Perkembangan
teknologi
mengakibatkan penyebaran informasi menjadi sangat cepat. Informasi dapat dengan mudah diakses.Oleh karena itu
kemampuanatau
keterampilan mengaksesdan
memanfaatkaninformasi saat ini
menjadisangat penting. Kajian tentang literasi informasi
terusdilakukan, salah satunya lewat pembahasan dalam buku
ini'
Literasi informasi merupakan kombinasi
arfiatakeahlian,
sikap dan
pengetahuan. Keahlianyang
dimaksud adalah kemampuandalam
mengenali kebutuhan informasi, mengidentifikasiinforamsi yang
dibutuhkan, memproduksi pengetahuanbaru serta
memyampaikan pengetahuan yang diperoleh kepada orang lain baik melalui media cetak maupun mediaelektrinik. Literasi
informasi seseorang dapat diukur melalui indeks literasi informasi.IndeksliterasiinformasimahasiswaUlNSunanAmpel Surabaya sebesar 2,864. Skor tersebut masuk kategori tinggi' Hal tersebut memberi informasi bahwa mahasiswa
UIN
Sunan Ampel pada umumnya telah menggunakan kemampuan literasia*;
118
informasi untuk mencari informasi dan
memanfaatkan informasi tersebut dengan baik.Berdasarkan data sebagaimana dipaparkan dalam Bab 4
dan Bab 5,
dapat diperbandingkan antaraliterasi
informasi responden (pemustaka)di UIN
SunanAmpel
dan responden (pemustaka)di IAIN Kediri.
perbandingan dapat dilakukan pada skor literasi informasi secara umum dan setiap aspeknya.Skor literasi informasi responden (pemustaka)
di uIN
SunanAmpel
sebesar 2,864 dan masuk kategoritinggi.
Sedangkan skor literasi inforamasi responden (pemustaka)di IAIN
Kediri sebesar2,679 dan masuk kategori cukup. Hal
tersebut menunjukan literasi informasi responden (pemustaka)di uIN
SunanAmpel lebih tinggi
dibandingkanliterasi
informasi responden (pemustaka) diIAIN
Kediri.Perbandingan indeks pada dimensi
literasi
informasi antara pemustakaUIN
SunanAmpel dan
pemustakaIAIN
Kediri adalah sebagai berikut.perbandingan indeks
o,-.r.Illil3i3irro"-"ri
pada pemustaka di UIN Sunan Ampel dan pemustaka IAIN t<eOiriAspek
Pemustaka UIN Sunan
Ampel Surabaya Pemustaka IAINKediri Indeks Kategori Indeks Kategori
Identifo 2,90 Tinggi 2,764 Cukup
il9
eTinggi
,
q?5Tinggi Plan 3,25
Cukup ) 11)
Tinggi 2,96
Cukup 2,794
Tinggi
,
o) EvaluateCukup 2,652
Cukup Manage
Cukup 2,312
Cukup 2,3\2
Present
3 0l Ti 2,81 8 Ti
Berdasarkan Tabel
83 di
atas dapat diketahui dimensi kemampuanyang
harus ditingkatkanoleh
pemustaka UINSunan Ampel adalah dimensi kemampuan mengatur informasi
secara
professionaldan etis (Manage) dan
kemampuanmenciptakan pengetahuan baru dan
mempresentasikan(Present). Secara lebih detail,
kemampuanyang
perluditingkatkan adalah kemampuan menggunakan
gayaselingkung
(sepertiAPA, MLA,
Chicago, IEEE dsb) dengantepat ketika menulis daftar pustaka dan
kemampuan menuliskan dan mempublikasikan informasi ataukarya
tulissaya ke media cetak ataupun elektronik'
Dimensi
kemampuanyang harus
ditingkatkan oleh pemustakaIAIN Kediri adalah
kemampuan mengenali/mengidentifikasi
kebutuhan informasi (Identify), kemampuan mencari dan mengakses informasi/ Lokasi dan akses pencarianinformasi (Gather), kemampuan membandingkan
dan mengevaluasiinformasi
(Evaluate), Kemampuan mengaturS
120
Gather
inlormasi secara professional dan etis (Manage), kemampuan
mensintesis, menciptakan pengetahuan baru
danmempresentasikan (Present). Secara lebih detail, kemampuan yang harus ditingkatkan adalah Kemampuan pemustaka yang harus diperbaiki dan ditingkatkan adalah kemampuan dalam
menggunakan alat pencarian yang baru,
kemampuan menggunakan teknik penelusuran/pencarian (simbol Boolean sepertiAND, OR, NOT)
atausimbol lain ketika
mencari informasi/referensidi Internet,
kemampuan menggunakan softwarebibliografi
(seperti Zotero,Mendely)
ketika mencari referensi dan menyimpannya, kemampuan menggunakan gaya selingkung (seperti APA,MLA,
Chicago, IEEEdsb)
dengantepat ketika menulis daftar pustaka, dan
kemampuan menuliskan dan mempublikasikan informasi ataukarya
tulissaya ke media cetak ataupun elektronik.
Informasi tentang kelemahan literasi
informasi pemustaka di masing-masing PTKIN seharusnya dapat menjadi dasar bagi perpustakaanpTKIN
dalam menentukan program pengembangannya. Perpustakaan memainkanfungsi
sebagai tempat mencari sumber informasi dan menjadi katalis dalam proses belajar mahasiswa. Oleh karena itu peningkatan literasimahasiswa merupakan bagian dari tanggung
jawab pustakawan.Kompetensi
pustakawanharus
ditingkatkan'ii
sehingga
dapat
membimbing pemustaka denganbaik
danbenar.
