• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prestasi Sekolah

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN

A. Gambaran Umum Obyek Penelitian

5. Prestasi Sekolah

Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) prestasi bermakna sebagai hasil yang telah dicapai, telah dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya. Prestasi

dapat juga diartikan sebagai hasil yang diperoleh karena adanya aktivitas belajar yang telah dilakukan.254

Baik konteks sekolah maupun belajar, prestasi merupakan indikator penting dari hasil yang telah diperoleh. Maka dari itu, dalam istilah psikologis, prestasi diartikan sebagai level spesifik dari suatu keahlian atau kemampuan yang dimiliki oleh seseorang. Misalnya, kemampun dalam bidang Aritmatika, atau kemampuan dalam membaca.255

Pada umumnya, kata “prestasi” tidak berdiri sendiri, melainkan selalu digandengkan dengan kata lain, untuk dikaitkan dengan beberapa istilah seperti akademik, achievement level, dan motivasi berprestasi.

Menurut Magfiroh:

Prestasi adalah bukti nyata atas hasil yang telah dicapai, atau suatu perilaku yang berorientasi pada tugas, yang secara terbuka mengijinkan individu untuk dievaluasi secara prestasi, baik dari dalam maupun dari luar, serta melibatkan orang lain untuk berkompetisi.256

Para ahli sepertinya sepakat bahwa yang disebut sebagai prestasi merupakan hasil dari suatu tingkat keberhasilan seseorang dalam mencapai level usaha. Artinya, jika tidak mencapai level lebih tinggi lagi, maka tidak termasuk dalam kategori prestasi. Begitu juga prestasi suatu lembaga dalam mencapai program-program unggulannya juga merupakan suatu kenaikan atas level tertentu.

254Muhammad Fathurrahman dan Sulistyorini, Belajar dan Pembelajaran, (Yogyakarta:

Teras, 2012), hlm. 118

255Ihsan Fuad, Dasar-dasar Kependidikan, (Bandung: Rieneka Cipta, 2011), hlm. 11

256Magfiroh, Persepsi Prestasi Pada Anak Terlantar di Panti Asuhan. Al-Hikmah Sawojajar Malang, (Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim, 2011), hlm. 11

Diskripsi demikian sedikit berbeda dengan apa yang disampaikan oleh A.

Tabrani terkait prestasi. Menurutnya, bahwa prestasi merupakan kemampuan nyata (actual ability) yang dicapai individu dalam sebuah usaha.257 Namun, pendapat lain juga mengatakan bahwa yang dinamakan sebagai prestasi merupakan hasil dari interaksi beberapa faktor yang melibatkan antara faktor luar dan faktor dalam individu dalam mencapai hasil yang dilakukan.258

Hanya saja, prestasi yang dicapai dari setiap individu maupun kelompok itu berbeda-beda, tergantung dengan level performansi tugas yang diberikan.

Level performansi inilah yang sering disebut dengan achievement level. Adapun selanjutnya, prestasi yang ingin dicapai olehh individu ataupun kelompok juga berkait erat dengan motivasi untuk berprestasi. Yaitu untuk menghadapi faktor sulit atau hambatan yang dalam konteks lembaga sangat membutuhkan dukungan besar dari lembaga terkait.

Ketentuan tersebut sudah dilakukan oleh MAN 22 Jakarta, dalam mengantarkan siswa siswinya untuk meraih prestasi unggul. Berikut di antara prestasi yang telah diraih oleh siswa MAN 22 Jakarta mulai dari tahun 2015-2017:

Kelompok

Siswa Jenis Lomba Tahun Tingkatan

Lomba

Prestasi

Putri Lomba Tari Saman Jambore 2015 MA/ Juara I

257A. Tabrani, Kemampuan Dasar Guru dalam Proses Belajar Mengajar, (Bandung: Rieneka Cipta, 1991), hlm. 22

258Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001), hlm. 46

Pemuda Remaja Masjid Se ASEAN Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia

