• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Unit Penjamin Mutu dalam Meningkatkan Mutu di MAN 2

BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN

C. Program Unit Penjamin Mutu dalam Meningkatkan Mutu di MAN 2

MAN 2 Mataram sebelumnya belum mempunyai lembaga unit jaminan mutu, akan tetapi adanya suatu masalah yang belum pernah teratasi secara maksimal yang titik fokusnya terhadap mutu pendidikan.

Kondisi dan situasi mutu pendidikan saat itu belum semaksimal seperti adanya lembaga unit penjamin mutu yang sekarang ini. Dari segi manajemen madrasah, sarana dan prasarana, tata cara pengelolaan dana yang sesuai yang di butuhkan oleh madrasah belum terealisasi secara baik, hingga proses pembelajaran kurang baik atau tidak sesuai tujuan pendidikan nasional yang di berlakukan oleh kurikulum 2013. Oleh karena itu kepala MAN 2 Mataram mempunyai inisiatif untuk membentuk lembaga UPM.105

Kepala madrasah mengatakan, pendidikan jenjang menengah ke atas yang khususnya di negara Australia itu mempunyai aturan yang sangat baik. Dikarenakan sistem pendidikannya menawarkan mata pelajaran pilihan. Struktur kelas dan bidang spesialisasi yang berbeda- beda, sesuai mata pelajaran yang siswa minati secara pribadi.

Sarana dan prasarana sangat maksimal serta perpustakaannya besar dan bukunya lengkap, kondisi perpustakaannya di lengkapi seperti layaknya tempat bermain anak muda sehingga siswa nyaman dan fokus terhadap membaca dan mencari buku.106

105Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram, Tanggal 17 April 2019.

106Lalu Syauqi, (Kepala Madrasah), Wawancara, Mataram, Tanggal 17 April 2019.

Untuk memperoleh akreditasi agar dapat menerima siswa internasional, suatu sekolah harus memberikan, atau mempunyai program-program bahasa Inggris khusus. Dari latar belakang pembentukan UPM tersebut sehingga di ciptakan lembaga tersebut, serta dari pengalaman kepala madrasah bisa di gambarkan bahwa MAN 2 Mataram bisa terealisasikan sistem pendidikannya seperti negara Australia.

Sehingga adanya lembaga unit penjamin mutu ini apa yang di cita-citakan oleh kepala madrasah dapat tercapai secara konteks sistem pendidikan maupun kualitas mutu pendidikan. Berarti latar belakang terbentuknya lembaga unit penjamin mutu, ada dua titik fokus, yang pertama kondisi dan situasi mutu MAN 2 Mataram serta manajemen pengelolaan belum maksimal secara aturan standar pendidikan dan kepala madrasah terinspirasi dengan sistem pendidikan yang ada di negara autralia.

Manajemen harus terbuka, transparan, dan akuntabel yang bisa dipertanggung jawabkan, jadi anggaran tersebut harus dikelola secara profesional dengan berdasarkan kebutuhan. Segala program tersebut harus dirancang secara internal dari guru dari siswa, setelah itu baru adanya rapat kerja untuk penyusunan program.

Disana harus dibuat gambaran kedepan seperti apa MAN 2 Mataram tersebut dalam bentuk program kerja, program tersebut di bagi menjadi tiga bagian ialah program pendek, program menengah, program

panjang, masing-masing program itu mempunyai output dan inputnya dan mempunyai aturan yang sinergis.107

Penjamin mutu, di MAN 2 Mataram di kordinir oleh lembaga penjamin mutunya. Di dalam lembaga penjamin mutu ada yang mengkaji tentang kualitas program madrasah, bekerjasama dengan bidang kurikulum, dan kesiswaan agar dapat menciptakan mutu yang baik dan penjamin mutu ini harus berkordinasi dengan pihak luar seperti Humas sehingga menghasilkan program yang baik bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya di MAN 2 Mataram.108

