Produksi Ikan (Ton)
Linear (Produksi Ikan (Ton))
No Indikator Kinerja Satuan
Tahun 2019
%
Tahun 2020 Target Reali- %
sasi Target Reali- sasi
1 Pertumbuhan
Produksi Ikan % 1,1 1,2 109,1 1,2 1,3 108,3
Tahun 2020 adalah tahun ke 2 renstra, capaian kinerja indikator 1
"Pertumbuhan Produksi Perikanan " tahun ini adalah sebesar 108,3%.
Capaian realisasi tahun 2019 sebesar 18,7% untuk mencapai target akhir renstra. Sedangkan untuk tahun 2020, capaian realisasi sebesar 37,6% dari target akhir renstra. Produksi perikanan tahun 2020 adalah 41.615,34 meningkat 529,09 Ton dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 41.086,25 Ton.
Tahun 2023 merupakan akhir tahun renstra, diharapkan mampu mencapai 219.763,07 Ton. Sampai dengan akhir Renstra tahun 2023 perlu penambahan produksi sebesar 137.061,48 Ton ikan.
Untuk melihat realisasi produksi perikanan sampai dengan tahun 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan target tahun 2023 masa akhir renstra dapat dilihat dari gambar Grafik berikut ini :
Gambar 3.3
Perbandingan Realisasi Produksi Perikanan Kabupaten Tangerang Tahun 2019, sampai dengan 2020 dan Target sampai dengan Tahun 2023
Produksi Perikanan Provinsi Banten dan Nasional pada tahun 2020 berturut turut sebesar 632.358,30 Ton dan 23.160.000 Ton. Apabila produksi Kabupaten dibandingkan dengan Provinsi dan Nasional maka persentase nya berturut turut sebesar 6,6% dan 0,2%. Dari hasil analisa tersebut, maka kondisi produksi perikanan Kabupaten Tangerang masih sangat jauh tertinggal. Sehingga perlu intervensi Pemerintah dan usaha yang lebih maksimal dalam meningkatkan produksi perikanan. Bila dibandingkan dengan kebutuhan konsumsi ikan Kabupaten tahun 2020 sebesar 124.397,7 Ton, maka kemampuan penyediaan stok ikan dalam kabupaten untuk konsumsi masyarakat sebesar 0,03%.
- 50.000,00 100.000,00 150.000,00 200.000,00 250.000,00
2019 s.d. 2020 s.d. 2023
41.086,25
82.701,59
219.763,07
Produksi Perikanan (Ton)
(18,7%)
(37,6%)
Sasaran 2
Meningkatnya Nilai Tambah Produk Perikanan
Pencapaian sasaran 2 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini : Tabel 3.25
Analisis Pencapaian Sasaran 2
Meningkatnya Nilai Tambah Produk Perikanan
Capaian kinerja nyata indikator 2 "Persentase Nilai Tambah Produk Perikanan" adalah sebesar 255% dari target sebesar 100% yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2020 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 255%, capaian ini melampaui lebih target yang diperjanjikan. Data ini menjadi
Salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah sebuah produk adalah meningkatkan kualitas produk (rasa, bentuk, ukuran, tampilan, dsb.).
Untuk bisnis online bisa dengan meningkatkan kualitas gambar untuk foto produk di website mereka serta memberikan pelayanan yang terbaik dan berbeda dari yang lain. Cara-cara tersebut sudah secara maksimal dilakukan oleh Bidang Pengembangan Kelembagaan Perikanan lewat Program dan Kegiatannya. Strategi peningkatan Nilai Tambah Produk Ikan juga menjadi salah satu cara meningkatkan kegiatan perekonomian dari sektor industri perikanan. Dinas Perikanan melakukan langkah awal usaha pengolahan ikan di masyarakat sebagai trigger menuju industri perikanan melalui pembentukan dan pembinaan kelompok-kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah Produk Olahan Ikan. Pada tahun 2019 terdapat 30 Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), kemudian bertambah menjadi 51 Poklahsar pada tahun 2020.
