• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prosedur Pembuatan ekstrak Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)

Dalam dokumen DAFTAR ISI (Halaman 54-74)

54 Lampiran : 1

55 Lampiran 2

Ekstraksi Senyawa Flavonoid serbuk kedelai 1) Ditimbang serbuk kedelai 500g

2) Dimasukkan ke dalam beker glass 3) Ditambahkan etanol 70% sebanyak I L

4) Dilakukan maserasi selama 3x24 jam pada suhu kamar disertai pengadukan berkala

5) Ekstrak etanol di saring menggunakan corong bucher

6) Fitrat disimpan, residu di maserasi kembali menggunakan etanol 70% sebanyak 1 L

7) Hasil maserasi ke dua disaring menggunakan corong bucher

8) Fitrat maserasi kedua dikumpulkan menjadi satu dengan fitrat pertama

9) Fitrat diuapkan dengan Rotary Vacum Evaporator sampai diperoleh ekstrak kental

56 Lampiran 3

Pemaparan sinar UV-B

Mencit diletakkan dalam wadah dan diberi tutup dimana mencit tidak dapat membalikkan badan, sehingga sinar UV-B dapat terpapar pada daerah yang dicukur.

Jarak penyinaran dari lampu kepunggung mencit 12 cm.

Jadwal paparan sinar UV-B Dosis sinar UV-B

Lama paparan sinar UV-B Minggu ke I, II, III, dan IV

(Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat)

1 DEM 50 detik

Prosedur percobaan :

20 ekor Mencit BALB/c Betina, dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, dimana setiap kelompok perlakuan terdiri dari 5 ekor mencit.

1) Kontrol : Perlakuan pada kelompok kontrol dengan di papar sinar UV-B dan pemberian 0,5 cc Aquades secara oral

2) P1 : Perlakuan pada kelompok perlakuan dengan di papar sinar UV-B dan pemberian ektrak mahkota dewa dosis 0,146 mg

3) P2 : Perlakuan pada kelompok perlakuan dengan di papar sinar UV-B dan pemberian ekstrak kedelai 10 mg oral

4) P3 : Perlakuan pada kelompok perlakuan kombinasi dengan di papar sinar UV- B dan pemberian ekstrak Mahkota Dewa serta ekstrak kedelai (I :I)

5) O1 : Observasi Jumlah fibroblas pada hari ke-5 kelompok dengan di papar sinar UV-B dan pemberian Aquades 0,5 cc secara oral

6) O2 : Observasi Jumlah fibroblas pada hari ke-5 kelompok dengan di papar sinar UV-B dan ektrak mahkota dewa dosis 0,146 mg

57

7) O3 : Observasi Jumlah fibroblas pada hari ke-5 kelompok dengan di papar sinar UV-B dan pemberian ekstrak kedelai 10 mg oral

8) O4 : Observasi Jumlah fibroblas pada hari ke-5 kelompok perlakuan kombinasi dengan di papar sinar UV-B dan pemberian ekstrak Mahkota Dewa serta ekstrak kedelai (I :I)

9) QI : Obsevasi jumlah fibroblas pada hari ke-21 kelompok dengan di papar sinar UV-B dan pemberian Aquades 0,5 cc secara oral

10) Q2 : Obsevasi jumlah fibroblas pada hari ke-21 kelompok dengan di papar sinar UV-B dan pemberian ektrak mahkota dewa dosis 0,146 mg

11) Q3 : Obsevasi jumlah fibroblas pada hari ke-21 kelompok dengan di papar sinar UV-B dan pemberian ekstrak kedelai 10 mg oral

12) Q4 : Obsevasi jumlah fibroblas pada hari ke-21 kelompok perlakuan kombinasi dengan di papar sinar UV-B dan pemberian ekstrak Mahkota Dewa serta ekstrak kedelai (I :I)

Cara pembuatan preparat

a. Mencit didiamkan terlebih dahulu dalam waktu 24 jam setelah terakhir dilakukan penyinaran untuk menyingkirkan pengaruh efek penyinaran akut.