Pustakawan dapat berkolaborasi
dengan
dosen dalamupaya
meningkatkanliterasi informasi
mahasiswa' Dosen bertanggung jawab terhadap pelaksanaan akademis mahasiswa' Rader (1995), sebagaimana dikutip Abdul Karim, menyatakanbahwa
terdapattiga unsur yang
menentukan keberhasilanintegrasi
perpustakaandan literasi informasi
kedalamkurikulum
akademis,yaitu (1)
perpustakaan mempunyaikomitmen
yangkuat untuk mengintegrasikan
literasiinformasi
kedalamkurikulum. (2)
pustakawandan
dosen bersama-sama pengembangankurikulum, yang
memasukan literasi informasi kedalam kegiatan pembelajaran dan (3) dosenmempunyai komitmen tinggi dalam
meningkatkankemampuan berfikir kritis,
pemecalahanmasalah
danketrampilan informasi.23
Data di atas juga menunjukan terdapat perbedaan antara
literasi
inforamasi pemustakadi UIN
SunanAmpel
dengan pemustakadi IAIN Kediri, baik
secara umum maupun padadimensi
kemampuanyang harus ditingkatkan'
Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor'23Abdul Karim, ..Literasi lnformasi di Perpustakaafi,,, Jurnal lqro,, Yol. 8 No. 1(2014), 17
aa*
t22
Pedro,
dikutip dalam ED Aryanti,
mengemukakan bahwa literasi informasi seseorang dipengaruhi oleh (a) status sosio-ekonomi, misalnya jenis kelamin, usia, tingkat ekonomi dan gaya hidup. Seseorang dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi mungkin memiliki komputer di rumah dan mampu mengaksesinformasi dan media dengan lebih
mudah dibandingkan dengan seseorang dengan status sosial ekonomi yang rendah(b)
sikap terhadapteknologi.
Kemampuan dankeyakinan
seseoranguntuk belajar teknologi baru
dan menggunakannyadapat
meningkatkan kemampuan literasiinformasi.
Sedangkan kecemasanuntuk
belajardan
terlalu percayadiri
dapat menghambat literasi informasi,(c)
efikasidiri, memengaruhi persepsi orang dalam
kemudahanpenggunaan teknologi baru dan keinginan
untuk menggunakannya. Seseorang dengan tingkat efikasidiri
yanglebih tinggi dalam
penggunaan komputerjuga
cenderungmenggunakan komputer
lebih sering dan lebih
intens dan mengeksplorasi berbagai perangkat lunak yang lebih banyak.2aMcGuigan,
dikutip dalam ED Aryanti,
mengatakan bahwaliterasi informasi
dipengaruhioleh l).
Kemampuanberpikir kritis.
Kemampuanini
dibutuhkan dalam mencari,':4ED Aryanti, .,Literasi informasi pada Mahasiswa,,, diunduh http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/, iO Oktober 20 I 9.
dari
t23
memilih, dan menggunakan sumber daya informasi. 2). Literasi computer. Literasi komputer menunjukkan tingkat kemahiran
dalam
mengoperasikanmesin, memanipulasi data,
danmenavigasi media informasi dan komputer'2s
UIN
SunanAmpel
danIAIN Kediri
merupakan dua PerguruanTinggi
KeagamaanIslam Negeri (PTKIN)
yangberbeda secara kualitas.
UIN
SunanAmpel
secara kualitaslebih baik
dibandingkan denganIAIN Kediri. Hal
tersebutdapat diketahui
dari
penilaianBAN PT' UIN
Sunan Ampel Surabaya memperolehnilai
..Unggul,, sementaraIAIN
Kediri memperolehnilai ..baik,,. Penilaian tersebut
menunjukankualitas pengelolaan, SDM dan sarana
prasaranapendukungnya.
Perbedaan
kualitas
tersebutjuga
berdampak pada kualitas mahasiswanya atau dalam halini
pemustakanya' Padaproses
penerimaan mahasiswabaru, UIN Sunan
AmpelSurabaya
memiliki
standartminimal
kelulusanyang
lebihtinggi
dibandingkan denganIAIN Kediri' Demikian
juga dengan penetapanUang Kuliah Tunggal (UKT)-nya'
Hal tersebut tentu berimplikasi pada kualitas baik secara intelektual maupun secara tingkat ekonomi' MahasiswaUIN
Sunan Ampel251bid,23.
aaa
124
secara umum
memiliki
intelektualdan
tingkat ekonomi lebih tinggi dibanding dengan mahasiswaIAIN
Kediri.Intelektual akan mempengaruhi kemampuan berpikir
kritis,
dan tingkat ekonomi mempengaruhi kemampuan dalamhal
mengakses informasi atauliterasi
komputer. Mahasiswa dengantingkat ekonomi lebih tinggi
cenderung memiliki kemudahan dalam mengakses informasi dibanding mahasiswa dengan tingkat ekonomi rendah.Sejalan dengan teori
di
atas, dimana literasi informasidipengaruhi oleh
kemampuanberpikir kritis dan
literasi komputer, maka dapat dijelaskan mengapa literasi informasi pemustakaUIN
SunanAmpel lebih tinggi
dibandingkan dengan pemustakaIAIN
Kediri.*aaa 125