No Indikator Kinerja Satu an
Tahun 2019
%
Tahun 2020
% Target Reali-
sasi Target Reali- sasi
1
Meningkatnya Nilai Tambah Produk Perikanan
% 20 70 350 20 51 255
Sasaran 3
Meningkatnya Nilai Akuntabilitas Dinas Perikanan
Pencapaian sasaran 3 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini : Tabel 3.26
Analisis Pencapaian Sasaran 3
Meningkatnya Akuntabilitas Dinas Perikanan
Capaian kinerja nyata indikator 3 "Nilai AKIP" adalah sebesar 113,1%
dari target sebesar 100% yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2020 sehingga capaian ini melampaui lebih target yang diperjanjikan.
Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja Anggaran yang digunakan adalah :
1. Mengukur capaian kinerja keuangan yang dilakukan dengan cara membandingkan realisasi anggaran yang digunakan dalam mencapai masing- masing indikator sasaran dengan pagu anggarannya.
Langkah pertama adalah membuat daftar realisasi Program dan Kegiatan yang dilaksanakan tahun 2020. Adapun data realisasi tersebut dapat dilihat dari Tabel berikut ini :
No Indikator Kinerja Satu an
Tahun 2019
%
Tahun 2020
% Target Reali-
sasi Target Reali- sasi
1
Meningkatnya Akuntabilitas Dinas Perikanan
% 75 72,41 96,5 75 84,81 113,1
P engukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian
Kinerja Anggaran
Tabel 3.27
Capaian Kinerja Anggaran Dinas Perikanan Tahun 2020
No Nama Program /Kegiatan
Anggaran Realisasi Sisa Keuangan Fisik Capaian Kinerja
(Rp) (Rp) (Rp) % % %
BELANJA LANGSUNG 5.876.482.500 5.747.945.744 128.536.756 97,81 100 100 Program SKPD 1.203.225.000 1.136.193.388 67.031.612 94,43 100 100
I
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
599.320.000 571.444.495 27.875.505 95,35 100 100 1 Penyediaan jasa
surat menyurat 12.000.000 12.000.000 0 100 100 100
2
Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
84.600.000 76.955.818 7.644.182 90,96 100 100 3 Penyediaan jasa
kebersihan kantor 132.000.000 129.600.000 2.400.000 98,18 100 100 4 Penyediaan alat tulis
kantor 90.000.000 88.340.893 1.659.107 98,16 100 100
5
Penyediaaan barang cetakan dan penggandaan
35.000.000 33.580.000 1.420.000 95,94 100 100
6
Penyediaan peralatan rumah tangga
14.010.000 14.010.000 0 100 100 100
7
Penyediaan bahan bacaan dan peraturan
perundang-undangan
13.000.000 3.972.000 9.028.000 30,55 100 100
8 Penyediaan makanan
dan minuman 24.750.000 24.750.000 0 100 100 100
9
Rapat-rapat kordinasi dan konsultasi ke luar daerah
130.000.000 129.915.784 84.216 99,94 100 100
10
Penyediaan jasa administrasi/teknis pendukung
perkantoran Non PNS
39.960.000 34.320.000 5.640.000 85,89 100 100
11 Penyediaan jasa
iklan/Media cetak 24.000.000 24.000.000 0 100 100 100
II
Program
peningkatan sarana dan prasarana aparatur
540.775.000 501.918.893 38.856.107 92,81 100 100
12 Pengadaan peralatan
gedung kantor 233.335.000 227.192.400 6.142.600 97,37 100 100 13
Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor
100.000.000 99.421.547 578.453 99,42 100 100
14
Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
87.500.000 87.000.000 500.000 99,43 100 100
No Nama Program /Kegiatan
Anggaran Realisasi Sisa Keuangan Fisik Capaian Kinerja
(Rp) (Rp) (Rp) % % %
15
Pemeliharaan rutin/berkala