b. Selama perlakuan semua mencit mendapatkan diet standart, pada hari ke-5 mencit dikorbankan dengan dibius menggunakan eter dan diambil jaringan kulit untuk dibuat sediaan preparat parafin (melihat tampilan fibroblas dengan pewarnaan HE). Kemudian pada hari ke-21 mencit dilakukan penilaian jumlah fibroblas.

c. Pembuatan sediaan histologis dibagi menjadi empat tahapan yang pertama adalah fiksasi, dehidrasi, claring, dan embeding. Jaringan kulit punggung mencit hasil biopsi dengan diameter 5mm dan kedalaman sampai subkutan. Kemudian

58

untuk tahap selanjutnya adalah fiksasi dengan cara kulit hasil biopsi direndam dalam buffer formalin fosfat 10% dan dilakukan selama 24 jam kemudian dilakukan triming bagian jaringan yang akan diambil Jaringan tersebut direndam dengan alkohol bertingkat (tahap dehidrasi) direndam secara berturut–

turut 50%, 70%, 90%, 96%, dan 100% masing-masing dilakukan dua kali selama dua jam. Selanjutnya masuk kedalam tahap clearing dengan memasukkan ke dalam clearing agent (xylene) selama 24 jam sampai terlihat transparan. Tahap yang terakhir adalah tahap embeding yang diawali dengan proses infiltrasi sebanyak dua kali dan masing-masing selama satu jam dengan parafin murni (Histoplast) cair dengan suhu 60oC, kemudian jaringan ditanam ke dalam parafin cair dan dibiarkan membentuk blok selama 1 hari agar dapat dengan mudah diiris dengan mikrotom. Pemotongan dengan mikrotom rotari (Jung Histocut Leica RM 2125RT) dengan ketebalan 3 mikro secara seri dan selanjutnya dilakukan penempelan pada gelas objek, lalu diinkubasi pada suhu 60oC selama dua jam. Menggunakan objek glass yang sudah dilapisi daya rekat seperti Poly-Lysine.

d. Pengecatan

Pengecatan menggunakan Hematosilin Eosin (HE) dengan langkah – langkah sebagai berikut :

1) Deparaffinisasi

Preparat dimasukkan dalam Xylol bertingkat (Xylol I,II,III) masing – masing 3 menit.

2) Rehidrasi

a) Preparat dimasukkan dalam alcohol 100%, 95%, 80%, 70% masing – masing selama 2 menit.

59

b) Preparat masuk ke air mengalir 3 menit lali dimasukkan dalam mayer hematoksilin selama 7 menit kemudian dialiri air mengalir 3 menit yang sebelumnya dicelupkan dalam dua mangkokair 3 celup setelah itu preparat dimasukkan dalam larutan eosin 7 celup dan terakhir masuk ke air I,II,III 3 celup.

c) Dehidrasi, Clearing, Mounting.

d) Preparat ditetesi 1 tetes entelan dan ditutup deckglass.

60 Lampiran 4

Hasil Pengamatan Fibroblas

61

62 Lampiran 5

analisis data

Analisis statistik Pengamatan Jumlah Fibroblas Hari ke lima

Tests of Normality

kelompok

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

FIBROBLAS kontrol ,304 5 ,149 ,817 5 ,111

P1 ,300 5 ,161 ,908 5 ,453

P2 ,349 5 ,046 ,771 5 ,046

P3 ,273 5 ,200* ,852 5 ,201

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Tests of Normality

kelompok

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

FIBROBLAS kontrol ,304 5 ,149 ,817 5 ,111

P1 ,300 5 ,161 ,908 5 ,453

P2 ,349 5 ,046 ,771 5 ,046

P3 ,273 5 ,200* ,852 5 ,201

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variance

Levene Statistic df1 df2 Sig.

