• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proyeksi Pendapatan dan Belanja Daerah 1. Proyeksi Pendapatan Daerah

BAB II BAB II

G. Jumlah dan Rasio Tenaga Keperawatan dan Kebidanan di Sarana Kesehatan Tenaga keperawatan di Kabupaten Kotawaringin Timur terdiri atas tenaga

3.3 PROYEKSI KEUANGAN

3.3.1 Proyeksi Pendapatan dan Belanja Daerah 1. Proyeksi Pendapatan Daerah

Terdapat beberapa sumber dalam pendapatan daerah yaitu, Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapat Daerah Yang Sah. Dokumen RPJMD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2021-2026 ini akan membahas sumber- sumber pendapatan daerah tersebut.

a. Pendapatan Asli Daerah

Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan daerah yang didapatkan dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah. Pada tahun 2021 sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan yang masih menjadi target hingga tahun 2026 berdasarkan peraturan daerah yang ada adalah sebagai berikut:

A. Pajak Daerah:

1. Pajak Hotel;

2. Pajak Restoran;

3. Pajak Hiburan;

4. Pajak Reklame;

5. Pajak Penerangan Jalan (Sumber lain : PLN);

6. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan;

7. Pajak Parkir;

8. Pajak Air Tanah;

9. Pajak Sarang Burung Walet;

10. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan;

11. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

B. Retribusi Daerah:

1. Retribusi Jasa Umum;

2. Retribusi Jasa Usaha;

3. Retribusi Perijinan Tertentu.

C. Hasil Pengelolaan Daerah Yang Dipisahkan:

Bagian Laba Atas Penyertaan Modal pada Bank Pembangunan Kalteng (Dividen).

D. Lain-Lain PAD yang Sah:

1. Hasil Penjualan Aset Daerah yg Tidak Dipisahkan :

a. Penjualan Kendaraan Dinas Roda 2 dan 4 (Hasil Lelang);

b. Penjualan Hasil Pertanian;

c. Penjualan Hasil Peternakan;

d. Penjualan Hasil Perikanan;

e. Penjualan Bahan-Bahan Bekas bangunan;

f. Penjualan Barang Persediaan (Peralatan Pertanian).

2. Jasa Giro;

3. Bunga Deposito;

4. Tuntutan Ganti Kerugian Daerah;

5. Denda Atas keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan;

6. Denda Pajak;

7. Denda Retribusi;

8. Pendapatan dari Pengembalian;

9. Hasil Pengelolaan Dana Bergulir;

10. Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dari RSUD dr. Murjani Sampit dan Akademi Keperawatan;

11. Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP);

12. Pendapatan Lainnya.

Secara realistis dan berdasarkan potensi yang ada, proyeksi Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2021 sampai dengan 2026 dapat dilihat pada Tabel 3.45. Sedangkan untuk dapat menaikkan dari pyoyeksi yang telah ditetapkan dapat dilakukan dengan strategi-strategi sebagai berikut:

Intensifikasi:

1. Dengan melakukan evaluasi Peraturan terkait dengan pendapatan daerah yang ada untuk dilakukan revisi bagi peraturan daerah maupun Peraturan Bupati yang sudah tidak relefan dengan keadaan saat ini baik tarif yang ditetapkan maupun mekanisme yang dilakukan;

2. Peningkatan SDM Perangkat Daerah pemungut baik kemampuan maupun jumlah personilnya;

3. Updating data base pendapatan secara berkala;

4. Peningkatan Sarana dan Prasarana serta peningkatan Teknologi Informasi bagi Perangkat Daerah pemungut;

5. Melakukan koordinasi, sinergitas, dan kerjasama secara intensif dengan PD terkait dengan pendapatan daerah baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

Ekstensifikasi:

1. Pembentukan BUMD;

2. Pembangunan pasar-pasar baru yang dikelola oleh pemerintah kabupaten di sejumlah kecamatan;

1. Menggali potensi baru sumber pendapatan daerah sesuai kewenangan.

b. Pendapatan Transfer

Pendapatan Transfer meliputi transfer pemerintah pusat dan transfer antar daerah.