perlengkapan gedung kantor
12.330.000 12.100.000 230.000 98,13 100 100
16
Penyediaan jasa perijinan dan operasional kendaraan dinas/jabatan
107.610.000 76.204.946 31.405.054 70,82 100 100
III
Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
10.610.000 10.610.000 0 100 100 100
17
Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
8.600.000 8.600.000 0 100 100 100
18 Penyusunan laporan
keuangan 2.010.000 2.010.000 0 100 100 100
IV
Program peningkatan perencanaan SKPD
52.520.000 52.220.000 300.000 99,43 100 100 19 Penyusunan
perencanaan SKPD 9.300.000 9.300.000 0 100 100 100
20
Penyusunan dokumen
perencanaan SKPD
29.800.000 29.500.000 300.000 98,99 100 100 21 Penyusunan Rencana
Kerja 1.750.000 1.750.000 0 100 100 100
22 Monitoring, evaluasi,
dan pelaporan 5.670.000 5.670.000 0 100 100 100
23
Penyediaan data pembangunan SKPD/Wilayah
6.000.000 6.000.000 0 100 100 100
Program Urusan
Wajib Pilihan 4.673.257.500 4.611.752.356 61.505.144 98,68 100 100 V
Program perikanan budidaya air tawar/air payau
768.630.000 747.373.055 21.256.945 97,23 100 100
24
Optimalisasi perikanan budidaya air tawar/air payau
528.500.000 508.665.765 19.834.235 96,25 100 100 25 Pengelolaan induk
dan benih unggul 240.130.000 238.707.290 1.422.710 99,41 100 100 VI
Program optimalisasi tempat pelelangan ikan
310.000.000 310.000.000 0 100 100 100
26 Pengelolaan tempat
pelelangan ikan 310.000.000 310.000.000 0 100 100 100
VII
Program peningkatan kelembagaan dan pemasaran hasil perikanan
764.065.500 760.334.000 3.731.500 99,51 100 100
No Nama Program /Kegiatan
Anggaran Realisasi Sisa Keuangan Fisik Capaian Kinerja
(Rp) (Rp) (Rp) % % %
27
Pengembangan teknologi hasil perikanan
5.150.000 5.150.000 0 100 100 100
28
Peningkatan sarana pengolahan hasil perikanan
357.675.500 354.094.000 3.581.500 99 100 100
29
Pengembangan pemasaran hasil perikanan
309.530.000 309.530.000 0 100 100 100
30
Peningkatan kelembagaan perikanan
91.710.000 91.560.000 150.000 99,84 100 100
VIII
Program pengelolaan dan pemberdayaan nelayan
636.945.000 628.798.000 8.147.000 98,72 100 100
31 Pendampingan pada
kelompok nelayan 108.252.500 108.252.500 0 100 100 100
32 Pengembangan
sarana nelayan 502.087.500 493.940.500 8.147.000 98,38 100 100 33 Pemberdayaan dan
perlindungan nelayan 26.605.000 26.605.000 0 100 100 100
IX
Program pengelolaan dan pemberdayaan pembudidaya
2.193.617.000 2.165.247.301 28.369.699 98,71 100 100
34
Peningkatan sumberdaya perikanan budidaya
18.400.000 18.400.000 0 100 100 100
35
Peningkatan sumberdaya
lingkungan perikanan
346.800.000 343.703.004 3.096.996 99,11 100 100 36 Pengembangan
perikanan budidaya 1.235.915.000 1.216.719.474 19.195.526 98,45 100 100 37
Peningkatan sarana dan prasarana kawasan budidaya
592.502.000 586.424.823 6.077.177 98,97 100 100
Langkah selanjutnya adalah, realisasi anggaran masing-masing Program dan Kegiatan pada Tahun 2020 dipilah ke dalam kelompok berdasarkan indikator sasaran yang sesuai dan sama. Sebagai bahan analisis dalam mengukur capaian kinerja keuangan yang dilakukan dengan cara membandingkan realisasi anggaran yang digunakan dalam mencapai masing-masing indikator sasaran dengan pagu anggarannya. Berikut adalah realisasi anggaran berdasarkan kelompok Indikator Sasaran yang ada di Dinas Perikanan :
