PENDIDIKAN MASYARAKAT BERBASIS ONLINE
B. Program Prakerja
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan di lembaga penyelenggara pendidikan masyarakat tetap berjalan dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat bahkan lebih luas lagi banyak platform dari pendidikan online yang menawarkan pendidikan masyarakat secara mandiri.
Sebagai contoh adalah platform Prakerja, menawarkan berbagai kursus keterampilan yang dapat diikuti secara mandiri dan sebagai bukti kompetensi yang diakui peserta program tersebut dapat mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) atau LSK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi) yang bekerja sama dengan BNSP, dengan mempunyai sertifikat kompetensi keahlian maka peserta program telah mampu menunjukkan kompetensinya.
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 tahun 2020, keputusan melakukan belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Proses pembelajaran lebih ditekankan dengan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, agar lebih baik tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum kenaikan kelas maupun kelulusan.
2. Fokus pembelajaran adalah memfokuskan pada pendidikan kecakapan hidup yang dapat mendukun keterampilan siswa antara lain mengenai pandemik Covid-19.
3. Memberikan variasi aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah antar siswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, tugas yang dikerjakan membantu dalam penilaian keterampilan yang dikuasai, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar di rumah
4. Memberikan umpan balik agar siswa mengetahui kesalahan maupun kebenaran dari jawaban tugasnya sehingga mampu menjawab pada saat ujian. Produk aktivitas belajar dari rumah yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kualitatif.
Dampak dari Pandemi Covid-19, yaitu ekonomi tidak berjalan lancar maka sebagian lembaga/industri melakukan pengurangan pegawai, disini terdapat celah yaitu setiap orang harus meningkatkan kompetensi untuk mendapatkan pekerjaan yang baru. Oleh karena itu Dinas Tenaga Kerja segera menyiapkan diri dengan programnya, Skilling, Re-skilling, maupun Up-Skilling, program ini di tujukan kepada
semua masyarakat yang ingin belajar untuk meningkatkan kompetensinya.
Permasalahan yang dihadapi peserta didik adalah berkaitan dengan pra sarana yaitu sinyal yang kurang stabil di setiap lokasi siswa sehingga proses pembelajaran kurang efektif, keterbatasan kemampuan setiap peserta didik berdampak pada daya serap materi belajar kurang optimal, oleh karena itu tugas yang disampaikan kepada para peserta dapat meningkatkan kemampuan kompetensi yang diperoleh.
Kegiatan di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) berjalan lancar dengan menerapkan kebijakan untuk materi teori disampaikan dengan daring sedangkan materi Praktik dilaksanakan secara luring.
Pembatasan jumlah orang di klas, maka kegiatan Praktik diatur dengan menggunakan jadwal yang ketat, sehingga dalam satu ruangan jumlah peserta yang hadir adalah 10-15 orang, dengan menggunakan masker, menggunakan sarung tangan, cek suhu badan maksimal 37oC, menggunakan baju laboratorium, satu meja di isi satu orang dengan perlengkapan alat praktik, sehingga tidak terjadi kerumunan maupun saling pinjam peralatan.
Hasil wawancara menunjukkan kegiatan daring mempunyai hambatan yaitu belum tersedianya lokasi dengan akses internet yang memenuhi standar belajar, setiap rumah tangga menyediakan ruang belajar di ruang makan dengan meja yang luas, sehingga dianggap ruang belajar. Saat ini kegiatan proses pembelajaran telah dilaksanakan dengan luring dengan berbagai ketentuan yang harus diikuti oleh peserta didik maupun pendidik dan Tendik, oleh karena itu kegiatan pembelajaran dapat disampaikan dengan optimal mungkin.
Pada pendidikan masyarakat yang saat ini sedang dikembangkan yaitu Pelatihan Prakerja, kegiatan ini memberikan tambahan bagi para pencari kerja untuk memperoleh keterampilan yang menunjang pekerjaan yang akan dikerjakan.
Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja,
termasuk pelaku usaha mikro dan kecil, Program Kartu Prakerja bertujuan untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan.
Gelombang 1 Kartu Prakerja diluncurkan pada tanggal 11 April 2020, Ada 16,4 juta orang yang menjadi Penerima Kartu Prakerja di tahun 2020 hingga 2022. Program ini ditujukan kepada masyarakat dengan ketentuan syarat mendaftar Kartu Prakerja adalah pencari kerja, lulusan sekolah yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, pekerja/buruh yang terkena PHK karena kondisi perusahaan yang kurang sehat keuangannya, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja agar mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Sehingga tidak di PHK karena keterampilannya rendah, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil agar lebih berkembang usahanya. Persyaratan sebagai warga negara Indonesia berusia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 64 (enam puluh empat) tahun yang tidak sedang mengikuti pendidikan formal. dalam 1 (satu) Kartu Keluarga hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) NIK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja, syarat tersebut memungkinkan setiap rumah tangga mempunyai hak untuk mendapatkan kartu Prakerja.
Syarat peserta warga negara Indonesia yang berumur minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 64 (enam puluh empat) tahun yang dapat menjadi Penerima Kartu Prakerja karena mereka adalah masyarakat produktif yang membutuhkan keterampilan untu menunjang produktivitasnya. Penerima kartu Prakerja menggunakan kartu yang berisi uang elektronik untuk mengikuti pelatihan dengan cara membeli pelatihan di Platform Digital yang menggunakan alat pembayaran Kartu Prakerja.