Pada PP Nomor 12 Tahun 2019 dana perimbangan merupakan salah satu Pendapatan Daerah dalam Pendapatan Transfer pada Transfer Pemerintah Pusat. Dana Perimbangan dirinci lagi menjadi Dana Transfer Umum yang terdiri atas DBH dan DAU dan Dana Transfer Khusus yang terdiri dari DAK Fisik dan DAK Non Fisik. Sedangkan transfer antar daerah yaitu pendapatan bagi hasil pajak. Proyeksi pendapatan yang bersumber dari pendapatan transfer tidak bisa dibuat dengan melakukan pendekatan potensi, tetapi dilihat dengan analisa trend pertumbuhan dana perimbangan 5 tahun ke belakang.

c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah

Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah berasal dari hibah, dana darurat dan lain- lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hibah adalah bantuan berupa uang, barang, dan/atau jasa yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah lain, masyarakat, dan badan usaha dalam negeri atau luar negeri yang tidak mengikat untuk menunjang peningkatan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. Berdasarkan pertimbangan 5 tahun yang lalu, dana hibah yang bisa diproyeksi.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2021-2026 yang dapat dilihat pada Tabel 3.45.

2. Proyeksi Belanja Daerah

Belanja Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer.

a. Belanja Operasi merupakan pengeluaran anggaran untuk kegiatan sehari-hari Pemerintah Daerah yang memberi manfaat jangka pendek, belanja operasi terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah dan belanja bantuan sosial.

b. Belanja Modal merupakan pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari 1 (satu) periode akuntansi, belanja modal terdiri dari belanja tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi dan jaringan, belanja aset tetap lainnya dan belanja aset lainnya.

c. Belanja Tidak Terduga merupakan pengeluaran anggaran atas beban APBD untuk keperluan darurat termasuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Kriteria keadaan darurat dan keperluan mendesak ditetapkan dalam perda tentang APBD tahun berkenaan.

d. Belanja Transfer merupakan pengeluaran uang dari Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Daerah lainnya dan/atau dari Pemerintah Daerah kepada pemerintah desa.

Belanja APBD harus menyentuh secara langsung ke masyarakat serta dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat luas. Kebijakan dalam APBD direncanakan terutama didasarkan pada :

a. Untuk membiayai urusan pemerintah daerah yang diamanatkan dalam Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yaitu Urusan Wajib yang terkait dengan pelayanan dasar, Urusan Wajib yang tidak terkait dengan pelayanan dasar, Urusan Pilihan, serta urusan Penunjang, yang disesuaikan dengan kewenangannya;

b. Membiayai program-program pembangunan pendukung 7 prioritas pembangunan daerah;

c. Kewajiban untuk memenuhi Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dimana dana pendidikan minimal 20% dari total APBD;

d. Kewajiban untuk memenuhi Undang-Undang nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dimana untuk dana kesehatan minimal 10 % dari total APBD;

e. Kewajiban untuk memenuhi Undang-Undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dimana untuk Alokasi Dana Desa minimal 10 % dari Dana Perimbangan di luar DAK.

Proyeksi Belanja Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2021-2026 dapat dilihat pada Tabel 3.45.

Tabel 3.45 Proyeksi Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2021-2026

Uraian

Tahun Anggaran

2021 2022 2023 2024 2025 2026

1 2 3 4 5 6 7

PENDAPATAN

PENDAPATAN ASLI DAERAH 276,725,263,000.00 247,214,693,000.00 259,552,924,000.00 272,508,064,000.00 286,110,961,000.00 300,393,999,000.00

Pajak Daerah 119,469,561,063.00 77,182,500,000.00 81,041,625,000.00 85,093,706,250.00 89,348,391,550.00 93,815,811,100.00

Retribusi Daerah 16,817,494,800.00 23,104,398,000.00 24,237,114,250.00 25,426,463,800.00 26,675,280,750.00 27,986,534,750.00 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan 8,391,483,475.00 8,391,483,000.00 8,811,057,150.00 9,251,610,000.00 9,714,190,500.00 10,199,900,050.00 Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah 132,046,723,662.00 138,536,312,000.00 145,463,127,600.00 152,736,283,950.00 160,373,098,200.00 168,391,753,100.00

PENDAPATAN TRANSFER 1,416,514,646,300.00 1,150,352,832,000.00 1,196,320,473,000.00 1,256,136,497,000.00 1,318,943,322,000.00 1,384,890,488,000.00

Transfer Pemerintah Pusat 1,286,773,074,000.00 1,041,611,260,000.00 1,091,489,559,450.00 1,144,453,323,550.00 1,200,715,980,500.00 1,260,507,545,400.00 - Dana Bagi Hasil 118,309,935,000.00 118,309,935,000.00 130,140,928,500.00 143,155,021,350.00 157,470,523,500.00 173,217,575,850.00 - Dana Alokasi Umum 760,946,119,000.00 760,946,119,000.00 798,993,424,950.00 838,943,096,200.00 880,890,251,000.00 924,934,763,550.00

- Dana Alokasi Khusus 245,161,814,000.00 - - - - -

- Dana Insentif Daerah - - - - - -

- Dana Desa 162,355,206,000.00 162,355,206,000.00 162,355,206,000.00 162,355,206,000.00 162,355,206,000.00 162,355,206,000.00