Tabel 3.28
Realisasi Anggaran menurut Indikator Kinerja Sasaran (IKU)
INDIKATOR KINERJA
ANGGARAN %
PAGU REALISASI Capaian Kinerja Keuangan Sasaran 1 : Meningkatnya
Produksi Perikanan 3.599.192.000 3.541.418.356 98,22 Sasaran 2 : Meningkatnya Nilai
Tambah Produk Perikanan 1.074.065.500 1.070.334.000 99,75 Sasaran 3 : Meningkatnya
Akuntabilitas Dinas 1.203.225.000 1.136.193.388 94,43 Realisasi anggaran untuk mencapai sasaran 1 (Meningkatnya Produksi Perikanan) sebesar 98,22% sehingga memberikan dampak kepada hasil kinerja Program Kegiatan sebesar 108,3%. Begitu juga dengan Realisasi anggaran untuk mencapai sasaran 2 (Meningkatnya nilai tambah produk perikanan) sebesar 99,75 sehingga memberikan dampak kepada hasil kinerja Program Kegiatan sebesar 255%. Dan sasaran 3 (Meningkatnya nilai AKIP Dinas Perikanan) memiliki realisasi anggaran sebesar 94,43% sehingga berdampak kepada kinerja Program Kegiatan pada Sekretariat sebesar 113,1%.
2. Mengevaluasi hasil pengukuran capaian kinerja dibandingkan dengan penyerapan anggaran. Apakah penggunaan anggaran sudah digunakan seefisien mungkin dalam mencapai target kinerja yang ditetapkan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 249/PMK.02/2011, tentang Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Atas Pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga bahwa untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektifitas kinerja terhadap realisasi anggaran, maka dihitung nilai efisiensi mengunakan rumus sebagai berikut :
Tingkat efisiensi (%) = % capaian kinerja sasaran - % capaian kinerja keuangan
Tingkat efektivitas (%) = %capaian target kinerja x 100%
%capaian kinerja keuangan
Untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektifitas dari masing-masing capaian indikator kinerja sasaran maka digunakan rumus di atas. Setelah diukur, maka terlihat hasil dari tingkat efektifitas dan efisiensi pelaksanaan
Program Kegiatan dalam mencapai sasarannya masing-masing sebagai berikut :
Tabel 3.29
Tingkat Efisiensi Pencapaian
Indikator Kinerja Utama Dinas Perikanan Tahun 2020
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
Capaian Kinerja Sasaran (%)
Capaian Kinerja Keuangan(%)
Tingkat Efisiensi (%)
1 2 3 4 5 4-5
1 Meningkatnya Produksi Perikanan
Pertumbuhan
Produksi Ikan (%) 108,3 98,22 10,08
2 Meningkatnya Nilai Tambah Produk Perikanan
Persentase Nilai Tambah Produk Perikanan (%)
255 99,75 155,25
3 Meningkatnya nilai AKIP Dinas
Nilai AKIP Dinas (evaluasi AKIP OPD 2020)
113,1 94,43 18,67
Dari Tabel 3.17 diperoleh hasil bahwa seluruh Sasaran Strategis Dinas Perikanan dengan indikator kinerjanya tercapai melalui pelaksanaan Program Kegiatannya secara efisien. Dikatakan efisien apabila tingkat efisiensi dalam mencapai sasaranya bernilai sama dengan atau lebih dari 0%. Tidak terjadi pemborosan anggaran yang dilakukan dalam pelaksanaan Program Kegiatan Dinas Perikanan. Sedangkan efektif atau tidaknya Program Kegiatan yang dilaksanakan dalam mencapai masing-masing sasarannya dilihat dari Tabel 3.18 berikut ini sudah termasuk dalam kategori efektif atau tepat sasaran.