FIBROBLAS Based on Mean 1,092 3 16 ,381

Based on Median ,402 3 16 ,753

Based on Median and with

adjusted df ,402 3 13,703 ,754

Based on trimmed mean 1,124 3 16 ,369

63

Descriptives

kelompok Statistic Std. Error

FIBROBLAS kontrol Mean 17,6000 ,16733

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 17,1354 Upper Bound 18,0646

5% Trimmed Mean 17,6000

Median 17,8000

Variance ,140

Std. Deviation ,37417

Minimum 17,20

Maximum 18,00

Range ,80

Interquartile Range ,70

Skewness -,382 ,913

Kurtosis -2,898 2,000

P1 Mean 14,6000 ,16733

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 14,1354 Upper Bound 15,0646

5% Trimmed Mean 14,6111

Median 14,6000

Variance ,140

Std. Deviation ,37417

Minimum 14,00

Maximum 15,00

Range 1,00

Interquartile Range ,60

Skewness -1,145 ,913

Kurtosis 2,000 2,000

P2 Mean 14,4800 ,08000

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 14,2579 Upper Bound 14,7021

5% Trimmed Mean 14,4889

Median 14,6000

Variance ,032

Std. Deviation ,17889

Minimum 14,20

Maximum 14,60

Range ,40

Interquartile Range ,30

Skewness -1,258 ,913

Kurtosis ,313 2,000

P3 Mean 13,0800 ,12000

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 12,7468 Upper Bound 13,4132

5% Trimmed Mean 13,0778

Median 13,2000

64

Variance ,072

Std. Deviation ,26833

Minimum 12,80

Maximum 13,40

Range ,60

Interquartile Range ,50

Skewness -,166 ,913

Kurtosis -2,407 2,000

ANOVA FIBROBLAS

Sum of Squares df Mean Square F Sig.

Between Groups 54,312 3 18,104 188,583 ,000

Within Groups 1,536 16 ,096

Total 55,848 19

Multiple Comparisons Dependent Variable: FIBROBLAS

LSD

(I) kelompok (J) kelompok

Mean Difference

(I-J) Std. Error Sig.

95% Confidence Interval Lower Bound Upper Bound

kontrol P1 3,00000* ,19596 ,000 2,5846 3,4154

P2 3,12000* ,19596 ,000 2,7046 3,5354

P3 4,52000* ,19596 ,000 4,1046 4,9354

P1 kontrol -3,00000* ,19596 ,000 -3,4154 -2,5846

P2 ,12000 ,19596 ,549 -,2954 ,5354

P3 1,52000* ,19596 ,000 1,1046 1,9354

P2 kontrol -3,12000* ,19596 ,000 -3,5354 -2,7046

P1 -,12000 ,19596 ,549 -,5354 ,2954

P3 1,40000* ,19596 ,000 ,9846 1,8154

P3 kontrol -4,52000* ,19596 ,000 -4,9354 -4,1046

P1 -1,52000* ,19596 ,000 -1,9354 -1,1046

P2 -1,40000* ,19596 ,000 -1,8154 -,9846

*. The mean difference is significant at the 0.05 level.

Analisis statistik jumlah Fibroblas

65 Hari ke 21

Descriptives

kelompok Statistic Std. Error

FIBROBLAS kontrol Mean 21,1200 ,17436

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 20,6359 Upper Bound 21,6041

5% Trimmed Mean 21,1000

Median 21,0000

Variance ,152

Std. Deviation ,38987

Minimum 20,80

Maximum 21,80

Range 1,00

Interquartile Range ,50

Skewness 1,944 ,913

Kurtosis 4,169 2,000

P1 Mean 12,1200 ,10198

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 11,8369 Upper Bound 12,4031

5% Trimmed Mean 12,1222

Median 12,2000

Variance ,052

Std. Deviation ,22804

Minimum 11,80

Maximum 12,40

Range ,60

Interquartile Range ,40

Skewness -,405 ,913

Kurtosis -,178 2,000

P2 Mean 12,2400 ,09798

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 11,9680 Upper Bound 12,5120