Dan secara tujuannya sudah berhasil terjamin mutu kualitas MAN 2 Mataram. Oleh karena itu di tinjau dari mekanisme Unit Penjamin Mutu tesebut ada dua perihal yaitu :

1. Perencanaan

Adanya perencanaan berkaitan dengan perencanaan mutu, meliputi penetapan kebijakan mutu yang ada di MAN 2 Mataram, acuannya ialah standar pendidikan nasional, penetapan tujuan mutu berserta indikator pencapain dalam ranah apa yang telah di cita- citakan oleh madrasah tersebut dengan berupaya memenuhi kebutuhan dari bentuk internal madrasah sampai eksternal madrasah hingga kebutuhan pelayanan masyarakat yang sangat perlu di tingkatkan.

Pada dasarnya MAN 2 Mataram secara masyarakat luar, terkenal dengan madrasah yang modern dan berbasis model akan tetapi tidak

107Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram,Tanggal 17 April 2019.

108Lalu Syauqi, (Kepala Madrasah), Wawancara, Mataram, Tanggal 15 April 2019.

semaksimal demikian, karena sebelum adanya lembaga penjamin mutu itu sistem pelayanan madrasah terhadap masyarakat masih belum tertata baik sesuai dengan tugas maupun komponen anggota pelayan madrasah yang produktif.109

Oleh karena itu dengan adanya lembaga tersebut dan mempunyai titik perencanaan, mulai dari pengelolan yang pusatnya ke mutu dan kebijakan-kebijakan kepala madrasah terkait dengan tatanan pelayanan masyarakat, dan tidak hanya masyarakat saja tetapi pelayanan siswa juga terpenuhi. Hingga proses pembelajaran sesuai indikator pencapaian mutu serta adanya prosedur yang mendorong pencapaian tujuan mutu yang telah di rencanakan dengan mempunyai acuan standar yang 8 tersebut.

2. Pelaksanaan

Program pelaksanaan dari apa yang sudah direncanakan, maka untuk menjamin mutu pendidikan di MAN 2 Mataram khususnya program yang sudah jalan maupun terealisasikan secara terstruktur oleh kepala unit penjamin mutu mengatakan. Bentuk pelaksanaan yang di maksudkan oleh lembaga ini ialah pelayanan administrasi pendidikannya, apakah dilaksanakan sesuai dengan aturan SOP, artinya Standard Operating Procedure ini berisi suatu dokumen prosedur kerja yang harus dilakukan secara kronologis dan sistematis dalam menyelesaikan suatu pekerjaan tertentu dengan tujuan agar

109Asri Hidayat, (Aggota UPM), Wawancara, Mataram,Tanggal 20 April 2019.

memperoleh hasil kerja paling efektif.110 Dari kinerja pelayanan administrasi itu harus memenuhi kriteria diatas, dikarenakan pelayanan administrasi itu sangat penting dalam jangkauan peraturan SOP.

Oleh karena itu adanya bentuk pelaksanaan administrasi dengan mengacu pada pedoman, maka sistem kerja di bidang administrasi itu akan melaksanakan secara kondusif dan mempunyai konsep pengelolaan laporan yang telah di terima setiap bulan atau setiap pergantian semester. MAN 2 Mataram anggota dari pelayanan administrasi itu sudah terlatih profesional dan pengalaman dari jangka waktu yang cukup lama, sehingga menjadikan MAN 2 Mataram dari segi pelayanan administrasinya sudah memenuhi aturan kebijakan SOP maupun madrasah.111 Dari tinjauan bentuk pelaksanaan pelayanan administrasi MAN 2 Mataram, itu adalah bentuk upaya yang telah dilakukan oleh lembaga unit penjamin mutu dalam konteks pelaksanaan, dan banyak lagi dari pelaksanaan pelayanan perpustakaan, pelayanan di ruang BK bagi siswa yang bermasalah hingga pelaksanaan pelayanan UKS. Pelayanan yang 4 tersebut menjadi rujukan peningkatan mutu dalam ranah mekanisme pelaksanaan pelayanan madrasah.

110Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram , Tanggal 20 April 2019.

111Dedi, (Staf Madrasah), Wawancara, Mataram, Tanggal 20 April 2019.

3. Action

Adanya tindak lanjut dan perbaikan dari hasil evaluasi, hal tersebut telah menjadi stimulus di setiap evaluasi madrasah, dan di lanjutkan lagi dengan rangkaian hasil tindak lanjut. Jika tidak ada solusi atau tidak ada hasil dari evaluasi rapat madrasah maka kepala madrasah menggunakan metode proses tindak lanjut pada ranah solusi terhadap masalah yang di hadapi. Oleh karena itu kepala unit penjamin mutu telah memberikan konsep yang 4 tersebut untuk bisa mengelola manajemen madrasah dengan acuan kepemimpinan kepala madrasah dalam hal menjamin mutu serta bentuk upaya dalam mempertahankan serta meningkatkan mutu yang khususnya di MAN 2 Mataram.112 Hasilnya akan di laporkan ke kemenag pusat untuk menjadi bahan sumber rujukan dari ranah persoalan pendidikan yang akan di hadapi kedepannya.

4. Evaluasi

Adanya monitoring, pemeriksaan, pengukuran dan evaluasi terhadap pelaksanaan dan hasil pelaksanaan termasuk audit mutu internal, bisa dikatakan kepala madrasah sebagai supervisor, dalam ranah pendidikan juga memberikan tugas administrasi. Konsep pengelolaan madrasah, program madrasah, hasil belajar di dalam kelas, itu sudah di berikan anggota yang melaksanakanya sesuai dengan komponen tugas masing-masing. Dengan adanya bentuk

112Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram, Tanggal 25 April 2019.

komponen tersebut, dan ada upaya kepala madrasah untuk mengawasi dan melihat atau mensurvei proses kerja komponen bidang masing- masing. Pasti hasil dari kerja itu akan terlihat secara nyata dan bisa di jadikan dokumentasi untuk hasil kerja para guru maupun para pegawai di madrasah. Oleh karena itu bentuk dari upaya kepala madrasah telah memonitoring proses dan hasil kerja secara indikator telah memenhi kriteria standar pendidikan nasional, itu bentuk upaya yang di lakukan tujuannya untuk memberikan MAN 2 Mataram sebagai bahan rujukan kepada madrasah atau sekolah lain dalam bentuk pengawasan secara internal.

Waka Kurikulum, Waka Perlengkapan dan Ketua UPM yang terlibat di dalam proses peningkatan mutu sudah ada gambaran.

Oleh karena itu, dampak dari mutu pendidikan tersebut, peserta didik yang merasakan bagaimana kualitas pendidikan dari sarana dan prasarana, proses pembelajaran, kenyamanan dalam belajar tersebut, untuk menunjang proses kualitas madrasah yang berstandar nasional.

Dalam hal ini, kegiatan program pengelolaan manajemen mutu di UPM ini mempunyai rangkaian yang terkait dalam hal peningkatkan mutu, dan ada beberapa program yang di berikan oleh UPM terhadap

MAN 2 Mataram yaitu :

a. Program Khusus Unit Penjamin Mutu Untuk Meningkatkan Mutu MAN 2 Mataram.

1. Pemetaan dan analisis mutu terhadap standar isi kurikulum MAN 2 Mataram.

Upaya ketua unit penjamin mutu ini telah bekerjasama dengan waka kurikulum dengan melihat kondisi pembelajaran di madrasah, di sesuaikan dengan isi pembelajaran khususnya di MAN 2 Mataram.