Transfer Antar Daerah 129,741,572,300.00 108,741,572,000.00 104,830,913,550.00 111,683,173,450.00 118,227,341,500.00 124,382,942,600.00 - Pendapatan Bagi Hasil 129,741,572,300.00 108,741,572,000.00 104,830,913,550.00 111,683,173,450.00 118,227,341,500.00 124,382,942,600.00

LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 69,541,120,000.00 75,104,409,600.00 78,859,630,080.00 82,802,611,584.00 86,942,742,163.20 91,289,879,271.36

Hibah 69,541,120,000.00 75,104,409,600.00 78,859,630,080 82,802,611,584 86,942,742,163 91,289,879,271

Dana Darurat - - - - - -

Pendapatan Lainnya - - - - - -

JUMLAH PENDAPATAN 1,762,781,029,300.00 1,472,671,934,600.00 1,534,733,027,080.00 1,611,447,172,584.00 1,691,997,025,163.20 1,776,574,366,271.36

BELANJA

BELANJA OPERASI 1,265,012,442,122.00 1,009,880,903,650.00 1,067,943,155,475.00 1,128,849,363,625.00 1,192,735,811,700.00 1,259,745,000,900.00 Belanja Pegawai 646,215,148,056.00 678,368,325,600.00 680,267,327,650.00 680,365,327,850.00 681,262,325,800.00 681,350,325,850.00 Belanja Barang & Jasa 549,244,706,847.00 244,993,976,700.00 296,831,296,450.00 353,097,277,825.00 411,317,390,000.00 473,230,774,350.00

Belanja Bunga - - - - - -

Uraian

Tahun Anggaran

2021 2022 2023 2024 2025 2026

1 2 3 4 5 6 7

Belanja Subsidi - - - - - -

Belanja Hibah 68,412,555,219.00 75,104,409,600.00 78,859,630,000.00 82,802,611,500.00 86,942,742,150.00 91,289,879,250.00

Belanja Bantuan Sosial 1,140,032,000.00 11,414,191,750.00 11,984,901,375.00 12,584,146,450.00 13,213,353,750.00 13,874,021,450.00

BELANJA MODAL 315,019,342,048.00 190,236,529,750.00 199,748,356,250.00 209,735,774,050.00 220,222,562,750.00 231,233,690,900.00

BELANJA TIDAK TERDUGA 1,000,000,000.00 1,000,000,000.00 1,000,000,000.00 1,000,000,000.00 1,000,000,000.00 1,000,000,000.00

BELANJA TRANSFER 266,627,262,686.00 260,554,501,200.00 266,041,515,275.00 271,862,034,825.00 278,038,650,700.00 284,595,674,450.00 Belanja Bagi Hasil 13,583,705,586.00 10,028,689,800.00 10,527,873,925.00 11,052,017,050.00 11,602,367,250.00 12,180,234,500.00 Belanja Bantuan Keuangan 253,043,557,100.00 250,525,811,400.00 255,513,641,350.00 260,810,017,775.00 266,436,283,450.00 272,415,439,950.00

JUMLAH BELANJA 1,847,659,046,856.00 1,472,671,934,600.00 1,534,733,027,000.00 1,611,447,172,500.00 1,691,997,025,150.00 1,776,574,366,250.00

Surplus / (Defisit) (84,878,017,556.00) - - - - -

- - - - -

PEMBIAYAAN DAERAH

Penerimaan Pembiayaan

Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran

sebelumnya (SiLPA) 89,150,608,300.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 - -

Pencairan dana cadangan - - - - - -

Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan - - - - - -

Penerimaan pinjaman daerah - - - - - -

Penerimaan kembali pemberian pinjaman - - - - - -

Penerimaan piutang daerah - - - - - -

Jumlah Penerimaan Pembiayaan 89,150,608,300.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 - -

Pengeluaran Pembiayaan

Pembentukan dana cadangan - - - - - -

Penyertaan modal (Investasi) Pemerintah Daerah 10,890,000,000.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 - -

Pembayaran pokok utang - - - - - -

Pemberian pinjaman daerah - - - - - -

Jumlah Pengeluaran Pembiayaan 10,890,000,000.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 12,299,000,000.00 - -

Uraian

Tahun Anggaran

2021 2022 2023 2024 2025 2026

1 2 3 4 5 6 7

Pembiayaan Netto 78,260,608,300.00 - - - - -

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan

(SiLPA) - - - - - -

Sumber: BPKAD Kab. Kotim 2021

43 | RPJMD KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR TAHUN 2021-2026

BAB IV