KK dengan wali kelas, nantgikita coba dari atas ke bawah terkait dengan emosional anak-nak kita minta tolong ke wali kelas untuk coba sosialisasi ke alumni terkait program pemberdayaan Alumni ?

P : kemudian terkait stockholder yang terlibat tadi ?

R : BKK, Ketua Jurusan, Wali Kelas, beberapa Alumni yang memang sudah ada posisi bebarapa diindustri dan berani memberikan peluang kepada anak-anakkita yang sudah kompoten ntuk diberdayakan di sana.

P : mengenai Pelaksanaan, waktu pelaksanaan pemberdayaan alumni, menurut bapakitu momen momen waktunya kapan itu ?

R : Gech, yang sudah kami jalankan, yang

118

Pertama sesudah mereka naik di kelas XII dalam bentuk sosialisasi, sekaligus mencari bakat dan minat, mereka setelash lulus mau ngapain, mau kuliah, bekerja atau interprenursip. Sehingga nanti kita bauatkan jadwal kalau misalkan mereka mau bekerja nanti kita datangkan beberapa asosiasi DUDI untuksosialisasi. Kalau mereka mau kuliah nanatiteman- teman darai BPBK mensosialisasi persiapan yang akan disiapkan untuk mengadapi perguruan tinggi. Dan yang ketiga Interprenursip biasanya kita minta tolaong teman – teman dari asosiasi pengusaha muda kita minta tolong untuk sosoliasiasi terik-trik pmenjadi penguaha, kami kerjasama dengan MHA, terkait peluang yang ada di daerah selatan yang mandalika hotel Asosiasiatoan, dengan IHKA, ICA, IFBEK juga, terus kita dengan IHGMA ada koneksi dengan beliau-beliau.

P :caranya bagaimana Bapak yang mereka yang datang atau bagaimana?

R : kita Undang beliaukita jadawalkan mereka,kemuadian BKK sebagai inissiato dengan plapon yang sudah dianggarkan.

P : kemuadian untuk evaluasinya dari kepala sekolah, menegnai ketercapaian dari program tersebut ?

R : perperiodik kita selalu melaporkan sanmpai sejauh mana ketercapaiandari perose penelusuran alumni yang sudah kita laknsankan.

P : kemuadian Cara kepala sekolah memngevaluasi,pelaporan ada seminar atau ada yang lain ?

R : kita mengadakan rapat lagi termasuk temu alumni, biasanya untuk alumni yang berhasil diadakan alumni day, jadi beberapa teman-teman posisinya sudah bagus kita undang di sekolahuntuk buat kelas mereka sesuai dengan jurusan.

P : terakhir adakah factor penghambat dan pendukung, ada kebndala tidak

?

R : kendala nya dikontak anak-anak ketika membutuhkan data mereka terkadang no yang dulu ditinggal di group WA, atau lainnya ?

P :Jalan keluarnya adakah ?

R : Pola Email, Media Sosial, IG web untuk form tracher Studynya

Dalam dokumen H. RAHMAT DZAKIR NIM. 200403056 Tesis in (Halaman 110-134)

Dokumen terkait