Kartu Prakerja hanya dapat digunakan sebagai alat pembayaran oleh Penerima Kartu Prakerja tidak dapat dipindah alihkkan kepada orang lain. Manajemen Pelaksana sebagai unit yang melaksanakan Program Kartu Prakerja dan berada di bawah
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia yang akan melaksanakan operasional Kartu Prakerja.
Semua kebijakan Kartu Prakerja dirumuskan oleh Komite Cipta Kerja yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Kepala Staf Kepresiden sebagai Wakil Ketua, terdiri dari 12 (dua belas) menteri dan kepala lembaga sebagai anggota dan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Sekretaris Komite.
Penggunaan saldo pelatihan Kartu Prakerja hanya di Platform Digital yang resmi bekerja sama, ada 38 jenis pelatihan di Prakerja yang dapat diakses melalui:
Gambar 6. Jenis Aplikasi yang Menyediakan Paket Prakerja Peserta kartu Prakerja menjadi siswa yang belajar secara online, mandiri langsung mengikuti dari content yang di terima. Melalui tutorial pembelian pelatihan, calon siswa dapat menggunakan Kartu
Ada tiga jenis pelatihan yang tersedia, yaitu:
1. Pelatihan online adalah pelatihan berbasis web, pelatihan dengan menggunakan perangkat digital, seperti komputer dan ponsel pintar yang terkoneksi ke jaringan internet. Sehingga keberadaan internet adalah sangat penting dengan sinyal kuat dapat menghindari terjadinya loading yang mengganggu proses pembelajaran. Pelatihan online tidak perlu tatap muka di lokasi fisik dan dapat dilakukan di mana saja sesuai jadwal yang dipilih, berdasarkan kesepakatan, Contoh pelatihan online adalah webinar dan LMS (Learning Management Sistem).
2. Pelatihan offline adalah pelatihan secara tatap muka di lokasi dan jadwal yang sudah ditentukan oleh lembaga pelatihan. Pertemuan secara langsung antara siswa dan tutor diharapkan mempermudah daya tangkap dari materi belajar yang dibutuhkan.
3. Pelatihan bauran menggabungkan metode pelatihan online dan pelatihan offline, atau sering disebut Hybrid learning sehingga perlu ada perangkat digital yang terkoneksi ke jaringan internet. Pada beberapa pertemuan, siswa harus datang ke sesuai jadwal dan lokasi yang sudah ditentukan oleh lembaga pelatihan.
Kategori pelatihan yang dapat dibeli dengan Kartu Prakerja, mulai dari keterampilan teknis sampai cara memulai dan membangun usaha. Pelatihan yang bisa dapat dipilih, antara lain kursus akupunktur, bisnis berjualan secara online, menjadi seorang fotografer, menguasai suatu aplikasi komputer, kursus Bahasa inggris, keterampilan perawatan kecantikan, menjadi pelatih kebugaran, cara mendapatkan penghasilan dari media sosial dan lain-lain yang dapat di cek kategori pelatihan lainnya yang tersedia di situs Platform Digital.
Setelah siswa menyelesaikan satu program pelatihan maka akan memperoleh Sertifikat Pelatihan yang akan muncul di dashboard setelah menyelesaikan pelatihan paling lambat satu hari kerja sesudah Manajemen Pelaksana menerima laporan penyelesaian pelatihan dari Platform Digital. Jika sertifikat belum muncul di dashboard lebih dari 7 (tujuh) hari kerja), dapat menghubungi contact center Platform Digital atau mengisi Formulir Pengaduan.
Setelah menyelesaikan pelatihan dan mendapatkan sertifikat, kamu harus segera mengisi rating dan ulasan pelatihan di dashboard kamu. Pastikan kamu memberikan rating dan ulasan dengan jujur sesuai pengalaman pelatihan kamu.
Cara mengisi rating, Cek Pelatihan Saya di dashboard kamu dan pastikan tombol Tulis Ulasan sudah aktif dan berwarna biru. Dari uraian di atas dapat dikatakan pelatihan atau pendidikan masyarakat yang dikelola secara daring mulai dari seleksi, perolehan beasiswa, pemilihan jenis pelatihan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi pelatihan, maupun pemberian ulasan menunjukkan sangat lengkap mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan maupun evaluasinya.
Perkembangan saat ini 2023, berdasarkan data dari Kementerian Tenaga Kerja terdapat 6.885 jenis pelatihan yang tersedia, yang bekerja sama dengan 8.763 lembaga pelatihan sebagai mitra, 8.128.563 peserta pelatihan yang terdaftar. Dari sini dapat dikatakan bahwa permintaan pendidikan masyarakat adalah sangat tinggi, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menjaga mutu pelatihan yang dilaksanakan, oleh karena itu kerja sama dengan LSP, LSK dan BNSP sangat penting agar peserta pelatihan mendapat sertifikat pelatihan dan Sertifikat Kompetensi Keahlian/SKK yang diakui.
Beberapa contoh jenis pelatihan online yang ditawarkan adalah:
Gambar 7. Contoh Jenis Pelatihan Berbasis Online (1)
Gambar 8. Contoh Jenis Pelatihan Berbasis Online (2)