Tabel 3.30
Tingkat Efektivitas Pencapaian
Indikator Kinerja Utama Dinas Perikanan Tahun 2020
NO SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
Capaian Kinerja Sasaran (%)
Capaian Kinerja Keuangan(%)
Tingkat Efektifitas (%)
1 2 3 4 5 4/5x100%
1 Meningkatnya Produksi Perikanan
Pertumbuhan
Produksi Ikan (%) 108,3 98,22 110,3 2 Meningkatnya
Nilai Tambah Produk Perikanan
Persentase Nilai Tambah Produk
Perikanan (%) 255 99,75 255,6
3 Meningkatnya nilai AKIP Dinas
Nilai AKIP Dinas (penilaian AKIP tahun 2018)
113,1 94,43 119,8
Dari evaluasi tingkat efisiensi dan efketifitas, masing-masing Program Kegiatan Dinas Perikanan telah dijalankan dengan baik sesuai dengan harapan target sasarannya. Dianggap efektif bila tingkat efektifitasnya sama dengan atau lebih dari 100%.
3. Ketiga adalah menganalisis hasil dari pengukuran capaian kinerja sasaran, capaian kinerja anggaran (realisasi anggaran) dan nilai efisiensinya.
Hasil analisis dari pengukuran capaian kinerja sasaran, capaian kinerja anggaran, dan nilai efisiensinya dapat terlihat pada Tabel berikut :
Grafik 3.3
Analisis Perbandingan Capaian Kinerja Sasaran, Capaian Kinerja Anggaran, Dan Nilai Efisiensi
Analisis dari grafik di atas, bahwa semakin tinggi capaian kinerja sasaran maka akan semakin tinggi efisiensi suatu Program Kegiatan yang dilaksanakan. Dari ketiga sasaran di atas, maka secara berturut-turut yang paling efisien dan paling tinggi ke rendah tingkat kinerja nya adalah Persentase Nilai Tambah Produk Perikanan, Nilai AKIP Dinas dan Pertumbuhan Produksi Ikan.
Kinerja Dinas Perikanan dapat tercapai dengan baik, karena yang menjadi salah satu faktor pendukungnya adalah adanya alokasi anggaran Pemulihan Dampak Ekonomi (PDE) akibat Covid-19. Selain dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Dinas Perikanan sebesar Rp5.876.482.500 , Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mendapatkan alokasi anggaran yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi dan Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebesar Rp10.458.937.500,-.
Anggaran ini berada di akun Belanja Tidak Terduga pada BPKAD Kabupaten Tangerang. Berdasarkan Peraturan Bupati, maka Dinas Perikanan melaksanakan Program dan Kegiatan urusan Perikanan yang bertujuan menanggulangi permasalahan ekonomi yang dialami masyarakat akibat Pandemi Covid 19. Anggaran ini dinamakan Anggaran Pemulihan Dampak Ekonomi (PDE). Permasalahan ekonomi yang dialami masyarakat Kabupaten Tangerang saat Pandemi antara lain pemutusan hubungan kerja secara besar- besaran sehingga menimbulkan jumlah pengangguran, turunnya tingkat pendapatan masyarakat, aktivitas di luar rumah yang terbatas akibat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Perikanan melaksanakan Program bantuan kepada masyarakat untuk memanfaat ruang dan potensi yang dimiliki masyarakat terdampak Covid 19 secara optimal.
Realisasi dari Program bantuan anggaran PDE telah terlaksana 100%
dan capaian kinerja PDE adalah 100%. Kegiatan PDE dilaksanakan sesuai dengan Rencana Kebutuhan Belanja yang tercantum dalam Peraturan Bupati Tangerang Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pedoman Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Jaring Pengaman Sosial, Dan Pemulihan Dampak Ekonomi Di Kabupaten Tangerang dan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 50 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-9, Jaring Pengaman Sosial Dan Pemulihan Dampak Ekonomi Di Kabupaten Tangerang.