Akan tetapi siswa maupun siswi di madrasah ini sudah cukup mencapai indikator pencapaian karna hasil dari kemampuan siswa di ukur saat pada masa penerimaan peserta didik. Jadi waka kurikulum mengambil hasil tes kemampuan siswa yang sudah lulus dari bidang jalur prestasi maupun reguler dan di jadikan acuan untuk pemetaan terhadap standar kurikulum. Dan bagi guru untuk kurikulum yang di gunakan di MAN 2 Mataram, telah menjadi rujukan bagi semua guru karna kurikulum yang di gunakan di madrasah tersebut ialah kurikulum 2013 yang bertujuan untuk aspek kognitif, psikomotorik dan afektif. Jadi guru berupaya untuk membuat perencanaan atau aturan di setiap pembelajaran di kelas, karna fungsi dari merencanakan adalah membagi waktu untuk setiap materi atau diskusi yang akan di sampaikan tujuannya untuk menunjang nilai aspek yang ketiga tersebut113.

113Ahmad Fahrudin (Waka Kurikulum), Wawancara, Mataram, Tangga 19 April 2019.

Kurikulum bagi madrasah ialah untuk mengatur sistem pendidikan dan memelihara refrensi yang menjadi pusat proses terjadinya pembelajaran serta meningkatkan kualitas tenaga pendidik terhadap hasil pengajaran selama di dalam kelas. Oleh karena itu ketua unit penjamin mutu telah melakukkan analisis terhadap sistem kurikulum yang di gunakan di MAN 2 Mataram dan berupaya berinovasi terhadap waka kurikulum untuk menyiapkan perencanaan program kerja peningkatan mutu MAN 2 Mataram di tinjau dari kualitas manajemen kurikulum.114

2. Pemetaan dan analisis tenaga pendidik dan kependidikan

Dalam hal ini pemetaan yang telah di lakukan oleh kepala MAN 2 Mataram tenaga pendidik dan kependidikan terhadap masalah-masalah yang di hadapi atau yang belum bisa teratasi selama proses akreditasi madrasah. Karena suatu pendidikan yang bermutu atau madrasah yang berkualitas di tinjau dari kemampuan guru untuk memberhasilkan kependidikan selama proses pembelajaran, jadi otomatis akreditasi madrasah terus meningkat. Proses analisis terhadap tenaga pendidikan mempunyai tujuan yang tertentu, untuk mengetahui sebagaimana jauh kemampuan guru untuk mendidik setiap peserta didik.

Setiap jenjang guru harus mengikuti peraturan yang di buat oleh madrasah, serta madrasah membuat aturan di tinjau dari standar

114Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram,Tanggal 19 April 2019.

pendidikan nasional atau undang-undang yang terkait tentang sistem pendidikan. Oleh karena itu guru di tentukan dari lulusan perguruan tinggi. Serta mengajar di kelas yang sesuai dari jurusannya masing- masing serta memiliki sertifikasi menjadi guru professional. Itulah yang menjadi analisis kepala unit penjamin mutu kepada sistem pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan yang di atur oleh kepala MAN 2 Mataram.115

3. Pemetaan dan analisis mutu terhadap proses pembelajaran di MAN 2 Mataram.

Proses pembelajaran yang ada di MAN 2 Mataram itu relatif baik dan menjadi acuan untuk sekolah lain karena jam belajarnya cukup banyak serta jam istirahatnya juga cukup memenuhi syarat untuk siswa tidak jenuh. Pada dasarnya proses pembelajaran yang baik pasti menghasilkan kesuksesan pada proses pembelajaran dan kepada siswa. Otomatis mutu madrasah meningkat karna menciptakan siswa dan siswi yang cerdas dan berprestasi dengan melihat proses dari manajemen pembelajaran. Disini upaya kepala unit penjamin mutu terhadap proses pembelajaran sangat efektif karna di bekali rancangan RPP di setiap pembelajaran berlangsung di dalam kelas.

