BAB III METODE PENELITIAN
3.3. Tahap Penelitian
3.3.1. Planning
Pada tahapan perencanaan peneliti mengumpulkan kebutuhan awal dari user atau dalam metode extreme programming disebut user stories terhadap pengguna agar memperoleh suatu gagasan mengenai apa yang dibutuhkan untuk
Tahapan 1: Planning
Tahapan 3: Coding
Tahapan 4: Testing Tahapan 2: Design
Melakukan pengujian menggunakan Black-box Testing 1. Metode Pengumpulan Data
2. Identifikasi Kebutuhan Sistem
1. User Stories 2. Values
3. Acceptance Test Criteria 4. Iteration Plan
a. CRD Cards b. Perancangan UML c. Perancangan Interface
Merealisasikan atau mengubah rancangan yang dibuat sebelumnya menggunakan bahasa pemrograman (pair programming).
sistem yang akan dikembangkan. Pada tahap ini user stories didapatkan melalui metode pengumpulan data dan identifikasi kebutuhan sistem.
3.3.1.1. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data (Sugiyono, 2015). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Tinjauan Pustaka (Library Research)
Dalam melakukan tinjauan pustaka peneliti melakukan pengumpulan data melalui sumber-sumber bacaan yang terkait dengan data yang dibutuhkan sebagai penunjang proses penelitian. Sumber bacaan yang digunakan antara lain buku, jurnal, dan berbagai literatur lainnya. Teknik tinjauan pustaka memberikan landasan terhadap penelitian yang dilakukan.
2. Pengamatan (Observation)
Pengumpulan data dengan observasi langsung adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain (Nazir, 2014). Penelitian ini mengamati secara langsung proses bisnis serta kendala yang dihadapi pada event planner / event organizer di kota Bandar Lampung.
3. Wawancara (Interview)
Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab menggunakan interview guide atau panduan wawancara (Nazir, 2014). Pada penelitian ini peneliti mengajukan pertanyaan atau tanya jawab langsung dengan konsumen dan pengusaha event planner / event organizer di kota Bandar Lampung.
3.3.1.2. Identifikasi Kebutuhan Sistem
Identifikasi kebutuhan sistem sangat diperlukan dalam mendukung kinerja sistem, identifikasi kebutuhan sistem event planner berbasis website berdasarkan lokasi dan waktu di kota Bandar Lampung adalah sebagai berikut:
1. Kebutuhan Fungsional
a. Pada bagian event planner, sistem dapat digunakan untuk melakukan registrasi akun, login event planner, mengelola informasi event planner, mengelola data event, mengelola data kategori event, mengelola berita event, mengelola data transaksi, melihat data konsumen dan mengelola laporan.
b. Pada bagian konsumen, sistem dapat digunakan untuk melakukan registrasi akun, login konsumen, melihat informasi event planner, melihat daftar event, melihat detail event, melihat berita event, melihat kategori event, melihat peta event, menambah transaksi dan melihat histori transaksi.
2. Kebutuhan Non Fungsional
Kebutuhan non fungsional menyangkut perilaku sistem yang berhubungan dengan perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) yang dibutuhkan, dapat dilihat pada tabel 3.1.
Tabel 3.1. Spesifikasi Hardware dan Software Pengembangan Sistem
No Hardware Software
1. Processor Intel Core i3 MySQL (SQL yog Enterprise) 2. Memory RAM 1024 Mb XAMPP v8.6.0
3. Hardisk 320 Visual Studio Code V1.47.2
4. Keyboard Laravel
5. Mouse PHP
6. Monitor 15 inc Javascript
3.3.1.3. User Stories
User stories merupakan urutan beberapa cerita yang didapatkan dari hasil diskusi antara programmer dan user mengenai hal-hal apa saja yang harus bisa dilakukan sistem sesuai dengan keinginan user. User stories sistem event planner berbasis website di kota Bandar Lampung dapat dilihat pada tabel 3.2.
Tabel 3.2. User Stories
No As (Actor) I Want to (Action)
US-001 Event Planner
Sebagai user (event planner), saya ingin sistem mampu digunakan untuk melakukan registrasi akun, login event planner, mengelola informasi event planner, mengelola data event, mengelola data kategori event, mengelola berita event, mengelola data transaksi, melihat data konsumen dan mengelola laporan.
US-002 Konsumen Sebagai user (konsumen), saya ingin sistem mampu digunakan untuk melakukan registrasi akun, login konsumen, melihat informasi event planner, melihat daftar event, melihat detail event, melihat berita event, melihat kategori event, melihat peta event, menambah transaksi dan melihat histori transaksi.
3.3.1.1. Values
Values merupakan suatu tahapan menentukan prioritas pada user stories yang telah dibuat yaitu untuk menentukan user stories mana yang akan diimplementasikan terlebih dahulu. Values sistem event planner berbasis website di kota Bandar Lampung dapat dilihat pada tabel 3.3.
Tabel 3.3. User Story Values
No. As (Actor) I Want to (Action) Values
US-001 Event Planner Sebagai user (event planner), saya ingin sistem mampu digunakan untuk melakukan registrasi akun, login event planner, mengelola informasi event planner, mengelola data event, mengelola data kategori event, mengelola berita event, mengelola data transaksi, melihat data konsumen dan mengelola laporan.
2
US-002 Konsumen Sebagai user (konsumen), saya ingin sistem mampu digunakan untuk melakukan registrasi akun, login konsumen, melihat informasi event planner, melihat daftar event, melihat detail event, melihat berita event, melihat kategori event, melihat peta event, menambah transaksi dan melihat histori transaksi.