SMA

Putra

Lomba Marawis Jambore Pemuda Remaja Masjid Se ASEAN Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia

2015 SMA se DKi Juara

Harapan II Team

Paskibra

Lomba LBB Variasi,

Formasi, dan Kreasi SMK 1 Jakarta GPCB#10

01 Oktober

20116

SMA/MA/SMK se Jabodetabek

Juara Utama II Perempuan

Lomba Pidato Bahasa Jepang (speech Contes) di SMA 2 Tambun Bekasi Jawa Barat

8 Oktober 2016

SMA/MA/SMK

Se Jabodetabek Juara II Team

Paskibra

Lomba Paskibra (Baris Berbaris dan Variasi) SMA Negeri 55 Jakarta 2016

12 Nopember

2016

SMA/SMK/MA Se Pulau Jawa (Open)

Juara Harapan I Team 1

Paskibra

Lomba Ketangkasan Baris- Berbaris GARTARA#1 SMK Negeri 53 Jakarta

14 Januari 2017

SMA/MA/SMK Se Jabodetabek

Juara Utama I Team

Paskibra

Lomba PBB Barasakti Battle Championship,

22 Januari 2017

SMA Se Pulau Jawa

Juara Utama II Team

Marawis

Lomba STIE BP FAIR di Kampus Bhakti

Pembangunan Jakarta, 2017

9 Februari 2017

SMA/MA Se

Jabodetabek Juara II Adinda

Fitriah (X IIK)

Seleksi Aksioma Cabang Seni Tk. Kanwil Prov. DKI Jakarta di MAN 4

5 Mei

2017 MA se DKI Juara I M. Fayyad

(X IIB)

Seleksi Aksioma Cabang Seni Tk. Kanwil Prov. DKI Jakarta di MAN 4

5 Mei

2017 MA se DKI Juara I

Putra-Putri

Invitasi Seni Bela Diri Pencak Silat 3 Persaudaraan Setia Hati Organisasi

Pengurus Cabang Jakarta Barat Tahun 2017

4 Oktober

2017 Jakarta Barat

5 Medali Emas, 5 Perak dan

5 Perunggu Hasbi (XI

IPS 2) Adira Nisa

F (XI IPA 2) M.

Syahroni (X IPS 2)

Pertandingan Pencak Silat Kejurnas Persaudaraan Setia Hati Organisasi (PSHO) di GOR Tanjung Duren Jakarta Barat

23-24 Desember

2017

Kejuaraan Nasional Tingkat SMP/SMA Sederajat

Medali Perunggu

Demikian adalah prestasi-prestasi yang telah dicapai oleh Siswa maupun siswi MAN 22 Jakarta dalam kurun waktu 2015-2017 yang terdokumentasikan dalam bentuk file. Ketika penulis melakukan interview dengan staf, katanya, ada banyak capaian prestasi sekolah maupun siswa yang tidak terdapat dokumentasinya. Hanya saja menurut penulis, capaian tersebut juga merupakan hasil dari komitmen lembaga untuk mendorong siswanya menjadi insan unggul dan berani bersaing dengan siswa dari sekolah lain.

Artinya, prestasi merupakan produk dari kebijakan pendidikan yang paling utama dari sekolah. Maka dari itu, sesuai dengan temuan studi ekstensif tentang prestasi siswa yang dilakukan oleh Hattie, menurutnya bahwa guru adalah kontributor utama untuk siswa menjadi sukses, khususnya ketika mereka memberikan kualitas yang baik dalam hal pengelolaan kurikulum, metode pembelajaran dan penilaian pembelajaran di kelas.259

Ada pendapat lain yang sealur dengan pendapat tersebut, sebagaimana ditemukan oleh Darling-Hammond, juga menekankan pentingnya peran guru dalam menentukan keberhasilan reformasi sekolah seperti pengembangan kurikulum, penilaian, dan manajemen sekolah.260 Maka untuk mencetak siswa berprestasi, peranan guru sangat penting, khususnya untuk merancang program- program unggulan sekolah.