Di tinjau dari sarana dan prasarana pembelajaran atau media pembelajaran di setiap kelas harus terpenuhi dengan baik. Siswa dan siswi sangat cepat mengerti bila di bantu oleh media pembelajaran

115Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram, Tanggal 19 April 2019.

pada saat belajar di dalam kelas. Akan tetapi kurikulum 2013 menuntut para siswa harus lebih aktif dari pada guru karena K13 merupakan pembaharuan metode pembelajaran di tinjau dari perspektif kemampuan siswa harus terus meningkat.116 Oleh karena itu unit penjamin mutu telah menganalisis hasil-hasil atau masalah- masalah dari proses pembelajaran tersebut. Dan MAN 2 Mataram berkontribusi kepada unit penjamin mutu untuk merencanakan program tujuannya untuk meningkatkan mutu di tinjau dari proses pembelajaran di dalam kelas.

4. Pemetaan dan analisis terhadap tata pengelolaan keuangan di MAN 2 Mataram

Mengenai pengelolaan keuangan di MAN 2 Mataram relatif transparan dan sesuai kebutuhan madrasah serta pengeluaran di setiap pengadaan pelatihan-pelatihan program kerja tidak hanya lain tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah tersebut.

Kepala madrasah telah melakukan kerja sama dengan ketua komite MAN 2 Mataram agar dana yang telah masuk ke madrasah agar di gunakan sebaik mungkin dan sesuai dengan arahan perencaan yang berbasis kebutuhkan anggaran sekian persen. Oleh karena itu penganalisisan ketua unit penjamin mutu terhadap pengelolaan keungan itu sangat berjalan dengan stabil serta hasilnya juga untuk meningkatkan sarana dan prasarana internal madrasah maupun ekstra

116Ahmad Fahrudin (Waka Kurikulum), Wawancara, Mataram Tanggal 20 April 2019.

madrasah, yang lebih banyak karena kedua tersebut sudah menajadi salah satu pusat puncaknya tolak ukur mutu pendidikan berbasis fasilitas madrasah.117 Kepala MAN 2 Mataram telah berupaya membuat susunan anggaran untuk setiap komponen madrasah agar sesuai tujuan yang ingin di capai oleh madrasah dan hasilnya di kendalikan juga dan menjadi laporan ke program unit penjamin mutu.

5. Pemetaan dan analisis tata kelola organisasi dan manajemen di MAN 2 Mataram.

Pengelolaan organisasi di MAN 2 Mataram itu yang di ketuai setiap siswa maupun siswi yang sudah ahli pada bidangnya yang telah di utus oleh kepala madrasah, di setiap organisasi intra dan ekstra madrasah sudah di kelola secara kelompok yang sudah mengikutinya serta guru yang bertanggung jawab atas setiap organisasi tersebut.

Oleh karena itu siswa maupun siswi di pilih salah satu untuk menjadi ketua pada bidang masing-masing organisasi tujuannya adalah untuk meningkatkan skill emosional dari setiap siswa dan melatih menjadi leadership, pengelolaan organisasi sudah ada penjamin mutunya dan tugasnya ialah menganalisis tolak ukur peningkatan mutu MAN 2 Mataram. Ada beberapa organisasi intra maupun ekstra madrasah akan tetapi yang mengatur semua organisasi ini ialah orsima MAN 2 Mataram, orsima ini menjadi ketua bagi setiap bidang organisasi.

Mengatur semua sistem yang ada di organisasi MAN 2 Mataram, intra

117Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram, Tanggal 20 April 2019.

madrasah yaitu : Orsima, Paskibra, Remus, Manda Tv, Manda Korea Club, Paduan Suara, Manda English Club, Manda Japanese Club, Manda Arabic Club. Dan ekstra madrasah yaitu : Teater PMR, Pramuka, Marching band, Futsal, Karya Ilmiah Remaja, Tenis Meja, Marawis, Mading, Perkusi, Badminton, Hadroh, Tahfidz, Atletik, Tilawah, Basket118

Dari keseluruhan organisasi intra maupun ekstra madrasah berjumlah 26 organisasi yang telah di kelola oleh kepala madrasah untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan yang sangat penting.