1
3.3.1.2. Acceptence Test Criteria
Acceptance test criteria sistem event planner berbasis website di kota Bandar Lampung dapat dilihat pada tabel 3.4.
1. Acceptance Criteria User Stories US-001
Tabel 3.4. User Stories US-001
No. As
(Actor) I Want to (Action) Values
US-001 Event Planner
Sebagai user (event planner), saya ingin sistem mampu digunakan untuk melakukan registrasi akun event planner, login event planner, mengelola informasi event planner,
2
No. As
(Actor) I Want to (Action) Values
mengelola data event, mengelola data kategori event, mengelola berita event, mengelola data transaksi, melihat data konsumen dan mengelola laporan.
Dari hasil penjabaran user stories US-001 serta melakukan analisa, maka didapatkan beberapa acceptance criteria sebagai berikut:
a. Melakukan registrasi akun event planner dilakukan dengan menginputkan data nama event planner, alamat event planner, nomor telepon event planner, e-mail event planner, username, password dan re-password.
b. Melakukan login event planner dilakukan dengan menginputkan username dan password. Username dan password yang di inputkan merupakan username dan password yang sudah terdaftar pada sistem.
c. Mengelola informasi event planner dilakukan dengan menginputkan informasi event planner.
d. Mengelola data event dilakukan dengan menginputkan id event, tanggal event, nama event, nama talent, kategori event, waktu event, lokasi event, harga tiket event, stok tiket event, poster event.
e. Mengelola data kategori event dilakukan dengan menginputkan id ketegori, nama kategori dan deskripsi kategori.
f. Mengelola berita event dilakukan dengan menginputkan id berita, tanggal berita, lokasi berita, judul berita dan deskripsi berita.
g. Mengelola transaksi dilakukan dilakukan dengan menginputkan data id transaksi, id konsumen, nama konsumen, tanggal pemesanan, nama event, total
tiket, total harga, diskon, total pembayaran, tanggal pengiriman tiket, bukti pembayaran dan status transaksi.
h. Melihat data konsumen berhasil dilakukan ketika sistem menampilkan data id konsumen, nama konsumen, alamat konsumen dan nomor telepon.
i. Mengelola laporan penjualan dilakukan dengan mencetak laporan yang berisi data tanggal pemesanan, nama konsumen, nama event, total tiket, total harga, diskon, total pembayaran, tanggal pengiriman tiket, bukti pembayaran dan status transaksi.
2. Acceptance Criteria User Stories US-002
Tabel 3.5. User Stories US-002
No. As (Actor) I Want to (Action) Values
US-002 Konsumen Sebagai user (konsumen), saya ingin sistem mampu digunakan untuk melakukan registrasi akun konsumen, login konsumen, melihat informasi event planner, melihat daftar event, melihat detail event, melihat berita event, melihat kategori event, melihat peta event, menambah transaksi dan melihat histori transaksi.
1
Dari hasil penjabaran user stories US-002 serta melakukan analisa, maka didapatkan beberapa acceptance criteria sebagai berikut:
a. Melakukan registrasi akun konsumen dilakukan dengan menginputkan data nama konsumen, alamat konsumen, nomor telepon, username, password dan re-password.
b. Melakukan login konsumen dilakukan dengan menginputkan username dan password.
c. Melihat informasi event planner berhasil dilakukan jika sistem mampu menampilkan informasi event planner.
d. Melihat daftar event berhasil dilakukan ketika sistem menampilkan daftar event yang tersedia.
e. Melihat detail event berhasil dilakukan ketika sistem menampilkan tanggal event, nama event, nama talent, kategori event, waktu event, lokasi, harga tiket event, stok tiket event, poster event.
f. Melihat berita event berhasil dilakukan ketika sistem menampilkan tanggal berita, lokasi berita, judul berita dan deskripsi berita.
g. Melihat kategori event berhasil dilakukan ketika sistem menampilkan kategori event, tanggal event, nama event, nama talent, waktu event, lokasi, harga tiket event, stok tiket event, poster event.
h. Melihat peta event berhasil dilakukan ketika sistem dapat menampilkan peta titik event berdasarkan wilayah di kota Bandar Lampung.
i. Menambah transaksi dilakukan dilakukan dengan menginputkan data id konsumen, nama konsumen, tanggal pemesanan, nama event, total tiket, total harga, diskon, total pembayaran dan bukti pembayaran.
Melihat histori transaksi berhasil dilakukan ketika sistem dapat menampilkan data id konsumen, nama konsumen, tanggal pemesanan, nama event, total tiket, total harga, diskon, total pembayaran, tanggal pengiriman tiket, bukti pembayaran dan status transaksi.
3.3.1.3. Iteration Plan
Iteration plan adalah suatu proses diskusi dan perencanaan fase iterasi pengembangan sistem mengenai sistem yang akan dibangun untuk menentukan
berapa lama proses pengerjaan sistem. Dengan menggunakan prioritas dan value pada user stories, maka story yang dikerjakan pada iterasi pertama adalah story yang memiliki value tertinggi. Iteration plan sistem Event Planner berbasis website di kota Bandar Lampung, dapat dilihat pada tabel 3.6.
Tabel 3.6. Iteration Plan No. Story Time
(Weeks)
Iterarion 1-0
Iterarion 1-1
US-001 1 ✓
US-002 2 ✓