5% Trimmed Mean 12,2444

Median 12,4000

Variance ,048

Std. Deviation ,21909

Minimum 12,00

Maximum 12,40

66

Range ,40

Interquartile Range ,40

Skewness -,609 ,913

Kurtosis -3,333 2,000

P3 Mean 9,7600 ,14697

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 9,3519

Upper Bound 10,1681

5% Trimmed Mean 9,7778

Median 9,8000

Variance ,108

Std. Deviation ,32863

Minimum 9,20

Maximum 10,00

Range ,80

Interquartile Range ,50

Skewness -1,736 ,913

Kurtosis 3,251 2,000

Tests of Normality

kelompok

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

FIBROBLAS kontrol ,421 5 ,004 ,727 5 ,018

P1 ,237 5 ,200* ,961 5 ,814

P2 ,367 5 ,026 ,684 5 ,006

P3 ,348 5 ,047 ,779 5 ,054

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variance

Levene Statistic df1 df2 Sig.

FIBROBLAS Based on Mean ,299 3 16 ,826

Based on Median ,042 3 16 ,988

Based on Median and with

adjusted df ,042 3 12,431 ,988

Based on trimmed mean ,200 3 16 ,895

Ranks

67

kelompok N Mean Rank

FIBROBLAS kontrol 5 8,00

P1 5 3,00

Total 10

Test Statisticsa,b FIBROBLAS

Chi-Square 7,031

df 1

Asymp. Sig. ,008

a. Kruskal Wallis Test

b. Grouping Variable: kelompok

Ranks

kelompok N Mean Rank Sum of Ranks

FIBROBLAS kontrol 5 8,00 40,00

P1 5 3,00 15,00

Total 10

Test Statisticsa

FIBROBLAS

Mann-Whitney U ,000

Wilcoxon W 15,000

Z -2,652

Asymp. Sig. (2-tailed) ,008

Exact Sig. [2*(1-tailed Sig.)] ,008b a. Grouping Variable: kelompok

b. Not corrected for ties.

Ranks

kelompok N Mean Rank

FIBROBLAS P2 5 8,00

P3 5 3,00

Total 10

68

Test Statisticsa,b FIBROBLAS

Chi-Square 7,120

df 1

Asymp. Sig. ,008

a. Kruskal Wallis Test

b. Grouping Variable: kelompok

Ranks

kelompok N Mean Rank

FIBROBLAS P1 5 4,70

P2 5 6,30

Total 10

Test Statisticsa,b FIBROBLAS

Chi-Square ,768

df 1

Asymp. Sig. ,381

a. Kruskal Wallis Test

b. Grouping Variable: kelompok

Tests of Normality

kelompok

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

FIBROBLAS kontrol ,319 5 ,105 ,793 5 ,071

P1 ,198 5 ,200* ,957 5 ,787

P2 ,349 5 ,046 ,771 5 ,046

P3 ,241 5 ,200* ,902 5 ,421

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variance

Levene Statistic df1 df2 Sig.

69

FIBROBLAS Based on Mean 2,766 3 16 ,076

Based on Median ,891 3 16 ,467

Based on Median and with

adjusted df ,891 3 12,484 ,473

Based on trimmed mean 2,778 3 16 ,075

Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 kelompok 2,5000 20 1,14708 ,25649

FIBROBLAS -1,1500 20 2,82237 ,63110

Paired Samples Test Paired Differences

t df Sig. (2-tailed) Mean

Std.

Deviation Std. Error Mean

95% Confidence Interval of the Difference

Lower Upper

Pair 1 kelompok - FIBROBLA S

3,65000 3,82616 ,85555 1,85930 5,44070 4,266 19 ,000

70 LAMPIRAN 6

Ethical clearance

71 Lampiran 7

Surat penelitian

72 Lampiran 8

i

Dalam dokumen DAFTAR ISI (Halaman 54-74)

Dokumen terkait