Organisasi ini yang menjadi sumber perkembangan mutu dan di analisis oleh lembaga unit penjamin mutu.

6. Pemetaan dan analisis sarana dan prasarana di MAN 2 Mataram

Di setiap komponen madrasah itu ada fasilitas yang sangat penting untuk mempermudah proses pengerjaannya disetiap program kerja atau di setiap proses pembelajaran berlangsung, karena sarana dan prasarana menjadi hal yang di prioritaskan di setiap komponen madrasah, untuk itu fasilitas menjadi sumber peningkatan mutu madarasah. Peran unit penjamin mutu terhadap sarana dan prasarana ini cukup berperan penting, di setiap peranan itu terdapat fungsi ya memberikan manfaat bagi setiap komponen lembaga madrasah. Oleh karena itu kebijakan ketua perlengkapan mengatakan, sarana dan prasarana di MAN 2 Mataram harus tepenuhi secara merata dengan

118Organisasi Ekstrakulikuler MAN 2 Mataram, Observasi, Tanggal 20 April 2019.

kondisi yang baik jika ada terdapat masalah dalam hal fasilitas, anggota saya akan mengecek atau menggantikan sarana yang baik untuk menunjang kebutuhan secara merata di setiap komponen tersebut serta melaporkan hasil sarana dan prasarana yang telah kita survei akan di anggarkan sesuai dengan harga fasilitas ke kepala madrasah119. Dan di analisis oleh unit penjamin mutu yang terkait perihal sarana maupun prasarana.

7. Pemetaan dan analisis evaluasi dan penilaian di MAN 2 Mataram Penilaian dan evaluasi ini berdampak pada hasil belajar siswa dalam proses pembalajaran di dalam kelas antara guru dan murid.

Setelah itu guru sudah merancang susunan RPP untuk bisa mengatur dan metode pembelajaran yang bervariasi di setiap pertemuan.

Penentuan kriteria ketuntasan minimal (KKM) ini sudah di tentukan oleh kurikulum 2013 dan di pertimbangkan oleh ketentuan dari setiap guru pada bidangnya masing-masing.120 Pada dasarnya penggunaan hasil penilaian kompetensi pengetahuan ini berpatokan pada hasil kemajuan belajar. Ini diketahui oleh setiap guru yang mengajar di dalam kelas.

Oleh karena itu ada beberapa hal penting untuk peningkatan mutu terhadap hasil penilaian ini dan di adakan setiap semester pengevaluasi dari setiap guru yang mengajar. Tujuannya untuk

2019.

119Alwan Haryadi, (Waka Sarana dan Prasaran), Wawancara, Mataram, Tanggal 22 April

120Ahmad Fahrudin (Waka Kurikulum), Wawancara, Mataram, Tanggal 22 April 2019.

melatih dan meningkatkan kinerja guru pada saat mengajar dan peran dari unit penjamin mutu ini untuk mengetahui hasil dari pencapaian kapasitas guru. Agar bisa terjaga keprofesionalannya sebagai tenaga pendidik dan bisa menilai hasil belajar siswa yang akurat dengan pemetaan yang di lakukan oleh unit penjamin mutu dari segi komponennya dan di analisis secara berkala oleh lembaga tersebut.

Karena hasil dari penilaian dan pengevaluasian tersebut sudah menjadi tolak ukur keberhasilan peningkatan sumber mutu yang baik, terhadap MAN 2 Mataram berdasarkan tujuan dari madrasah yang telah di cita- citakan oleh kepala madrasah itu sendiri.121

8. Pemetaan dan analisis penyelenggaraan kegiatan dan program pada akademik maupun non akademik di MAN 2 Mataram.

Sesuai dengan hasil keputusan kepala madrasah yang menjadi suatu landasan akreditasi yang baik bagi madrasah adalah kapasitas kemapuan guru dan prestasi peserta didik. Pada dasarnya MAN 2 Mataram sudah di berkati oleh lahan yang luas, dengan lahan yang luas tersebut bisa di jadikan sumber rujukan untuk menjadikan madrasah itu berkualitas. Kepala madrasah telah berkomitmen untuk penyelenggaraan penerimaan peserta didik melalui jalur prestasi dan reguler dalam bidang akademik maupun non akademik.

Oleh karena itu kepala madrasah telah membuat banyak program antara lain, workshop bagi guru, meningkatkan SDM dari ranah guru atau siswa, membuat program tujuannya pada titik fokus

121Lalu Syauki, (Kepala Madrasah), Wawancara, Mataram, Tanggal 22 April 2019.

peningkatan mutu madrasah yang telah di atur oleh standar pendidikan nasional.122

Analisis unit penjamin mutu terhadap kegiatan program pada bidang akademik mapun non akademik ini telah menjadi sumber peningkatan mutu dan upaya ketua penjamin mutu untuk melakukan penambahan atau peningkatan program tersebut. Sudah di berlakukan sesuai dengan visi dan misi unit penjamin mutu untuk terjaganya kualitas MAN 2 Mataram khususunya.

b. Cara Pemetaan Program Unit Penjamin Mutu di MAN 2 Mataram Dengan cara mendokumentasikan kualitas mutu berdasarkan 8 program yang telah di buat oleh Unit Penjamin Mutu, sehingga ketika memecehkan suatu masalah yang bersumber dari mutu MAN 2 Mataram bisa di bagi berdasarkan aspek-aspek program Unit Penjamin Mutu di landaskan oleh standar mutu pendidikan nasional tersebut. Sehingga ketua UPM membuat strategi gambaran seperti apa jika program 8 ini di terapkan di MAN 2 Mataram, setelah itu ada evaluasi khusus program UPM yang di mulai dari permasalahan 8 mutu standar nasional tersebut, yang tidak bisa terealisasikan atau tidak stabil di MAN 2 Mataram. Sehingga bagian aspek tersebut di petakan dan mencari solusi yang terbaik untuk mutu MAN 2 Mataram.123

122Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram, Tanggal 22 April 2019.

123Sirojul Hadi, (Ketua UPM), Wawancara, Mataram, Tanggal 22 April 2019.

Kepala MAN 2 Mataram telah memberikan hasil program yang titik fokusnya peningkatan mutu dan di tetapkan oleh unit penjamin mutu, di analisis lagi sebagai sumber dalam perihal keterlaksanaan program tersebut. Sehingga hasil dari program yang sifatnnya akademik maupun non akademik ini telah di sepakati oleh ketua penjamin mutu sebagai bukti acuan peningkatan mutu dari penyelenggaraan program dan kegiatan-kegiatan yang berpacu terhadap kualitas MAN 2 Mataram.

Ada beberapa penerapan tujuan lembaga unit penjamin mutu MAN 2 Mataram ialah untuk memastikan bahwa setiap standar yang telah ada di buku perangkat akreditasi itu mengacu 8 standar dari standar isi hingga standar penilaian, yang ditetapkan oleh kepala madrasah dapat dicapai dan semua komponen dalam sistem madrasah bekerja sama dalam bidangnya masing-masing secara optimal dan bersinergi bagi tercapainya standar yang telah di tetapkan.124

Oleh karena itu ada bentuk upaya dari pembentukan anggota dari lembaga unit penjamin mutu tersebut, sehingga tujuannya mengacu kepada standar yang 8 itu harus terpenuhi secara merata dan terealisasikan secara aturan standar pendidikan nasional. Pada dasarnya penerapan dalam konteks pengelolaan mutu bagi MAN 2 Mataram itu telah dilakukakn secara membaik dari segi waktu pembentukannya. Karena pembentukan lembaga tersebut sifatnya

124Lalu Purnwirawan, (Anggota UMP), Wawancara, Mataram,Tanggal 20 April 2019.